Jenis-Jenis Alat Kontrasepsi Dan Fungsinya

ALAT KONTRASEPSI

 

Informasi ini untuk pasangan suami istri & bukan untuk pasangan gratis sex. Mohon tidak disalahgunakan. Ada berbagai cara buat mencegah kehamilan. Diantaranya ialah dengan kontrasepsi. Untuk pasangan yg mau menunda momongan faktor ini penting untuk diketahui. Juga sebagai sarana dalam program Keluarga Berencana.

Jenis-Jenis Alat Kontrasepsi Dan Fungsinya

A. Kontrasepsi Sederhana tanpa menggunakan Alat


1. Senggama Terputus

Merupakan cara kontrasepsi yg paling tua. Senggama dilakukan sebagaimana biasa, tetapi pada puncak senggama, alat kemaluan laki laki dikeluarkan dari liang vagina & sperma dikeluarkan diluar. Cara ini tidak dianjurkan dikarenakan sering gagal, sebab suami belum tentu tahu kapan spermanya ke luar.

2. Pantang Berkala (Sistem Kalender) 

Cara ini dapat dilakukan dengan tidak melakukan senggama pada waktu istri dalam masa subur. Selain sebagai sarana agar cepat hamil,kalender pula digunakan untuk sebaliknya alias mencegah kehamilan. Cara ini kurang dianjurkan lantaran sukar dilaksanakan & membutuhkan waktu lama untuk ‘puasa’. Selain itu, kadang pula istri kurang terampil dalam menghitung siklus haidnya dalam setiap bulan.

B. Kontrasepsi Sederhana dengan Alat


1. Kondom

Kondom ialah salah satu pilihan untuk mencegah kehamilan yg telah populer di masyarakat. Kondom merupakan sebuah kantung karet tipis, umumnya terbuat dari lateks, tidak berpori, digunakan buat menutupi penis yg berdiri (tegang) sebelum dimasukkan ke dalam liang vagina. Kondom telah dibuktikan dalam penelitian di laboratorium sehingga dapat mencegah penularan penyakit seksual, termasuk juga HIV/AIDS.

Jenis-Jenis-Alat-Kontrasepsi-Dan-Fungsinya-1

Manfaat Penggunaan Kontrasepsi Kondom:

  • Efektif apabila digunakan dengan benar
  • Tidak mengganggu dalam proses produksi ASI
  • Tidak mengganggu pada kesehatan klien
  • Tidak memiliki pengaruh sistemik
  • Murah & dapat dibeli secara umum
  • Tidak butuh resep dokter atau pemeriksaan kesehatan khusus
  • Metode kontrasepsi sementara apabila metode kontrasepsi yang lain harus ditunda

2. Diafragma

Diafragma merupakan kap berbentuk bulat cembung, terbuat dari lateks(karet) yg di insersikan ke dalam vagina sebelum berhubungan seksual & menutup serviks.

 

Jenis-Jenis-Alat-Kontrasepsi-Dan-Fungsinya-2

Jenis Kontrasepsi Diafragma :

  • Flat spring (flat metal band)
  • Coil spring (coiled wire)
  • Arching spring)
  • Banner 250×250

Cara kerja kontrasepsi Diafragma:

Menahan sperma supaya tidak mendapatkan akses mencapai saluran alat reproduksi bagian atas (uterus & tuba falopi) & sebagai alat tempat spermisida.

Manfaat Kontrasepsi Diafragma:

  • Efektif apabila digunakan dengan benar
  • Tidak mengganggu produksi ASI
  • Tidak mengganggu hubungan seksual dikarenakan telah terpasang sampai 6 jam sebelumnya
  • Tidak mengganggu kesehatan klien
  • Tidak mengganggu kesehatan sistemik

3. Spermisida

Spermisida merupakan bahan kimia (umumnya non oksinol-9) dipakai untuk menon-aktifkan atau membunuh sperma.

Jenis-Jenis-Alat-Kontrasepsi-Dan-Fungsinya-3

Jenis Kontrasepsi Spermasida :

  • Aerosol
  • Tablet Vaginal, suppositoria, atau dissolvable film
  • Krim

Cara kerja kontrasepsi spermisida :

Menyebabkan sel membrane sperma terpecah, memperlambat pergerakan sperma & menurunkan kemampuan pembuahan sel telur.

Manfaat kontrasepsi spermisida :

  • Efektif seketika (busa & krim)
  • Tidak mengganggu produksi ASI
  • Dapat digunakan sebagai pendukung metode lain
  • Tidak mengganggu kesehatan klien
  • Tidak memiliki pengaruh sistemik
  • Mudah digunakan
  • Meningkatkan lubrikasi selama hubungan seksual
  • Tidak butuh resep dokter atau pemeriksaan kesehatan khusus

4. KB Suntik

Kontrasepsi suntikan merupakan cara untuk mencegah terjadinya kehamilan dengan melalui suntikan hormonal.

