Khasiat Menakjubkan di Balik Nikmatnya Buah Kiwi

Khasiat Menakjubkan di Balik Nikmatnya Buah Kiwi

Tentu anda pernah mencicipi nikmatnya buah kiwi. Bila kita lihat bentuknya, sepintas buah kiwi ini lebih mirip dengan buah sawo. Bentuknya bulat lonjong, berwarna cokelat dengan bulu-bulu halus pada kulit buahnya. Rasanya agak asam manis. Daging buahnya berwarna hijau dengan biji-biji hitam kecil. Ada 2 jenis buah kiwi, yaitu kiwi hijau dan kiwi kuning keemasan.

64419_kiwi_663_382

Isabel Frasier
Isabel Frasier

Menurut sejarahnya, nenek moyang kiwi berasal dari negeri Cina. Buah ini bermigrasi ke Selandia Baru berkat jasa Isabel Frasier, seorang guru misionaris dari Wanganui ‘Girls College’, Selandia Baru, yang berkunjung ke Cina pada tahun 1904. Isabel ketika itu sangat terkesan pada rasa segar buah berbulu yang diberi nama ‘Mihou Tao’ (monkey peach atau persik monyet).

Kemudian dia membawa pulang sekantong biji persik monyet. Oleh seorang ahli botani, Alexander Allison, buah tersebut dibiakkan di kebun percobaan Tauranga. Tak diduga ternyata buah itu tumbuh subur dan berkembang sangat baik. Buah asal Cina itu kemudian diberi nama ‘melonette’ tahun 1958 dan diubah lagi menjadi ‘Chinese gooseberry’ tahun 1960.

Akhirnya buah itu diberi nama KIWI. Nama tersebut sama seperti nama burung asli Selandia Baru yang menjadi simbol nasional negara itu, yaitu burung yang tak bisa terbang.

Article-Image-21Jenis buah ini kemudian dikembangkan di Selandia Baru hingga akhirnya Selandia Baru terkenal sebagai negara penghasil kiwi terbesar di dunia. Sampai saat ini sudah terdapat sekitar 10 jenis buah kiwi yang ditanam hampir di seluruh dunia termasuk di Amerika Serikat, Perancis, Italia, Spanyol, Chili, Australia, Afrika Selatan dan Rusia.

Berdasarkan Penelitian yang dilakukan oleh Dr. Paul LaChance, Direktur ‘The Nutraceuticals Insitute’ yang juga profesor di Universitas Rutgers, Amerika Serikat, sebagaimana yang dimuat dalam ‘Journal of the American College of Nutrition’, menunjukkan bahwa dari 27 jenis buah yang umum dikonsumsi manusia, ternyata kiwi memiliki kepadatan nutrisi (nutrient density) paling tinggi.

Ukuran kepadatan nutrisi sangat umum dipakai oleh para ahli diet untuk mengukur nilai gizi bahan makanan tertentu, dibandingkan bahan makanan lain dalam porsi yang sama. Semakin tinggi kepadatan nutrisi suatu bahan makanan, semakin baik mutu bahan tersebut.

Tahukah anda di balik rasa nikmatnya, ternyata kiwi memiliki khasiat yang luar biasa. Beragam manfaat yang terkandung dalam buah kiwi, antara lain sebagai sumber vitamin, mineral hingga sumber energi.

Khasiat dahsyat yang terkandung dalam Buah Kiwi:

1. Nutrisi untuk Mempersiapkan Kehamilan

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh produsen kiwi Zespri mengungkapkan manfaat kiwi sebagai sumber asam folat yang baik. Asam folat sangat diperlukan untuk wanita yang hamil atau sedang mempersiapkan kehamilan, yaitu untuk mencegah bayi cacat lahir pada otak atau syarat tulang belakang (Neural Tube Defect/NTD). Terkadang calon ibu banyak yang tidak memperhatikan asupan asam folat pada masa-masa awal kehamilannya. Mereka tidak menyadari minggu-minggu pertama kehamilan yang terjadi.

Berdasarkan Penelitian yang dilakukan oleh Lynley Drummond dari ‘Health Science Zespri Internasional’ dari Selandia Baru, buah kiwi sarat gizi. Kiwi dapat membantu mengatasi kekurangan zat besi yang bisa berdampak pada terganggunya produktivitas, perkembangan dan fungsi kognitif, risiko kehamilan dan sistem kekebalan tubuh. Menurutnya, mengonsumsi buah kiwi bersama dengan sereal yang sudah difortifikasi dengan zat besi tambahan, terbukti akan meningkatkan daya serap tubuh terhadap zat besi.

2. Mencegah Penyakit Jantung dan Hipertensi

Menurut dr. Fiastuti Witjaksono, seorang Dokter Spesialis Gizi Klinik di Departemen Radioterapi RS Cipto Mangunkusumo, buah kiwi jenis Gold mengandung vitamin E lebih banyak dibanding buah lainnya. Kandungannya mencapai 1,49 miligram per 100 gram. Sedangkan kiwi jenis Green, memiliki kandungan vitamin E sedikit lebih rendah, yakni 1,46 miligram per 100 gram. Fiastuti menyatakan kerusakan sel tubuh manusia terjadi karena proses oksidasi oleh polusi, asap rokok, dan metabolisme tubuh. Akibat oksidasi tersebut di antaranya terjadi penuaan, penyakit jantung, dan kanker.

Hal tersebut diperkuat dengan hasil penelitian Anne Hermetet Alger dari Cornell University, Amerika Serikat, wanita yang mengkonsumsi vitamin E setiap hari sebesar 600 IU jangka panjang berisiko 10 persen lebih rendah terserang penyakit kanker dan paru paru dibanding yang tak mengonsumsi vitamin E.

Kandungan mineral kalium dalam kiwi berperan sebagai penurun tekanan darah tinggi. Sedangkan mineral magnesium dalam kiwi mampu mencegah serangan jantung dan menjaga kesehatan jantung. Kiwi juga dapat membantu mengurangi risiko penggumpalan darah yang dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular. Mengontrol kolesterol dan kadar gula dalam darah serta mencegah hipertensi. Memakan 1 buah kiwi sehari akan menambahkan asam plasma askorbic yang dipercaya dapat membantu mengurangkan 33% resiko terkena penyakit saluran darah.

