3 Perbedaan Tumor Payudara dan Kanker Payudara

KANKER PAYUDARA 20

Tumor dan kanker sering sekali disalah artikan sebagai penyakit jinak dan ganas. Tumor adalah penyakit jinak sedangkan kanker adalah penyakit ganas. Pernyataan ini kurang tepat karena tumor adalah salah satu gejala dari penyakit kanker baik itu jinak maupun ganas. Berikut adalah beberapa perbedaan tumor payudara dan kanker payudara. (Artikel terkait: Perbedaan Kanker dan Tumor secara Umum)

1. Istilah

Tumor

Tumor adalah pertumbuhan unit terkecil tubuh manusia atau sel yang abnormal dan terjadi secara tidak terkontrol baik kecepatan dan besarnya. Tumor berasal dari bahasa latin “tumere” yang artinya bengkak. Tumor merupakan benjolan pada tubuh yang tidak pada semestinya. Sebagai contohnya hidung anda sebenarnya juga merupakan benjolan, akan tetapi hidung memang semestinya terletak secara alami di wajah. Beda jika tiba- tiba di daerah tersebut tidak ada benjolan kemudian muncul sebuah benjolan. Dari pertumbuhan sel tumor ini, munculah sifat- sifat tertentu yang membedakan tumor penyakit ganas dan jinak. (Baca juga: ciri benjolan kanker payudara dan cara pemeriksaannya)

Kanker

Kanker berasal dari bahasa latin yaitu ‘cancri’ yang artinya adalah kepiting. Orang pada zaman dahulu melihat bahwa pembuluh darah yang mengelilingi tumor kanker tampak seperti jepit dan kaki kepiting. Kanker adalah suatu penyakit yang disebabkan mutasi materi genetik sel yang karena terganggunya kontrol regulasi pertumbuhan sel- sel normal. Sel ini tidak mengenal program kemarian sel yang disebut apoptois. Apoptosis adalah mekanisme bunuh diri sel yang sudah tua sehingga tidak memenuhi anggota tubuh. Karena itu sel ini akan semakin banyak dan menjadi benjolan yang disebut tumor.

2. Sifat Penyakit

Setelah penjelasan mengenai istilah tumor dan kanker, anda akan paham bahwa sebenarnya yang harus dibedakan adalah kanker jinak dan kanker ganas.

Kanker Jinak

Kanker jinak payudara memiliki tumor yang sifatnya jinak yaitu sel tumbuh pada lokasinya, tidak menyebar ke tempat lain, sehingga jika dilakukan operasi dapat memberikan prognosis yang baik.

Tumor ini memiliki beberapa konsistensi padat kenyal, lunak dan kista. Jika pada kenyal lebih condong pada fibroadenoma yang pertumbuhannya dipengaruhi oleh hormon.

Jika lunak mungkin merupakan sebuah tumor jinak yang berasal dari lemak. Jika kista berarti berupa fibrocystic adenoma yang pertumbuhnnya dipengaruhi oleh hormon. Terdapat jenis penyakit kanker yang sebenarnya jinak yang kemudian dapat berubah menjadi ganas, namanya adalah tumor phyloides.

Tumor ini sangat besar, besarnya bisa melebihi ukuran dada anda. Namun, gradenya bisa jinak, moderat dan ganas.

Kanker Ganas

Kanker ganas payudara, kanker ini biasanya memiliki konsistensi padat keras dan tidak nyeri. Kanker payudara yang ganas memiliki pertumbuhan sel tumor yang bersifat ganas. Sel tumor ganas tumbuh dan memebah dengan cepat dan dapat menginvasi jaringan sekitar. Karena pertumbuhanya ini tumor banyak menyerap nutrisi dasar host atau pasien kanker payudara. Sehingga gejala kanker payudara salah satunya adalah penurunan berat badan. Tubuh yang kurus dapat terlihat cukup kentara pada gejala kanker payudara stadium III dan gejala kanker payudara stadium IV. Kanker payudara pada stadium ini merupakan kanker stadium lanjut. Sedangkan, pada gejala awal kanker payudara,gejala tubuh yang kurus mungkin tidak akan terlalu nampak. Pada kanker payudara stadium 1 dan kanker payudara stadium II gejala penurunan berat badan ini ditandai dengan penurunan berat badan lebih dari 10% dalam waktu 1 bulan.

3. Sifat Sel

Ilmu yang mempelajari perubahan struktur pada sel yang mengalami neoplasma dinamakan patologi anatomi. Menurut ilmu ini, terdapat beberapa karakteristik yang membedakan tumor jinak dan tumor ganas.

Tumor Jinak

Tumor jinak memiliki cara pertumbuhan yang meluas. Tumor jinak tidak meinfiltrasi jaringan payudara yang sehat, namun mungkin akan mendesak jaringan normal yang lain sehingga tetap ada gejala awal kanker payudara berupa benjolan. (Artikel terkait: Penyebab Tumor Jinak Payudara)

Jika dilihat di bawah mikroskop, sel tumor jinak dan sel payudara yang sehat ini memiliki perbedaan yang jelas. Selain itu, melalui mikroskop anda dapat melihat inti sel tumor payudara yang kadang memiliki bentuk materi genetik atau kromatin yang normal atau mengalami sedikit perubahan, kenampakan aktivitas mitosis atau pembelahan sel juga jarang. Nekrosis atau jaringan payudara yang sehat yang mati juga jarang terlihat.

Tumor jinak payudara memerlukan waktu bertahun- tahun untuk cepat membesar karena kecepatan tumbuh yang lambat. Namun, ada beberapa tipe kanker jinak payudara yang dalam perjalanannya dapat berubah menjadi tumor ganas payudara sehingga pertumbuhan tumor menjadi sangat cepat.

Sebenarnya tubuh kita memiliki sistem pertahanan yang akan melawan sesuatu yang menghambat kerja tubuh termasuk salah satunya adalah tumor.

Cara sistem kekebalan tubuh kita untuk melindungi tubuh dari tumor adalah dengan membuat sebuah selubung pada tumor payudara jinak, sehingga tumor jinak tersebut seakan- akan memiliki kapsul.

Kapsul akan memberikan batasan yang jelas antara sel kanker dan sel sehat. Kapsul ini dibentuk pertahanan tubuh kita adalah untuk melokalisir tumor agar tidak mudah menyebar dan metastasis ke organ lain dan menimbulkan gejala kanker paru, gejala kanker tulang, gejala kanker hati, gejala kanker otak dan lain- lain.

Tumor Ganas

Di sisi lain, tumor ganas payudara yang nama penyakitnya adalah kanker ganas payudara memiliki cara pertumbuhan infiltratif artinya tumor ini tidak hanya mendesak sel payudara yang masih sehat, namun dapat menembus tiap lapisan sel normal hingga masuk ke organ dalam tubuh.

