Bercinta Saat Menstruasi, Bermanfaat atau Mudarat?

PASUTRI 150

images (2)

Bagi pasangan yang sudah menikah, seakan ada peraturan dilarang melakukan hubungan seksual pada saat istri menstruasi. Risih dengan keadaan menstruasi bisa jadi alasan utama, tapi ada juga mitos serta larangan agama yang menyatakan bahwa berhubungan badan dengan perempuan yang sedang datang bulan tidak boleh. Namun, jika ditilik secara medis tak ada larangan untuk berhubungan seksual pada saat menstruasi.

Dokter Laura Berman, PhD, ahli kesehatan seksual dan hubungan, mengungkapkan bahwa bercinta saat haid malah bisa membantu gejala menyakitkan dari premenstrual syndrome (PMS), seperti dilansir Everyday Health, Minggu (24/8/2014). Orgasme yang dirasakan bisa mengurangi kram dan kontraksi orgasmik yang memberikan pijatan yang menenangkan.

Selain itu, orgasme membuat tubuh melepaskan hormon endorfin yang dapat sebagai penghilang sakit, menenangkan emosi yang tak stabil, mengurangi sakit kepala yang biasanya lekat dengan perempuan saat PMS.

Namun, dokter Berman mengingatkan bahwa melakukan hubungan seksual pada saat perempuan menstruasi harus dengan  aman, artinya menggunakan pelindung. Risiko untuk terkena penyakit menular seksual dan infeksi lebih tinggi terjadi dibandingkan pada saat biasa karena leher rahim terbuka. Berbagai penyakit yang dapat ditularkan lewat darah pun bisa terjadi, seperti hepatitis dan HIV.

Satu lagi, jika perempuan tidak menggunakan alat kontrasepsi kemungkinan terjadinya pembuahan bisa terjadi saat melakukan hubungan seksual pada kesempatan ini.

Yang Terjadi pada Tubuh Wanita yang Sering Orgasme

PASUTRI 150

 

 

Orgasme itu mengagumkan. Bagaimana pun caranya kaum hawa mencapai orgasme, baik dengan bantuan mainan seks atau dengan suami, manfaatnya benar-benar hebat. Ada banyak hal yang terjadi di tubuh apabila wanita rutin merasakan klimaks bercinta.

Orgasme sesekali memang bagus untuk Anda, tapi wanita yang orgasme secara teraturlah yang benar-benar bisa menuai keuntungannya. Seluruh tubuh mereka menjadi lebih kuat, lebih mampu untuk mencegah rasa sakit, dan bahkan bisa membuat dia dan pasangannya hidup lebih lama.

Berikut beberapa hal yang terjadi pada tubuh ketika Anda mengalami orgasme secara teratur seperti dikutip Bustle, Jumat (2/9/2015):

1. Sakit Kepala Berkurang

Sebuah studi 2013 yang dilakukan tim dari University of Munster di Jerman menemukan orgasme membantu menyingkirkan sakit kepala, bahkan migrain.

Sebanyak 43 persen peserta melaporkan setelah orgasme migrain mereka menunjukkan perbaikan. Dan 18 persen mengatakan sakit kepala mereka hilang setelah mencapai klimaks kedua. Apakah ini berarti semakin banyak Anda mengalami orgasme maka jarang sakit kepala dan migrain? 

2. Mencegah Penyakit

Setiap kali mengalami orgasme, tubuh melepaskan oksitosin dan mendapatkan endorfin. Semakin sering Anda orgasme akan memiliki kemungkinan jauh dari penyakit kronis, bahkan arthritis.

Tidak ada jumlah aspirin yang bisa ‘mengobati’ nyeri seperti orgasme.

3. Melawan Penyakit Lebih Baik

Penelitian menemukan orgasme secara teratur – bahkan hanya beberapa kali dalam seminggu – dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh hingga 20 persen.

4. Menstruasi Teratur

Sebuah studi dari Universitas Columbia dan Stanford menemukan wanita yang orgasme secara teratur memiliki siklus menstruasi lebih teratur. Ketika kita orgasme, daerah pinggul menjadi penuh dengan darah, darah yang sehat penuh dengan nutrisi yang dapat menjaga menstruasi tepat pada waktunya.

5. Tidur Nyenyak

Studi telah menemukan tidak hanya orgasme yang membantu Anda tidur lebih lama dan lebih nyenyak, tapi sebuah studi menemukan 32 persen wanita akan melakukan masturbasi sebelum tidur agar tidurnya lebih nyenyak.

6. Terlihat Lebih Muda

Cara untuk terlihat lebih muda adalah dengan mengalami orgasme secara teratur. Menurut penelitian yang berlangsung 10 tahun, mereka yang lebih sering orgasme terlihat setidaknya tujuh tahun lebih muda dari usia sebenarnya.

Meskipun para ilmuwan tidak tahu pasti mengapa hal ini terjadi, peneliti utama studi berasumsi bahwa orgasme melepaskan hormon pertumbuhan manusia yang membuat kulit lebih elastis dan menahan keriput seiring waktu.

7. Jadi Jenius

Sebuah studi 2013 menemukan orgasme lebih baik untuk otak Anda dibanding melakukan teka-teki kata. Para peneliti di Rutgers menemukan, melalui penggunaan MRI, ketika seorang wanita orgasme maka aktivitas otaknya menjadi liar untuk oksigenasi dan nutrisi yang segera ke otak bersama darah.

Pada dasarnya, Anda akan menjadi seorang jenius dengan lebih sering orgasme.

8. Merasa Lebih Tenang dan Santai

Pelepasan oksitosin dari orgasme membuat tubuh Anda beralih ke modus relaksasi. Semakin sering Anda orgasme, semakin besar kemungkinan Anda untuk tetap tenang ketika Anda sedang stres dan tidak cemas.

9. Panjang Umur

Beberapa penelitian selama beberapa dekade terakhir menemukan wanita yang lebih banyak mengalami orgasme hidup lebih lama dibanding yang tidak.

