Mengapa Pria Suka Ekspresi Orgasme Anda

19 Agustus 2013

KHUSUS PASUTRI-NEW

3368665-seks-643-474

Ini jawaban yang menentramkan untuk Anda yang begitu khawatir dengan bentuk tubuh sehingga risih ketika bercinta dengan pasangan. Menurut penelitian, ketika berhubungan seks pria tidak fokus pada bentuk payudara, bokong, atau bagian mana pun dari tubuh Anda. Kebanyakan pria justru mengamati ekspresi Anda, karena menurut mereka ekspresi wajah lah yang menunjukkan apakah Anda pura-pura orgasme atau tidak.

Menurut pakar seks Tracey Cox, yang juga penulis buku The Sex Doctor, selama ini kita mengetahui bagaimana “ekspresi orgasme” kebanyakan orang hanya dalam film. Padahal, adegan dalam film tentunya sangat dipersiapkan, termasuk bagaimana penataan rambut hingga penempatan keringat para tokohnya. Dengan demikian, boleh dikatakan bahwa ekspresi tersebut tidak nyata.

Saat menyiapkan buku The Sex Inspector, Tracey mengaku mengamati rekaman pasangan-pasangan di dunia nyata saat berhubungan seks. Dari situ ia bisa membuktikan bahwa ekspresi wajah kebanyakan orang saat orgasme tidaklah seperti yang digambarkan dalam film-film.

“(Wajah) Kebanyakan orang terlihat memerah, berkeringat, wajah kita berputar dan mengernyit dengan cara yang tidak menarik, mulut pria seringkali terbuka sambil sedikit meraung,” tulisnya. Ia juga mengungkapkan adanya suara-suara aneh yang dikeluarkan, meski tak jelas apa yang diucapkan.

Dengan demikian, Tracey mengungkapkan bahwa wajah orgasme kebanyakan orang sama sekali tidak enak dilihat. Namun, ia juga menegaskan bahwa hubungan seks tidak membutuhkan wajah yang cantik dan tertata. Seks berkaitan dengan nafsu, yang seringkali menghasilkan emosi yang primitif.

“Sejujurnya, kalau aku tidur dengan seseorang yang wajahnya tetap rapi saat klimaks, aku bisa jengkel!” serunya. Wajah saat orgasme tidak dapat dikontrol, dan sejatinya Anda tak akan peduli bagaimana rupa Anda.

David M Schnarch, konsultan pasangan di Amerika dan penulis buku Passionate Marriage, menambahkan bahwa ia kerap menyarankan para pasangan untuk membuka mata saat orgasme. Menurutnya hal ini akan membuat suasana lebih intim.

Karena terlalu sadar diri, dan malu dengan ekspresi wajah yang tidak dapat dikontrol ini, kebanyakan orang memang cenderung menutup mata saat mencapai orgasme. Padahal, mereka yang membiasakan diri tetap membuka mata saat mencapai klimaks umumnya akan mengalami momen paling erotik dan menyenangkan.

Oleh karena itu, Tracey kerap memberi “PR” pada kliennya untuk belajar membuka mata saat bercinta. Banyak orang yang belum terbiasa akhirnya malah terus-menerus tertawa saat melakukannya.

“Menurutku itu sangat tergantung pada kepribadian Anda, dan sedikit seperti yoga: hal itu mendorong reaksi suka atau benci,” kata Tracey.

Meski begitu, ia tetap menyarankan para pasangan untuk terus mencobanya. Kecuali, Anda memang menyembunyikan sesuatu: Anda sebenarnya hanya pura-pura orgasme.

Cara Aman Melakukan Seks Oral

KHUSUS PASUTRI-150

19 Agustus 2013

105321pMeskipun sudah ada berbagai peringatan seputar seks oral, misalnya bisa menyebabkan penularan virus penyakit, orang tidak lantas mengurangi aktivitas seks jenis ini. Maklumlah, banyak pasangan menganggap seks oral lebih memberikan rasa intim daripada intercourse-nya sendiri. Rangsangan klitoral secara langsung pada seks oral menyebabkan wanita lebih mudah mencapai orgasme, dibandingkan dengan melakukannya secara intercourse. Di lain pihak, kaum pria pun mendapatkan kenikmatan yang lebih intens dengan seks oral.

3368665-seks-643-474Namun bagi banyak pasangan lain, seks oral merupakan suatu tantangan tersendiri. Seks oral tidak akan dapat terjadi jika Anda masih malu-malu dengan pasangan. Untuk dapat melakukannya, lebih dulu kita harus merasa nyaman dengan si Mr P. Sedangkan bila Anda menjadi pihak yang menerima “layanan” tersebut, Anda pun harus merasa nyaman dengan Ms V Anda sendiri. Bila tidak nyaman, kita tidak akan mendapatkan kenikmatan yang diinginkan, atau memberikan kepuasan yang diharapkan pasangan.