Karena sifatnya yang dapat menembus ini, jika dilihat lebih detil di bawah mikroskop, akan susah melihat perbedaan antara sel sehat dan sel kanker. Selain dapat menembus berbagai jaringan, kanker ini dapat tumbuh dengan cepat.

Kecepatan tumbuh sel ini tidak mampu dibendung oleh sistem pertahanan kita sehingga tidak ada kapsul yang terbentuk dan jika dilihat tidak ada batas antara sel kanker dan sel normal. Tidak adanya kapsul ini dapat membuat tumor ganas cepat menyebar dan bermetastasis,

Jika kanker payudara sudah mencapai tahap ini makan disebut gejala kanker payudara stadium 4.

Aktivitas pembelahan sel juga sering terlihat di bawah mirkroskop dengan intis sel yang memiliki matergenetik yang kasar dan bentuknya bermacam- macam dengan inti yang besar, ukuran inti sel hampir 80% ukuran sel itu sendiri.

Jaringan tumor ganas banyak megambil nutrisi dari sel lain dan menyebabkan sel tersebut mati dan menimbulkan nekrosis atau jaringan mati. (baca juga: Ciri ciri Tumor Ganas)

Itulah tadi beberapa penjelasan mengenai perbedaan tumor payudara dan kanker payudara. Semoga bisa menambah wawasan anda ya.

Sumber: FaktaKanker

 

 

25 Makanan Penyebab Kanker Payudara pada Wanita

KANKER PAYUDARA 20

Kanker payudara adalah kanker yang paling sering dialami wanita di seluruh dunia dan insidennya terus meningkat seiring berjalaanya waktu. Nutrisi mempengaruhi risiko menderita knker payudar sekitar 35% dari semua kasus kanker.

Saran diet yang berguna untuk pencegahan kanker payudara adalah dengan mengurangi konsumsi minuman beralkohol, daing merah dan lemak serta meningkatkan konsumsi serat dan vitamin D seperti fitoestrogen dari berbagai sumber makanan.

Mekanisme bagaimana faktor risiko makanan dapat mempengaruhi terjadinya kanker payudara tidakdapat dipahami. berikut ini 25 Makanan Penyebab Kanker Payudara:

1. Makanan tinggi lemak

Makanan yang tinggi kandungan lemak dapat meningkatkan risiko menderita kanker payudara pada penelitian dengan hewan coba. Penelitian saat ini menyatakan bahwa tiap jenis tipe lemak memberikan hasil peningkatan risiko kanker payudara yang berbeda.

Asam myristoleat, asam erusik, asam palmitat, margarik, asam linoleat dan asam stearat dihubungkan dengan peningkatan risiko kanker payudara. Sedangkan asam lemak trans dan PUFA (Polyunsaturated Fatty Acid) tidak dihubungkan adanya peningkatan risiko kanker payudara. Bahkan ada bbberapa asa lemak seperti PUFA dimana tubuh kekurangan asam lemak ini dapat menigkatkan risiko menderita kanker payudara.

Namun, tetap saja lemak ini bergantung dengan cara pengolahan makanan. Makanan yang dirposes atau diaawtkan akan mengubah susunan kimia dari asam lemak dan menyebabkan lemak ini berpotensi meningkatkan risiko kanker payudara.

Mekanisme bagaimana makanan tinggi lemak dapat menyebabkan kanker paydara melalui akumulasi jaringan adiposa atu lemak tubuh. Jaringan ini adalah lokasi yang amat penting untuk perubahan hormon androstenedione menjadi estron. Estrogen dpat meningkatkn pertumbuhan sel payudara.

2. Konsumsi daging

Daging menjadi salah satu Makanan Penyebab Kanker Payudara. Hubungan antara konsumsi daging merah dengan risiko kanker payudara adalah melalui metabolisme yang menaktifkan HCA (heterosiklik amin).

Metabolit HCA akan terakumulasi di payudara dan mengikat DNA, DNA yang diikat ini akan mengalami mutasi genetik dan menyebabkan kanker payudara. Namun, risiko seorang wanita untuk menderita kanker payudara karena konsumsi daging merah bervariasi berdasarkan jenis daging, metodek memasak, temperatur serta lama memasak daging tersebut.

3. Makan makanan rendah serat

Terdapat lebih dari satu mekanisme yang menjelaskan peran serat untuk menurunkan risiko menderita kanker payudara. Makanan yang tinggi serat akan meningkatkan pembuangan hormon estrogen sehingga dapat mengurangi kadar estrogen yang beredar dalam peredaran darah.

Kotoran dalam usus yang mengandung banyak serat dapat menghambat penyerapan estrogen dalam usus, sehingga dapat mengurangi estrogen yang beredar dalam usus. Selain itu, peran serat adalah dengan menggangu kolesterol yang beredar di sirkulasi enterohepatik, dimana kolesterol ini merupakan prekursor hormon estrogen. Karena mekanisme ini serat dapat menurunkan risiko menderita kanker payudara. Kebiasaan jarang mengonsumsi makanan berserat dapat meningkatkan risiko menderita kanker payudara.

4. Konsumsi Alkohol

Berdasarkan sebuah penelitian epidemiologis, telah ditemukan bahwa kebiasaan konsumsi alkohol yang terus menerus dapat meningkatkan risiko kanker paydara.

Diantara wanita yang mengonsumsi alkohol secara teratur, terdapat peningkatan risiko kanker payudara dibandingkan wanita yang tidak mengonsumsi alkohol.

Beberapa mekanisme dapat menjelaskan bahwa konsumsi alkohol dapat meningkatkan risiko kanker payudara, yaitu alkohol dapat berefek pada risiko kanker dengan meningkatkan estrogen intraseluler dimana dapat berikatan dengan reseptor estrogen.

Ikatan dengan reseptor etrogen ini akan meningkatkan pertumbuhan kanker payudara. Diantara wanita yang premenopause, intake alkohol yang moderate dapat menurunkan variasi siklus menstruasi dan meningkatkan frekuensi siklus menstruasi jangka panjang.

5. Fitoestrogen

Fitoestrogen adalah substansi tanaman dimana  dikategorikan menjadi tiga kelas berdasarkan struktur, yaitu flavon, coumestans dan lignan. Dari yang tertarik dengan isoflavon yang banyak terkandung dalam kacang kedelai dan produk kacang kedelai karena strukturnya yang mirip dengan estrogen.

6. Makan makanan yang kurang Vitamin D

Terdapat sebuah hipotesis bahwa vitamin D dapat mengurangi risiko kanker payudara. Mekanisme yang berhubungan dengan reduksi risiko kanker payudara dan intake vitamin D adalah growth arrest dan apoptosis.