 

4 Gerakan Sensasional untuk Capai Orgasme Payudara

PASUTRI 150

Han Chae Young Artis Korea dengan Payudara Besar

Setiap sentuhan yang diberikan oleh pasangan Anda mengandung arti dan rasa yang beragam. Dan Anda para wanita akan terkejut jika sedang merasakan sentuhan yang satu ini.

Payudara adalah bagian sensitif yang dimiliki oleh para wanita, dan hampir tak ada pria yang mampu menolak atau menahan keindahan ini.

Beberapa pria mempunyai alasan yang berbeda dalam mengekspresikan sentuhan yang mereka buat pada payudara pasangannya. Sebagian besar dari mereka sangat bersemangat untuk melakukannya.

Tapi seberapa besar semangat dan gembiranya, Anda harus memastikan bahwa pasangan Anda memiliki waktu yang tepat dan panjang untuk menyentuh, meraba, atau menjilat bagian dari payudara pasangan Anda, hingga ia mengalami reaksi yang memanas.

Debby Herbenick, Ph.D., seorang Profesor Seks Kesehatan, menunjukkan agar semua pria memiliki cara untuk mencintai payudara pasangannya guna memberikan beribu kesenangan, dan saling menikmati. Dilansir dari laman Men’s Health, Minggu (13/12/2015).

Berikut beberapa cara yang lebih menggoda untuk menyentuhnya dan bagaimana cara untuk mendapatkan kesenangan pada pasangan Anda. Berikut petunjuk langkah-demi-langkah tentang cara untuk memberi pasangan Anda orgasme, dengan ratusan trik dan teknik untuk membantu hubungan intim luar biasa bagi Anda dan pasangan.

Beberapa gerakan yang benar untuk tipe tubuh pasangan Anda secara spesifik, dan dapatkan titik puncak melalui jemari dan mulut Anda;

1. Payudara Besar

Dalam sebuah studi yang dilakukan di University of Vienna, peneliti menemukan bahwa payudara besar sekitar 24 persen kurang sensitif dibandingkan yang kecil. “Ini mungkin karena saraf yang mentransmisikan sensasi dari puting yang lebih ditarik,” kata Alan Matarasso, MD, seorang ahli bedah plastik di New York City.

Untuk merangsang sisi luar payudaranya, dapat dilakukan dengan tepat di bawah ketiak, dengan lidah atau jari. Buatlah gerakan berbalik dengan lidah Anda dan bahkan dengan bereksperimen sesuai fantasi yang Anda inginkan.

2. Payudara Kecil

Mereka sensitif, tetapi pada payudara yang berukuran kecil lebih maksimal mencapai orgasme apabila telapak tangan Anda menyentuhnya dengan cara lembut hingga tubuh pasangan Anda bangkit selama melakukan hubungan seks.

3. Payudara Plastik (Payudara Implan)

Jika pasangan Anda melakukan operasi plastik pada payudaranya, Anda tetap dapat memeberikan sensasi yang luar biasa, dengan cara yang benar. Gunakan lidah Anda untuk membuat lingkaran (memutar) atau spiral yang secara bertahap ke arah puting.

4. Payudara Ibu Menyusui

Pada payudara ibu menyusui, Anda dapat melakukannya secara perlahan dengan sentuhan yang lembut. Dan berikan sentuhan sekaligus pijatan pada bagian samping payudara pasangan, hal ini akan memberikan kenyamanan pada pasangan Anda setelah hari yang panjang dan setelah lelah menyusui.

PAYUDARA

10 Manfaat Seks yang Cukup Mengejutkan

KHUSUS PASUTRI


Sleeping-1

Tahukah Anda, hubungan seks secara rutin dengan pasangan resmi memiliki manfaat mengejutkan yang tak pernah Anda bayangkan?

Berbagai penelitian ilmiah meng¬ungkapkan, hasrat untuk berhubungan intim sebenarnya sudah mampu menjadi energi positif yang mendorong naiknya sistem kekebalan tubuh. Joy Davidson, Ph.D, psikolog dan sex therapist dari New York, Amerika Serikat, menyatakan banyak orang kaget saat tahu manfaat yang bisa didapat dari hubungan seks yang rutin dilakukan.

Kenyataannya, meski seks sudah banyak dibicarakan di berbagai media, banyak orang masih menganggap, membicarakan seks itu “memalukan”. Soal manfaat seks juga telah banyak diungkap, meski sebagian orang masih menganggapnya sebatas anekdot, padahal itu adalah kenyataan. Berikut ini 10 manfaat seks yang mungkin mengejutkan Anda:

1. Seks Membebaskan Stres

Manfaat terbesar dalam hubung¬an seks adalah menurun¬kan tekanan darah dan meredam stres. Penelitian di Skotlandia, seperti dilaporkan jurnal Biological Psychology awal tahun ini, melibatkan 24 wanita dan 22 pria. Mereka mengaku melakukan hubung¬an seks rutin, minimal seminggu sekali.

Hasilnya, ditemukan adanya kecenderungan tekanan darah yang relatif stabil pada pria maupun wanita responden. Hal ini diakui merupakan bagian dari pengaruh aktivitas hubungan seks bersama pasangan masing-masing.

2. Seks Meningkatkan Daya Tahan

Aktivitas seks rutin satu atau dua kali seminggu berhubungan erat dengan peningkatan daya tahan tubuh, terutama antibodi imunoglobulin A atau IgA. Antibodi ini yang melindungi tubuh dari pengaruh perubahan cuaca dan infeksi.

Para ilmuwan dari Wilkes University, Pennsylvania, AS, meng¬ambil contoh air liur 112 orang yang melakukan aktivitas seks seminggu atau dua minggu sekali. Hasilnya, mereka yang rutin melakukan aktivitas seks seminggu sekali atau lebih, memiliki antibodi lebih tinggi dibandingkan dengan yang hanya melakukannya dua minggu sekali.