Jenis-Jenis-Alat-Kontrasepsi-Dan-Fungsinya-4

KB Suntik 1 Bulan (Kombinasi)

ialah 25 mg Depo medroksiprogestreon asetat & 5 mg esestradiol sipionat yg diberikan injeksi I.m sebulan sekali (Cyclofem). & 50 mg roretindron enantat & 5mg Estradional Valerat yg diberikan injeksi I.m sebulan sekali

Keuntungan menggunakan KB Suntik

  • Praktis, efektif & aman dengan tingkat kesuksesan lebih dari 99%.
  • Tidak membatasi usia
  • Obat KB suntik yg 3 bulan sekali (Progesteron saja) tidak mempengaruhi ASI & tepat untuk ibu menyusui

Kerugian menggunakan KB Suntik

  • Di bulan-bulan pertama pemakaian terjadi mual, pendarahan berupa bercak di antara masa haid,
  • Sakit kepala & nyeri payudara
  • Tidak melindungi dari IMS & HIV AIDS

Indikasi :

  • Perempuan umur 35 th yg merokok aktif
  • Ibu hamil atau diduga hamil
  • Pendarahan vaginal tidak dengan karena
  • Penderita jantung, stroke, lever, darah tinggi & kencing manis
  • Sedang menyusui kurang dari 6 pekan
  • Penderita kanker payudara

KB Suntikan 3 bulan.

Depo Depo-provera merupakan 6-alfa-metroksiprogesteron yg digunakan buat tujuan kontrasepsi parenteral, memiliki efek progesterone yg kuat & amat efektif. Obat ini termasuk juga obat depot. Noristerat termasuk juga dalam golongan kontrasepsi ini. Prosedur kerja kontrasepsi ini sebagaimana kontrasepsi hormonal yang lain. Depo-provera amat sangat cocok untuk program postpartum oleh karena tidak mengganggu laktasi.

Keuntungan KB Suntik 3 bulan

  • Tidak berpengaruh pada hubungan suami istri
  • Tidak di butuhkan pemeriksaan dalamJangka panjang
  • Efek samping sangat kecil
  • Klien tidak butuh menyimpan obat suntik

Kerugian KB Suntik 3 bulan

  • Gangguan haid. Siklus haid memendek atau memanjang, perdarahan yg banyak atau sedikit, spotting, tidak haid sama sekali.
  • Tidak bisa dihentikan sewaktu-waktu
  • Permasalahan berat badan merupakan efek samping tersering
  • Terlambatnya kembali kesuburan setelah penghentian penggunaan
  • Terjadi perubahan pada lipid serum pada pemakaian jangka panjang
  • Pada pemakaian jangka panjang akan menurunkan densitas tulang
  • Pada pemakaian jangka panjang dapat memunculkan kekeringan pada vagina, menurunkan libido, gangguan emosi, sakit kepala, nervositas, & jerawat.

5. KB Pil

Pil merupakan obat pencegah kehamilan yg diminum. Pil sudah diperkenalkan sejak 1960. Pil diperuntukkan bagi perempuan yg tidak hamil & berharap cara pencegah kehamilan sementara yg paling efektif apabila diminum secara rutin. Minum pil bisa dimulai segera setelah terjadinya keguguran, sesudah menstruasi, atau pada masa post-partum bagi para ibu yg tidak menyusui bayinya. Seandainya seorang ibu mau menyusui, maka hendaknya penggunaan pil ditunda hingga 6 bulan setelah kelahiran anak (atau sewaktu masih menyusui) & disarankan menggunakan cara pencegah kehamilan yg lain..

Jenis-Jenis-Alat-Kontrasepsi-Dan-Fungsinya-5

Jenis-jenis Kontrasepsi Pil


a. Pil Gabungan atau Kombinasi

Tiap pil mengandung dua hormon sintetis, yakni hormon estrogen & progestin. Pil gabungan mengambilmanfaat dari cara kerja ke-2 hormon yg mencegah kehamilan, & hampir 100% efektif jika diminum dengan cara rutin.

Jenis – jenis Pil Kombinasi :

Monofasik

Pil yg tersedia dalam kemasan 21 tablet mengandung hormone aktif estrogen/progesterone dalam dosis yg sama, dengan 7 tablet tanpa hormone aktif.

Bifasik

Pil yg sedia dalam kemasan 21 tablet mengandung hormone aktif estrogen/progesterone dalam dua dosis yg berbeda ialah estrogen & progesteron, dengan 7 tablet tanpa hormone aktif.

Trifasik

Pil yg sedia dalam kemasan 21 tablet mengandung hormone aktif estrogen/progesterone dalam tiga dosis yg berbeda ialah mengandung berbagai dosis progestin. Pada sejumlah jenis obat tertentu, dosis estrogen didalam ke 21 pil aktif bervariasi. Tujuan dari variasi ini ialah mempertahankan besar nya dosis pada pasien serendah mungkin selama siklus dengan tingkat kemampuan dalam pencegahan kehamilan yg setara


b. Pil khusus – Progestin (Pil Mini)

Pil ini mengandung dosis kecil bahan progestin sintetis & mempunyai sifat pencegah kehamilan, terutama dengan mengubah mukosa dari leher rahim (merubah sekresi pada leher rahim) sehingga mempersulit pengangkutan sperma. Tidak Cuma itu, juga mengubah lingkungan endometrium (lapisan dalam rahim) maka menghambat perletakan telur yg sudah dibuahi.

Kontra Indikasi Penggunaan Pil

Kontrasepsi pil tidak boleh diberikan pada perempuan yg menderita hepatitis, radang pembuluh darah, kanker payudara atau kanker kandungan, hipertensi, rintangan jantung, varises, perdarahan abnormal melalui vagina, kencing manis, pembesaran kelenjar gondok (struma), penderita sesak napas, eksim, &migraine (sakit kepala yg berat pada sebelah kepala).

