20 Penyakit Akibat Kurang Serat Makanan

by dr. Ahmad Muhlisin. mediskus

Serat termasuk dalam nutrisi yang sangat penting bagi proses pencernaan dan kesehatan tubuh. Jika kita kurang mengonsumsi makanan berserat, maka bisa muncul berbagai macam penyakit pada tubuh, lebih lanjut kita sebut sebagai penyakit akibat kurang serat, mulai dari masalah sembelit hingga kanker usus. Duh! jangan sampai terjadi.

Mengapa serat itu penting?

Serat mempunyai kemampuan mengikat lemak yang berasal dari makanan yang kita konsumsi setiap hari agar dapat dicerna secara sempurna. Oleh karena itu mengkonsumsi serat yang cukup dapat melancarkan pencernaan, membantu menurunkan berat badan, menurunkan kadar kolesterol, dan mencegah berbagai penyakit kronis lain termasuk kanker.

akibat-kurang-serat

Daftar Penyakit Akibat Kurang Serat

Kurang mengkonsumsi serat dapat menimbulkan berbagai resiko kesehatan, mulai dari masalah pada pencernaan hingga risiko tierjadinya kanker. Beberapa gangguan atau penyakit yang timbul akibat kurang serat antara lain :

  1. Sembelit : sembelit atau konstipasi atau susah buang air besar adalah frekuensi buang air besar yang kurang dari 3 kali dalam sepekan. Konstipasi dapat terjadi karena kurang konsumsi serat dapat membuat feses menjadi keras dan kering, sehingga menjadi susah untuk dikeluarkan.
  2. Mual : konsumsi kalori yang sebagian besar diperoleh dari makanan tinggi protein dan lemak yang tidak diikuti dengan konsumsi serat yang cukup dapat membuat anda merasakan mual.
  3. Sakit perut : feses yang keras dapat membuat perut bergejolak sehingga saraf-saraf dan otot-otot pada usus besar menjadi sangat sensitif terhadap beberapa makanan. Hal ini dapat menimbulkan perasaan kram dan sakit pada perut
  4. Perut kembung : selain sakit perut, perut juga dapat menjadi kembung karena banyak gas, dan akibatnya menjadi ingin kentut terus. Kondisi sembelit, sakit perut, dan perut kembung ini biasa disebut dengan irritable bowel syndrome atau IBS.
  5. Radang lambung : konstipasi kronis dapat menyebabkan terjadinya peradangan pada saluran pencernaan termasuk peradangan pada lambung.
  6. Radang usus : konstipasi kronis juga dapat menyebabkan peradangan pada usus yang disebut dengan diverculitis.
  7. Radang Usus Buntu : feses yang keras mungkin dapat terperangkap di dalam usus buntu, sehingga menyebabkan terjadinya penyumbatan dan peradangan pada usus buntu.
  8. Hernia : hernia atau turun berok adalah turunnya usus sehingga menjadi menonjol di daerah selangkangan atau paha. hernia dapat terjadi karena konstipasi akan mengakibatkan seseorang mengedan terlalu kuat sehingga menyebabkan usus menjadi turun
  9. Wasir atau ambeyen : wasir atau ambeyen atau hemorrhoid adalah vena yang membengkak di dekat anus dan usus besar bagian bawah. sama seperti hernia hemorrhoid dapat terjadi akibat proses mengedan yang terlalu kuat pada saat BAB, penyebab terseringnya adalah akibat kurang serat.
  10. Kenaikan berat badan : konsumsi serat dapat membantu memberikan rasa kenyang, sehingga kekurangan serat akan menyakibatkan seseorang makan lebih sering dan berlebihan sehingga mengalami peningkatan berat badan.
  11. Kolesterol : kurang konsumsi serat juga dapat menyebabkan peningkatan kadar kolesterol total dan kolesterol jahat atau LDL dalam darah yang dapat mengakibatkan dislipidemia
  12. Arterosklerosis : artersoklerosis adalah kekakuan dan penyempitan pada pembuluh darah arteri. Hal ini dapat terjadi karena kadar kolesterol yang tinggi secara signifikan akan meningkatkan pembentukan arterosklerosis pada pembuluh darah. Lagi-lagi salah satu faktor penyebabnya adalah akibat kurang serat.
  13. Darah tinggi : kolesterol dan arterosklerosis akan memberikan dampak pada peningkatan pada tekanan darah, baik sistolik maupun diastolik. 
  14. Penyakit terkait pembuluh darah : arterosklerosis dan darah tinggi dapat menimbulkan beragam penyakit yang terkait dengan pembuluh darah seperti penyakit jantung, penyakit ginjal dan stroke.
  15. Gula darah tidak terkontrol : makanan yang rendah serat dan karbohidrat olahan, seperti roti putih dan makanan manis, akan dicerna dengan cepat sehingga menyebabkan kenaikan gula darah dan gula darah menjadi tidak terkontrol.
  16. Diabetes Mellitus tipe 2 : kadar kolesterol yang tinggi dan kadar gula darah yang tidak terkontrol yang berlangsung terus menerus dapat berisiko terhadap timbulnya penyakit diabetes mellitus tipe 2.
  17. Kanker lambung : akibat kurang serat dalam makanan dan konstipasi menyebabkan hambatan dalam pengeluaran racun – racun dan zat iritan yang dapat mempengaruhi saluran cerna dan menyebabkan perkembangan kanker termasuk kanker lambung.
  18. Kanker kolon : selain kanker lambung, kanker kolon juga merupakan resiko yang dapat terjadi akibat kurang mengkonsumsi serat.
  19. Kanker rektum : kanker rektum juga termasuk jenis kanker yang dapat muncul akibat kurang serat.
  20. Kanker payudara : selain kanker pencernaan, konsumsi serat juga terbukti bermanfaat dalam mencegah kanker payudara, karena serat dapat mengikat estrogen yang berlebihan dari saluran cerna. 

Agar Anda tidak terkena penyakit akibat kurang serat seperti di atas, maka penuhilah kebutuhan hariannya. Institusi kesehatan di Amerika merekomendasikan konsumsi serat harian antara 25 hingga 35 gram atau 10 hingga 13 gram serat untuk setiap 1000 kcal setiap harinya. Misalnya bila asupan makanan seseorang adalah 2000 kcal per harinya, maka kebutuhan serat hariannya adalah antara 20 hingga 26 gram, dan sumber makanan yang mengandung serat dapat diperoleh dengan mengkonsumsi buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan dan biji-bijian.

Jenis Makanan Berserat Tinggi yang Menyehatkan

by dr. Ahmad Muhlisin. mediskus

Makanan berserat merupakan makanan yang tidak bisa dicerna ataupun diserap oleh tubuh sepenuhnya. Karena sifatnya ini maka makanan berserat akan sedikit sekali menghasilkan energi atau kalori bagi tubuh tetapi tetap bermanfaat dan diperlukan bagi tubuh kita terutama membantu melancarkan pencernaan. Bahkan jika seseorang kurang mengonsumsinya atau bahkan tidak pernah, maka bisa terjangkit berbagai jenis penyakit, lebih lanjut silahkan baca: 20 Penyakit Akibat Kurang Serat

Mengenal Lebih Lanjut Makanan Berserat

Berbicara tentang serat makanan, maka kita perlu mengenal jenis-jenisnya; Serat terdiri atas 2 jenis yaitu serat yang dapat larut (soluble fiber) dan serat yang tidak dapat larut (insoluble fiber). Setelah dikomsumsi, serat akan terbawa di dalam usus halus menuju usus besar untuk selanjutnya dibuang. Keberadaan makanan kaya serat di dalam usus besar dapat membantu proses metabolisme di sana hingga melancarkan buang air besar.

makanan-berserat

Serat larut (soluble fiber) merupakan serat yang masih bisa dicerna di dalam tubuh, serat ini akan mengikat lemak yang berasal dari makanan untuk kemudian dibuang. Sedangkan serat tidak larut (insoluble fiber) merupakan serat yang tetap utuh sampai hingga saat dikeluarkan dari dalam tubuh, serat ini dapat membuat perut merasa kenyang dalam waktu yang lebih lama sehingga bermanfat untuk diet.

Menurut data Puslitbang Gizi Depkes RI rata-rata konsumsi serat penduduk Indonesia adalah sekitar 10,5 gram, sementara anjuran konsumsi serat untuk dewasa per hari adalah 25 – 35 gram sungguh miris, padahal indonesia kaya akan sayuran dan buah-buahan.

Agar kebutuhan serat tersebut dapat tercukupi, sebaiknya kita menambahkan jenis makanan tinggi serat ke dalam menu makanan sehari – hari kita dan kandungan serat yang tinggi dapat diperoleh dari sayur – sayuran, buah – buahan, kacang – kacangan, dan biji – bijian.

Makanan Kaya Serat dari Sayuran

Sayuran hijau merupakan makanan yang wajib dikonsumsi. Selain mengandung banyak vitamin dan mineral yang berguna bagi tubuh, sayuran juga merupakan makanan berserat tinggi yang sering kita jumpai.

  1. Wortel : selain mengandung vitamin A, wortel juga memiliki kadar serat yang sangat tinggi dibanding sayuran lainnya sekitar 4 gram per 100 gram wortel.
  2. Kentang : selain mengandung karbohidrat yang tinggi, kentang juga memiliki kadar serat yang cukup tinggi sekitar 3 gram serat per 100 gram kentang.
  3. Bayam : sayuran ini memiliki kadar serat yang sangat tinggi, yaitu sebanyak 2.8 gram per 100 gram bayam yang dikonsumsi setiap harinya.
  4. Kangkung : sayuran ini memiliki kandungan kalsium dan vitamin yang tinggi dan juga merupakan makanan kaya serat yaitu sebanyak 2.0 gram per 100 gram kankung.
  5. Seledri : selain bermanfaat dalam memperlambat proses penuaan pada tubuh, seledri juga memiliki kadar serat sebanyak 1.5 gram per 100 gr seledri.
  6. Buncis : sayuran ini juga memiliki kandungan serat yang tinggi. Setiap 100 gr buncis mengandung 1.2 gram serat yang sangat baik bagi kesehatan tubuh.
  7. Brokoli : sayuran ini memiliki kadar serat yang cukup sekitar 0.9 gram per 100 gram dan merupakan salah satu makanan rendah kolesterol yang sangat sehat. Baca juga: Manfaat brokoli bagi kesehatan
  8. Daun Selada : sayuran ini ternyata memiliki serat yang cukup yaitu sekitar 0.6 gram serat ketika anda mengkonsumsi 100 gram daun selada ini.
  9. Timun Jepang : sayuran ini biasa disebut suki merupakan jenis timun hijau pekat dan memiliki kadar serat yang cukup, dengan 0.5 gram serat setiap 100 gram timun jepang.
  10. Pare : sayuran pahit ini ternyata memiliki kandungan vitamin C, asam amino, kalsium dan serat dengan kadar 0.8 gram per 100 gram pare.

