Basuki Tjahaja Purnama – Wakil Gubernur DKI 2012-2017

Basuki Tjahaja Purnama – Wakil Gubernur DKI 2012-2017


Basuki Tjahaja Purnama

Wakil_Gubernur_DKI_Basuki_TP
Wakil Gubernur DKI Jakarta
Petahana
Mulai menjabat

15 Oktober 2012

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Gubernur Joko Widodo
Didahului oleh Prijanto
Anggota DPR-RI Fraksi Golkar
Masa jabatan

1 Oktober 2009 – 26 April 2012

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Bupati Belitung Timur ke-3
Masa jabatan

3 Agustus 2005 – 22 Desember 2006

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Gubernur Hudarni Rani
Wakil Khairul Efendi
Didahului oleh Usman Saleh
Digantikan oleh Khairul Efendi

Anggota DPRD Belitung Timur Fraksi PPIB

Masa jabatan

2004–2005

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Gubernur Hudarni Rani

Informasi Pribadi

Lahir 29 Juni 1966 (umur 47)

Bendera Indonesia Manggar, Belitung Timur

Kebangsaan Indonesia
Partai politik PPIB (2004-2008)

Golongan Karya (2008-2012)

Gerindra (2012-sekarang)

Suami/istri Veronica Tan, S.T.
Anak Nicholas (1998)

Nathania (2001)

Daud Albeenner (2006)

Alma mater Universitas Trisakti
Agama Kristen Protestan
Situs web ahokorg

Ir. Basuki Tjahaja Purnama, MM (EYD: Basuki Cahaya Purnama, nama Tionghoa: Zhōng Wànxié / 钟万勰) (lahir di Manggar, Belitung Timur, 29 Juni 1966; umur 47 tahun), atau paling dikenal dengan panggilan Hakka Ahok, adalah Wakil Gubernur DKI Jakarta dari 15 Oktober 2012 yang mendampingi Gubernur Joko Widodo.

Sebelumnya Ahok merupakan anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat periode 2009-2014 dari Partai Golkar namun mengundurkan diri pada 2012 setelah mencalonkan diri sebagai wakil gubernur DKI Jakarta untuk Pemilukada 2012. Dia pernah pula menjabat sebagai Bupati Belitung Timur periode 2005-2006. Ia merupakan etnis Tionghoa pertama yang menjadi Bupati Kabupaten Belitung Timur, yang populer sebutan masyarakat setempat dengan singkatan Kabupaten Beltim.

Pada tahun 2012, ia mencalonkan diri sebagai wakil gubernur DKI berpasangan dengan Joko Widodo, wali kota Solo. Basuki juga merupakan kakak kandung dari dr. Basuri Tjahaja Purnama, M.Gizi.Sp.GK., Bupati Kabupaten Belitung Timur (Beltim) periode 2010-2015.

Dalam pemilihan gubernur Jakarta 2012, mereka memenangkan pemilu dengan presentase 53,82% suara. Pasangan ini dicalonkan oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Masa Kecil

Basuki adalah putra pertama dari Alm. Indra Tjahaja Purnama (Zhong Kim Nam) dan Buniarti Ningsing (Bun Nen Caw). Ia memiliki tiga orang adik, yaitu dr. Basuri Tjahaja Purnama, M.Gizi.Sp.GK. (dokter PNS dan Bupati di Kabupaten Belitung Timur), Fifi Lety, S.H., L.L.M. (praktisi hukum), Harry Basuki, M.B.A. (praktisi dan konsultan bidang pariwisata dan perhotelan). Keluarganya adalah keturunan Tionghoa-Indonesia dari suku Hakka (Kejia).

Masa kecil Basuki lebih banyak dihabiskan di Desa Gantung, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, hingga selesai menamatkan pendidikan sekolah menengah tingkat pertama. Setamat dari sekolah menengah pertama, ia melanjutkan sekolahnya di Jakarta. Sekalipun demikian, ia selalu berlibur ke kampung halaman.

Pendidikan dan Dunia Bisnis

Basuki melanjutkan sekolah menengah atas dan perguruan tinggi di Jakarta dengan memilih Fakultas Teknologi Mineral jurusan Teknik Geologi Universitas Trisakti. Setelah menamatkan pendidikannya dan mendapat gelar Insinyur Geologi pada tahun 1989, Basuki pulang kampung dan menetap di Belitung serta mendirikan perusahaan CV Panda yang bergerak di bidang kontraktor pertambangan PT Timah.

Dua tahun kemudian, Basuki memutuskan kuliah S-2 dan mengambil bidang manajemen keuangan di Sekolah Tinggi Manajemen Prasetiya Mulya Jakarta. Gelar Magister Manajemen (M.M.) diraihnya, dan kemudian ia bekerja di PT Simaxindo Primadaya di Jakarta. Perusahaan ini bergerak di bidang kontraktor pembangunan pembangkit listrik. Ia menjabat sebagai staf direksi bidang analisa biaya dan keuangan proyek.

Pada 1992 Basuki mendirikan PT Nurindra Ekapersada sebagai persiapan membangun pabrik Gravel Pack Sand (GPS) pada tahun 1995. Pada tahun 1995, Basuki memutuskan berhenti bekerja di PT Simaxindo Primadaya. Ia kemudian mendirikan pabrik di Dusun Burung Mandi, Desa Mengkubang, Kecamatan Manggar, Belitung Timur. Pabrik pengolahan pasir kuarsa tersebut adalah yang pertama dibangun di Pulau Belitung, dan memanfaatkan teknologi Amerika dan Jerman. Lokasi pembangunan pabrik ini adalah cikal bakal tumbuhnya kawasan industri dan pelabuhan samudra, dengan nama Kawasan Industri Air Kelik (KIAK).

Pada akhir tahun 2004, seorang investor Korea berhasil diyakinkan untuk membangun Tin Smelter (peleburan bijih timah) di KIAK. Investor asing tersebut tertarik dengan konsep yang disepakati untuk menyediakan fasilitas komplek pabrik maupun pergudangan lengkap dengan pelabuhan bertaraf internasional di KIAK.

