4 Jenis Makanan untuk Meningkatkan Kualitas Sperma

Oleh Arinda Veratamala | Data medis direview oleh Hello Sehat Medical Review Team.

makanan-untuk-meningkatkan-kualitas-sperma

Apakah Anda tahu bahwa apa yang Anda makan dapat mempengaruhi kualitas sperma Anda? Beberapa makanan dapat mempengaruhi kualitas sperma Anda, ada yang menjadikannya buruk dan ada yang menjadikannya berkualitas lebih baik. Sama seperti wanita, pria juga dianjurkan untuk memakan makanan sehat dan bergizi untuk menghasilkan kualitas sperma yang baik.

Jika Anda memiliki masalah kesuburan, mungkin salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah asupan makanan Anda. Kebiasaan makan yang buruk dan tidak sehat dapat menurunkan kualitas dan kuantitas sperma. Penelitian oleh Schmid, et al. pada tahun 2012 menunjukkan bahwa pria dengan asupan makanan dan suplemen dari mikronutrien tertentu, seperti vitamin E, vitamin C, vitamin A, folat, dan seng yang tinggi, dapat memproduksi sperma dengan kerusakan DNA yang lebih sedikit, terutama pada pria yang lebih tua.

Penelitian yang melibatkan 80 pria usia 20-80 ini membuktikan bahwa asupan makanan yang mengandung mikronutrien tertentu dapat meningkatkan kualitas sperma pria. Sehingga, tidak masalah bagi pria yang sudah berumur jika ingin mempunyai anak selama masih mempunyai kualitas sperma yang baik.

Makanan yang meningkatkan kualitas sperma

Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kualitas sperma adalah asupan makanan. Vitamin dan mineral dalam makanan berperan penting dalam meningkatkan kualitas sperma sehingga membantu sperma untuk bergerak dan melakukan pembuahan. Beberapa makanan mengandung vitamin dan mineral yang diperlukan sperma untuk meningkatkan kualitasnya, yaitu:

1. Seng dan Selenium

Seng dan selenium dapat meningkatkan kualitas sperma. Kadar seng dan selenium yang rendah dalam tubuh berhubungan dengan kualitas sperma yang buruk dan mengurangi kemampuan sperma untuk bergerak (motilitas rendah).

Bisa didapatkan dari:

Daging sapi, ayam, telur, produk susu, udang, dan tiram. Sedangkan makanan sumber selenium adalah roti, ikan, daging sapi, telur, dan bawang putih. Bawang putih selain mengandung selenium, juga mengandung alisin yang dapat meningkatkan aliran darah ke organ seksual serta melindungi sperma dari kerusakan.

2. Antioksidan

Makanan yang mengandung antioksidan adalah makanan yang mengandung vitamin C, vitamin E, dan vitamin A (dalam bentuk beta-karoten). Antioksidan dapat meningkatkan kualitas sperma dengan menurunkan jumlah radikal bebas dalam tubuh yang dapat menyebabkan kerusakan pada membran sel. Antioksidan banyak terdapat di sayuran dan buah-buahan.

Bisa didapatkan dari:

  • Pisang, mengandung vitamin A dan vitamin C, selain itu juga mengandung enzim bromelain yang dapat membantu meningkatkan libido pria dan mengatur hormon seks.
  • Brokoli, wortel, dan bayam mengandung vitamin A. Kekurangan vitamin A dapat membuat sperma pria bergerak lamban.
  • Asparagus mengandung vitamin C yang dapat melindungi sperma dari kerusakan dan meningkatkan motilitas (pergerakan) dan volume sperma.
  • Cokelat hitam (dark chocolate) juga mengandung antioksidan tinggi yang dapat melawan radikal bebas dalam tubuh. Juga mengandung asam amino yang dapat meningkatkan volume sperma menjadi dua kali lipat.

3. Folat

Folat atau vitamin B9 penting untuk kualitas sperma, walaupun masih sedikit bukti yang menghubungkan antara asupan kaya folat dengan meningkatnya jumlah sperma.

Bisa didapatkan dari:

Sayuran berdaun hijau, seperti brokoli, bayam, asparagus, dan lobak hijau. Folat juga dapat ditemukan pada jeruk dan kentang, serta pada sereal yang sudah difortifikasi dengan asam folat.

4. Asam lemak omega-3

Asam lemak omega-3 dapat membantu meningkatkan jumlah sperma dan membantu meningkatkan aliran darah ke alat kelamin. Seperti dilansir dari menshealth.com, pria yang banyak mengonsumsi makanan yang mengandung asam lemak omega-3 memiliki kualitas sperma yang lebih baik dari mereka yang kurang asupan asam lemak omega-3 berdasarkan penelitian Human Reproduction. Penelitian lain yang diterbitkan oleh Biology of Reproduction, menunjukkan bahwa pria yang memakan 75 gram kacang walnut per hari mempunyai kualitas sperma yang lebih baik setelah 3 bulan diikuti. Bentuk sperma lebih baik sehingga memudahkan pergerakan sperma. Peneliti menduga bahwa kandungan asam alfa-linoleat (ALA), salah satu jenis asam lemak omega-3, pada kacang walnut yang meningkatkan kualitas dari sperma ini.

Bisa didapatkan dari:

Kacang walnut, kepiting, salmon, ayam, dan lemak ikan.

Selain memperbanyak makanan di atas, bagi Anda yang mempunyai kebiasaan minum minuman beralkohol dan merokok sebaiknya dikurangi untuk dapat meningkatkan kualitas sperma Anda. Sedangkan, tidak masalah untuk tetap mengonsumsi minuman yang mengandung kafein, seperti kopi dan teh, asalkan masih dalam batas yang wajar.

 

 

Kontrasepsi – Pilih Yang Mana Yah ?

alat-kontrasepsi-yang-aman-untuk-ibu-menyusui

Memilih metode kontrasepsi yang paling sesuai tentu saja merupakan pekerjaan yang tidak mudah, apalagi untuk pasangan muda yang belum mempunyai pengalaman tentang kontrasepsi.

Belum lagi berbagai informasi yang tidak jelas sumbernya berseliweran disekeliling kita baik mengenai kemungkinan efek samping, kegagalan kontrasepsi maupun cara pemasangan yang menakutkan.

Kesibukan mengurus bayi juga seringkali menjadi hambatan untuk memikirkan dan berdiskusi dengan pasangan mengenai metode kontrasepsi yang ideal bagi mereka. Tentu saja setiap pasangan mempunyai rencana masing-masing tentang jumlah anak, jarak antara tiap kehamilan, lamanya menyusui maupun metode yang paling sesuai dengan kondisi mereka.

Tetapi, menggunakan kontrasepsi seharusnya tidak ditunda-tunda, apalagi untuk bunda yang bekerja. Karena walaupun bunda menyusui tetapi karena cuti melahirkan hanya tiga bulan, maka dalam waktu 2-3 bulan bunda harus meninggalkan bayi dan kembali bekerja. Menyusui sebagai metode kontrasepsi bisa berlaku bila :

  • Menyusui secara penuh dan menyusui tiap 4-6 jam
  • Belum haid
  • Umur bayi kurang dari 6 bulan.

bn2

Jadi bila bunda tidak termasuk yang bisa memenuhi kategori tersebut sebaiknya segera mencari metode kontrasepsi lain sehingga kehamilan yang tidak direncanakan bisa dihindari.

Dibawah ini akan dibahas beberapa perbandingan mengenai beberapa metode kontrasepsi yang sering digunakan, sehingga diharapkan bunda dan pasangan tidak bingung dan ragu lagi untuk memilih metode kontrasepsi.

Berbagai metode kontrasepsi mempunyai perbedaan baik dalam hal efektifitas, langkah-langkah yang harus dilakukan oleh pengguna dan efek samping.

Perbedaan dalam langkah-langkah yang harus dilakukan oleh pengguna, misalnya, pada pengguna metode barier, spermisida atau senggama terputus harus dilakukan pada setiap kali berhubungan seksual. Kondom pria tidak bisa digunakan sebelum penis ereksi. Metode barier lainnya seperti diafragma, tudung leher rahim dan kondom wanita harus dipakai beberapa jam sebelum memulai hubungan seksual.