Vitamin D dapat mengindusi atau mendorong terjadinya perubahan bentuk yang berhubungan dengan apoptosis pada sel kanker payudara. Selain itu, viamin D dapat mengurangi risiko metastase dan invasi sel kanker.

Vitamin D dapat berperan sebagai zat anti-inflasi yang menurunkan COX-2 atau cyclooxygenase-2 yang berperan dalam pembentukan prostaglanding. Protaglandin ini berperan dalam sintesis kanker payudara pada manusia.

7. Besi

Beberapa wanita yang sudah menopause memiliki kadar besi dalam darah yang cukup tinggi karena intake dari daging dan makanan yang terfortifikasi besi dan penggunaan luas dari suplemen diet yang berisi besi.

Diet yang tinggi besi dapat dihubungkan dengan epidemiologi terhadapt peningkatan perkembangan tumor pada manusia. Beberapa penelitian telah meaporkan bahwa diet rendah besi dapat memperlambat pertumbuhan tumor.

Diet tinggi besi dapat menyebabkan stres oksidatid dan kerusakan DNA sera peroksidasi lemak yang dapat meningkatkan risiko kanker payudara.

8. Makanan makanan yang kurang Asam Folat

Hubungan antara asam dan risiko kanker payudara masih belum diketahui secara pasti. Namun, terdapat satu penelitian yang menemukn bahwa intake asam folat berhbungan dengan penurunan risiko kanker payudara pada wanita yang belum menopause.

Namun, penelitian terbaru mengungkapkan bahwa tidak terdapat hubungan antara asam folat dengan risiko kanker payudara, namun intake atau konsumsi asam folat yang lebih tinggi berhubungan dengan risiko kanker payudara.

Penelitian kohort yang besar mengungkapkan bahwa intake folat dihubungkan risiko kanker payudara yang lebih rendah pada wanita yang rutin mengonsumsi folat lebih dari 1,272 dietary folat equivalent (DFE/ hari dari total konsumsi asam folat sehari- hari) dibandingkan dengan wanita yang lebih sedikit atu kurang dari 345 Dfe.

9. Makan makanan yang kurang vitamin A

Vitamin a terdiri dari vitamin A yang belum terbentuk yang bersumber daru sumber hewan dan karotenoid yang ditemukan dalam buah dan sayuran. Banyak karotenoid yang merupakan antioksidn poten dan menyediakan perlindungan terhadap radikal bebas yang dapat menyebabkan mutasi genetik dan memicu terbentuknya kanker payudara

10. Makanan yang mengandung sedikit Vitamin E

Vitamin E adalah salah satu vitamin yang larut lemak dan memiliki efek antioksidan yang berfungsi untuk melawan kanker. Dalam sebuah penelitian dengan hewnt coba vitamin E menunjukan efek antioksidan yang baik dalam melawan radikal bebas.

11. Makanan yang mengandung sedikit Vitamin C

Vitamin C (asam askorbat) dapat menghalangi pembentukan nitrosamin yang bersifat karsinogen. Pada sebuah penelitian prospektif mengenai hubungan antara intake vitamin C dan kanker payudara terdapat hasil yang tidak terlalu signifikan.

12. Makanan yang rendah selenium

Selenium adalah komponen penting dalam fungsi enzim antioksidn enzim glutation peroksidae dalm menghambat proliferasi sel dan mencegah kanker.  Namun, efeknya dan kdar selenium dalam tubuh tergantung dari daerah geografi yang mereka tinggali sehingga penelitan prospektif untuk meneliti hubungan elenium dan risiko kanker payudara belum menunjukan hasil yang signifikan.

13. Kafein

Terdapat sebuah spekulasi bahwa kafein dapat meningkatkan risiko seorang wanita menderitak kanker. Hal ini diikuti dengan laporan kasus bahwa wanita dengan penyakit kanker jinak payudara mengalami hilangnya gejala setelah mengeliminasi kafein dari dietnya. Namun, dalam penelitian prospektif belum ditemukan peningkatan risiko karena konsumsi kopi

14. Kacang kedelai

Kacang kedelai mengandung fitoestrogen genistein yang berdasarkan teoris dapat berikatan dengan reseptor estrogen dan meningkatkan risiko kanker payudara. Namun, berdasarkan penelitian ternyata wanita yang mengonsusmi produk kacang kedelai sejak kecil memiliki risiko yang lebih rendah.

15. Kurang mengonsumsi buah berry

Keluarga beri seperti strawberry, blackberry dan blueberry yang dikonsumsi secra rutin dapat meningkatkan perlidungan tubuh terhadap risiko menderita kanker payudara karena mengandung banyak vitamin seperti A dan C serta mengandung serta yang cukup tinggi

16. Kurang konsumsi buah peach

Mengonsumsi buah peach secara rutin dapat memenuhi kebutuhan serat dalam tubuh dan juga memberikan perlindungan terhadap risiko kanker payudara karena menganddung vitamin dan antioksidan.

17. Mi Instan

Mengonsumsi mi instan secara rutin dapat mengancam kesehatan. Tidak hanya meningkatkan risiko kanker payudara namun juga dapat meningkatkan risiko kanker yang lain seperti kanker lambung dan kanker usus

18. Sering mengonsumsi ayam potong

Dewasa ini, demi mendapatkan ayam dengan daging yang tebal dan lemak yang banyak diberikan tambahan obat yang mengandung hormon pada unggas ayam. Tak jarang ayam potong yang sering kita konsumsi ini menjadi tinggi akan hormon estrogen. Akibatnya risiko kanker payudara semakin meningkat

Baca juga: Ciri Kanker Payudara pada Ibu Menyusui

19. Sering mengonsumsi makanan cepat saji

Di kota- kota besar sering ditemukan restoran cepat saji yang menyediakan makanan cepat saji. Padahal nutrisi pada makanan cepat saji tersebut kurang baik bagi tubuh karena mengandung banyak kalori dan pengawet yang berujung pada peningkatan risiko sejumlah penyakit termasuk kanker payudara.

20. Sering mengonsumsi minuman manis dan bersoda

Minuman jenis ini memang lezat dan menyegarkan, namun kalori yang berasal dari gula buatan yang terdapat minuman ini sangat tinggi. Kalorinya pun juga sangat besar. Tubuh akan menyimpannya menjadi cadangan makanan dan berdampak dengan meningkatnya pembentukan jaringan adiposa.

21. Makanan tinggi garam

Garam selain dapat meningkatkan tekanan darah dapat juga menyebabkan gangguan sistem imun tubuh dengan meningkatkan kerdangan yang diperantasi IL-17. Pada penyakit kanker payudara, makanan yang tinggi garam akan meningkatkan keradangan yang disebabkan oleh tumor payudara.