Karier, Sosial dan Politik

Poster kampanye Jokowi dan Basuki
Poster kampanye Jokowi dan Basuki

Pada tahun 2004 Basuki terjun ke dunia politik dan bergabung di bawah bendera Partai Perhimpunan Indonesia Baru (Partai PIB) sebagai ketua DPC Partai PIB Kabupaten Belitung Timur. Pada pemilu 2004 ia mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dan terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Belitung Timur periode 2004-2009. Partai PIB adalah partai politik yang didirikan oleh Alm. Sjahrir.

Pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Belitung Timur Tahun 2005, Basuki berpasangan dengan Khairul Effendi, B.Sc. dari Partai Nasional Banteng Kemerdekaan (PNBK) ikut sebagai calon Bupati-Wakil Bupati Belitung Timur periode 2005-2010. Dengan mengantongi suara 37,13 persen pasangan ini terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Belitung Timur definitif pertama. Pasangan Basuki-Khairul ini unggul di Kabupaten Belitung Timur yang menjadi lumbung suara Partai Bulan Bintang (PBB) pada pemilu legislatif tahun 2004 lalu. Basuki kemudian mengajukan pengunduran dirinya pada 11 Desember 2006 untuk maju dalam Pilgub Bangka Belitung 2007. Pada 22 Desember 2006, ia resmi menyerahkan jabatannya kepada wakilnya, Khairul Effendi.

Di pilkada Gubernur Babel tahun 2007, Basuki mengambil bagian menjadi kandidat calon Gubernur. Mantan Presiden K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mendukung Basuki untuk menjadi Gubernur Bangka Belitung dan ikut berkampanye untuknya. Gus Dur menyatakan bahwa “Ahok sudah melaksanakan program terbaik ketika memimpin Kabupaten Belitung Timur dengan membebaskan biaya kesehatan kepada seluruh warganya”. Namun dalam pemilihan tersebut ia dikalahkan oleh Eko Maulana Ali.

Pada 2008, ia menulis buku biografi berjudul “Merubah Indonesia“.

Pada tahun 2012, Basuki mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta berpasangan dengan Joko Widodo.

Penghargaan

Basuki memperoleh penghargaan sebagai Tokoh Anti Korupsi dari unsur penyelenggara negara dari Gerakan Tiga Pilar Kemitraan, yang terdiri dari Masyarakat Transparansi Indonesia, KADIN dan Kementerian Negara Pemberdayaan Aparatur Negara, pada tanggal 1 Februari 2007. Ia dinilai berhasil menekan semangat korupsi pejabat pemerintah daerah, antara lain dengan tindakannya mengalihkan tunjangan bagi pejabat pemerintah untuk kepentingan rakyat, yaitu untuk penyelenggaraan pelayanan kesehatan dan pendidikan gratis bagi masyarakat Belitung Timur.

Ia juga terpilih menjadi salah seorang dari 10 tokoh yang mengubah Indonesia, yang dipilih oleh Tempo.

Anugerah Seputar Indonesia (ASI) 2013 memberikan beliau gelar Tokoh Kontroversial.

Keluarga

Basuki menikah dengan Veronica, S.T. kelahiran Medan, Sumatera Utara, dan dikaruniai 3 orang putra-putri bernama Nicholas, Nathania, dan Daud Albeenner.

Ir. H. Joko Widodo – Gubernur DKI 2012-2017

Joko Widodo – Gubernur DKI 2012-2017


Ir. H. Joko Widodo

Jokowi Gubernur_DKI_Jokowi

Gubernur DKI Jakarta ke-16

Petahana

Mulai Menjabat 15 Oktober 2012
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Wakil Basuki Tjahaja Purnama
Didahului oleh Fauzi Bowo

Fadjar Panjaitan (Pelaksana Tugas)

Wali Kota Surakarta ke-16

Masa Jabatan

28 Juli 2005 – 1 Oktober 2012

Penguasa monarki Pakubuwana XIII
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Gubernur Mardiyanto

Ali Mufiz

Bibit Waluyo

Wakil F.X. Hadi Rudyatmo
Didahului oleh Slamet Suryanto
Digantikan oleh F.X. Hadi Rudyatmo

Informasi Pribadi

Lahir 21 Juni 1961

Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia

Kebangsaan Indonesia
Partai politik PDI Perjuangan
Suami/istri Ny. Hj. Iriana Joko Widodo
Anak Gibran Rakabuming Raka

Kahiyang Ayu

Kaesang Pangarep

Alma mater Universitas Gadjah Mada
Pekerjaan Pengusaha
Agama Islam

Ir. H. Joko Widodo (lahir di Surakarta, 21 Juni 1961; umur 52 tahun), atau yang lebih akrab dipanggil Jokowi, adalah Gubernur DKI Jakarta terhitung sejak tanggal 15 Oktober 2012.

Ia merupakan Gubernur ke-17 yang memimpin ibu kota Indonesia.

Sebelumnya, Jokowi menjabat Wali Kota Surakarta (Solo) selama dua periode, 2005-2010 dan 2010-2015, namun baru 2 tahun menjalani periode keduanya, ia mendapat amanat dari warga Jakarta untuk memimpin Ibukota Negara. Dalam masa jabatannya di Solo, ia didampingi F.X. Hadi Rudyatmo sebagai wakil walikota. Ia dicalonkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Masa Kecil

Joko Widodo lahir dari pasangan Noto Mihardjo dan Sujiatmi Notomiharjo. Dengan kesulitan hidup yang dialami, ia terpaksa berdagang, mengojek payung, dan jadi kuli panggul untuk mencari sendiri keperluan sekolah dan uang jajan. Saat anak-anak lain ke sekolah dengan sepeda, ia memilih untuk tetap berjalan kaki. Mewarisi keahlian bertukang kayu dari ayahnya, ia mulai pekerjaan menggergaji di umur 12 tahun. Penggusuran yang dialaminya sebanyak tiga kali di masa kecil mempengaruhi cara berpikirnya dan kepemimpinannya kelak setelah menjadi Walikota Surakarta saat harus menertibkan pemukiman warga.

Masa Kuliah dan Berwirausaha

Dengan performa akademis yang dimiliki, ia diterima di Jurusan Kehutanan, Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada. Kesempatan ini dimanfaatkannya untuk belajar struktur kayu, pemanfaatan, dan teknologinya.