3. Mengobati Gejala Impotensi

Menurut data dari sebuah perusahaan obat, 58% pria penderita Diabetes di Amerika Serikat, mengalami gangguan ereksi. Data lain menyebutkan pria penderita diabetes akan mengalami gangguan ereksi 10 – 15 tahun lebih cepat dibandingkan pria tanpa penyakit diabetes. Untuk mencegah penyakit diabetes ini salah satunya dengan cara mengendalikan kadar gula. Selain menjaga pola hidup sehat seperti tidak merokok, tidak minum alkohol, mengkonsumsi kiwi ternyata sangat efektif untuk mencegah disfungsi ereksi (impotensi) tersebut.

Kiwi merupakan sumber asam amino arginin dan glutamat. Arginin merupakan asam amino yang bersifat vasodilator (penurun tekanan darah) dan membantu meningkatkan aliran darah. Sebagai vasodilator, arginin juga digunakan untuk mengobati gejala impotensi ringan. Kiwi juga mengandung mineral essensial, seperti kalium, kalsium, magnesium, seng, tembaga, mangan, dan fosfor. Kandungan mineral kalium dalam kiwi bisa mencapai 5.4 mg/kalori. Kalium ini berfungsi menjaga fungsi gerak reflek sistem saraf dan menjaga fungsi otot.

4. Mempertahankan Stamina Tubuh

Salah satu manfaat buah kiwi untuk kesehatan adalah sebagai sumber mineral yang sangat diperlukan untuk mempertahankan stamina. Kiwi mengandung elektrolit (mineral) yang sangat penting untuk pergantian kehilangan elektrolit tubuh akibat keluarnya keringat selama kerja keras, olahraga, atau cuaca panas. Kandungan kalium pada kiwi 5,4 mg/kalori, lebih tinggi dibandingkan pisang (4,2 mg/kalori), dan sedikit lebih rendah dibandingkan pepaya (6,6 mg/kalori) dan apricot (6,2 mg/kalori).

Selain itu kiwi juga memiliki kandungan vitamin C yang sangat besar. Kiwi mengandung 100 mg vitamin C dalam 100 gram beratnya. Sedangkan jeruk hanya memiliki kandungan vitamin C sebanyak 54 mg per 100 gram. Beberapa hasil penelitian menunjukkan manfaat buah kiwi bagi kesehatan karena mengandung vitamin C 17 kali lebih banyak dibandingkan buah apel, 2 kali lebih banyak dibandingkan jeruk, dan juga lebih banyak dibandingkan lemon. Selain itu Kiwi kaya antioksidan. Kandungan polifenol, karotenoid dan enzim-enzim lain membentuk antioksidan yang akan menangkal radikal bebas yang masuk dalam tubuh. Hasilnya tubuh lebih sehat dan dapat terhindar dari banyak penyakit. Vitamin C membantu mempertahankan kondisi tubuh terhadap flu dan selesma (meningkatkan sistem kekebalan tubuh), mengurangi tingkat stres dan membantu proses penyembuhan.

5. Menjaga Kesehatan Mata

Kiwi mengandung Lutein dan Beta Karoten. Manfaat dari lutein dan beta karoten (vitamin A) adalah menjaga kesehatan mata. Dengan mengkonsumsi kiwi, maka fungsi penglihatan akan dapat terpelihara dengan baik, terutama mencegah kebutaan akibat usia tua. Kandungan lutein-nya lebih mudah diserap tubuh daripada sayuran.

6. Menjaga Kecantikan Kulit

Selain bermanfaat untuk kesehatan tubuh kita, kandungan yang dimiliki dalam sebutir kiwi ternyata besar sekali khasiatnya untuk kecantikan kulit. Kiwi dapat digunakan sebagai masker yang akan membuat kulit menjadi lebih elastis dan segar. Mengkonsumsi kiwi dapat membuat kulit menjadi bersinar, mengurangi kerutan pada wajah, dan lingkaran hitam pada mata yang dapat mengganggu penampilan. Kandungan antioksidannya juga membuat kulit terlihat kencang dan awet muda. Biji kiwi menghasilkan minyak omega-3 yang biasa digunakan untuk kosmetik. Kandungan vitamin E pada kiwi 2 kali lipat lebih banyak dibandingkan alpukat. Selain itu, buah kiwi juga mengandung vitamin B1, B2, B6, asam folat, niasin, vitamin A, dan asam pantotenat dalam jumlah yang cukup berarti.

Vitamin C dan vitamin E telah diketahui peranannya sebagai antioksidan alami yang berperan penting untuk menangkal serangan radikal bebas, penyebab penuaan sel dan pemicu timbulnya berbagai penyakit. Radikal bebas adalah atom atau molekul yang memiliki satu atau lebih elektron yang tidak berpasangan sehingga bebas berikatan dengan berbagai sel dan jaringan, serta menjadi pemicu kanker, sakit jantung, dan proses penuaan dini.

Menurut dr. Fiastuti Witjaksono, orang yang kekurangan vitamin C biasanya lebih mudah terkena infeksi dan ketika sakit, proses penyembuhan lukanya lebih lama. Hanya saja vitamin C tidak bisa disimpan dalam jumlah banyak karena sifatnya yang mudah larut dalam air, sehingga kita tidak bisa makan vitamin banyak-banyak, misalnya untuk cadangan seminggu misalnya.

Mark Moyad, MD dari University of Michigan, Amerika Serikat, melakukan riset tentang vitamin C mengatakan, kadar vitamin C dalam tubuh bisa menentukan status kesehatan secara keseluruhan. Dengan kata lain, seseorang bisa dianggap kurang sehat jika kekurangan vitamin C. Namun sayangnya, vitamin C tidak bisa dibuat tubuh sehingga harus dipenuhi dari luar. Selain itu, kadar vitamin C dalam jaringan juga sangat cepat menurun karena mudah sekali teroksidasi.

