Agar Si Dia Orgasme


24 Juli 2013

KHUSUS PASUTRI-NEW

Agar Si Dia Orgasme

everydaytemptations

Suatu studi yang diterbitkan di Journal of Sex and Marital Therapy, menyebutkan bahwa 60% wanita menganggap foreplay sebagai tahapan seks favorit mereka. Begitu juga hasil survei Men’s Health terhadap 1900 wanita, diketahui 68% dari mereka menyebutkan bahwa foreplay yang seru sangatlah penting–atau bahkan vital– agar mereka bisa orgasme. Coba Anda buktikan dengan 3 priorotas ini:

kiss5_022811012422

Jernihkan Pikiran si Dia

Foreplay dimulai berjam-jam sebelum Anda mulai menciumi tulang selangkanya atau melepas pakaian di ruang tengah. Singkirkan hal-hal yang membuyarkan konsentrasinya. Kinsey Institute menemukan bahwa salah satu turn-off terbesar bagi wanita adalah menemukan sesuatu yang berantakan atau kotor di dalam rumah. Dia akan berpikir tentang daftar pekerjaan rumah-tangga, dan Anda tidak akan menjadi salah satu prioritas dalam daftar tersebut.

Patut diingat, sedikit berinisiatif untuk beres-beres “sukarela” bukanlah jaminan Anda akan mendapat ‘jatah’, terutama tanpa komponen yang paling penting: Membuat pasangan Anda merasa disayangi dan dihargai.

Kombinasikan

Variasi sangatlah penting untuk klimaks. Teknik berhubungan seks bukan hanya senggama penis dan vagina, namun juga meliputi masturbasi dengan pasangan, banyaknya ciuman yang mendalam dan sensual, bermain dengan payudara, bermain dengan sex toys, seks manual, seks oral, dan masih banyak lagi.

Yang penting di sini adalah semakin lama Anda menghabiskan waktu menikmati variasi seks dengan pasangan, semakin besar peluang dia mengalami orgasme.

Luangkan Waktu dan Manfaatkan Sebaik-baiknya

Baik pria dan wanita menginginkan foreplay lebih banyak dibanding yang biasanya mereka dapatkan. Umumnya, mereka haus bercumbu selama 18 menit sebelum penetrasi, demikian menurut satu studi yang diterbitkan tahun 2004 di Journal of Sex Research.

Sayangnya, 59% wanita dalam survei Men’s Health mengatakan bahwa foreplay dengan pasangan mereka saat ini berlangsung tidak lebih dari 10 menit. Tidak begitu bagus. Mengulur foreplay akan membangun ketegangan, dan menghabiskan waktu dalam foreplay juga memberi kesempatan pada tubuh si Dia untuk meningkatkan produksi pelumas alami.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.