4 Teknik untuk Mencegah Ejakulasi Dini

KHUSUS PASUTRI


mencegah-ejakulasi-dini

Ejakulasi dini merupakan masalah seksual yang sering terjadi. Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan oleh jurnal Drug Discovery Today, sebanyak 30 persen laki-laki pernah mengalami ejakulasi dini. Menurut Andrew C. Kramer, MD, ahli urologi dan dosen bedah junior di University of Maryland School of Medicine, Baltimore, ejakulasi dini bisa terjadi karena stress, serta masalah yang melibatkan emosi dan psikologis. Bukan hanya itu, ejakulasi  dini juga dianggap sebagai masalah kepercayaan diri laki-laki. Berbagai cara mungkin akan Anda lakukan untuk mencegah ejakulasi dini.

Ejakulasi dini dapat terjadi dalam 30 detik sampai semenit, bahkan mungkin juga terjadi sebelum dilakukannya penetrasi. Masih menurut Kramer, ejakulasi dini dapat dikaitkan dengan disfungsi ereksi, dan masalah ini dapat menimpa laki-laki dari kalangan mana saja, tidak melihat umur. Meskipun, belum ditemukan penyebab pasti dari masalah ini, seringnya masalah ini dikaitkan dengan stres, depresi, dan kecemasan. Ketiganya bisa menjadi pemicu terjadinya ejakulasi dini. Kalau dibiarkan tentunya, masalah ini akan mempengaruhi hubungan Anda dan pasangan. Anda dan pasangan mungkin akan sama-sama tidak puas. Lalu, apa solusinya?

Bagaimana cara mencegah ejakulasi dini?

Anda bisa mengunjungi dokter untuk berkonsultasi. Dokter akan merekomendasikan sesi konseling yang melibatkan psikoterapi. Begitu juga dengan cara berkomunikasi dengan pasangan mengenai disfungsi seksual. Selain konseling, pengobatan lainnya juga akan melibatkan teknik perilaku, anestesi topikal (yang diberikan langsung pada kulit), dan beberapa obat. Berikut ini beberapa penjelasannya:

1. Teknik Perilaku

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, ejakulasi dini bisa terjadi karena Anda merasa tertekan. Teknik perilaku bisa dibilang tidak rumit, Anda mungkin akan direkomendasikan untuk masturbasi sekitar satu, atau dua jam sebelum melakukan senggama. Perilaku ini ditujukan untuk mengendalikan ejakulasi dini selama Anda berhubungan seksual. Cara lainnya yang mungkin direkomendasikan adalah menghindari senggama selama beberapa waktu untuk fokus pada tipe permainan/rangsangan seksual saja, sehingga stres yang memicu perdebatan dalam pikiran Anda dapat dihilangkan.

2. Latihan Dasar Panggul

Tidak hanya perempuan yang bisa melakukan senam Kegel, laki-laki juga bisa melakukannya. Senam Kegel menargetkan otot-otot dasar panggul. Ejakulasi dini bisa disebabkan dengan lemahnya otot dasar panggul sehingga kemampuan untuk menahan ejakulasi juga melemah. Latihan dasar panggul dengan senam Kegel dapat menguatkan otot-otot ini.

Cara melakukan senam Kegel:

  • Temukan otot yang benar. Caranya Anda bisa mencoba gerakan menahan aliran kencing, atau kencangkan otot ketika Anda menahan buang angin. Jika Anda sudah menemukan otot yang benar, Anda bisa melakukan gerakan ini kapan saja. Pastikan hal ini tidak membuat Anda menjadi menahan urin, atau menahan buang angin, sebab dampaknya tidak baik untuk kesehatan. Lakukan gerakan tersebut saat tidak ingin buang air kecil atau buang angin.
  • Mulai melakukan teknik latihan. Anda bisa menahan otot dasar panggul selama tiga detik, lalu lemaskan untuk tiga detik selanjutnya. Ketika Anda merasakan otot panggul sudah mulai menguat, Anda bisa melakukannya sambil duduk, berdiri, atau berjalan
  • Latih fokus Anda. Hati-hati untuk tidak latihan melenturkan otot perut, paha, atau bokong. Fokus saja pada mengencangkan otot panggul. Selama latihan, sebaiknya Anda bernapas bebas saja, tidak perlu menahan napas Anda
  • Ulangi latihan ini. Agar hasilnya maksimal lakukan tiga kali dalam sehari. Jika, Anda sudah mampu melakukannya beberapa kali, targetkan 10 kali pengulangan dalam sehari

3. Teknik Jeda-Remas

Teknik lain yang mungkin juga akan direkomendasikan oleh dokter adalah teknik jeda-remas. Cara kerja dari metode ini adalah:

  • Mulai aktivitas seksual seperti biasanya, bisa diawali dengan memberikan rangsangan-rangsangan, hingga Anda merasa siap untuk berejakulasi (tapi tidak sampai ejakulasi).
  • Biarkan pasangan Anda memeras bagian ujung penis Anda, pada titik di mana bagian kepala (kelenjar) menyatu dengan batang. Atur remasan untuk beberapa detik saja, sampai dorongan untuk ejakulasi berlalu
  • Minta pasangan Anda melakukannya lagi sesuai yang Anda butuhkan
    Teknik ini ditujukan untuk mengetahui kapan tepatnya Anda harus menahan ejakulasi, dan membuat Anda terbiasa menahannya, sehingga tidak lagi membutuhkan teknik tersebut. Anda juga bisa mencoba teknik yang disebut berhenti-mulai, jika melakukannya teknik yang sebelumnya terasa menyakitkan. Cara melakukan teknik berhenti-mulai adalah dengan menghentikan rangsangan seksual sebelum terjadinya ejakulasi, tunggu sampai gairah menurun, lalu Anda bisa memulai kembali melakukan stimulasi-stimulasi seksual.

4. Kondom

Selain mencegah Anda dari penyakit menular seksual, kondom juga bisa dijadikan alternatif teknik untuk mencegah ejakulasi dini. Kondom dapat menurunkan sensitivitas, hal ini jelas menjadi alat untuk menahan ejakulasi. Untuk menahan klimaks, Anda bisa mencari kondom yang mengandung benzocaine, atau lidocaine, sebab keduanya dapat memberikan efek mati rasa. Jika tidak ada, cari kondom yang terbuat dari lateks yang tebal.

Adakah obat untuk mencegah ejakulasi dini?

Anda mungkin akan diberikan dua obat yang diaplikasikan langsung pada kulit, atau yang diminum. Berikut ini penjelasannya:

Anestesi yang diaplikasikan langsung pada kulit

Anestesi ini dapat berupa krim, dan spray, biasanya memiliki kandungan benzokain, prilokain, atau lidokain. Efek yang dihasilkan adalah efek ‘mati rasa’, atau kebas. Cara menggunakannya adalah dengan mengaplikasikannya pada penis sekitar 10 hingga 15 menit sebelum melakukan hubungan seksual. Anda akan mengalami penurunan sensasi ‘tanda’ ejakulasi dini. Yang perlu Anda ketahui, anestesi ini memang dapat ditoleransi, tapi juga memiliki efek samping. Beberapa laki-laki dikabarkan kehilangan sensivitasnya sementara waktu, dan adanya penurunan kepuasan seksual.

Obat minum

Anda perlu tahu bahwa obat-obat ini tidak mendapat persetujuan dari Food and Drug Administration di Amerika sebagai pengobatan untuk mencegah ejakulasi dini. Tapi obat ini diresepkan untuk digunakan kebutuhan sehari-hari mencegah ejakulasi dini, seperti antidepresan, analgesik dan phosphodiesterase-5.

Source: helloSehat | Oleh Rizki Pratiwi

Advertisements

Bisakah Wanita Orgasme Sampai Semenit Lamanya? Intip Triknya

KHUSUS PASUTRI


orgasme-lebih-lama-sampai-semenit

Tidak seperti laki-laki yang hampir selalu orgasme ketika masturbasi atau berhubungan seks dengan pasangan, wanita cenderung lebih sulit orgasme. Karena jarang ada wanita yang berhasil klimaks saat melakukan aktivitas seksual, tak banyak yang tahu serba-serbi orgasme wanita. Salah satu fakta menarik soal orgasme wanita yang perlu Anda tahu adalah wanita bisa menikmati orgasme lebih lama dari laki-laki. Kalau laki-laki biasanya orgasme sampai 22 detik, wanita bisa orgasme hingga semenit. Kok bisa, ya? Baca terus informasi di bawah ini untuk mencari tahu.

Berapa lama orgasme wanita biasanya berlangsung?

Untuk mengetahui lamanya waktu orgasme wanita rata-rata, Anda perlu memahami dulu bagaimana cara kerja orgasme wanita. Orgasme wanita terjadi saat rahim dan otot-otot di vagina, panggul, bokong, serta paha berkontraksi secara beritme akibat rangsangan seksual. Kontraksi ini biasanya dibarengi dengan keluarnya cairan pelumas alami vagina.

Rata-rata, wanita akan mengalami kontraksi otot ini selama 5-30 detik. Orgasme wanita bisa diikuti dengan squirting, bisa juga tidak. Squirting itu sendiri adalah keluarnya cairan ejakulasi wanita.

Bisakah wanita orgasme sampai semenit?

Ya, wanita bisa orgasme lebih lama dari pria. Meskipun sangat jarang berhasil dilakukan di dunia nyata, Anda bisa memperpanjang waktu orgasme Anda hingga dua kali lipat. Akan tetapi, perlu dipahami bahwa cara kerja orgasme itu tidak sama dengan ejakulasi. Bukan berarti wanita akan terus-menerus squirting atau mengeluarkan cairan pelumas dalam waktu semenit. Ketika orgasme berlangsung hinnga semenit, wanita akan merasakan beberapa gelombang kontraksi dan pelepasan.

Fenomena orgasme wanita yang seolah tanpa henti ini dikenal juga dengan sebutan multiple orgasm. Yang terjadi adalah rahim, vagina, dan anus akan berkontraksi cukup lama, misalnya dalam waktu lima belas detik. Kemudian diikuti dengan pelepasan yaitu sensasi ketika Anda merasakan nikmat luar biasa selama kira-kira lima belas detik. Satu siklus ini dihitung sebagai satu orgasme. Jika Anda tetap merasa bergairah dan mendapat rangsangan yang cukup, orgasme berikutnya bisa langsung terjadi setelah orgasme pertama selesai.

Dalam kurun waktu kurang lebih semenit tersebut, mungkin intensitas orgasme yang Anda rasakan berbeda-beda. Gelombang orgasme pertama mungkin tidak sehebat orgasme kedua atau sebaliknya.

Menurut seorang spesialis kandungan dan kesehatan seksual dari Feinberg School of Medicine, dr. Lauren Streicher, kontraksi yang Anda alami juga mungkin hanya sedikit-sedikit. Maka, orgasme yang dialami jadi lebih panjang karena tubuh masih berusaha “menuntaskan” siklus klimaks tersebut.