Makanan Tinggi serat dari Buah-Buahan

Buah tidak hanya merupakan sumber vitamin tinggi, namun juga merupakan sumber serat alami, bahkan dapat memiliki kandungan serat yang lebih tinggi dari beberapa jenis sayuran.

  1. Alpukat – Banyak yang menyukai buah ini karena rasanya. Buah ini mengandung kalsium serta serat yang tinggi. Satu buah alpukat utuh, mengandung 10 gram serat yang sangat membantu mencukupi kebutuhan serat sehari – hari.
  2. Jambu Biji Merah – Buah ini memiliki kadar kalori yang rendah namun kaya akan vitamin C serta kandungan serat yang tinggi yaitu 7.3 gram serat per 100 gram daging buahnya.
  3. Buah Berry – Berry–berryan, seperti strawberry, blueberry dan anggur juga memiliki kandungan serat yang sangat tinggi. Satu cangkir buah berry ini dapat mengandung 5,5 gram serat.
  4. Apel – Selain banyak kandungan nutrisi yang dimilikinya, apel ternyata memiliki kandungan serat yang tinggi, yaitu sekitar 4.4 gram per 1 buah apelnya. Pir – Pir memiliki tekstur dan rasa yang mirip dengan apel, dengan kadar air yang lebih tinggi. Buah ini mengandung serat sebanyak 3,1 gram per 100 gram buahnya.
  5. Mangga – Buah mangga merupakan buah yang mengandung serat yang cukup, dimana 100 gram buah manga memiliki kandungan serat sebesar 1.6 gram.
  6. Pepaya – Buah yang memiliki daging buah berwarna oranye atau kuning ini juga sangat baik dalam memperlancar pencernaan, karena memiliki kandungan serat sebanyak 1.3 gram per 100 gram daging buahnya.
  7. Nanas – Selain mengandung vitamin dan mineral yang baik bagi tubuh, nanas juga memiliki serat sebanyak 1 gram per 100 gr daging buahnya.

Makanan Berserat dari Kacang dan Biji-bijian

Kacang – kacangan dan biji – bijian juga merupakan makanan berserat tinggi. Jangan remehkan bentuknya yang kecil dan sering menjadi makanan pelengkap ini, karena serat yang dikandungnya ternyata melebihi kandungan serat sayuran dan buah.

  1. Kacang Lima : termasuk jenis kacang asli Amerika Tengah. Kacang ini dimakan sebagai sayuran yang menyehatkan. Kacang ini mengandung serat yang sangat tinggi yaitu sekitar 19 gram per 100 gram nya
  2. Kacang pinto : kacang ini sangat terkenal karena mengandung serat yang sangat tinggi yaitu sekitar 5 gram per 100 gram nya. Selain itu kacang pinto juga rendah lemak sehingga dapat membantu menurunkan berat badan.
  3. Almond : kacang ini paling sering dijadikan campuran untuk kue atau dimakan sebagai camilan. Almond mengandung serat sebanyak 12.2 gram per 100 gram nya
  4. Kacang Tanah : Kacang ini merupakan kacang yang paling banyak dikonsumsi di Indonesia. kacang tanah mengandung serat sebanyak 8.5 gram per 100 gram nya. Kedelai : Kacang ini biasanya diolah menjadi tahu, tempe atau susu kedelai.
  5. Kedelai mengandung serat sebanyak 4.2 gram per 100 gram nya. 

Makanan Olahan Kaya Serat

Beberapa makanan olahan yang terbuat dari gandum juga merupakan makanan yang memiliki kandungan serat yang tinggi. Makanan tersebut antara lain :

  1. Oatmeal : karena terbuat dari gandum maka oatmeal memiliki kadar kalori yang terjaga dan kadar serat yang tinggi. Mengkonsumsi otmeal akan membuat anda lebih cepat kenyang dan pencernaan akan selalu lancar dan terjaga.
  2. Roti Gandum : berbeda dengan roti putih biasa, roti yang terbuat dari bahan gandum ini mempunyai kadar serat yang tinggi sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan serat tubuh dalam sehari.

Mengkonsumsi makanan berserat yang cukup akan memberikan banyak manfaat bagi tubuh antara lain mencegah sembelit, menjaga kadar gula darah tetap stabil, menurunkan risiko obesitas, menurunkan berat badan, menurunkan kadar kolesterol, mencegah penyakit jantung koroner, mengurangi risiko darah tinggi dan stroke, menurunkan risiko terkena wasir, mencegah kanker usus, menurunkan risiko kanker kolokteral dan kanker gastrointestinal. Oleh karena itu cukupilah kebutuhan serat tubuh harian Anda.

Vitamin untuk Otak Anak dan Dewasa

by Anwar Sidik. mediskus

Otak manusia merupakan organ yang kompleks dan membutuhkan banyak nutrisi agar dapat berfungsi dengan baik. Salah satu nutrisi penting untuk otak adalah vitamin, vitamin untuk otak bahkan dipercaya mampu meningkatkan kecerdasan otak anak yang sedang tumbuh maupun menjaga kesehatan fungsinya pada orang dewasa. Lantas, apasajakah vitamin untuk otak yang diperlukan setiap harinya?.

Dalam beberapa studi diketahui bahwa kekurangan vitamin otak dapat meningkatkan risiko gangguan kejiwaan, penurunan kemampuan kognitif serta gangguan pertumbuhan fisik. Apalagi jika hal itu terjadi pada anak-anak dalam masa pertumbuhannya. Oleh karena itu, anak sebaiknya diberi asupan buah dan sayuran yang cukup, terutama yang banyak mengandung vitamin untuk otak.

vitamin-untuk-otak-anak-dan-dewasa-mediskus

Dengan demkian, kemampuan kognitif seseorang sangat erat kaitannya dengan makanan yang dikonsumsi. Semakin baik kualitas gizi makanan, maka kemampuan kognitif seseorang juga semakin baik. Bukan sembarang nutrisi pada makanan, nutrisi yang paling berperan untuk otak diantaranya lemak ikan serta vitamin B, C, D dan E.

Dengan memberikan asupan nutrisi dan vitamin untuk otak anak, maka akan mengoptimalkan pertumbuhan otaknya yang juga berarti mengingkatkan kecerdasannya secara keseluruhan. Tidak hanya pada anak, vitamin untuk otak juga dapat meningkatkan daya ingat dan konsentrasi pada orang dewasa serta mencegah penyakit-penyakit akibat penurunan fungsi otak seperti demensia atau alzheimer.

Berikut berbagai vitamin untuk otak anak maupun dewasa:

1. Vitamin C

Vitamin C merupakan suplemen vitamin yang paling aman dan terpopuler dipasaran saat ini. Vitamin satu ini dapat mempersingkat durasi pilek, menjaga sistem kekebalan tubuh tetap baik, mengurangi risiko penyakit jantung dan mata, bahkan juga merupakan komponen utama dari banyak produk perawatan kulit.

Bagaimana Sebenarnya Efek Vitamin C pada Otak?

Vitamin C memiliki fungsi cukup penting untuk memaksimalkan fungsi otak yaitu seperti berikut:

  • Berperan Penting dalam Produksi Neurotransmiter

Tahukah Anda bahwa otak memiliki lebih dari 100 miliar neuron atau sel-sel saraf yang berkomunikasi satu sama lain melalui zat kimia otak yang disebut neurotransmiter. Zat inilah yang dapat membantu meningkatkan fokus, mengendalikan mood, pola tidur dan lainnya. Vitamin C lah yang memegang peranan penting dalam produksi neurotransmiter ini.

  • Meningkatkan Mood

Selain penting dalam pembentukan neurotransmiter, vitamin C juga dapat mengingkatkan hormon serotonin. Dua zat ini akan bekerjasama menjaga keseimbangan mood, sementara kekurangan serotonin dapat menyebabkan depresi.

  • Meningkatkan Kecerdasan

Vitamin C dapat meningkatkan daya ingat dan fungsi mental. Penelitian menunjukkan bahwa kadar vitamin C yang tinggi dalam darah dapat meningkatkan fungsi otak dan memori seseorang dari segala lapisan umur.

  • Mengurangi Risiko Degenerasi Otak

Asupan vitamin C yang cukup dapat melindungi Anda dari gejala penurunan kemampuan otak akibat usia, seperti demensia dan penyakit alzheimer.

  • Menangkal Radikal Bebas

Otak sangat rentan terhadap kerusakan akibat radikal bebas, karena otak sangat dipengaruhi oleh tingginya kebutuhan akan oksigen. Agar otak berfungsi dengan baik, keseimbangan sehat harus terbentuk antara radikal bebas dan antioksidan. Hebatnya lagi vitamin C ini merupakan salah satu vitamin yang juga merupakan antioksidan yang sangat efektif.

  • Menjaga Sirkulasi Nutrisi Otak Tetap Lancar

Vitamin C dapat membentuk kolagen, protein utama dalam jaringan ikat yang membantu arteri tetap lentur, tentunya hal ini membantu memperbaiki aliran darah, oksigen dan nutrisi penting lainnya ke seluruh bagian otak. Direkomendasikan mengonsumsi 2.000 mg vitamin C setiap harinya untuk mendapatkan manfaatnya secara maksimal untuk otak. Beberapa buah juga mengandung banyak vitamin C seperti ditelaskan pada artikel berikut: Buah yang Menandung Banyak Vitamin C.

