Ingin Tidur Nyenyak & Bangun Pagi Lebih Segar? Bercintalah Sebelum Tidur

KHUSUS PASUTRI


110165-ingin-tidur-nyenyak-bangun-pagi-lebih-segar-bercintalah-sebelum-tidur-030914

Bagi pasangan yang sudah menikah, bercinta di malam hari mungkin bukan hanya masalah kepuasan batin dan seksual saja, tapi juga bisa jadi obat susah tidur. Karena secara ilmiah, bercinta juga bisa meningkatkan kualitas tidur, membuatmu tidur nyenyak dan bangun dengan kondisi segar di pagi harinya.

Penelitian dari Central Queensland University melakukan penelitian terhadap 460 orang, menekankan penelitian pada hubungan intim sebagai terapi tidur dan mengungkapkan bahwa 64% orang mendapatkan tidur nyenyak setelah bercinta, efeknya lebih baik jika satu sama lain mendapatkan orgasme.

Alasannya sederhana, ketika bercinta dan mencapai klimaks, tubuh akan melepaskan hormon oksitosin sehingga kadar stres berkurang dan tubuh jadi lebih rileks dan tenang. Hormon ini juga memicu rasa mengantuk setelah bercinta sehingga memudahkan tubuh untuk tertidur.

Otak dan tubuh akan beristirahat lebih baik setelah bercinta karena dukungan hormon tersebut. Dan hasil penelitian ini dianjurkan terutama bagi mereka yang punya masalah susah tidur atau insomnia. Bukan hanya hormon oksitosin saja yang bekerja, hormon endorfin juga akan dilepaskan untuk membuat seseorang bahagia setelah bercinta.

Jadi, bercinta tak melulu soal nafsu dan kepuasan seksual ya. Karena ternyata bercinta juga bisa jadi terapi susah tidur dan meningkatkan kebahagiaan.

Source: Vemale . Selasa, 19 Desember 2017 17:30 . Penulis: Febi Anindyakirana

 

10 Alasan Mengapa Kamu Harus Bercinta Lebih Sering


KHUSUS PASUTRI

5JEvpv7sgZkQFeXn1Yc8OHwAED1Z4fAl

Bercinta, nyatanya bukan hanya soal kepuasan fisik dan kebutuhan biologis saja, namun sudah menyangkut kesehatan fisik, batin dan mental setiap orang secara umum. Orang mungkin mengira bercinta hanya soal nafsu, tapi sebenarnya ada banyak manfaatnya. Dan kamu perlu tahu bahwa bercinta lebih sering akan memberi lebih banyak manfaat. Ini alasan mengapa kamu dan pasangan perlu berhubungan intim lebih sering.

1. Seks membakar banyak kalori

Bercinta termasuk aktivitas fisik yang menguras tenaga dan termasuk dalam aktivitas kardio. Tak banyak yang tahu bahwa seks bisa melatih otot, kesehatan jantung, dan tubuh secara umum. penelitian tahun 2013 menunjukkan bahwa bercinta 25 menit ternyata membakar kurang lebih 101 kalori per sesinya.

2. Seks membuat tidur jadi nyenyak

Menurut Kristin Mark, PhD, direktur Sexual Health Promotion Lab di the University of Kentucky mengungkapkan bahwa bercinta memberikan efek relaksasi dan melepaskan hormon prolactin sehingga bisa membuat orang mengantuk dan tidur lebih nyenyak.

3. Seks bisa menurunkan tekanan darah 

Penelitian 2005 di Scotlandia mengungkapkan bahwa mereka yang bercinta punya kadar tekanan darah lebih rendah dan stabil dibanding mereka yang tidak pernah bercinta. Ini berhubungan dengan tinggi rendahnya kadar stres yang ternyata juga bisa menaikkan tekanan darah.

4. Seks bisa menurunkan tingkat stres

bercinta, apalagi ketika sudah mencapai orgasme, menjadi salah satu aktivitas fisik yang memicu pelepasan hormon oksitosin dan endorfin sehingga bisa menghilangkan hormon stres dan membuatmu lebih bahagia dan tenang.

5. Seks menguatkan kesehatan jantung

Penelitian di Britania Raya menemukan bahwa bercinta dua kali seminggu punya efek kesehatan menjaga diri dari penyakit jantung dibanding mereka yang hanya bercinta sekali sebulan. Karena bercinta juga termasuk olahraga kardio yang melatih jantung.