Pada pengguna AKDR, vasektomi, tubektomi dan implan, hanya sedikit atau tidak ada yang perlu dilakukan pasca tindakan atau pasca pemasangan. Tidak ada ritual khusus pula yang perlu dilakukan sebelum hubungan seksual dalam rangka untuk mencegah kehamilan. AKDR memerlukan kontrol berkala untuk mengecek posisinya dalam rahim, kecuali bunda menginginkan mengecek sendiri dengan meraba benang di dalam vagina. Bila benang masih teraba dan tidak teraba bagian keras dari AKDR maka posisinya masih baik. AKDR dipasang dan dilepas atau diganti (jika menginginkan) hanya sekali dalam beberapa tahun (maksimal 5 tahun).

Metode kontrasepsi mantap seperti vasektomi dan tubektomi merupakan prosedur yang permanen, jadi satu kali dilakukan maka tidak ada ritual lain yang perlu dilakukan. Implan merupakan metode kontrasepsi yang efektif untuk pemakaian tiga tahun tanpa memerlukan tindakan khusus setelah pemasangan hingga pencabutan implan. Tetapi metode ini memerlukan prosedur bedah kecil untuk pemasangan dan pencabutannya.

Pil kontrasepsi harus diminum setiap hari. Sedangkan suntikan kontrasepsi harus disuntikkan tiap satu bulan untuk suntikan kombinasi atau tiap tiga bulan untuk suntikan progestin.

EFEK SAMPING

Masing-masing metode kontrasepsi mempunyai kemungkinan efek samping yang berbeda. Tidak semua akseptor (pengguna) akan mengalami efek samping akibat penggunaan kontrasepsi. Bila suatu metode makin kurang efektif maka kemungkinan kegagalan sehingga terjadi kehamilan akan makin besar.

Metode kontrasepsi senggama terputus, KB alamiah dan metode amenore laktasi (MAL) merupakan metode tanpa efek samping atau dengan efek samping minimal. Metode barier mempunyai risiko reaksi alergi. Pengguna yang sensitif terhadap lateks dapat menggunakan kondom yang terbuat dari material yang minimal menyebabkan alergi, seperti kondom poliuretan atau diafragma silikon. Metode barier juga seringkali digunakan bersama spermisida. Spermisida mempunyai kemungkinan efek samping berupa iritasi alat kelamin, infeksi vagina dan infeksi saluran kemih.

Prosedur sterilisasi (vasektomi atau tubektomi) termasuk metode kontrasepsi dengan risiko yang rendah. Sterilisasi wanita (tubektomi) merupakan tindakan operasi yang lebih sulit dibandingkan vasektomi sehingga mempunyai risiko yang lebih tinggi.

Setelah pemasangan AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim), akseptor mungkin mengalami haid lebih banyak dan lebih lama. Walaupun begitu, 99% akseptor AKDR cukup senang menggunakannya. Karakteristik positif dari AKDR adalah kesuburan dapat segera kembali setelah AKDR dilepas. Sedangkan metode hormonal mempunyai beberapa potensi efek samping yang lebih sering karena efek sistemik dari hormon tersebut.

PERBANDINGAN EFEKTIFITAS

Di bawah ini terdapat perbandingan berbagai macam metode kontrasepsi mulai dari yang kurang efektif hingga yang paling efektif.

bn3

Dari gambar di atas maka tampak bahwa metode kontrasepsi ADR, Implan, tubektomi dan vasektomi merupakan metode yang paling efektif. Sedangkan suntik kb, pil kb dan diafragma mempunyai efektifitas cukup. Kondom, senggama terputus, kontrasepsi alamiah dan spermisida termasuk metode kontrasepsi dengan efektifitas yang kurang baik.

Bila efektifitas merupakan faktor yang sangat penting dalam pemilihan metode kontrasepsi yang ingin digunakan, maka penggunaan ADR, implan, tubektomi atau vasektomi merupakan pilihan yang tepat.

Sebagai kesimpulan, maka kami coba rangkum perbandingan dari beberapa metode kontrasepsi yang paling sering digunakan pada tabel di bawah ini :

Opera Snapshot_2017-12-19_223434_bundanet.com

Updated: 11/06/2016

Source: bundanet

 

Kontrasepsi Metode Barier

CARA KERJA DAN JENIS METODE BARIER

Colorful condoms isolated on white

Kontrasepietode barier bekerja dengan cara menghalangi sperma masuk ke dalam rahim. Penggunaan metode ini dengan spermisida dapat meningkatkan efektifitas dari metode barier.

  • Spermisida membunuh sebagian besar sperma yang masuk ke dalam vagina
  • Metode barier menghalangi sisa sperma untuk melewati leher rahim dan membuahi sel telur.

images

Yang termasuk metode barier antara lain diafragma, tudung leher rahim (cervical cap), kondom pria, kondom wanita dan spermisida. Tidak seperti metode kontrasepsi lainnya, metode barier digunakan hanya ketika berhubungan seksual. Baca secara jelas instruksi pemakaian sebelum menggunakan metode barier karena sangat penting untuk menggunakan metode ini secara benar setiap kali berhubungan seksual untuk memaksimalkan efektifitasnya.

ALASAN MEMILIH METODE BARIER

Kondom menjadi pilihan jika bunda atau pasangan membutuhkan perlindungan terhadap penyakit menular seksual (PMS). Kondom yang terbuat dari lateks atau poliuretan memberikan perlindungan yang paling efektif terhadap PMS, termasuk infeksi HIV. Sedangkan kondom yang terbuat dari bahan alami (kulit domba) tidak dapat memproteksi PMS. Metode barier merupakan pilihan yang baik pada kondisi :

  • Jika bunda atau pasangan TIDAK menginginkan penggunaan hormon atau memasukkan alat ke dalam tubuh
  • Menginginkan metode yang tidak membatasi waktu untuk melakukan hubungan seksual seperti halnya metode KB alamiah
  • Bunda berencana untuk segera hamil dan memilih menggunakan metode yang bisa dihentikan setiap saat
  • Bunda masih menyusui
  • Bunda dan pasangan tidak kesulitan untuk menggunakan metode ini setiap kali berhubungan seksual.

EFEKTIFITAS METODE BARIER

Metode barier mempunyai efektifitas yang bervariasi dalam mencegah kehamilan maupun dalam mencegah penularan penyakit menular seksual (PMS).

Opera Snapshot_2017-12-19_221817_bundanet.com

Source: bundanet

Gallery


s-l1000

Contoh Produk Kondom Yang Banyak dijual di Indonesia

Suntikan Kombinasi

Suntikan-Kombinasi

Berdasarkan jenis hormon yang terkandung maka kontrasepsi suntikan terbagi menjadi suntikan progestin dan suntikan kombinasi. Suntikan progestin hanya mengandung progestin, sedangkan suntikan kombinasi mengandung progestin dan estrogen.

Terdapat beberapa perbedaan antara kedua jenis kontrasepsi suntikan ini, antara lain perbedaan dalam penggunaannya di mana suntikan progestin diberikan setiap tiga bulan, dapat diberikan saat menyusui dan seringkali tidak haid selama menggunakan kontrasepsi tersebut. Sedangkan suntikan kombinasi diberikan sebulan sekali, tidak dianjurkan diberikan pada ibu menyusui dan biasanya bunda masih haid setiap bulan.

Suntikan kombinasi terdiri dari dua jenis, yaitu yang mengandung 25mg depo medroksiprogesteron asetat dan 5mg estradiol sipionat serta yang mengandung 50mg noretindron enantat dan 5mg estradiol valerat.

Cara kerja suntikan kombinasi ini adalah menekan terjadinya ovulasi (keluarnya sel telur dari indung telur), membuat lendir leher rahim menjadi kental sehingga sperma sulit masuk ke dalam rahim, terjadi perubahan pada lapisan dalam rahim sehingga implantasi (menempelnya hasil pembuahan di rahim) terganggu serta menghambat perjalanan hasil pembuahan oleh saluran telur. Suntikan kombinasi merupakan metode kontrasepsi yang sangat efektif (0,1 – 0,4 kehamilan per 100 perempuan) selama tahun pertama penggunaan.

kontrasepsi_progestin

Opera Snapshot_2017-12-19_215709_bundanet.com

Opera Snapshot_2017-12-19_215743_bundanet.com

YANG BOLEH MENGGUNAKAN SUNTIKAN KOMBINASI

Siapa saja sih wanita yang boleh menggunakan suntikan kombinasi ini?

  • Bunda yang berusia reproduksi
  • Telah memiliki anak ataupun yang belum memiliki anak
  • Ingin mendapatkan kontrasepsi dengan efektivitas yang tinggi
  • Menyusui ASI pasca persalinan ˃ 6 bulan
  • Bunda yang baru melahirkan dan tidak menyusui
  • Bunda yang mengalami anemia dan nyeri haid hebat
  • Bunda dengan siklus haid teratur
  • Bunda yang memiliki riwayat kehamilan ektopik.