7. Efektif untuk Program Diet.

Kiwi hanya mengandung sedikit kalori, sehingga buah ini seringkali dikonsumsi oleh mereka yang sedang melakukan program diet, karena kandungan energi dalam setiap 100 gram buah kiwi hanya 61 Kkal, atau kurang dari 40 persen jumlah energi yang terdapat pada buah pisang. Kandungan energi buah kiwi lebih rendah dibandingkan jeruk, orange, dan anggur, tapi sedikit lebih tinggi dibandingkan lemon, strawberi, belewah, dan pepaya.

Dibandingkan dengan kiwi hijau, kiwi kuning (gold) memiliki kandungan vitamin C yang layak dihadiahi medali emas. Kandungan vitamin C di dalamnya mencapai 105,4 mg per 100 gram.

Kandungan vitamin E di dalam kiwi makin melengkapi vitamin C dalam aksi antioksidan melawan stres dan polusi. Vitamin E yang larut dalam lemak melengkapi kekuatan antioksidan vitamin C yang larut dalam air. Menurut dr. Fiastuti, vitamin E ini bagi tubuh kita melindungi sel lemak dari kerusakan oksidatif. Lemak yang rusak itu bakal menyangkut di dinding pembuluh darah. Lambat laun penumpukan lemak yang menyangkut itu akan menyumbat pembuluh darah, sehingga terjadilah serangan stroke atau bila sumbatan itu terjadi di pembuluh jantung, terjadilah serangan jantung.

Hasil penelitian Lynley Drummond tersebut juga membuktikan, buah kiwi menyediakan gizi paling banyak dengan kalori paling sedikit jika dibandingkan dengan jeruk, pisang dan apel, sehingga kiwi merupakan salah satu pilihan untuk orang-orang yang sedang berdiet.

8. Meningkatkan Kemampuan Otak

Di dalam kiwi terkandung asam amino arginin dan glutamate. Arginin bersifat vasodilator atau penurunan tekanan darah dan membantu meningkatkan aliran darah. Asam amino juga dapat meningkatkan kemampuan berpikir seorang anak yang secara umum dipengaruhi oleh jenis makanan yang dikonsumsinya setiap hari. Perlu diketahui, makanan yang dikonsumsi tersebut akan berpengaruh dalam meningkatkan kemampuan otak. Selain ikan yang memiliki asam amino yang cukup tinggi untuk kecerdasan, buah kiwi juga direkomendasikan sebagai makanan yang memiliki manfaat serupa dengan ikan.

9. Mencegah Penyakit Alzheimer

Dalam sebuah studi terbaru di Seminars in Preventive and Alternative Medicine yang menganalisa 100 penelitian dalam 10 tahun terakhir mengungkap sederet manfaat vitamin C yang selama ini belum diketahui. Antara lain telah diungkapkan bahwa selain meningkatkan kekebalan tubuh, vitamin C juga berguna untuk mencegah penyakit alzheimer, yang menyebabkan kita menjadi pikun. Asam folat yang terdapat dalam kiwi juga sangat berkhasiat untuk menekan risiko Alzheimer hingga 50%.

10. Mengatasi Sembelit

Buah kiwi mengandung actinidin, enzim alami yang dapat mengatasi sembelit. Kiwi hijau unggul dalam hal jumlah serat. Kandungan serat dalam kiwi hijau mencapai 3 gram per 100 gram, sedangkan kiwi kuning 1,4 gram per 100 gram. Apel dan jeruk masing-masing mengandung 2,4 gram serat per 100 gram.

Menurut dr. Fiastuti, serat ini sangat diperlukan untuk kesehatan saluran pencernaan kita. Kekurangan serat dalam 10 tahun terakhir ini menjadikan peningkatan kasus kanker usus. Di samping itu, serat juga diperlukan untuk mengikat lemak. Serat membantu menjaga kadar lemak di dalam darah kita senantiasa normal.

Pusat kesehatan di Belgia, Spanyol dan Belanda selalu menyarankan kiwi sebagai “obat” yang manjur untuk mengatasi sembelit. Kandungan 2-4 serat pada setiap buah kiwi mampu memperlancar proses buang air besar kita, terutama untuk orang yang berusia 60 tahun ke atas yang sering mengalami masalah pada sistem pencernaan mereka.

fruitDemikian dahysatnya khasiat buah kiwi bagi kesehatan tubuh kita. Untuk menentukan kualitas kiwi yang baik, kita bisa melihat dari teksturnya yang padat. Saat ditekan dengan jari tangan, buah kiwi terasa padat tapi tidak keras. Kiwi yang terlalu lembek biasanya sudah busuk. Ukuran besar bukan patokan kualitas kiwi yang baik. Rasa kiwi akan lebih manis jika dibiarkan matang pada suhu ruang. Harganya yang mahal membuat kiwi jarang sekali dikonsumsi langsung. Biasanya orang menambahkan kiwi ke dalam berbagai olahan makanan, seperti puding atau minuman yang menyegarkan. Jika musimnya, kiwi sangat mudah ditemukan dengan harga yang tidak terlalu mahal. Namun bila tidak musim, akan sangat sulit menemukan kiwi di supermarket. Dalam penyajian makanan internasional, kiwi lebih sering disajikan dalam bentuk salad buah. Kiwi juga nikmat bila dicampur dalam sereal, yogurt, atau es krim. Pada hidangan lain seperti cake, pie dan krim bavaria kiwi menambah selera makan karena warnanya yang segar.

Di negara Eropa, pengolahan kiwi biasanya dengan mencampurkannya ke dalam masakan daging, unggas atau ikan atau untuk pembuatan saus dan sup.

Setelah anda mengetahui besarnya manfaat dari buah kiwi ini, mengapa tidak anda coba menyajikan kiwi sebagai menu penutup hidangan berbuka puasa anda dan keluarga. Selain rasanya yang segar dan nikmat, khasiatnya yang dahsyat dari buah kiwi tentu akan anda rasakan selama anda menjalankan ibadah puasa. Kiwi akan membantu mempertahankan stamina tubuh anda selama berpuasa.

Arsip Tag: Journal of the American College of Nutrition

Buah Kiwi Padat Nutrisi

Buah Kiwi (Actinidia deliciosa) kini dengan mudah dapat kita temui di supermarket kota-kota besar di Indonesia. Ciri khas kiwi adalah bentuknya agak oval dan warna kulitnya coklat berbulu sehingga tampak eksotik.