Efek Samping Penggunaan Pil

Penggunaan pil dapat memunculkan efek samping berupa perdarahan diluar haid, rasa mual, bercak hitam di pipi (hiperpigmentasi), jerawat, penyakit jamur pada liang vagina (candidiasis), nyeri kepala, &penambahan berat badan.


6. AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim)

AKDR atau IUD (Intra Uterine Device) bagi banyak kaum perempuan merupakan alat kontrasepsi yg paling baik. Alat ini amat sangat efektif & tidak butuh diingat setiap hari seperti halnya pil. Bagi ibu yg menyusui, AKDR tidak akan mempengaruhi isi, kelancaran maupun kadar air susu ibu (ASI). Tetapi, ada perempuan yg nyatanya belum dapat menggunakan alat kontrasepsi ini. Dikarenakan itu, setiap calon pemakai AKDR butuh mendapatkan informasi yg lengkap menyangkut seluk-beluk alat kontrasepsi ini.

Jenis-Jenis-Alat-Kontrasepsi-Dan-Fungsinya-6

 Jenis-jenis AKDR

Copper-T

AKDR berbentuk T, terbuat dari bahan polyethelen di mana pada bagian vertikalnya diberi lilitan kawat tembaga halus. Lilitan kawat tembaga halus ini memiliki efek antifertilisasi (anti pembuahan) yg cukup baik.

Copper-7

AKDR ini berbentuk angka 7 dengan tujuan untuk memudahkan pemasangan. Jenis ini memiliki ukuran diameter batang vertikal 32 mm & ditambahkan gulungan kawat tembaga (Cu) yg memiliki luas permukaan 200 mm2, fungsinya sama seperti halnya lilitan tembaga halus pada jenis Coper-T.

Multi Load

AKDR ini terbuat dari dari plastik (polyethelene) dengan dua tangan kiri & kanan berbentuk sayap yg fleksibel. Panjangnya dari ujung atas ke bawah 3,6 cm. Batangnya diberi gulungan kawat tembaga dengan luas permukaan 250 mm2 atau 375 mm2 untuk menambah efektivitas. Ada 3 ukuran multi load, yakni standar, small (kecil), & mini.

Lippes Loop

AKDR ini terbuat dari bahan polyethelene, bentuknya seperti spiral atau huruf S bersambung. Buatmeudahkan kontrol, dipasang benang pada ekornya. Lippes Loop terdiri dari 4 jenis yg berbedamenurut ukuran panjang bagian atasnya. Jenis A berukuran 25 mm (benang biru), jenis B 27,5 mm 9 (benang hitam), type C berukuran 30 mm (benang kuning), & 30 mm (tebal, benang putih) untuk jenisD. Lippes Loop memiliki angka kegagalan yg rendah. Keuntungan lain dari penggunaan spiral jenis ini yakni apabila terjadi perforasi jarang menyebabkan luka atau penyumbatan usus, dikarenakan terbuat dari bahan plastik. 


7. Kontrasepsi Implant 

Dinamakan alat kontrasepsi bawah kulit, lantaran dipasang dibawah kulit pada lengan atas, alat kontrasepsi ini disusupkan dibawah kulit lengan atas sebelah dalam .Wujudnya semacam tabung-tabung kecil atau pembungkus plastik berongga & ukurannya sebesar batang korek api. Susuk dipasang seperti kipas dengan enam buah kapsul atau tergantung tipe susuk yg akan digunakan. Di dalamnya berisi zat aktif berupa hormon. Susuk tersebut dapat mengeluarkan hormon sedikit demi sedikit. Menjadi, konsep kerjanya menghalangi terjadinya ovulasi & menghalangi migrasi sperma. Penggunaan susuk dapat diganti setiap 5 tahun, 3 tahun, & ada pula yg diganti setiap tahun.

Jenis-Jenis-Alat-Kontrasepsi-Dan-Fungsinya-7


8. Kontrasepsi Tubektomi (Sterilisasi pada Perempuan)

Tubektomi ialah setiap tindakan pada ke-2 saluran telur perempuan yg mengakibatkan perempuan tersebut tidak dapat memperoleh keturunan lagi. Sterilisasi dapat dilakukan pula pada pria, yaitu vasektomi. Dengan begitu, bila salah satu pasangan sudah mengalami sterilisasi, sehingga tidak diperlukan lagi alat-alat kontrasepsi yg konvensional. Cara kontrasepsi ini baik sekali, sebab kemungkinan untuk menjadi hamil kecil sekali. Hal yg paling utama dalam pelaksanaan sterilisasi ialah kesukarelaan dari akseptor. Dengan demikia, sterilisasi tidak boleh dilakukan pada perempuan yg belum/tidak menikah, pasangan yg tidak harmonis atau hubungan perkawinan yg sewaktu-waktu terancam perceraian, & pasangan yg masih ragu menerima sterilisasi. Yg mesti dijadikan patokan untuk mengambil keputusan untuk sterilisasi ialah jumlah anak & usia istri. Misalnya, untuk usia istri 25–30 tahun, jumlah anak yg hidup harus 3 atau lebih.