Opera Snapshot_2017-12-19_215812_bundanet.com

KEADAAN YANG MEMERLUKAN PENGAWASAN KHUSUS

Opera Snapshot_2017-12-19_215841_bundanet.com

KAPAN DAPAT MULAI MENGGUNAKAN SUNTIKAN KOMBINASI?

Suntikan pertama dapat diberikan dalam waktu 7 hari siklus haid. Bila dilakukan saat haid maka tidak diperlukan kontrasepsi tambahan.

Bila suntikan pertama diberikan setelah hari ke-7 siklus haid, bunda tidak boleh melakukan hubungan seksual selama 7 hari setelah suntik atau menggunakan kontrasepsi lain untuk 7 hari ke depan.

Bila belum haid, suntikan pertama dapat diberikan setiap saat, asal saja dapat dipastikan bunda sedang tidak hamil. Bunda tidak boleh melakukan hubungan seksual selama 7 hari atau menggunakan kontrasepsi lain selama masa waktu 7 hari.

Pasca melahirkan, bila bunda tidak menyusui, suntikan kombinasi dapat diberikan segera setelah nifas.

Pasca keguguran, suntikan kombinasi dapat segera diberikan atau dalam waktu 7 hari.

Bunda yang sedang menggunakan metode kontrasepsi hormonal yang lain dan ingin menggantinya dengan kontrasepsi hormonal kombinasi. Selama Bunda menggunakan kontrasepsi sebelumnya dengan benar, suntikan kombinasi dapat segera diberikan tanpa perlu menunggu haid. Bila ragu, lakukan uji kehamilan terlebih dahulu.

Bila kontrasepsi sebelumnya juga kontrasepsi hormonal, dan Bunda tersebut ingin menggantinya dengan suntikan kombinasi, maka suntikan kombinasi tersebut dapat diberikan sesuai jadwal kontrasepsi sebelumnya. Tidak perlu menggunakan kotrasepsi lain.

Bunda yang menggunakan metode kontrasepsi non hormonal dan ingin menggantinya dengan suntikan kombinasi, maka suntikan pertama dapat segera diberikan, asal saja diyakini Bunda sedang tidak hamil, dan pemberiannya tanpa perlu menunggu datangnya haid. Bila diberikan pada hari 1 – 7 siklus haid, metode kontrasepsi tidak diperlukan. Bila sebelumnya menggunakan AKDR (IUD), dan ingin menggantinya dengan suntikan kombinasi, maka suntikan pertama diberikan hari 1 – 7 siklus haid. Cabut segera AKDR.

CARA PENGGUNAAN

Kontrasepsi ini disuntikan setiap bulan oleh dokter atau bidan di tempat pelayanan kesehatan. Bunda akan diminta datang setiap 4 minggu. Suntikan ulang dapat diberikan 7 hari lebih awal, dengan kemungkinan terjadi gangguan perdarahan. Dapat juga diberikan setelah 7 hari dari jadwal yang telah ditentukan, asal saja diyakini Bunda sedang tidak hamil dan tidak melakukan hubungan seksual selama 7 hari tersebut. Apabila ragu, lakukan tes kehamilan terlebih dahulu.

TANDA-TANDA YANG HARUS DI WASPADAI SETELAH MENGGUNAKAN SUNTIKAN KOMBINASI

Setelah Bunda memutuskan untuk memilih menggunakan kontrasepsi kombinasi ini, bunda juga harus mengetahui apa tanda-tanda yang harus diwaspadai pada pengguna suntikan kombinasi, apa saja itu?

  • Nyeri dada hebat atau nafas pendek. Kemungkinan adanya bekuan darah di paru atau serangan jantung.
  • Sakit kepala hebat, atau gangguan penglihatan. Kemungkinan terjadi stroke, hipertensi atau migrain.
  • Nyeri tungkai hebat. Kemungkinan telah terjadi sumbatan pembuluh darah pada tungkai.
  • Tidak terjadi perdarahan atau spotting selama 7 hari sebelum suntikan berikutnya, kemungkinan terjadi kehamilan.

Gejala-gejala diatas sangat jarang terjadi, namun apabila Bunda merasakan salah satu gejala di atas, segera konsultasikan pada dokter atau bidan Bunda ya.

Updated: 07/06/2016

Source: bundanet

Kontrasepsi Hormonal

Pil-Kombi

Memilih alat KONTRASEPSI yang cocok terkadang gampang-gampang susah. Sampai saat ini belum ada alat kontrasepsi yang ideal, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Apa yang mungkin terjadi setelah bunda memakai alat kontrasepsi? Siapa yang saja berisiko mengalami masalah, cara mencegah atau meminimalkan risiko?.

Hal-hal tersebut perlu diketahui sehingga bisa menemukan metode kontrasepsi yang tepat, yang sesuai dengan riwayat kesehatan, perencanaan keluarga, dan gaya hidup bunda. Untuk memilih alat kontrasepsi yang paling tepat, bunda perlu mengetahui terlebih dulu jenis metode dan alat kontrasepsinya.

Metode kontrasepsi hormonal mencegah kehamilan terutama dengan mencegah ovulasi (pelepasan telur oleh ovarium). Selain itu, kontrasepsi hormonal bekerja dengan cara mengentalkan lendir di leher rahim sehingga sel sperma kesulitan untuk menembus masuk ke sel telur, membuat lapisan rahim menjadi tipis dan hasil konsepsi tidak dapat tumbuh, serta menghambat jalannya saluran telur sehingga sel sperma sulit bertemu dengan sel telur.

Metode ini bekerja dengan melepaskan hormon estrogen dan progestin (atau hanya hormon progestin) ke dalam tubuh.

Yang termasuk dalam metode ini adalah :

  • Pil kontrasepsi, terdiri dari pil kombinasi (berisi estrogen dan progestin) dan pil mini (hanya berisi progestin)
  • Suntikan kontrasepsi, terdiri dari suntikan kombinasi (berisi estrogen dan progestin) dan suntikan progestin (hanya berisi progestin)
  • Implan. 
  • AKDR (alat kontrasepsi dalam rahim) yang mengandung hormonal. 

PIL KOMBINASI

Pil-Kombi-2

Pil kombinasi merupakan metode kontrasepi yang diberikan 1 bulan sekali, kontrasepsi kombinasi ini efektif dan reversibel (kesuburan cepat kembali) tetapi harus diminum setiap hari. Pada bulan-bulan zspertama efek samping yang mungkin timbul adalah mual dan perdarahan bercak yang tidak berbahaya dan segera hilang. Efek samping yang serius sangat jarang terjadi. Dapat dipakai oleh semua wanita usia reproduksi, baik yang sudah mempunyai anak maupun belum. Dapat mulai diminum setiap saat bila yakin sedang tidak hamil. Pil kombinasi tidak dianjurkan pada ibu yang menyusui karena mengandung estrogen yang dapat mengurangi produksi ASI.

Cara kerja pil kombinasi adalah dengan mencegah ovulasi (keluarnya sel telur dari indung telur), membuat lendir leher rahim mengental sehingga sulit dilalui sperma, dan menyebabkan dinding dalam rahim lebih tipis sehingga sulit terjadi implantasi (menempelnya embrio di dinding rahim).

KELEBIHAN PIL KOMBINASI

  • Memiliki efektivitas yang tinggi (Bila diminum setiap hari 1 kehamilan per 1000 perempuan dalam tahun pertama penggunaan)
  • Tidak mengganggu hubungan seksual
  • Siklus haid menjadi teratur
  • Banyaknya darah haid berkurang
  • Dapat digunakan jangka panjang
  • Dapat digunakan sejak usia remaja hingga menopause
  • Mudah dihentikan setiap saat
  • Kesuburan segera kembali setelah penggunaan dihentikan
  • Memiliki efek non kontrasepsi : membantu mencegah kanker ovarium, kanker endometrium serta mengurangi nyeri haid dan jerawat.

