Resep Kentang Goreng Kecap

 

resep-kentang-goreng-kecap

Selain kentang bakar, makanan yang tidak kalah lezatnya yang diolah dari kentang adalah Resep Kentang Goreng Kecap ini. Tapi menu yang satu ini kurang cocok jika dijadikan sebagai makanan untuk menu diet Anda karena kentang ini di masak dengan meggunakan banyak kecap yang tentu tidak baik untuk diet Anda.

Tapi jika Anda tidak sedang menjalani diet tentu masakan ini dapat bebas di santap apalagi rasanya juga sangat lezat dan nikmat. Rasanya yang gurih, asin, pedas dan manis karena campuran dari kecap dan cabai, selain itu ada sensasi wangi jeruk nipis dan cita rasa sedikit masam karena campuran dari perasan jeruk nipisnya.

Opera Snapshot_2017-12-17_210926_www.bacaresepdulu-vert.jpg

Resep Ayam Saus Mentega

4d64d444e0cc3807e4c49962627af832

Ayam selain mengandung protein yang tinggi juga merupakan bahan yang mudah diolah menjadi berbagai macam masakan. Tidak heran terdapat banyak sekali variasi masakan dengan bahan dasar ayam. Kali ini kami ingin memberikan resep ayam saus mentega yang cukup simple untuk diikuti. Dengan bahan dan bumbu yang dengan mudah bisa didapatkan di toko atau pasar.

Untuk memasak resep ayam saus mentega ini, anda bisa memilih ayam kampung yang berdaging padat atau ayam negeri yang berdaging empuk. Pilih ayam yang bersih dan gemuk. Dan jangan lupa lumuri ayam dengan jeruk nipis sebelum dimasak. Selain untuk menghilangkan bau amis dapat juga membuat bumbu lebih mudah meresap ke daging ayam.

Opera Snapshot_2017-12-17_205327_www.bacaresepdulu-vert

Source: Baca Resep Dulu

 

Macam-Macam Fungsi Mineral Bagi Tubuh

shutterstock_639793909

Vitamin dan Mineral merupakan dua hal yang sering kita dengar. Mineral adalah kelompok mikronutrien bagi tubuh. Artinya, zat gizi ini hanya dibutuhkan dalam jumlah kecil untuk mendukung proses tumbuh dan kembangnya tubuh kita.

Banyak yang menganggap bahwa vitamin sama dengan mineral. Padahal dalam struktur kimia kedua nutrisi ini memiliki bentuk yang berbeda sekali pun memiliki beberapa fungsi yang hampir sama.

Secara umum, mineral terbagi menjadi 2 macam, yaitu makro mineral dan mikro mineral. Makro mineral adalah mineral yang ada di dalam tubuh lebih dari 0.01% dari berat badan dan dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah lebih dari 100 mg/hari seperti Ca (kalsium), P (fosfor), Na (natrium), K (kalium), Cl (klorida), dan S (sulfur).

Mineral mikro terdapat dalam tubuh kurang dari 0.01% berat tubuh dan hanya dibutuhkan dalam jumlah kurang dari 100 mg/hari seperti besi (Fe), tembaga (Cu), iodine (I2), zinc (Zn), kobalt (Co), dan Se (selenium).

Fungsi Mineral Bagi Tubuh

Masing-masing mineral memiliki fungsi yang penting untuk tubuh. Berikut ini macam-macam mineral yang penting dan fungsinya di dalam tubuh Anda.

1. Kalsium (Ca)

Kalsium adalah salah satu mineral penting untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi Anda. Kalsium juga berperan penting untuk proses kontraksi dan relaksasi otot, pembekuan darah, dan sistem imunitas. Konsumsi 2 gelas susu perhari sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan kalsium Anda.

Buah dan sayuran yang mengandung Kalsium : sayuran berdaun hijau, seperti kangkung, daun singkong, bayam, daun pepaya, daun kacang panjang, dan brokoli.

2. Fosfor (P)

Fosforus juga bertanggung jawab terhadap proses mineralisasi tulang dan gigi. Selain itu, fosforus juga mengatur keseimbangan pH darah Anda. Kekurangan mineral ini menyebabkan otot Anda terasa lebih lemah sedangkan jika terlalu berlebih, menyebabkan terjadi nya proses kalsifikasi (pengerasan) pada organ-organ tubuh yang tidak seharusnya seperti ginjal. Daging, ikan, unggas, telur dan susu merupakan sumber fosforus yang utama.

3. Natrium atau Sodium (Na)

Fungsi utama natrium yaitu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh, serta menjaga dan mengatur tekanan osmotik agar cairan tidak keluar dari darah dan masuk ke dalam sel. Dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh, natrium bekerja sama dengan kalium. Natrium juga berperan dalam transmisi sara, kontraksi otot, absorpsi glukosa, dan sebagai alat angkut zat-zat gizi melalui membran sel.

4. Kalium atau Potasium (K)

Bersama-sama dengan natrium, kalium memegang peranan penting dalam pemeliharaan keseimbangan cairan dan eletrolit serta keseimbangan asam-basa di dalam tubuh. Kalium juga berperan dalam transmisi saraf dan rekasasi otot serta sebagai katalisator dalam banyak reaksi biologik, terutama dalam metabolisme energi, sintesis glikogen, dan protein.

Buah dan sayuran yang mengandung Kalium : jeruk, semangka, pisang, sayuran hijau, tomat, kentang, kacang polong, dan wortel.

