Mencegah Timbulnya Aroma Tak Sedap Pada Miss V

PASUTRI 150

2 Agustus 2013

 

Mencegah Timbulnya Aroma Tak Sedap Pada Miss V

Kencang-dan-RapatBicara tentang bagian intim adakalanya dan lebih sering masih dianggap tabu, akan tetapi demi kesehatan dan kebersihan nggak ada salahnyakan dibicarakan secara bersama. Salah satu bagian yang cukup sensitif untuk dibicarakan adalah miss V. Masih ingatkan dengan artikel sebelumnya tentang miss V yang berjudul ‘Bersihkan Area Miss V’?? Kondisi yang bersih dan terawat terhadap miss V ini dapat meningkatkan gairah suami dalam bercinta. Akan tetapi kebanyakan perempuan tidak menyadari akan pentingnya memberikan perhatian lebih pada miss V ini sehingga perawatan area miss V tidak dilakukan secara rutin. terlebih lagi disebabkan letak miss V yang tertutup menjadikan area tersebut rawan dihinggapi masalah bau tidak sedap kalau nggak diberi perawatan yang benar. Jadi apa saja sih yang menyebabkan miss V mengeluarkan aroma tidak sedap itu ? Berdasarkan keterangan dari para ahli dan spesialis kandungan juga kebidanan, yang mengakibatkan aroma tak sedap dapat terjadi oleh karena beberapa hal sebagai berikut :

1. Masalah Kegemukan

Bagi yang termasuk dalam kategori memiliki tubuh subur, besar alias gemuk pada umumnya permasalah yang muncul karena kegemukan, pada umumnya akan mengeluarkan keringat yang lebih banyak ketimbang mereka yang bertubuh kurus. Dari keringat inilah yang menyebabkan area miss V jadi lebih lembab sehingga memicu masuknya kuman atau jamur yang menjadi sumber aroma tidak sedap

2. Penggunaan celana dalam yang tidak menyerap keringat

Pilihan dan pemakaian celana dalam sangat berperan walaupun kelihatan sederhana tapi celana dalam yang tidak menyerap keringat bisa mengakibatkan terganggunya sirkulasi udara di area miss V. Miss V akan menjadi lebih lembab maka dapat memicu masuknya kuman atau jamur penyebab aroma tak sedap pada area miss V

3. Busana yang terlalu ketat

Demikian juga dengan busana, harus diperhatikan sama halnya dengan celana dalam yang tidak menyerap keringat, untuk busana ketatpun bisa memicu terjadinya aroma tak sedap dari area miss V. Dengan pakaian atau busana ketat membuat orang lebih cepat dan mudah berkeringat. Keringat inilah yang akan membuat miss V lebih lembab jadi mempermudah jamur atau kuman penyebab bau tak sedap hinggap disana

4. Rambut kemaluan yang terlalu lebat

Hal ini juga dapat membuat miss V berbau kurang sedap dengan tumbuhnya rambut lebat disekitarnya mempermudah masuknya jamur atau kuman pembawa bau tak menyenangkan. oleh karena itu bagi yang mempunyai rambut lebat disekitar miss V harus lebih peduli dan memperhatikan kondisi agar terjaga tetap kering. Pada saat setelah buang air misalnya segera keringkan dengan benar karena air yang digunakan saat membasuh (cebok) akan menempel pada rambut kemaluan yang menyebabkan lembab, nah kalau lembab jamur ataupun kuman akan cepat ada makanya bisa menimbulkan aroma tidak sedap

5. Kebiasaan menggunakan pantyliner yang tidak tepat

Ini juga salah satu penyebabnya, karena akan membuat terganggunya sirkulasi udara yang masuk ke daerah miss V. Akibatnya daerah itu akan menjadi lembab dan mempermudah masuknya jamur atau kuman pembawa bau tidak sedap itu. Walau sebenarnya pemakaian pantyliner yang tepat justru bisa membantu agar terhindar dari aroma nggak sedap itu sendiri. Mengingat bahwa ada masalah lainnya yang bisa menjadi sumber bau tak sedap pada miss V adalah masalah keputihan, infeksi mulut rahim, infeksi karena jamur, infeksi parasit. Oleh karena itu sebagai wanita harus berhati-hati merawat ‘harta karun’ tersebut.

Banyaknya permasalahan pastinya ada jalan keluarnya juga, sehatcantik akan membagikan tips pintar menghindari dan lepas dari problema bau tak sedap pada miss V yaitu dengan cara menyeimbangkan pH area miss V. Berikut adalah tipsnya:

a. Bagian kewanitaan harus dijaga se-higienis mungkin

Caranya dengan seringnya mengganti celana dalam dan jangan lupa untuk menggunakan celana dalam yang dapat menyerap keringat sehingga tidak mengundang datangnya kuman. Jangan menggunakan celana dalam berbahan nilon karena dapat mengundang kuman berbau tidak sedap

b. Menghindari penggunaan pantyliner terlalu lama

Penggunaan pantyliner yang terlalu lama dapat menyebabkan terhambatnya sirkulasi udara pada vagina. Efeknya miss V akan menjadi lembab dan pada akhirnya akan mengundang masuknya kuman penyebab keputihan

c. Melakukan kebiasaan yang benar dalam merawat miss V

Lakukan dengan membasuh (cebok) yang benar, yaitu dengan cara membasuh dari depan ke belakang bukan sebaliknya. Cara cebok yang benar ini dapat mengurangi penularan kuman yang berasal dari liang dubur

d. Mencukur rambut area miss V jika terlalu lebat.

Pasalnya rambut kemaluan yang terlalu lebat akan mempermudah masuknya kuman atau jamur penyebab bau tak sedap di area miss V

e. Hindarilah pemakaian sabun khusus pembersih miss V yang terlalu berlebihan

Selamat mencoba……

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s