Buah Kiwi terbukti paling tinggi kandungan nutrisinya. Di balik kulit coklatnya yang berbulu, dan daging buahnya yang berwarna hijau itu memiliki kemampuan mencegah kanker.

Keunggulan buah ini terletak pada tekstur yang lembut, rasanya lezat, serta aromanya yang khas dan segar. Komposisi kimianya terdiri dari unsur-unsur gizi dan non-gizi, sangat penting bagi kesehatan.

Rendah Energi

Kandungan lemak dan energi Buah Kiwi cukup rendah sehingga buah ini merupakan salah satu buah yang sangat baik untuk dikonsumsi oleh orang yang sedang melakukan diet rendah kalori.

Kandungan energi dalam setiap 100 gram Buah Kiwi hanya 61 Kkal, atau kurang dari 40 persen jumlah energi yang terdapat pada buah pisang. Kandungan energi Buah Kiwi lebih rendah dibandingkan jeruk, orange, dan anggur, tapi sedikit lebih tinggi dibandingkan lemon, strawberi, belewah, dan pepaya.

Sebuah publikasi yang dimuat di Journal of the American College of Nutrition menunjukkan bahwa dari 27 jenis buah yang umum dikonsumsi, ternyata Buah Kiwi memiliki kepadatan nutrisi (nutrient density) paling tinggi.

Penelitian ini dilakukan oleh Dr Paul LaChance, direktur The Nutraceuticals Insitute yang juga profesor di Universitas Rutgers, Amerika Serikat.

Ukuran kepadatan nutrisi sangat umum dipakai oleh para ahli diet untuk mengukur nilai gizi bahan makanan tertentu, dibandingkan bahan makanan lain dalam porsi yang sama. Semakin tinggi kepadatan nutrisi suatu bahan makanan, semakin baik mutu bahan tersebut.

Buah Kiwi merupakan sumber asam amino arginin dan glutamat. Arginin merupakan asam amino yang bersifat vasodilator (penurun tekanan darah) dan membantu meningkatkan aliran darah. Sebagai vasodilator, arginin juga digunakan untuk mengobati gejala impotensi. Asam amino yang sama juga mencegah terjadinya plak pada dinding arteri, khususnya pada pasien angioplasty (bedah plastik pembuluh darah).

Vitamin Lengkap

Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa Buah Kiwi mengandung vitamin C 17 kali lebih banyak dibandingkan buah apel, dua kali lebih banyak dibandingkan jeruk, dan juga lebih banyak dibandingkan lemon.

Kandungan vitamin E pada Buah Kiwi dua kali lipat lebih banyak dibandingkan alpukat. Selain itu, buah kiwi juga mengandung vitamin B1, B2, B6, asam folat, niasin, vitamin A, dan asam pantotenat dalam jumlah yang cukup berarti.

Vitamin C dan vitamin E telah diketahui peranannya sebagai antioksidan alami yang berperan penting untuk menangkal serangan radikal bebas, penyebab penuaan sel dan pemicu timbulnya berbagai penyakit. Radikal bebas adalah atom atau molekul yang memiliki satu atau lebih elektron yang tidak berpasangan sehingga bebas berikatan dengan berbagai sel dan jaringan, serta menjadi pemicu kanker, sakit jantung, dan proses penuaan dini.

Vitamin C membantu mempertahankan kondisi tubuh terhadap flu dan selesma (meningkatkan sistem kekebalan tubuh), mengurangi tingkat stres dan membantu proses penyembuhan. Vitamin ini juga berperanan penting dalam memelihara kesehatan sel-sel kulit sehingga tetap tampak bersih, berseri dan sehat.

Seperti halnya vitamin C, vitamin E juga berperan menjaga kesehatan sel-sel tubuh, memperlambat efek penuaan dan memelihara sel-sel kulit agar tetap muda, meningkatkan kesuburan, serta mengurangi risiko penyakit jantung koroner.

Selain vitamin C dan E, jenis antioksidan lain yang ada dalam Buah Kiwi, gizi, nutrient density, tekstur, kalori, penelitian, journal of the american college of nutrition, lezat adalah senyawa fitokimia tertentu, seperti karoten, lutein, xanthophyll, flavonoid, dan lain-lain. Kapasitas antioksidan kiwi terhadap senyawa radikal bebas menempati posisi ketiga tertinggi setelah orange dan anggur merah.

Tinggi Mineral

Sebagaimana buah lainnya, Buah Kiwi adalah sumber mineral yang sangat diperlukan untuk mempertahankan stamina. Buah Kiwi mengandung elektrolit (mineral) yang sangat penting untuk pergantian kehilangan elektrolit tubuh akibat keluarnya keringat selama kerja keras, olahraga, atau cuaca panas.

Mineral utama yang terkandung dalam Buah Kiwi adalah kalium (potasium), magnesium, kalsium, tembaga, seng, mangan, dan fosfor. Kandungan kalium pada Buah Kiwi adalah 5,4 mg/kalori, lebih tinggi dibandingkan pisang (4,2 mg/kalori), dan sedikit lebih rendah dibandingkan pepaya (6,6 mg/kalori) dan apricot (6,2 mg/kalori).

Kalium penting untuk menjaga fungsi otot dan gerak reflek sistem saraf. Kalium juga berperan menjaga keseimbangan air di dalam tubuh. Itu sebabnya para olahragawan dan pekerja berat sangat dianjurkan mengonsumsi cukup kalium.

Kalium juga diyakini sebagai mineral penurun tekanan darah tinggi. Di lain pihak, kiwi hampir tidak mengandung unsur natrium, yang oleh sebagian peneliti diakui sebagai pemicu terjadinya tekanan darah tinggi.

Dari 27 jenis buah yang umum dikonsumsi di Amerika, Buah Kiwilah yang paling tinggi kadar magnesiumnya. Rendahnya konsumsi magnesium dapat menyebabkan terjadinya penyakit jantung, infark miokard, dan hipertensi.

