Kandungan, Manfaat dan Khasiat Temulawak Bagi Kesehatan


temulawak

TEMULAWAK (KONENG GEDE)

Temulawak yang mempunyai nama latin Curcuma Xanthorrhiza merupakan tanaman obat yang biasa dijadikan sebagai bahan jamu. Temulawak memiliki bentuk dan warna yang hampir mirip dengan Kunyit. Di beberapa daerah temulawak disebut sebagai Koneng Gede.

Temulawak mempunyai beberapa kandungan senyawa kimia yang terdapat pada rimpangnya, antara lain berupa fellandrean dan turmerol atau yang sering disebut minyak menguap. Kemudian minyak atsiri, kamfer, glukosida, foluymetik karbinol dan an kurkuminoid.

Kurkuminoid terdiri atas kurkumin dan desmetoksikurkumin, yang bermanfaat menetralkan racun, menghilangkan nyeri sendi, meningkatkan sekresi empedu, menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida darah, antibakteri, mencegah pelemakan dalam sel-sel hati, dan antioksidan.

Sedangkan minyak atsiri menyimpan khasiat untuk meningkatkan produksi getah empedu dan menekan pembengkakan jaringan.

Manfaat Temulawak

  • Mengatasi gangguan pencernaan

Macam-macam gangguan kesehatan di saluran pencernaan seperti perut kembung, dyspepsia, dan indisgestion dapat diatasi dengan temulawak. Di tahun 2006, Clinical Gastroenterology and Hepatology menyatakan bahwa pasien yang mengalami gangguan kesehatan pada ulcerative colitis mendapati penyakitnya semakin membaik dengan mengkonsumsi suplemen temulawak secara teratur.

  • Meringankan osteoarthritis

Manfaat kesehatan yang kedua ini ternyata sudah masyur di India sejak ribuan tahun yang lalu. Temulawak, atau yang biasa dikenal dengan sebutan curcuma, memiliki kemampuan untuk meredakan peradangan, seperti osteoarthritis tersebut.

  • Mengatasi Kanker

Temulawak juga efektif dalam mengatasi penyakit kanker, seperti kanker payudara, usus, dan prostat. Dari jurnal ilmiah “The Prostate”, diketahui bahwa kandungan curcumin dalam temulawak dapat menghambat pertumbuhan kanker prostat. The University of Maryland Medical center menjelaskan hal tersebut dengan membuat hipotesis bahwa curcuma bekerja menghentikan pembuluh darah yang menyuplai pertumbuhan kanker.

Cara Membuat Jamu Temulawak

Banyak cara mengolah temulawak, kebanyakan mengolahnya menjadi jamu. Tapi, terkadang rasa pahit itu ada ketika dikonsumsi. Berikut adalah cara yang dapat Anda lakukan untuk mengolah temulawak menjadi jamu untuk mengobati berbagai penyakit:

1. Sakit Limfa

Bahan:

  • 2 rimpang Temulawak
  • 1/2 rimpang Lengkuas
  • 1 genggam Daun Meniran

Cara membuat: temulawak dan lengkuas diparut, kemudian semua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, dan disaring.

Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari 1 cangkir.

2. Sakit Ginjal

Bahan:

  • 2 rimpang temulawak,
  • 1 genggam daun kumis kucing,
  • 1 genggam daun kacabeling.

Cara membuat : temulawak diiris tipis-tipis, kemudian direbus bersama dengan bahan lainnya dengan 1 liter air, dan disaring.

Cara menggunakan: diminum selama 3 hari.

3. Sakit Pinggang

Bahan:

  • 1 rimpang temulawak,
  • 1 rimpang kunyit sebesar ibu jari,
  • 1 genggam daun kumis kucing.

Cara membuat : semua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air, dan disaring.

Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari 1 gelas.

4. Mengobati Asma

Bahan:

  • 1 1/2 rimpang temulawak,
  • 1 potong gula aren.

Cara membuat: temulawak diiris tipis-tipis dan dikeringkan. Setelah kering direbus dengan 5 gelas air ditambah 1 potong gula aren sampai mendidih hingga tinggal 3 gelas, kemudian disaring.

5. Sakit Kepala dan masuk angin

Bahan:

  • beberapa rimpang temulawak.

Cara membuat: temulawak diiris tipis-tipis, dikeringkan dan ditumbuk halus menjadi tepung. Kurang lebih 2 genggam tepung temulawak direbus dengan 4-5 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 3 gelas, kemudian disaring disaring.

6. Mengobati Sakit Maag

Bahan:

  • 1 rimpang temulawak.

Cara membuat: temulawak diiris tipis-tipis dan diangin-anginkan sebentar, kemudian direbus dengan 5-7 gelas air sampai mendidih, dan disaring.

Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari 1 gelas.

7. Sakit perut, Sakit perut pada waktu haid

Bahan:

  • 1 rimpang temulawak,
  • 3 buah mata asam,
  • 1 potong gula kelapa,
  • garam secukupnya.

Cara membuat: temulawak diparut, kemudian direbus bersama bahan lainnya dengan 3-4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas.

Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari 1 cangkir, pagi dan sore.

8. Menghilangkan bau amis sewaktu haid

Bahan:

  • 1 rimpang temulawak,
  • 5 buah mata asam,
  • 1 potong gula kelapa.

Cara membuat: temulawak diiris tipis-tipis dan diangin-anginkan, kemudian bersama bahan lainnya ditaruh dalam waskom (rantang/ panci), diberi 2 gelas air panas dan ditutup rapat selama kurang lebih 15 menit, dan disaring.

Cara menggunakan : diminum 3 kali, 1 kali sehari.

9. Memperbanyak produksi ASI

Bahan:

  • 1 1/2 rimpang temulawak,
  • dan tepung saga secukupnya.

Cara membuat: temulawak diparut, kemudian kedua bahan tersebut dicampur dan ditambah air panas secukupnya sehingga menjadi bubur.

Cara menggunakan : dimakan biasa.

10. Memacu ASI yang macet

Bahan :

  • 1 1/2 rimpang temulawak diparut,
  • 1 potong gula kelapa,
  • 2-3 sendok makan adonan sagu.

Cara membuat : temulawak diparut, kemudian bersama bahan lainnya direbus dengan 1 liter air sampai mendidih dan disaring.

Cara menggunakan : diminum 2 kali sehari 1 cangkir secara teratur.

11. Kesulitan buang air besar/berak

Bahan:

  • 1 rimpang temulawak,
  • 3 buah mata asam,
  • 1 potong gula kelapa.

Cara membuat : temulawak diiris tipis-tipis dan diangin-anginkan sampai kering, kemudian bersama bahan lainnya diseduh dengan air panas secukupnya dan disaring.

Cara menggunakan: diminum biasa.

12. Mengobati Sembelit

Bahan :

  • 1 rimpang temulawak dan
  • biji sawi secukupnya.

Cara membuat : kedua bahan tersebut ditumbuk sampai halus, kemudian diseduh dengan air panas secukupnya dan disaring.

Cara menggunakan : diminum biasa.

13. Menambah nafsu makan

Bahan:

  • 2 rimpang temulawak,
  • 1/4 rimpang lengkuas,
  • 1/2 genggam daun meniran.

Cara membuat : semua bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas, kemudian disaring.

Cara menggunakan : diminum 2 kali sehari 1/2 gelas.

Itu dia berbagai manfaat temulawak bagi kesehatan dan pengobatan tradisional. Perlu diketahui bahwa temulawak merupakan bahan yang paling banyak terdapat dalam jamu tradisional.

/dari berbagai sumber

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s