5. Sulfur (S)

Fungsi sulfur antara lain membantu menjaga keseimbangan oksigen untuk fungsi otak. Selain itu sulfur bersama-sama dengan vitamin B kompleks membantu memperlancar metabolisme dalam tubuh dan membantu melawan infeksi akibat bakteri.

Buah dan sayuran yang mengandung Sulfur : kacang-kacangan, bawang putih, bawang bombay, dan kubis-kubisan.

6. Kromium (Cr)

Kromium dibutuhkan dalam metabolisme karbohidrat dan lemak. Bersama-sama dengan insulin, kromium berfungsi untuk memudahkan masuknya glukosa ke dalam sel.

Buah dan sayuran yang mengandung Kromium : kentang, cabai hijau, apel, pisang, bayam, wortel, dan jeruk.

7. Zat Besi (Fe)

Zat besi berperan dalam pusat pengaturan molekul hemoglobin sel-sel darah merah. Hemaglobin bertanggung jawab dalam pendistribusian oksigen dari paru-paru ke keseluruh jaringan tubuh. Zat besi juga berperan dalam metabolisme energi, termasuk sintesis DNA oleh beberapa enzim, serta dalam sistem kekebalan tubuh.

Buah dan sayuran yang mengandung Zat Besi : sayuran hijau seperti bayam, kangkung, daun singkong, dan daun pepaya.

8. Yodium (I)

Fungsi yodium adalah untuk pertumbuhan normal; membakar kelebihan lemak tubuh; serta menjaga kesehatan rambut, kuku, kulit, dan gigi.

Buah dan sayuran yang mengandung Yodium : bawang merah atau tanaman lain yang ditanam di daerah dekat pantai.

9. Magnesium (Mg)

Magnesium memegang peranan penting sebagai kofaktor berbagai enzim dalam tubuh. Magensium bertindak sebagai katalisator dalam reaksi-reaksi biologi di dalam tubuh, termasuk reaksi yang berkaitan dengan metabolisme energi, karbohodrat, lemak, protein, dan asam nukleat. Selait itu, magnesium juga berperan dalam sintesis degradasi, dan stabilitas banan gen DNA.

Buah dan sayuran yang mengandung Magnesium : sayuran hijau, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

10. Mangan (Mn)

Mangan berperan sebagai kofaktur berbagai enzim yang membantu bermacam proses metabolisme. Enzim yang berkaitan dengan mangan berperan dalam sintesis ureum, pembentukan jaringan ikat dan tulang, serta mencegah peroksidasi lemak oleh radikal bebas. Mangan juga berperan dalam pengontrolan gula darah, metabolisme energi, fungsi hormon tiroid, fungsi otak, dan untuk pengontrolan neurotransmiter.

Buah dan sayuran yang mengandung Mangan : kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau, bit, dan gandum.

11. Molibdenum (Mo)

Molibdenum bekerja sebagai kofaktor berbagai enzim, mengkatalis reaksi oksidasi-reduksi, penawar racun alkholm metabolisme sulfur, dan mencegah anemia.

Buah dan sayuran yang mengandung Molibdenum : kembang kol, kacang polong, bayam, bawang putih, jagung, kentang, bawang bombay, kacang tanah, semangka, wortel, dan kubis.

12. Selenium (Se)

Selenium bekerja sama denga vitamin E berberan sebagai antioksidan dalam sistem enzim. Di samping, selenium juga berperan mencegah terjadinya serangan radikal bebas, melindungi membran dari kerusakan oksidatif, membantu reaksi oksigen dan hodrogen pada tahap akhir rantai metabolisme, serta membantu sintesi immunoglobulin sebagai kekebalan tubuh.

Buah dan sayuran yang mengandung Selenium : bawang, tomat, brokoli, kubis dan gandum.

13. Seng (Zn)

Seng berperan dalam proses kekebalan tubuh, memelihara kesehatan mata, menghambat virus, mengurangi risiko kanker, menjaga kesehatan organ vital laki-laki, dan mempercepat proses penyembuhan luka.

Buah dan sayuran yang mengandung Seng : kacang-kacangan, biji-bijian, legum, dan gandum.

14. Boron (Bo)

Boron mempunyai efek positif terhadap pencegahan osteoprosis dan osteoartritis dengan cara meningkatkan penggunaan kalsium dan magnesium. Fungsi boron tersebut bersifat sinergis dengan vitamin D dalam memperkuat tulang. Boron juga diduga dapat membantu memelihara fungsi sarat. Selain itu, boron juga mempunyai mekanisme kerja yang berhubungan dengan fungsi membran sel sarat serta terbukti memiliki aktivitas anti-inflamasi (antiperadangan). Aktivitasnya sangat signitifkan, terutama untuk pencegahan penyakit pradangan, seperti rematoid, artritis, dan asama.

Buah dan sayuran yang mengandung Boron : jamur, kacang-kacangan dan asparagus.

Source: Info Kesehatan

Kandungan dan Manfaat Jagung untuk Kesehatan

ini-manfaat-kesehatan-mengonsumsi-jagung-manis-sKe

Jagung yang memiliki nama Latin Zea mays L. termasuk ke dalam famili Poaceae dan berasal dari Amerika Latin. Jagung merupakan salah satu bahan pangan pokok selain padi dan gandum. Banyak sekali makanan olahan yang berasal dari jagung, baik itu makanan olahan maupun yang tradisional. Contohnya adalah pop-corn, jagung bakar, nasi jagung, dsb.