Mengapa Pria Suka Ekspresi Orgasme Anda“Oral sex memang merupakan salah satu aktivitas seksual yang paling erotis, menyenangkan, dan memuaskan, yang dapat Anda lakukan,” jelas Dr Ava Cadell, sex therapist dan penulis buku The Pocket Idiot’s Guide to Oral Sex. “Itu adalah satu bagian yang dibutuhkan untuk menjadi pecinta yang hebat. Jadi jika yang satu menginginkan, sedangkan yang lain menolak, hal itu bisa menyebabkan hubungan menjadi kacau.”

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), sekitar 90 persen pria dan wanita pernah melakukan oral sex dalam hidup mereka. Memang tidak berarti mereka masih melakukannya secara rutin, atau apakah mereka langsung menyukainya. Mengapa ada sebagian di antara mereka yang tidak melakukan atau bahkan ingin mencobanya, tak lain karena rasa khawatir akan higienitasnya. Yang lain tidak menyukai “rasanya” (meskipun sekarang sudah ada kondom beraneka rasa). Yang lainnya lagi khawatir tidak mampu melakukannya dengan baik. Sisanya cukup mengatakan bahwa menempatkan wajah begitu dekat pada bagian tubuh yang biasanya ditutupi adalah hal yang tidak menyenangkan.

Saling Berkompromi

Kita memang tidak perlu melakukan sesuatu yang tidak nyaman untuk kita, namun tak ada salahnya kita melakukan sesuatu untuk mengatasi kendala yang membatasi kenikmatan Anda maupun pasangan, bukan? Percaya tidak, hampir semua keengganan Anda mengenai oral sex ternyata dapat diatasi dengan penjelasan yang simpel.

“Jika Anda mempertanyakan kebersihan, Anda bisa kok mandi dulu bersama pasangan,” kata Ian Kerner, penulis buku She Comes First and He Comes Next. “Jika seorang pria tidak suka melakukan seks oral untuk pasangannya, ia perlu tahu bahwa vagina itu memiliki self-cleaning ecosystem,” jelasnya. Di lain pihak, tambahnya, jika wanita mengombinasikan oral seks dengan stimulasi manual (dengan tangan) untuk menghindari perasaan ingin tersedak, dan meminta pasangannya untuk tidak mendorong terlalu dalam, mereka bisa tetap berkompromi. Anda hanya perlu melakukannya perlahan-lahan.

Hal lain yang perlu Anda ketahui, pihak yang menerima seks oral seharusnya tidak menjadi satu-satunya yang menikmati sesi tersebut. Saat Anda memijat Mr P-nya, dan melihat betapa si dia menikmatinya, juga memberikan rangsangan tersendiri bagi Anda. Bahkan bila Anda suka memberikan seks oral untuk pasangan namun Anda sendiri tidak menyukainya—alias satu arah—pun tidak jadi masalah. Namun, Anda bisa mencoba mengenali penyebabnya. Sebab, “Orang-orang yang tidak menikmati seks oral biasanya memiliki hambatan psikologis,” kata Dr Cadell.

Penyebabnya, karena salah satu pihak merasa terpaksa melakukannya. Misalnya, wanita yang sedang tidak mood untuk berhubungan seks, dipaksa memberikan seks oral (atau fellatio) kepada pasangannya. Atau, pria yang “bertekad” memberikan oral seks sampai pasangannya mencapai orgasme, padahal—lagi-lagi—pasangannya sedang tidak ingin berhubungan, atau merasa tidak nyaman melakukannya.

Jika memang Anda melakukan kompromi, seharusnya kompromi tersebut disetujui kedua belah pihak dan saling menyenangkan satu sama lain. “Jangan biarkan rasa takut menentukan apa yang harus Anda lakukan, tak terkecuali kesenangan seperti ini,” demikian saran Dr Sharna L. Striar, sex therapist bersertifikasi yang berpraktik di New York City. “Seks oral harusnya menyenangkan, memberikan variasi, dan meningkatkan kenikmatan. Tetapi karena hal ini sangat intim sifatnya, Anda harus saling berkomunikasi mengenai apa yang diinginkan dan diperlukan.”

Pastikan pula Anda sudah berkomunikasi sebelum melakukannya!

5 Cara Dapatkan Orgasme Sensasional

19 Agustus 2013

KHUSUS PASUTRI-NEW

Posisi-Seks-Agar-Cepat-Hamil

Bagi perempuan, dibutuhkan sedikit waktu dalam berhubungan seks untuk meraih orgasme. Dibutuhkan rata-rata 10-20 menit untuk memberikan rangsangan pada perempuan sampai mereka meraih puncak kenikmatan. Mulai dari waktu pemanasan, posisi seks yang menentukan, sampai meraih orgasme yang sensasional. Tapi, ternyata ada beberapa hal yang tidak Anda ketahui betul tentang cara meraih orgasme.

Banyak cara untuk meraih akhir yang memuaskan. Orgasme vaginal mungkin cara paling terkenal untuk mencapai garis finish kenikmatan, meski juga bukan satu-satunya pilihan. Anda juga dapat memiliki orgasme klitoral, atau kombinasi dari vaginal dan klitoral. Cobalah cara itu semua.