2. Vitamin D

Vitamin D dikenal karena perannya dalam penyembuhan Alzheimer, vitamin ini juga dapat melindungi tubuh dari serangan kanker, diabetes, penyakit jantung dan osteoporosis. Selain itu, mari kita lihat efek vitamin ini untuk otak:

  • Berperan dalam Perkembangan Otak Bayi

Merujuk pada studi yang dipublikasikan pada The Journal Pediatrics, peneliti menemukan bahwa kekurangan asupan vitamin D selama kehamilan dapat menghambat perkembangan otak janin. Penelitian ini mengukur tingkat vitamin D dari sekitar 2.000 wanita hamil dan mempelajari kemampuan mental bayi mereka yang sudah berumur di atas 14 bulan. Anak-anak dengan ibu yang kekurangan vitamin D mendapat nilai lebih rendah dari anak-anak yang ibunya mendapat asupan vitamin D yang cukup selama kehamilan.

  • Mencegah Penyakit Akibat Penuaan

Otak membutuhkan nutrisi yang cukup untuk tetap berfungsi dengan baik, terutama saat kita sudah bertambah tua. Penelitian menunjukkan bahwa vitamin D memainkan peranan penting dalam memperbaiki dan bahkan mencegah gangguan otak tertentu, seperti Alzheimer. Hal itu karena vitamin D memiliki sifat anti-inflamasi dan dapat meningkatkan fungsi sistem imun. Selain itu, reseptor vitamin D juga terdapat pada banyak jaringan otak. Jika reseptor ini mendapat asupan vitamin D yang cukup maka akan memperlancar pertumbuhan saraf di otak.

  • Mencegah Depresi

Dalam sebuah penelitian tahun 2015 yang dipublikasikan pada Psychiatry Research, peneliti menemukan bahwa kadar vitamin D yang rendah pada tubuh seseorang terkait dengan gejala depresi, meskipun orang tersebut dinyatakan sehat. 

3. Vitamin B1

Vitamin B1 atau thiamin ini terbilang penting untuk otak dan saraf, karena kekurangan zat ini bisa berakibat buruk pada tubuh. Tubuh yang mengalami defisiensi thiamin akan mengalami penyakit beri-beri atau pembengkakan pada syaraf (neuritis).

Kecukupan thiamin juga akan berakibat langsung pada sikap mental yang positif, kemampuan belajar yang baik, meningkatkan energi tubuh, mencegah pikun dan menjaga kemampuan tubuh menghadapi tekanan. Untuk itulah, thiamin merupakan salah satu vitamin untuk otak anak.

Asupan thiamin bisa diperoleh dari sereal, kacang-kacangan, ragi dan daging.

4. Vitamin B12

Seperti halnya jenis vitamin B lainnya, vitamin B12 mempunyai fungsi penting dalam metabolisme protein. Vitamin ini menjalankan tugas penting dalam melindungi sistem saraf terutama dalam pembentukan myelin. Berdasarkan fungsinya tadi, kekurangan vitamin ini tentunya akan berpengaruh langsung pada otak dan sistem saraf. Kekurangan vitamin otak satu ini dapat menyebabkan kelelahan, depresi, hilang ingatan dan sakit kepala, terutama terjadi pada orang tua.

Sumber makanan yang banyak mengandung vitamin b12 ini seperti kerang, jeroan, daging, telur dan sereal.

5. Vitamin B6

Vitamin B6 ini memegang peranan penting dalam pembentukan serotonin, dophamin, ephinephrin dan norephineprin. Zat ini berfungsi menjaga fungsi normal sistem saraf, menjaga mood dan kewaspadaan. Itulah mengapa vitamin untuk otak ini sangat penting, apalagi dalam masa pertumbuhan anak-anak.

Pemenuhan asupan vitamin B6 ini bisa diperoleh diantaranya dari bauh alpukat, pisang, kacang-kacangan, dan daging.

Beberapa Suplemen dan Vitamin Otak Lainnya

  • Selain beberapa vitamin diatas, kinerja otak yang baik juga bisa didapat dengan mengonsumsi beberapa jenis suplemen makanan berikut: Asam Folat. Asam folat merupakan bagian dari keluarga vitamin B, folat dapat meningkatkan kewaspadaan, daya ingat, dan konsentrasi. Zat ini dapat menurunkan kadar senyawa kimia yang disebut homosistein, yang dikenal dapat merusak sel-sel otak.
  • Magnesium. Mineral ini akan menjaga otak dari akibat buruk neurotoksin.
  • Asam Lemak Omega-3. Vitamin esensial ini mengandung komponen yang disebut gamma tocopherol, yang merupakan antioksidan pelindung yang dapat membantu mengendalikan gangguan neurodegeneratif.

Vitamin untuk otak dan suplemen tambahan diatas sangat baik untuk otak terutama pada bayi dan anak dalam masa pertumbuhan. Selain itu zat-zat ini juga baik dikonsumsi oleh orang dewasa sebagai tindakan preventif melindungi otak dari penurunan fungsi nya akibat penuaan.

 

 

Sumber Makanan Tinggi Protein Terbaik

by dr. Ahmad Muhlisin. mediskus

Protein adalah nutrisi bermolekul makro yang terdiri dari beberapa asam amino yang sangat diperlukan tubuh untuk pertumbuhan dan menjalankan fungsi normal tubuh, contohnya protein sebagai pembentuk masa otot, komponen darah, enzim, dan banyak lagi.

Tubuh itu sendiri dapat memproduksi protein dari beberapa asam amino yang diperoleh melalui makanan tinggi protein baik itu yang bersumber dari hewan (sumber protein hewani) dan / atau bersumber dari tumbuhan (sumber protein nabati). Namun tubuh tak dapat membentuk asam amino esensial, jadi harus didapatkan dari luar (makanan).

Sumber protein hewani mengandung set lengkap asam amino esensial, sementara semua asam amino esensial dapat diperoleh dengan mengonsumsi berbagai makanan sumber protein nabati. Asam amino esensial, antara lain Lysine, Tryptophan, Methionine, Cystine yang didapat dari makanan sehari-hari. Sementara asam amino non esensial, antara lain: Valine, Agrinine, Tyrosine, Serine dan sebagainya dapat diproduksi oleh tubuh.

Pada saluran pencernaan, makanan sumber protein akan diurai menjadi beberapa asam amino esensial dan non-esensial kemudian diserap, oleh tubuh asam amino digunakan sebagai bahan baku untuk membentuk berbagai jenis protein yang diperlukan tubuh sebagai contoh membangun massa otot, komponen darah, enzim, antibodi, menggantikan sel-sel tubuh yang rusak, dan masih banyak lagi.

Masih ada perdebatan mengenai kebutuhan protein harian bagi tubuh, asupan protein harian yang direkomendasikan saat ini adalah 46 gram untuk wanita usia 19-70 tahun dan 56 gram untuk pria berusia 19-70 tahun. Jika ternyata protein yang dikonsumsi berlebih, maka akan diubah menjadi energi oleh tubuh. Kekurangan protein menyebabkan atrofi otot, dan gangguan fungsi tubuh manusia pada umumnya.

Di bawah ini akan saya sajikan daftar sumber makanan tinggi protein yang mudah ditemui sehari-hari.

Daging Merah (Red Meat)

Sesuai dengan namanya daging merah adalah daging berwarna merah seperti daging sapi, kambing, domba, dan sebagainya. Daging merah merupakan sumber makanan tinggi protein. Selain itu ia juga mengandung zat besi dan seng (zinc).

Daging merah berkualitas tinggi, merupakan sumber protein yang lengkap karena mengandung semua asam amino esensial yang Anda butuhkan untuk memproduksi protein dalam tubuh. Protein ini merupakan komponen penting struktur otot, rambut, kulit, darah, organ dan kelenjar.

Meskipun tubuh Anda dapat membuat beberapa asam amino, MedlinePlus melaporkan bahwa ada sembilan asam amino esensial yang harus Anda dapatkan dari sumber makanan, daging merah mengandung sembilan asam amino esensial

Daging Putih (White Meat)

Contoh daging putih yang sering kita jumpai yaitu daging ayam. Daging putih menyediakan protein tanpa lemak, sedangkan daging merah jauh lebih tinggi lemak. Jika Anda takut dengan makanan berlemak tinggi, pastikan untuk menghapus kulit ayam sebelum memasaknya, karena kulitnya sarat dengan lemak jenuh.

Seafood

Seafood merupakan salah satu sumber protein yang terbaik, karena biasanya rendah lemak. Ikan seperti salmon dan tuna sebenarnya lebih tinggi lemak, namun lemak yang sehat yaitu asam lemak omega 3 yang justru dianjurkan.

Susu

Pilihlah susu skim atau rendah lemak yang tidak hanya sebagai sumber protein tinggi, tetapi juga sebagai sumber kalsium dan beberapa diperkaya juga dengan vitamin D untuk menjaga tulang sehat dan kuat. Susu juga mengandung asam amino esensial dan non esensial. Oleh karena itu jangan lupa menyertakan susu dan produk susu lainnya seperti yoghurt dan keju sebagai makanan tambahan yang tinggi protein

Telur

Telur merupakan sumber makanan tinggi protein yang sangat baik dan merupakan jenis makanan tambahan yang mudah diolah menjadi bermacam-macam menu makanan yang lezat dan sangat mudah didapat.

Satu butir telur rebus berukuran sedang kurang lebih mengandung 7 gram protein. Namun dalam kuning telur terdapat lemak jenuh. Oleh karena itu bagi yang memiliki riwayat kolesterol tinggi atau penyakit kardiovaskular sebaiknya hindari kuning telur ini, dan makanlah putih telurnya saja agar kebutuhan protein tetap terpenuhi. 

Kacang-Kacangan

Setengah cangkir kacang memiliki protein seperti halnya 3 ons steak panggang. Selain sebagai sumber protein, kacang juga mengandung serat dan akan membuat Anda merasa kenyang selama berjam-jam.

Kedelai

Dalam satu cangkir kedelai mengandung sekira 29 gram protein. Disamping itu kedelai juga rendah lemak dan mengandung phytochemical (isoflavon dan saponin) yang berguna menguragi risiko terhadap penyakit jantung, osteoporosis dan kanker.

Manfaat kedelai juga bisa kita dapatkan dengan mengkonsumsi produk berbasis kedelai seperti tahu dan tempe yang sangat populer di masyarakat kita. Jika Anda seorang vegetarian atau sedang melakukan diet rendah lemak, cobalah protein kedelai dengan makan tahu, karena mengandung lemak yang rendah dan tentunya agar kebutuhan protein tetap terpenuhi.