Bahkan, belakangan ini ekstrak jagung dimanfaatkan sebagai bahan pemanis alami pengganti gula. Pemanis dari jagung ini dinilai lebih baik karena rendah kalori sehingga bagus untuk penderita diabetes.

Kandungan Nutrisi Jagung

Tak hanya kaya serat, jagung juga sumber karbohidrat kompleks, dan sejumlah zat gizi lainnya seperti vitamin B, dan C, karoten, kalium, zat besi, magnesium, fosfor, omega 6, dan lemak tak jenuh yang dapat membantu menurunkan kolesterol.

Kandungan nutrisi dalam 100 gram jagung:

  • Energi: 129 kal
  • Protein: 4,1 g
  • Lemak: 1,3 g
  • Karbohidrat: 30,3 g
  • Serat: 2,9 g
  • Kalsium: 5 g
  • Fosfor: 108 mg
  • Zat Besi: 1,1 mg
  • Vitamin A: 117 IU
  • Vitamin B1: 0,18 mg
  • Vitamin C: 9 mg
  • Air: 63,5 g

Untuk mendapatkan kandungan serat dari jagung, Anda harus mengkonsumsi jagung utuh, bukan jagung olahan.

Manfaat Jagung untuk Kesehatan

Karena kandungan nutrisinya yang cukup lengkap, jagung sangat bermanfaat bagi kesehatan. Berikut ini kita bahas beberapa khasiat jagung diantaranya:

Kesehatan Mata

Senyawa lutein dan zeaxanthin merupakan bagian dari senyawa karotenoid yang membentuk pigmen kuning di retina dan menyerap sinar biru, sinar berbahaya dari matahari, penyebab katarak dan makula degeneratif. Baca artikel: Cara Menjaga Kesehatan Mata

Menurunkan Berat Badan

Serat kasar pada jagung memberi rasa kenyang yang lebih lama sehingga cocok untuk mereka yang ingin menurunkan berat badan. Serat kasar ini juga dapat mencegah sembelit yang kerap terjadi pada orang gemuk. Baca artikel Cara Menurunkan Berat Badan.

Melancarkan ASI

Jagung kaya kalium yang bersifat diuretik (melancarkan air seni) sehingga dapat mengatasi iritasi saluran kemih, menurunkan kadar asam urat, dan mencegah batu ginjal.

Mencegah Kanker

Dari penelitian yang dilakukan Louisiana State University, mereka yang rajin makan jagung terbukti jarang terkena kanker usus besar, payudara, dan prostat. Besar kemungkinan kandungan betakaroten dan serat yang tinggi. Jagung juga mengandung protease inhibitor (saat diteliti pada hewan ternyata dapat mencegah pembentukan sel kanker).

Kesehatan Gigi

Penelitian yang dilakukan di 47 negara yang penduduknya rajin mengonsumsi pati jagung, gigi mereka ternyata jarang berlubang.

Mencegah Penyakit Jantung

Penelitian di Illionis State University menunjukkan, pria yang menjalani diet rendah lemak, dan makanannya ditambah 20 g jagung setiap hari selama 6 minggu, kadar trigliserida (salah satu jenis lemak penyebab penyakit jantung) turun hingga 13%.

Mencegah Diabetes

Jagung yang memiliki indeks glikemik yang rendah tidak serta merta menaikkan kadar gula darah sehingga baik diasup oleh penderita diabetes mellitus.

Manfaat Lainnya

Sementara penelitian di University of Southern California menunjukkan, mereka yang tinggi kadar lutein dalam darah dapat mencegah penambahan plak di arteri jantung. Serat larutnya berkhasiat menurunkan kolesterol. Kandungan asam folatnya menurunkan kadar homosistein (kadar homosistein yang tinggi dapat mengakibatkan serangan jantung).

Source: Info Kesehatan

Sumber Makanan yang Mengandung Vitamin K (Koagulasi)

Vitamin-k

Vitamin K dikenal juga dengan nama Koagulasi. Ini merupakan vitamin yang larut dalam lemak. Fungsi utama vitamin K adalah membantu proses pembekuan darah saat tubuh mengalami luka. Karena fungsinya yang cukup spesifik inilah, Vitamin K tidak dibutuhkan dalam jumlah banyak setiap harinya, kecuali jika tubuh sedang mengalami luka.

shutterstock_157421450

Berdasarkan struktur kimianya, Vitamin K dibagi menjadi tiga jenis yaitu Vitamin K1 (filoquinon), vitamin K2 (menaquinon), dan vitamin K3 (menadion). Tidak seperti Vitamin c yang dibutuhkan dalam jumlah banyak, kebutuhan Vitamin K harian hanya berkisar antara 90-120 mcg.

Kekurangan vitamin K dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan, diantaranya pendarahan pada bayi dan menurunnya kepadatan tulang. Makanan yang mengandung Vitamin K sebenarnya cukup melimpah dan mudah didapatkan. Namun, sumber vitamin K terbanyak didapat dari sayuran hijau dan buah-buahan.

Sayuran yang Mengandung Vitamin K

1. Daun Selada

Kandungan gizi pada daun selada setiap takaran per 100 gram adalah 128 mcg. Daun selada biasanya digunakan untuk lalapan. Jika anda pernah makan di rumah makan seperti bakar-bakaran, tentu akan mendapatkan daun selada ini. Sayangnya tentu tidak sampai takaran 100 gram untuk setiap sajian di rumah makan. Jika ingin, anda bisa membelinya sendiri.