KETERBATASAN PIL KOMBINASI

  • Membosankan karena harus menggunakannya setiap hari
  • Mual (terutama pada 3 bulan pertama)
  • Perdarahan bercak atau perdarahan sela (terutama 3 bulan pertama)
  • Pusing
  • Nyeri payudara
  • Berat badan sedikit naik
  • Kadang-kadang menyebabkan perubahan suasana hati
  • Tidak boleh digunakan pada wanita menyusui karena dapat mengganggu produksi ASI
  • Dapat meningkatkan tekanan darah dan penimbunan cairan sehingga risiko stroke dan gangguan pembekuan darah pada vena dalam SEDIKIT MENINGKAT
  • Tidak mencegah PMS (Penyakit Menular Seksual).

Opera Snapshot_2017-12-19_214044_bundanet.com

Opera Snapshot_2017-12-19_214118_bundanet.com

KAPAN DAPAT MULAI MENGGUNAKAN PIL KOMBINASI?

  • Setiap saat selagi haid, untuk meyakinkan jika Bunda sedang tidak hamil, tetapi untuk penggunaan pertama kali dianjurkan digunakan saat hari pertama haid agar saat haid selesai pil kontrasepsi sudah bekerja optimal.
  • Boleh menggunakan pada hari ke delapan, tetapi perlu menggunakan metode kontrasepsi yang lain (kondom) atau tidak berhubungan seksual mulai hari ke delapan sampai hari ke empat belas.
  • Setelah melahirkan: Bila belum haid dan tidak menggunakan kontrasepsi maka harus yakin tidak hamil sebelum memulai penggunaan pil kontrasepsi.
  • Segera setelah keguguran (dalam waktu 7 hari).
    Jika menggunakan kontrasepsi lain dan ingin mengganti dengan pil kontrasepsi maka pil dapat segera diberikan tanpa perlu menunggu haid.

PETUNJUK MENGGUNAKAN PIL KOMBINASI

  • Minum pil setiap hari dan lebih baik pada saat yang sama.
  • Pil kombinasi tersedia dalam sediaan 21 pil atau 28 pil. Pada pil kombinasi yang berisi 28 pil terdapat 7 pil yang merupakan plasebo (tidak mengandung bahan aktif) yang bertujuan agar bunda tetap teratur dan disiplin mengkonsumsi pil. Sedangkan sediaan 21 pil, maka 7 hari tidak minum pil dan hari ke-8 mulai minum sediaan baru.
  • Bila muntah dalam waktu 2 jam setelah menggunakan pil, minum pil yang lain atau gunakan kontrasepsi tambahan.
  • Bila terjadi muntah hebat atau diare lebih dari 24 jam, maka bila kondisi memungkinkan dan tidak memperburuk keadaan bunda, pil dapat diteruskan.
  • Bila muntah dan diare berlangsung 2 hari atau lebih, cara penggunaan pil mengikuti cara penggunaan saat lupa minum pil.
  • Lupa minum pil merupakan hal yang sering menyebabkan kegagalan pil kontrasepsi. Karena itu jika lupa 1 pil (hari 1-21, yang mengandung bahan aktif) maka segera minum pil tersebut segera setelah ingat kemudian pil yang seharusnya diminum tetap diminum pada waktu yang seharusnya sehingga pada hari yang sama akan minum 2 pil dan tidak perlu menggunakan kontrasepsi tambahan.
  • Kontrasepsi tambahan, misalnya kondom, diperlukan jika lupa minum dua atau lebih pil. Saat ingat minum segera pil yang terlupa dan lanjutkan minum pil seperti biasanya. Tetapi harus menggunakan kontrasepsi tambahan sampai tujuh hari minum pil dari lembar pil yang baru.
  • Bila terlupa minum dua atau lebih pil pada minggu pertama siklus maka gunakan kontrasepsi darurat untuk mengurangi risiko kehamilan.
    Pada sebagian besar wanita, haid dan kesuburan akan kembali dalam waktu 90 hari.
  • Terdapat beberapa obat anti kejang dan antibiotik yang dapat mempengaruhi kerja pil kontrasepsi sehingga bila digunakan bersama-sama dapat menurunkan efektifitas pil kontrasepsi.
  • Memeriksakan diri ke dokter jika mengalami :
    • Nyeri dada hebat
    • Batuk disertai nafas pendek
    • Nyeri tungkai hebat pada betis atau paha
    • Nyeri perut hebat
    • Penglihatan hilang atau kabur

Source: bundanet

Diafragma

Diafragma adalah kap berbentuk bulat cembung, terbuat dari lateks (karet) yang diinsersikan ke dalam vagina sebelum berhubungan seksual dan menutup serviks.

Terdapat beberapa jenis diafragma, yaitu :

  • Wide Seal Rim (Sillicone)
  • Flat Spring (Flat Metal Band),
  • Coil Spring (Coiled Wire)
  • Arching Spring (Kombinasi Metal Spring).

jenis-diafragma

Cara Kerja

Diafragma menahan sperma agar tidak mendapatkan akses mencapai saluran alat reproduksi bagian atas (uterus dan tuba falopii) dan sebagai alat tempat spermisida.

Cara-Kerja-Diafragma

Kelebihan

Diafragma efektif bila digunakan dengan benar, tidak mengganggu produksi ASI, tidak mengganggu hubungan seksual karena telah terpasang sampai 6 jam sebelumnya, tidak mengganggu kesehatan dan tidak mempunyai pengaruh sistemik. Kelebihan lainnya adalah dapat melindungi terhadap Penyakit Menular Seksual (PMS) dan bila digunakan pada saat haid bisa menampung darah menstruasi.

Keterbatasan

Efektivitasnya sedang, keberhasilan sebagai kontrasepsi bergantung pada kepatuhan mengikuti cara penggunaan, diperlukan motivasi berkesinambungan dengan menggunakannya setiap berhubungan seksual, diperlukan pemeriksaan panggul oleh petugas kesehatan terlatih untuk memastikan bahwa bunda sudah bisa menggunakan diafragma secara tepat, pada beberapa pengguna menjadi penyebab infeksi saluran kemih, dan alat masih harus berada di posisinya pada 6 jam pasca hubungan seksual.

 

Struktur Jantung

p0070

Struktur Jantung pada Manusia – Untuk sirkulasi paru dan sistemik, jantung harus memompa darah ke paru-paru atau ke bagian-bagian tubuh.

Jantung adalah otot yang kompleks yang memompa darah melalui tiga divisi sistem peredaran darah: koroner (pembuluh yang melayani jantung), paru (jantung dan paru-paru), dan sistemik (sistem tubuh).

Sirkulasi koroner intrinsik ke jantung mengambil darah langsung dari arteri utama (aorta) yang berasal dari jantung.

Posisi dan Bentuk Jantung


heart-min

Jantung terletak di dalam rongga dada di antara paru-paru, 60% terletak di sebelah kiri. Lateralis proyeksi jantung memanjang dari tulang rusuk ke-3 sampai ke-6. Sebagian besar permukaan jantung ditutupi oleh paru-paru dan timus. Jantung meluas sampai diafragma. Variasi posisi dan ukuran jantng tergantung pada spesies, jenis, umur, kebugaran dan patologi. Secara kasar, jantung bertanggung jawab untuk sekitar 0,75% dari berat badan.

Untitled

 

 

Jantung berbentuk kerucut, dengan dasar yang luas di bagian atas dari mana pembuluh darah besar masuk dan keluar. Ujung, yang dikenal sebagai puncak, menunjuk ke bawah dan terletak dekat dengan tulang dada.

struktur-jantung-manusia1

Sumbu longitudinal dari jantung dimiringkan untuk beberapa derajat tergantung pada spesies yang mengakibatkan dasar menghadap craniodorsally dan caudoventrally puncak.

Jantung memiliki permukaan lateral kanan dan kiri, yang dipenuhi cranially di perbatasan ventrikel kanan dan caudally di perbatasan ventrikel kiri. auricles dari atrium terlihat di sisi kiri, sekitar akar aorta dan batang paru, sedangkan pembuluh darah besar dan bagian-bagian utama dari atrium terletak di sebelah kanan.

Lekukan pada permukaan mewakili divisi dari struktur internal jantung. Permukaan kanan jantung ditandai dengan alur subsinusoidal yang memanjang dari alur koroner dengan apeks jantung. Alur paraconal berjalan di atas permukaan kiri jantung dari alur koroner ke ujung distal margin tengkorak. Alur koroner lemak mengandung pembuluh darah koroner dan ditandai dengan pemisahan atrium dan ventrikel.

Selaput Jantung


rsj

Pericardium adalah membran yang mengelilingi dan melindungi jantung. Terdiri dari dua lapisan yang dipisahkan oleh rongga sempit. Lapisan dalam melekat erat pada dinding jantung dan dikenal sebagai lapisan visceral atau epikardium.