22. Asam lemak Omega-6

Asam lemak Omega 6 dapat meningkatkan proses keradangan secara berlebihan dan mengganggu tubuh untuk mengeliminasi sel kanker yang terbentuk karena gangguan pada imunitas tubuh.

23. Memasak makanan dengan cara menggoreng

Daging yang dimasak dengan cara digoreng dengan suhus yang tinggi dapat membentuk karsinogen seperti amin heterosiklik dan hidrikarbon aromatik polisiklik. Daging yang dimasak hingga matang  dengan digoreng dengan suhu tinggi dapat meningkatkan risiko kanker payudara

24. Memamasak makanan dengan dipanggang

Proses pemanggangan dapat menyebabkan uap yang berisi zat- zat yang berbahaya bagi kesehatan tubuh dan dapat menyebabkan mutasi genetik. Selain itu juga dapat pembentukan komponen berbahaya novolatil seperti hidroperoksida dan aldehida yang berbahaya bagi tubuh.

25. Memasak makanan dengan dibakar

Sama seperti memanggan dan menggoreng, memasak bahan mkanan yang mengandung protein terutama daging merah dapat membentuk sejumlah zat yang mengandung karsinogen yang membahayakan tubuh.

Sumber: FaktaKanker

Ciri Ciri Kanker Payudara (Dilengkapi Gambar)

KANKER PAYUDARA 20

Ciri ciri kanker payudara yang paling umum adalah adanya/timbulnya benjolan di sekitar payudara, bisa kecil, sedang, atau besar, dapat pula terasa mengganggu atau tidak. Dalam artikel ini kita akan membahas secara detil mengenai tanda kanker payudara yang harus di perhatikan, pengetahuan awal ini sangat membantu dalam proses penyembuhan, harap di simak ((Komen.org, Warning Signs & Symptoms, diakses 18 Oktober 2014)).

1. Benjolan / Penebalan di Sekitar Payudara

Ciri-Ciri-Kanker-Payudara-Benjolan

Benjolan di sekitar payudara merupakan salah satu ciri atau tanda paling awal yang harus anda perhatikan. Sebagian wanita memiliki benjolan di daerah ketiak atau sekitar payudara sebagai tanda awal mereka telah terkena kanker payudara stadium awal.

Walau tidak 100 % benjolan ini menandakan bahwa anda terkena kanker, namun setidaknya anda harus waspada, mulai dari yang terasa kecil atau yang sudah mengganggu, sebaiknya langsung berkonsultasi ke dokter terkait.

Untuk membedakan mana benjolan yang kemungkinan besar adalah kanker payudara dan mana yang tidak, berikut adalah beberapa karakteristiknya ((Imaginis, Breast Lumps – Evaluating a Lump in Breast, diakses 18 Oktober 2014))

Tanda Benjolan Yang Kemungkinan Kanker

  • Benjolan terasa keras
  • Benjolan ini tidak diskrit; tidak mudah dibedakan
  • Benjolan tetap di payudara; tidak bergerak
  • Hanya ada satu benjolan
  • Tidak ada benjolan yang sama di payudara sebelahnya
  • Kulit payudara berlesung pipit
  • Benjolan disertai dengan keluarnya cairan

Benjolan Yang Kemungkinan Kecil Menjadi Kanker

  • Benjolan lunak
  • Benjolan diskrit; mudah dibedakan
  • Benjolan bergerak di payudara
  • Ada beberapa benjolan payudara
  • Ada benjolan di payudara sebelahnya.
  • Benjolan menghilang setelah siklus menstruasi

Selain benjolan, penebalan payudara di bawah ketiak juga wajib anda waspadai dan segera konsultasi di dokter terkait jika anda merasakan hal ini.

2. Perubahan Ukuran dan Bentuk Payudara

Ciri-Ciri-Kanker-Payudara-bentuk-dan-ukuran

Jika anda melihat ada keanehan dalam salah satu bentuk payudara anda maka anda harus khawatir karena ini merupakan tanda umum kedua yang paling sering terjadi. Tidak hanya bentuk, ukuran payudara juga menjadi tanda yang umum.

Perubahan Ukuran

Dari yang sebelumnya besar, 34 hanya menjadi 32 (Contoh dalam ukuran bh )

Perubahan Bentuk

Dari yang sebelumnya mancung, sekarang menjadi tengkulai ke bawah.

Gambar di samping dapat menjadi contoh untuk ciri yang kedua ini, perubahan ukuran dan bentuk ini dapat terjadi pada salah satu payudara, atau kedua-duanya. Jadi ada baiknya jika anda memperhatikan salah satu berubah, atau keduanya berubah dalam hal bentuk dan ukuran anda dapat berkonsultasi lebih lanjut pada dokter terkait.

3. Terdapat Kerutan di Sekitar Payudara

Ciri-Ciri-Kanker-Payudara-kerutan-di-payudara

Kerutan biasanya dialami oleh orang yang sudah tua, namun tidak halnya jika anda mengalami atau terkena gejala awal kanker payudara, kerutan mungkin saja terdapat di bagian tertentu di payudara anda.

Kulit payudara normal

Kulit payudara normal tidak memiliki kerutan, cenderung halus dan permukaan yang rata (kecuali di daerah puting)

Kerutan Tanda Kanker Payudara

Kerutan tanda kanker payudara ini dapat anda rasakan dengan tangan perbedaannya, permukan kasar dan spesifik di daerah tertentu pada kulit payudara.

Biasanya kerutan ini akan berwarna sedikit hitam dan tidak terlalu besar lingkupnya.

4. Keluarnya Cairan Dari Puting Secara Tiba Tiba

Ciri-Ciri-Kanker-Payudara-Keluar-Cairan-Dari-Puting

Ketika tanpa sebab yang jelas (tidak sedang menyusui) tiba tiba keluar cairan dari puting, maka ini adalah salah satu gejala anda terkena kanker payudara.

Cairan putih/bening

Cairan yang keluar dari puting ini dapat berwarna putih dan bening, agak kental atau encer.

Cairan Darah/Kecoklatan

Jika puting mengeluarkan cairan coklat atau bahkan berupa cairan berwarna merah darah, ini sudah tahap kronis dimana anda harus segera berkonsultasi ke dokter. Kemungkinan besar anda mengalami gejala awal kanker payudara.

Namun secara garis besar, apapun cairan yang keluar dari puting tanpa sebab yang jelas sebaiknya anda beri perhatian khusus, periksa ke dokter.

5. Nyeri Tidak Kunjung Hilang Di Bagian Tertentu Payudara

Ciri-Ciri-Kanker-Payudara-nyeri

Payudara mungkin saja terasa nyeri ketika anda mengalami menstruasi ataupun ketika sedang hamil. Namun tentu rasa nyeri tersebut dapat hilang seiring dengan selesainya siklus yang anda lalui.