2. Daun Bayam

Apa sih itu bayam? Bayam adalah sayuran hijau yang tumbuh sampai ketinggian 1000 meter diatas permukaan air laut. Ada tiga jenis bayam, yaitu bayam cabut, bayam petik, dan bayam pada umumnya. Kandungan vitamin K pada bayam per 100 gram adalah 89 mcg. Bayam mudah ditemukan di Indonesia karena masa panennya pun yang hanya 4 minggu. Sehingga bisa dibudidayakan sendiri.

3. Kembang Kol

Bunga kol sering disebut juga kubis bunga. Bunga kol ini juga sudah banyak dibudidaya di Indonesia, walaupun sebenarnya tumbuhan ini berasal dari eropa. Sehingga pembudidayaannya pun banyak terdapat di Lembang, Jawa Barat. Kandungan vitamin K pada bunga kol 100 gr adalah 125 mcg. Konsumsi kol jadi tidaklah sulit sekarang untuk pemenuhan kebutuhan vitamin K anda karena tumbuhan ini sudah banyak di Indonesia.

4. Brokoli

Brokoli adalah sejenis tumbuhan yang pertama kali ditanam dan ditemukan di Italia. Namun sekarang, brokoli lebih banyak di produksi di Cina dan India. Kandungan vitamin K pada brokoli ini sendiri dalam per 100 gram adalah 200 mcg. Cukup besar untuk memenuhi kebutuhan vitamin K anda. Jenis brokoli sendiri ada 3 yaitu brokoli Italia berwarna hijau, brokoli romanesco berwarna kekuningan dan brokoli berwarna keunguan.

5. Kentang

Kentang dibawa ke eropa pada tahun 1500an. Tapi tidak dijelaskan kentang sendiri berasal dari mana. Karena tumbuhan umbi-umbian ini dipercaya dulu membawa penyakit seperti lepra di eropa. Kemudian di era tahun 1800an kentang menjadi populer terutama di amerika serikat karena bisa digunakan untuk membuat kentang goreng. Kandungan vitamin K pada kentang sendiri hanyalah 2 mcg per 100 gram kentang. Mengkonsumsinya berlebihan dapat menyebabkan kegemukan.

6. Asparagus

Asparagus sejenis tanaman rerumputan. Tumbuh paling banyak di daratan Amerika Serikat. Karena tumbuhan ini paling cocok tumbuh dengan suhu 15 – 25 derajat celcius. Pemanenannya pun cukup lama yaitu antara 8 bulan sampai 1 tahun. Tumbuhan ini dijadikan sayur paling banyak pada masakan cina. Kandungan vitamin K pada asparagus 100 gram adalah 57 mcg. Asparagus ini bersifat diuretik sehingga bisa menjadi obat pada gangguan saluran kencing atau masalah pada ginjal.

7. Kubis

Sedangkan untuk kubis sendiri per 100 gramnya mengandung setengah dari kebutuhan vitamin K secara harian. Kubis sebenarnya sejenis dengan kol, dimanfaatkan daunnya. Kubis sendiri ada tiga jenis. Yaitu kubis berwarna putih, kubis berwarna ungu, dan kubis berwarna ungu. Kemudian kubis itu dibedakan menjadi kubis bulat dan kubis gepeng. Kubis juga sudah banyak ditemukan dan dibudidaya Indonesia.

8. Sawi Hijau

Kandungan vitamin K pada sawi cukup tinggi dibandingkan pada sayuran lainnya. Yaitu 419,3 mcg per satu cangkirnya. Saking tingginya, anda cukup mengkonsumsi sawi setiap hari sebanyak satu kali periode maka akan terpenuhi kebutuhan vitamin K anda secara harian tanpa harus mengkonsumsi lagi suplemen vitamin K. Manfaat yang ditimbulkan jika mengkonsumsi sawi adalah mampu menangkal berbagai macam kanker, seperti kanker payudara, kanker prostat, kanker ginjal, kanker kolon, kanker paru-paru dan kanker kemih. Penelitian akan manfaat sawi ini telah dikembangkan di Amerika Serikat dan terbukti kebenarannya mampu menurunkan resiko kanker payudara sampai 40%.

Buah-Buahan yang Mengandung Vitamin K

9. Buah Blueberi

Vitamin K pada buah blueberi ini dalam takaran 100 gr adalah 19 mcg atau 24% setara dengan konsumsi vitamin K harian. Walaupun buah ini tumbuh di Amerika Utara, namun sudah bisa ditemukan di Indonesia (walaupun sangat jarang). Buah blueberi ini bermanfaat sebagai antioksidan. Serta juga bisa sebagai zat anti peradangan. Karena peradangan menghambat aliran darah yang bisa menyebabkan masalah pada otak dan juga menyebabkan penyakit jantung. Jika anda sudah tahu dimana membeli buah blueberi ini di Indonesia, anda bisa mencoba mengkonsumsinya.