Seks oral perlu dipertimbangkan. Menurut seksolog Leanna Wolfe, PhD, kebanyakan perempuan merasa sulit untuk menyelesaikan seks vaginal mereka sendiri. Mereka melupakan bahwa area klitoris yang supersensitif juga membutuhkan rangsangan, baik dengan tangan atau lidah. Oleh karena itu, coba tingkatkan peluang Anda dengan menerima seks oral.

Kelembutan dari payudara. Pada sebagian perempuan, menerima sentuhan atau kelembutan pijatan pada payudara akan menciptakan orgasme yang memuncak dalam diri mereka. Maka, cari tahu bagaimana nipplegasm bisa diraih, siapa tahu cara ini juga untuk Anda!

Masturbasi. Ini adalah cara termudah bagi perempuan untuk meraih orgasme. Karena, Anda lah yang tahu mana bagian paling sensitif dari tubuh Anda, atau seberapa besar tekanan atau sentuhan yang harus diberikan pada area sensitif tersebut. Kalau Anda bisa mengakhiri sesi bercinta dengan orgasme yang diraih lewat masturbasi, kenapa tidak?

Gunakan kekuatan pikiran. Anda dapat menginduksi orgasme secara mental. Cara ini memang tergolong paling sulit, karena membutuhkan konsentrasi penuh. “Ini kombinasi dari pernafasan, fantasi, dan memberikan diri Anda untuk fokus pada diri sendiri,” kata terapis seks Gina Ogden, PhD.

Sumber : WomensHealth

Pakai Cara Ini Dijamin Wanita Cepat Capai Orgasme

19 Agustus 2013

KHUSUS PASUTRI-NEW

ORGASME-01

Tanggal 8 Agustus lalu merupakan Hari Orgasme Wanita di Brazil. Pria harus memberikan kesenangan seksual dan membuat pasangan mereka merasakan orgasme sebenarnya.

Sementara ada beberapa langkah yang bisa dicoba agar Anda bisa memberikan kepuasan bagi pasangan di ranjang dan mencapai orgasme.

Seperti dikutip dari huffpost setidaknya ada lima cara yang dianggap efektif untuk membantu wanita mencapai orgasme.

Pelumas Untuk Merangsang Gairah Wanita

Rangsangan seksual sangat penting untuk mencapai orgasme. “Ketika pikiran Anda terangsang, akan jauh lebih mudah bagi tubuh Anda untuk dirangsang,” kata Patty Brisben, pendiri PureRomance.

Selain alat bantu seks, pelumas atau lubricant dianggap media yang pas untuk merangsang titik sensitif pada wanita Anda.

Ada kesalahpahaman bahwa pelumas hanya cocok digunakan bagi wanita yang menderita kekeringan vagina karena faktor usia.

“Tapi itu tidak benar, pelumasan untuk semua usia. Bahkan, 65% wanita mengatakan bahwa penggunaan pelumas telah menyebabkan seks yang luar biasa,” tambah Brisben.

Yang tepat adalah menggunakan pelumas berbahan dasar air karena lebih aman.

Streching

Ingat seks memerlukan kinerja beberapa bagian tubuh, jadi pastikan tubuh Anda dalam kondisi fit dan bugar untuk menghasilkan seks berkualitas.

Karenanya latihlah otot-otot yang berhubungan dengan daerah sensual Anda seperti otot panggul yang berhubungan dengan otot vagina.

“Lakukan latihan Kegel secara teratur akan mengakibatkan kontraksi kuat selama orgasme,” kata Lynn Wolfbrandt, spesialis produk untuk http://www.vibrators.com.

Panaskan Suhu Tubuh Anda

Suhu sering diabaikan sebagai variabel penting untuk mencapai orgasme.

“Sebuah studi Denmark menunjukkan bahwa wanita memiliki 30% lebih banyak kemungkinan mencapai orgasme ketika kaki mereka hangat daripada dingin,” kata pelatih hubungan Dylan Thrasher.

Menggunakan kaus kaki ketika bercinta dianggap dapat membantu meningkatkan suhu tubuh. “Cobalah pijat kaki menggunakan minyak tubuh sebagai pemanasan untuk memanaskan segalanya,” tambah Dylan.

Bangun Kedekatan Psikis Dengan Pasangan

Seks tak hanya melibatkan fisik, tapi emosional juga sangat berperan.

“Memiliki hubungan yang kuat dengan pasangan Anda memperkuat kualitas seks, khususnya orgasme,” lanjut Thrasher.

“Seorang wanita harus merasa dihargai, diinginkan, dipahami dan diterima oleh pasangannya,” jelasnya.

Permainan Nakal

Seksolog Shanna Katz menyarankan bermain game dengan panca indera Anda untuk meningkatkan gairah seksual.

“Baik itu dengan minyak pijat aroma atau saling memukul, bermain dengan indera dapat membangkitkan gairah seksual beberapa orang satu jam lebih cepat ketimbang oral seks. Pertimbangkan untuk menggunakan penutup mata, bulu, satin, bahan kulit dan lilin untuk membuat game sensorik sebagai foreplay,” usul Katz.