6. Seks bisa mencegah kanker

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bercinta rutin akan menurunkan risiko kanker prostat pada pria dan mengurangi risiko kanker payudara pada wanita. Penelitian dari Perancis mengungkapkan bahwa wanita yang bercinta paling tidak sekali sebulan lebih rendah risikonya mengembangkan kanker payudara.

7. Seks meningkatkan kekebalan tubuh

Karena bercinta adalah aktivitas fisik yang melatih tubuh secara umum, tubuh lebih sehat secara alami dan tingkat sel darah putih lebih banyak untuk menjaga kekebalan tubuh dari penyakit. Penelitian dari Wilkes University menunjukkan bahwa bercinta 1-2 kali seminggu meningkatkan immunoglobulin A (IgA), antibodi yang mempertahankan diri dari penyakit.

8. Seks bisa meredakan nyeri dan sakit

Ketika tingkat stres berkurang dalam tubuh, secara alami tubuhmu tidak akan merasa sakit dan nyeri. Penelitian 2013 di Jerman mengungkapkan bahwa bercinta bisa mengurangi derita migrain hingga 60 persen. Endorfin yang dilepaskan otak membantu mengurangi rasa sakit.

9. Seks bikin panjang umur

Beberapa penelitian, tahun 1955 dan 1980 Duke University menemukan bahwa frekuensi bercinta berhubungan erat dengan tingkat panjang umur seseorang. Menikmati hubungan seksual bisa meningkatkan kesehatan dan panjang umur.

10. Seks menguatkan ikatan cinta dan kunci bahagia

Inilah hal terpenting yang bisa didapat dengan rutin bercinta. Kamu dan suami jadi lebih dekat dan intim secara batin dan bisa menjaga kedamaian serta keharmonisan rumah tangga.

Itu dia sekian alasan penting mengapa kamu harus rajin bercinta ladies. Yuk lebih bergairah untuk menjaga kesehatan bersama pasangan!

 

Source: vemale . Minggu, 28 Januari 2018 19:00 . Penulis: Febi Anindyakirana

Penasaran Seperti Apa Bau Vagina yang Sehat?

KHUSUS PASUTRI


Ini Kata Para Ahli

Vagina-Bau-Mungkin-Ini-Penyebabnya

Vagina mungkin jadi salah satu anggota tubuh yang sering bikin Anda khawatir. Pasalnya, banyak wanita merasa segan atau malu bertanya ke dokter dan tenaga medis seputar kesehatan vagina. Padahal, layaknya anggota tubuh yang lain, Anda perlu mengenal vagina dengan baik. Salah satu cara untuk menilai kesehatan vagina adalah dengan mengenali bau vagina. Namun, pertama-tama Anda harus tahu dulu seperti apa bau vagina yang normal. Ini dia penjelasannya.

Bau Vagina yang Sehat

Seperti apa bau vagina yang normal?

Vagina yang normal dan sehat seharusnya tidak wangi layaknya bunga-bunga atau buah-buahan. Bau vagina juga seharusnya tak seperti obat atau bahan kimia. Tak ada bagian tubuh manusia mana pun yang mengeluarkan aroma harum karena memang tidak perlu.

Setiap vagina memiliki bau yang khas, berbeda-beda antara satu orang dengan orang lainnya. Namun, pada dasarnya vagina mengeluarkan bau yang agak asam seperti cuka.

Menurut sebuah survei yang dilakukan oleh spesialis kandungan dan kesehatan reproduksi dari WebMD, dr. Heather Rupe, aroma ini bahkan bisa tercium dari jarak kira-kira 30 sentimeter jauhnya. Tak perlu khawatir, hal ini normal dan seharusnya tidak menganggu Anda.

Mengapa vagina berbau agak asam?

Bau vagina yang asam datang dari koloni bakteri alami serta cairan yang diproduksi vagina. Koloni bakteri dan cairan ini bersifat asam, yaitu dengan pH normal 4,5. Keasaman area organ kewanitaan ini penting untuk mencegah infeksi bakteri atau virus. Justru jika keasamannya terganggu, vagina jadi lebih rentan terhadap bakteri jahat, virus, dan mikroorganisme lain penyebab penyakit.  