Cara supaya bisa orgasme lebih lama

Kunci untuk mencapai orgasme lebih lama adalah terus-menerus memberikan rangsangan seksual yang tepat. Jangan berhenti menstimulasi vagina, terutama pada area klitoris, meskipun Anda sudah atau sedang orgasme. Namun, setelah mencapai orgasme pertama, klitoris Anda mungkin jadi terasa kebas atau sudah tidak terlalu peka.

Maka, sentuh bagian klitoris dengan lebih lembut. Tak perlu memberikan tekanan berlebihan atau gerakan yang terlalu cepat. Hal ini akan memberikan kesempatan bagi darah untuk mengalir lebih deras menuju area vagina dan klitoris. Setelah itu, ikuti saja tempo yang Anda inginkan untuk mencapai orgasme selanjutnya.

Source: helloSehat | Oleh Irene Anindyaputri

Begini Cara Mencapai Orgasme Hebat Dengan Teknik Pernapasan

KHUSUS PASUTRI


cara-orgasme-dengan-teknik-pernapasan

 

Anda mungkin menganggap bahwa cara orgasme terbaik adalah dengan berhubungan seks sedahsyat mungkin. Dengan begitu, lebih mudah bagi Anda dan pasangan untuk mendapatkan kenikmatan yang maksimal. Namun, bila cara itu sudah Anda coba tapi hasilnya biasa saja, Anda mungkin ingin mencoba trik lain.

Untuk mencapai orgasme yang penuh kenikmatan dan lebih lama, Anda cukup melatih teknik pernapasan saja. Ya, teknik bernapas untuk mencapai orgasme sudah teruji khasiatnya. Anda pun tak perlu bercinta terlalu agresif, justru pelan-pelan saja. Ingin tahu cara orgasme hanya dengan mengatur napas? Intip trik berikut ini.

Apakah Anda menahan napas ketika mendekati orgasme?

Untuk melatih cara orgasme ini, perhatikan dulu seperti apa kebiasaan Anda ketika hampir mencapai klimaks. Apakah Anda refleks menahan napas? Kebanyakan orang, baik laki-laki maupun perempuan memang secara tak sadar menahan napas ketika merasa sangat bergairah. Ini wajar saja, Anda mungkin menahan napas agar tidak mendesah terlalu kencang atau karena terlalu fokus menahan kenikmatan yang sedang memuncak.  

Akan tetapi, menahan napas atau terengah-engah saat hampir klimaks justru bisa membuat pengalaman orgasme Anda kurang maksimal. Anda justru harus melatih kesadaran supaya bisa mengatur napas demi orgasme yang fantastis.

Cara orgasme dengan teknik pernapasan

Banyak pasangan melakukan kesalahan ketika bercinta, yaitu terobsesi dengan orgasme. Anda dan pasangan pun mungkin jadi terburu-buru saat berhubungan seks karena sudah tak sabar ingin mencapai puncak gairah.

Namun, coba ganti gaya bercinta Anda yang biasa dengan gaya bercinta yang lebih lambat, lembut, dan penuh kesadaran. Jangan terburu-buru untuk memuaskan satu sama lain. Mintalah pasangan untuk merangsang dengan sentuhan atau ciuman yang pelan dan hangat. Sadari setiap gerakan, sentuhan, dan sensasi yang muncul di kulit dan sekujur tubuh Anda. Anda mungkin akan bergidik, gemetar, atau merasa merinding karenanya. Biarkan sensasi baru ini mengaliri seluruh tubuh.   

Ketika Anda hampir mencapai orgasme, jangan menahan napas. Justru, tarik napas yang dalam lewat hidung. Kemudian hembuskan perlahan-lahan melalui mulut sambil merasakan ujung jari, bibir, atau alat kelamin pasangan pada kulit serta area sensitif Anda. Jika Anda sudah hampir terengah-engah, ingatlah untuk bernapas lewat perut, bukan lewat dada. Dengan teknik ini, rangkaian kontraksi dan pelepasan yang Anda rasakan saat mencapai akan terasa luar biasa.

Hubungan orgasme dan pernapasan

Anda mungkin bertanya-tanya, bagaimana mengatur pernapasan bisa membuat orgasme jadi lebih mantap dan lama? Saat menarik napas Anda akan menambah suplai oksigen ke dalam aliran darah. Maka, mengatur pernapasan berguna untuk meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh Anda. Dengan begitu, aliran darah menuju area sensitif Anda seperti penis dan vagina pun jadi lebih deras. Karena darah mengalir deras menuju organ intim Anda, kontraksi yang dialami saat orgasme pun terasa lebih intens. Sementara kalau Anda terengah-engah atau menahan napas, orgasme mungkin hanya akan bertahan selama beberapa detik saja.

Teknik pernapasan ini juga akan membantu Anda merasa lebih rileks. Tak perlu takut bersuara terlalu keras atau berejakulasi terlalu hebat. Anda pun jadi fokus dan lebih peka terhadap sentuhan dan gerakan pasangan Anda sepenuhnya.

Bila Anda mencoba cara orgasme ini dan belum berhasil, jangan menyerah dulu. Teknik ini harus selalu dilatih sampai Anda mahir. Sebagai latihan, Anda bisa mencoba mengatur napas ketika sedang masturbasi. Lama-lama, Anda akan semakin lancar mempraktikkan teknik pernapasan dan seks yang lebih lambat bersama pasangan.

Source: helloSehat | Oleh Irene Anindyaputri

Piala Dunia FIFA 2018 Russia

The Road to Final FIFA World Cup Russia 14 Juni – 15 Juli 2018

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas


1024px-Stadion Luzhniki

Stadion Luzhniki – Moskwa

Stadium_Spartak_in_Moscow

Stadion Spartak – Moskwa

Piala Dunia FIFA 2018 menjadi Piala Dunia FIFA yang ke-21, turnamen sepak bola internasional empat tahunan yang diikuti oleh tim nasional pria asosiasi anggota FIFA. Turnamen ini diselenggarakan di Rusia pada 14 Juni hingga 15 Juli 2018, setelah negara tersebut terpilih sebagai tuan rumah pada 2 Desember 2010. Edisi Piala Dunia ini menjadi yang pertama digelar di Eropa sejak edisi 2006 di Jerman. Seluruh stadion kecuali Stadion Sentral terletak di Eropa Rusia, bagian barat Pegunungan Ural, agar mengurangi waktu perjalanan karena negara yang luas.

600px-Rus-IvoryCoast_(13)

Maskot turnamen ini, Zabivaka

Ini merupakan Piala Dunia pertama yang diselenggarakan di Eropa Timur,  dan kesebelas kalinya di Eropa. Untuk pertama kalinya turnamen ini berlangsung di dua benua – Eropa dan Asia.  Semua stadion, kecuali satu, terletak di Rusia Eropa. Dengan perkiraan biaya lebih dari $ 14,2 miliar, ini merupakan Piala Dunia paling mahal yang pernah ada.  Ini juga merupakan Piala Dunia pertama yang menggunakan video asisten wasit (VAR).

Putaran final melibatkan 32 tim nasional, terdiri dari 31 tim yang lolos melalui babak kualifikasi dan tim tuan rumah yang lolos secara otomatis. Dari 32 tim peserta, 20 tim membuat penampilan berturut-turut sejak edisi terakhir pada 2014 termasuk juara bertahan Jerman, sementara Islandia dan Panama keduanya tampil perdana di Piala Dunia FIFA. Sebanyak 64 pertandingan dimainkan di 12 stadion yang tersebar di 11 kota. Pertandingan final berlangsung pada 15 Juli di Stadion Luzhniki, Moskwa.

Juara bertahan, Jerman, tersingkir di babak penyisihan grup, pertama kalinya sejak 1938 di mana tim Jerman tidak lolos dari babak pertama turnamen Piala Dunia yang mereka ikuti.  Spanyol, Portugal, dan Argentina, masing-masing dianggap pesaing kuat sebelum turnamen,  tersingkir di babak 16 besar, sementara tim tuan rumah, meskipun mulai sebagai tim dengan peringkat terendah di turnamen, di luar dugaan mencapai babak perempat final. Turnamen ini menjadi yang pertama kalinya di mana tidak satu pun tim baik dari Argentina, Brasil, Jerman, atau Italia mencapai empat besar,  dan juga kelima kalinya (setelah 1934, 1966, 1982, dan 2006) di mana semua empat tim teratas berasal dari Eropa. 

Opera Snapshot_2018-07-16_052657_id.wikipedia.org

Tempat Penyelenggaraan


Rusia mengajukan kota berikut untuk menjadi tuan rumah: 

  • Kaliningrad
  • Kazan
  • Krasnodar
  • Moskwa
  • Nizhny Novgorod
  • Rostov na Donu
  • Sankt-Peterburg
  • Samara
  • Saransk
  • Sochi
  • Volgograd
  • Yaroslavl
  • Yekaterinburg

Seluruh kota tuan rumah berada di dalam atau dekat Eropa Rusia untuk mengurangi waktu perjalanan tim peserta karena negara yang luas. Laporan evaluasi penawaran menyatakan: “Penawaran Rusia mengajukan 13 kota tuan rumah dan 16 stadion, demikian melebihi persyaratan minimum FIFA. Tiga dari 16 stadion akan direnovasi, dan 13 akan dibangun baru.” 

Pada Oktober 2011, Rusia mengurangi jumlah stadion dari 16 menjadi 14. Pembangunan stadion Podolsk yang telah diajukan di wilayah Moskwa dibatalkan oleh pemerintah setempat, dan masih di ibukota, Otkrytiye Arena bersaing dengan Stadion Dynamo mengenai stadion mana yang dibangun lebih dahulu. 

Pilihan terakhir untuk kota tuan rumah diumumkan pada 29 September 2012. Jumlah kota dikurangi kembali menjadi 11 dan jumlah stadion menjadi 12 karena Krasnodar dan Yaroslavl dihapus dari daftar akhir. 

Sepp Blatter menyatakan pada Juli 2014 bahwa karena kekhawatiran terhadap penyelesaian stadion di Rusia, jumlah stadion kemungkinan dikurangi dari 12 menjadi 10. Ia juga mengatakan, “Kita tidak akan berada dalam situasi ini, seperti kasus satu ini, dua atau bahkan tiga stadion di Afrika Selatan, di mana ada masalah yang Anda lakukan pada stadion-stadion ini”. 

Pada Oktober 2014, dalam kunjungan resminya ke Rusia, komite inspeksi FIFA dan ketuanya Chris Unger mengunjungi Sankt-Peterburg, Sochi, Kazan, dan dua stadion di Moskwa. Mereka mengatakan puas atas proses pembangunan stadion-stadion di kota tersebut. 

Pada 8 Oktober 2015, FIFA dan Komite Penyelenggara Lokal menyetujui nama resmi stadion yang digunakan selama turnamen berlangsung. 