3. Seks Membakar Kalori

Aktivitas seks selama 30 menit diyakini mampu membakar lebih dari 85 kalori. Sepertinya tidak terlalu banyak, tetapi jika dilakukan selama 42 jam (total), yang terbakar sekitar 3.570 kalori, lebih dari cukup untuk mengurangi berat badan sekitar setengah kilogram.

Tak heran, Patti Britton, Ph.D, seksolog asal Los Angeles dan President of the American Association of Sexuality Educators and Therapist menyatakan bahwa seks itu model latihan yang luar biasa karena sangat bagus dari sudut pandang jasmani dan rohani.

4. Seks Meningkatkan Kesehatan Jantung

Banyak pria berusia di atas 50 tahun merasa takut berhubung¬an seks karena berpikir aktivitas tersebut dapat meningkatkan risiko stroke.

Namun, para peneliti dari Inggris, seperti dipublikasikan dalam Journal of Epidemiology and Community Health, yang melakukan riset terhadap 914 pria selama 20 tahun dengan gangguan stroke, justru menemukan fakta lain. Aktivitas seks yang rutin setidaknya dua kali seminggu mampu menekan risiko serangan jantung fatal.

5. Seks Meningkatkan Kepercayaan Diri

Tahukah Anda, satu dari 237 alasan orang melakukan aktivitas seks adalah untuk meningkatkan rasa percaya diri. Kenyataan itulah yang diungkap peneliti dari University of Texas, AS, seperti dipublikasikan dalam Archives of Sexual Behavior.

Kenyataan itu juga didukung Gina Ogden, Ph.D, sex therapist serta konsultan keluarga dan perkawinan asal Cambridge, Inggris. Menurutnya, banyak orang beralasan aktivitas seks dapat meningkatkan rasa percaya diri dan perasaan nyaman.

“Seks yang bagus dimulai dari rasa percaya diri, demikian juga sebaliknya. Tentu saja hubungan seks yang dilandasi rasa cinta, kasih sayang, dan suasana harmonis akan mendatangkan rasa percaya diri dan nyaman itu,” ungkapnya.

6. Seks Meningkatkan Keakraban

Seks dan orgasme dapat meningkatkan hormon oksitosin disebut juga hormon cinta, yang membantu menumbuhkan rasa saling percaya.

mNu3MfM1qh

Peneliti dari Pittsburgh University dan North Carolina University, AS, mengevaluasi 59 wanita pra menoupouse sebelum dan sesudah melakukan foreplay (pemanasan) bersama suaminya yang diakhiri dengan pelukan. Mereka mengaku menemukan kedekatan, dan kadar hormon oksitosin juga meningkat tajam.

000173

Kadar okstosin yang tinggi berhubungan erat dengan perasaan nyaman. Jika Anda tiba-tiba merasa lebih nyaman dengan pasangan Anda, bisa jadi itu karena pengaruh hormon cinta.

1430111376641837080

7. Seks Mengurangi Rasa Sakit

Ketika hormon oksitosin meningkat, hormon endorfin juga naik dan dapat mengurangi rasa nyeri seperti sakit kepala, artritis, maupun keluhan yang berhubungan dengan gejala datang bulan (PMS).

Sebuah studi dalam Bulletin of Experimental Biology and Medicine menguji manfaat itu dengan melibatkan 48 sukarelawan untuk menghirup hormon oksitosin. Hasilnya, mereka menyatakan rasa sakit yang diderita berkurang setengahnya.

8. Seks Mengurangi Risiko Kanker Prostat

Ejakulasi yang rutin, terutama pada pria berusia 20-an tahun, kemungkinan dapat mengurangi risiko kanker prostat selama hidupnya, seperti dilaporkan peneliti asal Australia dalam Bri¬tish Journal of Urology International.

Meski demikian, ketika tim ahli melakukan pemeriksaan terhadap pria dengan masalah prostat maupun tidak, yang berusia 30 hingga 50-an, ternyata risiko kanker prostat tidak ada hubungannya dengan rutinitas ejakulasi.

Kenyataan itu cuma berpengaruh terhadap mereka yang berusia 20-an tahun dengan rata-rata ejakulasi lima kali atau lebih dalam seminggu, dan tidak signifikan pada kelompok berusia 30-an ke atas.

Studi lain, seperti dilaporkan dalam Journal of the American Medical Association menungkapkan, ejakulasi 21 kali atau lebih dalam sebulan dapat mengurangi risiko kanker prostat saat usia mulai menua daripada yang hanya ejakulasi empat sampai tujuh kali per bulan!

9. Seks Memperkuat Tulang Panggul

Selama ini wanita lebih mengenal latihan kegel untuk meningkatkan kualitas kemampuan seksnya. Latihan ini juga dipercaya mengurangi risiko inkontinesia (susah mengontrol buang air kecil) saat usia mulai menua.

Beberapa peneliti justru meng¬ungkapkan bahwa aktivitas seks yang rutin bagi wanita ternyata bermanfaat hampir sama dengan latihan kegel. Aktivitas seks rutin bahkan memiliki manfaat lebih, yakni membantu memperkuat tulang pinggul, seperti latihan menahan kencing.

10. Seks Membuat Tidur Berkualitas

Jika Anda ingin menikmati kualitas tidur yang baik, jangan pernah malas berhubungan seks sebelum tidur. Menurut penelitian, saat berhubungan seks, kadar hormon oksitosin akan terlepas bersamaan dengan orgasme. Hal ini akan membantu tidur Anda jadi lebih nyenyak.

2_32

Cukup tidur berarti baik bagi kesehatan, misalnya untuk menjaga kestabilan berat badan dan tekanan darah. Perasaan nyaman akibat keluarnya hormon oksitosin saat berhubungan seks juga memengaruhi tekanan darah, sehingga orang jadi lebih tenang dan bisa tidur pulas.