Selepas kuliah, ia bekerja di BUMN, namun tak lama memutuskan keluar dan memulai usaha dengan menjaminkan rumah kecil satu-satunya, dan akhirnya berkembang sehingga membawanya bertemu Micl Romaknan, yang akhirnya memberinya panggilan yang populer hingga kini, Jokowi. Dengan kejujuran dan kerja kerasnya, ia mendapat kepercayaan dan bisa berkeliling Eropa yang membuka matanya. Pengaturan kota yang baik di Eropa menjadi inspirasinya untuk diterapkan di Solo dan menginspirasinya untuk memasuki dunia politik. Ia ingin menerapkan kepemimpinan manusiawi dan mewujudkan kota yang bersahabat untuk penghuninya.

Karier Politik

Wali Kota Surakarta

Dengan berbagai pengalaman di masa muda, ia mengembangkan Solo yang buruk penataannya dan berbagai penolakan masyarakat untuk ditertibkan. Di bawah kepemimpinannya, Solo mengalami perubahan dan menjadi kajian di universitas luar negeri.

Rebranding Solo

Branding untuk kota Solo dilakukan dengan menyetujui slogan Kota Solo yaitu “Solo: The Spirit of Java“. Langkah yang dilakukannya cukup progresif untuk ukuran kota-kota di Jawa: ia mampu merelokasi pedagang barang bekas di Taman Banjarsari hampir tanpa gejolak untuk merevitalisasi fungsi lahan hijau terbuka, memberi syarat pada investor untuk mau memikirkan kepentingan publik, melakukan komunikasi langsung rutin dan terbuka (disiarkan oleh televisi lokal) dengan masyarakat. Taman Balekambang, yang terlantar semenjak ditinggalkan oleh pengelolanya, dijadikannya taman. Jokowi juga tak segan menampik investor yang tidak setuju dengan prinsip kepemimpinannya. Sebagai tindak lanjut branding ia mengajukan Surakarta untuk menjadi anggota Organisasi Kota-kota Warisan Dunia dan diterima pada tahun 2006. Langkahnya berlanjut dengan keberhasilan Surakarta menjadi tuan rumah Konferensi organisasi tersebut pada bulan Oktober 2008 ini. Pada tahun 2007 Surakarta juga telah menjadi tuan rumah Festival Musik Dunia (FMD) yang diadakan di kompleks Benteng Vastenburg yang terancam digusur untuk dijadikan pusat bisnis dan perbelanjaan. FMD pada tahun 2008 diselenggarakan di komplek Istana Mangkunegaran.

Mendamaikan Keraton Surakarta

Pada tanggal 11 Juni 2004, Paku Buwono XII wafat tanpa sempat menunjuk permaisuri maupun putera mahkota, sehingga terjadi pertentangan antara kedua putranya, Sampeyan Dalem Ingkang Sinuwun Kanjeng Susuhunan (SDISKS) Paku Buwono XIII dan Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Panembahan Agung Tedjowulan. Selama tujuh tahun ada dua raja yang ditunjuk oleh kedua pihak di dalam satu Keraton.

Konflik ini akhirnya mendorong campur tangan pemerintah Republik Indonesia dengan menawarkan dualisme kepemimpinan, dengan Paku Buwono XIII sebagai Raja dan KGPH Panembahan Agung Tedjowulan sebagai wakil atau Mahapatih. Penandatanganan kesepahaman ini didukung oleh empat perwakilan menteri, yaitu Menteri Dalam Negeri, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Pekerjaan Umum serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Namun konflik belum selesai karena beberapa keluarga keraton masih menolak penyatuan ini.

Puncaknya adalah penolakan atas Raja dan Mahapatih untuk memasuki Keraton pada tanggal 25 Mei 2012. Keduanya dicegat di pintu utama Keraton di Korikamandoengan. Jokowi akhirnya berperan menyatukan kembali perpecahan ini setelah delapan bulan menemui satu per satu pihak keraton yang terlibat dalam pertentangan. Pada tanggal 4 Juni 2012 akhirnya Ketua DPR Marzuki Alie menyatakan berakhirnya konflik Keraton Surakarta yang didukung oleh pernyataan kesediaan melepas gelar oleh Panembahan Agung Tedjowulan, serta kesiapan kedua keluarga untuk melakukan rekonsiliasi.

Penghargaan

Atas prestasinya, oleh Majalah Tempo, Joko Widodo terpilih menjadi salah satu dari “10 Tokoh 2008”. Kebetulan di majalah yang sama pula, Basuki Tjahaja Purnama, atau akrab dengan panggilan Ahok pernah terpilih pula dalam “10 Tokoh 2006” atas jasanya memperbaiki layanan kesehatan dan pendidikan di Belitung Timur. Ahok kemudian akan menjadi pendampingnya di Pilgub DKI tahun 2012.

Pada tanggal 12 Agustus 2011, ia juga mendapat penghargaan Bintang Jasa Utama untuk prestasinya sebagai kepala daerah mengabdikan diri kepada rakyat. Bintang Jasa Utama ini adalah penghargaan tertinggi yang diberikan kepada warga negara sipil.

Gubernur Jakarta

Suasana di posko pemenangan Jokowi di Jalan Borobudur 22
Suasana di posko pemenangan Jokowi di Jalan Borobudur 22

Jokowi diminta secara pribadi oleh Jusuf Kalla untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta pada Pilgub DKI tahun 2012. Karena merupakan kader PDI Perjuangan, maka Jusuf Kalla meminta dukungan dari Megawati Soekarnoputri, yang awalnya terlihat masih ragu. Sebagai wakil, Basuki T Purnama yang saat itu menjadi anggota DPR dicalonkan mendampingi Jokowi dengan pindah ke Gerindra karena Golkar telah sepakat mendukung Alex Noerdin sebagai Calon Gubernur.