Lalu bagaimana jika rasa nyeri tersebut tidak kunjung hilang? Jika tidak kunjung hilang coba teliti lagi apakah bagian yang nyeri tersebut terletak pada posisi yang sama atau tidak ? jika pada bagian yang sama maka akan semakin besar kemungkinan bahwa itu merupakan gejala kanker payudara yang harus anda waspadai.

Apa yang harus dilakukan pada nyeri tersebut?

  • Jangan di pencet atau ditempelkan dengan’minyak’ pereda nyeri
  • Segera konsultasikan ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut
  • Jangan dibiarkan terlalu lama, karena akan sangat berbahaya

6. Payudara Nampak Kemerahan dan Bengkak

Ciri-Ciri-Kanker-Payudara-kemerahan-bengkak

Jika anda mengalami perubahan drastis dari warna kulit sekitar payudara seperti memerah, bengkak, atau terlihat gelap di salah satu sisi dan bagian tertentu pada payudara anda, maka sebaiknya anda mulai berkonsultasi pada dokter spesialis terkait.

Kemerahan

Amati kulit sekitar payudara anda, lihat apakah ada warna aneh di bagian bawah, atas, atau samping. Tanda merah ini biasanya akan membawa kehangatan jika di sentuh. Seperti orang pada saat demam, namun hanya pada daerah tersebut saja.

Bengkak

Selain benjolan ada juga bengkak yang lunak, tidak seperti benjolan yang keras bengkak ini cenderung lebih lunak sifatnya.

7. Puting Masuk Ke Dalam

Ciri-Ciri-Kanker-Payudara-puting-masuk-ke-dalam

Puting susu biasanya akan timbul, kalau pun sedang mengecil setidaknya dia akan sejajar dengan kulit. Namun keanehan harus anda perhatikan ketika ia telah menukik ke dalam dan tidak sewajarnya.

Apakah puting susu saja ?

Tidak. Semua bagian di payudara yang menukik di dalam harus anda waspadai sebagai gejala kanker payudara yang patut dilakukan pengecekan lebih lanjut agar tidak menjadi lebih bahaya.

Puting susu yang ‘bersembunyi’ di dalam dapat terjadi di hanya salah satu bagian saja atau di kedua bagian sekali gus.

Ingat!! Tidak hanya puting susu, bagian lain selain puting juga dapat menukik ke dalam yang tandanya harus anda perhatikan agar tidak berdampak kronis.

8. Gatal, Bersisik Sakit, dan Ruam di Puting Susu

Ciri-Ciri-Kanker-Payudara-Gatal-Bersisik-Ruam

Faktor lain yang dapat menjadi ciri ciri penyakit kanker payudara adalah timbulnya gatal yang tidak terduga di sekitar daerah payudara. Gatal ini dapat terjadi dalam skala kecil dan tidak terlalu mengganggu sampai yang cukup mengganggu karena sulit hilang serta intensitasnya sudah sangat tinggi.

Bersisik

Di kulit payudara juga timbul semacam sisik yang cukup mengganggu karena sakit jika di kelupas atau di pegang. Bersisik pada bagian kulit mana pun tentu harus mendapat treatment yang lebih karena sewajarnya kulit manusia tidak akan bersisik, terlebih jika terjadi di daerah payudara.

Ruam

Khusus untuk ruam hanya terjadi di sekitar puting susu, jika terjadi ruam, sebaiknya berkonsultasi di dokter terkait.

Gejala Lanjut Kanker Payudara

8 Ciri di atas merupakan gejala awal kanker payudara, namun tentu jika kanker sudah menyebar tentu tidak hanya memberikan efek pada fisik di sekitar payudara tersebut. Berikut adalah tanda dan efek kanker payudara yang terlambat diketahui((Cancer.ca, Signs and symptoms of breast cancer, diakses 18 Oktober 2014)) atau ketika kanker telah menyebar dan mempengaruhi bagian lain di tubuh kita.

  • Nyeri tulang
  • Mual
  • Kehilangan nafsu makan
  • Penurunan berat badan
  • Penyakit kuning
  • Penumpukan cairan di sekitar paru-paru (efusi pleura)
  • Sesak napas
  • Sakit kepala hebat dan tidak lekas sembuh
  • Batuk
  • Penglihatan ganda
  • Kelemahan otot

Setelah mengetahui ciri ciri kanker payudara, ada baiknya anda berkonsultasi ke dokter terkait untuk menemukan solusi atas tanda yang anda alami.

Diagnosis Kanker Payudara

Ada beberapa diagnosis kanker payudara yang dapat dilakukan oleh para medis yaitu :

1. Mammogram

mammogram

Adalah cara paling ampuh untuk mendeteksi kanker payudara, mammogram adalah gambar x-ray dari payudara untuk mengetahui jaringan yang ada didalamnya.

2. Biopsi

biopsi-300x242

Tes biopsi digunakan untuk orang yang diduga menderita kanker payudara, tes ini dilakukan untuk menindaklanjuti hasil screening dan gejala yang mereka rasakan untuk mengetahui apakah ada kanker payudara atau tidak dan untuk menindaklanjutinya.

Sumber: FaktaKanker

 

 

Waspadai Benjolan Pada Payudara

KANKER PAYUDARA 20

waspadai-benjolan-pada-payudara-alodokter

Kanker payudara akan memunculkan benjolan di payudara. Namun, tidak semua benjolan pada payudara merupakan kanker. Delapan puluh persen kasus benjolan di payudara bukanlah kanker. Hal ini karena sejumlah kondisi medis lainnya dapat pula menimbulkan benjolan di payudara.

Oleh karena itu, kenali perbedaan benjolan kanker dan nonkanker berikut ini.

Benjolan Nonkanker

Pada kasus nonkanker, benjolan di payudara merupakan pertanda kondisi berikut.