 

6 Manfaat Bercinta bagi Wanita

KHUSUS PASUTRI


 

Ciptakan-Momen-Intim-Berbeda-Dengan-Membaca-Bersama-Pasangan-dalem

Mungkin ada banyak obat-obatan herbal yang berkhasiat menyehatkan tubuh dan aman untuk dikonsumsi, tapi tidak ada yang senikmat kegiatan bercinta.

mNu3MfM1qh

Menurut sebuah studi, seks ternyata dapat menjadi obat ampuh untuk kaum hawa. Seperti menghilangkan stres, mencegah obesitas, bahkan dapat mengatasi gangguan insomnia. Berikut ini adalah beberapa manfaat seks untuk kehidupan kaum hawa, seperti yang ditulis Healthsite, Kamis (17/12/2015):

1. Halau Nyeri saat PMS

Masih suka kram saat datang bulan? Cobalah untuk melakukan seks secara teratur. Setiap seorang wanita mengalami orgasme, ini akan memicu kontraksi di rahim sehingga dapat menghilangkan kram saat PMS. Cara ini juga dapat membantu mengeluarkan darah lebih cepat, sehingga mengurangi hari menstruasi.

2. Tampil Lebih Muda

Sebuah studi yang dilakukan oleh Dr David Weeks dari Royal Edinburgh Hospital menemukan, orang yang melakukan seks 4 kali dalam seminggu akan membuat seseorang tampil 10 tahun lebih muda. Hal ini dipicu oleh oksitosin yang terbentuk di kala sesi bercinta.

3. Hilangkan sakit kepala

Bercinta saat sakit kepala memang kurang nikmat, tapi cara ini merupakan senjata ampuh untuk hilangkan migrain. Menurut Dr Alexander Mauskop dari New York Headache Center, endorfin yang dilepaskan saat bercinta dapat membuat seseorang menjadi merasa baik. Sensasi orgasme yang dirasakan dapat mengurangi rasa sakit di kepala.

4. Tumpas Stress

Penelitian dari University of the West of Scotland menemukan bahwa orang yang memiliki hubungan seks setidaknya dua kali minggu dapat tehindar dari stres . Alasannya hampir mirip dengan sakit kepala yaitu adanya pelepasan hormon endorfin atau seperti oksitosin yang membantu mencegah kecemasan dan depresi.

malam-pertama

5. Tingkatkan Kekebalan Tubuh

Seks secara teratur dapat membuat Anda mudah jatuh sakit . Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Wilkes University, Pennsylvania , orang-orang yang kerap melakukan seks memiliki tingkat antigen immunoglobin A 30 persen lebih tinggi, dibandingkan dengan orang yang tidak. Antigen ini melindungi tubuh terhadap pilek dan flu .

6. Atasi Obesitas

Obesitas adalah masalah serius di dunia saat ini. Jika pergi ke gym tidak dapat menjadi solusi untuk Anda, cobalah berhubungan seks. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh William Masters dan Virginia Johnson menunjukkan bahwa pria membakar 4.2 kalori, dan perempuan membakar 3,1 kalori untuk setiap menit dalam kegiatan bercinta.

4 Hal yang Terjadi pada Vagina Saat Sedang Bercinta

PASUTRI 150

Saat pria terangsang, mereka akan mengalami ereksi. Saat hal yang sama terjadi pada wanita, reaksi apa yang dialami oleh vaginanya?

1. Mengeluarkan Cairan Lubrikasi

Saat Anda terangsang, otak akan memerintahkan pembuluh darah untuk melebar dan mengarahkan aliran ekstra ke arah bawah. Sirkulasi yang meningkat ini menciptakan sekresi vaginal, alias pelumas alami yang terdiri dari protein dan asam amino.

Hal ini akan membuat vulva menebal. Ribuan ujung syaraf di vagina Anda akan “menyala”.

2. Ereksi Klitoris

Jaringan tisu di klitoris Anda akan membengkak dan mengencang. Yup, bisa dibilang Anda mengalami mini ereksi. Jika Anda benar-benar terangsang, ukuran klitoris akan membesar tiga kali lipat.

Klitoris membutuhkan waktu beberapa saat untuk kembali ke ukuran sebenarnya setelah Anda berhubungan seks. Di waktu ini, akan sulit bagi beberapa wanita untuk buang air kecil.

3. Serviks Melunak

Serviks Anda akan melunak dan jika area sekitarnya diusap oleh penis, hal ini akan “menyalakan” area kenikmatan di otak Anda di tempat yang sama yang dinyalakan oleh kegiatan foreplay.

4. Ejakulasi Wanita

Pada 10 persen wanita, kontraksi pada otot pelvis saat orgasme dapat mengeluarkan beberapa tetes cairan dari uretra. Jangan khawatir, hal ini dinamakan ejakulasi wanita.

Walaupun berasal dari uretra, cairah ini berbeda dengan air kencing karena terbuat dari gula alami dan asam prostatik. Suatu zat yang juga ditemukan di air mani.

Orgasme

KHUSUS PASUTRI


Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

article-0-0C15ACA600000578-283_468x323

Orgasme berarti pelepasan mendadak ketegangan seksual yang terkumpul, yang mengakibatkan kontraksi otot ritmik di daerah pinggul yang menghasilkan sensasi kenikmatan yang kuat dan diikuti relaksasi yang cepat. Ini biasanya berlangsung untuk beberapa detik. Orgasme sebagian juga merupakan pengalaman psikologis akan kenikmatan dan pelepasan, saat pikiran difokuskan hanya pada sensasi pengalaman pribadi. Orgasme kadang-kadang disebut klimaks atau keluar.

Dalam riset asli siklus respon seksual manusia, orgasme merupakan tahap yang ketiga dari 4 tahap, terjadi setelah tahap peningkatan dan sebelum fase penyelesaian. Model siklus respon seksual lain yang diterima luas yang dikembangkan oleh Helen Singer Kaplan, MD, PhD. melibatkan hanya 3 tahap: gairah, kesenangan dan orgasme.