Daging sapi tanpa lemak (lean beef)

Daging sapi tanpa lemak hanya memiliki satu gram lemak, ditambah lagi menyediakan bonus tambahan vitamin seperti seng, besi dan B12.

Walaupun protein adalah bagian penting dari diet yang sehat, selalu berhati-hatilah, jangan sampai mengkonsumsi terlalu banyak atau berlebihan.

Terlalu tinggi protein (berlebih) dapat diubah menjadi lemak dan disimpan dalam tubuh sehingga berpotensi menjadi obesitas (kegemukan). Rata-rata orang dewasa membutuhkan sekitar setengah gram protein per pon berat badan yang sehat.

Sekian, semoga sumber makanan tinggi protein yang telah saya ringkas ini dapat bermanfaat untuk pembaca sekalian.

 

Ciri-ciri dan Tanda Kekurangan Protein

by Dinda. mediskus

Saat ini, banyak orang yang melakukan program diet rendah protein. Padahal apabila kita kekurangan protein maka akan berbahaya bagi tubuh. Apa saja tanda kekurangan protein yang bisa diamati? Berikut ulasannya.

Protein merupakan nutrisi penting untuk menjaga tubuh tetap bekerja dengan baik. Karena protein adalah asam amino yang merupakan molekul penting yang dibutuhkan untuk fungsi sel-sel tubuh. Tubuh menggunakan protein untuk membangun dan memperbaiki jaringan, memproduksi enzim, hormon dan bahan kimia tubuh lainnya; dan membantu membangun tulang, otot, tulang rawan, kulit dan bahkan darah.

Tidak seperti Karbohidrat dan Lemak, tubuh kita tidak menyimpan protein sebagai cadangan. Jadi, agar tidak kekurangan protein, maka kita perlu mengonsumsi makanan kaya protein secara teratur.

Protein berasal dari berbagai sumber makanan seperti daging, ikan, susu, kedelai, telur, kacang-kacangan, dan kentang.

Selengkapnya lihat disini: 10 Makanan Sumber Protein Tinggi

protein-penting-untuk-kesehatan-mediskus

Agar fungsi protein dalam tubuh tetap terjaga, ahli gizi merekomendasikan untuk mengonsumsi protein harian sekitar 10 sampai 30 persen per hari. Pedoman diet yang direkomendasikan untuk setiap gram protein yang dibutuhkan orang dewasa setiap hari adalah sebagai berikut: Wanita (usia 19 sampai 70+): 46 gram. Pria (usia 19 sampai 70+): 56 gram.

Gejala dan Tanda Kekurangan Protein

Berikut ini adalah 10 tanda bahwa tubuh kekurangan protein:

1. Otot Kecil dan Lemah

Kelemahan otot atau nyeri sendi mendadak bisa menjadi pertanda bahwa makanan yang Anda konsumsi mengandung protein yang kurang. Protein adalah bahan bakar untuk menambah massa otot, jadi otot akan kesulitan saat tubuh kekurangan protein.

Hal ini bisa menjadi perhatian terutama bagi pria seiring bertambahnya usia. Karena pria lebih beresiko mengalami kehilangan massa otot akibat penuaan, dan otot-otot tersebut mungkin akan kehilangan lebih banyak lagi jika tidak cukup mengonsumsi protein sehari-hari.

Tubuh memecah jaringan yang kaya protein untuk kerja otot. Sehingga tanda awal tubuh kekurangan protein adalah menghilangnya massa otot disertai dengan melemahnya otot. Secara perlahan, diet rendah protein dapat menyebabkan tubuh Anda kehilangan massa otot tanpa lemak. Protein juga memainkan peran penting dalam penyerapan nutrisi vital lainnya, seperti zat besi dan kalsium. Kedua nutrisi ini penting untuk kekuatan otot dan kesehatan sendi.

2. Rambut Rusak

Rambut rusak juga bisa jadi tanda kekurangan protein. Rambut sebagian besar terdiri dari protein yang dikenal sebagai keratin, dan molekul ini penting untuk kesehatan rambut. Protein adalah pondasi dari semua sel tubuh- termasuk folikel rambut. Sebenarnya, setiap helai rambut memerlukan asupan protein yang cukup agar bisa tumbuh dengan baik.

Jadi, bila Anda tidak mengonsumsi cukup protein, maka tubuh akan membatasi pengeluaran protein. Artinya tubuh akan berhenti menggunakan protein untuk hal-hal yang tidak terlalu penting seperti pertumbuhan rambut. Kondisi ini berakibat pada kerontokan rambut. Selain rambut rontok, rambut juga cenderung menjadi kering dan rapuh.

3. Sering Mengidam Makanan

Tanda lain ketika tubuh kekurangan protein adalah sering mengidam makanan. Mengidam permen sangat umum terjadi pada orang-orang yang kekurangan protein. Mengidam atau keinginan yang menggebu-gebu ini akan terjadi lebih sering, dan bahkan setelah makan sesuatu yang manis, dan Anda tidak akan pernah merasa puas. Hal ini terjadi karena kekurangan asupan protein dan terlalu berlebihan mengonsumsi karbohidrat atau gula.

Baik karbohidrat dan gula dapat menyebabkan kadar gula darah melonjak sehingga membuat Anda merasa mudah lapar. Di sisi lain, protein membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, yang membuat Anda merasa kenyang dan berenergi . Sehingga meningkatkan kadar gula darah dan kadar gula darah dan dengan demikian membantu mengatur rasa lapar.

Meskipun makanan berprotein tinggi kadang-kadang lebih tinggi kalorinya dibandingkan karbohidrat, tetapi makanan ini sangat mengenyangkan. Karena makanan yang kaya protein membantu mencegah ngemil dan makan berlebih, sekaligus membantu menstabilkan gula darah.

4. Retensi Cairan

Edema (pembengkakan) akibat kelebihan cairan, terutama di bagian bawah tubuh, merupakan salah satu tanda kekurangan protein. Protein berperan penting dalam menjaga cairan agar tidak berlebihan dalam jaringan, terutama di kaki dan pergelangan kaki. Sistem kerjanya yaitu dengan menahan garam dan air di pembuluh darah.

Tanpa protein yang cukup, cairan ini bisa meresap ke jaringan sekitarnya dan menyebabkan pembengkakan pada kaki. Anda dapat mengetahui jika Anda mengalami pembengkakan karena retensi cairan yaitu apabila kulit yang bengkak ditekan dengan jari akan mempertahankan sidik jari setelah tekanan diangkat.

5. Imunitas Menurun

Tingkat protein yang rendah dalam makanan mungkin membuat Anda lebih rentan terserang penyakit. Protein membantu menjaga agar sistem kekebalan tubuh tetap berfungsi dengan baik, karena sel imun sebagian besar terbuat dari protein.

Protein membentuk sel darah putih, antibodi, protein darah dan berbagai molekul imun, termasuk interleukin dan sitokin. Semua molekul tersebut bekerja sama untuk menyerang penyerbu asing, baik secara biologis maupun kimia.

Diet rendah protein dapat membahayakan kemampuan tubuh untuk menghasilkan molekul imun yang cukup dan melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda. Hal ini dapat menyebabkan tubuh sering infeksi dan terserang penyakit parah.

6. Kuku Rapuh dan Mudah Patah

Kuku lemah dan rapuh, serta bercak putih di kuku, adalah beberapa tanda awal bahwa tubuh kekurangan protein. Kuku terdiri dari lapisan laminasi protein yang disebut keratin. Jadi, untuk memiliki kuku yang kuat dan sehat, asupan protein yang tepat adalah suatu keharusan.

Jika Anda kekurangan protein, maka tubuh tidak memiliki pondasi untuk kuku yang kuat. Plus, asupan protein yang buruk bisa menyebabkan bercak putih pada kuku Anda. Selain itu, kekurangan protein juga menyebabkan hangnails (bintil kuku) serta retak dan nanah di kuku lebih sering . Hal ini bisa membuat kuku Anda lebih rentan terhadap infeksi.

7. Kabut Otak

Kabut otak atau ‘brain fog’ merupakan kondisi ketika fungsi otak sedikit terganggu, dimana orang yang mengalaminya akan merasa lelah, moody dan sulit konsentrasi. Kondisi ini terkait dengan kadar gula darah yang berfluktuasi dan kekurangan protein.

Protein berperan penting pada fungsi neurologis yang sehat. Kenyataannya, kabut otak, konsentrasi yang buruk, kurangnya motivasi dan kesulitan belajar dapat mengindikasikan bahwa tubuh kekurangan protein.

Lebih lanjut, kekurangan protein dapat menyebabkan keseimbangan neurotransmitter terganggu, termasuk dopamin, epinephrine, norepinephrine dan serotonin. Tak heran, karena Neurotransmitter disintesis di otak dengan bahan bakunya adalah asam amino, struktur sederhana dari protein.

Dengan asupan protein yang cukup dalam makanan sudah mampu meningkatkan kinerja sistem motorik serta kemampuan belajar, sedangkan konsumsi protein yang tidak memadai dapat terjadi hal sebaliknya. Itulah sebabnya, kekurangan asam amino bisa menyebabkan berbagai gangguan mood, termasuk depresi dan kecemasan.

8. Sulit Tidur

Sulit tidur merupakan salah satu tanda kekurangan protein. Otak mengendalikan semua hormon yang diperlukan untuk tidur nyenyak. Bila tubuh kekurangan protein yang diperlukan untuk menjaga kesehatan otak, maka hal itu dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon yang pada akhirnya akan mempengaruhi tidur Anda.

Selain itu, saat tubuh dan otot sakit karena asupan protein yang buruk, Anda akan sulit tidur. Sebuah studi tahun 2016 yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition melaporkan bahwa mengonsumsi sebagian besar energi dari protein dapat memperbaiki pola tidur pada orang dewasa dengan kelebihan berat badan dan obesitas.

Kurang tidur juga terkait dengan kadar gula darah yang tidak stabil, yang bisa terjadi karena asupan protein yang buruk. Padahal, para ahli merekomendasikan mengonsumsi makanan dengan protein sebelum tidur untuk membantu produksi triptofan dan serotonin, dan untuk menstabilkan kadar glukosa darah.