Dari 12 stadion yang digunakan, Stadion Luzhniki di Moskwa dan Stadion Sankt-Petersburg (dua stadion terbesar di Rusia) digunakan paling sering dengan masing-masing menggelar 7 pertandingan. Sochi, Kazan, Nizhny Novgorod, dan Samara menggelar 6 pertandingan dengan masing-masing satu pertandingan perempat final, dan Otkrytiye Arena di Moskwa serta Rostov na Donu menggelar 5 pertandingan dengan masing-masing satu pertandingan babak 16 besar. Volgograd, Kaliningrad, Yekaterinburg, dan Saransk menggelar masing-masing 4 pertandingan dan tidak satupun dari kota tersebut menggelar pertandingan babak gugur.

Opera Snapshot_2018-07-10_214405_id.wikipedia.org

Hadiah


Jumlah hadiah diumumkan pada Oktober 2017. 

Opera Snapshot_2018-07-10_213826_id.wikipedia.org

Jadwal


Jadwal penuh turnamen diumumkan oleh FIFA pada 24 Juli 2015 (tanpa waktu kick-off, tetapi diumumkan kemudian).   Pada 1 Desember 2017, setelah pengundian putaran final, enam zona waktu kick-off ditentukan oleh FIFA. 

Rusia ditempatkan di posisi A1 dalam babak grup dan memainkan pertandingan pembuka di Stadion Luzhniki di Moskwa pada 14 Juni melawan Arab Saudi, dua tim peserta dengan peringkat terendah saat pengundian putaran final.  

Stadion Luzhniki juga menggelar pertandingan babak semifinal kedua pada 11 Juli dan pertandingan Final pada 15 Juli.

Stadion Krestovsky di Sankt-Peterburg menggelar pertandingan babak Semifinal pertama pada 10 Juli dan pertandingan perebutan tempat ketiga pada 14 Juli. 

Video Asisten Wasit | Video Assistant Referees | VAR


Tidak lama setelah keputusan Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional untuk memasukkan video asisten wasit (VAR) ke dalam Aturan-Aturan Permainan, pada 16 Maret 2018, Dewan FIFA mengambil langkah yang menarik perhatian dengan menyetujui penggunaan VAR untuk pertama kalinya di turnamen Piala Dunia FIFA.

Operasi VAR untuk semua pertandingan dijalankan dari satu kantor pusat di Moskow, yang menerima video langsung dari pertandingan dan dalam kontak radio dengan para wasit lapangan.  Sistem tersedia untuk mengomunikasikan informasi terkait VAR kepada para penyiar dan visual pada layar besar stadion yang digunakan untuk para pendukung yang hadir.

VAR memiliki dampak signifikan dalam beberapa pertandingan. Pada 15 Juni 2018, gol Diego Costa melawan Portugal menjadi gol Piala Dunia pertama berdasarkan keputusan VAR; penalti pertama sebagai hasil dari keputusan VAR diberikan kepada Perancis dalam pertandingan mereka melawan Australia pada 16 Juni dan menghasilkan gol oleh Antoine Griezmann. Jumlah penalti yang diberikan dalam turnamen ini memecahkan rekor baru, di mana fenomena ini sebagian dikaitkan dengan VAR. Secara keseluruhan, teknologi baru ini telah dipuji dan dikritik oleh komentator yang berbeda. FIFA menyatakan penerapan VAR sukses setelah minggu pertama kompetisi.

800px-FWC_2018_-_Group_D_-_NGA_v_ISL_-_Photo_03

Babak Grup


World-Cup-draw-2018

WORLD CUP 2018 RUSSIA 001-06

Opera Snapshot_2018-07-16_050929_id.wikipedia.org

Tabel Pertandingan dan Hasil Pertandingan


GRUP A

GRUP BGRUP C

GRUP D

GRUP E

GRUP F

GRUP G

GRUP H

Tabel Hasil Pertandingan Grup 32 Besar


WC2018-T1-1-vert

Babak 16 Besar


BABAK 16 BESAR

Babak Perempat Final


BABAK PEREMPAT FINAL

Babak Semi-Final | Stadion Krestovsky di Sankt-Peterburg


SEMI-FINAL

Perebutan Tempat Ketiga | Stadion Krestovsky, Sankt-Peterburg


Posisi Ketiga

Babak Final | Stadion Luzhniki, Moskwa


FINAL FIFA WORLD CUP 2018 RUSSIA

Pencetak Gol Piala Dunia FIFA 2018


Pencetak Gol

Skuat Piala Dunia FIFA 2018


Berikut merupakan skuat Piala Dunia FIFA 2018 yang diselenggarakan di Rusia, pada 14 Juni hingga 15 Juli 2018.

Piala Dunia FIFA 2018 adalah sebuah turnamen sepak bola internasional yang diadakan di Rusia pada 14 Juni hingga 15 Juli 2018. 32 tim nasional yang terlibat dalam turnamen perlu mendaftarkan skuat beranggotakan 23 pemain, termasuk tiga penjaga gawang. Hanya pemain dalam skuat yang didaftarkan yang memenuhi syarat untuk berpartisipasi dalam turnamen. 

Daftar sementara berisi 35 pemain per tim nasional diserahkan kepada FIFA hingga 14 Mei 2018, satu bulan sebelum pertandingan pembukaan.  Daftar akhir berisi 23 pemain per tim nasional akan diserahkan ke FIFA higga 4 Juni 2018, 10 hari sebelum pertandingan pembukaan. Tim diizinkan untuk mendaftarkan pemain pengganti apabila terjadi cedera serius, hingga 24 jam sebelum pertandingan pertama mereka.

Usia yang tercantum adalah usia setiap pemain pada 14 Juni 2018, hari pertama turnamen. Jumlah penampilan yang tercantum untuk setiap pemain tidak termasuk pertandingan yang dimainkan setelah dimulainya Piala Dunia FIFA 2018. Klub yang tercantum adalah klub terakhir pemain yang memainkan pertandingan kompetitif sebelum turnamen. Kebangsaan untuk klub masing-masing sesuai dengan asosiasi nasional (bukan liga) klub ini berafiliasi.

Skuat Piala Dunia FIFA 2018 - Grup A

Skuat Piala Dunia FIFA 2018 - Grup B

Skuat Piala Dunia FIFA 2018 - Grup C

Skuat Piala Dunia FIFA 2018 - Grup D

Skuat Piala Dunia FIFA 2018 - Grup E

Skuat Piala Dunia FIFA 2018 - Grup F

Skuat Piala Dunia FIFA 2018 - Grup G

Skuat Piala Dunia FIFA 2018 - Grup H

Gallery


1024px-Stadion Luzhniki

Stadion Luzhniki – Moskwa

Stadium_Spartak_in_Moscow

Stadion Spartak – Moskwa

1280px-Spb_06-2017_img40_Krestovsky_Stadium

Stadion Sankt-Peterburg – Sankt-Peterburg

1024px-Fisht_Stadium_in_January_2018

Stadion Fisht – Sochi

Krylya_Fakel_test_1-Cosmos Arena

Samara Arena – Samara

1024px-Kazan_Arena_08-2016

Kazan Arena – Kazan

1024px-Rostov-Arens_(april_2018)_01

Rostov Arena – Rostov na Donu

Construction_of_Volgograd_Arena_inside_04

Volgograd Arena – Volgograd

1280px-Nizhny_Novgorod_Stadium_2018-05-02_(2)

Stadion Nizhny Novgorod – Nizhny Novgorod

1024px-Mordovia_Arena_stadium

Mordovia Arena – Saransk

1024px-Estadio_Central_(Ekaterinburg-arena)

Ekaterinburg Arena – Yekaterinburg

1024px-Kaliningrad_stadium_-_2018-04-07

Stadion Kaliningrad – Kaliningrad

England Went Through to the Semi Final World Cup 2018 Russia

WORLD CUP 2018 RUSSIA | STATUS 8 JULI 2018 [04.45]


CONGRATULATION ENGLAND. ENGLAND BEAT SWEDEN 2-0. WILL BE FACING  CROASIA AT SEMI FINAL WORLD CUP 2018 RUSSIA. CROASIA BEAT RUSSIA 4-3 ON PENALTY AFTER A 2-2 DRAW AT EXTRA TIME.

Gareth Southgate’s side stay on course for Russia 2018 glory thanks to two perfect headers in impressive quarter-final display to outclass the Swedes.

WORLD CUP 2018 RUSSIA 001-04

 

MAGUIRE

Harry Maguire climbs high to power home his header to put England one-up

DELE

Dele Alli powers his header past Olsen to double the lead for England and put them on course for the semis

DELE 2

England celebrate after going two-up as they put Sweden to the sword in the quarter-final

HARRY KANE

Harry Kane clips a pass away under the watchful eye of Seb Larsson

NINTCHDBPICT000418779331-e1530975712565

Harry Maguire climbs high to power home his header to put England one-up

NINTCHDBPICT000418786993

Sterling again got in on goal and was onside this time, but again he squandered the chance

NINTCHDBPICT000418782885

Raheem Sterling wasted a great chance to double the lead when clean through on goal – although his embarrassment was spared by the offside flag
NINTCHDBPICT000418789276-e1530976867754Jordan Pickford flings himself to his left to keep out a header from Marcus Berg to deny Sweden an equaliser

NINTCHDBPICT000418788530

Pickford gets his hand to the header and England stay ahead

NINTCHDBPICT000418792529

Alli watches his header fly into the net as he rewarded the faith in keeping him in the side with his first goal of the tournament

NINTCHDBPICT000418791908-e1530977490145

Dele Alli celebrates with the crowd as Ashley Young trots over to join him

NINTCHDBPICT000418793646-e1530977707318

Pickford scrambles in a desperate attempt to reach the low shot from Viktor Claesson as Sweden push for a way back into the game

NINTCHDBPICT000418794004

Pickford completes the save as the England keeper does his bit to earn a semi-final spot

Opera Snapshot_2018-07-07_231604_www.thesun.co.uk

 

Piala Dunia FIFA

Sejarah Piala Dunia | History and Record of World Cup


Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas 

Opera Snapshot_2018-07-01_231518_id.wikipedia.org346px-Piala_dunia-225

Opera Snapshot_2018-07-01_231543_id.wikipedia.org

 

The_opening_ceremony_of_the_FIFA_World_Cup_2014_42

Upacara pembukaan Piala Dunia FIFA 2014 Brasil.

Piala Dunia FIFA (bahasa Inggris: FIFA World Cup) atau sering disebut Piala Dunia saja, adalah kompetisi sepak bola internasional yang diikuti oleh tim nasional putra senior anggota Fédération Internationale de Football Association (FIFA), badan pengatur sepak bola dunia. Kejuaraan ini telah diselenggarakan setiap empat tahun sekali sejak turnamen 1930, kecuali pada tahun 1942 dan 1946, yang tidak diselenggarakan karena Perang Dunia II. Juara Piala Dunia saat ini adalah Jerman, yang menjuarai turnamen 2014 di Brasil.