Orgasme berbeda dari satu orang ke orang lain dan bahkan untuk setiap individu pada waktu yang berbeda. Terkadang orgasme merupakan gelombang sensasi yang bergelora dan menakjubkan, sementara yang lainnya lebih ringan, halus dan tidak terlalu kuat. Perbedaan intensitas orgasme dapat disebabkan faktor fisik, seperti kelelahan dan lamanya waktu sejak orgasme terakhir, sekaligus juga faktor psikososial, termasuk suasana hati, keadaan hubungan dengan pasangan, aktivitas, harapan, dan perasaan mengenai pengalaman itu.

Fisiologi Orgasme

Ada beberapa komponen fisiologis dari orgasme. Pertama, orgasme merupakan respon keseluruhan tubuh, bukan hanya kondisi pinggul. Pola gelombang otak telah menunjukkan perubahan yang nyata selama orgasme terjadi, dan otot-otot pada banyak area tubuh yang berbeda berkontraksi selama tahap respon seksual ini. Beberapa orang mengalami kontraksi otot wajah yang tidak disengaja, menghasilkan mimik yang tampak seperti meringis atau ekspresi ketidaknyamanan atau ketidaksenangan, namun ini sebenarnya indikasi dari rangsangan seksual yang tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa area orgasme pada wanita tidak bergantung pada area genital saja melainkan area tubuh pun dapat membuat wanita orgasme bila dirangsang dengan baik

Ciri fisik yang paling khas dari orgasme adalah sensasi yang ditimbulkan oleh kontraksi ritmik berkelanjutan dari otot pubokoksigeus. Bersamaan dengan kontraksi dari Spinkter anal (otot cincin yang menyempitkan atau meregangkan mulut dubur), rectum dan perineum, rahim dan lapisan luar ke-3 vagina (landasan orgasmik), klitoris tertutup clitoral hood, daerah sekitar kelamin berwarna merah, labium minor berubah warnanya menjadi gelap untuk wanita, dan pembuluh dan otot ejakulatori di sekitar penis untuk pria, ini menyusun refleks orgasme. Beberapa kontraksi pertama kuat dan dekat satu sama lain, terjadi dalam interval sekitar 0,8 detik. Sementara orgasme berlanjut, kontraksi akan berkurang baik secara intensitas maupun lamanya, dan terjadi pada interval yang lebih jarang.

Walau terdapat perbedaan anatomi antara alat kelamin pria dan wanita, orgasme pada pria dan wanita secara fisiologis dan psikologis, atau subjektif, sangat serupa. Sebenarnya, penelitian telah dilakukan dimana para ‘ahli’ tidak dapat menentukan jenis kelamin dengan pasti saat membaca gambaran orgasme-orgasme yang semua petunjuk anatominya dihilangkan.

Penggambaran Orgasme

Para wanita telah menjelaskan bahwa sensasi orgasme dimulai dengan perasaan tegang, lalu diikuti dengan cepat oleh perasaan nikmat yang biasanya mulai di klitoris dan menyebar ke pinggul. Alat-alat kelamin seringkali digambarkan menjadi hangat, seperti disetrum atau geli, dan sensasi fisik ini biasanya menyebar melalui beberapa bagian dari tubuh. Kebanyakan wanita juga merasakan kontraksi otot di vagina atau pinggul bawah mereka, sering disebut sebagai ‘denyut pinggul’.

Perbedaan Fase Orgasme pada Jenis Kelamin

Perbedaan utama antara fase orgasmik wanita dan pria adalah jauh lebih banyak wanita daripada pria yang memiliki kemampuan fisik untuk mencapai satu atau lebih orgasme tambahan dalam waktu singkat tanpa jatuh di bawah tingkat kenaikan gairah seksual. Mengalami orgasme berulang tergantung pada rangsangan dan minat seksual berkelanjutan. Karena semuanya ini tidak terjadi setiap kali bagi kebanyakan wanita, orgasme berulang tidak terjadi pada setiap hubungan seksual. Di sisi lain, saat berlangsungnya ejakulasi, pria memasuki tahap pemulihan yang disebut periode refraktori (pembelokan/pembubaran). Selama waktu ini, orgasme atau ejakulasi lebih lanjut secara fisik tidak mungkin. Namun, beberapa pria bisa belajar mendapat orgasme tanpa berejakulasi dengan begitu menjadikannya mungkin untuk mengalami orgasme berulang.

Macam-macam Orgasme

Ada empat tipe Orgasme yang dikenali, yaitu:

Orgasme klitoral. Pada masa lalu, kita tidak tahu bahwa wanita butuh stimulasi klitoris agar mencapai orgasme. Sekarang, rangsangan atas organ ini sering kali digunakan agar wanita mencapai orgasme.

download-1

Orgasme Vaginal. Tipe ini melibatkan area yang disebut G-spot dan bagian-bagian sensitif lainnya yang berada di dalam vagina. Orgasme ini sangat berbeda dan secara fisik bisa terasa makin intens tergantung kemampuan pasangan memainkan perannya. Tapi yang jelas, saat Anda mencapainya, energi Anda bukannya menurun, malahan meningkat.

article-2580134-1C42A6E300000578-582_634x317

Orgasme Multipel. Saat satu ronde hubungan seksual berlangsung Anda mendapatkan dan merasai puncak-puncak kenikmatan (orgasme) beberapa kali seperti untaian mutiara yang berjejer, itulah yang disebut multipel orgasme.

Orgasme Seluruh Tubuh. Memang sangat jarang dialami sebagian besar wanita namun dengan latihan yang tepat, wanita atau bahkan pria dapat merasakannya.

Rangsangan seksual

Rangsangan seksual adalah setiap rangsangan (termasuk, tetapi tidak berarti terbatas pada, kontak tubuh) yang mengarah pada meningkatkan dan mempertahankan gairah seksual, dan dapat menyebabkan ejakulasi dan / atau orgasme. Meskipun gairah seksual bisa muncul tanpa stimulasi, untuk mencapai orgasme biasanya membutuhkan rangsangan seksual.