Lapisan luar terdiri dari jaringan ikat yang relatif inelastis dan disebut lapisan parietal. Lapisan berserat ini mencegah distensi jantung, sehingga mencegah peregangan berlebihan dari otot jantung. Rongga antara dua lapisan mengandung cairan yang berfungsi sebagai pelumas, untuk memfasilitasi pergerakan jantung dengan meminimalkan gesekan.

ligamen sternopericardiac menghubungkan lapisan parietal pada tulang dada dan ligamen phrenopericardiac menghubungkan lapisan parietal ke diafragma. Yang terakhir ini hadir hanya dalam anjing dan babi.

Lapisan Dinding Jantung


lapisan jantung

Dinding jantung terdiri dari tiga lapisan: epikardium (lapisan luar), miokardium (lapisan tengah) dan endokardium (lapisan dalam). Epikardium sangat tipis, lapisan luar transparan dinding dan terdiri dari jaringan ikat halus.

Miokardium, terdiri dari jaringan otot jantung, membuat sebagian besar dinding jantung dan bertanggung jawab untuk tindakan memompa. Ketebalan miokardium mencerminkan beban pada masing-masing daerah spesifik jantung.

Endokardium adalah lapisan tipis endothelium atasnya lapisan tipis jaringan ikat. Ini memberikan lapisan halus untuk bilik jantung dan mencakup katup. Endocardium terhubung dengan lapisan endotel pembuluh darah besar yang melekat pada jantung.

Struktur Otot Jantung


Gambar Struktur otot jantung

Ciri-ciri Otot Jantung

Serat otot jantung lebih pendek dan lebih besar dari diameter serat otot rangka. Mereka juga menunjukkan bercabang, yang memberikan penampilan serat individu berbentuk Y. Sebuah serat otot jantung yang khas adalah 50-100μm panjang dan memiliki diameter sekitar 14μm.

Biasanya, hanya ada satu yang berlokasi di inti, meskipun kadang-kadang sel mungkin memiliki dua inti. sarcoplasma otot jantung lebih banyak daripada otot rangka dan mitokondria yang lebih besar dan lebih banyak.

Serat otot jantung memiliki filamen aktin dan myosin diatur dalam cara yang sama seperti serat otot rangka dan memiliki sistem tubulus-T yang berkembang dengan baik. Berbeda dengan otot rangka, otot jantung tidak pernah kelelahan, dan tidak dapat diperbaiki ketika rusak serta diatur oleh sistem saraf otonom.

Kerangka Berserat


Selain jaringan otot jantung, dinding jantung juga mengandung jaringan ikat padat yang membentuk kerangka berserat. Kerangka berserat terdiri dari cincin padat jaringan ikat yang mengelilingi empat lubang jantung.

Kerangka mengandung fibrocartilage yang nodul tulang (ossa cordis) dapat berkembang pada beberapa spesies. Meskipun tulang-tulang ini paling umum terjadi pada sapi, mereka tidak terbatas pada spesies ini. Kerangka melakukan beberapa fungsi:

  • Berfungsi sebagai titik lampiran untuk katup jantung
  • Bundel otot jantung masukkan ke kerangka berserat.
  • Mencegah katup dari overstretching saat darah melewati mereka.
  • Bertindak sebagai insulator listrik sehingga mencegah penyebaran langsung dari potensial aksi dari atrium ke ventrikel.

Ruang Jantung


Jantung berisi empat ruang. Dua ruang atas adalah atrium dan dua ruang bawah adalah ventrikel. Pada permukaan setiap atrium memiliki tambahan kantong yang diyakini akan meningkatkan sedikit kapasitas atrium.

struktur-jantung-1-322x400

Ketebalan miokardium dari empat kamar bervariasi sesuai dengan fungsinya. Atrium yang berdinding tipis karena mereka memberikan darah ke dalam ventrikel yang berdekatan dan ventrikel dilengkapi dengan dinding otot tebal karena mereka memompa darah pada jarak yang lebih besar.

Meskipun ventrikel kanan dan kiri bertindak sebagai dua pompa yang terpisah yang secara bersamaan mengeluarkan volume darah yang sama, sisi kanan memiliki beban kerja yang jauh lebih kecil. Hal ini karena ventrikel kanan hanya memompa darah ke paru-paru. Di sisi lain, ventrikel kiri memompa darah ke seluruh tubuh, di mana resistensi terhadap aliran darah jauh lebih tinggi.

Akibatnya, ventrikel kiri bekerja lebih keras dari ventrikel kanan untuk mempertahankan laju aliran darah yang sama. Perbedaan beban kerja mempengaruhi anatomi dinding ventrikel; dinding otot ventrikel kiri secara signifikan lebih tebal daripada ventrikel kanan.

Atrium Kanan

Atrium kanan membentuk bagian dorsocranial dari dasar hati dan menerima darah dari vena kava kranial, ekor vena cava dan sinus koroner. Septum interatrial adalah partisi tipis membagi atrium kanan dan kiri dan memiliki karakteristik depresi oval yang disebut fossa ovalis yang merupakan sisa dari janin foramen ovalis.

Atrium kanan juga rumah node sinoatrial. Arus darah dari atrium kanan ke ventrikel kanan melalui katup trikuspid (juga dikenal sebagai katup atrioventrikular kanan). Dalam kelinci katup atrioventrikular kanan bikuspid bukan trikuspid.

Ventrikel Kanan

Bentuk ventrikel kanan sebagian besar permukaan anterior jantung dan berbentuk bulan sabit di penampang. katup trikuspid yang terhubung ke tendon seperti tali, yang disebut tendinae korda, yang pada gilirannya, terhubung ke otot papilaris berbentuk kerucut dalam dinding ventrikel.

Ventrikel kanan dipisahkan oleh partisi yang disebut septum interventrikular. trabecula septomarginalis adalah serat otot yang melintasi lumen ventrikel kanan. Darah yang Terdeoksigenasi mengalir dari ventrikel kanan melalui katup semi-lunar paru ke batang paru, yang menyampaikan darah ke paru-paru.

Atrium Kiri

Atrium kiri membentuk bagian dorsocaudal dari dasar hati dan mirip dengan atrium kanan dalam struktur dan bentuk. Ini menerima darah beroksigen dari paru-paru melalui vena paru. Darah mengalir dari atrium kiri ke ventrikel kiri melalui katup atrioventrikular kiri atau bikuspid. Atrium kiri terletak di bawah bifurkasi trakea dan pembesaran daerah ini dapat menyebabkan kesulitan bernapas.

Ventrikel Kiri

Ventrikel kiri membentuk apeks jantung dan berbentuk kerucut. Darah mengalir dari ventrikel kiri ke aorta melalui katup semi-lunar aorta. Dari sini beberapa darah mengalir ke arteri koroner, yang bercabang dari aorta dan membawa darah ke dinding jantung. Sisa darah mengalir ke seluruh tubuh.

Source: budisma | Oleh : Tedi Mulyadi

Ginjal

Anatomi Ginjal, Pengertian, Struktur dan Fungsinya Pada Manusia

anatomi-ginjal

Anatomi ginjal mempunyai bagian – bagian penting yang menyusun serta mendukung sistem kerja ginjal secara keseluruhan. Ginjal merupakan salah satu bagian organ dalam yang mempunyai fungsi utama yakni sebagai alat ekskresi penting bagi manusia.

Letak ginjal berada di bagian sebelah kiri dan juga bagian sebelah kanan antara ruas tulang pinggang yang ada di bagian dalam perut, sehingga tidak heran bahwa ginjal dinamakan sebagai buah pinggang. Ginjal sebelah kiri letaknya terlihat lebih tinggi dibandingkan dengan letak ginjal sebelah kanan, hal ini disebabkan karena pada bagian atas ginjal sebelah kanan ada organ hati yang menempati hampir semua bagian di dalam rongga perut.

letak-ginjal-manusia-rangka

Letak Ginjal Manusia

Anatomi Ginjal


kidneywalsh0509

Ginjal tersusun dari dua lapisan. Pada bagian lapisan luar dinamakan sebagai korteks, sedangkan pada bagian lapisan dalam dinamakan sebagai medula. Sebuah ginjal terbentuk dari sekitar kurang lebih satu juta nefron.

kidney-anatomy-min

Nefron merupakan unit yang digunakan untuk alat penyaring terkecil pada ginjal. Satu nefron terbentuk dari simpai bowman, glomerulus, ansa henle, saluran berkelok-kelok, dan juga saluran pengumpul ginjal.