Format turnamen saat ini diikuti oleh 32 tim yang bersaing memperebutkan gelar juara di gelanggang olahraga di negara tuan rumah dalam waktu sekitar satu bulan; babak ini sering disebut dengan Final Piala Dunia. Tahap kualifikasi, yang saat ini diselenggarakan dalam waktu tiga tahun menjelang Piala Dunia, digelar untuk menentukan tim mana yang akan lolos ke turnamen, bersama dengan negara tuan rumah.

19 turnamen Piala Dunia telah dimenangkan oleh delapan tim nasional berbeda. Brasil telah menjuarai Piala Dunia sebanyak lima kali, dan merupakan satu-satunya tim yang secara rutin mengikuti setiap turnamen. Juara Piala Dunia lainnya adalah Italia dan Jerman dengan empat gelar juara;[a] Argentina dan Uruguay dengan dua gelar juara; serta Inggris, Perancis, dan Spanyol dengan satu gelar juara masing-masingnya.

Piala Dunia adalah salah satu kompetisi olahraga yang paling banyak disaksikan di dunia, bahkan melampaui Olimpiade; diperkirakan 715,1 juta orang di seluruh dunia menyaksikan pertandingan final Piala Dunia FIFA 2006 yang digelar di Jerman. Dua Piala Dunia berikutnya akan diselenggarakan di Rusia pada 2018 dan di Qatar pada 2022.

Sejarah


Jules_Rimet_1933

Jules Rimet, penggagas Piala Dunia FIFA pertama.

Kompetisi Internasional Sebelumnya

Pertandingan sepak bola internasional pertama di dunia dimainkan di Glasgow pada tahun 1872 antara Skotlandia dengan Inggris, yang berakhir imbang dengan skor 0–0. Turnamen sepak bola internasional pertama adalah British Home Championship, yang digelar pertama kali pada tahun 1884. Setelah tumbuh dan populer di belahan dunia lainnya pada pergantian abad ke-20, sepak bola mulai dipertandingkan sebagai olahraga demonstrasi tanpa medali dalam Olimpiade Musim Panas 1900 dan 1904 (meskipun demikian, IOC secara bertahap memperbarui status olahraga ini menjadi pertandingan resmi), dan juga pada Olimpiade Interkala 1906.

Setelah FIFA didirikan pada tahun 1904, badan ini berupaya untuk menyelenggarakan turnamen sepak bola internasional antarnegara yang berada di luar program Olimpiade; turnamen ini digelar di Swiss pada tahun 1906. Kompetisi ini masih sangat awal bagi perkembangan sepak bola internasional, dan sejarah resmi FIFA menjelaskan bahwa kompetisi ini adalah sebuah kegagalan.

Dalam Olimpiade Musim Panas 1908 di London, sepak bola dijadikan sebagai kompetisi resmi. Direncanakan oleh The Football Association (FA), badan pengatur sepak bola Inggris, kompetisi ini hanya diperuntukkan bagi pemain amatir dan pada saat itu lebih dianggap sebagai pertunjukan ketimbang pertandingan. Britania Raya (diwakili oleh tim nasional sepak bola amatir Inggris) memenangkan medali emas. Mereka kembali mengulangi prestasi tersebut dalam Olimpiade Musim Panas 1912 di Stockholm.

Setelah dipertandingkan di Olimpiade dengan hanya diikuti oleh tim-tim amatir, Sir Thomas Lipton menggagas penyelenggaraan turnamen Sir Thomas Lipton Trophy di Torino pada tahun 1909. Turnamen Lipton merupakan kejuaraan antartim individu (bukannya tim nasional) dari berbagai negara berbeda, dengan satu tim mewakili satu negara. Kompetisi ini kadang disebut dengan Piala Dunia Pertama, yang diikuti oleh klub-klub profesional paling bergengsi dari Italia, Jerman, dan Swiss, namun FA Inggris menolak dikaitkan dengan kompetisi ini dan tidak bersedia mengirimkan tim profesional untuk berlaga dalam turnamen Lipton. Sementara itu, Lipton mengundang West Auckland, tim sepak bola amatir dari County Durham, untuk berlaga mewakili Inggris. West Auckland memenangkan turnamen ini, dan berhasil mempertahankan gelar juara mereka setelah ikut kembali pada tahun 1911.

Pada tahun 1914, FIFA setuju untuk mengakui turnamen Olimpiade sebagai “kejuaraan sepak bola dunia bagi tim amatir”, dan bertanggung jawab untuk menyelenggarakan pertandingan tersebut. Hal ini membuka jalan bagi penyelenggaraan kompetisi sepak bola antarbenua pertama di dunia, yakni dalam Olimpiade Musim Panas 1920, yang diikuti oleh Mesir dan tiga belas tim Eropa, dan dimenangkan oleh Belgia. Uruguay memenangkan dua turnamen Olimpiade berikutnya pada tahun 1924 dan 1928. Dua ajang terakhir juga menjadi kejuaraan dunia terbuka pertama, dan oleh sebab itu 1924 adalah awal dimulainya era profesional FIFA.

Piala Dunia sebelum Perang Dunia II

Uruguay1930

Tim Uruguay menjuarai Piala Dunia 1930.

800px-Estadiocentenario

Estadio Centenario, lokasi penyelenggaraan final Piala Dunia pertama pada tahun 1930 di Montevideo, Uruguay

Didorong oleh kesuksesan turnamen sepak bola Olimpiade, FIFA, yang dipimpin oleh Presiden Jules Rimet, mulai mencari kesempatan untuk menyelenggarakan turnamen sepak bola internasional yang terpisah dari Olimpiade. Pada 28 Mei 1928, Kongres FIFA di Amsterdam memutuskan akan menggelar kejuaraan dunia sendiri. Karena Uruguay adalah pemegang dua kali gelar kejuaraan sepak bola dunia pada saat itu, dan juga dalam rangka memperingati seratus tahun kemerdekaan mereka pada tahun 1930, FIFA menetapkan Uruguay sebagai negara tuan rumah turnamen Piala Dunia pertama.

Asosiasi sepak bola nasional dari negara-negara terpilih diundang untuk mengirimkan tim, namun pemilihan Uruguay sebagai tuan rumah kompetisi menyebabkan tim Eropa harus melakukan perjalanan panjang dan berbiaya mahal menyeberangi Samudera Atlantik untuk mencapai Uruguay. Oleh sebab itu, tidak satupun negara Eropa yang berjanji untuk mengirimkan tim, bahkan dua bulan menjelang kompetisi dimulai. Rimet akhirnya membujuk tim Belgia, Perancis, Rumania, dan Yugoslavia untuk berangkat ke Uruguay. Pada akhirnya, kompetisi ini diikuti oleh tiga belas negara; tujuh dari Amerika Selatan, empat dari Eropa, dan dua dari Amerika Utara.

Dua pertandingan Piala Dunia pertama berlangsung dalam waktu yang bersamaan pada tanggal 13 Juli 1930, pertandingan ini dimenangkan oleh Perancis dan Amerika Serikat, yang masing-masingnya mengalahkan Meksiko 4–1 dan Belgia 3–0. Gol pertama dalam sejarah Piala Dunia dicetak oleh Lucien Laurent dari Perancis. Pada babak final, Uruguay mengalahkan Argentina dengan skor 4–2 di depan kerumunan 93.000 penonton di Montevideo, dan dengan demikian menjadi negara pertama yang menjuarai Piala Dunia.

Setelah penyelenggaraan Piala Dunia, Olimpiade Musim Panas 1932 yang digelar di Los Angeles tidak berencana untuk menyertakan sepak bola sebagai bagian dari pertandingan Olimpiade karena rendahnya popularitas cabang olahraga tersebut di Amerika Serikat, yang disebabkan oleh semakin meningkatnya popularitas sepak bola Amerika (sepak bola disebut soccer di Amerika). FIFA dan Komite Olimpiade Internasional juga tidak sepaham mengenai status pemain amatir, dan alhasil, sepak bola disingkirkan dari program Olimpiade. Sepak bola kembali dipertandingkan dalam Olimpiade Musim Panas 1936, meskipun saat itu dibayang-bayangi oleh ajang Piala Dunia yang lebih bergengsi.

Masalah-masalah yang dihadapi dalam penyelenggaraan turnamen Piala Dunia awal adalah kesulitan untuk melakukan perjalanan antarbenua, serta peperangan. Beberapa tim Amerika Selatan tidak bersedia berangkat ke Eropa untuk mengikuti turnamen 1934 dan 1938, dan satu-satunya tim Amerika Selatan yang berkompetisi pada kedua ajang tersebut hanyalah Brasil. Piala Dunia 1942 dan 1946, yang rencananya akan digelar di Jerman Nazi dan Brasil, dibatalkan karena pecahnya Perang Dunia II.

Piala Dunia setelah Perang Dunia II

Piala Dunia 1950, yang diadakan di Brasil, adalah Piala Dunia pertama yang diikuti oleh negara-negara Britania (Skotlandia dan Inggris). Britania Raya keluar dari FIFA pada tahun 1920, sebagian disebabkan oleh keengganan untuk bertanding dengan negara-negara yang pernah berperang dengan mereka, dan sebagian lagi sebagai bentuk protes atas pengaruh asing dalam cabang sepak bola yang mereka ciptakan. Britania akhirnya kembali bergabung pada tahun 1946 setelah diundang secara khusus oleh FIFA. Turnamen 1950 juga kembali diikuti oleh Uruguay yang memboikot dua Piala Dunia sebelumnya. Uruguay sekali lagi menjuarai turnamen setelah mengalahkan tuan rumah Brasil dalam pertandingan yang dijuluki “Maracanazo” (bahasa Portugis: Maracanaço).

World_cup_countries_best_results_and_hosts

Peta ‘hasil terbaik’ negara-negara peserta Piala Dunia

Dari tahun 1934 hingga 1978, 16 tim berkompetisi dalam setiap turnamen, kecuali pada 1938, saat Austria disatukan dengan Jerman Nazi setelah kualifikasi, yang menyebabkan Piala Dunia saat itu hanya diikuti oleh 15 tim, dan pada tahun 1950, saat India, Skotlandia, dan Turki mengundurkan diri dari kompetisi, sehingga turnamen hanya diikuti oleh 13 tim. Sebagian besar negara yang berpartisipasi berasal dari Eropa dan Amerika Selatan, dan sebagian kecil dari Amerika Utara, Afrika, Asia, dan Oseania. Tim-tim ini biasanya dikalahkan dengan mudah oleh tim Eropa dan Amerika Selatan. Hingga 1982, tim dari luar Eropa dan Amerika Selatan yang berhasil melewati babak penyisihan adalah: Amerika Serikat, semifinal pada 1930; Kuba, perempat final pada 1938; Korea Utara, perempat final pada 1966; dan Meksiko, perempat final pada 1970.