9. Siklus Menstruasi Tidak Teratur

Diet yang tepat dan seimbang memainkan peran penting dalam menjaga siklus menstruasi yang sehat. Setiap jenis kekurangan gizi, termasuk kekurangan protein, dapat menyebabkan siklus menstruasi tidak teratur. Selain itu, diet rendah protein, gula dan karbohidrat tinggi dapat menyebabkan peradangan berlebih, kelelahan, dan berat badan bertambah. Semua faktor ini dapat menyebabkan terganggunya keseimbangan hormon-hormon dalam tubuh seperti dehydroepiandrosterone (DHEA), estrogen dan progesteron.

10. Perubahan Mood

Kurangnya protein dalam tubuh bisa menyebabkan Anda jadi lebih moody. Pasalnya, asam amino yang ada dalam makanan tinggi protein sangat diperlukan supaya hormon bisa tetap seimbang secara alami. Hal ini akan berpengaruh terhadap pengendalian mood sekaligus sebagai cara alami untuk menghindari kecemasan.

Protein akan membantu neurotransmiter supaya bisa berfungsi dengan baik serta proses sintetis hormon seperti dopamin dan norepinephrine yang akan membuat seseorang bisa tenang dan selalu berpikir positif.

Jika sampai kekurangan asam amino, maka tubuh akan mengalami kelemahan, muram dan meningkatnya depresi serta kecemasan. Protein juga akan membuat glukosa dalam darah menjadi lebih stabil, sehingga mencegah perubahan mood yang ekstrem dan menghindari mudah tersinggung yang bisa terjadi saat gula darah berfluktasi.

Tanda kekurangan protein lainnya:

  • Kulit kering dan ruam
  • Sering mengalami borok di kulit
  • Luka sukar menyembuh Berat badan menurun
  • Mual
  • Mudah lesu
  • Sakit kepala terus menerus
  • Perubahan warna kulit

Demikianlah ulasan tentang tanda kekurangan protein pada tubuh, disamping itu ada banyak penyakit yang bisa timbul seperti dijelaskan disini: 25 Penyakit Akibat Kekurangan Protein. Semoga dengan membaca artikel ini, pembaca dapat mencukupi asupan protein setiap harinya. Sehingga tidak terjadi gangguan kesehatan karena kekurangan protein.

Penyakit Akibat Kekurangan Protein

Oleh dr. Ahmad Muhlisin | mediskus

Protein adalah zat nutrisi utama tubuh yang diperlukan untuk sebagian besar fungsi tubuh yang vital. Kekurangan protein dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan dan juga penyakit seperti kwashiorkor dan marasmus. Dan masih banyak penyakit-penyakit akibat kekurangan protein lainnya, akan kita ketahui sebentar lagi.

Tahukah Anda, bahwa protein yang masuk ke dalam tubuh digunakan untuk membangun, dan bangunan yang dibentuk pada akhirnya akan dihancurkan dalam rangka melakukan fungsi tubuh yang normal. Oleh sebab itu tubuh selalu membutuhkan protein, jika asupan tidak memadahi sedangkan penghancuran protein dalam tubuh lebih tinggi, maka tubuh akan mengalami defisit dan inilah latar belakang terjadinya penyakit akibat kekurangan protein, otot-otot akan mengecil, tubuh akan menyusut. 

Penyakit kekurangan protein sering terjadi di negara berkembang karena kemiskinan serta kurangnya pengetahuan tentang kebutuhan gizi akan protein. Di daerah yang hancur akibat perselisihan, perang, kekeringan, kelaparan, banjir dan bencana alam, makanan yang dikonsumsi seringkali di luar standar dan umumnya mengandung protein yang sedikit hingga tidak mencukupi kebutuhan.

Di negara-negara maju, meskipun kekurangan protein dalam gizi sangat jarang, hal itu bisa terjadi pada anak-anak yang terlantar. Pada pasien dengan penyakit kronis dan cachexia pada kanker, masalah pencernaan yang buruk, malabsorpsi dan pemanfaatan nutrisi yang tidak efisien, asupan protein yang normal menjadi kurang karena sejatinya tubuh akan membutuhkan lebih banyak protein.

Kenali Gejala Kekurangan Protein

Mengingatnya pentingnya fungsi protein, maka kurangnya protein memiliki tanda dan gejala yang digambarkan dalam perubahan tubuh. Jika Anda mengalami salah satu gejala atau beberapa tanda berikut, maka disarankan untuk mencari perhatian medis segera. Beberapa gejala kekurangan protein:

  • Lemah otot dan sakit otot
  • Peningkatan retensi cairan, ditandai dengan bengkak pada kaki, perut bahkan seluruh tubuh (edema)
  • Kulit kering dan ruam
  • Mudah lesu
  • Berat badan menurun
  • Gampang gelisah
  • Mual
  • Sering mengalami borok di kulit
  • Luka sukar menyembuh
  • Sakit kepala terus menerus Insomnia Perubahan mood
  • Depresi
  • Perubahan warna kulit

Inilah Daftar Penyakit Akibat Kekurangan Protein

Penyakit Utama Akibat Kekurangan Protein

Marasmus

Anak-anak dan bayi rentan terhadap kekurangan protein. Marasmus adalah kurangnya nutrisi penting yang parah. Marasmus adalah penyakit fatal yang menyebabkan penurunan berat badan, dan dehidrasi. Anak terlihat kurus kering dengan rambut kemerahan.

marasmus

Marasmus dan sesudah

Kwashiorkor

Kurangnya protein dan karbohidrat seperti beras, ubi jalar, dan pisang menyebabkan kwashiorkor. Ini adalah penyakit gizi buruk yang sering terjadi pada anak agak besar. Gejala kwashiorkor termasuk perut bengkak karena retensi cairan, kulit mudah mengalami borok yang tak kunjung sembuh. Ini juga memiliki gejala umum untuk marasmus seperti mudah marah, diare, kelelahan, pertumbuhan terbatas dan gangguan perkembangan kognitif serta kesehatan mental.

kwashiorkor

Kwashiorkor akibat kekurangan protein

Cachexia

Cachexia adalah penyakit yang menyebabkan melemahnya otot rangka akibat kekurangan protein. Hal ini terkait dengan penyakit kronis seperti AIDS, kanker, gagal ginjal kronis, penyakit paru obstruktif kronik dan rheumatoid arthritis. Hal ini menyebabkan penurunan berat badan dan juga bisa mengakibatkan kematian. Asupan protein yang kurang sering terjadi pada pasien yang menderita kanker kolon, lambung, hati, pankreas dan saluran empedu.

cachexia

cachexia akibat kekurang protein + penyakit kronis

Penyakit Kekurangan Protein Khusus

Ada tiga kondisi utama yang merupakan akibat kekurangan protein khusus pada tubuh:

  • Kekurangan Protein C. Seseorang yang mengalami kondisi ini kebanyakan disebabkan oleh penyakit keturunan yang mempengaruhi produksi antikoagulan alami tubuh. Hal ini menyebabkan pembekuan darah yang abnormal (trombosis) khususnya di vena.
  • Kekurangan protein S juga mempengaruhi produksi antikoagulan alami. Namun penyebabnya dapat menjadi genetik atau diperoleh melalui kekurangan vitamin K.
  • Kekurangan Alpha-1 antitrypsin, satu jenis sindrom kekurangan protein, menyebabkan kesulitan bernafas, mengi, masalah penglihatan dan kelemahan.
  • Kekurangan protein trifungsional mitokondria menyebabkan gula darah rendah, kelemahan jantung dan masalah hati, otot mengencil dan lemah serta bayi akan kesulitan dalam menyusu.

Penyakit Akibat Kekurangan Protein Asam Amino Esensial

Protein tersusun dari asam amino. Ada 22 asam amino yang telah ditemukan dalam jaringan tubuh manusia. Banyak dari asam amino dapat disintesis sendiri oleh tubuh kita (asam amino non-esensial). Namun sembilan dari mereka adalah asam amino penting (asam amino esensial) yang harus didapatkan dari luar tubuh (makanan) karena tubuh kita tidak dapat mensintesisnya. Ketidakcukupan setiap jenis asam amino esensial ini juga dapat menyebabkan fungsi abnormal dan berbahaya bagi tubuh. Bahkan asam amino non esensial juga diperlukan sebagai pelengkap dalam membangun protein.

Berikut ini 9 asam amino esensial dan efek buruk akibat kekurangan zat protein ini:

  • Histidin. Kekurangan L-histidin dalam sumber makanan dapat menyebabkan gejala seperti anemia, menurunkan produksi histamin, menurunkan penyerapan zinc, dan menurunkan respon imun atau kekebalan tubuh.
  • Isoleusin. Apabila tubuh kekurangan Isoleusin dari sumber makanan, maka dapat menyebabkan gejala seperti sakit kepala, pusing, kelemahan, depresi, kebingungan dan mudah marah.
  • Leusin. Kekurangan protein asam amino Leusin dalam diet menunjukkan gejala yang mirip dengan hipoglikemia. Gejala termasuk sakit kepala, pusing, kelemahan, kurangnya stabilitas mental, disorientasi, mudah marah dan depresi.
  • Lysine. Akibat kekurangan protein asam amino Leusin, seseorang dapat menunjukkan gejala seperti mudah marah, pusing, kelelahan, anemia, mood swing, rambut rontok dan pertumbuhan terhambat.
  • Metionin. Asam amino Metionin juga tak kalah penting, karena kekurangan zat ini dalam diet dapat menyebabkan penurunan sintesis sistein, yang melindungi sel-sel hati dari kerusakan. Peningkatan peroksidasi lipid, depresi, dan peningkatan risiko aterosklerosis.
  • Fenilalanin. Manifestasi klinis akibat kekurangan fenilalanin diantaranya; kebingungan, kelesuan, kekurangan energi, retensi cairan, depresi, lesi kulit, penurunan kewaspadaan, kerusakan hati, masalah memori, pertumbuhan yang lambat dan kurang nafsu makan.
  • Treonin. Gejala kekurangan treonin termasuk lekas marah, mood swing, impulsif dan masalah memori. Ketidakmampuan yang berkaitan dengan fungsi otak.
  • Tryptophan. Kelangkaan makanan triptofan dapat menyebabkan rendahnya tingkat serotonin. Kadar serotonin yang rendah berhubungan dengan depresi, kecemasan, panik, mudah marah, perubahan suasana hati, sabar, impulsif, ketidakmampuan untuk berkonsentrasi, peningkatan berat badan, mengidam makanan, agresivitas dan insomnia.
  • Valin. Akibat kekurangan protein valin dalam diet dapat mempengaruhi proses penyelubungan myelin saraf. Ketidakmampuan untuk metabolisme leusin, isoleusin, dan valine menyebabkan penyakit Maple syrup urine disease (MSUD). Urin dari orang-orang yang terkena penyakit ini berbau seperti sirup maple.