Menapaki Surga Kiwi di Selandia Baru

10 Agustus 2013

Menapaki Surga Kiwi di Selandia Baru

Buah-buah kiwi masih bergelantungan dengan lebatnya di sebuah perkebunan di kota Tauranga, North Island, Selandia Baru, pertengahan bulan April lalu.

1150376620X310

Terlihat, tak kurang dari 20 orang pekerja dengan hati-hati memetik buah yang menjadi salah satu ikon Selandia Baru itu. Bulan Maret dan April merupakan masa-masa panen bagi ribuan petani kiwi di Selandia Baru.

nzau

Para petani kiwi di Selandia Baru yang umumnya memiliki lahan hingga hitungan hektar harus mendatangkan pekerja dari luar negeri saat musim panen tiba. Umumnya, mereka datang dari Kepulauan Fiji, Solomon Island, dan sekitarnya.

Para pekerja ini akan menetap selama 6 bulan di Selandia Baru. Sebab, seusai panen, para pemetik itu harus membenahi lahan, mulai dari memotong tangkai, hingga menyiapkan tempat rambatan tanaman kiwi. Seluruh proses itu harus siap sebelum musim dingin tiba sehingga kebun siap untuk ditanam pada musim berikutnya.

new_zealand_roadtrip_map

Selandia Baru memiliki anugerah untuk menjadi negara penghasil utama buah kiwi di dunia. Mulai dari udaranya yang sejuk, sinar matahari yang cukup, curah hujan yang tidak berlebihan, hingga tanah vulkanik yang subur. “Kami bersyukur tinggal di tanah surga,” kata Marion Ingham (63), seorang penanam atau grower kiwi yang tinggal di Tauranga.

Sebesar 35 persen pasar kiwi global dikuasai Selandia Baru. Selain kualitas yang tak diragukan, manajemen pemasaran menjadi kunci keberhasilan yang utama. Bayangkan, di negara indah yang terdiri dari dua pulau utama, North dan South Island ini, ribuan penanam kiwi berhimpun di dalam ZESPRI. Ini merupakan organisasi para petani penanam buah kiwi. Mereka lantas memasarkan kiwi dengan merek ZESPRI.

Proses panen, penyortiran, pengepakan, hingga pengapalan buah itu sebelum diekspor ke hampir 70 negara, termasuk Indonesia, dilakukan dengan seksama di bawah pengelolaan ZESPRI.

General Manager Grower & Goverment Relation ZESPRI Simon Limmer, dalam perbincangan santai dengan Kompas.com di kantornya di Mt Maunganui, Taurangga, mengatakan, pasar utama kiwi Selandia Baru adalah Eropa, Jepang, dan China. “Tapi, pasar Indonesia pun sangat menarik. Masih baru, tetapi terus tumbuh,” sambungnya.

Limmer menjelaskan, buah kiwi sesungguhnya ada sekitar 50 jenis. Namun, kiwi yang umum dikenal konsumen adalah kiwi hijau dan kiwi gold (emas) yang rasanya tidak seasam kiwi hijau. Kiwi gold merupakan hasil pengembangan varietas.

“Setiap variasi kiwi dikembangkan selama 10-20 tahun. Setelah kiwi gold, kini kami juga mengenalkan kiwi hijau manis (sweet green), dan yang sedang dipersiapkan adalah kiwi merah,” paparnya.

Dia mengatakan, ZESPRI sangat serius dalam melakukan pengembangan komoditas ini. Salah satu buktinya adalah, pengucuran investasi lebih dari 5 juta dollar Selandia Baru atau sekitar Rp 38 miliar per tahun, untuk mengembangkan varietas kiwi baru.

Bekerja sama dengan para petani, ZESPRI juga menggandeng perusahaan riset, pemerintah, dan universitas untuk terus melakukan pengembangan tersebut. Selain pengembangan varietas, riset ini juga menjadi bagian dalam penentuan waktu panen, penyeleksian, dan proses pengiriman buah sehingga setiap buah dipastikan sampai ke tangan konsumen dalam kondisi prima.

Namun, sebagaimana perjuangan para petani pada umumnya, hama pun mengancam pertumbuhan dan perkembangan kiwi. Hama yang menyebar melalui udara tergolong sulit untuk diatasi. Tak jarang, pohon-pohon kiwi gold mati sebelum dipanen. “Melalui riset, kini kami mengembangkan varietas kiwi gold baru yang lebih tahan terhadap hama. Dalam satu atau dua tahun kami optimistis akan kembali pada jumlah produksi semula,” kata Limmer.

Sejalan dengan upaya itu, pemerintah setempat memberikan dukungan kepada para petani dengan menyalurkan pinjaman berbunga rendah. “Bagi kami, para penanam harus mempunyai keberanian untuk menanam varietas kiwi baru, karena modalnya tidak sedikit. Mencoba varietas baru berarti mengurangi pendapatan. Karenanya, perlu ada dukungan bank,” papar Limmer.

Masalah lain yang dihadapi para penanam kiwi saat ini adalah masalah regenerasi. Marion misalnya, ketiga anaknya tidak ada yang berminat untuk meneruskan pengelolaan kebun kiwi miliknya. Salah satu anaknya adalah profesor di sebuah universitas di Selandia Baru. “Mungkin dalam beberapa tahun mendatang kebun kiwi kami akan dijual karena kami merasa sudah tua untuk kegiatan pertanian,” katanya.

Begitulah, di balik setiap buah kiwi yang kita santap, tersimpan cerita panjang mengenai kerja keras para penanam hingga riset yang mendalam, termasuk komitmen dan dukungan pemerintahnya.

Manfaat Buah Kiwi Untuk Ibu Hamil

10 Agustus 2013

Manfaat Buah Kiwi Untuk Ibu Hamil

64224_502240636503352_1196690105_nSeperti yang telah dijelaskan dalam artikel utama tentang manfaat buah kiwi, buah yang mempunyai tampilan sedikit aneh ini sangat kaya akan nutrisi, vitamin, dan mineral. Fakta tentang manfaat buah kiwi untuk ibu hamil mungkin akan sedikit mengagetkan dan membuat anda takjub. Saat hamil, wanita membutuhkan lebih banyak asupan zat gizi. Hal ini untuk menjaga kesehatan sang ibu, sekaligus untuk menjamin pertumbuhan janin dalam kandungan dapat optimal dan sehat. Dan diantara beberapa jenis buah yang disarankan, buah kiwi adalah yang sangat disarankan oleh banyak ahli.