Penambahan menjadi 32 Tim

Peserta turnamen ditambah menjadi 24 tim pada tahun 1982, dan kemudian ditambah lagi menjadi 32 tim pada 1998, yang sekaligus memungkinkan lebih banyak tim dari Afrika, Asia, dan Amerika Utara untuk ikut berpartisipasi. Sejak saat itu, tim dari kawasan-kawasan ini telah menjadi lebih sukses, beberapa di antaranya telah mencapai babak perempat final, yakni Meksiko pada 1986; dan Kamerun pada 1990. Korea Selatan bahkan menempati posisi keempat pada tahun 2002, sedangkan Senegal menembus perempat final pada tahun yang sama. Tim non-Eropa dan Amerika Selatan terakhir yang sukses melaju ke babak perempat final adalah Ghana pada tahun 2010. Meskipun demikian, tim-tim Eropa dan Amerika Selatan masih saja mendominasi, misalnya dalam perempat final Piala Dunia 1994, 1998, dan 2006, yang kesemua timnya berasal dari Eropa atau Amerika Selatan.

Dua ratus tim mengikuti kualifikasi Piala Dunia FIFA 2002, dan 198 negara bersaing untuk lolos ke Piala Dunia FIFA 2006. Rekor terbanyak dipecahkan saat 204 negara mengikuti kualifikasi Piala Dunia FIFA 2010.

Penambahan menjadi 48 Tim

Pada bulan Oktober 2013, Sepp Blatter berbicara mengenai jaminan keikutsertaan negara-negara yang tergabung dalam Uni Sepak Bola Karibia di Piala Dunia. Dalam majalah FIFA Weekly edisi 25 Oktober 2013, Blatter menulis:

“Dari sudut pandang olahraga murni, saya ingin melihat globalisasi ini pada akhirnya ditindak serius, dan asosiasi nasional Asia dan Afrika telah diberi status layak di Piala Dunia FIFA. Tidak bisa dibiarkan jika konfederasi Eropa dan Amerika Selatan mengklaim mayoritas tempat di Piala Dunia FIFA”.

Dengan pernyataannya tersebut, Blatter dianggap layak mencalonkan diri kembali dalam pemilihan Presiden FIFA berikutnya. Setelah penerbitan majalah tersebut, lawan Blatter yang paling potensial dalam pemilihan Presiden FIFA, Presiden UEFA Michel Platini, menanggapi dengan menyatakan bahwa ia bermaksud untuk memperluas keikutsertaan Piala Dunia menjadi 40 tim, atau menambah jumlah peserta sebanyak 8 tim. Platini berkata bahwa ia akan mengalokasikan 2 tim tambahan untuk UEFA, 2 untuk AFC dan CAF, 2 untuk CONCACAF dan CONMEBOL, serta 2 lagi untuk OFC. Lebih lanjut, Platini menjelaskan: “Kami membutuhkan wakil Afrika dan Asia lebih banyak lagi. Tapi daripada mengurangi jumlah kontestan dari Eropa, kami seharusnya bisa menambah jumlah kontestan menjadi 40 tim […] jadi kenapa tidak menambah lebih banyak tim Afrika? Kompetisi ini diperuntukkan bagi semua orang dari seluruh dunia. Jika tidak memberikan kesempatan pada mereka untuk berpartisipasi, mereka tidak akan berkembang.”

Pada Oktober 2016, Presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan dukungannya untuk Piala Dunia 48 tim pada 2026. Pada 10 Januari 2017, FIFA mengkonfirmasi bahwa Piala Dunia FIFA 2026 akan diikuti 48 tim finalis.

Turnamen FIFA Lainnya

Sebuah turnamen serupa yang diperuntukkan bagi sepak bola putri, yakni Piala Dunia Wanita FIFA, diselenggarakan pertama kali pada tahun 1991 di Republik Rakyat Tiongkok. Skala dan profil turnamen sepak bola putri ini lebih kecil jika dibandingkan dengan turnamen putra, namun telah tumbuh secara bertahap; jumlah peserta yang mengikuti kualifikasi turnamen 2007 adalah 120, meningkat dua kali lipat dari turnamen 1991.

Sepak bola telah dipertandingkan dalam setiap penyelenggaraan Olimpiade Musim Panas, kecuali tahun 1896 dan 1932. Tidak seperti cabang olahraga kebanyakan, sepak bola Olimpiade bukanlah turnamen tingkat atas. Sejak 1992, masing-masing tim yang berlaga dalam turnamen U-23 diizinkan mengikutsertakan tiga pemain yang berusia lebih tua. Sepak bola putri pertama kali dipertandingkan pada Olimpiade Musim Panas 1996, yang diikuti oleh tim nasional penuh tanpa adanya batasan usia.

Piala Konfederasi FIFA adalah turnamen yang digelar setahun menjelang Piala Dunia di negara tuan rumah sebagai gladi resik sebelum penyelenggaraan Piala Dunia. Kompetisi ini diikuti oleh tim pemenang dari masing-masing konfederasi FIFA, beserta pemenang Piala Dunia FIFA terakhir dan negara tuan rumah.

FIFA juga menyelenggarakan turnamen internasional bagi sepak bola remaja (Piala Dunia U-20 FIFA, Piala Dunia U-17 FIFA, Piala Dunia Wanita U-20 FIFA, dan Piala Dunia Wanita U-17 FIFA), sepak bola klub (Piala Dunia Antarklub FIFA), serta ragam sepak bola lainnya seperti futsal (Piala Dunia Futsal FIFA) dan sepak bola pantai (Piala Dunia Sepak Bola Pantai FIFA). Sejak tahun 2010, Piala Dunia Wanita U-20 dalam sepak bola putri memiliki posisi yang setara dengan Piala Konfederasi dalam sepak bola putra. Piala Dunia Wanita U-20 diselenggarakan setahun sebelum Piala Dunia Wanita di negara tuan rumah yang sama, dan turnamen U-20 berperan sebagai gladi resik sebelum turnamen Piala Dunia Wanita.

Trofi


Dari tahun 1930 hingga 1970, Trofi Jules Rimet diberikan kepada tim yang menjuarai Piala Dunia. Trofi ini awalnya hanya dikenal dengan nama Piala Dunia atau Coupe du Monde, namun pada 1946 namanya diganti menjadi Trofi Jules Rimet untuk menghormati Presiden FIFA Jules Rimet, penggagas turnamen Piala Dunia pertama. Pada 1970, Brasil menyimpan trofi ini secara permanen setelah menjuarai turnamen untuk ketiga kalinya. Namun, trofi tersebut dicuri pada tahun 1983 dan tak pernah ditemukan, dan kemudian diketahui bahwa trofi tersebut telah dilebur oleh sang pencuri.

Setelah 1970, trofi baru yang dikenal dengan Trofi Piala Dunia FIFA dirancang. Para ahli FIFA, yang berasal dari tujuh negara berbeda, menilai 53 model trofi yang disajikan, dan akhirnya memilih trofi karya pematung Italia Silvio Gazzaniga. Trofi baru ini memiliki tinggi sepanjang 36 cm (14,2 in), terbuat dari 75% emas murni 18 karat, dan memiliki berat 6.175 kg (13.613,5 lb). Bagian dasarnya dilapisi oleh perunggu semimulia, sedangkan di bagian bawah trofi terukir tahun dan nama masing-masing pemenang Piala Dunia FIFA sejak 1974. Gazzaniga mengumpamakan trofi ini sebagai berikut: “Garis-garisnya menanjak naik dari dasar (trofi) menyerupai bentuk spiral, membentang untuk menahan dunia. Dari bentuk yang dinamis itu, muncul dua figur atlet yang sedang menghayati momen kemenangan.”

Trofi baru ini tidak diberikan kepada negara pemenang secara permanen. Pemenang Piala Dunia diperbolehkan menyimpan trofi hingga turnamen berikutnya, dan kemudian akan diberi replika trofi berlapis emas, bukannya emas murni seperti aslinya.

Saat ini, keseluruhan anggota tim (pemain, pelatih, dan manajer) yang menempati posisi tiga besar menerima medali dengan lambang Trofi Piala Dunia; emas untuk pemenang, perak untuk peringkat kedua, dan perunggu untuk peringkat ketiga. Pada Piala Dunia FIFA 2002, medali peringkat keempat dianugerahkan kepada tuan rumah Korea Selatan. Sebelum turnamen 1978, medali hanya diberikan kepada sebelas pemain yang berada di lapangan pada akhir pertandingan final dan penentuan tempat ketiga. Pada November 2007, FIFA mengumumkan bahwa semua anggota skuat Piala Dunia 1930 sampai 1974 akan dianugerahi medali pemenang.

Format


Kualifikasi

Sejak Piala Dunia kedua pada tahun 1934, turnamen kualifikasi telah diselenggarakan di lapangan mirip turnamen final. Turnamen ini diadakan dalam enam zona benua FIFA (Afrika, Asia, Amerika Utara, Tengah dan Karibia, Amerika Selatan, Oseania, dan Eropa), yang diawasi oleh konfederasi masing-masing. Untuk setiap turnamen, FIFA memutuskan jumlah tempat yang diberikan kepada masing-masing zona benua, umumnya didasarkan pada kekuatan relatif tim-tim dalam konfederasi.

Kualifikasi Piala Dunia dimulai paling cepat tiga tahun dan selambat-lambatnya dua tahun sebelum turnamen final. Format turnamen kualifikasi ini berbeda antarkonfederasi. Biasanya, satu atau dua tempat diberikan kepada pemenang pertandingan penentuan (play-off) antarbenua. Sebagai contoh, pemenang zona Oseania dan peringkat kelima zona Asia bertanding memperebutkan satu tempat dalam kualifikasi Piala Dunia 2010. Sejak Piala Dunia 1938 dan seterusnya, negara tuan rumah secara otomatis lolos ke turnamen final. Hak ini juga diberikan kepada juara bertahan pada Piala Dunia 1938 hingga 2002, namun sejak Piala Dunia FIFA 2006 dan seterusnya, juara bertahan diharuskan untuk mengikuti kualifikasi. Brasil, pemenang Piala Dunia 2002, adalah juara bertahan pertama yang ikut serta dalam pertandingan kualifikasi.

Turnamen Final

Djalma_Santos,_Pelé_and_Gilmar_1958

Pemain Brasil Djalma Santos (kiri), Pelé (sedang menangis) dan Gilmar setelah menjuarai Piala Dunia 1958.

Turnamen final saat ini diikuti oleh 32 tim nasional yang berkompetisi selama lebih dari satu bulan di negara tuan rumah. Ada dua babak dalam turnamen final, yakni babak penyisihan grup dan babak gugur.

