Biografi Lie A. Dharmawan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

dr. Lie Agustinus Dharmawan, Ph.D, Sp.B, Sp.BTKV, yang bernama Tionghoa Lie Tek Bie dr-lie-a-dermawan-biodata(lahir di Padang, Sumatera Barat, 16 April 1946; umur 69 tahun) adalah seorang ahli kesehatan atau dokter ahli bedah Indonesia. Ia dikenal sebagai pendiri rumah sakit apung (floating hospital) swasta yang pertama di Indonesia. Dibawah Yayasan doctorSHARE, Rumah Sakit Apung (RSA) dr. Lie Dharmawan memberikan pelayanan kesehatan secara cuma-cuma kepada masyarakat di daerah miskin dan terpencil di Indonesia yang tidak terjangkau oleh pelayanan kesehatan secara reguler.

Riwayat

Kehidupan Pribadi
Lie A. Dharmawan yang bernama Tionghoa Lie Tek Bie lahir di Padang, Sumatera Barat, pada 16 April 1946. Ia merupakan putra dari pasangan Lie Goan Hoey (ayah) dan Pek Leng Kiau (Julita Diana) (ibu). Ia menikah dengan perempuan bernama Tan Lie Tjhoen (Listijani Gunawan) dan telah dikaruniai tiga orang anak, yaitu Lie Mei Phing, Lie Ching Ming, dan Lie Mei Sing.

Pendidikan
Ia menamatkan pendidikan dasar di SD Ying Shi, Padang, sedangkan pendidikan menengah ia selesaikan di SMP Katolik Pius dan SMA Don Bosco, juga di kota Padang. Setelah itu Lie melanjutkan pendidikan tinggi di Jerman. Gelar S1 berhasil diraihnya di Free University, S2 dari University Hospital, Cologne, serta S3 dari Free University Berlin, yang semuanya berada di Jerman.

Aktivitas dan Organisasi
Dibawah Yayasan doctorSHARE, ia dengan Rumah Sakit Apung (RSA) dr. Lie Dharmawan memberikan pelayanan medis diatas kapal motor (KM) yang berukuran panjang 25,13 meter dan lebar 6,82 meter. dr. Lie telah melakukan banyak pengobatan dan pembedahan di berbagai penjurunusantara, seperti di Kepulauan Kei (Maluku), Pulau Panggang (Kepulauan Seribu), Bangka Tengah,Belitung Timur (Bangka Belitung), Ketapang dan Pontianak (Kalimantan Barat), Bali, Nusa Tenggara Timur, dan berbagai wilayah lainnya.

Beberapa Kegiatan dr. Lie A. Dharmawan:

  • Pendiri Mahasiswa Kedokteran Indonesia di Berlin (1971)
  • Pengurus Perhimpunan Dokter Indonesia di Jerman (1981-1984)
  • Aktivis gereja Katolik, Jakarta (1985-sekarang)
  • Kepala bagian bedah RS Husada, Jakarta (2000-sekarang)
  • Kepala Serikat Karyawan RS Husada (2000-2006)
  • Kepala Komite Medik RS Husada (2006-2009)
  • Wakil Ketua INTI (Perhimpunan Indonesia-Tionghoa) DKI Jakarta (2000-sekarang)
  • Ketua INTI Pusat bidang kesehatan (2005-sekarang)
  • Pendiri Yayasan Dokter Peduli/doctorSHARE (2008-sekarang)

Related Articles:

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s