Istilah ini sering menyiratkan rangsangan dari alat kelamin tetapi juga dapat mencakup rangsangan dari daerah lain dari tubuh, rangsangan dari indera (seperti penglihatan atau pendengaran) dan rangsangan mental (yaitu dari membaca atau berkhayal).

Rangsangan yang cukup dari penis pada laki-laki dan klitoris pada wanita biasanya menghasilkan orgasmeStimulasi bisa sendiri (misalnya masturbasi) atau dengan mitra (hubungan seksual, seks oral, masturbasi, dll), dengan menggunakan benda atau alat, atau dengan beberapa kombinasi dari metode ini

Beberapa orang berlatih kendali orgasme, di mana seseorang atau pasangan seksual mereka mengontrol tingkat rangsangan seksual untuk menunda orgasme, dan untuk memperpanjang pengalaman seksual menjelang orgasme.

Seks oral

Seks oral atau Oral seks adalah aktivitas seksual dengan memberikan stimulasi alat kelamin pasangan seks dengan menggunakan mulut, lidah, gigi atau tenggorokan. Cunnilingus mengacu pada oral seks dilakukan pada wanita sementara fellatio adalah oral seks dilakukan pada laki-laki. Anilingus mengacu pada rangsangan oral anus seseorang. Stimulasi oral pada bagian lain dari tubuh (seperti dalam mencium dan menjilati) biasanya tidak dianggap oral seks. Orang mungkin melakukan seks oral sebagai bagian dari foreplay sebelum melakukan hubungan seksual.

Praktek

Variasi seks oral

Facesitting adalah bentuk seks oral di mana pemberi baik pria maupun wanita duduk di wajah si penerima dengan menyodorkan alat kelaminnya.

Oral seks bisa dilakukan oleh kedua pasangan pada saat yang sama dan biasa disebut posisi “enam sembilan”. Meludah dan atau menelan cairan ejakulasi atau memberikan kalung mutiara dapat menyebabkan rangsangan seksual yang berbeda.

Kontrasepsi dan keamanan kesehatan

Oral seks saja tidak dapat menghasilkan kehamilan dan pasangan heteroseksual mungkin melakukan seks oral sebagai bagian metode kontrasepsi mereka. Untuk pembuahan berlangsung karena sperma dari penis harus memasuk ke dalam rahim dan saluran tuba untuk kemudian membuahi sel telur wanita. Pada manusia, tidak ada hubungan antara sistem pencernaan dan sistem reproduksi tetapi tetap saja harus menggunakankondom dan sperma tertelan oleh wanita akan dibunuh dan dipecah oleh asam di perutnya dan protein di usus kecil. Hasil pecahan tersebut kemudian diserap sebagai jumlah diabaikan nutrisi. Namun, ada potensi risiko kehamilan jika semen datang dalam kontak dengan daerah vagina dalam beberapa cara, seperti semen dalam ejakulasi menemukan jalan ke jari, tangan, atau bagian tubuh lain, yang kemudian kontak dengan menyentuh daerah vagina.

Oral seks tidak selalu merupakan metode yang efektif untuk mencegah penyakit menular seksual (PMS). Chlamydia, human papillomavirus (HPV), gonorrhea, herpes, hepatitis (beberapa strain), dan infeksi menular seksual (IMS / PMS) termasuk HIV–dapat ditularkan melalui seks oral. Namun risiko penularan HIV melalui oral seks tidak diketahui, umumnya dianggap lebih rendah daripada praktik seks lainnya terutama bersenggama. risiko dari sebagian besar jenis infeksi umumnya dianggap jauh lebih sedikit daripada yang berhubungan dengan seks vagina atau anal. Telah dilaporkan antara seks oral dan kanker mulut dengan human papillomavirus (HPV) yang terinfeksi pada orang.  Pada tahun 2005, sebuah penelitian di College of Malmö di Swedia menunjukkan bahwa melakukan seks oral tanpa kondom pada orang yang terinfeksi dengan HPV dapat meningkatkan risiko kanker mulut. Studi ini menemukan bahwa 36 persen dari pasien kanker telah terinveksi HPV dibandingkan dengan hanya 1 persen dari kelompok yang mengontrol sehat. meskipun beberapa bentuk PMS diyakini kurang umum menyebar dengan cara ini, dan oral seks telah direkomendasikan sebagai bentuk seks yang aman dengan memperhatikan kebersihan masing-masing.

Survei

Sebuah laporan yang dikeluarkan pada bulan September 2005 oleh Pusat Nasional untuk Statistik Kesehatan dalam sebuah artikel edisi September 26, 2005, majalah Time. Hasil survei yang dikelola komputer lebih dari 12.000 orang Amerika antara usia 15 – 44, menyatakan bahwa lebih dari setengah remaja telah melakukan oral seks. Sementara beberapa headline telah menafsirkan ini sebagai bukti bahwa seks oral di kalangan remaja meningkat, ini adalah studi komprehensif pertama dari jenisnya untuk mengkaji hal ini.

Kultur

Sikap budaya terhadap berbagai bentuk oral seks dari jijik dan tabu sampai kepada bentuk penghormatan ada dalam banyak budaya di seluruh bagian dunia dan peradaban

Klitoris

Clitoris_anatomy_labeled-en.svg

Anatomi internal vulva  manusia, dengan kulit pembungkus klitoris dan labia minora diindikasikan sebagai garis. Klitoris memanjang dari bagian yang terlihat titik di bawah tulang kemaluan.

Klitoris atau kelentit adalah organ seksual wanita yang ditemukan di ujung sebelah atas antara kedua labia minora (bibir vagina dalam).

Klitoris identik dengan penis pada pria karena bentuknya mirip penis dan sensitif seperti penis. Klitoris banyak dialiri pembuluh darah dan urat syaraf, sehingga klitoris merupakan daerah yang sangat sensitif terhadap rangsangan seksual.