Solusi agar tidak terkena penyakit-penyakit tersebut adalah selalu mencukupi kebutuhan protein dengan mengonsumsi makanan sumber protein tinggi. Sekian, semoga bermanfaat.

Fungsi Protein Bagi Tubuh yang Paling Utama

Berbicara mengenai Fungsi Protein, maka secara garis besar zat ini sangatlah penting. Seperti air, protein adalah zat yang paling melimpah dan terdapat di setiap sel dalam tubuh kita. Tubuh kita memproduksi protein dalam bentuk yang beraneka ragam dengan memanfaatkan sumber-sumber makanan yang mengandung protein ketika kita mengonsumsinya.

Fungsi protein sendiri hampir berhubungan dengan segala aktivitas yang kita lakukan sehari-hari. Bagaimana tidak, protein menjadi bagian dari struktur tubuh dan perannya sangat penting, seperti membuat kita bisa bergerak dengan leluasa, mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh, membekukan darah saat kita terluka, melawan infeksi, mengangkut zat masuk dan keluar dari sel, mengendalikan reaksi kimia, dan membawa pesan dari satu bagian tubuh ke tubuh lainnya.

Molekul protein sendiri terbuat dari rantai asam amino. Proses nya kira-kira seperti ini, tubuh kita mencerna protein yang kita dapat dari makanan, mengubahnya menjadi asam amino yang kemudian diserap ke dalam aliran darah. Sel kita kemudian menggunakan asam amino ini untuk menghasilkan protein spesifik yang kita butuhkan sesuai fungsinya masing-masing. 

Salah-satu-fungsi-protein

Salah satu fungsi protein adalah membentuk hormon seperti insulin

Sumber protein yang terdapat dalam makanan, meliputi:

  • Daging termasuk
    • daging unggas, 
    • ikan,
  • Produk susu,
  • Telur,
  • Kacang polong atau kacang lentil.

Sebagian besar ahli gizi menganjurkan agar kita makan daging tanpa lemak dan susu rendah lemak.

Baca juga artikel berikut yang berisi penjelasan makanan-makanan berprotein tinggi: 

Berikut ini Beberapa Fungsi Protein Bagi Tubuh

1. Perbaikan dan Perawatan

Protein disebut sebagai pondasi suatu bangunan yang bernama tubuh manusia. Hal ini karena fungsi protein sangat vital dalam pemeliharaan jaringan tubuh, termasuk pengembangan dan perbaikan. Mulai dari rambut, kulit, mata, otot dan organ semuanya terbuat dari protein.

Inilah sebabnya mengapa anak-anak membutuhkan lebih banyak protein dibandingkan orang dewasa. Karena anak-anak masih dalam masa pertumbuhan maka kehadiran protein yang cukup dalam tubuh mereka menjadi sangat dibutuhkan, agar pertumbuhan berjalan dengan baik.

Begitu pula pada wanita hamil, mereka perlu meningkatkan asupan protein untuk membantu tumbuh kembang si jabang bayi serta menjaga kesehatan sang ibu.

2. Sebagai Sumber Energi

Energi adalah komponen utama yang dibutuhkan agar manusia dapat terus bergerak dan beraktivitas menjalankan kewajiban nya sehari-hari. Seperti karbohidrat dan lemak, salah satu fungsi protein yang utama adalah sebagai sumber energi.

Dalam hal kelebihan asupan, protein mirip dengan karbohidrat. Jika Anda mengonsumsi lebih banyak protein daripada yang dibutuhkan tubuh untuk perawatan jaringan dan fungsi penting lainnya, maka tubuh akan mengalihkan kelebihan protein itu dalam bentuk lemak dan akan menjadi sumber energi cadangan untuk tubuh.

3. Pembentukan Hormon

Fungsi protein selanjutnya yaitu terlibat dalam pembentukan beberapa jenis hormon. Zat ini membantu tubuh mengendalikan fungsi-fungsi tubuh yang melibatkan interaksi beberapa organ. Insulin, yang merupakan bentuk lain dari protein, adalah contoh hormon yang mengatur gula darah. Dalam prosesnya insulin akan melibatkan interaksi antara organ pankreas dan hati.

Secretin, adalah contoh lain dari hormon yang terbentuk dari protein. Zat ini membantu proses pencernaan dengan merangsang pankreas dan usus untuk menciptakan cairan yang diperlukan selama proses pencernaan berlangsung.

Beberapa contoh lain hormon yang merupakan molekul protein yaitu erythropoietin dan HCG. Erythropoietin, adalah hormon protein yang dibuat oleh ginjal untuk merangsang produksi sel darah merah di sumsum tulang. Sedangkan HCG (Human Chorionic Gonadotropin) merupakan hormon yang diproduksi oleh embrio dan plasenta selama masa awal kehamilan.

Fungsi HCG untuk mempertahankan kadar estrogen dan progesteron pada wanita yang sedang dalam masa kehamilan. Ketika tes kehamilan dilakukan, akan diperiksa apakah terdapat HCG dalam urin atau darah yang dites. Jika HCG terlihat maka wanita tersebut dipastikan hamil, karena tanpa embrio atau plasenta hormon ini tidak dapat dibentuk.

4. Pembentukan Enzim

Fungsi protein selanjutnya adalah dalam proses pembentukan enzim. Enzim merupakan protein yang dapat meningkatkan laju reaksi kimia dalam tubuh. Faktanya, sebagian besar reaksi kimia dalam tubuh kita tidak akan berjalan lancar tanpa enzim. Sebagai contoh, suatu enzim berfungsi membantu mencerna protein, karbohidrat, dan lemak dari molekul yang besar ke molekul yang lebih kecil, sementara enzim yang lainnya membantu pembentukan DNA.

Misalnya pada enzim pencernaan, enzim ini memecah makanan yang kita makan, menghasilkan partikel kecil yang dapat diserap melalui lapisan usus halus. Partikel tadi memasuki aliran darah, yang kemudian diangkut ke seluruh tubuh dan sel-sel kita. Sel kemudian menggunakan partikel makanan yang dicerna tadi sebagai nutrisi.

5. Sebagai Alat Transportasi dan Penyimpanan Molekul Tubuh

Protein adalah elemen utama dalam pengangkutan molekul tertentu. Misalnya, hemoglobin yang merupakan protein pengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Hemoglobin mengambil oksigen dari paru-paru, kemudian saat sel darah merah bergerak mengelilingi tubuh, hemoglobin melepaskan oksigen ke sel jaringan tubuh.

Protein juga kadangkala digunakan untuk menyimpan molekul tertentu, Ferritin misalnya. Ferritin merupakan protein yang dikombinasikan dengan zat besi, zat di simpan di hati (liver) yang fungsinya sebagai buffer jika tubuh mengalami kekurangan atau kelebihan zat besi.

6. Sebagai Pembentuk Antibodi

Antibodi dibentuk oleh protein untuk membantu mencegah serangan penyakit dan infeksi pada tubuh. Protein ini mengidentifikasi dan membantu menghancurkan antigen seperti bakteri dan virus. Antibodi sering kali bekerjasama dengan sel sistem kekebalan lainnya. Sebagai contoh, antibodi akan mengidentifikasi dan kemudian mengelilingi antigen agar tetap terkurung sampai dapat dihancurkan oleh sel darah putih.

Salah satu contoh fungsi penting antibodi adalah pada darah. Darah mengandung antibodi, yaitu protein yang dibuat oleh sel darah putih yang disebut limfosit B atau sel B. Antibodi ini berguna melawan serangan bakteri dan virus yang berpotensi mengancam kesehatan tubuh.

Karena fungsi protein ini sangat penting untuk tubuh, maka sangat disarankan untuk memenuhi kebutuhan protein setiap harinya. Kekurangan protein dalam tubuh akan menyebabkan beberapa masalah kesehatan, seperti dijelaskan dalam artikel berikut ini:

Demikianlah pembahasan mengenai fungsi dan kegunaan protein bagi tubuh kita, semoga bermanfaat.

Fungsi Karbohidrat yang Penting Bagi Tubuh Manusia

by Oleh Muhammad Arief | mediskus

Begitu banyak fungsi karbohidrat bagi tubuh, sehingga membiarkan tubuh kehilangan asupan karbohidrat sama sekali bukanlah tindakan yang tepat. Batasi konsumsi karbohidrat sederhana, perbanyaklah konsumsi karbohidrat kompleks.

fungsi-karbohidrat-mediskus

Karbohidrat merupakan nutrisi alami dalam makanan yang tersusun dari atom karbon, hidrogen dan oksigen. Karbohidrat terbagi menjadi dua jenis yakni

  1. karbohidrat sederhana dan
  2. karbohidrat kompleks.

Karbohidrat Sederhana adalah jenis karbohidrat yang cepat diolah tubuh misalnya seperti

  • Nasi putih,
  • Gula pasir,
  • Permen,
  • Susu dan
  • Buah-buahan.

Karbohidrat Kompleks adalah jenis karbohidrat yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna oleh tubuh. Jenis karbohidrat ini kaya akan serat, vitamin dan mineral. Contohnya seperti

  • Biji-bijian,
  • Kacang-kacangan,
  • Gandum, dan
  • Sayuran

Sayangnya, atas nama menjaga kesehatan dan menghindari kegemukan, tak sedikit orang yang menjauhi karbohidrat.

Padahal, karbohidrat justru memainkan peran penting dalam tubuh manusia agar fungsi organ tubuh dapat berjalan dengan baik.

Ketidaktahuan akan fungsi penting karbohidrat inilah yang nampaknya melatarbelakangi beberapa orang meninggalkan karbohidrat.