Jenis-Jenis-Alat-Kontrasepsi-Dan-Fungsinya-8


9. Kontrasepsi Vasektomi

Merupakan prosedur klinik untuk menghentikan kapasitas reproduksi pria dengan jalan melakukan oklusi vasa deferensia alur transportasi sperma terhambat & proses fertilisasi tidak terjadi.

Jenis-Jenis-Alat-Kontrasepsi-Dan-Fungsinya-9

Indikasi kontrasepsi vasektomi

Vasektomi yaitu upaya untuk menghenttikan fertilis di mana fungsi reproduksi merupakan ancaman atau gangguan pada kesehatan laki laki & pasangannya pun melemahkan ketahanan & kualitas keluarga.

Keadaan yg memerlukan perhatian khusus bagi tindakan vasektomi

  • Infeksi kulit pada daerah operasi
  • Infeksi sistemik yg amat mengganggu kondisi kesehatan klien
  • Hidrokel atau varikokel
  • Hernia inguinalis
  • Filarisasi(elephantiasis)
  • Undesensus testikularis
  • Massa intraskotalis
  • Anemia berat, gangguan pembekuan darah atau sedang menggunakan antikoaglansia

Penggunaan Kontrasepsi Menurut Umur


Usia ibu kurang dari 20 tahun

  • Penggunaan prioritas kontrasepsi pil oral.
  • Penggunaan kondom kurang menguntungkan, dikarenakan pasangan muda frekuensi bersenggama tinggi maka dapat memiliki kegagalan tinggi.
  • Bagi yg belum memiliki anak, AKDR kurang dianjurkan.
  • Usia di bawah 20 tahun sebaiknya tidak memiliki anak dulu.

Usia ibu antara 20–30 tahun

  • Merupakan usia yg paling baik untuk mengandung & melahirkan.
  • Segera setelah anak pertama lahir, dianjurkan untuk memakai spiral sebagai pilihan utama. Pilihan ke-2 ialah norplant atau pil.

Usia ibu di atas 30 tahun

  • Pilihan utama menggunakan kontrasepsi spiral atau norplant. Kondom bisa merupakan pilihan ke-2.
  • Dalam keadaan darurat, metode mantap dengan cara operasi (sterlilisasi) bisa digunakan & relatif lebih baik di bandingkan dengan spiral, kondom, ataupun pil dalam arti mencegah

Beraneka Ragam Jenis, Metode, dan Alat Kontrasepsi

ALAT KONTRASEPSI

35dd5c58d7c99f9f7b9326c4c9a0b6a4_XL

Sebelum membahas secara detail seputar jenis alat kontrasepsi, terlebih dahulu Anda akan diberi sedikit penjelasan tentang pengertian kontrasepsi. Kontrasepsi adalah usaha atau tindakan untuk mencegah kehamilan. Di beberapa negara dengan tingkat kelahiran tinggi, kontrasepsi cenderung diartikan sebagai upaya untuk mengontrol kelahiran.

Di zaman modern ini, telah berkembang berbagai jenis alat dan metode untuk mencegah kehamilan. Sebagian metode kontrasepsi bersifat permanen dan sebagian lagi bersifat non-permanen. Terdapat dua jenis metode kontrasepsi, baik untuk pria maupun wanita, yaitu: metode kontrasepsi dengan mengandalkan alat sebagai pencegah kehamilan dan metode kontrasepsi dengan mengandalkan hormon di dalam tubuh.

Jenis metode kontrasepsi yang berupa alat atau benda lainnya contohnya adalah pil KB, kondom pria dan kondom wanita, dll. Jenisnya yang cukup banyak membuat Anda dan  para pembaca lainnya harus memilih alat atau metode kontrasepsi yang paling tepat, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan Anda.

Metode Kontrasepsi Abstinence alias Pantang Melakukan Hubungan Seks


Metode ini diklaim sebagai metode yang paling efektif untuk mencegah kehamilan.

Tanpa melakukan hubungan seks, tidak akan terjadi kehamilan secara alami. Abstinence sendiri artinya tindakan menahan diri untuk tidak melakukan hubungan seks dengan pasangan.

Metode KB Alami


Metode KB alami menjadi metode kontrasepsi terfavorit karena tidak menggunakan dan bergantung pada suatu alat tertentu untuk mencegah terjadinya kehamilan. KB alami menggunakan siklus menstruasi sebagai acuan penghitungan ovulasi. Selain siklus menstruasi, hal lainnya yang menjadi indikator masa-masa subur yaitu perubahan lendir pada serviks dan suhu tubuh.

Metode Kontrasepsi dengan Alat sebagai Barrier (Penghalang)


Metode kontrasepsi yang satu ini memanfaatkan suatu alat bantu yang berperan sebagai barrier/ penghalang sperma agar sperma tidak dapat membuahi sel telur. Jenis barrier bisa berupa fisik atau kimia yang didesain khusus untuk menghalangi sperma masuk ke dalam rahim wanita. Metode kontrasepsi ini cukup banyak contohnya, contohnya:

Kondom untuk Pria


Kondom untuk pria merupakan alat kontrasepsi yang paling banyak dan paling sering dipilih oleh banyak pasangan karena dianggap simpel dan mudah untuk dipakai. Kondom pria berteksur halus dan elastis agar saat dipakai bentuk dan ukurannya sesuai dengan bentuk dan ukuran Mr.P. Bahan kondom pria sangat tipis dan berupa bahan lateks. Kondom pria harus dipasang terlebih dahulu sebelum berhubungan intim. Kondom akan membungkus Mr.P sehingga cairan sperma yang keluar saat ereksi akan tertampung di ujung kepala kondom.