10. Buah Anggur

Vitamin K pada anggur dengan takaran 100 gr adalah 22 mcg atau setara 21% kebutuhan vitamin K secara harian. Buah anggur ini bermanfaat untuk menyehatkan organ ginjal serta mengobati asam urat. Dapat juga mengurangi kadar gula dalam darah yang bisa mengobati diabetes dan menyehatkan pangkreas. Buah anggur ini juga dapat memperlancar aliran darah sehingga memperlancar darah yang masuk ke dalam jantung. Sehingga bisa mencegah seseorang terkena serangan jantung.

11. Buah Alpukat

Kandungan vitamin K pada alpukat pada takaran 100 gr adalah 81 mcg atau setara dengan 36% kebutuhan vitamin K pada tubuh secara harian. Alpukat sendirhi mampu menurunkan koleksterol, menurunkan resiko penyakit jantung, juga mampu untuk menjaga kualitas hati. Alpukat juga kaya akan Glutation dimana menjaga pertumbuhan dan kesehatan sel. Sehingga mampu mencegah seseorang terserang penyakit kanker.

12. Buah Kiwi

Buah kiwi yang mengandung vitamin C dua kali lebih banyak dibandingkan buah jeruk ternyata juga mengandung vitamin K. Kandungan vitamin K pada buah kiwi pada 100 gr adalah 40,3 mcg. Atau setara 10% dari kandungan vitamin K harian yang dibutuhkan tubuh. Manfaatnya antara lain sebagai antioksidan yang baik, kaya akan beta karoten atau menjaga fungsi mata, serta menghilangkan masalah pencernaan.

Makanan Sumber Vitamin K Lainnya

13. Hati Sapi

Hati sapi bisa ditemukan dimana saja. Terutama di pasar-pasar tradisional dan pasar daging. Harga hati sapi adalah Rp 65.000 per kilogram. Tergantung dari berbagai macam faktor, tapi harga tersebut bisa menjadi patokan anda. Sedangkan untuk kandungan vitamin K per 100 gram adalah 7 mcg. Perlu diwaspadai biasanya hati sapi ini jika pemilihannya tidak tepat banyak mengandung cacing hati.

14. Kacang Polong

Kacang polong juga disebut kacang ercis. Kandungan vitamin K pada kacang polong per 100 gram adalah 5 mcg. Kacang polong ini biasanya berisi 3 atau 4 kacang bulat berwarna hijau. Kacang polong sendiri tidak berasal dari Indonesia. Karena di bawa oleh penjajahan belanda. Kacang ini cukup populer di eropa pada masa penjajahan atau tahun 1700an.

15. Kacang Kedelai

Pada kacang kedelai terdapat kandungan vitamin K per 100 gram adalah 47 mcg. Kacang kedelai merupakan kacang asia karena dari sejak dulu bahan dasar untuk berbagai macam makanan khas asia adalah kacang kedelai ini. Seperti tahu, tempe, adalah makanan olahan dari kacang kedelai ini. Apalagi sudah banyak macam varian makanan yang berasal dari kacang kedelai ini dalam bentuk resep makanan. Sehingga anda tidak perlu cemas penggunaan kacang kedelai pun sehari-hari bisa memenuhi kebutuhan vitamin K anda.

Sumber makanan yang mengandung vitamin K ternyata cukup banyak dan mudah didapatkan. Jadi tidak ada alasan untuk kekurangan sumber Vitamin K. Terlebih lagi, kebutuhan tubuh akan Vitamin K juga relatif sedikit.

Source: Info Kesehaan

Sumber Makanan yang Mengandung Vitamin B1 (Thiamin)

Vitamin-B-Complex-During-Pregnancy

Masih dalam seri vitamin B kompleks, kali ini giliran membahas mengenai vitamin B1 atau dikenal juga dengan nama Thiamin. Vitamin B1 ini dikenal sebagai penambah energi. Karena itu Anda akan sering menemukan komposisi vitamin ini dalam label minuman penambah energi atau suplemen. Hal disebabakan salah satu kemampuan vitamin B1 yang mampu mengubah karbohidrat menjadi energi.

Selain itu, Vitamin B1 juga membantu mengoptimalkan kerja otak. Diketahui konsumsi vitamin B1 yang bisa membuat otak lebih optimal adalah 1,1 mg untuk pria, 1,2 mg untuk wanita hamil, dan 1,4 mg untuk wanita menyusui. Namun ada pendapat lain yang menyebutkan bahwa vitamin B1 bisa dikonsumsi hingga 50 sampai 1000 mg dan tidak mengalami gejala efek samping apapun.

Kekurangan vitamin B1 dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan. salah satu yang paling terkenal adalah penyakit beri-beri. Anda pasti pernah mendengar penyakit ini waktu di sekolah dasar. Penyakit ini menyerang saraf dan menyebabkan terganggunya kemampuan motorik seseorang akibat polyneuritis.

b1

Nah, berikut ini merupakan beberapa jenis makanan yang mengandung vitamin B1 atau Thiamin:

Buah-Buahan yang Mengandung Vitamin B1 (Thiamin)

1. Nanas

Buah nanas dikenal buah yang hidup didataran tinggi telah banyak ditanam di Indonesia. Buahnya yang punya ciri khas berwarna kuning bersisik dan kecut. Banyak ditanam di daerah jawa barat, jawa timur, dan sumatera utara. Kandungan vitamin B1 pada nanas ini per 100 gram ini adalah 0,08 mcg. Buah ini bermanfaat untuk mencegah stress pada otak.