Untuk itu, ketahuilah beberapa fungsi karbohidrat berikut ini agar tidak menimbulkan kesalahpahaman mengenai keberadaan karbohidrat di dalam tubuh.

Apa Saja Fungsi Karbohidrat?

Fungsi utama karbohidrat ialah sebagai sumber energi yang begitu penting bagi tubuh. Selain itu, karbohidrat juga memegang peranan penting dalam menjaga fungsi otak, otot dan sistem pencernaan agar dapat bekerja sebagaimana mestinya.

Berikut fungsi karbohidrat selengkapnya:

1. Sebagai Sumber Energi

Fungsi karbohidrat yang utama yakni sebagai sumber energi bagi tubuh agar dapat bekerja secara optimal. Sebagian besar karbohidrat dalam makanan yang kita konsumsi akan dicerna dan dipecah menjadi glukosa untuk kemudian diserap oleh aliran darah.

Dengan bantuan insulin, sel-sel yang terdapat dalam tubuh dapat mengoksidasi glukosa dalam darah dan digunakan untuk menghasilkan bahan bakar kehidupan yang disebut dengan adenosine triphosphate (ATP) melalui serangkaian proses kompleks yang dikenal sebagai respirasi seluler.

ATP inilah yang kemudian bertanggung jawab atas energi yang dibutuhkan untuk melakukan fungsi metabolisme, impuls saraf, kontraksi otot, dan berbagai fungsi lainnya.

Ketika tubuh telah memiliki cukup glukosa untuk menjalankan fungsi sebagaimana mestinya, maka kelebihan glukosa ini akan di simpan di dalam hati dan otot dalam bentuk glikogen.

Apabila kapasitas penyimpanan glikogen sudah maksimal, barulah tubuh akan mengkonversikan kelebihan karbohidrat menjadi lemak.

2. Penting bagi Fungsi Otak

Karbohidrat berperan penting sebagai sumber energi bagi otak. Otak manusia menggunakan sekitar 20% dari keseluruhan energi yang ada di dalam tubuh. Lebih banyak dibandingkan organ tubuh lainnya. Fungsi kognitif seseorang akan terhambat apabila tidak mengonsumsi karbohidrat.

Lantas, bukankah tubuh dapat membakar protein juga lemak? Benar, namun tubuh butuh waktu cukup lama untuk dapat membakar protein juga lemak dibandingkan dengan memecah karbohidrat menjadi glukosa.

Itulah mengapa ketika kadar glukosa darah seseorang turun atau berada dalam posisi yang rendah (hipoglikemia), maka ia akan menjadi kelaparan, lemas, pusing dan tentunya sulit berkonsentrasi.

Disamping itu, kekurangan karbohidrat juga dapat menurunkan kadar testosteron juga dopamin, dan justru akan meningkatkan hormon kortisol yang dapat berakibat pada menurunnya sistem imun, naiknya tekanan darah dan gula darah, obesitas, timbulnya jerawat dan berbagai dampak lainnya.

3. Mempertahankan Massa Otot

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, bahwa kelebihan karbohidrat akan disimpan di dalam hati dan otot dalam bentuk glikogen. Namun, apabila kesediaan bahan bakar berupa glikogen dan lemak dalam tubuh telah habis, maka tubuh akan membakar otot guna mendapatkan energi.

Jelas saja ini merupakan kondisi yang buruk, karena otot sangat dibutuhkan bagi pergerakan tubuh. Kehilangan massa otot dapat membuat tubuh lemah dan tak bertenaga. Apabila massa otot terus tergerus akan berdampak buruk bagi kesehatan dan bukan tidak mungkin dapat berujung pada kematian.

Oleh karena itu, konsumsilah setidaknya beberapa makanan yang mengandung karbohidrat guna mencegah hilangnya massa otot dan berbagai dampak buruk lainnya.

4. Menurunkan Risiko Penyakit

Pastilah banyak yang mengerutkan dahi ketika mengetahui fungsi karbohidrat yang satu ini. Wajar memang, karena asupan karbohidrat berlebih dalam tubuh memiliki dampak negatif bagi kesehatan jantung dan meningkatkan risiko terjadinya diabetes.

Namun itu semua terjadi apabila yang dikonsumsi berlebih adalah karbohidrat sederhana. Lain ceritanya apabila yang disuplai ke dalam tubuh adalah karbohidrat kompleks, seperti biji-bijian, kacang-kacangan, sayuran dan beberapa jenis buah-buahan.

Maka yang didapatkan adalah jantung yang sehat dan membuat penyakit diabetes kian menjauh. Bagaimana bisa? Ketika masuk ke dalam tubuh, kandungan serat dalam karbohidrat kompleks akan membentuk gel dalam usus halus dan mengikat lemak, kolesterol juga asam empedu.

Akibatnya asam empedu tidak lagi dapat diserap dalam usus halus sehingga akan dibuang melalui usus besar. Kondisi tersebut kemudian akan merangsang hati agar dapat menarik kolesterol dari darah guna menggantikan hilangnya asam empedu.

Pada akhirnya, kadar total kolesterol dalam darah pun akan menurun dan berdampak positif bagi kesehatan jantung.

Selain itu, karbohidrat kompleks juga mengandung molekul gula yang kompleks dan sulit dicerna secara cepat sehingga tubuh pun akan terhindar dari lonjakan gula darah. Dampaknya tentu saja dapat menjauhkan tubuh dari penyakit diabetes.

5. Baik untuk Kesehatan Pencernaan

Serat dalam karbohidrat kompleks tidak akan dipecah menjadi glukosa. Ketika masuk ke dalam tubuh, serat tersebut akan menarik banyak air dan membentuk bahan seperti gel di saluran pencernaan, sehingga membuat feses menjadi lebih lunak dan mudah dikeluarkan.

Hal tersebut tentu saja berdampak baik bagi kesehatan sistem pencernaan karena dapat mencegah dari terjadinya sembelit, diare bahkan diet tinggi serat juga mampu meminimalisir kemungkinan datangnya beberapa macam penyakit usus seperti divertikulitis.

Bagi yang ingin melakukan diet penurunan berat badan, mengonsumsi karbohidrat kompleks merupakan suatu keharusan. Mengapa? karena tubuh membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memecah karbohidrat kompleks sehingga dapat memberikan efek kenyang lebih lama.

Setelah mengetahui berbagai fungsi karbohidrat bagi tubuh, apakah masih ada alasan untuk menghindarinya? Karbohidrat bukanlah sebatas nasi, mie dan makanan lain sejenisnya. Kacang-kacangan, biji-bijian dan sayur-sayuran juga termasuk karbohidrat, tepatnya karbohidrat kompleks.

Jadi, jangan sampai salah persepsi apalagi berpikiran untuk menjauhkan karbohidrat sebagai asupan tubuh. Perlu diketahui, bahwa organisasi kesehatan dunia atau WHO, menyarankan agar mengubah pola makan menjadi 55% hingga 75% menggunakan karbohidrat kompleks, sementara untuk karbohidrat sederhana hanya sebesar 10%. Intinya, perbanyaklah konsumsi karbohidrat kompleks dan batasi konsumsi karbohidrat sederhana.

Dengan begitu kita tetap dapat menjaga kesehatan tanpa perlu takut menjadi gemuk atau alasan lainnya yang membuat tubuh sama sekali tak mendapat asupan karbohidrat.

Sukralfat | Sucrafate : Kegunaan, Dosis, Efek Samping

by Oleh Sigit Pamungkas. mediskus

Ulsafate Sucrafate Suspensi | Sukralfat

sukralfat-mediskus

Sukralfat adalah obat untuk mengobati tukak (luka) pada usus 12 jari (Duodenum). Sukralfat bekerja dengan membentuk lapisan pelindung pada tukak untuk melindunginya dari asam, garam empedu, dan enzim pencernaan yang membuat luka semakin parah. Lapisan pelindung dari obat ini nantinya diharapkan dapat membantu mempercepat proses penyembuhan tukak.

Obat ini biasanya dikonsumsi untuk jangka pendek, yaitu selama empat hingga delapan minggu. Lebih lanjut, ketahui informasi selengkapnya mengenai indikasi, kontraindikasi, dosis, dan efek sampingnya di bawah ini.

Mengenal Obat Sukralfat

Sukralfat biasanya ada di toko-toko atau apotek berupa tablet 500 mg, tablet 1000 mg dan suspensi dengan kadar 500 mg/5 ml suspensi.

Meskipun mekanisme kerja Sukralfat tidak sepenuhnya dipahami, ada beberapa faktor yang kemungkinan besar berkontribusi. Sucralfate, dengan muatan negatifnya yang kuat, mengikat protein bermuatan positif yang terbuka di dasar ulkus.

Dengan cara ini, ia melapisi ulkus dan membentuk penghalang fisik yang melindungi permukaan ulkus dari kerusakan lebih lanjut oleh asam dan pepsin. Kondisi ini secara langsung menghambat pepsin (enzim yang mengurai protein) yang bisa aktif berkat adanya asam lambung. Selain itu sukralfat mengikat garam empedu yang berasal dari hati sehingga melindungi lapisan ulkus yang disebabkan oleh asam empedu.

Sukralfat juga dapat meningkatkan produksi prostaglandin. Prostaglandin dikenal berperan dalam melindungi lapisan lambung dan juga dapat mengikat faktor pertumbuhan epitel dan faktor pertumbuhan fibroblas.

Indikasi dan Kegunaan

Sukralfat Obat Apa?

Seperti telah diterangkan diatas, sukralfat merupakan obat yang digunakan untuk mengobati tukak usus halus (duodenum). Namun ada kegunaan lainnya yaitu:

  • Sebagai profilaksis atau pencegahan tukak usus duabelas jari (duodenum).
  • Tukak lambung.
  • Aphthous ulcer dan stomatitis yang disebabkan oleh radiasi atau kemoterapi.
  • Gastro esophageal reflux disease (GERD) selama kehamilan. Digunakan sebagai obat lini pertama yang biasanya dibarengi dengan perubahan gaya hidup yang mendukung penyembuhan.
  • Mengurangi risiko ventilator-associated pneumonia (VAP).
  • Menghambat striktur pada luka bakar korosif dan esophagitis korosif.
  • Pendarahan pada rektum setelah iradiasi untuk kanker serviks uterus.
  • Hyperphosphatemia akibat gagal ginjal.