Semua zat – zat seperti gula, garam, air dan juga zat sampah yang berasal dari darah akan masuk ke bagian nefron. Kemudia ketika sudah masuk ke bagian dalam nefron, darah akan berubah menjadi bertekanan tinggi.

Darah akan bekerja dengan cepat mengalir ke bagian kapiler yang ada di dalam nefron. Kumpulan dari kapiler – kapiler yang ada di dalam nefron dinamakan sebagai glomerulus yang bisa ditemukan di bagian dalam dari korteks.

Akibat dari kondisi tekanan darah yang tinggi, maka zat – zat seperti vitamin, glukosa, air, asam urat, protein berukuran kecil, garam, asam amino, urea, dan juga ion – ion lainnya akan berusaha menembus bagian kapiler untuk masuk ke bagian dalam nefron yang dinamakan sebagai simpai bowman.

Simpai bowman merupakan bangunan yang bentuknya menyerupai mangkuk yang fungsinya membungkus seluruh bagian glomerulus. Pada proses ini, bagian dari sel-sel darah dan juga sebagian besar dari protein tidak akan bisa melakukan aktivitas menembus bagian dinding kapiler dikarena ukurannya yang terlalu besar. Dampak yang terjadi yakni bagian sel-sel darah dan juga protein akan tertinggal di bagian dalam kapiler.

Cairan yang ada di dalam simpai bowman akan mengalir ke bagian saluran yang bentukannya berkelok-kelok dan juga ke bagian ansa henle. Ansa henle merupakan saluran sempit yang mempunyai bentuk menyerupai huruf U. Selama cairan tersebut masih ada di sepanjang bagian saluran-saluran ini, maka sebagian besar dari ion, semua glukosa, air, asam amino, dan juga protein yang mempunyai ukuran kecil secara otomatis akan diserap kembali ke bagian dalam dari aliran darah.

Proses terjadinya suatu penyerapan kembali terhadap zat-zat yang masih dipakai dan dimanfaatkan oleh tubuh ini dinamakan sebagai reabsorbsi. Molekul kecil seperti contohnya air akan diserap kembali ke bagian kapiler menggunakan cara difusi. Difusi ialah suatu gerakan dari molekul – molekul zat dari suatu tempat yang mempunyai konsentrasi relatif tinggi ke suatu tempat yang mempunyai konsentrasi relatif rendah.

Pada anatomi ginjal, zat lain seperti misalnya ion – ion, akan secara otomatis dikembalikan ke bagian kapiler melalui cara transport aktif. Transport aktif merupakan suatu gerakan yang dilakukan oleh molekul – molekul dari satu larutan ke larutan lainnya dengan memakai bantuan energi.

Banyak kapiler yang di dalamnya terdapat isi zat yang kemudian diserap kembali dan bersatu akan mengalami pembentukan vena kecil. Vena-vena kecil yang sudah bersatu tersebut, akan mengalami tahap berikutnya yakni membentuk vena ginjal. Vena ginjal selanjutnya akan mengembalikan darah dalam kondisi sudah disaring ke bagian sistem peredaran darah.

Di samping kejadian yang ada di atas tadi, pada bagian dalam saluran pengumpul akan mengalami proses lainnya seperti halnya proses masuknya zat-zat sampah dan sudah tidak digunakan lagi dari bagian pembuluh darah. Zat-zat sampah ialah suatu zat sampah yang terdapat sisa, namun tidak dipakai lagi di bagian dalam pembuluh darah saat terjadi proses filtrasi. Dengan adanya proses tersebut berlangsung, maka urin di bagian dalam saluran pengumpul akan menjadi lebih pekat lagi.

Setelah proses penyerapan kembali selesai, maka cairan yang masih tersisa yang berada di bagian dalam saluran merupakan suatu cairan yang dinamakan sebagai urine, terdapat kandungan garam dan juga zat – zat sampah lainnya. Selanjutnya cairan urin ini akan mengalir ke bagian saluran pengumpul yang terdapat di ginjal yang posisinya berada di bagian medula.

Keseluruhan dari proses penyaringan terhadap cairan urine yang sedang berlangsung di dalam masing-masing bagian saluran pengumpul akan mengalir ke suatu tempat yang mempunyai bentuk menyerupai cerobong asap. Bagian tersebut dinamakan sebagai pelvis atau sering disebut dengan piala ginjal. Saluran ini lalu akan berlanjut ke bagian ureter. Ureter merupakan suatu saluran yang mempunyai pangkal mulai dari ginjal dan akan bergerak menuju bagian kantung kemih.

Kantung kemih merupakan suatu kantung yang mempunyai otot yang digunakan untuk membantu dalam menyimpan urin. Di bagian ini urin disimpan sementara sampai terjadi proses pengeluaran dari bagian tubuh (kencing). Selanjutnya urin akan secara langsung disalurkan ke bagian uretra agar bisa dialirkan ke bagian luar tubuh.

Jumlah urin yang dihasilkan atau pun dikeluarkan tentunya akan sesuai dengan banyaknya cairan yang diminum. Pada orang dewasa urin yang dihasilkan rata – rata sekitar 1 liter setiap harinya.

anatomi-dan-fisiologi-sistem-perkemihan-8-638

Struktur Ginjal


struktur-ginjal

Pada umumnya struktur dari ginjal pada anatomi ginjal dibagi menjadi 3 bagian penting yakni meliputi :

Kulit Ginjal (sering disebut dengan korteks)

Jika dilihat bagian korteks, maka bisa ditemukan bagian glomerulus dan juga bagian simpai bowman. Glomerulus dan juga simpai bowman akan mulai melakukan pembentukan menjadi satu kesatuan yang dinamakan sebagai badan malpighi. Pada bagian badan malpighi iniliah proses penyaringan terhadap darah dimulai dan akan berlangsung.

Badan malpighi ialah bisa dikatakan sebagai awal dari nefron. Nefron merupakan satuan dalam bentuk struktural dan juga fungsional. Dari bagian badan malpighi akan mulai membentuk suatu saluran yang digunakan untuk menuju ke bagian medula (sering disebut dengan sumsum ginjal).

Rongga Ginjal (sering disebut dengan pelvis renalis)

Pada bagian rongga ginjal akan bermuara ke bagian saluran yang bernama saluran pengumpul. Dari bagian rongga tersebut, makan urine akan mulai keluar dari bagian saluran ureter selanjutnya menuju ke bagian vesika urinaria (sering disebut sebagai kandung kemih). Dari bagian kandung kemih, kemudian urine akan mulai keluar dari bagian tubuh melewati bagian yang bernama saluran uretra.

Sumsum Ginjal (Medula)

Medula (sering disebut dengan sumsum ginjal) terbentuk dari bagian saluran-saluran yang bisa dikatakan sebagai kelanjutan dari bagian badan malphigi dan juga bagian saluran yang terdapat di bagian dalam korteks. Rongga ginjal merupakan rongga yang mempunyai fungsi dalam menampung semua urine yang ada dalam waktu tertentu (penyimpanan sementara) sebelum proses pengeluaran melalui bagian ureter.

Fungsi Ginjal


Fungsi-ginjal_1

Berikut fungsi ginjal pada anatomi ginjal yang perlu anda ketahui, yuk simak penjelasannya sebagai berikut :

  • Mendukung dalam proses pengaturan tekanan osmosis
  • Membantu proses pengontrolan terhadap kondisi pH dalam darah agar tetap dalam kondisi stabil.
  • Mempunyai peran aktif dalam membantu memproduksi hormon.
  • Membantu menjaga kestabilan air yang terkandung di seluruh bagian tubuh.
  • Membantu dalam proses pembentukan urine.
  • Membantu dalam proses ekskresi zat – zat yang tidak diperlukan dan yang merugikan bagi tubuh.
  • Membantu proses pengaturan terhadap kondisi keseimbangan asam dan juga basa di dalam anggota tubuh secara keseluruhan.
  • Membantu proses penyaringan darah.

Dapat diambil kesimpulan bahwa artikel mengenai anatomi ginjal di atas yang diulas secara detail dan dikemas dengan menarik, diharapkan bisa membantu memudahkan anda dalam mempelajari serta memahaminya lebih dalam lagi.

Sehingga nantinya mungkin bisa anda jadikan sebagai bahan referensi saat belajar dan menambah wawasan baru bagi anda. Sampai disini dulu ya artikel kali ini yang membahas mengenai anatomi ginjal. Semoga bermanfaat bagi sobat sekalian dan terima kasih sudah meluangkan sedikit waktunya untuk membaca artikel saya ini.

