Agar Istri Lebih Sering Bercinta


KHUSUS PASUTRI-01 150x51

 

psstt-ini-dia-teknik-teknik-cunnilingus

Darimana wanita mendapat keyakinan seksualnya? Bagi wanita, kepercayaan diri ternyata salah satu bentuk afrodisiak. Wanita yang sangat percaya diri, menghargai seks dengan lebih dan juga memulainya lebih sering dibandingkan wanita lainnya. Jadi pilih tempat Anda, dan bangkitkan kepercayaan dirinya.

Puji si Dia!

“Dengan menunjukkan kekaguman Anda terhadap si Dia atau prestasinya di depan umum, Anda akan meningkatkan nilai sosial pasangan Anda,” ujar psikolog klinis Tina B. Tessina, Ph.D. Menurut sebuah studi pada Journal of Personality and Social Psychology tahun 2005, si Dia akan merasa tidak aman jika berpikir bahwa Anda terlalu baik untuknya. Jadi, tunjukkan padanya bahwa Anda menganggap diri Anda beruntung berada di tengah-tengah kelompoknya. Lalu tindaklanjuti lebih pribadi, beri pujian yang masih berhubungan pada saat Anda berdua dengannya. “Jika Anda tidak memujinya secara pribadi, si Dia bisa merasakan bahwa tindakan Anda menyombongkan dirinya di depan umum hanya sekedar aksi pamer dari seorang pacar atau suami,” jelas psikolog klinis Steve Simpson, Ph.D., penulis What Women Wish You Knew About Dating.

Tanya pendapatnya, bukan nasihatnya.

“Si Dia lebih cenderung untuk mengatakan apa yang Dia pikirkan daripada memberikan Anda nasihat,” ujar Tessina, penulis Money, Sex, and Kids: Stop Fighting about the Three Things That Can Ruin Your Marriage. “Jika Anda meminta sarannya, maka si Dia akan merasa seperti seorang ibu, dan tentu saja itu bukanlah hal yang seksi.” Gunakan kata-kata seperti “opini,” “rasa”, dan “pikir.” “Bahkan dengan bertanya seperti “Menurutmu apa yang harus saya lakukan?” lebih baik ketimbang “Katakan padaku apa yang harus dilakukan,” terang Tessina. Hal tersebut akan mengesahkan pendapat dan juga memperkuat kepercayaan dirinya dalam ikatan Anda.

Jangan pernah setuju untuk tidak setuju.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Management Development menemukan bahwa wanita lebih mungkin untuk menyelesaikan konflik dengan berkolaborasi ketimbang pria. “Menyetujui untuk tidak setuju memang menutup proses komunikasi namun tidak pernah dapat menyelesaikan suatu hal,” urai Tom Merrill, Ph.D., seorang psikolog klinis dan penulis pendamping Settle for More: You Can Have the Relationship You Always Wanted . . . Guaranteed! “Makin sedikit kenyamanan yang si Dia rasakan ketika berkomunikasi, maka si Dia akan merasa kurang percaya diri terhadap relationship-nya.” Ajukan pertanyaan yang tidak menghakimi seperti, “Mengapa kamu berpikir begitu?” atau “Apakah kamu memikirkannya dengan cara yang seperti ini?” Hal tersebut menunjukkan rasa hormat untuk kecerdasan dan keputusannya, dan Si Dia pun akan lebih mungkin untuk berbagi pikirannya.

Jangan selalu erotis.

Diam, dan sentuh dirinya, tapi tidak secara seksual. Menurut sebuah studi pada American Journal of Family Therapy, wanita lebih puas dengan relationship-nya ketika pasangannya menunjukan kasih sayang secara fisik dengan cara yang tidak erotis. “Hal semacam kasih sayang fisik ini yang membuat wanita merasa lebih diinginkan dari sekedar tubuhnya –yang, justru membuatnya merasa seksi,” kata Tessina. Letakkan tangan Anda beberapa inchi di atas lututnya. Itu cukup dekat wilayah intimnya, tapi hal itu tidak terlihat seperti tindakan seksual sehingga si Dia tidak akan berpikir bahwa Anda hanya menunggu waktu yang tepat untuk beraksi di akhir (atau selama) perjalanan di dalam mobil.

Buat si Dia bahagia.

Jika Anda sedang tidak ada masalah dengannya, ini adalah waktu yang ideal untuk memperbaiki kesalahan masa lalu. Menurut sebuah penelitian terbaru di Journal of Personality and Social Psychology, wanita akan mempertanyakan ketulusan Anda ketika mengambil tindakan untuk memperbaiki masalah yang masih segar dalam pikirannya. Akan makin efektif jika fokus si Dia ada di tempat lain. “Si Dia akan menghargai usaha Anda untuk membuatnya lebih bahagia saat si Dia berada dalam mood yang bagus,” jelas Simpson. “Pikirkan tentang pertentangan terakhir Anda,” saran Simpson. “Sesuaikan perilaku seolah-olah Anda sedang mencoba untuk melakukannya lagi.” Selanjutnya adalah waktu untuk menyelesaikannya karena Anda memang ingin melakukannya. Atau, kejutkan dirinya dengan bunga di tempat kerjanya.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s