Kondom untuk Wanita


Kondom juga ada yang didesain khusus untuk wanita. Berbeda dengan kondom pria yang pemakaiannya di luar organ reproduksi pria, kondom untuk wanita dipasang di bagian dalam Miss.V. Kondom ini memiliki dua buah cincin yang fleksibel di kedua ujungnya. Kondom ini berfungsi sebagai penutup sekaligus pelindung area leher rahim dan saluran Miss. V.

Spermisida


Spermisida adalah jenis barrier yang berupa bahan kimia yang dapat membunuh sperma. Terdapat banyak bentuk spermisida. Sebut saja spermisida yang berupa busa, tablet, jeli, dan supositoria vagina.

Diafragma


Jenis barrier lainnya yaitu diafragma  yang tak lain adalah sebuah kubah yang lentur karena terbuat dari bahan karet. Kubah ini dapat diisi dengan jeli atau krim spermisida. Kubah khusus ini dimasukan ke dalam Miss V dengan posisi di atas leher rahim. Alat ini memiliki batas waktu pemakaian. Alat ini tidak boleh dipasang lebih dari 3 jam sebelum melakukan aktifitas seks.

Cap Serviks


Cap serviks berupa cangkir kecil berbahan lateks atau palstik. Sama seperti diafragma, cap serviks ini dapat diberi jeli atau krim spermisida lalu diletakan di atas leher rahim.

Kontrasepsi Sponge


Sponge merupakan jenis barrier kontrasepsi yang dibuat menyerupai piring dan berbahan busa poliuretan.

Metode Hormonal


Metode hormonal terbagi menjadi beberapa macam kontrasepsi, yaitu pil, cincin, patch, implant, dan obat-obatan yang dapat memicu produksi hormon estrogen dan  progesteron. Berikut mekanisme kerja metode hormonal dalam mencegah kehamilan.

Pertama, hormon mencegah indung telur pada wanita untuk melepaskan sel telur yang siap dibuahi setiap bulannya. Kedua, hormon akan memperbanyak produksi lendir pada leher rahim sehingga sperma yang hendak langsung akan terhalang oleh lendir. Ketiga, penipisan leher rahim dapat memungkinkan sel telur untuk tidak dibuahi. Macam-macam metode hormonal dapat Anda ketahui secara detail dengan hanya menyimak informasi berikut:

Pil


Pil KB adalaj jenis kontrasepsi yang berupa pil yang diminum setiap hari .

Depo Provera


Depo Provera merupakan KB suntik yang diberikan oleh petugas KB sebagai upaya untuk mencegah kehamilan secara alami. KB suntikan ini dapat mencegah kehamilan selama 3 bulan saja.

Lunelle


Lunelle jenis KB suntikan lainnya yang hanya dapat mencegah kehamilan selama 1 bulan saja.

Nuva Ring


Nuva ring adalah jenis kontrasepsi yang berupa cincin fleksibel yang cara pemakaiannya dimasukan ke dalam Miss V dan dapat digunakan selama 3 minggu. Setelah 3 minggu terpasang, cincin wajib dilepas selama 1 minggu, lalu cincin lama diganti dengan cincin yang baru. Cincin ini dapat menghasilkan hormon estrogen dan progesteron di dalam tubuh.

Ortho Evra Patch


Penggunaan Orthor Evrea Pitch ini ditempelkan saja pada permukaan kulit di beberapa area tubuh seperti bokong, lengan atas, dan pinggul. Patch ini dipasang setiap minggu dalam kurun waktu 3 minggu. Minggu ke-4, patch dilepas agar periode menstruasi kembali terjadi.

UID


UID adalah alat kontrasepsi yang terbuat dari plastik dan berisi tembaga atau hormon untuk kemudian dipasangkab ke dalam rahim oleh ahli medis. UID ini mampu mengubah lendir pada mulut rahim sehingga menyulitkan sperma untuk menembus lendir ini.

Metode pencegah kehamilan ada bermacam-macam, salah satu yang paling banyak diminati adalah dengan menggunakan alat-alat kontrasepsi. Pilihan metode pencegahan kehamilan adalah pilihan pribadi diri Anda bersama pasangan. Jadi, bicarakanlah pilihan kontrasepsi mana yang terbaik dan cocok dengan keadaan keluarga Anda.


by deherba

Anak Muntah-Muntah? Ini yang Perlu Ibu Lakukan

KESEHATAN

ilustrasi-anak-sakit-1_20150618_134802

Mual dan muntah kadang menjadi penyakit yang umum terjadi. Terkadang tidak berbahaya, namun ada pula muntah yang perlu diwaspadai.

Penyebab muntah pada umumnya virus perut dan kadang masalah datang dari makanan. Untuk itu, ada beberapa cara mengatasi anak muntah yang perlu ibu ketahui.

Salah satu dampak muntah yang perlu diwaspadai adalah dehidrasi. Anak cenderung dehidrasi lebih cepat daripada orang dewasa. Jika anak rewel, mulut kering, kulit dingin, terdapat cekungan pada mata dan intensitas pipis menurun artinya anakmengalami dehidrasi. Asupan cairan yang lebih dari cukup sangat penting untuk mengatasi anak yang muntah.