2. Jeruk

Untuk buah jeruk sendiri kandungan vitamin B1 ini tergantung dari macam-macam buah jeruk itu sendiri. Kandungan vitamin B1 pada jeruk nipis per 100 gram adalah 0,04 mcg. Kandungan vitamin B1 pada jeruk manis per 100 gram adalah 0,08 mcg. Kandungan vitamin B1 pada jeruk keprok per 100 gram adalah 0,07 mcg. Kandungan vitamin b1 pada jeruk bali per 100 gram adalah 0,04.

3. Anggur

Kandungan vitamin B1 pada buah anggur per 100 gram adalah 0,05 mcg. Buah ini bermanfaat untuk untuk mengobati kelelahan dan hiploglikemi dimana mengandung gula alami yaitu fruktosa dan glukosa. Selain itu juga mencegah penyakit jantung koroner sampai 50%. Selain itu buah anggur juga mencegah penyerapan kolesterol pada darah karena mengandung saponin.

4. Semangka

Kandungan vitamin B1 pada buah semangka 100 gram adalah 0,033 mcg. Buah semangka ini memiliki manfaat untuk memperlancar peredaran darah, meningkatkan metabolisme, serta mencegah terjadinya kerusakan syaraf. Buah ini khas. Dimana kulit buahnya keras berwarna hijau, dengan garis-garis hijau tua. Buahnya berawarna merah banyak mengandung air dan biji.

Sayuran yang Mengandung Vitamin B1 (Thiamin)

5. Asparagus

Kandungan vitamin B1 pada buah-buahan sudah kita bahas. Kali ini akan dibahas pada sayuran. Yaitu sayuran asparagus. Kandungan vitamin B1 pada sayuran asparagus 100 gram adalah 0,143 mcg. Asparagus ini bisa di jadikan berbagai macam makanan seperti sup, dimakan langsung, salad, krim, atau sayuran pelengkap daging. Manfaat sayuran ini adalah dapat menjaga sistem pencernaan pada perut dan menurunkan berat badan.

6. Bayam

Kandungan vitamin B1 pada bayam 100 gram adalah 0,08 mcg. Sedangkan bayam sendiri memiliki manfaat seperti anti-inflamasi, mencegah resiko kardiovaskular, dan menurunkan tekanan darah tinggi. Selain itu bayam juga bermanfaat untuk mencegah terjadinya osteoporosis dan diabetes. Sayuran ini berdaun hijau dan banyak ditanam di daerah-daerah di Indonesia.

7. Terong

Kandungan vitamin B1 pada terong 100 gram adalah 0,039 mcg. Terong ditanam di Indonesia tanpa mengenal musim. Bisa dimusim kemarau ataupun penghujan. Buahnya berwarna keunguan. Terong ini bermanfaat untuk menurunkan kolesterol, mencegah kanker, memperlancar membuangan urin. Selain itu juga bermanfaat untuk menyembuhkan masalah pencernaan dan batuk.

8. Paprika

Bagaimana kandungan vitamin B1 pada paprika 100 gram? Kandungan vitamin B1-nya adalah 22,0 mcg. Paprika ini buah yang seperti lonceng dengan beragam warna (jenis). Buah ini tidak memiliki pedas cabe, tapi pedas manis. Karena biji paprika tidak ikut termakan seperti cabe pada bumbu olahan masakan. Manfaat paprika sendiri meningkatkan imunitas tubuh, mencegah penyakit mata, meningkatkan jumlah sperma pada pria, dan dan sumber antioksidan yang baik.

9. Brokoli

Kandungan vitamin B1 pada brokoli 100 gram adalah 10 mcg. Brokoli adalah sayuran yang unik dengan bentuk daun seperti jamur (tapi bukan jamur) yang berpangkal pada batang. Pohonnya kecil tapi kaya akan gizi. Brokoli bermanfaat untuk melawan berbagai jenis kanker seperti kanker payudara, kanker prostat, kanker paru-paru, kanker usus besar dan kanker lainnya.

10. Wortel

Kandungan vitamin B1 pada wortel 100 gram adalah 0,04 mcg. Wortel banyak sekali manfaatnya. Selain tentu wortel banyak mengandung beta karoten dimana dapat menjaga kesehatan mata, wortel juga bermanfaat untuk mengatasi hipertensi, dapat mengatasi demam yang menyerang anak, kemudian menyembuhkan luka bakar, sampai mengatasi nyeri haid.

Sumber Vitamin B1 (Thiamin) dari Kacang-Kacangan

11. Kacang Hijau

Kandungan vitamin B1 pada kacang hijau 100 gram adalah 0,47 mcg. Kacang hijau ini banyak ditemukan di Indonesia. Bentuk olahan menjadi makanannya pun banyak macamnya seperti bubur kacang hijau, ketan roti kacang hijau, dan lainnya. Manfaat kacang hijau antara lain membantu penyerapan protein ke dalam tubuh, meningkatkan nafsu makan, dan memaksimalkan kerja syaraf.

12. Kacang Polong

Kacang polong sendiri mengandung 0,4 mcg vitamin B1 dalam takaran 100 gramnya. Saat kacang polong ini direbus, mengandung 27% vitamin B1 dengan pembagian per cangkirnya pada kacang polong dan kacang koro dengan berat sekitar 23% per cangkirnya. Selain itu ada kacang hitam yang mengandung 0,42 mcg vitamin B1 setiap cangkir pemenuhannya. Ada kacang lima atau buncis juga yang mengandung vitamin B1 sebanyak 24,7 mcg per satu cangkir kacang buncis. Jadi sangat banyak kacang-kacangan yang mengandung vitamin B1.