Source: dosenbiologi

Fungsi Pankreas

Pankreas merupakan kelenjar dengan warna abu-abu merah muda dan memiliki panjang 12 sampai 15 cm. Pankreas terletak di perut bagian atas memanjang ke sebelah kiri dan bagian kepalanya menempel pada usus dua belas jari (duodenum). Pankreas memiliki 4 bagian utama, yakni bagian kepala, leher, tubuh, dan ekor. Sebagai tambahan, pankreas juga memiliki uncinate yang berbeda bila dibandingkan dengan anatomi yang lain.

pankreas-1

a. Bagian Kepala

  • Bagian kepala terletak di perut sebelah kanan. Bagian ini nampak dekat dengan usus dua belas jari. (baca : fungsi usus 12 jari)
  • Bagian kepala merupakan bagian terluas yang terselip pada lengkung usus dua belas jari yang berbentuk C.

b. Bagian Leher

  • Bagian leher merupakan bagian yang relatif pendek dengan ukuran panjang sekitar 2,5 cm. Bagian ini menghubungkan kepala dan tubuh pankreas dengan bentuk memanjang dari kanan atas ke kiri.
  • Letak leher pankreas adalah sepanjang posterior sampai dengan bagian pilorus lambung.

c. Bagian Tubuh

  • Bagian tubuh merupakan bagian utama pankreas yang memiliki bentuk seperti prisma.
  • Perut kita terletak tepat di atas tubuh pankreas dengan dipisahkan omentum (sebuah kantong yang terletak antara kedua organ tersebut).

d. Bagian Ekor

  • Bagian ekor merupakan bagian paling sempit dan terletak berdekatan dengan limpa.
  • Bagian ini penting bagi proses sekresi sistem ekskresi pada manusia karena menghasilkan polipeptida pankreas atau asam amino.

e. Bagian Uncinate

  • Bagian uncinate merupakan salah satu bagian pada kepala yang diperpanjang.
  • Bagian uncinate berbentuk membengkok dan membentuk sudut pada bagian badan pakreas.

Selain bagian utama tersebut, ada lagi bagian permukaan dan sisi pankreas.

  • Bagian permukaan pankreas terdiri dari tiga bagian, yakni bagian inferior, posterior, dan anterior.
  • Bagian sisi pankreas merupakan bagian tepi batas pankreas.
  • Bagian sisi dibatasi oleh margin superior, inferior, dan anterior.
  • Selain bagian permukaan dan sisi, masih ada kelenjar pankreas atau saluran pankreas. Saluran ini berasal dari pankreas dan terhubung dengan usus dua belas jari.
  • Saluran pankreas mengeluarkan berbagai enzim pencernaan yang berperan dalam sistem pencernaan kita.

Pankreas memiliki fungsi utama sebagai organ eksokrin dan organ endokrin. Berikut penjelasan mengenai fungsi pankreas :

1. Sebagai Organ Eksokrin

  • Saat makanan telah berhasil dicerna di lambung dan secara bertahap menuju duodenum, duodenum akan menghasilkan sebuah hormon yang disebut hormon kolesistokinin. Hormon tersebut berfungsi untuk memberikan rangsangan pada pankreas untuk menghasilkan berbagai enzim dan cairan yang terkandung dalam bentuk getah pankreas yang membantu proses pencernaan.
  • Berbagai jenis jenis enzim dan cairan yang dihasilkan tersebut meliputi enzim lipase, enzim tripsinogen, enzim amilase, enzim karbohidrase pankreas, dan cairan NaCHO3.
  • Fungsi enzim lipase memiliki peranan untuk memecah lemak menjadi asam lemak dan gliserol. Lipase juga akan menyimpan lemak jika lemak yang masuk ke tubuh melebihi batas.
  • Enzim trisinogen berperan memecah komponen protein, sifatnya belum aktif.
  • Ketika sudah aktif, enzim ini berubah menjadi enzim tripsin yang berfungsi memecah pepton menjadi asam amino.
  • Enzim amilase memiliki peran mengubah amilum (berupa polisakarida) menjadi berbentuk monosakarida. Polisakarida tidak dapat diserap oleh tubuh. Tubuh hanya bisa menyerap gula dalam bentuk monosakarida.
  • Enzim karbohidrase pankreas berperan untuk memcah disakarida menjadi monosakarida. Enzim karbohidrase pankreas meliputi enzim maltase, laktase, dan sukrose.
  • Cairan NaCHO3 memiliki sifat basa. Makanan yang berasal dari lambung bersifat asam. Makanan yang akan menuju duodenum harus bersifat netral agar tidak melukai dinding lambung. Cairan NaCHO3 menetralkan makanan dari lambung karena bersifat basa.
  • Dari berbagai penjelasan tersebut dapat dikatakan bahwa pankreas sebagai fungsi organ eksokrin memiliki peran dalam proses pencernaan untuk memecah molekul kompleks menjadi molekul yang lebih sederhana. Selain itu pankreas juga berfungsi untuk menetralkan pH makanan yang berasal dari lambung untuk kemudian menuju ke duodenum.

2. Sebagai Organ Endokrin

  • Fungsi pankreas sebagai organ endokrin dilaksanakan oleh pulau langerhans yang terdapat pada pankreas. Pulau langerhans ini memiliki 4 macam sel, setiap selnya menghasilkan hormon yang berbeda. Pulau langerhans ini tersebar di seluruh bagian pankreas dan kaya akan pembuluh darah. Sebesar 1%-2% pankreas tersusun atas sel-sel langerhans ini.
  • 4 macam sel pulau langerhans meliputi sel alfa pankreas, sel beta pankreas, sel gamma pankreas, dan sel delta pankreas. (baca : fungsi sel alfa dan beta pankreas)
    Sel alfa pankreas menghasilkan hormon glukagon. Hormon glukagon tersebut berperan meningkatkan kadar gula dalam darah dengan memecah cadangan gula dalam hati untuk dibawa ke aliran darah.
  • Sel beta pankreas menghasilkan hormon insulin. Hormon insulin berperan untuk menurunkan kadar gula dalam darh. Insulin akan membantu menurunkan kadar gula dalam darah yang terlalu berlebih untuk disimpan di dalam hati. Sebagian orang yang tidak memiliki hormon insulin atau pankreasnya hanya mampu menghasilkan sedikit hormon insulin maka ia akan terkena penyakit diabetes melitus.
  • Sel gamma pankreas menghasilkan polipeptida. Polipeptida tersebut berfungsi untuk memperlambat penyerapan makanan. Dalam proses pencernaan, makanan tidak dapat diserap secara sekaligus, melainkan penyerapan dilakukan sedikit demi sedikit.
  • Sel delta pankreas menghasilkan hormon somatostatin. Hormon somatostatin tersebut berguna untuk menghambat sekresi yang dilakukan oleh sel alfa, sel beta, dan sek gamma.
  • Dari berbagai penjelasan tersebut, dapat diketahui bahwa fungsi utama pankreas sebagai organ endokrin adalah untuk mengatur kadar gula dalam darah dan mengatur proses penyerapan makanan.

Berbagai Jenis Penyakit pada Pankreas

Beberapa jenis penyakit yang dapat hingga pada pankreas meliputi pankreatitis, tumor pankreas, insulinoma, ketosidosis diabetik, dan hipoglikemia.

  • Pankreatitis disebut juga penyakit inflamasi pankreas merupakan kondisi inflamasi di mana akan timbul rasa nyeri. Dalam hal ini enzim yang dihasilkan pankreas akan diaktifasi secara prematur hingga berakibat pada autodigestif dari pankreas.
  • Penyakit pankreatitis dapat disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus, batu saluran empedu, juga konsumsi alkohol berlebih.
  • Pankreatitis ditandai dengan rasa sakit pada ulu hati diikuti dengan rasa nyeri di punggung.
  • Penyakit pada pankreas selanjutnya adalah tumor pankreas. Penyakit ini dapat disebabkan oleh faktor genetik dan juga pola hidup tidak sehat seperti konsumsi makanan tinggi kolesterol, konsumsi alkohol, merokok, kecanduan kopi, juga berbagai asupan yang mengandung zat karsinogenik.
  • Selanjutnya ada penyakit insulinoma. Penyakit ini merupakan munculnya tumor pada pankreas yang menghasilkan hormon insulin sehingga kadar gula darah akan rendah.
  • Penyakit insulinoma ditandai dengan sakit kepala, gangguan penglihatan, serta otot lemah.
  • Selanjutnya ada ketosidosis diabetik. Penyakit ini timbul akibat defiensi berat insulin yang disertai gangguan metabolisme.
  • Yang terakhir ada hipoglikemia. Penyakit ini merupakan gangguan pankreas yang menyebabkan kadar gula dalam darah menjadi rendah.
  • Penyakit hipoglikemia tersebut bisa disebabkan pelepasan insulin yang berlebihan oleh pankreas, kelainan penyimpanan atau pembentukan glukosa dalam hati, juga kelainan kelenjar hipofisa atau kelenjar adrenal.