Kiwi Merupakan Sumber Asam Folat Terbaik

kiwi_cvrAsam folat (B9) adalah vitamin yang sangat dibutuhkan oleh ibu hamil. Fungsi asam folat adalah untuk membantu pengembangan otak dan pengaturan sistem saraf pusat pada janin. Kekurangan asam folat selama kehamilan membuat resiko bayi lahir cacat menjadi meningkat. Kebutuhan akan asam folat ini sangat penting khususnya pada saat timester pertama. Karena pada saat inilah otak, tulang belakang, dan sistem saraf pusat pada janin mulai terbentuk.

Dan walaupun asam folat juga banyak terdapat dalam brokoli atau sayuran hijau lainnya, pemrosesan yang dilakukan dengan memasak dapat merusak kandungannya. Karena itu, mengkonsumsi buah kiwi merupakan salah satu cara terbaik. Asam folat yang terkandung dalam buah kiwi cukup tinggi. Selain sangat baik untuk pertumbuhan janin, asam folat juga membantu dalam memberikan energi bagi ibu hamil.

Kiwi Sumber Zat Besi dan Kalsium

Kiwi Turunkan HipertensiZat besi dan kalsium adalah dua mineral penting yang juga sangat dibutuhkan oleh ibu hamil. Kecukupan akan zat besi akan mengatasi rasa kelelahan yang biasanya dialami oleh wanita hamil. Zat besi membuat produksi sel darah merah dalam tubuh menjadi stabil. Sedangkan fungsi kalsium adalah untuk pembentukan tulang, otot, dan jantung pada janin. Jika asupan kalsium anda kurang, janin akan mengisap kalsium dari tulang anda, ini tentunya akan melemahkan tulang anda.

Diketahui buah kiwi dapat menyediakan sekitar 5% dari kebutuhan kalsium ibu hamil. Namun walaupun tidak terlalu tinggi, buah kiwi juga mengandung magnesium dalam jumlah yang cukup signifikan. Magnesium dapat membantu dalam penyerapan kalsium yang anda dapatkan dari susu atau produk susu yang memang rendah akan kandungan magnesium.

Khasiat Lain Dari Buah Kiwi Untuk Ibu Hamil

Manfaat Buah Kiwi Untuk Ibu HamilKandungan vitamin dalam buah kiwi bisa dikatakan sebagai yang tertinggi dibandingkan buah-buahan yang lain. Karena itu, menjadikan buah kiwi sebagai camilan adalah hal yang sangat baik untuk dilakukan oleh ibu hamil. Konsumsi 2 buah kiwi setiap hari akan memberikan asupan karbohidrat, vitamin, dan mineral dalam jumlah yang cukup signifikan bagi ibu hamil.

Article-Image-21Selain itu, kiwi ternyata juga mengandung banyak sekali enzim pencernaan yang sangat bermanfaat. Ini akan mengatasi masalah pada organ pencernaan dan membuat penyerapan nutrisi dari makanan menjadi lebih optimal. Serat yang terkandung dalam buah kiwi juga bermanfaat untuk mengatasi masalah BAB yang sering dialami oleh ibu hamil.

Beragam Buah-Buahan Bagi Ibu Hamil

10 Agustus 2013

Beragam Buah-Buahan Bagi Ibu Hamil

fruitsBuah buahan untuk ibu hamil-Saat sedang hamil terkadang para calon ibu ini sering sekali sangat ingin memakan buah buahan ada yang mengatakan istilahnya (nyidam) lalu seperti apa sajakah buah buahan yang baik untuk ibu yang sedang hamil ini. Sebelum membahas buah apa saja yang bisa di konsumsi oleh ibu yang sedang hamil mari kita bahas apa saja nutrisi yang perlu di konsumsi ibu yang sedang hamil.

Nutrisi yang baik untuk ibu yang hamil adalah asam folat, vitamin b komleks, vitamin a, vitamin c, dan kalsium jadi buah buahan untuk ibu hamil yang baik adalah yang mengandung salah satu dari nurisi diatas. Nah jadi ibu yang sedang hamil ini tidak salah mengkonsumsi buah buahan yg bisa berbahaya bagi kandungan mereka.

Buah-Buahan Yang Berbaya Bagi Kandungan:

  • Buah Nanas

Kenapa buah nanas di larang karena nanas yang di konsumsi akan berinteraksi dengan lambung dan mengakibatkan menjadi soda + asam yang tinggi maka perut terasa kembung akibat soda asam dalam lambung bereaksi, akhirnya yang terjadi kita diaree – muntah muntah dan perut menjadi kram.

  • Buah Nangka, Durian, Cempedak

Ini bisa membuat lambung banyak mengandung alkohol setelah berinteraksi didalamnya. Tentu saja ini sangat tidak baik untuk kesehatan ibu hamil.

Buah-Buahan Yang Dianjurkan Untuk Ibu Hamil

Buah-buahan  berikut di bawah ini yang sangat baik bagi yang sedang mengandung.

  • Buah Mangga
  • Buah Pepaya, Semua Jenis Pepaya
  • Buah Tomat
  • Buah Pisang
  • Buah Jeruk Manis
  • Jeruk Bali
  • Semangka
  • Rambutan jangan kebanyakan untuk rambutan yang mengelotok kering
  • Bengkoang
  • Manggis
  • Sawo

Dan banyak lagi lainnya buah untuk ibu hamil yang intinya banyak mengandung asam folat, vitamin b komleks, vitamin a, vitamin c, dan kalsium baik untuk ibu hamil. Dan kami doakan semoga ibu yang sedang hamil mendapatkan bayi yang sehat dan sesuai yang di harapkan + di tambah buah-buahan untuk ibu hamil yang membuat bayi anda cerdas kelak amin.