13. Biji-bijian

Biji-bijian seperti kacang kenari, kacang tanah, kacang brazil, kacang kering, kacang kismis merupakan kacang-kacangan yang mengandung vitamin B1. Namun jika kacang-kacangan ini dimasak, direbus, bisa kehilangan 30% dari kandungan vitamin B1 alaminya. Untuk itu kacang-kacangan bisa dikonsumsi langsung untuk mendapatkan vitamin B1 secara optimal. Seperti juga biji bunga matahari yang mengandung 1,48 mcg vitamin B1 dalam takaran 100 gramnya.

Lalu kacang pinus yang mengandung 1,28 mcg vitamin B1 dalam takaran 100 gramnya. Kacang pistachio juga mengandung vitamin B1. Dalam takaran 100 gramnya mengandung 0,87 mcg vitamin B1. Kacang macadamia mengandung vitamin B1 sebanyak 0,7 mcg dalam takaran 100 gramnya. Lalu juga ada kacang kemiri mengandung vitamin B1 sebanyak 0,66 mcg dalam takaran 100 gramnya.

Makanan Sumber Vitamin B1 (Thiamin) Lainnya

14. Daging

Daging dalam produksi kalengan ternyata mengandung 0,9 mcg vitamin B1. Lebih tinggi dibandingkan dengan vitamin B1 pada buah dan sayuran. Jeroan mengandung vitamin B1 yang cukup banyak. Selain itu juga ada daging sapi yang juga banyak mengandung vitamin B1. Seperti hati pada daging sapi banyak mengandung vitamin B1. Terlebih lagi daging yang rendah lemak, lebih banyak lagi mengandung vitamin B1.

15. Ikan

Ikan juga mengandung vitamin B1 loh. Ikan tuna mengandung setidaknya dalam 4 ons mampu memenuhi 38% kebutuhan harian vitamin B1 dalam tubuh. Dengan begitu, sangat baik untuk mengkonsumsi ikan untuk memenuhi kebutuhan vitamin B1. Secara pasti, dalam 4 ons ikan tuna terkandung 0,57 mcg vitamin B1.

Kemudian ada ikan Kuwe (pompano) yang mengandung 0,45 mcg vitamin B1 setiap sajian 100 gramnya. Lalu ada ikan salmon juga yang mirip kandungan vitamin B1-nya seperti ikan tuna. Selain itu, menggunakan suplemen seperti minyak ikan juga dapat membantu pemenuhan kebutuhan vitamin B1.

16. Telur

Telur adalah sumber makanan yang paling sering dikonsumsi oleh orang Indonesia. Seperti sarapan, jarang ada yang menggunakan sereal, namun telur bisa dijadikan alternatif untuk memenuhi kebutuhan gizi vitamin B1. Tentu tidak hanya untuk sarapan saja. Karena telur dihasilkan dari ayam dimana daging ayam juga mengandung vitamin B1 (walaupun lebih banyak kandungannya pada daging sapi dan babi). Oleh karena itu telur juga mengandung vitamin B1. Satu telur yang telah dimasak mengandung 0,03 mcg vitamin B1.

17. Sereal

Memang di Negara berkembang seperti Indonesia sangat jarang dilakukan karena memang harga sereal bisa lebih mahal daripada makanan alami yang biasa di konsumsi di pagi hari (nasi, telur, mie, roti, dan lain-lain). Sereal sendiri merupakan produk dari gandum. Kandungan vitamin B1-nya cukup tinggi. Karena seperempat cangkir saja mampu memenuhi 0,5 mcg vitamin B1. Apalagi sereal ini bisa dipadukan dengan lauk-pauk lainnya seperti daging dan ikan.

18. Gandum

Kandungan vitamin B1 pada satu cangkir gandum mengandung 4,47 mcg vitamin B1. Untuk itu gandum bisa dikonsumsi untuk pemenuhan vitamin B1 secara harian. Olahan gandum biasanya tersedia dalam bentuk roti ataupun sereal.

Source: Info Kesehaan

Jenis-Jenis Vitamin dan Fungsinya Bagi Tubuh

Vitamins1024

Vitamin-A-Rich-Foods

Macam-Macam Vitamin, Kegunaannya, Sumber Vitamin dan Akibat Kekurangan Vitamin Bagi Tubuh.

chart-food-icons-vitamin-groups-set-flat-vector-symbols-isolated-white-background-61993757

Info Kesehatan – Vitamin merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk tumbuh dan menjalankan fungsinya dengan baik. Berbeda dengan mineral yang tidak mudah rusak, vitamin mudah rusak dan berubah bentuk jika terkena panas atau asam.

Struktur vitamin akan berubah ketika masuk ke dalam tubuh. Tubuh tidak menyerap vitamin dalam bentuk awal, melainkan diserap dalam bentuk provitamin (vitamin yang belum aktif). Vitamin memiliki sifat mudah larut dalam air dan lemak, namun tidak dengan mineral.

Fungsi Vitamin dalam tubuh berbeda-beda tergantung jenisnya. Dan berikut ini jenis-jenis vitamin beserta sumber, fungsi serta akibat dari kekurangan vitamin tersebut (defisiensi).

Vitamin A (Retinol)

Fungsi:

Mengoptimalkan perkembangan janin, meningkatkan daya tahan tubuh, anti aging, anti oksidan dan memerangi penyakit malaria.