Pada babak penyisihan grup, tim berkompetisi dalam delapan grup, dengan masing-masing grup terdiri dari empat tim. Delapan tim unggulan, termasuk tuan rumah, dipilih dengan memakai rumus yang berdasarkan Peringkat Dunia FIFA dan/atau penampilannya pada Piala Dunia terakhir, kemudian masing-masingnya dimasukkan ke dalam grup terpisah. Tim-tim lainnya dibagi ke dalam “pot” berbeda, biasanya pembagian ini disesuaikan dengan kriteria geografis, dan tim pada masing-masing pot diambil secara acak untuk dimasukkan ke dalam delapan grup. Sejak 1998, telah diupayakan untuk memastikan bahwa tidak ada grup yang berisi lebih dari dua tim Eropa atau lebih dari satu tim dari masing-masing konfederasi.[b]

Masing-masing grup bertanding dengan sistem kompetisi melingkar; setiap tim dijadwalkan untuk memainkan tiga pertandingan melawan tim lainnya dari grup yang sama. Agar adil bagi keempat tim, putaran terakhir pertandingan pada masing-masing grup dijadwalkan pada waktu yang bersamaan.[c] Dua tim teratas dari setiap grup maju ke babak gugur. Poin digunakan untuk menentukan peringkat tim di dalam grup. Sejak 1994, tiga poin diperlukan untuk menjadi pemenang, dengan satu permainan imbang dan tidak ada kekalahan (sebelumnya, pemenang menerima dua poin).

Peringkat masing-masing tim pada setiap grup ditentukan sebagai berikut:

  1. Jumlah poin terbaik dalam pertandingan grup
  2. Selisih gol terbaik dalam pertandingan grup
  3. Jumlah gol terbaik yang dicetak dalam pertandingan grup
    1. Jika lebih dari satu tim mendapat peringkat yang sama, maka peringkat mereka akan ditentukan dengan cara:
    2. Jumlah poin terbaik dalam pertandingan berhadapan antara tim-tim terkait
    3. Selisih gol terbaik dalam pertandingan berhadapan antara tim-tim terkait
  4. Jumlah gol terbaik yang dicetak dalam pertandingan berhadapan antara tim-tim terkait
  5. Jika ada tim yang poinnya masih imbang setelah menerapkan kriteria di atas, maka penentuan peringkat akan ditentukan dengan diundi oleh FIFA

Pada babak gugur, tim yang lolos bermain dengan sistem gugur; masing-masing tim akan memainkan satu pertandingan dengan tim lainnya, perpanjangan waktu dan adu penalti akan digunakan untuk menentukan pemenang jika diperlukan. Babak ini dimulai dengan putaran 16 besar (atau putaran kedua), dengan juara di masing-masing grup akan menghadapi peringkat kedua dari grup lainnya. Putaran 16 dilanjutkan oleh perempat final, semifinal, dan penentuan tempat ketiga (diikuti oleh tim yang kalah pada semifinal), dan terakhir adalah putaran final.

Tuan Rumah


Proses Pemilihan

Russia_2018_World_Cup

Pemilihan Rusia sebagai tuan rumah Piala Dunia FIFA 2018.

Pada awalnya, Piala Dunia diselenggarakan oleh negara-negara yang dipilih melalui kongres FIFA. Pemilihan lokasi ini seringkali kontroversial karena Amerika Selatan dan Eropa, dua pusat kekuatan utama sepak bola, berjarak sangat jauh dan perjalanannya menghabiskan waktu tiga minggu dengan kapal laut. Sebagai contoh, Piala Dunia pertama di Uruguay hanya diikuti oleh empat negara Eropa, itupun setelah didesak oleh Presiden FIFA. Dua Piala Dunia berikutnya diselenggarakan di Eropa. Keputusan FIFA yang memilih Perancis sebagai tuan rumah Piala Dunia 1938 dikecam; negara-negara Amerika Selatan telah sepakat bahwa lokasi Piala Dunia akan bergantian antara dua benua tersebut. Akibatnya, Argentina dan Uruguay memboikot Piala Dunia FIFA 1938.

Sejak 1958, untuk menghindari boikot atau kontroversi yang mungkin terjadi pada masa depan, FIFA mulai menerapkan pola tuan rumah bergiliran antara Eropa dan Amerika, yang tetap digunakan hingga Piala Dunia FIFA 1998. Piala Dunia FIFA 2002, yang diselenggarakan bersama-sama oleh Korea Selatan dan Jepang, adalah Piala Dunia pertama yang digelar di Asia, dan satu-satunya turnamen yang dituan rumahi oleh lebih dari satu negara. Afrika Selatan menjadi negara Afrika pertama yang menjadi tuan rumah Piala Dunia pada tahun 2010. Piala Dunia FIFA 2014 diselenggarakan di Brasil, pertama kalinya diadakan di Amerika Selatan sejak 1978, dan juga menjadi ajang pertama yang diselenggarakan di luar Eropa dua kali berturut-turut.

Saat ini, negara tuan rumah dipilih melalui pemungutan suara oleh Komite Eksekutif FIFA. Pemilihan ini dilakukan dengan menggunakan sistem surat suara lengkap. Asosiasi sepak bola nasional di negara yang ingin menjadi tuan rumah Piala Dunia menerima “Perjanjian Penyelenggaraan” dari FIFA, yang menjelaskan mengenai langkah-langkah dan persyaratan yang harus dipenuhi oleh negara calon. Asosiasi sepak bola yang mengajukan pencalonan juga menerima sebuah formulir berupa konfirmasi resmi dari si pencalon. Setelah itu, panitia yang ditunjuk oleh FIFA akan mengunjungi negara calon tuan rumah untuk menilai apakah negara tersebut memenuhi persyaratan untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia, dan kemudian membuat laporan untuk dikirim pada Komite Eksekutif FIFA. Meskipun demkian, ada situasi saat tuan rumah Piala Dunia mendatang diumumkan pada waktu yang bersamaan, misalnya dalam pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022, yang masing-masingnya diberikan kepada Rusia dan Qatar.

Untuk Piala Dunia 2010 dan 2014, penyelenggaraan turnamen digilirkan antarkonfederasi, yang memungkinkan hanya negara dari konfederasi terpilih (Afrika pada 2010, Amerika Selatan pada 2014) yang berhak mengajukan pencalonan untuk menjadi tuan rumah. Kebijakan ini diperkenalkan setelah adanya kontroversi seputar kemenangan Jerman atas Afrika Selatan dalam pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2006. Akan tetapi, kebijakan giliran antarkonfederasi ini tidak diterapkan setelah Piala Dunia 2014. Oleh sebab itu, setiap negara, kecuali yang berada dalam konfederasi yang menjadi tuan rumah turnamen sebelumnya, dapat mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia mulai 2018. Hal ini dilakukan untuk menghindari skenario serupa seperti yang terjadi dalam pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2014, yang mana pada saat itu Brasil adalah satu-satunya negara yang mencalonkan diri secara resmi.

Penampilan

Enam dari delapan juara Piala Dunia meraih gelar tersebut saat bermain di kandang mereka, dengan pengecualian Brasil, yang menempati posisi dua setelah kalah pada laga penentuan di kandang sendiri pada tahun 1954 dan menempati peringkat keempat saat menjadi tuan rumah Piala Dunia 2014, serta Spanyol, yang hanya melaju hingga putaran kedua di kandang sendiri pada tahun 1982. Inggris (1966) dan Perancis (1998) meraih gelar juara satu-satunya saat menjadi tuan rumah. Uruguay (1930), Italia (1934), dan Argentina (1978) meraih gelar juara pertama mereka juga saat menjadi tuan rumah, serta Jerman Barat (1974) yang meraih gelar juara keduanya saat bermain di kandang sendiri.

Negara-negara lainnya juga terbilang sukses saat menjadi tuan rumah Piala Dunia. Swedia (peringkat kedua pada 1958), Chili (peringkat ketiga pada 1962), Korea Selatan (peringkat keempat pada 2002), dan Meksiko (perempat final pada 1970 dan 1986) meraih hasil terbaik ketika menjadi tuan rumah Piala Dunia. Sejauh ini, Afrika Selatan adalah satu-satunya negara tuan rumah yang gagal melaju melewati putaran pertama.

Organisasi dan Liputan Media


GoleoIV

Goleo dan Pille, maskot Piala Dunia FIFA 2006.

Piala Dunia pertama kali disiarkan pada tahun 1954, dan saat ini merupakan acara olahraga yang paling banyak disaksikan dan diikuti di dunia, bahkan melampaui Olimpiade. Jumlah penonton yang menyaksikan Piala Dunia FIFA 2006 diperkirakan 2,29 miliar. 715,1 juta orang di seluruh dunia menyaksikan pertandingan final turnamen ini (sepersembilan dari total penduduk dunia). Sedangkan pengumuman hasil undian Piala Dunia 2006, yaitu pembagian tim-tim menjadi delapan grup, ditonton oleh 300 juta pemirsa televisi.

Sejak turnamen 1966 di Inggris, Piala Dunia telah memiliki maskot atau logo sendiri. World Cup Willie, maskot Piala Dunia 1966, adalah maskot Piala Dunia pertama. Piala Dunia baru-baru ini juga memiliki bola pertandingan resmi yang dirancang khusus untuk setiap Piala Dunia.

Hak siar Piala Dunia FIFA di Indonesia

Televisi

  • TVRI (1966-1998)
  • RCTI (1990, 1994, 1998, 2002, 2010)
  • SCTV (1994, 1998, 2006)
  • TPI (1994, 1998)
  • ANTV (1994, 1998, 2014)
  • Indosiar (1998)
  • Global TV (2010)
  • tvOne (2014)
  • Trans TV (2018)
  • Trans7 (2018)

Radio

  • RRI (2018)

Penonton

Opera Snapshot_2018-07-01_224733_id.wikipedia.org

  • Hanya penonton yang menyaksikan pertandingan di stadion
  • Latar belakang hijau menunjukkan rekor penonton terbanyak

Hasil


Opera Snapshot_2018-07-01_224733_id.wikipedia.org

Catatan

  1. ^ Tidak ada pertandingan penentuan tempat ketiga resmi pada tahun 1930; Amerika Serikat dan Yugoslavia kalah di semifinal. Saat ini, FIFA mengakui Amerika Serikat sebagai juara ketiga dan Yugoslavia sebagai peringkat keempat dengan menggunakan catatan keseluruhan tim dalam turnamen sebagai faktor penentu. 
  2. ^ Austria mengundurkan diri setelah pengundian grup karena terjadinya Anschluss dengan Jerman; beberapa pemain Austria kemudian bergabung dengan skuat Jerman, yang menyebabkan turnamen saat itu hanya diikuti oleh 15 tim.
  3. ^ a b Tidak ada pertandingan final resmi pada edisi 1950. Juara turnamen diputuskan melalui pertandingan grup dengan sistem kompetisi yang diikuti oleh empat tim (Uruguay, Brasil, Swedia, dan Spanyol). Secara kebetulan, salah satu dari dua pertandingan terakhir mempertemukan dua tim teratas, dengan Uruguay menang 2-1 melawan Brasil, sehingga pertandingan ini sering dianggap sebagai final de facto Piala Dunia 1950. Di sisi lain, pertandingan antara dua tim terbawah diselenggarakan dalam waktu yang bersamaan dengan pertandingan Uruguay vs Brasil, dan dianggap sebagai pertandingan penentuan tempat ketiga, yang berakhir dengan kemenangan Swedia 3-1 atas Spanyol, sekaligus menempatkannya di posisi ketiga.
  4. ^ Hanya 13 tim yang bermain pada edisi 1950. 16 tim lolos ke tahap pengundian. Namun, Turki dan Skotlandia mengundurkan diri sebelum pengundian dimulai; Perancis (tersingkir pada babak kualifikasi) diundang untuk menggantikan tim yang mengundurkan diri, sehingga turnamen ini diikuti oleh 15 tim. Setelah pengundian grup, India dan Perancis juga mengundurkan diri, jadi hanya 13 tim yang berpartisipasi dalam turnamen ini.