Selain air putih, ibu bisa memberinya asupan minuman yang lebih bernutrisi misalnya jus. Muntah juga menyebabkan nutrisi dalam tubuh ikut hilang. Maka, penting bagi ibu untuk memerhatikan asupan gizinya saat ia muntah-muntah.

Salah satu minuman yang dipercaya bisa mengatasi muntah adalah jahe. Berbagai penelitian juga menunjukkan jahe sangat baik untuk sistem pencernaan dan sistem saraf untuk mengontrol mual. Jahe aman diberikan pada anak di atas usia 2 tahun.

Ibu juga jangan menanggap sepele muntah pada anak sebab ada gejala muntah yang perlu diwaspadai. Pada bayi muntah yang perlu diwaspadai terutama pada bayi di bawah usia 3 bulan dan muntah lebih dari sekali dalam sehari.

Selain itu, muntah yang disertai dehidrasi juga perlu penanganan lebih lanjut. Muntah yang diikuti demam tinggi, sakit kepala, ruam, sakit perut dan darah dalam muntahan membutuhkan penanganan dokter.

Saat mengatasi anak muntah, Mama tidak boleh menganggap bahwa muntah hanya disebabkan oleh masalah salah makan atau masuk angin. Muntah yang tidak ditangani dapat berakibat serius misalnya dehidrasi berat. Ibu juga sebaiknya menghindari memberikan obat terutama pada anak usia dini. (TabloidNakita)

5 Tanda Umum Anak Masuk Angin

KESEHATAN

Boleh dibilang, semua orang mengenal istilah “masuk angin”. Tidak hanya pada orangtua, istilah ini juga kerap digunakan pada anak-anak. Masuk angin lazimnya banyak dikeluhkan orangtua sepulang dari bepergian atau ketika anak banyak melakukan aktivitas di luar ruangan.

Meski istilah masuk angin sangatlah populer di masyarakat, namun sesungguhnya tak ada istilah masuk angin dalam dunia medis. Dr S. Djokomuljanto, MMed.(Paeds), SpA, dari Rumah Sakit Siloam Lippo Village Karawaci, dalam diskusi kesehatan di Jakarta, beberapa waktu lalu, mengakui tidak menemukan istilah masuk angin dalam literatur ilmu kedokteran. Tegasnya, istilah masuk angin hanya ada di Indonesia, negara lain tidak ada yang mengenal istilah ini.

Apa sebenarnya tanda-tanda masuk angin pada anak?

Menurut Djokomuljanto, masuk angin sejatinya merupakan suatu gejala awal dari infeksi virus. Masuk angin tidak hanya menyasar pada orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Umumnya, masuk angin ditandai dengan gejala-gejala berikut ini:

1. Kembung, muntah dan mual.

Ditandai dengan rasa tidak nyaman di bagian atas perut anak. Penyebab kembung pada anak dapat karena intoleransi laktosa yang biasanya ditandai dengan sakit perut melilit dan kentut-kentut. Untuk mengatasinya, berikan susu non-laktosa pada anak. Bila penyebabnya adalah gangguan fungsi organ cerna, hal ini bisa diatasi dengan tidak memberikan makanan berlemak dan pedas, atau minuman yang mengandung soda, juga kafein kepada si sakit. Umumnya dokter akan memberikan obat-obatan untuk menghilangkan nyeri, mengurangi asam lambung, dan meningkatkan gerakan usus.

2. Demam

Demam terjadi ketika suhu tubuh berada di atas normal (>37,50 C). Penyebabnya bisa virus, bakteri, atau jamur. Jika suhu bayi yang berusia kurang dari 3 bulan sudah mencapai 38° C, segeralah bawa dia ke dokter untuk dicek. Sedangkan bayi 3—6 bulan boleh menunggu hingga batas suhu 38,5° C, atau bayi di atas 6 bulan hingga 40° C sebelum dibawa ke dokter. Sampaikan kepada dokter mengenai kondisi lainnya jika ada, seperti tidak mau minum, tidur terus, lemas dan sulit dibangunkan, kejang, kaku kuduk, sesak napas, muntah, diare, dan sakit kepala hebat.

3. Batuk, pilek

Gejala masuk angin antara lain juga batuk berdahak, meler, hidung tersumbat, dan demam. Biasanya disebabkan oleh virus. Untuk mengatasi cukup dengan beristirahat, banyak minum air, dan menjaga lingkungan tetap hangat. Bila ingin mengonsumsi obat, konsultasikan terlebih
dahulu dengan dokter.

4. Diare

Penyebab diare adalah virus. Diare ditandai dengan perubahan konsistensi tinja yang terjadi tiba-tiba akibat kandungan air di dalam tinja melebihi normal (10 ml/kg/hari). Peningkatan frekuensi menjadi lebih dari 3 kali sehari. Untuk menangani berikan banyak cairan. Gunakan garam oralit untuk mencegah terjadinya dehidrasi.

5. Anak jadi rewel

Kerewelan pada anak ditandai dengan rasa tidak nyaman yang membuat anak kerap menangis dan tidak mau makan. Ada dua penyebab kerewelan pada anak, yakni non-medis dan medis. Orangtua hendaknya mencari tahu penyebabnya dengan cermat. Penyebab nonmedis, antara lain kegerahan, kedinginan, kepanasan, kelelahan, kembung, lapar, popok yang sudah penuh, dan lain-lain.