Informasi Lebih Lengkap Tentang Buah Kiwi dan Khasiatnya

10 Agustus 2013

Informasi Lebih Lengkap Tentang Buah Kiwi dan Khasiatnya

Pernahkah Anda merasakan buah Kiwi? Buah ini memiliki bentuk yang mirip dengan buah Sawo yakni berwarna cokelat, daging buahnya berwarna hijau terang dan bisa langsung dimakan.

800px-Kiwi_(Actinidia_chinensis)_2_Luc_ViatourBuah ini biasanya dijadikan salad buah, es krim atau sebagai hiasan kue. Yang beredar di pasaran terdapat dua jenis buah Kiwi yakni Kiwi hijau dan juga Kiwi kuning keemasan.

Buah Kiwi berasal dari China dan diperkenalkan ke Selandia Baru pada tahun 1906. Saat ini, sudah ada sekitar 10 jenis buah Kiwi yang ditanam di hampir seluruh dunia seperti di Prancis, Italia, Spanyol, AS, Afrika Selatan maupun Rusia.

Kiwi ini dikenal sebagai penghasil vitamin C terbesar dibandingkan dengan buah-buahan yang lainnya. Untuk lebih detailnya, berikut merupakan kandungan yang dimiliki oleh buah Kiwi per 100 gramnya.

  • Protein: 0.99 gram.
  • Air: 83,05 gram.
  • Karbohidrat: 14.88 gram.
  • Kalori: 61 kcal.
  • Abu: 0.64 gram.
  • Lemak: 0.44 gram.
  • Magnesium: 30 mg.
  • Fiber: 3.4 gram.
  • Besi: 0.41 mg.
  • Vitamin C: 75.0 mg.
  • Potassium, K: 332 mg.
  • Vitamin A: 9 mcg.
  • Calcium: 26 mg.
  • Phosphorus, P: 40 mg.
  • Niacin: 0.500 mg.
  • Vitamin A: 175 iu.
  • Retinol: 0 mcg.
  • Sodium: 5 mg.
  • Thiamin: 0.020 mg.
  • Kolesterol: 0 mcg.
  • Riboflavin: 0.050 mg.

Buah Kiwi juga mengandung actinidin, enzim alami yang dapat mengatasi sembelit. Asam askobin-nya melindungi tubuh dari demam dan nyeri persendian.

Khasiat Buah Kiwi

  • Anti-hipertensi

Buah Kiwi mengandung kalium yang dikenal sebagai mineral penurun tekanan darah tinggi. Kalium juga penting untuk menjaga fungsi otot dan gerak reflek sistem saraf. Kalium juga berperan menjaga keseimbangan air di dalam tubuh.

  • Menangkal radikal bebas

Kiwi sangat kaya kandungan antioksidan. Kandungan polifenol, karotenoid, dan enzim-enzim lain membentuk antioksidan yang akan menangkal radikal bebas yang masuk dalam tubuh. Hasilnya, tubuh lebih sehat dan dapat terhindar dari banyak penyakit.

  • Kesehatan mata

Kiwi mengandung lutein dan beta karoten yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata.

  • Masalah pencernaan

Dengan kandungan serat yang tinggi, Kiwi dapat membantu bagi Anda yang memiliki masalah pencernaan. Buang air besar tidak teratur atau kembung dapat diatasi dengan mengonsumsinya secara teratur.

  • Bermanfaat bagi wanita hamil

Buah Kiwi kaya dengan asam folat yang baik untuk ibu hamil untuk mencegah cacat lahir pada otak atau saraf tulang belakang. Buah Kiwi juga dapat membantu mengatasi kekurangan zat besi pada wanita yang bisa berdampak pada terganggunya produktivitas, perkembangan dan fungsi kognitif, resiko kehamilan dan sistem kekebalan tubuh.

  • Kesehatan jantung

Kandungan potasium yang dimilikinya hampir sama dengan yang terkandung pada pisang. Buah Kiwi merupakan sumber potasium rendah garam yang berpotensi memberi manfaat dalam menjaga tekanan darah dan kesehatan jantung.

  • Mengurangi resiko Alzheimer

Buah Kiwi diyakini dapat mengurangi resiko terkena penyakit Alzheimer sampai 50%.

Itulah beberapa manfaat buah Kiwi yang sangat baik untuk kesehatan. Dengan banyak mengonsumsi buah Kiwi, berbagai problem kesehatan yang selama ini diderita bisa segera teratasi oleh khasiat yang dimiliki oleh buah kecil yang menakjubkan ini. Selamat mencobanya!

10 Keunggulan Buah Kiwi

10 Agustus 2013

10 Keunggulan Buah Kiwi

Kiwi Turunkan HipertensiBuah kiwi merupakan salah satu buah-buahan dengan harga yang terbilang mahal, namun dibalik itu ternyata manfaat yang terkandung di dalamnya sangat mengaggumkan, kita simak yuk 10 fakta yang membuktikan buah kiwi baik untuk kesehatan:

1. Kaya akan nutrisi

Anda akan mendapatkan vitamin dan mineral lebih banyak per gramnya, maupun per kalori dari buah kiwi dibanding dengan buah lainnya.

2. Kaya akan Vitamin C

Kandungan vitamin C pada buah kiwi ternyata dua kali lebih banyak dibanding dengan buah jeruk.

3. Memiliki kandungan vitamin lebih tinggi dibanding buah lainnya

Terdapat vitamin E yang merupakan antioksidan dan dibutuhkan untuk kesehatan jantung. Asam Folat, dibutuhkan untuk mencegah cacat tulang belakang paada bayi juga bagi perkembangan otak dan kognitif anak. Potasium, untuk menjaga kondisi tekanan darah dan kesehatan jantung.

4. Sumber karotin lutein yang baik

Kandungan lutein yang ada di dalamnya terbukti lebih mudah diserap lebih baik dari sayuran dan baik untuk membantu kesehatan penglihatan yang disebabkan usia.

5. Mengandung antioksidan alami yang tinggi

Dengan rajin mengkonsumsi buah kiwi dapat membantu meningkatkan antioksidan yang dibutuhkan untuk mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas dan stres oksidatif.