Namun, bau vagina bisa berubah-ubah seiring dengan siklus menstruasi wanita. Anda mungkin merasakan bau yang lebih kuat setelah selesai haid. Pada kebanyakan kasus, biasanya hal ini disebabkan oleh perubahan hormon atau sisa-sisa lapisan dinding rahim (endometrium) yang ikut luruh.  

Haruskah pakai sabun pembersih kewanitaan agar vagina harum?

Tidak, wanita tak perlu pakai sabun pembersih kewanitaan untuk menjaga vagina tetap segar. Perlu diingat, vagina adalah salah satu organ tubuh yang mandiri dan canggih. Vagina sudah punya sistem sendiri untuk membersihkan diri dari berbagai bakteri dan kuman. Selain itu, vagina juga mengandung banyak bakteri baik yang akan mencegah tumbuhnya bakteri jahat. Bakteri jahat inilah yang biasanya menyebabkan bau yang menyengat.

Sementara itu, sabun pembersih kewanitaan akan mengacaukan kadar keasaman (pH) alami vagina. Ini karena sabun kewanitaan tidak bisa membedakan mana bakteri baik dan jahat. Akibatnya, bau vagina justru tambah menyengat meskipun setelah mencuci vagina baunya memang jadi wangi seperti bunga-bungaan. Wangi tersebut hanya bersifat sementara saja.

Apa artinya jika vagina berbau menyengat?

Meskipun bau vagina normal agak asam, seharusnya baunya tidak sampai menyengat atau tak sedap. Seperti dijelaskan oleh dr. Mary Jane Minkin dari Yale University School of Medicine, vagina berbau menyengat disertai dengan cairan vagina berlebihan mungkin mengindikasikan infeksi bakteri atau infeksi ragi vagina. Anda juga bisa jadi mengidap penyakit kelamin seperti gonore atau klamidia. Maka, jika Anda mencurigai bau vagina yang menyengat seperti amis atau busuk, segera periksakan diri ke dokter.

Oleh Irene Anindyaputri . Data medis direview oleh dr. Yusra Firdaus.

 

 

3 Posisi Seks yang Meningkatkan Peluang Anda untuk Hamil


KHUSUS PASUTRI

shutterstock_433245268

Salah satu kesalahpahaman umum adalah bahwa semakin sering berhubungan intim, semakin besar pula kesempatan pembuahan. Tapi itu tidak benar. Jika Anda ingin cepat hamil, lebih baik untuk berhubungan seks menjelang ovulasi dan beberapa hari setelahnya untuk memberikan si pria kesempatan untuk mengisi ulang jumlah spermanya.

Bagaimana dengan posisi seks?

Posisi seks yang diduga bisa membuat Anda lebih cepat hamil

Posisi hubungan seksual apa pun yang berhasil membawa sperma mendekati leher rahim (atau bahkan vagina) dapat membuat Anda hamil. Tetapi, ada posisi tertentu yang diduga bekerja menentang gravitasi, sehingga bisa mencegah kemulusan sperma berenang ke hulu.

Jadi, posisi seks mana yang dianggap lebih baik untuk meningkatkan kesempatan Anda untuk lebih cepat hamil? Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut.

1. Misionaris

Posisi klasik misionaris — pria di atas — dipercaya oleh banyak orang sebagai posisi seks terbaik untuk menciptakan kehamilan. Teorinya, Anda bisa mendapatkan lebih banyak jumlah sperma dengan lebih banyak air mani yang dilepaskan berkat penetrasi yang lebih dalam dan lebih sering berkat bantuan gaya gravitasi. Beberapa orang bahkan menyarankan untuk menempatkan bantal di bawah pinggul saat berhubungan seks, dan menjaga kaki tetap terangkat setelah seks usai, karena dipercaya dapat meningkatkan kemampuan sperma untuk berenang mencapai rahim.

Teori ini didukung oleh sejumlah kecil penelitian seputar inseminasi intrauterine (IUI) yang menemukan bahwa menjaga posisi tubuh tetap horizontal setelah proses inseminasi dapat meningkatkan peluang kehamilan.

2. Doggy style

Masih berkaitan dengan teori penetrasi dalam, posisi doggy style (di mana Anda berlutut dan ditopang oleh kedua tangan, pasangan Anda masuk dari belakang) dipercaya memberikan penetrasi sedalam dan sebanyak posisi misionaris, atau bahkan lebih, dan memungkinkan pria untuk “menempatkan” spermanya tepat di sebelah leher rahim — gerbang menuju rahim Anda. Teori lain menduga jika Anda memiliki rahim terbalik (retroverted/tipped uterus), posisi ini akan lebih banyak membantu Anda.