Pasangan ini awalnya tidak diunggulkan. Hal ini terlihat dari klaim calon petahana yang diperkuat oleh Lingkaran Survei Indonesia bahwa pasangan Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli akan memenangkan pilkada dalam satu putaran. Selain itu, PKS yang meraup lebih dari 42 persen suara untuk Adang Daradjatun di pilkada 2007 juga mengusung Hidayat Nur Wahid yang sudah dikenal rakyat sebagai Ketua MPR RI periode 2004-2009. Dibandingkan dengan partai lainnya, PDIP dan Gerindra hanya mendapat masing-masing hanya 11 dan 6 kursi dari total 94 kursi, jika dibandingkan dengan 32 kursi milik Partai Demokrat untuk Fauzi Bowo, serta 18 Kursi milik PKS untuk Hidayat Nur Wahid. Namun LP3ES sudah memprediksi bahwa Jokowi dan Fauzi Bowo akan bertemu di putaran dua.

Hitung cepat yang dilakukan sejumlah lembaga survei pada hari pemilihan, 11 Juli 2012 dan sehari setelah itu, memperlihatkan Jokowi memimpin, dengan Fauzi Bowo di posisi kedua. Pasangan ini berbalik diunggulkan memenangi pemilukada DKI 2012 karena kedekatan Jokowi dengan Hidayat Nur Wahid saat pilkada Walikota Solo 2010 serta pendukung Faisal Basri dan Alex Noerdin dari hasil survei cenderung beralih kepadanya.

Pilkada 2012 Putaran Kedua

Jokowi berusaha menghubungi dan mengunjungi seluruh calon, termasuk Fauzi Bowo, namun hanya berhasil bersilaturahmi dengan Hidayat Nur Wahid dan memunculkan spekulasi adanya koalisi di putaran kedua. Setelahnya, Fauzi Bowo juga bertemu dengan Hidayat Nur Wahid.

Namun keadaan berbalik setelah partai-partai pendukung calon lainnya di putaran pertama, malah menyatakan dukungan kepada Fauzi Bowo. Hubungan Jokowi dengan PKS juga memburuk dengan adanya tudingan bahwa tim sukses Jokowi memunculkan isu mahar politik Rp 50 miliar. PKS meminta isu ini dihentikan, sementara tim sukses Jokowi menolak tudingan menyebutkan angka imbalan tersebut. Kondisi kehilangan potensi dukungan dari partai-partai besar diklaim Jokowi sebagai fenomena “Koalisi Rakyat melawan Koalisi Partai”. Klaim ini dibantah pihak Partai Demokrat karena PDI Perjuangan dan Gerindra tetap merupakan partai politik yang mendukung Jokowi, tidak seperti Faisal Basri dan Hendrardji yang merupakan calon independen. Jokowi akhirnya mendapat dukungan dari tokoh-tokoh penting seperti Misbakhun dari PKS, Jusuf Kalla dari Partai Golkar, Indra J Piliang dari Partai Golkar, serta Romo Heri yang merupakan adik ipar Fauzi Bowo.

Pertarungan politik juga merambah ke dunia media sosial dengan peluncuran Jasmev, pembentukan media center, serta pemanfaatan media baru dalam kampanye politik seperti Youtube. Pihak Fauzi Bowo menyatakan juga ikut turun ke media sosial, namun mengakui kelebihan tim sukses dan pendukung Jokowi di kanal ini.

Putaran kedua juga diwarnai berbagai tudingan kampanye hitam, yang antara lain berkisar dalam isu SARA, isu kebakaran yang disengaja, korupsi, dan politik transaksional.

Menjelang putaran kedua, berbagai survei kembali bermunculan yang memprediksi kemenangan Jokowi, antara lain 36,74% melawan 29,47% oleh SSSG, 72,48% melawan 27,52% oleh INES, 45,13% melawan 37,53% dalam survei elektabilitas oleh IndoBarometer, 45,6% melawan 44,7% oleh Lembaga Survei Indonesia.

Setelah pemungutan suara putaran kedua, hasil penghitungan cepat Lembaga Survei Indonesia memperlihatkan pasangan Jokowi – Ahok sebagai pemenang dengan 53,81%. Sementara rivalnya, Fauzi BowoNachrowi Ramli mendapat 46,19%. Hasil serupa juga diperoleh oleh Quick Count IndoBarometer 54.24% melawan 45.76%, dan lima stasiun TV. Perkiraan sementara oleh metode Quick Count diperkuat oleh Real Count PDI Perjuangan dengan hasil 54,02% melawan 45,98%, Cyrus Network sebesar 54,72% melawan 45,25%. Dan akhirnya pada 29 September 2012, KPUD DKI Jakarta menetapkan pasangan Jokowi – Ahok sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI yang baru untuk masa bakti 2012-2017 menggantikan Fauzi BowoPrijanto.

Pasca Pilkada 2012

Setelah resmi menang di perhitungan suara, Jokowi masih diterpa isu upaya menghalangi pengunduran dirinya oleh DPRD Surakarta., namun dibantah oleh DPRD. Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi juga menyatakan akan turun tangan jika masalah ini terjadi, karena pengangkatan Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta tidak dianggap melanggar aturan mana pun jika pada saat mendaftar sebagai Calon Gubernur sudah menyatakan siap mengundurkan diri dari jabatan sebelumnya jika terpilih, dan benar-benar mengundurkan diri setelah terpilih. Namun setelahnya, DPR merencanakan perubahan terhadap Undang-Undang No 34 tahun 2004, sehingga setalah Jokowi, kepala daerah yang mencalonkan diri di daerah lain, harus terlebih dahulu mengundurkan diri dari jabatannya pada saat mendaftarkan diri sebagai calon.

Atas alasan administrasi terkait pengunduran diri sebagai Walikota Surakarta dan masa jabatan Fauzi Bowo yang belum berakhir, pelantikan Jokowi tertunda dari jadwal awal 7 Oktober 2012 menjadi 15 Oktober 2012. Acara pelantikan diwarnai perdebatan mengenai biaya karena adanya pernyataan Jokowi yang menginginkan biaya pelantikan yang sederhana. DPRD kemudian menurunkan biaya pelantikan menjadi Rp 550 juta, dari awalnya dianggarkan Rp 1,05 Miliar dalam Perubahan ABPD. Acara pelantikan juga diramaikan oleh pedagang kaki lima yang menggratiskan dagangannya.

Sehari usai pelantikan, Jokowi langsung dijadwalkan melakukan kunjungan ke masyarakat.