Secara keseluruhan, 76 negara telah berpartisipasi setidaknya dalam satu Piala Dunia.[d] Dari jumlah tersebut, delapan tim nasional telah menjuarai Piala Dunia dan telah menambahkan bintang pada lencana mereka, dengan masing-masing bintang mewakili satu kemenangan dalam Piala Dunia. Akan tetapi, Uruguay memilih untuk menampilkan empat bintang pada lencananya, yang mewakili dua medali emas dalam sepak bola Olimpiade 1924 dan 1928, serta dua gelar juara Piala Dunia pada 1930 dan 1950.

Dengan perolehan lima gelar juara, Brasil adalah tim paling sukses dalam sejarah Piala Dunia, dan juga satu-satunya tim yang bertanding dalam setiap Piala Dunia (20) hingga saat ini.  Brasil juga menyelenggarakan Piala Dunia ke-20 pada tahun 2014. Italia (1934 dan 1938) dan Brasil (1958 dan 1962) adalah dua negara yang telah menjuarai Piala Dunia dua kali berturut-turut. Hanya Jerman Barat (1982-1990) dan Brasil (1994-2002) yang telah melaju ke babak final sebanyak tiga kali berturut-turut. Negara yang paling sering berada di posisi empat besar adalah Jerman (13 kali), sedangkan rekor dua besar paling banyak adalah Brasil (7 kali).

Tim yang mencapai empat besar 

Opera Snapshot_2018-07-01_225733_id.wikipedia.org

* = tuan rumah
^ = termasuk hasil yang diraih oleh Jerman Barat pada 1954-1990
# = Bekas negara yang telah dibagi menjadi dua atau lebih negara merdeka 

Penampilan terbaik menurut zona benua

Sampai saat ini, final Piala Dunia hanya diikuti oleh tim-tim Eropa dan Amerika Selatan. Tim Eropa telah meraih sepuluh gelar juara, sedangkan tim Amerika Selatan telah meraih sembilan gelar. Hanya dua tim dari luar benua ini yang telah mencapai babak semifinal, yakni Amerika Serikat (Amerika Utara, Tengah dan Karibia) pada tahun 1930 dan Korea Selatan (Asia) pada 2002. Hasil terbaik tim-tim Afrika sejauh ini adalah hingga perempat final; Kamerun pada 1990, Senegal pada 2002, dan Ghana pada 2010. Sedangkan hanya satu tim dari Oseania yang lolos kualifikasi, yakni Australia, yang berhasil maju ke putaran kedua pada tahun 2006.[e]

Brasil, Argentina, Spanyol, dan Jerman adalah empat tim yang telah menjuarai Piala Dunia di luar konfederasi mereka; Brasil menjuarai piala dunia 1958 di zona Eropa, Piala Dunia 1970 dan 1994 di zona Amerika Utara, serta Piala Dunia 2002 di zona Asia, dan Argentina menjuarai Piala Dunia 1986 di Amerika Utara, sedangkan Spanyol meraih gelar juara satu-satunya pada tahun 2010 di di zona Afrika, serta Jerman yang meraih gelar juara keempatnya pada tahun 2014 di zona Amerika Selatan. Sejauh ini, terdapat satu peristiwa saat Piala Dunia dimenangkan tiga kali berturut-turut oleh tim dari benua yang sama; kemenangan Italia dalam Piala Dunia 2006 diikuti oleh kemenangan Spanyol dan Jerman pada tahun 2010 dan 2014 masing-masingnya.

Jumlah tim yang lolos kualifikasi menurut konfederasi

Opera Snapshot_2018-07-01_225906_id.wikipedia.org

Penghargaan


Pada akhir setiap Piala Dunia, penghargaan dianugerahkan kepada pemain dan tim atas prestasi yang telah mereka tunjukkan selama turnamen berlangsung. Saat ini, terdapat enam penghargaan, yaitu: 

  • Bola Emas untuk pemain terbaik, ditentukan melalui pemungutan suara oleh media (pertama kali dianugerahkan pada 1982); Bola Perak dan Bola Perunggudianugerahkan kepada pemain terbaik yang menempati posisi kedua dan ketiga dalam pemungutan suara; 
  • Sepatu Emas untuk pencetak gol terbanyak (pertama kali dianugerahkan pada 1982, namun secara retrospektif telah diberikan sejak 1930); baru-baru ini, Sepatu Perak dan Sepatu Perunggu juga telah dianugerahkan kepada pencetak gol terbanyak kedua dan ketiga; 
  • Sarung Tangan Emas (sebelumnya bernama Penghargaan Yashin) untuk penjaga gawang terbaik, penerimanya diputuskan oleh FIFA Technical Study Group (dianugerahkan pertama kali pada 1994); 
  • Penghargaan Pemain Muda Terbaik untuk pemain terbaik yang berusia 21 tahun atau lebih muda pada awal tahun, penerimanya diputuskan oleh FIFA Technical Study Group (dianugerahkan pertama kali pada 2006); 
  • Trofi Permainan Adil FIFA untuk tim dengan catatan permainan adil (fair play) terbaik, yang ditentukan melalui sistem poin dan kriteria yang ditetapkan oleh FIFA Fair Play Committee (dianugerahkan pertama kali pada 1978); 
  • Tim Paling Menghibur untuk tim yang paling sering menghibur masyarakat selama penyelenggaraan Piala Dunia, ditentukan melalui jajak pendapat oleh masyarakat umum (dianugerahkan pertama kalinya pada 1994); 

Tim Para Bintang yang terdiri dari pemain-pemain terbaik dalam turnamen juga diumumkan dalam setiap Piala Dunia sejak 1998.

Rekor dan Statistik


708px-FIFA_WC-qualification_2014_-_Austria_vs._Germany_2012-09-11_-_Miroslav_Klose_01
Pemain Jerman Miroslav Klosemerupakan pencetak gol terbanyakdalam sejarah Piala Dunia FIFA.

Rekor “paling sering tampil dalam Piala Dunia” dipegang oleh dua pemain; Antonio Carbajal dari Meksiko (1950–1966) dan Lothar Matthäus dari Jerman (1982–1998) sama-sama telah bermain dalam lima Piala Dunia.  Matthäus juga menjadi pemain yang paling sering bertanding dalam Piala Dunia, dengan 25 pertandingan.  Franz Beckenbauer dari Jerman Barat (1966–1974) adalah satu-satunya pemain yang telah ditunjuk menjadi bagian Finals All-Star Teams sebanyak tiga kali.

Pada bulan November 2007, FIFA mengumumkan bahwa semua anggota skuat pemenang Piala Dunia dari tahun 1930 sampai 1974 akan dianugerahi medali kemenangan.  Dengan demikian, Pelé dari Brasil menjadi satu-satunya pemain yang telah meraih tiga medali kemenangan Piala Dunia (1958, 1962, dan 1970, meskipun ia tidak ikut bermain pada final 1962 karena cedera), sedangkan 20 pemain lainnya telah meraih dua medali kemenangan. Sejauh ini, enam pemain telah mengumpulkan ketiga jenis medali Piala Dunia (emas untuk pemenang, perak untuk posisi dua, dan perunggu untuk posisi tiga); lima di antaranya berasal dari tim Jerman Barat yang bermain dalam Piala Dunia 1966-1974, termasuk Franz Beckenbauer, dan yang satu lagi adalah Franco Baresi dari Italia (1982, 1990, 1994).

Pencetak gol terbanyak secara keseluruhan dalam Piala Dunia adalah pemain Jerman Miroslav Klose (2002-2014), yang mencetak 16 gol secara keseluruhan. Pemain Brasil Ronaldo (1998-2006) berada di posisi kedua sebagai pencetak gol terbanyak, dengan total 15 gol.  Sedangkan di posisi ketiga adalah pemain Jerman Barat Gerd Müller (1970–1974), dengan total gol 14 secara keseluruhan. Di posisi keempat adalah pemain Perancis Just Fontaine, yang memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak dalam satu Piala Dunia; ke 13 golnya dicetak dalam Piala Dunia 1958. 

Mário Zagallo dari Brasil dan Franz Beckenbauer dari Jerman Barat adalah satu-satunya orang yang telah memenangkan Piala Dunia baik sebagai pemain ataupun sebagai pelatih. Zagallo menjuarai Piala Dunia bersama Brasil pada tahun 1958 dan 1962 sebagai pemain, dan pada 1970 sebagai pelatih.  Sedangkan Beckenbauer menang pada tahun 1974 sebagai kapten Jerman Barat dan pada 1990 sebagai pelatih.  Vittorio Pozzo dari Italia adalah satu-satunya pelatih yang pernah menjuarai dua Piala Dunia (1934 dan 1938).  Para pelatih Piala Dunia pada umumnya adalah penduduk asli negara yang mereka latih.

Secara keseluruhan, Jerman adalah tim yang paling sering bertanding dalam Piala Dunia, dengan total 99 pertandingan.  Sedangkan Brasil adalah tim dengan jumlah gol terbanyak, yakni 210 gol.  Kedua tim ini pernah bertemu dua kali dalam Piala Dunia, yakni dalam final Piala Dunia 2002 yang dimenangkan Brasil, dan semifinal Piala Dunia 2014 yang dimenangkan Jerman.

Pencetak Gol Terbanyak


Catatan: Pemain dengan huruf tebal bermain dalam Piala Dunia 2014.

Opera Snapshot_2018-07-01_231015_id.wikipedia.org

Partisipasi Indonesia  


Indonesia pernah berpartisipasi sekali dalam Piala Dunia FIFA 1938 dengan nama Hindia Belanda, dan tercatat sebagai negara Asia pertama yang masuk ke Piala Dunia. Dalam turnamen ini, Indonesia tersingkir di babak pertama setelah dikalahkan 0-6 oleh Hongaria.  Indonesia juga sempat mencalonkan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia FIFA 2022. Namun FIFA menolak pencalonan Indonesia pada tanggal 19 Maret 2010 karena tidak adanya dukungan tertulis dari pemerintah.

