Ungkapkan Seks yang Anda Mau pada Pasangan


2 Agustus 2013

KHUSUS PASUTRI-NEW

RmBzGoOqtr

Pria dan wanita memiliki pandangan dan pengalaman yang berbeda tentang seks. Kenyataannya, seks tidak terjadi begitu saja. Itu membutuhkan sebuah refleksi dan komunikasi yang berlangsung wajar dan nyaman. Meskipun membicarakan seks terkadang risih, namun itu layak untuk dibicarakan dengan pasangan.Terutama bagi wanita, seks bisa menjadi menyenangkan asalkan Anda mau dan tahu cara menyampaikannya kepada pasangan.

 Seks di Mata Wanita

Banyak orang berpikir bahwa seks hanya bersifat fisik dan cuma perkara penyampaian hasrat yang diawali oleh gairah kemudian berakhir dengan orgasme. Untuk sebagian besar pria, pandangan ini mungkin saja benar. Namun penelitian menunjukkan bahwa wanita memiliki respon seksual yang berbeda dan tidak sesederhana itu. Bagi banyak wanita, hasrat fisik bukan tolok ukur. Wanita termotivasi hasrat seksual untuk merasakan keintiman dengan pasangan atau untuk mengekspresikan perasaannya.

Jadi, bisa saja pemenuhan hasrat seksual pria dan wanita memang berbeda, bahkan di antara wanita sendiri. Sebagai contoh, ada sebagian wanita yang merasa puas dengan keintiman, sementara sebagian menginginkan pengalaman orgasme. Bicarakan dengan pasangan merupakan langkah awal yang baik untuk memasuki pengalaman seks yang menyenangkan. Mulai dengan:

  • Sampaikan ketidaknyamanan Anda. Mengawalinya dengan apa yang menjadi perhatian Anda, bisa membuka percakapan selanjutnya. Sekali Anda memulai percakapan, seiring itu pula kepercayaan diri dan rasa nyaman Anda meningkat.
  • Jangan dibicarakan terlalu lama. Tetaplah pada topik semula untuk menjaga zona kenyamanan emosi Anda.
  • Bicarakan secara teratur. Sampaikan apa yang Anda rasakan, apa yang membuat Anda senang, hasrat Anda, dan terimakasih Anda untuk apa yang sudah pasangan lakukan.
  • Buku atau film dapat membantu Anda memberitahu pasangan tentang apa yang menjadi perhatian Anda. Tunjukkan, bahas bersamanya mengenai itu.

Topik apa yang disampaikan?

Saat Anda membicarakannya dengan pasangan cobalah untuk lebih spesifik. Ini bisa menyangkut;

  • Waktu, apakah Anda berdua sudah cukup mengembangkan keintiman? Jika belum, apa yang akan Anda berdua lakukan.
  • Hal-hal romantis yang menyertai saat berdua Anda. Apakah Anda berdua kehilangan itu? Bagaimana itu dapat membantu keintiman Anda berdua.
  • Kesenangan apa yang Anda berdua nikmati. Terbukalah terhadap keinginan pasangan dan berkompromi terhadap perbedaan harapan dan kesenangan.
  • Apakah seks telah menjadi rutinitas dan sesuatu yang dapat diprediksi? Perubahan apa yang Anda berdua bisa lakukan? Cobalah mengubah waktu dan variasi seks Anda berdua. Eksplorasi kembali keinginan-keinginan Anda.
  • Ciptakan keintiman emosi. Seks lebih dari sekadar intercourse. Ingat kembali apa yang membuat keintiman berdua bisa tercipta dan kembali lagi, untuk menguatkan hubungan Anda.
  • Saat terjadi perubahan fisik dan emosi karena suatu penyakit, operasi, perubahan hormonal, apakah itu memengaruhi kehidupan seks Anda? Bagaimana Anda bereaksi terhadap tekanan atau stres di luar hubungan Anda?
  • Bagikan keyakinan atau pandangan-pandangan Anda berdua mengenai perubahan-perubahan yang terjadi pada diri Anda (seperti usia, manopause, siklus penis, dll) yang Anda pikir akan memengaruhi seks Anda berdua. Apakah benar demikian? Seberapa jauh itu memengaruhi?

Seks bisa sangat Anda nikmati saat Anda tahu kapan dan bagaimana menyampaikan atau memulai percakapan tentang apa yang Anda inginkan dengan pasangan Anda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.