Source: dosenbiologi

6 Cara Meningkatkan Jumlah Sperma

KHUSUS PASUTRI


Oleh Adinda Rudystina. Data medis direview oleh Hello Sehat Medical Review Team.

sperma-kental[1]

Sperma merupakan sel reproduksi pada pria yang dihasilkan oleh testis dan bertujuan untuk membuahi sel telur wanita. Itulah mengapa pria terkadang merasa terbebani oleh jumlah sperma yang rendah. Jumlah sperma merupakan salah satu faktor penting dalam merencanakan kehamilan. Oleh karena itu, penting bagi setiap orang, khususnya pria, untuk mengetahui bagaimana caranya meningkatkan jumlah sperma secara alami dan apa saja faktor yang menyebabkan jumlah sperma menjadi rendah.

Menurut Dr. Ray Sahelian, M.D., jumlah sperma normal terdiri dari 20 juta atau lebih sperma per satu mililiter air mani. Setidaknya 60% dari sperma tersebut harus memiliki bentuk yang normal dan menunjukkan motilitas (gerak maju) normal.

sperma-1

Faktor-faktor penyebab jumlah sperma rendah


Berikut ini adalah berbagai faktor penyebab rendahnya jumlah sperma pada pria yang harus dihindari:

  • Merokok
  • Paparan panas berlebih pada skrotum
  • Stres
  • Kurangnya ejakulasi air mani
  • Faktor keturunan
  • Obesitas
  • Memiliki beberapa Penyakit Menular Seksual (PMS)
  • Beberapa obat-obatan dan antibiotik tertentu yang bisa menyerang sperma
  • Masalah hormonal
  • Diet tak seimbang

Faktor-faktor yang dapat meningkatkan jumlah sperma


1. Makan makanan berwarna merah

Pada bulan Mei 2014, Ohio’s Cleveland Clinic menerbitkan laporan yang memuat analisis dari 12 studi yang dilakukan oleh kelompok-kelompok studi di seluruh dunia. Laporan tersebut menemukan bahwa konsumsi likopen dapat meningkatkan kualitas, mobilitas, dan volume sperma secara drastis hingga 70%. Likopen merupakan nutrisi penting yang umumnya ditemukan dalam buah dan sayuran seperti tomat, stroberi, ceri, dan paprika merah.

2. Selalu terhidrasi

Air sangat penting untuk metabolisme optimum suatu sel hidup. Setiap manusia membutuhkan sekitar 4 liter cairan setiap hari untuk menghindari dehidrasi pada tubuh dan meningkatkan jumlah sperma.

Paling tidak, minum 2 liter minuman sehat, seperti air, yoghurt, dan jus buah dapat meningkatkan jumlah sperma. Ketika cuaca lebih panas dari biasanya, minum dengan volume lebih dari itu sangat dibutuhkan.

3. Olahraga

Pria yang melakukan olahraga secara moderat memiliki motilitas yang lebih baik dibandingkan dengan pria yang kurang atau terlalu aktif secara fisik. Duduk untuk waktu yang lama, seperti menonton TV, akan mengurangi jumlah sperma.

4. Mengurangi makanan berbasis kedelai

Makan makanan yang berbasis kacang kedelai secara berlebihan akan menurunkan jumlah sperma pria, karena makanan yang berbasis kedelai mengandung fitoestrogen (hormon pada tanaman yang mirip estrogen manusia). Dr. Jorge Chavarro dari Harvard School of Public Health di Boston, menemukan bahwa pria yang mengonsumsi banyak makanan kedelai memiliki jumlah sperma lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi makanan kedelai.

5. Menghindari panas berlebih pada testis

Panas berlebih pada testis dapat menyebabkan jumlah sperma rendah. Oleh karena itu, wajib bagi pria untuk menghindari mandi air hangat, spa, dan sauna, terutama jika sedang mencoba untuk mempunyai anak.

Katun dan serat alami harus digunakan untuk mengganti pakaian dalam sintetis dan ketat. Penelitian juga mengungkapkan bahwa pria yang tidur di kasur air (waterbeds) mengalami empat kali kemungkinan lebih besar untuk memiliki jumlah sperma rendah daripada mereka yang tidur di kasur tradisional.

6. Mengonsumsi suplemen peningkat jumlah sperma

Zinc

Zinc merupakan salah satu mineral yang telah terbukti dapat meningkatkan jumlah sperma dan memiliki efek positif pada motilitas sperma, dan morfologi sperma.

Sumber makanan yang kaya akan zinc adalah daging sapi, bayam, asparagus, jamur, daging domba, biji wijen, biji labu, kacang, mete, kalkun, kacang hijau, tomat, yoghurt, tofu, brokoli, rumput laut, dan lain-lain.

Selenium

Selenium diperlukan untuk produksi sperma. Gizi selenium yang baik penting untuk antioksidan dan untuk alasan kesehatan lainnya.

Sumber makanan yang kaya akan selenium adalah tuna, udang, ikan sarden, salmon, ikan cod, jamur, asparagus, kalkun, daging sapi, daging domba, beras merah, telur, dan lain-lain.

Coenzyme Q10

Ini adalah antioksidan penting yang dibuat dalam tubuh manusia. Co Q10 dapat membantu melindungi sel-sel dari kerusakan radikal bebas, melindungi DNA, dan diperlukan untuk fungsi dasar sel. Co Q10 sangat penting bagi kesehatan sperma. Namun, tingkat Co Q10 akan menurun seiring bertambahnya usia, sehingga penting bagi pria untuk meningkatkan Co Q10.

Sumber makanan yang mengandung Co Q10 adalah brokoli, kacang-kacangan, ikan, kerang, daging babi, ayam, dan daging sapi.

Vitamin E

Vitamin E adalah antioksidan kuat yang dapat membantu sistem kekebalan tubuh secara alami. Studi telah menunjukkan manfaat vitamin E pada kesehatan sperma dan motilitas pada pria.

Sumber makanan yang kaya akan vitamin E adalah biji bunga matahari, bayam, asparagus, kale, udang, minyak, kacang, alpukat, dan lain-lain.

Asam Folat

Studi telah menunjukkan bahwa asam folat memiliki efek positif pada peningkatan jumlah sperma. Asupan rendah akan asam folat memiliki pengaruh yang sangat buruk, seperti peningkatan keguguran, cacat lahir dengan penyakit darah dan bahkan mungkin kanker.

Sumber makanan yang mengandung asam folat adalah lentil, bayam, kembang kol, brokoli, bayam, peterseli, kacang hitam, kacang navy, kacang merah, dan lain-lain.

Vitamin B12 Cobalamin

Ini adalah sejenis vitamin B kompleks yang sangat penting dalam mendukung kardiovaskular, produksi DNA, meningkatkan otak dan aktivitas sistem saraf, meningkatkan jumlah sperma secara alami, dan meningkatkan kesehatan sperma.

Sumber makanan yang mengandung B12 Cobalamin adalah ikan sarden, salmon, tuna, ikan cod, daging domba, udang, yoghurt, ayam, jamur, dan lain-lain.

Vitamin C

Di antara semua nutrisi mungkin ini adalah yang paling familiar. Vitamin C berisi kolagen untuk kesehatan kulit dan tulang, selain itu ia juga dapat memproduksi serotonin untuk fungsi otak, melindungi tubuh dari radikal bebas, meningkatkan jumlah sperma, dan meningkatkan motilitas sperma secara alami.

Sumber makanan yang kaya akan vitamin C adalah buah-buahan dan sayuran, terutama pepaya, nanas, jeruk, brokoli, kubis, stroberi, anggur, dan lain-lain.

L-Carnitine

L-Carnitine adalah asam amino yang secara alami diproduksi di dalam tubuh. Sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa L-Carnitine dapat membantu meningkatkan jumlah sperma dan motilitas sperma pada pria.