Protes Serikat Buruh Atas UMP

Selanjutnya, pada 24 Oktober 2012 yang lalu, terjadi unjuk rasa di Balaikota yang dilakukan sekumpulan buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia. . Awalnya buruh menuntut kenaikan UMP menjadi Rp 2,79 Juta, yang ditanggapi ajakan dialog oleh Basuki Tjahaja Purnama dengan perwakilan buruh. Akhirnya disepakati penggunaan angka survei Kecukupan Hidup Layak bulan terakhir, dari sebelumnya yang dirata-rata dari data Februari 2012 hingga Oktober 2012, serta berbagai poin lainnya sehingga menjadi 13 kesepakatan.

Jokowi kemudian menyerahkan penghitungan UMP yang layak kepada Dewan Pengupahan yang awalnya memunculkan rekomendasi angka Rp1,9Juta. Namun sidang ini diganggu oleh tindakan buruh yang memanggil kembali perwakilannya, sehingga angka ini baru mewakili kepentingan pengusaha. . Akhirnya disepakati oleh berbagai pihak bahwa Upah Minimum Provinsi sebesar Rp 2,2 Juta yang kemudian ditetapkan oleh Dewan Pengupahan.

Jokowi melakukan berbagai konsultasi, termasuk dengan Menakertrans Muhaimin Iskandar, Gubernur Banten, dan Gubernur Jawa Barat untuk menentukan UMP yang tepat bagi buruh di DKI Jakarta agar tidak mengalami ketimpangan dengan daerah penyangga, namun masih layak untuk dinikmati pekerja.

Penetapan UMP oleh Jokowi masih menunggu adanya kesepakatan Pengusaha dan Buruh, dan ditambahi alasan “Menunggu Hari Baik”. Sehingga hingga 18 November 2012, UMP yang berlaku masih sebesar Rp 1,5 Juta.

Ir. H. Joko Widodo Biodata

Jokowi . Biodata


Jokowi

Gubernur DKI Jakarta 2012-2017

Joko Widodo

  • Ir. H. Joko Widodo, atau yang lebih akrab dipanggil Jokowi
  • Gubernur DKI Jakarta terhitung sejak tanggal 15 Oktober 2012.
  • Ia merupakan gubernur ke-17 yang memimpin ibu kota Indonesia. Wikipedia
  • Lahir: 21 Juni 1961 (52 tahun), Kota Surakarta, Indonesia
  • Pendidikan Akhir: Universitas Gadjah Mada (1985)
  • Partai: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
  • Pasangan: Iriana Joko Widodo
  • Anak: Kaesang Pangarep, Kahiyang Ayu, Gibran Rakabuming Raka
  • Nama Panggilan: Jokowi
  • Agama: Islam
  • Akun Twitter: at jokowi_do2
  • Pekerjaan Sebelumnya:
    • Walikota Surakarta (Solo)
    • Pegawai BUMN
  • Riwayat Akademis:
    • SDN 111 Tirtoyoso Solo
    • SMPN 1 Solo
    • SMAN 6 Solo
    • Jurusan Kehutanan, Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada

Daftar Alamat dan Nomor Telepon Pengacara

Daftar Alamat dan Nomor Telepon Pengacara

ANANGGA W. ROOSDIONO
  • Mashil Tower Lt 17 Jl Sudirman Kav 25
  • Telp (021) 5229765
  • Faks (021) 5229752-3
ALFRED SIMANJUNTAK
  • Fountain Park Apartment Lantai 2, unit 2A Jl Raya Pasar Minggu
  • Telp (021) 7944706, 7947334
  • Faks (021) 7944706
ALFONSO R.M. NAPITUPULU
  • Gedung Menara Duta Lt 3 Jl HR Rasuna Said Kav B-9
  • Telp (021) 512602
ALEX R. WANGGE
  • The Landmark Center Lt 27 Jl Jend Sudirman 1
  • Telp (021) 5700395-6
  • Faks (021) 5700399,5209434
AJI NURHADIAN
  • Mashil Tower Lt 17 Jl Jend.Sudirman Kav 25
  • Telp (021) 5229765
  • Faks(021) 5229752-3
AHMAD PARLAUNGAN NASUTION
  • Jl Kalibata Selatan I/2
  • Telp (021) 7994011
AGUSTUS H. SITOMPUL
  • Jl Kemayoran VIII 9 Komp TVRI.
AGUS PRIAMBODO
  • Jl Tebet Barat VIII 2
  • Telp (021) 8281253
  • Faks (021) 8301043
AGUNG SUPOMO SULEIMAN
  • Gedung S Widjojo Lt 7 Jl Sudirman 71
  • Telp (021) 2524167
  • Faks (021) 2524168
ADNAN BUYUNG NASUTION & PARTNERS
  • Wisma Danamon Aetna Life Lt 18 Jalan Sudirman Kav 45-46, Jakarta Selatan
  • Telp (62-21) 577-2262 (Hunting)
  • Faks (62-21) 577-2269 
  • e-mail: abnplaw@rad.net.id
ADRI M FERRY WALINTUKAN
  • Jl Trida Utama IV/1 Cilandak Barat.
ADOLF PANGGABEAN
  • Jl Permata Hijau Raya Blok B-29 Jakarta
  • Telp (021) 5493880 
  • Faks (021) 5482506
ADAM MALIK
  • Jl Murai III/52/8 Bintaro Jaya
ACHMAD P PULUNGAN
  • Jl Kalibata Selatan I
  • Telp (021)7994011, 7806462.
  • Jalan Mangga Dua Raya 3, Jakarta Barat
  • Telepon 6922351
ACHMAD P PULUNGAN
  • Gedung Universitas Nasional Pejaten,
  • Telp (021) 782462, 782700
  • Jalan Kopi No. 2 N,
    Jakarta Barat
  • Telepon 6922140/6925427
A ZEN UMAR PURBA
  • Graha Niaga Lt 24 Jl Jend Sudirman Kav 58
  • Telp (021) 2505125, 2505136 
  • Faks (021) 2505001, 2505121.
  • Jalan S Parman No.6 ,  Jakarta Barat
  • Telepon 5302634 
A SUPRIYANI KARDONO
  • Wisma Bank Dharmala, Lt14 Jl Jend Sudirman Kav 28
  • Telp (021) 5212038 
  • Faks (021) 5212039

