Posisi Missionary (Man on Top)


KHUSUS PASUTRI


 

21 Agustus 2013the-domePosisi hubungan seksual ‘Man on Top’ (missionary position) adalah posisi yang paling umum dilakukan oleh suami istri, di mana posisi pria di atas dan wanita di bawah.

Posisi Missionary Angkat PinggulDinamakan Missionary Position terkait dengan sejarah penduduk kepulauan Polynesian yang mempunyai budaya seksualitas tentang hubungan seksual dengan berbagai posisi. Pada era penjajahan kolonialis Eropa, kaum Missionaris Nasrani hanya membolehkan posisi hubungan seksual yang beradab adalah pria di atas dan wanita di bawah. Maka sejak itu posisi ini dinamakan ‘Missionary Position’.

155814_seks

Kelebihan:

  1. Hubungan seksual dapat disertai ciuman sehingga hubungan intim dapat lebih mesra.
  2. Penis lebih mudah masuk ke dalam vagina
  3. Penis dapat tetap di pertahankan di dalam vagina ketika terjadi orgasme dan ejakulasi
  4. Lebih mudah menghasilkan pembuahan untuk terjadinya kehamilan.

Kekurangan:

  1. Gerakan wanita kurang bebas, hingga partisipasi aktifnya kurang
  2. Bagi wanita mungkin kurang terasa nyaman karena penis masuk terlalu dalam
  3. Bagi pria sering terasa terlalu merangsang hingga cepat mencapai orgasme, sementara pasangannya belum apa-apa
  4. Tidak dianjurkan bagi wanita yang hamil besar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.