  • Kista, merupakan kantong berisi cairan dalam jaringan payudara, sehingga menimbulkan benjolan. Jika diraba, benjolan terasa lunak. Umumnya kista dialami oleh perempuan berusia di antara 35-50 tahun. Kista yang berukuran lebih dari 2.5 cm dapat menyebabkan rasa sakit dan tidak nyaman pada payudara.
  • Perubahan fibrokistik, merupakan perubahan pada payudara karena ketidakstabilan hormon selama siklus menstruasi. Perubahan tersebut menimbulkan benjolan di payudara yang terasa nyeri.
    Selain itu, puting susu akan lebih sensitif. Kondisi ini bukanlah penyakit. Biasanya gejala terjadi ketika periode pramentruasi dan membaik ketika berlangsung atau berakhirnya menstruasi. Namun, segera periksakan ke dokter jika gejala tetap bertahan setelah selesai periode menstruasi.
  • Fibroadenoma, merupakan benjolan padat yang terjadi akibat kelebihan pembentukan kelenjar penghasil susu atau lobulus dan jaringan di sekitar payudara. Benjolan tidak terasa sakit, dan jika ditekan akan bergeser. Kondisi ini umumnya dialami wanita berusia 20-30 tahun. Penyebab fibroadenoma belum diketahui secara pasti, tetapi terkait dengan hormon kesuburan.
  • Infeksi bakteri seperti mastitis juga dapat menimbulkan benjolan yang terasa nyeri. Kondisi ini kerap dijumpai pada ibu menyusui. Infeksi terjadi ketika bakteri dari permukaan kulit Anda atau dari mulut bayi masuk ke saluran susu melalui puting. Penyebab lainnya yaitu tertutupnya saluran susu. Hal ini terjadi ketika Anda menyusui tetapi disudahi, padahal susu di payudara belum habis. Akibatnya susu kembali lagi ke saluran, sehingga memicu infeksi dan menimbulkan benjolan.
  • Mastitis membuat momen-momen menyusui jadi menyakitkan karena payudara terasa seperti terbakar. Gejala lain yang bisa muncul yaitu demam. Konsultasikan segera dengan dokter, biasanya dokter akan memberi antibiotik dan pereda nyeri. Tidak masalah bagi Anda dan bayi untuk terus melanjutkan pemberian air susu ibu (ASI).

Benjolan Kanker

Benjolan pada payudara juga dapat merupakan pertanda kanker payudara. Kanker terjadi ketika sel-sel dalam payudara mulai tumbuh secara tidak normal. Sel kanker berkembang lebih cepat dari sel normal, sehingga menimbulkan benjolan. Waspadai ketika benjolan di payudara seperti gejala berikut.

  • Benjolan terasa keras, berbeda dengan daerah di sekitarnya. Biasanya jarang ditemukan rasa sakit. Jika ditekan, benjolan tidak bergeser.
  • Payudara mengalami perubahan ukuran atau bentuk.
  • Puting susu tertarik ke bagian dalam.
  • Walaupun jarang, puting susu mengeluarkan cairan yang mengandung darah.
  • Pada jenis kanker yang jarang, muncul bintik-bintik merah di sekitar puting susu yang terlihat seperti eksim.
  • Pada beberapa area payudara, terdapat penebalan kulit.

Pemeriksaan Medis yang Diperlukan

Beberapa pemeriksaan berikut diperlukan untuk mengetahui apakah benjolan di payudara merupakan benjolan kanker atau nonkanker.

  • Ultrasonografi (USG) secara efektif dapat digunakan untuk memeriksa payudara yang padat, seperti pada perempuan muda.
  • Mamografi sendiri lebih unggul untuk pemeriksaan terhadap payudara yang kurang padat, biasanya pada perempuan yang telah melalui menopause.
  • Kombinasi USG dan mamografi dapat mendeteksi tumor yang lebih ganas.
  • MRI atau Pencitraan Resonansi Magnetik digunakan untuk pemeriksaan pada kasus yang lebih rumit, seperti kanker payudara yang berkaitan dengan mutasi gen, penderita menggunakan implan silikon gel pada payudara, atau kondisi rumit lainnya. Namun, biasanya pemeriksaan MRI saja tidak cukup dan diperlukan pemeriksaan lebih lanjut.
  • Biopsi merupakan pengambilan sampel pada lapisan tertentu dalam payudara untuk memastikan keberadaan sel abnormal.

Sebaiknya lakukan pemeriksaan payudara sendiri secara rutin. Hal ini dapat meningkatkan sensitivitas Anda terhadap perubahan pada payudara. Ketika ada benjolan kecil sekalipun, Anda dapat mengetahuinya karena terbiasa memeriksa dan mengetahui bagaimana payudara Anda pada kondisi normal. Bila menemukan benjolan pada payudara, sebaiknya periksakan ke dokter untuk memastikan apakah benjolan pada payudara merupakan kanker. Selain itu, wanita berusia di atas 50 tahun dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan payudara rutin setiap tiga tahun sekali.

Sumber: alodokter

 

Periksa Payudara Sendiri (SADARI) Sebelum Terlambat

KANKER PAYUDARA 20

periksa-payudara-sendiri-sadari-sebelum-terlambat-alodokter

Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dilakukan dengan menggunakan tangan dan penglihatan untuk memeriksa apakah ada perubahan fisik pada payudara. Proses ini dilakukan agar semua perubahan yang mengarah pada kondisi yang lebih serius dapat segera ditangani.

Penting untuk menyadari bagaimana bentuk normal payudara dan ada tidaknya perubahan dari waktu ke waktu. Payudara umumnya akan terasa berbeda di masa menstruasi. Sebelum dan selama periode ini, kebanyakan wanita merasa payudaranya akan menjadi makin kencang dan padat. Memasuki masa menopause, payudara akan terasa lebih kendur dan lembut.

Namun ada perubahan tertentu yang perlu diwaspadai karena dapat menjadi indikasi adanya penyakit. Pemeriksaan payudara sendiri umumnya bertujuan untuk mengetahui bentuk payudara normal, menyadari ada tidaknya perubahan pada payudara, dan agar perubahan apa pun dapat segera dikonsultasikan dan tidak terlambat ditangani.

Bagaimana Cara Memeriksa Payudara?

Waktu terbaik untuk melakukan SADARI adalah beberapa hari setelah periode menstruasi Anda berakhir. Pada masa menstruasi, kadar hormon berfluktuasi sehingga menyebabkan perubahan pada tubuh, termasuk payudara yang mengencang.

Terdapat beberapa cara untuk melakukan pemeriksaan. Anda dapat memilih yang sesuai dengan kenyamanan Anda.

Di depan cermin

Untuk melakukan pemeriksaan payudara secara mandiri, Anda hanya memerlukan tangan, penglihatan, dan cermin. Berdirilah di depan kaca, buka pakaian dari pinggang ke atas. Pastikan terdapat cukup pencahayaan dalam ruangan tersebut dan lakukan cara berikut.

  • Perhatikan payudara Anda. Kebanyakan wanita tidak memiliki payudara yang ukurannya sama besar (payudara kanan lebih besar atau lebih kecil daripada yang lain).
  • Berdirilah dengan lengan di samping tubuh. Perhatikan bentuk, ukuran, dan apakah ada perubahan seperti permukaan dan warna kulit, juga bentuk puting payudara.
  • Letakkan tangan pada pinggang dan tekan kuat-kuat untuk mengencangkan otot dada. Perhatikan payudara sambil berkaca dari sisi kiri ke kanan dan sebaliknya.
  • Membungkuklah di depan kaca sehingga payudara terjulur ke bawah. Perhatikan dan raba untuk memeriksa apakah ada perubahan tertentu pada payudara.
  • Tautkan kedua tangan di belakang kepala dan tekan ke dalam. Perhatikan kedua payudara Anda, termasuk di bagian bawah.
  • Periksa apakah terdapat cairan yang keluar dari puting Anda. Tempatkan jempol dan jari telunjuk Anda di sekitar puting, lalu tekan perlahan, dan perhatikan apakah ada cairan yang keluar. Ulangi pada payudara yang lain.