Sumber:

Hati, minyak ikan, daging, susu, wortel, serta sayuran dan buah berwarna orange.

Kekurangan vitamin A

dapat mengkaibatkan rabun senja, katarak, infeksi saluran pernapasan, menurunnya daya tahan tubuh dan kulit yang tidak sehat

Vitamin B1 (Thiamin)

Fungsi:

membantu proses oksidasi tubuh untuk memperoleh energi dan mencegah penyakit beri-beri

Sumber:

kacang hijau, daging, kulit beras, sayuran dan roti

Kekurangan vitamin B1

menyebabkan kulit kering dan bersisik serta daya tahan tubuh berkurang

Vitamin B2 (Riboflavin)

Fungsi:

pernapasan dalam sel (respirasi selular), menjaga keutuhan jaringan saraf, dan mempercepat pemindahan rangsang sinar ke saraf mata.

Sumber:

hati, telur, susu dan ragi

Kekurangan vitamin B2

dapat mengakibatkan turunnya daya tahan tubuh, kulit kerng bersisik, mulut kering, bibir pecah-pecah, sariawan

Vitamin B3 (Niasin)

Fungsi:

membantu pembebasan energi dari makanan dan sintesis asam lemak.

Sumber:

hati, telur, jamur dan kacang tanah.

Kekurangan vitamin B3

mengakibatkan terganggunya sistem pencernaan, otot mudah keram dan kejang, insomnia, badan lemas, mudah muntah dan mual-mual.

Vitamin B5 (asam pantotenat)

Fungsi:

membantu metabolsime karbohidrat, protein dan lemak dalam tubuh

Sumber:

daging, susu, sayur hijau, ginjal, hati dan kacang hijau

Kekurangan vitamin B5

mengakibatkan otot mudah menjadi kram, sulit tidur, gangguan emosi

Vitamin B6 (pridoksin)

Fungsi:

membantu mencerna protein dan respirasi selular

Sumber:

telur, daging, kentang dan kubis

Kekurangan vitamin B6

menyebabkan pelagra (kulit pecah-pecah), keram pada otot dan insomnia (sulit tidur)

Vitamin B7 (Biotin)

Fungsi:

Metabolisme Energi, pertumbuhan rambut dan kuku, menurunkan berat badan dan menjaga kadar gula dalam darah.

Sumber:

Swiss chard, roti gandum, telur ayam, wortel, susu, keju, ikan salmon dan kacang-kacangan

Kekurangan vitamin B7

dapat menimbulkan penyakit Dermatitis, Hyperesthesia dan Paresthesia, Keratokonjungtivitis, Anorexia, Anemia dan terganggunya fungsi jantung.

Vitamin B9 (Asam Folat)

Fungsi:

pembentukan sel darah merah, perbaikan DNA, Perkembangan bayi, pembentukan jaringan tubuh, mengoptimalkan fungsi otak, pertumbuhan rambut.

Sumber:

selada, bayam, asparagus, semangka, belewah, biji bunga matahari, kacang-kacangan, hati dan kuning telur.

Kekurangan vitamin B9

dapat menyebabkan terganggunya fungsi otak, pertumbuhan tulang belakang, sariawan, diare, dll.

Vitamin B12 (kobalamin)

Fungsi:

pembentukan sel darah merah, sintesis asam nukleat dan pembelahan sel.

Sumber:

daging, telur, susu, hati dan ragi (makanan hasil fermentasi)

Kekurangan vitamin B12

menyebabkan anemia (kurang darah) dan mudah lelah

Vitamin C (asam askorbat)

Fungsi:

menjaga ketahanan tubuh terhadap penyakit infeksi dan racun, menurunkan kolesterol, serta mencegah penyakit jantung (dalam dosis tinggi), hipertensi, diabetes melitus dan kanker

Sumber:

buah-buahan misalnya jeruk, tomat, pepaya dan sayuran hijau lainnya

Kekurangan vitamin C

dapat mengakibatkan mudah infeksi pada luka, gusi berdarah dan rasa nyeri pada persendian.

Vitamin D (Kalsiferol)

Fungsi:

meningkatkan penyerapan kalsium dan fosfor untuk kesehatan tulang dan gigi.

Sumber:

susu, minyak ikan, dam kuning telur

Kekurangan vitamin D menyebabkan gigi rusak, kejang-kejang otot, rakitis (kaki berbentuk O)

Vitamin E (Tokoferol)

Fungsi:

berberan penting dalam sistem reproduksi dan mencegah penyakit kanker paru-paru.

Sumber:

biji-bijian, sayuran, telur, mentega dan susu

Kekurangan vitamin E

dapat menyebabkan kemandulan

Vitamin K (Koagulasi)

Fungsi:

berperan dalam pembekuan darah dan dapat mencegah keguguran

Sumber:

bayam, tomat, wortel

Kekurangan vitamin K

mengakibatkan darah sulit membeku jika terluka dan pendarahan di dalam tubuh.

Source: Info Kesehaan

KIDS-DISCOVER-Vitamins-Infographic 1024

enrichment-of-provitamin-a-content-in-wheat-triticum-aestivum-l-by-introduction-of-the-bacterial-carotenoid-biosynthetic-crtb-and-crti-9-638

Vitamin-B-Complex-During-Pregnancy

b1

Screen-Shot-2016-06-06-at-16.41.32