Bentuk

Klitoris terdiri dari satu daerah bulat atau kepala, disebut kelenjar, dan bagian yang lebih panjang, disebut batang, yang memiliki bentuk-bentuk cekungan mirip dengan yang dipunyai penis. Jaringan dari bibir bagian dalam biasanya menutupi batang klitoris, yang membentuk tudung atau kulit khatan untuk melindunginya. Satu-satunya bagian dari klitoris yang dapat dilihat langsung adalah kelenjarnya, yang terlihat seperti kancing kecil berkilat. Ukuran dan bentuknya berbeda-beda pada setiap wanita. Klitoris dapat dilihat dengan mendorong kulit selubung klitoris ke belakang. Ada banyak sekali ujung saraf dalam klitoris dan di daerah sekitarnya.

Fungsi

Banyaknya ujung saraf dalam klitoris menyebabkannya menjadi sangat sensitif terhadap sentuhan atau tekanan langsung atau tidak langsung. Hal ini mirip dengan penis pada pria. Rangsangan pada daerah klitoris dapat menjadi nikmat, bahkan memberikan pemiliknya kenikmatan seksual merupakan satu-satunya fungsi organ ini yang diketahui, dan klitoris adalah satu-satunya organ manusia yang memiliki pemberi kenikmatan sebagai fungsi utama. Klitoris tidak ada hubungannya dengan kehamilan, menstruasi, atau kencing.

Proses terangsang secara klitoris

Saat seorang wanita menjadi terangsang secara seksual, kelenjar dan batang klitoris terisi darah dan ukurannya membesar. Kelenjar ini dapat menggandakan ukuran diameternya. Tidak ada bukti bahwa klitoris yang lebih besar berarti lebih tinggi rangsangan seksual. Saat rangsangan erotik berlanjut dan orgasme datang, klitoris menjadi kurang terlihat karena tertutup oleh jaringan penutup klitoris yang membesar. Pembesaran ini dirancang untuk melindungi klitoris dari kontak langsung, yang, bagi beberapa wanita, dapat mengganggu daripada mengenakkan. Klitoris akan keluar lagi saat rangsangan dihentikan.

Setelah orgasme klitoris kembali ke ukuran semula dalam waktu sepuluh menit karena orgasme menyebabkan pembubaran darah yang terkumpul. Bila seorang wanita tidak mengalami orgasme, darah yang telah mengalir ke dalam klitoris akibat rangsangan seksual dapat tetap berada disana, menyebabkan klitoris tetap membesar untuk beberapa jam. Banyak wanita yang merasakan hal ini tidak nyaman.

Klitoris seorang wanita dapat dirangsang melalui sentuhan langsung atau tidak langsung. Saat bersetubuh penis tidak menyentuh klitoris secara langsung. Masuknya penis ke dalam vagina, posisi apapun yang digunakan, menggerakkan labia minora, dan gerakan bibir yang menyentuh klitoris ini yang biasanya menyebabkan orgasme. Kontak langsung dengan klitoris dengan menyentuhkan dengan jari, alat penggetar, atau lidah dapat menyebabkan rasa tidak nyaman bagi banyak wanita. Bagi wanita ini, elusan atau jilatan biasa pada daerah di sekitar klitoris dirasakan lebih nikmat. Wanita lainnya menikmati stimulasi langsung. Ada banyak sekali variasi sensitifitas pada klitoris, dan setiap wanita akan menemukan mana yang dirasakan terbaik.

5 Cara Wanita Lebih Mudah Dapatkan Klimaks

KHUSUS PASUTRI-NEW

 

zona-erotis-yang-bisa-meningkatkan-gairah-wanita

Membuat frustrasi! Itulah hal yang muncul di pikiran 67 persen wanita yang menderita female orgasmic disorder (FOD) atau penyakit gangguan orgasme menurut Journal of Sexual Medicine.

Sayangnya sulit mencapai klimaks bukanlah masalah baru–atau bahkan jarang–pada wanita.

Namun, hal ini tak mencegah perusahaan obat yang mendanai penelitian untuk menguji coba obat yang bisa mengatasi permasalahan ini.

“Sama seperti hal lainnya, obat-obatan seharusnya menjadi upaya terakhir. Anda harus mencoba jalan lain terlebih dahulu,” ujar Ian Kerner, PhD, penulis buku She Comes First.

Berikut lima cara untuk memperbesar kemungkinan wanita mencapai klimaks, seperti dikutip dari Prevention, Jumat (12/2/2016):

1. Ambillah posisi di atas

Kebanyakan wanita mengatakan mereka lebih mungkin mencapai orgasme jika mereka berada di atas.

“Posisi ini menstimulais klitoris dan Anda juga lebih memiliki kontrol untuk mengatur ritme,” kata Dr. Kerner.

wot

2. Berhentilah berpikir tentang pekerjaan (atau anak, atau tagihan, dan lainnya)

Jika Anda tidak bisa rileks, kemungkinannya Anda tidak akan mencapai klimaks. Hal ini memang lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Namun, bukan berarti Anda lantas tidak mencoba melakukannya.

Mulailah dengan mulai menaiki ranjang setengah jam dari waktu tidur biasa Anda. Hal ini akan membuat Anda lebih santai dan tidak lelah, sehingga lebih mudah untuk menikmati dan larut dalam suasana.

3. Singkirkan gangguan di kamar tidur

Akan sulit untuk menikmati waktu bercinta jika kamar Anda memiliki fungsi ganda sebagai kantor atau juga ruangan makan.

Cobalah menjadikan kamar sebagai “tempat suci” Anda dan pasangan. Kamar bukanlah tempat untuk binatang peliharaan tidur, kamar bukanlah tempat untuk meletakkan desktopkomputer, dan kamar bukanlah tempat untuk menonton serial kesayangan Anda. Semuanya itu bisa dialihkan ke ruang keluarga.