End of Page

Nomor Telepon Darurat Jakarta

Nomor Telepon Darurat Jakarta Versi PoliceWatch

Emergency Call Centre Polda Metro Jaya
  • 112
Pemadam Kebakaran
  • Jakpus 113, 634-4215, 631-1216
  • Jakbar 113, 560-7323, 568-2284
  • Jaksel 113, 751-5054, 769-4519
  • Jaktim 113, 858-2150, 858-0588
  • Jakut 113, 491-063, 493-045
  • Pusat Latihan Ketrampilan Karyawan 8710361
  • Bengkel Induk 871-1302
  • Laboratorium DKI Jakarta 87
Bandar Udara
  • Halim Perdana Kusuma 8089-9599, 8088-0018
  • Soekarno-Hatta 550-5179,550-5307,550-5308
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)
  • PDAM Jakarta 570-4250, 5720852, 572-0855
  • Humas 573-7023
Rumah Sakit
  • RS Polri 809-1179, 809-3288
  • RSCM 391-8301,
  • RS AU Dr Mintohardjo 571-9088
  • RSAtma Jaya 660-6127, 6691909, 660-6124, 668-2507, 668-2511
  • RS Islam Jakarta 424-4208
Stasiun
  • Stasiun Gambir 386-2361,
  • Jakarta Kota 692-8515,
  • Jatinegara 819-2318,
  • Manggarai 829-2458,
  • Cikini 314-787,
  • Senen 421-0164,
  • Tanah Abang 384-0048,
  • Tanjung Priok 491-978,
  • Pengaturan Perjalanan 491-943
PMI DKI Jakarta
  • Markas daerah PMI DKI Jakarta 390-8422, 390-8459,
  • Jakpus 350-0572, 384-1474,
  • Jaksel 789-1871, Jakbar 560-6378,
  • Jakut 495-630,
  • Jaktim 861-1832,
  • Unit transfusi darah daerah PMI DKI 390-6666
Polisi
  • Yanmas Polda Metro Jaya 523-4313,
  • Jakpus 390-9922, Jakut 491-017,
  • Jakbar 548-2371, Jaksel 720-6011,
  • Jaktim 819-1478
Komnas HAM
  • Komnas HAM Indonesia 392-5230
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia
  • YLKI 797-1378, 798-1858, 798-1859
Lembaga Bantuan Hukum (LBH)
  • 314-5518
Narkoba
  • Penanggulangan narkoba 163,
  • konseling anti narkoba 566-5660
HIV/AID
  • 163
Jalan Tol
  • 801-1735
Sampah
  • Jaktim 819-6687, 8590-4873, 8590-4874,
  • Jakut 494-663, 496-949, 494-663,
  • Jakbar 566-3524, 563-6719, 563-1283,
  • Jaksel 799-0379, 794-9309, 7919-5737, 799-0378, 794-2614
Kodam Jaya
  • Makodam Jaya 809-3100,
  • Kodim 050/JP BS 654-0103,
  • Kodim 0502/JU BS 651-2584,
  • Kodim 0503/BS 568-6447,
  • Kodim 0504/JS-BS 720-3070,
  • Kodim 0505/JT BS 819-2570
Markas Besar TNI Angkatan Darat
  • Mabes AD 345-1403,
  • Puspom 345-8041
Markas Besar TNI Angkatan Laut
  • Sentral 871-0022,
  • Dispen AL 871-1855
Markas Besar TNI Angkatan Udara
  • Sentral 871-4545
Mabes TNI AU
  • Sentral 871-4545
Pemda DKI Jakarta
  • Gubernur DKI Jaya 344-6634,
  • Ketua DPRD 381-2881,
  • Ketua Komisi B 384-2040,
  • Ketua Komisi C 384-6321,
  • Ketua Komisi D 345-4548,
  • Ketua Komisi E 381-3884

End

Rute Keberangkatan dan Tarif Bus DAMRI 2013

Rute Keberangkatan dan Tarif Bus DAMRI 2013

Berikut ini adalah Rute Keberangkatan dan Tarif Bus DAMRI 2013:

Dari/Ke Dari/Ke Rute Bus DAMRI  Tarif Bus
Kemayoran Bandara Soekarno Hatta Kemayoran – Gunung Sahari – Mangga Dua Square – Tol Ancol – Tol Sedyatmo – Bandara Rp25.000
Blok M Bandara Soekarno Hatta Plaza Blok M – Jl. Sisingamangaraja – Jl. Sudirman – Jl. Senayan – (Berhenti) – Tol Grogol – Tol Sedyatmo – Tol Cengkareng – Bandara Rp25.000
Rawamangun Bandara Soekarno Hatta Terminal Rawamangun – Jl. Pemuda – Rawasari – Tol Sedyatmo – Tol Cengkareng – Bandara Rp25.000
Gambir Bandara Soekarno Hatta Stasiun Gambir – Ps. Baru – Jl. Garuda – PRJ – Tol Kemayoran – Tol Sedyatmo – Tol Cengkareng – Bandara Rp25.000
Bekasi Bandara Soekarno Hatta Terminal Kayuringin – Pintu Tol Bekasi Barat – Tol Cawang – Tol Grogol – Tol Sedyatmo – Tol Cengkareng – Bandara Rp30.000
Harapan Indah Bandara Soekarno Hatta Harapan Indah – Tol Cempaka Putih – Tol Dalam Kota – Tol Sedyatmo – Tol Cengkareng – Bandara Rp30.000
Bogor Bandara Soekarno Hatta Bogor (Jl. Bina Marga) – Tol Bogor – Tol Jagorawi – Tol Grogol – Tol Cengkareng – Tol Sedyatmo – Bandara Rp40.000
Kampung Rambutan Bandara Soekarno Hatta Terminal Kp. Rambutan – Putaran Lampu Merah Ps. Rebo – Tol Grogol – Tol Sedyatmo – Tol Cengkareng – Bandara Rp25.000
Pasar Minggu Bandara Soekarno Hatta Ps. Minggu – Pancoran – Tol Grogol – Tol Sedyatmo – Tol Cengkareng – Bandara Rp25.000
Tanjung Priok Bandara Soekarno Hatta Tanjung Priok – Tol Priuk – Tol Sedyatmo – Tol Cengkareng – Bandara Rp25.000
Merak (Serang) Bandara Soekarno Hatta Merak – Cilegon – Tol Serang – Terminal Pakupatan – Tol Tangerang – Jl. Kebon Nanas – Jl. Pembangunan – Bandara Rp40.000
Mangga Dua Bandara Soekarno Hatta Mangga Dua – Tol Ancol – Tol Dalam Kota – Tol Sedyatmo II – Tol Cengkareng – Bandara Rp25.000
Cikarang Bandara Soekarno Hatta Plaza Cikarang Baru (Jababeka) – Jl. Raya Cikarang – Tol Cikarang Timur – Tol Cawang – Tol Grogol – Tol Sedyatmo – Tol Cengkareng – Bandara Rp35.000
Lebak Bulus Bandara Soekarno Hatta Terminal Lebak Bulus – Slipi Jaya – Tol Grogol – Tol Sedyatmo – Cengkareng – Bandara Rp25.000
Purwakarta Bandara Soekarno Hatta Poll Damri Purwakarta – Masuk Tol Cikampek – Toll Cawang – Tol Grogol – Tol Sedyatmo – Tol Cengkareng – Bandara Rp50.000
Purwakarta (via Grand Wisata) Bandara Soekarno Hatta Poll Damri Purwakarta – Grand Wst. Purwakarta – Masuk Tol Cikampek – Toll Cawang – Tol Grogol – Tol Sedyatmo – Tol Cengkareng – Bandara Rp50.000