6. Membantu meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh

Membantu dalam menanaggulangi tekanan, radang, dan serangan dari bakteri dan virus yang banyak berkembang dari kehidupan sehari-hari.

7. Mengurangi jumlah sel yang rusak akibat stres oksidatif

Dengan mengkonsumsi kiwi dua buah per hari dapat mengurangi jumlah sel yang rusak dan memperbaiki kerusakan DNA akibat dari stres oksidatif.

8. Mengurangi stres oksidatif akibat makanan

Mengkonsumsi buah kiwi bersama dengan makanan lainnya terbukti mengurangi stes oksidatif dari makanan yang dikonsumsi, terutama makanan dengan lemak tinggi.

9. Menunjukan penurunan gumpalan darah

Dengan mengkonsumsi 2-3 buah per hari maka dapat menunjukan penurunan penggumpalan darah yang dikenal sebagai faktor risiko penyakit kardiovaskular yang dapat menyebabkan penyumbatan arteri dan pembuluh darah.

10. Mengurangi sebah dan kembung

Serat dan komponen lainnya membuat buah kiwi dikenal sebaai sumber pencerna alami.

Manfaat Luar Biasa Dibalik Segarnya Buah Kiwi

10 Agustus 2013

Manfaat Luar Biasa Dibalik Segarnya Buah Kiwi

manfaat-luar-biasa-dibalik-segarnya-buah-kiwi

Siapa yang tidak kenal dengan buah asal Selandia Baru ini? Bagian dalamnya yang cantik dan rasanya yang segar membuat banyak orang jatuh hati dengan kiwi. Meski buah ini ukurannya kecil, namun kiwi menyimpan segudang manfaat kesehatan. Inti manfaat luar biasa kiwi dilansir healthmeup.

  • Kiwi merupakan sumber serat makanan, potasium, asam folat, vitamin C & E, karoten dan antioksidan.
  • Satu buah kiwi memberikan lebih vitamin C daripada jeruk
  • Buah Kiwi memiliki GI rendah (Glycemic Index sebesar 48,5). Makanan dengan GI rendah mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes dan membantu menjaga berat badan.
  • Buah Kiwi merupakan sumber folat. Folat membantu perkembangan otak dan kognitif dan Mencegah cacat saraf pada bayi (baik sebelum dan selama kehamilan). Folat memproduksi dan perbaikan DNA, serta membantu dalam pembelahan sel yang cepat dan pertumbuhan. Buah ini sangat direkomendasikan untuk ibu hamil.
  • Buah kiwi memberikan serat yang membantu pencernaan dan masalah sembelit.
  • Dua porsi buah kiwi memiliki jumlah kalium yang sama dengan pisang tetapi kalorinya rendah. Buah kiwi merupakan pilihan tepat bagi orang tua yang rentan terhadap osteoporosis karena kekurangan kadar potasium dalam tubuh mereka.
  • Kiwi mengandung lebih dari 20 mg magnesium. Magnesium membantu menjaga fungsi otot dan saraf, menjaga denyut jantung stabil, mendukung sistem kekebalan tubuh, dan memperkuat tulang.
  • Kiwi mengandung antioksidan untuk membantu memerangi kerusakan DNA dan sel disebabkan oleh radikal bebas. Antioksidan dapat memperlambat proses penuaan.
  • Kiwi kaya lutein. Lutein adalah antioksidan yang membantu mencegah kerusakan penglihatan karena faktor usia.

Yuk, makan buah kiwi untuk mendapatkan kesehatan optimal!

Rasakan Manfaat Buah Kiwi Setelah 14 Hari Mengonsumsinya

9 Agustus 2013

Rasakan Manfaat Buah Kiwi Setelah 14 Hari Mengonsumsinya

184544_kiwiMenurut riset, sebanyak 93,6 persen penduduk Indonesia dengan usia lebih dari 10 tahun kurang mengonsumsi sayuran dan buah-buahan. Padahal buah-buahan memberikan manfaat yang sangat baik untuk tubuh kesehatan tubuh. Hal itu dipaparkan oleh pakar gizi Dr. dr. Fiastuti Witjaksono, MS, Sp.GK.

Kiwi, merupakan salah satu dari buah-buahan yang disarankan untuk dikonsumsi setiap hari. Dokter yang tergabung dalam Pengurus PDGKI (Perhimpunan Dokter Gizi Klinik Indonesia) itu juga menjelaskan, buah kiwi mengandung vitamin dan serat yang tinggi sehingga bisa memperlancar saluran pencernaan, meningkatkan daya tahan tubuh, hingga mencegah lingkar pinggang membesar.

“Wanita yang ingin langsing makan serat yang banyak karena serat dari buah itu kalorinya tidak tinggi. Dalam buah kiwi tidak hanya serat tapi juga memiliki vitamin C yang dua kali lebih tinggi daripada jeruk dan vitamin E yang lima kali lebih tinggi dibanding apel makanya bagus buat tubuh,” tutur Fiastuti saat workshop Zespri Kiwifruit di Club House, Ecopark Ancol, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Selasa (30/4/2013).

Oleh karena itu, perusahaan kiwi asal New Zealand, Zespri, ingin mengajak masyarakat Indonesia makan buah secara teratur dan merasakan manfaat dari kiwi. Perusahaan yang sudah ada di Indonesia sejak lima tahun lalu itu ingin masyarakat melalui kampanye ‘Feel the Difference’ mengonsumsi buah kiwi selama 14 hari.

“Zespri ingin mengajak masyarakat untuk merasakan perbedaan dengan mengonsumsi buah kiwi secara teratur selama 14 hari, dari pengalaman yang ada, paling tidak 7 kali setelah 7 hari baru mulai terasa, setelah 14 hari paling tidak ada reaksi yg dirasakan,” papar Yuyuh Sukmana, selaku Market Development Manager Indonesia.

Yuyuh menambahkan, kini makan kiwi tidak perlu repot harus dikupas tuntas kulitnya baru bisa dinikmati. Cukup membelah buah kiwi menjadi dua bagian kemudian di-scope dengan sendok tanpa mengupas kulitnya. Yuyuh berharap kemudahan ini bisa membuat orang semakin tertarik mengonsumsi buah kiwi.