Kontraindikasi

Harap perhatikan! Tidak semua orang boleh menggunakan obat ini, Sukralfat tidak boleh digunakan oleh orang dengan kondisi di bawah ini: Akan lebih baik lagi kalau Anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

  • Tidak boleh diberikan untuk pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap sukralfat dan komponen lain dalam obat.
  • Tidak dianjurkan digunakan oleh anak usia < 15 tahun.
  • Jangan menggunakan obat ini pada pasien gagal ginjal kronis mengingat resiko nefropati yang diinduksi oleh aluminium.

Dosis Sukralfat dan Cara Pemakaian

( ! ) Dosis yang tepat sesuai dengan rekomendasi dokter Anda. Adapun dosis sukralfat yang lazimnya digunakan seperti dijelaskan di bawah ini.

Dosis Sukralfat untuk Orang Dewasa

  • Tukak duodenum: Untuk pengobatan digunakan dosis 1g dalam keadaan perut kosong 4 kali sehari, atau minum 2g dalam keadaan perut kosong 2 kali sehari. Sedangkan untuk profilaksis digunakan dosis 1g dalam keadaan perut kosong 2 kali sehari. Dosis maksimal 8 gram sehari tidak boleh dilampaui.
  • Tukak lambung: 1g dalam keadaan perut kosong 4 kali sehari, atau minum 2g dalam keadaan perut kosong 2 kali sehari.
  • Profilaksis perdarahan gastrointestinal akibat ulserasi stres: 1 gram enam kali sehari. Dosis maksimal 8 gram sehari tidak boleh dilampaui. Gastroesophageal reflux disease (GERD): minum 1g dalam keadaan perut kosong 4 kali sehari.
  • Dosis obat ini untuk dewasa penderita hiperfosfatemia atau gagal ginjal: minum 1g dalam keadaan perut kosong 2 kali sehari.

Berapa Dosis Sukralfat untuk Anak-anak?

Keamanan dan efektivitas sukralfat pada anak-anak dibawah 14 tahun masih dipertanyakan. Namun, penggunaan sucralfate mungkin tepat untuk beberapa kondisi.

Cara Benar Menggunakan obat Sukralfat:

  • Konsumsilah pada waktu perut kosong minimal 1 jam sebelum atau 2 jam setelah makan.
  • Jangan minum antasid paling sedikit 30 menit sebelum atau sesudah mengkonsumsi sukralfat.
  • Mungkin diperlukan waktu 4 sampai 8 minggu untuk penyembuhan tuntas.
  • Jangan minum obat ini bersamaan dengan obat-obatan lainnya. Minumlah sukralfat minimal 2 jam setelah obat lain.

Tanyakan kepada dokter mengenai hal apapun yang mungkin masih membingungkan bagi Anda terkait penggunaan obat ini.

Uresix: Kegunaan, Dosis, Efek Samping

By farmasiana

Ini adalah review terhadap obat dengan merk uresix. Di bagian akhir review ini juga disertakan tautan merk-merk obat lain dengan nama generik yang sama dengan uresix.

Ikhtisar Obat Uresix

  • Pabrik
    • Sanbe farma
  • Golongan
    • Harus dengan resep dokter
  • Kemasan
    • Uresix dipasarkan dengan kemasan sebagai berikut :
    • Dos 10 x 10 tablet 40 mg
  • Kandungan
    • Tiap kemasan uresix mengandung zat aktif (nama generik) sebagai berikut :
    • Furosemide 40 mg / tablet

170313093515_161221090330_uresix-40mg-tab images

Gambar Kemasan Obat Uresix

SEKILAS TENTANG ZAT AKTIF (NAMA GENERIK)

Furosemide adalah obat yang termasuk loop diuretic yang merupakan turunan asam antranilat. Obat ini bekerja dengan cara membuang cairan berlebih di dalam tubuh.

Disarankan agar diminum pagi atau sore dan jangan keluar rumah karena setelah minum Uresix Anda akan buang Air Kecil berkali kali, hingga lebih dari 10 kali. Reaksi obat bervariasi pada masing masing, bisa bereaksi dalam 1 jam, 2 jam atau lebih lama). Alhasil Perut yang sebelumnya Kembung jadi Kempes

Cairan berlebihan yang tidak bisa dikeluarkan dengan semestinya ini disebabkan oleh penyakit-penyakit seperti

  • Gagal jantung,
  • Penyakit ginjal maupun
  • Kelainan pada hati.

Hal ini menyebabkan tubuh cepat

  • Lelah,
  • Sesak nafas,
  • Serta kaki dan
  • Pergelangan membengkak.

Kondisi inilah yang disebut edema.

INDIKASI URESIX

  • Uresix (furosemide) adalah obat lini pertama pada pengobatan edema yang disebabkan oleh gagal jantung kongestif, sirosis hati, dan penyakit ginjal, termasuk sindrom nefrotik.
  • Sebagai terapi tambahan untuk edema serebral atau paru saat diuresis cepat diperlukan juga pengobatan hiperkalsemia.
  • Uresix (furosemide) digunakan juga untuk pengobatan hipertensi, baik tunggal maupun dikombinasikan dengan obat diuretik lain, seperti triamtene atau spironolactone.

KONTRA INDIKASI

  • Jangan menggunakan uresix (furosemide) untuk pasien yang memiliki riwayat alergi terhadap uresix (furosemide).
  • Obat ini juga dikontraindikasikan untuk pasien dengan anuria.

EFEK SAMPING URESIX

  • Efek samping uresix (furosemide) seperti loop diuretic lainnya adalah terjadi hipokalemia (kadar kalium yang rendah dalam tubuh). Hal ini biasanya diatasi dengan mengkombinasikan obat ini dengan produk-produk kalium.
  • Uresix (furosemide) juga diketahui menyebabkan peningkatan kadar asam urat (hiperurikemia) dan kadar gula darah (hiperglikemia).
  • Efek samping pada saluran gastrointestinal seperti mual, muntah, anoreksia, iritasi mulut dan lambung, diare, dan sembelit.
  • Efek samping yang umum lainnya misalnya gangguan pendengaran, pusing, sakit kepala, juga penglihatan kabur.
  • Obat ini juga menyebabkan efek samping yang cukup berat seperti anemia aplastik, anemia hemolitik, trombositopenia, agranulositosis, leukopenia, dan eosinofilia.
  • Efek samping pada kulit misalnya nekrolisis epidermal toksik, sindrom stevens-johnson, eritema, ruam, dermatitis eksfoliatif, dan bisa menyebabkan kulit menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari.
  • Uresix (furosemide) juga bisa menyebabkan hipotensi ortostatik yang akan bertambah buruk jika anda juga mengkonsumsi alkohol, barbiturat atau narkotika.

PERHATIAN

  • Pasien yang mempunyai riwayat alergi terhadap obat-obat jenis sulfonamid harus memberitahukannya kepada dokter, karena ada kemungkinan alergi juga terhadap uresix (furosemide) sehingga dikhawatirkan terjadi eksaserbasi atau aktivasi lupus eritematosus sistemik.
  • Jika anda menderita sirosis hati, jangan menggunakan uresix (furosemide) tanpa pengawasan dokter karena uresix (furosemide) dapat menyebabkan perubahan tiba-tiba pada keseimbangan cairan dan elektrolit yang dapat memicu koma hepatik.
  • Penggunaan obat diuretik termasuk uresix (furosemide) bisa menyebabkan dehidrasi dan ganggguan elektrolit terutama pada pasien usia lanjut. Jika tanda-tanda seperti : mulut kering, haus, letih, lesu, mengantuk, gelisah, nyeri otot atau kram, detak jantung cepat dan tidak teratur atau gangguan pencernaan seperti mual dan muntah, konsultasikan dengan dokter anda. Suplemen kalium mungkin akan disarankan oleh dokter.
  • Jangan menggunakan uresix (furosemide) selama menyusui karena obat ini diketahui ikut keluar melalui air susu ibu (ASI).
  • Pemberian uresix (furosemide) pada bayi prematur atau anak di bawah 4 tahun, harus dipertimbangkan dengan sangat masak karena obat ini bisa menyebabkan nefrokalsinosis / nefrolitiasis. Jika obat ini harus diberikan fungsi ginjal harus dipantau dengan seksama.
  • Sebaiknya jangan menggunakan uresix (furosemide) jika anda menderita penyakit asam urat, penyakit ginjal, prostat, atau diabetes.
  • Jangan mengkonsumsi uresix (furosemide) terlalu malam karena obat ini menyebabkan anda akan sering buang air kecil sehingga mengganggu waktu tidur anda.

TOLERANSI TERHADAP KEHAMILAN

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

INTERAKSI OBAT

Uresix (furosemide) berinteraksi dengan obat-obat berikut :

  • NSAID, Lithium, antibiotik aminoglikosida , asam ethacrynic, salisilat, cephalosporin : penggunaan obat-obat ini bersamaan dengan uresix (furosemide) dapat meningkatkan potensi toksisitasnya.
  • ACE inhibitor : penggunaan bersamaan antara uresix (furosemide) dan ACE inhibitor menyebabkan hipotensi berat dan penurunan fungsi ginjal.
  • Sukralfat (: obat ini dapat menurunkan efek natriuretik dan antihipertensi dari uresix (furosemide). Jika tetap digunakan beri jarak setidaknya 2 jam.
  • Fenitoin : obat ini menyebabkan penurunan penyerapan uresix (furosemide) di usus, dan akibatnya menurunkan konsentrasi serum puncak uresix (furosemide).
  • Akibatnya efektivitas uresix (furosemide) sedikit berkurang.
    Indometasin : jika indometasin dan uresix (furosemide) digunakan bersamaan dapat mengurangi efek natriuretik dan antihipertensi dari uresix (furosemide).

DOSIS URESIX

uresix (furosemide) diberikan dengan dosis :

  • Dewasa , awal : ½ – 1 tablet sehari. Selanjutnya tergantung diuresis yang terjadi
  • Anak : 1-2 mg / kg BB sekali sehari, maksimum 40 mg / hari
  • Hipertensi : 50 mg atau 0.5-1 mg / kg BB sebagai dosis tunggal