Dilansir dari Baby Center, hasil MRI scan dari posisi seks ini mengkonfirmasi bahwa ujung penis mencapai ruangan antara leher rahim dan dinding vagina — begitu pula dengan posisi misionaris. Posisi misionaris memastikan penis mencapai ruangan dari depan serviks. Posisi doggy style mencapai ruangan tersebut dari belakang leher rahim.

3. Woman-on-top

Teorinya, posisi wanita di atas justru melawan gravitasi, yang dipercaya dapat memperlambat laju renang sperma. Tapi, beberapa ahli mengatakan bahwa mungkin hal ini tidak akan jadi masalah besar, karena pada dasarnya sperma adalah perenang super cepat. Plus, untuk beberapa wanita, woman-on-top adalah posisi yang paling menggairahkan, dan sebenarnya gairah bisa menjadi aspek seks yang paling penting untuk pembuahan yang sukses.

“Kami memberi tahu pasien kami bahwa posisi terbaik untuk pembuahan adalah yang paling nyaman untuk wanita,” kata Allison Hill, MD, dokter kandungan asal Los Angeles, dilansir dari The Bump. Posisi woman-on-topmemungkinkan wanita mengalami tambahan rangsangan yang dipercaya baik untuk menciptakan kehamilan.

Supaya cepat hamil, posisi seks bukanlah faktor penentu satu-satunya

Namun, sampai saat ini penelitian yang mempelajari kaitan antara posisi seks dan peluang hamil untuk mendukung semua teori di atas masih sangat terbatas. Lagipula, mencoba hamil bukan hanya soal posisi seks. Berhubungan seks untuk mencoba hamil sebagian besar tergantung pada waktu dan frekuensi. Dapatkan rincian kapan persisnya dan harus seberapa sering Anda melakukannya di sini.

Sementara itu, nikmati variasi dalam kehidupan seks Anda dan buat seks selalu menjadi aktivitas menyenangkan saat Anda sedang mencoba untuk hamil. Saat pasangan sedang mencoba hamil, stres fisik dan mental demi keinginan sukses hamil akan menghapus gairah dan spontanitas dari seks — membuatnya menjadi seperti pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, berujung pada stres tambahan. Ada penelitian yang mengatakan bahwa semakin Anda menikmati seks, semakin subur Anda untuk memungkinkan sukses hamil.

Selain itu, hal remeh namun teknis seperti membersihkan vagina setelah seks dengan douche juga akan mempengaruhi keberhasilan Anda untuk hamil. Douching mengubah keseimbangan pH vagina dan sperma membutuhkan lingkungan dalam vagina yang seimbang untuk bisa bertahan hidup. Selain itu, jika Anda melakukan vaginal douche, Anda membilas lendir leher rahim yang berfungsi memudahkan kemulusan jalan untuk sperma berenang lebih cepat ke dalam rahim dan membuahi sel telur Anda.

Oleh Ajeng Quamila . Data medis direview oleh Hello Sehat Medical Review Team.

 

Bosan Dengan Posisi Misionaris yang Itu-Itu Saja? Coba 5 Variasi Ini Dulu!


KHUSUS PASUTRI

shutterstock_555354325

Posisi seks misionaris adalah posisi yang paling umum saat melakukan penetrasi (penis ke vagina). Menurut Sara Nasserzadeh, seorang terapis psikoseksual di Amerika Serikat (AS), posisi ini terbilang romantis karena pasangan bisa saling bertatapan. Posisi misionaris dilakukan dengan cara wanita berbaring telentang dengan kedua kaki terbuka dan lututnya sedikit tertekuk, sementara pria berada di atas wanita.

Sayangnya, banyak orang mengaku bosan dengan posisi ini karena dianggap kurang memberikan kenikmatan dan sensasi seru saat bercinta. Padahal, ada banyak variasi posisi misionaris yang bisa membuat sesi bercinta Anda dengan pasangan jadi semakin nikmat dan intim, lho. Penasaran?

Variasi posisi misionaris yang wajib Anda coba bersama pasangan

Agar Anda tidak bosan dengan gaya misionaris yang itu-itu saja, berikut ini beberapa variasi posisi misionaris agar seks bersama pasangan jadi lebih berkesan.