Saat mandi

Anda juga dapat memeriksa payudara saat mandi. Busa sabun akan memudahkan pergerakan tangan untuk memeriksa benjolan atau perubahan pada payudara. Angkat satu tangan ke belakang kepala. Dengan tangan lain yang dilumuri sabun, raba payudara di sisi tangan yang terangkat. Gunakan jari untuk menekan-nekan bagian demi bagian dengan lembut. Lakukan pada payudara di sisi lain.

Berbaring

Pemeriksaan juga dapat dilakukan dengan berbaring. Pilih tempat tidur atau permukaan datar lain yang nyaman. Saat berbaring, payudara menjadi melebar dan memudahkan untuk diperiksa.

Sambil berbaring, tempatkan gulungan handuk atau bantal kecil di bawah pundak. Tempatkan tangan kanan di bawah kepala. Lumuri tangan kiri dengan losion dan gunakan jari untuk meraba payudara kanan.

Ibaratkan payudara seperti permukaan jam. Mulailah gerakan dari titik jam 12 ke angka 1 dengan gerakan melingkar. Setelah satu lingkaran, geser jari dan mulailah kembali hingga seluruh permukaan payudara hingga ke puting selesai teraba.

Tidak perlu terburu-buru saat melakukan pemeriksaan. Pastikan semua permukaan payudara telah teraba dengan seksama.

Hal yang perlu diperhatikan saat dan setelah melakukan pemeriksaan adalah tetap tenang jika mendapati perubahan pada payudara. Meski harus tetap waspada, namun sebagian besar perubahan fisik tidak mengarah pada kanker. Diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mendiagnosis kelainan. Sebagian besar benjolan pada payudara juga merupakan tumor jinak yang tidak bersifat kanker.

Jika Terdapat Perubahan

Benjolan atau perubahan payudara ini dapat disebabkan oleh banyak hal. Namun memang hanya sedikit yang mengarah pada penyakit yang serius. Sekitar 1 dari 10 benjolan pada payudara bersifat kanker. Akan tetapi, kanker yang terlambat ditangani akan membawa dampak yang sangat serius. Oleh karenanya, segera periksakan diri ke dokter jika dalam pemeriksaan mandiri Anda menemukan:

  • Benjolan keras pada payudara atau ketiak.
  • Perubahan pada permukaan kulit: kulit menjadi berkerut, atau terdapat cekungan.
  • Perubahan ukuran dan bentuk payudara, terutama ketika Anda mengangkat payudara atau menggerakkan lengan.
  • Keluar cairan dari puting payudara, tapi bukan ASI.
  • Keluar darah dari puting.
  • Terdapat bagian puting yang memerah dan menjadi lembap, serta tidak kunjung berubah menjadi seperti semula.
  • Puting berubah bentuk, misalnya menjadi melesak ke dalam.
  • Ruam di sekitar puting.
  • Ada rasa sakit atau tidak nyaman yang berkelanjutan pada payudara.

Dokter mungkin akan merekomendasikan pemeriksaan lanjutan untuk mendiagnosis penyebab perubahan, seperti pemeriksaan mamogram dan USG.

Periksa payudara lebih sering jika usia Anda telah mencapai 50 tahun atau lebih. Pemeriksaan untuk mendeteksi potensi kanker juga perlu dilakukan secara teratur.

Sumber: alodokter

 

Kenali Ciri-Ciri Kanker Payudara Stadium 1 Sebelum Terlambat

 

KANKER PAYUDARA 20

wanita-kenali-ciri-ciri-kanker-payudara-stadium-1-sebelum-terlambat-alodokter

Kanker payudara stadium 1 merupakan kanker payudara stadium awal. Ini adalah kondisi di mana benjolan kanker pada payudara berukuran 2 cm atau lebih kecil. Benjolan ini masih belum menyebar ke kelenjar getah bening di bagian ketiak.

Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang cukup menakutkan bagi seorang wanita, setelah kanker serviks. Sel kanker akan tumbuh dan menyerang jaringan payudara Anda, misalnya saluran keluar air susu, lobulus (pabrik penghasil air susu), bersama jaringan penunjang lainnya seperti jaringan lemak. Gaya hidup, hormonal, dan faktor lingkungan memang dicurigai sebagai penyebab dari kanker ini. Namun, tidak semua orang dengan gaya hidup yang hampir sama juga memiliki risiko untuk terkena kanker payudara. Sehingga masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Meski begitu, ada beberapa faktor risiko yang memungkinkan Anda terkena kanker payudara. Misalnya saja jika Anda berusia 50 tahun atau lebih, jika Anda memiliki keluarga dekat atau bahkan ibu yang terkena kanker ovarium atau kanker payudara, pernah muncul benjolan jinak pada payudara atau pernah didiagnosa terkena kanker payudara. Seharusnya, kanker payudara bukan penyakit warisan. Namun, ada gen tertentu, yang disebut BRCA1 dan BRCA2, yang meningkatkan risiko seseorang terkena kanker payudara. Gen ini diduga dapat diturunkan kepada generasi penerus.

Ciri-ciri Kanker Payudara yang Perlu Anda Kenali

Memiliki risiko atau tidak, tentu tidak ada salahnya untuk mengenali ciri-ciri kanker payudara. Terutama kanker payudara stadium 1. Agar jika sel kanker tersebut tumbuh, Anda tidak terlambat untuk mengobatinya. Berikut ini adalah ciri-ciri kanker payudara stadium 1 yang perlu Anda ketahui.

Munculnya benjolan di payudara

Benjolan di dalam payudara merupakan salah satu pertanda awal dari munculnya kanker payudara. Dan benjolan ini tidak selalu terasa sakit. Meski begitu, tidak semua benjolan yang muncul merupakan benjolan kanker payudara. Benjolan ini dapat teraba saat Anda melakukan pemeriksaan pribadi di rumah. Biasanya teraba saat Anda sedang menstruasi.

Warna kulit payudara Anda berubah

Perubahan warna ini terkadang disalahartikan dengan infeksi. Padahal, jika Anda tidak yakin dengan benjolan yang muncul di dalam payudara, perubahan warna kulit mungkin bisa membuat Anda lebih waspada. Pada tahap ini, kulit payudara akan menjadi kemerahan, seperti terjadi iritasi, tekstur kulit terasa seperti kulit jeruk, permukaan kulit area payudara yang terkena kanker tampak berlekuk-lekuk, dan terjadi penebalan kulit. Meski begitu, pada kanker payudara tipe tertentu yang cukup jarang, perubahan warna tidak terjadi.