Segera atasi penyebabnya itu dan berusahalah memberikan kenyamanan pada anak. Caranya, bisa dengan menyusui langsung; menggendong; memberikan belaian hangat di punggung, lengan dan tungkai; memperdengarkan musik lembut; atau gantilah popoknya bila penuh.

Tanda-tanda masuk angin juga bisa dipicu oleh penyebab medis, umumnya adalah infeksi, tumbuh gigi, biang keringat, kolik atau alergi. Tugas orangtua adalah mencari tahu penyebab dan mengatasinya. Untuk infeksi, cari tahu, apakah karena virus atau bakteri? Bila alergi, cari tahu pencetusnya dan hindari sebisa mungkin.

Narasumber: Dr. S. Djokomuljanto, MMed.(Paeds), SpA, dari Rumah Sakit Siloam Lippo Village Karawaci, Tangerang

(Utami Sri Rahayu)

4 Cara Mengobati Anak Muntah Karena Masuk Angin Secara Alami

KESEHATAN

 

Saat anak sakit memang sudah menjadi kepanikan tersedniri oleh para orang tua. Setiap orang tua pasti menginginkan anak yang sehat. Penyebab anak sakit memiliki beberapa faktor, salah satunya adalah pergantian cuaca.

Pergantian cuaca biasanya akan menyebabkan flu pada anak. Namun hal ini tak hanya dialami anak saja, bahkan ibu hamil juga rentan terkena flu karena pergantian cuaca.

Masuk angin pada anak tidak harus buru-buru untuk dibawa ke dokter. Sebaiknya gunakan cara tradisional terlebih dahulu agar lebih aman.

Anak yang masuk angin memang hal yang wajar karena sistem imun yang menurun dan pergantian cuaca, Untuk itu penanganannya juga harus tepat, seperti memakai cara tradisional terlebih dahulu.

Masuk angin anak biasanya disertai dengan muntah. Muntah terjadi karena perut kembung yang tidak ditangani dengan cepat.

Beberapa orang tua yang terlanjur panik biasanya akan langsung memberikan antobiotik pada anak. Namun mereka tidak sadar jika pemberian antibiotik pada penyakit ringan justru memiliki dampak yang buruk.

Mengatasi anak yang muntah karena masuk angin tidak melulu harus dengan antibiotik.

Para orang tua tentunya jangan terlalu panik karena hanya akan membuat situasi semakin memburuk.

Muntah saat anak mengalami masuk angin sebenarnya dapat membantu meredakannya karena perut menjadi semakin berkurang rasa kembungnya.

Perut kembung memang seringkali membuat anak rewel karena ingin muntah tetapi sulit. Untuk itu, para orang tua harus tau cara tepat untuk menanganinya.

1. Memperhatikan Pola Makan Anak

Nutrisi untuk anak memang harus diperhatikan dengan baik. Khususnya bagi mereka yang memiliki daya tahan tubuh lemah. Seorang anak memang terlahir dengan daya tahan tubuh yang berbeda-beda. Beberapa anak mudah sakit, khususunya saat pergantian cuaca. Ini memang sering terjaid pada anak, salah satunya adalah masuk angin yang akan membuatnya muntah. Salah satu penyebab muntah pada anak adalah pola makan yang salah dan akhirnya membuat pencernaan bermasalah. Untuk itu, memperhatikan pola makan sangatlah penting untuk kesehatan pencernaannya.

2. Mengoleskan Minyak Kayu Putih

Perut kembung memang menjadi salah satu penyebab anak menjadi rewel. Anak yang rewel setingkali membuat orang tua tidak tenang. Hal ini memang wajar karena anak rewel memang sedang merasakan sakit yang menyiksa yang tidak dapat dikatakan kepada orang tua, salah satunya saat masuk angin. Masuk angina kadang membuat anak muntah karena merasakan pusing dan rasa perut yang tidak enak. Beberapa anak memang bisa dengan muntah. Tapi agar tidak muntah terlalu banyak, sebaiknya oleskan minyak kayu putih pada bagian perut. Dengan mengoleskan minyak kayu putih atau minyak telon lainnya akan membuat anak lebih enakaan dan mengurangi rasa sakit yang menyebabkan ia ingin muntah. Oleskan minyak kayu putih pada tenggorokan, perut dan punggung anak. Ini akan membuatnya lebih baik dan tidak akan muntah.

3. Memberi Air Putih Hangat

Pertolongan paling mudah saat bayi mengalami mntah adalah dengan meneyediakan air hangat. Air hangat mampu menyegarkan tenggoroka sehingga dapat mengurangi rasa mual yang akan menyebabkan muntah. Tak hanya untuk diminum, air hanga yang dimasukkan kedalam botol dan diletakkan di bagian perut juga akan membuatnya lebih baik. Jangan panik jika anak masuk angin dan muntah, sebaiknya sediakan air hangat. Untuk mengantsipasi agar anak tehindar dari masuk angin, biasakan agar anak selalu mengonsumsi air putih agar kebutuhan nutrisinya seimbang.