Nomor Telepon dan Alamat Hotel di Jakarta

Nomor Telepon dan Alamat Hotel di Jakarta

Ini dia beberapa daftar nomor telepon dan alamat hotel di Jakarta:

Nomor telepon dan alamat SARI PAN PACIFIC, HOTEL
Sari Pan Pacific Jl. MH. Thamrin, Telepon: +62-21 390 2707

Nomor telepon dan alamat SANTIKA JAKARTA, HOTEL
Santika Jakarta Jl KS. Tubun No. 7 – Slipi, Telepon: +62-21 533 0350

Nomor telepon dan alamat 8888REDTOP, HOTEL
8888RedTop Jl. Pecenongan No. 72, Telepon: +62-21 350 0077

Nomor telepon dan alamat THE RITZ-CARLTON JAKARTA, HOTEL
The Ritz-Carlton Jakarta Hotel Jl. Lingkar Mega Kuningan Kav. E1 No. 1, Telepon: +62-21 2551

Nomor telepon dan alamat THE PARK LANE, HOTEL
The Park Lane Hotel Jl. Casablanca Kav. 18, Telepon: +62-21 828 2000

Nomor telepon dan alamat THE DHARMAWANGSA, HOTEL
The Dharmawangsa Jl. Brawijaya Raya No. 26, Telepon: +62-21 725 8181

Nomor telepon dan alamat INTER-CONTINENTAL MIDPLAZA, HOTEL
Inter-Continental MidPlaza Jl. Jend. Sudirman Kav. 10 – 11, Telepon: +62-21 251 0888

Nomor telepon dan alamat HOTEL INDONESIA KEMPINSKI JAKARTA
Indonesia Kempinski Jakarta Jl. MH. Thamrin No. 1, Telepon: +62-21 2358 3800

Nomor telepon dan alamat GRAN MELIA JAKARTA, HOTEL
Gran Melia Jakarta JL. HR. Rasuna Said Kav. X-O, Telepon: +62-21 526 8080

Nomor telepon dan alamat NIKKO JAKARTA, HOTEL
Nikko Jakarta Jl. MH. Thamrin No. 59, Telepon: +62-21 230 1122

Nomor telepon dan alamat MILLENNIUM SIRIH, HOTEL
Millennium Sirih Jl. KH. Fakhrudin No. 3, Telepon: +62-21 230 3636

Nomor telepon dan alamat MERCURE SLIPI, HOTEL
Mercure Slipi Jl. Letjend. S. Parman, Telepon: +62-21 564 1555

Nomor telepon dan alamat MANHATTAN HOTEL
Manhattan Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 19 Telepon: +62-21 529 61188

Nomor telepon dan alamat MULIA, HOTEL
Mulia Jl. Asia Afrika, Telepon: +62-21 574 7777

Nomor telepon dan alamat LE MERIDIEN, HOTEL
Le Meridien Jl. Jend. Sudirman Kav. 18 – 20, Telepon: +62-21 251 3131

Nomor telepon dan alamat JW MARRIOTT HOTEL
JW Marriott Jl. Lingkar Mega Kuningan Kav. E 1.2, No. 1 & 2, Telepon: +62-21 5798 8888

Nomor telepon dan alamat CROWNE PLAZA, HOTEL
Crowne Plaza Jl. Gatot Subroto Kav. 2 – 3, Telepon: +62-21 526 8833

Nomor telepon dan alamat THE ARYADUTA SUITE HOTEL SEMANGGI
The Aryaduta Suite Hotel Semanggi Jl. Garnisun Dalam 8, Telepon: +62-21 251 5151

Nomor telepon dan alamat ALILA JAKARTA, HOTEL
Alila Jakarta Jl. Pecenongan Kav. 7 – 17, Telepon: +62-21 231 6008

Nomor telepon dan alamat SHANGRI-LA JAKARTA, HOTEL
Shangri-La Jakarta Kota BNI, Jl. Jend Sudirman Kav. 1, Telepon: +62-21 570 7440

Nomor telepon dan alamat GRAND HYATT, HOTEL
Grand Hyatt Jl. MH. Thamrin Kav. 28 – 30, Telepon: +62-21 390 1234

Nomor telepon dan alamat FOUR SEASONS, HOTEL
Four Seasons Jl. HR. Rasuna Said, No Telepon: +62-21 252 3456

Nomor telepon dan alamat SHERATON MEDIA, HOTEL
Sheraton Media Jl. Gunung Sahari Raya No. 3, Telepon: +62-21 626 3001

Nomor telepon dan alamat THE SULTAN HOTEL
The Sultan Hotel Jl. Jend. Gatot Subroto, Telepon: +62-21 577 3600

Nomor telepon dan alamat SAHID JAYA JAKARTA, HOTEL
Sahid Jaya Jakarta Jl. Jend. Sudirman No. 86, No Telepon: +62-21 570 4444