Puting terasa sakit

Ciri-ciri dari kanker payudara stadium 1 lainnya adalah dengan munculnya perubahan pada bagian puting disertai rasa nyeri. Selain itu, ditandai dengan keluar cairan tidak normal dari puting atau puting melesak.

Muncul benjolan pada ketiak

Meski disebut kanker payudara, bukan berarti benjolan pada di bawah ketiak yang Anda temui tidak ada hubungannya dengan kanker ini. Jaringan payudara meluas hingga di bawah ketiak. Itulah kenapa kanker dapat menyebar melalui kelenjar getah bening di bawah ketiak.

Guna mengenali ciri-ciri kanker payudara stadium 1 di atas, cobalah untuk rajin melakukan SADARI atau Pemeriksaan Payudara Sendiri setiap bulan. Rajin melakukan SADARI juga dapat membantu Anda mengenali tekstur jaringan payudara Anda. Sehingga jika Anda merasakan ada sesuatu yang tidak biasa pada payudara (bukan perubahan tekstur payudara pada saat Pra menstruasi), Anda akan lebih menyadarinya.

Kanker payudara tidak kalah mematikannya dengan kanker serviks. Meski penyebab dari kanker ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut, tidak ada salahnya untuk lebih waspada terhadap penyakit ini. Anda tetap disarankan menjaga pola makan dan menjalani hidup sehat. Rajinlah melakukan SADARI. Dan jika Anda merasa berpotensi terkena kanker karena ibu atau kerabat Anda mengidap kanker, dan Anda merasa sangat khawatir, cobalah untuk mengonsultasikan hal ini kepada dokter.

Sumber: alodokter

Pertama di Indonesia, Pembangkit Listrik Tenaga Angin akan Beroperasi Akhir 2017

INDONESIA TODAY

by Infopresiden, Saturday, September 02, 2017

angin

Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) di Sulawesi Selatan, akan beroperasi pada akhir 2017. Pembangkit listrik berenergi angin itu menjadi yang pertama di Indonesia.

Direktur Pengadaan Strategis II PT PLN (Persero), Supangkat Iwan Santoso, mengatakan, ‎PLTB Sidrap yang dibangun pengembang listrik swasta (Independent Power Plan/IPP), berkapasitas 70 Megawatt (MW).

“Ada PLT Bayu Sidrap windpower, akhir tahun ini mau operasi, Itu 70 MW akhir tahun operasi,” kata Iwan, di Jakarta, Sabtu (2/9/2017).

Iwan menuturkan, jika sudah beroperasi maka PLTB tersebut menjadi pembangkit dengan kapasitas besar, dalam menggunakan energi angin yang pertama di Indonesia. Nantinya pembangkit ini langsung beroperasi penuh memproduksi listrik 70 MW‎.

“PLT Bayu pertama di Indonesia. Jadi angin pertama di Indonesia harganya 11 sen per kwh,” tutur Iwan.

Iwan mengungkapkan, dengan kapasitas 70 MW, listrik yang dialirkan dapat menerangi 70 ribu kepala keluarga, dengan rata-rata daya yang terpasang 900 Volt Ampere (VA).

“Kalau 70 MW, ya 70 ribu KK. Dengan penggunaan rata 900 kWh. Akhir tahun operasi‎,” ujar dia.

PLTB ini dikembangkan IPP Internasional UPC Renewables Indonesia yang bekerja sama dengan PT Binatek Energi Terbarukan. Pembangunan proyek energi terbarukan ini dimulai pada April 2016 dan beroperasi pada 2017. 

 

Peta Pulau Bali

 

PETA PULAU BALI 01

PETA PULAU BALI 002 1280.jpg

Delapan nama kabupaten di Bali

  1. Peta Kabupaten Badung, Ibukota : Mangupura
  2. Peta Kabupaten Bangli,  Ibukota : Bangli
  3. Peta Kabupaten Buleleng, Ibukota : Singaraja
  4. Peta Kabupaten Gianyar,  Ibukota : Gianyar
  5. Peta Kabupaten Jembrana,  Ibukota : Negara
  6. Peta Kabupaten Karangasem ,  Ibukota : Karangasem
  7. Peta Kabupaten Klungkung,  Ibukota : Semarapura
  8. Peta Kabupaten Tabanan,  Ibukota : Tabanan

  1. Peta Kabupaten Badung, Ibukota : Mangupura

PETA PULAU BALI 003-Kabupaten Badung

 

PETA PULAU BALI 003-Kabupaten Badung-2


2. Peta Kabupaten Bangli,  Ibukota : Bangli

PETA PULAU BALI 004-Kabupaten Bangli-1

PETA PULAU BALI 004-Kabupaten Bangli-2

PETA PULAU BALI 004-Kabupaten Bangli-3


3. Peta Kabupaten Buleleng, Ibukota : Singaraja

PETA PULAU BALI 005-Kabupaten Buleleng-1

PETA PULAU BALI 005-Kabupaten Buleleng-2


4. Peta Kabupaten Gianyar,  Ibukota : Gianyar

PETA PULAU BALI 006-Kabupaten Gianyar-1

PETA PULAU BALI 006-Kabupaten Gianyar-2


5. Peta Kabupaten Jembrana,  Ibukota : Negara

PETA PULAU BALI 007-Kabupaten Jembrana-1

PETA PULAU BALI 007-Kabupaten Jembrana-2


6. Peta Kabupaten Karangasem ,  Ibukota : Karangasem

PETA PULAU BALI 008-Kabupaten Karangasem-1

PETA PULAU BALI 008-Kabupaten Karangasem-2


7. Peta Kabupaten Klungkung,  Ibukota : Semarapura

PETA PULAU BALI 009-Kabupaten Klungkung-1

PETA PULAU BALI 009-Kabupaten Klungkung-2


8. Peta Kabupaten Tabanan,  Ibukota : Tabanan

PETA PULAU BALI 010-Kabupaten Tabanan-1

PETA PULAU BALI 010-Kabupaten Tabanan-2


Dua nama kota di Bali

  1. Peta Kota Amlapura,  Ibukota : I Wayan Wira Dharma
  2. Peta Kota Denpasar,  Ibukota : Denpasar

  1. Peta Kota Amlapura,  Ibukota : I Wayan Wira Dharma

PETA PULAU BALI 011-KOTA Amlapura


2. Peta Kota Denpasar,  Ibukota : Denpasar

PETA PULAU BALI 012-KOTA Denpasar