4. Memakaikan Pakaian Hangat Untuk Anak

Agar anak terhindar dari masuk angin akibat pergantian cuaca ataupun alergi dingin, sebaiknya buatlah agar anak selalu merasa hangat. Misalnya dengan memakaikan syall atau penutup leher dan kaos kaki saat tidur. Memakai kaos kaki saat tidur memiliki efek yang bagus, salah satunya agar bisa tidur lebih nyenyak. Ini sangat cocok dipakai untuk anak-anak yang mudah sekali sakit saat pergantian musim. Cara seperti ini akan membuat anak terasa nyaman sehingga tidak mudah muntah saat masuk angin. Memakai pakaian hangat juga akan membuatnya tetap hangat saat cuaca dingin, khususnya untuk anak yang sensitif terhadap cuaca dingin.

Masuk angin merupakan hal yang sering dialami, tak hanya anak kecil namun juga orang dewasa dan wanita saat sedang hamil.

Untuk menjaga agar tetap sehat, maka harus selalu memperhatikan makanan yang dimakan karena ini sangat mempengaruhi.

Untuk ibu hamil agar tidak mudah masuk angin juga harus memperhatikan kesehatannya, khususnya untuk ibu hamil yang sensitif terhadap cuaca dingin.

Jangan terlalu bergantung pada obat, karena saat hamil juga tidak baik jika terlalu banyak mengonsumsi obat. Kecuali atas petunjuk dokter.

Kesehatan anak memang sangat penting karena masih awal perkembangannya, jadi harus diperhatikan dengan baik.

Daya tahan tubuh setiap orang tidak sama sehingga beberapa orang tua harus membantu anaknya agar tidak mudah terkena penyakit.

Anak kecil memang lebih rawan untuk mengalami muntah saat masuk angin, untuk itu orang harus bisa mengantisipasi hal ini.

Untuk menanganinya jangan terlalu panik, tapi lakukan cara seperti yang sudah dijelaskan diatas.

Cara yang sederhana bisa dipakai untuk mengatasi anak muntah. Tapi ingat, jangan sembarangan memberikan antibiotik karena masuk angina bukanlah penyakit yang berbahaya dan tergolong penyakit musiman.

Jadi penanganannya juga harus tepat tanpa harus memberinya obat yang kadang malah membuat sang anak overdosis.

 

Penyebab Anak Muntah-muntah, Bukan Sekadar “Masuk Angin”

KESEHATAN

 

6854-penyebab-anak-muntah-muntah-bukan-sekadar-masuk-angin

Mama, minggu-minggu ini sering ada kejadian anak muntah. Barangkali anak Mama sendiri, atau ibu-ibu di sekolah si kecil yang saling bercerita bahwa anak mereka mengalami muntah-muntah, dan ada juga yang diare.

Menurut sebagian dari mereka, muntah yang terjadi kali ini sedikit berbeda dari muntah yang disebabkan masuk angin. Jika muntahnya hanya sesekali mungkin Mama masih bisa tenang. Tetapi bagaimana jika muntahnya terjadi berulangkali dalam sehari?

Arka muntah-muntah dari jam 02.30, dan sudah delapan kali muntah sampai pagi ini. Alhasil badannya langsung panas. Sekarang sudah di rumah sakit. Ramai sekali di sini,” ujar Citra Adinda, mama dari Arka (4).

Kira-kira, apa penyebab muntah-muntah pada anak?

Penyebabnya ini yang perlu Mama kenali dengan segera, dan mengatasi secepat mungkin sebelum menjadi lebih parah.

Sebenarnya muntah sesekali pada anak adalah hal yang lumrah jika terjadi tidak lebih dari dua hari.

Namun beda cerita jika kondisi itu terjadi selama berhari-hari. Kemungkinan ini adalah tanda dari sebuah masalah yang yang serius dan memerlukan pertolongan medis secepat mungkin.

Mual dan muntah juga bukan penyakit, melainkan sebuah gejala.

Pahami penyebab umum muntah pada anak berikut ini:

  • Gastroenteritis atau infeksi mikroorganisme yang terjadi pada sistem pencernaan, juga dikenal dengan istilah stomach flu. Tanda-tanda yang muncul biasanya berupa diare, demam, dan sakit perut.
  • Anak tidak sengaja menelan substansi beracun, seperti obat, bahan kimia, atau makanan atau minuman yang terkontaminasi.
  • Alergi makanan. Selain muntah, gejala yang muncul bisa disertai kulit merah dan gatal (biduran). Selain itu bisa muncul bengkak pada bagian wajah, sekitar mata, bibir, lidah, atau langit-langit mulut.
  • Apendisitis atau radang usus buntu yang menyebabkan rasa sakit perut tidak tertahankan yang makin parah seiring waktu.

Selain itu, muntah-muntah pada anak juga bisa disebabkan oleh infeksi saluran kemih, meningitis, infeksi telinga, stres atau cemas.

Pertolongan pertama saat muntah dan diare adalah memberikan cairan untuk menghindari dehidrasi.

Berikan cairan (bisa air putih, air teh, susu) perlahan dengan porsi sedikit demi sedikit. Jika masih saja muntah, beri jeda waktu sampai 20-30 menit lalu beri cairan lagi.

Teh chamomile, peppermint, atau jahe hangat bisa disajikan sebagai pereda rasa mual dan muntah pada anak.

Asupan lain yang bisa diberi adalah

  • sup kaldu atau
  • es batu berukuran kecil yang diberikan setiap 15 menit untuk membantu mencegah dehidrasi.

Hindari jus buah dan minuman bersoda sampai si kecil merasa lebih baik.

(Dini/Alodokter)