Nomor telepon dan alamat BOROBUDUR HOTEL
Nomor Telepon Hotel Borobudur Jl. Lapangan Banteng Selatan, No Telepon: +62-21 3805 555

Nomor telepon dan alamat ARYADUTA HOTEL JAKARTA, HOTEL
Aryaduta , Hotel Jakarta Jl. Prapatan 44 – 48, No Telepon: +62-21 231 1234

Alamat dan Nomor Telepon Baraya Travel

Alamat dan Nomor Telepon Baraya Travel

Nomor Telepon Baraya Travel Bandung: (022) 7531 415 (Call Center)
SURAPATI SPBU SUCI Jl. Surapati No. 119 Bandung
BUAH BATU Jl. Soekarno-Hatta No. 482 Bandung
PASTEUR Bintang Laksana Jl. Dr. Junjunan No. 47 Bandung
M. TOHA Jl. M. Toha No. 327 Bandung
DAGO Jl. Dago No. 37 Bandung (Gampoeng Aceh, samping hotel Holiday Inn)
CIMAHI Toserba Samudra Jl. Jen. H. Amir Mahmud
JL. LOMBOK No. 75 Bandung (Di samping YOMART mini market)
DIPATIUKUR Kopma UNPAD Jl. Dipatiukur Bandung (Di depan Uiversitas Padjadjaran)
PADALARANG Jl. Raya Simpang No. 385 Bandung (Depan pintu tol padalarang)

 

Nomor Telepon Baraya Travel Jakarta: (021) 7244 999 (Call Center)
MELAWAI Jl. Wijaya 7 o. 3 Jakarta Selatan (Samping bakmi GM)
TENDEAN Jl. Kapten Tendean No. 41 (Samping kantor Pos)
SARINAH Handphone Center Sarinah Thamrin (Di samping Glodok Elektronik)
KELAPA GADING TRADE CENTER HYPERMART Jl. Boulevard Barat (Depan Mall of Indonesia)
PONDOK GEDE Jl. Raya Jatiwaringin No. 365 C (Dekat Univ. As-syafiiyah)
BSD Taman Jajan Sektor 1-3 (Terminal bus Trans BSD City)
CIPUTAT Pusat jajanan Gintung Jl. Ir. H. Juanda – Ciputat
BINTARO JAYA Salon Ratu, Ruko Sentra Menteng Blok MN No. 88 G Sektor 7 (Depan drive Golf)
CIKINI PLAZA MENTENG HUIS Jl. Cikini Raya No. 2-4 (Kimia Farma/Hero – Depan kantor Pos)
LENTENG AGUNG/TANJUNG BARAT Jl. Lenteng Agung (Depan stasiun Tanjung Barat)
FATMAWATI Di perempatan Fatmawati
BEKASI BARAT R.M. Bumbu Kampung Jl. Raya Pekayon No. 11 (Belakang SPBU Petronas)
TEBET Jl. Prof. Dr. Soepomo No. 28 (Sebelah pemadam kebakaran)
KALIMALANG Pertokoan Duta Permai Blok B1/3 Kalimalang- Bekasi
BLORA Restoran Q Nudle Jl. Blora No. 36 Jakarta Pusat
SBPBU MENCONG Jl. Ciledug Raya Sudirman Timur (Samping perumahan Ubud Village)
SLIPI Jl. KS Tubun No. 25 (Depan RS Bhakti Mulya)

Alamat dan Nomor Telepon Cipaganti Jawa Tengah

Alamat dan Nomor Telepon Cipaganti Jawa Tengah

Inilah daftar alamat dan telepon kontak Cipaganti travel di Jawa Tengah:

SEMARANG
Sultan Agung 92
Tlp. 024 70500000 / 91288588

YOGYAKARTA
Magelang KM 5.6
Tlp. 0274 6500000 / 9124888

BANDARA ADI SUTJIPTO YOGYAKARTA
Tlp. 0274 6500000 / 699 0014

PURWOKERTO
Jend.Sutoyo 20
Tlp. 0281 7500000 / 9277778

SOLO
Jl.Slamet Riyadi 286 (Hotel Dana)
Tlp. 0271 7065050 / 9300093

CEPU
Jl.Pemuda 71-C
Tlp. 0296 513 5000 / 513 5500

BLORA Hotel Sumber Rejeki
Jl.A Yani 2A
Tlp. 0296 5133000 / 5115000

TEGAL Riez Palace Hotel
Jl.Gajah Mada 75
Tlp. 0283 3350000 / 33 15 000

PEKALONGAN
Ruko Gama Plaza No.10 Jl.Gajahmada
Tlp. 0285 7913000

PEMALANG
Jl.Jendral Sudirman Timur No.10
Tlp. 0284 5810001

Alamat dan Nomor Telepon Cipaganti Travel Jawa Timur

Alamat dan Nomor Telepon Cipaganti Travel Jawa Timur

Cipaganti Travel SURABAYA
Jl.Arjono 111
Tlp. 031 546 030 / 7038 2000

Cipaganti Travel BUNGURASIH
Jl.Letjen Sutoyo No.86 Medaeng Waru
Tlp. 031 7809 6555 / 7809 6333

Cipaganti Travel SURABAYA
Jl.Jendral A Yani no.272
Tlp. 031 546 0302 / 8187 0000

Cipaganti Travel MALANG
Jl.Bendungan Sutami 15 S Kav.19
Tlp. 0341 479 099 / 909 0720 / 578 302

Cipaganti Travel JEMBER
Jl. Gajah Mada 200 A
Tlp. 0331 412 612 / 356 2000

Cipaganti Travel SITUBONDO
Jl. Madura 70 A
Tlp. 0338 676 772 / 5514 800 / 5514 900

Cipaganti Travel BANYUWANGI
Jl.Yos Sudarso Ruko The Lagoon Residence 10 A
Tlp. 0333 422 060 / 8267 888 / 8267 999

Cipaganti Travel BONDOWOSO
Jl.Letjen Suprapto 75 C
Tlp. 0332 77 22 225 / 77 22 226

Cipaganti Travel LUMAJANG
Jl.Jendral A Yani 179
Tlp. 0334 618 7676 / 618 7678