4. Perhatikan lagi pemanasan Anda

Aktivitas sehari-hari bisa menjadi bentuk lain dari foreplay (pemanasan). Hal ini bisa Anda lakukan dengan cara lebih menikmati kehadiran pasangan atau mencoba kegiatan nonseksual yang baru.

Kedua hal tadi akan membuat Anda dan pasangan menjadi lebih dekat. Kedekatan emosional juga akan membuat Anda berdua menjadi lebih “terhubung” di atas ranjang.

5. Mungkinkan penetrasi yang lebih dalam

Anda ingin mendapatkan orgasme vaginal? Cobalah trik ini: letakkan bantal di bawah pinggul Anda untuk memungkinkan pasangan memasuki Anda lebih dalam lagi.

Layak dicoba!

 

5 Hal tentang Payudara Wanita yang Harus Diketahui Pria

PASUTRI 150

1206-slip-away

Tidak perlu bukti ilmiah untuk memberitahu pria seperti apa payudara wanita. Ada banyak penelitian untuk mendukung pernyataan tersebut, seperti yang dilakukan University of Nebraska-Lincoln yang menemukan, pria menghabiskan lebih banyak waktu ‘bermain’ dengan dada wanita dibandingkan bagian lain tubuhnya sebelum bercinta.

Tapi seberapa jauh Anda tahu bagian tubuh wanita itu? dijamin, belum banyak dari Anda yang mengetahui mengenai orgasme payudara. Untuk itu, simak kelima fakta mengenai payudara wanita, seperti dikutip Menshealth, Rabu (16/12/2015) berikut ini:

1. Bentuknya tidak tetap (mudah terguncang)

National Institute of Health melaporkan, tingkat hormon progesteron dan prolaktin pada perempuan meningkat seminggu sebelum dia menstruasi. Hal ini menyebabkan jaringan payudara dan kelenjar susunya tumbuh, dan pada perempuan mungkin akan terasa dengan bertambahnya ukuran bra. Meski begitu, menurut Leah Millheiser, MD dari Stanford School of Medicine, stimulasi payudara akan lebih menyakitkan dan menurunkan gairah seksual.

2. Orgasme payudara

Seperti halnya vagina, perempuan dapat merasakan orgasme payudara. Menurut peneliti dari Rutgers University, stimulasi puting akan mengaktifkan lobulus paracentral medial, atau bagian otak wanita yang merespon tindakan genital. Tak percaya? Dalam sebuah studi yang melibatkan lebih dari 213 wanita, 29 persen wanita melaporkan mengalami puting-gasm.

Seksolog dan penulis buku NeuroLoveology,The Power to Mindful Love & Sex, Dr. Ava Cadell sempat menuliskan beberapa tips untuk membuat wanita puas hanya dengan menyentuh payudara.

Menjilat dan mencium setiap sentimeter payudaranya dan ikuti dengan belaian jari akan meningkatkan gairahnya,” katanya. Cadell menyarankan untuk menyimpan es batu di mulutnya dan bila ingin sensasi lebih, tutup matanya. Dan yang paling penting, bersabarlah karena setiap wanita memiliki sensitivitas yang berbeda. Namun dia yakin, proses ini akan terjadi kurang dari 20 menit.

3. Jangan fokus pada puting

“Meskipun Anda ingin mencoba puting-gasms, ingatlah kalau keseluruhan bagian tubuhnya penting,” kata Profesor Seks dan peneliti dari Indiana University’s Kinsey Institute.  Peneliti Austria menemukan bagian bawah puting yang kecokelatan atau areola juga dapat memuaskan wanita selain puting itu sendiri.

4. Salah satu mungkin lebih besar

Jangan panik ketika salah satu bagian payudaranya lebih besar atau kecil. Sekitar seperempat wanita memiliki satu payudara yang lebih besar dari yang lain, katadokter penyakit dalam, Keri Peterson, MD.

“Sekitar 65 persen wanita memiliki payudara sebelah kiri yang lebih besar. Sebuah studi Turki menunjukkan, sisi kiri tubuh perempuan memiliki hipersensitivitas imun yang lebih tinggi. Hal ini juga berdampak hormon seperti estrogen yang mengontrol bentuk payudara dan ukuran,” katanya.

5. Bantu dia bermain dokter-dokteran

“Jika Anda merasa ada sesuatu yang aneh di dalam bajunya, mintalah dia untuk memeriksaan payudara untuk memastikan semuanya normal,” kata Millheiser.

Kebanyakan wanita menganggap semua benjolan itu menakutkan. Padahal ada juga tumor jinak yang terjadi karena perubahan hormonal seperti kista atau fibroadenoma. Perempuan harus check-up setahun sekali, atau periksakan diri bila memiliki riwayat keluarga kanker payudara.

Gatal-di-puting-payudaraimages

3 Area Tubuh Ini Bikin Wanita Cepat Bergairah

KHUSUS PASUTRI-NEW

00b6

Menurut seksolog Profesor Debby Herbenick, Ph.D, pada wanita agak sedikit berbeda karena setiap bagian tubuh wanita mampu membuatnya bergairah. Namun ada tiga titik yang mesti menjadi perhatian pria, seperti dikutip Menshealth, Selasa (16/2/2016) berikut ini:

1. Leher

Mencium wanita pada bagian leher akan membangkitkan emosi yang menyebabkan munculnya gairah, nafsu dan gairah seksual (arousal).

2. Sela-sela paha

Bukan selangkangan, melainkan menyentuh sela-sela paha wanita. Titik ini juga merupakan area paling tepat untuk melakukan oral seks.

3. Payudara bukan puting

Mencium payudara dan gunakan tangan untuk menstimulasi payudara, bukan fokus pada puting. Sebab yang memberi rangsangan adalah area payudara secara keseluruhan.

Herbenick menambahkan, untuk membangkitkan gairah pasangan, setidaknya lakukanforeplay selama 5-10 menit. Selain itu, pria juga harus membuat nyaman pasangannya.