Catatan

a. ^ Tiga gelar, yakni pada tahun 1954, 1974, dan 1990 diraih oleh Jerman Barat, sedangkan Jerman menjuarai Piala Dunia 2014
b. ^ Sebelum 1998, karena sedikitnya tim dari konfederasi lain dan banyaknya tim Eropa yang berpartisipasi, beberapa tim Eropa berada dalam satu grup, misalnya pada Piala Dunia FIFA 1986 (Jerman Barat, Skotlandia, dan Denmark), 1990 (Italia, Cekoslowakia, dan Austria), serta pada 1994 (Italia, Republik Irlandia, dan Norwegia).
c. ^ Metode ini telah diterapkan sejak Piala Dunia FIFA 1986. Sebagai contoh, Argentina mengalahkan Peru 6-0 dalam Piala Dunia 1978 dan Jerman Barat mengalahkan Austria 1-0 dalam Piala Dunia 1982, sehingga tim yang memainkan pertandingan terakhir merasakan ketidakadilan karena telah mengetahui skor pertandingan sebelumnya, dan sekaligus telah mengetahui hasil mengenai tim mana yang akan lolos ke babak berikutnya. 
d. ^ FIFA menganggap bahwa tim nasional Rusia adalah penerus Uni Soviet, tim nasional Serbia sebagai penerus Yugoslavia/Serbia dan Montenegro, dan tim nasional Republik Cekosebagai penerus Cekoslowakia.
e. ^ Australia mengikuti kualifikasi pada tahun 2006 melalui zona Oseania, karena pada saat itu mereka adalah anggota OFC. Namun, pada tanggal 1 Januari 2006, Australia keluar dari OFC dan bergabung dengan AFC (zona Asia).

Harga Ayam Bangkok Asli 2018

Tentang Ayam Bangkok


Ciri-ciri Ayam Bangkok Asli

Ayam Bangkok asli ini memiliki ciri yang tidak dimiliki oleh ayam kebanyakan :

  • Memiliki bodi yang kuning
  • Lensa matanya yang berwarna kuning
  • Untuk postur tubuh ayam Bangkok yang satu ini adalah berbentuk tegap dan ini memang berfungsi untuk mengalahkan musuhnya dalam ajang adu ayam
  • Harga ayam Bangkok yang asli ini memiliki nilai jual yang tinggi

Harga-Ayam-Bangkok-Super

Daftar harga Ayam Bangkok dipasaran

Opera Snapshot_2018-06-17_232716_farmbos.com

Related Posts:

 

Source: farmbos

Cara Memberi Makanan Ayam Bangkok Yang Tepat

Cara memelihara Ayam Bangkok


Dalam pemberian pakan ayam Bangkok biasanya memiliki cara tersendiri seperti halnya kita sendiri dalam makan sehari – hari, ayam Bangkok juga perlu makanan pada porsi yang tepat dan waktu yang tepat agar ayam Bangkok bisa hidup sehat seperti apa yang kita inginkan. Jika anda menginginkan ayam aduan anda memiliki pukulan kuat dan daya tahan pukul kuat kita bisa dengan pemberian pakan yang tepat karena dengan pemberian pakan yang tepat pada ayam Bangkok insyaallah ayam Bangkok aduan kita bisa bagus.

Selain pemberian porsi makanan yang kita bahas selanjutnya ada juga waktu pemberian pakan juga yang tepat agar bisa menjadi ayam Bangkok yang super dan tentunya menjadi tangguh digelanggang. Biasanya dalam group facebook atau kaskus dan lain sebagainya seperti group papaji kediri, papaji jawa tengah dan papaji lainnya di group situ banyak pengguna / member yang menanyakan :

  1. Bagaimana cara memberi pakan ayam Bangkok yang tepat ?
  2. Kapan waktu pemberian pakan ayam Bangkok yang benar ?
  3. Pakan atau makanan apa saja yang bisa membuat ayam Bangkok menjadi tangguh dan kuat ?

Pertanyaan seperti itulah yang sering muncul di berbagai group mulai dari facebook, ig , twitt, kaskus dan lain sebagainya maka dari itu pada kesempatan ini saya akan berbagi sedikit tentang Cara Memberi Makanan Ayam Bangkok Yang Tepat Sebagai berikut :

1.    Waktu memberi  Makanan Ayam Bangkok

Ada beberapa penghobi ayam Bangkok yang bertanya dengan pertanyaan seperti ini, apakah ada waktu khusus dalam pemberian pakan ayam bangkok?

Ya saya jawab begini, pada intinya pemberian makan ayam Bangkok tidak ada waktu khusus ya, tetapi alangkah baiknya pemberian pakan ayam Bangkok diberikan pada waktu yang tepat seperti orang makan pada jamnya, pagi jam 06 : 00 dan siang pada jam 12 : 00 dan sore jam 17 : 00 , tapi biasanya orang memberi pakan jam siang tidak ada hanya jam pagi dan sore kalau pun sore usahakan sore kalau ayam Bangkok mau tidur karena pada saat itu ayam Bangkok tidak mengeluarkan banyak energi jadi ayam Bangkok bisa lebih cepat besar dan gemuk.

2.    Porsi Makanan Ayam Bangkok

Porsi makanan ayam Bangkok sangat perlu kita tahui bahwa jangan sampai memberikan porsi yang salah karena dapat menyebabkan ayam Bangkok bisa menjadi kurus kalau bisa lebih banyak dari pada porsinya, jika ayam Bangkok anda memiliki tubuh berat 4 kg anda bisa memberikan pakan dengan berat 200-250 gram/sekali makan jadi bisa anda aplikasikan apa saja dan bisa anda takar atau mengira – ngira sudah cukupkah.

3.    Makanan Apa Saja Yang TEPAT

Makanan apa saja yang tepat untuk ayam Bangkok ? banyak sekali karena ayam Bangkok mempunyai jenis makanan yang sangat banyak sekali yang dia sukai contohnya saja nasi aking, nasi kemaren, nasi, jagung, sayur bisa busuk atau tidak, voer, dan lain sebagainya.

Terus bagaimana cara pemberian makanan yang tepat ?

  • Begini jika anda menginginkan ayam Bangkok anda terlahir atau mempunyai daya pukul yang kuat bisa anda beri jenis makanan yang  berkalsium dan berkarbohidrat contoh nya seperti susu, jagung dan voer yang berkalsium 592 – 594 / jenis Voer ayam aduan.
  • Lalu untuk agar ayam Bangkok mejadi besar dan gemuk bisa diberi nasi yang banyak dan Voer 511 yang banyak juga. Jika ayam Bangkok sedang bisa anda berikan setengah dan setengah.

Semoga bermanfaat bagi para pehoki Ayam di Indonesia.

Sumber: CahTernak

 

Cara Membedakan Ayam Bangkok Asli F1 dengan Palsu

Cara Membedakan Ayam Bangkok Asli F1 dengan Palsu (Silangan)


Ayam Bangkok Asli atau F1 sangatlah menjadi para inceran pebotoh, karena ayam bangkok yang asli akan memiliki keistimewaan sendiri dibandingkan ayam Bangkok yang palsu.

Walaupun keturunan ayam Bangkok tetapi sangatlah berbeda dengan ayam Bangkok yang asli, biasanya ayam Bangkok asli harus import dulu dari negara thailand karena ayam bangkok berasal dari negara thailand.

Harga ayam Bangkok juga mahal dibandingkan dengan ayam Bangkok yang sudah F2, F3, F4 dan seterusnya.

Ciri-ciri ayam Bangkok asli dan yang sudah silangan juga dapat diketahui dengan beberapa cara. Jadi misalnya anda bingung mencari ayam Bangkok asli cara dibawah ini bisa anda jadikan referensi atau tuntunan dalam memilih ayam bangkok.

Tidak semua ayam Bangkok asli didatangkan langsung dari Thailand, dan jangan percaya juga dengan penjual yang selalu mengunggulkan ayamnya kepada anda.

Jika anda memang ragu dalam memilih ayam Bangkok dipenjual anda bisa mencoba dengan beberapa tips yang saya coba dibawah ini.

Berikut ini perbedaan dari ayam Bangkok yang asli F1 dengan palsu (Silangan) :

Petarungan Ayam | Gaya Tarung

Ayam Bangkok yang memiliki ciri khusus cara betarung sendiri, ayam Bangkok asli yang benar-benar asli tidak lah mempunyai gaya betarung solah lari, benar solah tetapi ayam bangkok asli tidak pernah mempunyai solah lari. Karena ayam Bangkok asli mempunyai mental yang kuat dibandingkan dengan mental ayam Lokal atau Indonesia yang tidak punya nyali kuat sampai mati, para pehobi sudah banyak yang mengenali gaya ini.

Ayam Bangkok mempunyai teknik kunci, sikap sayap, kontrol yang sangat bagus. Dibandingkan dengan ayam biasanya, ayam Bangkok memiliki kontrol sangat bagus tidak sembarangan dan pukulannya selalu akurat tidak grusa grusu, santai dan tepat sasaran pada lawan.

Mental Ayam

Yang menjadikan ayam Bangkok selalu menang tidak hanya kuat dan tahan pukul saja, tetapi pembuktian pehobi ayam memang benar, bahwa ayam Bangkok asli memiliki mental yang sangat kuat. Mungkin karena dia besar berotot menjadikan ayam tersebut memiliki mental yang kuat. Buktinya ayam Bangkok ini masih kecil melawan ayam lokal yang sudah lumayan besar belum betarung saja ayam lokal kadang lari kalau dia down turun (ayam Lokal). Buktikan saja tapi jika benar ingin mencoba lakukan ayam yang mempunyai postur dan umur sama, jadi jangan ayam Bangkok kecil dan ayam Lokal sudah berumur, itu sama saja mematikan ayammu sendiri.

Tulang Ayam 

ayam bangkok betina asli

Ayam Bangkok memiliki struktur tulang yang berbeda sekali dengan ayam Lokal, ayam Bangkok asli akan memiliki tulang yang besar dan kokoh silahkan buktikan saja anda tekan tulang ayam Bangkok asli dengan ayam Lokal pasti sangat berbeda sekali tulangnya. Agar lebih tahu lagi silahkan cara ini praktikan dengan menekan tulang dada ayam Bangkok dengan ayam Lokal dan rasakan mana yang lebih keras? Cara ini untuk membuktikannya jika ayam Bangkok sudah berumur minimal lancuran atau diusia 4-7 tahun keatas.

Warna Ayam

ayam bangkok f1

Ayam Bangkok jenis F1 memiliki ciri-ciri yang sangat bervariasi termasuk warna bulu, warna bulu pada ayam Bangkok yang berada pada pangkal bulu atau dekat kulit berwarna kuning-kekuningan. Jadi jangan salah kalau ayam Bangkok asli memiliki ciri tersebut. Karena banyak orang  beranggapan bahwa bulu ayam Bangkok asli akan bewarna mengkilap cara itu salah banget. Karena rawis atau bulu ayam Bangkok yang mengkilap tidak hanya di ayam Bangkok saja tetapi ada dibeberapa ayam lainnya.

Sekian dari artikel Cara Membedakan Ayam Bangkok Asli F1 dengan Palsu (silangan) yang telah banyak orang gunakan, semoga dapat bermanfaat untuk anda semua.

Mudah-mudahan artikel  ini menjadi segudang manfaat bagi anda semuanya.

Sumber: CahTernak