1. Metode CAT

Berdasarkan penelitian yang ditulis dalam Jounal of Sex and Marital Therapy, disebutkan bahwa metode CAT (Coital Alignment Technique) dapat meningkatkan kenikmatan dan keitiman yang erotis saat berhubungan seksual. Tidak hanya itu, metode ini juga bisa meningkatkan kemungkinan wanita mencapai orgasme sampai 50 persen.

Pada posisi ini, Anda dan pasangan saling berhadapan dengan posisi pinggul pria diangkat lebih tinggi, sementara kedua kaki Anda digantungkan dan dilingkarkan di pinggulnya. Posisi ini akan membuat penetrasi jadi lebih vertikal (tegak lurus) sehingga memungkinkan terjadinya stimulasi klitoris dan membuat wanita jadi lebih mudah orgasme.

2. Melingkarkan kaki ke pinggul

Agar posisi misonaris lebih seru dan menggairahkan, wanita bisa melingkarkan kedua kakinya di pinggang atau bahkan pundak pria. Setelah itu, silangkan kaki Anda dan kunci di bagian pergelangan, seolah wanita memeluk tubuh pria dengan kakinya. Bagi wanita, Anda pun bisa menarik tubuh pasangan Anda lebih dekat dan mengatur kecepatan dorongan saat penetrasi.

Posisi kaki ini membuat vagina menjadi lebih kencang sehingga bisa menjepit penis lebih kuat. Tidak hanya itu, posisi ini pun akan membuat pasangan Anda bebas membelai payudara ataupun merangsang klitoris Anda.

3. Menaruh bantal di bawah bokong wanita

Menaruh bantal di bawah bokong wanita akan membantu mengangkat pinggul sehingga bisa memudahkan pria untuk melakukan penetrasi lebih dalam. Sayangnya, ini akan membuat wanita kurang bisa leluasa bergerak. Itu sebabnya, sebelum melakukan cara ini konsultasikan dulu ke pasangan Anda.

4. Berlutut

Dalam posisi ini, wanita berbaring telentang. Sementara itu, posisi suami berlutut sambil duduk di pergelangan kaki si suami. Agar lebih nyaman, sanggah bokong dan punggung istri menggunakan bantal. Lalu, letakan kaki istri di bahu suami.

Agar semakin bergairah, berikan sentuhan atau pijatan lembut di bagian dalam paha atau perut istri. Sayangnya, posisi ini tidak dirancang untuk Anda yang ingin melakukan sesi bercinta cepat (quickie). Sebaliknya, lakukan secara perlahan-lahan dan seintim mungkin. Misalnya sambil saling menatap mata atau memuji satu sama lain.

5. Pakai sex toys

Sekali-kali, cobalah merangsang pasangan Anda pakai alat bantu seks. Anda bisa menggunakan vibrator untuk merangsang klitoris wanita atau buah zakar pria ketika ingin melakukan penetrasi. Bersiaplah, pasangan Anda pun akan mendesah nikmat dibuatnya.

Oleh Risky Candraswari . Data medis direview oleh dr. Yusra Firdaus.

 

6 Hal yang Wajib Dilakukan Setelah Berhubungan Intim


KHUSUS PASUTRI

yang-harus-dilakukan-setelah-berhubungan-intim

Tak bisa dipungkiri, seks memang nikmat dan menyenangkan. Oleh karenanya, Anda mungkin jadi lupa diri dan terbawa suasana setelah berhubungan intim. Menikmati momen-momen menyenangkan habis seks itu sah-sah saja, kok. Namun, jangan sampai Anda lupa melakukan enam hal wajib berikut ini setelah sesi panas bersama pasangan berakhir.

1. Minum air putih

Setelah berhubungan intim, tubuh akan kehilangan banyak cairan yang keluar lewat keringat. Selain itu, tenggorokan Anda mungkin terasa kering habis bercinta. Terutama kalau saat berhubungan seks Anda bernapas lewat mulut yang terbuka.

Jadi, selalu sediakan segelas air putih di sisi tempat tidur atau di mana pun Anda biasanya berhubungan seks. Air putih juga bisa membantu melancarkan peredaran darah. Hal ini baik untuk mencegah kram atau kesemutan setelah seks.

2. Bersihkan vagina dan penis

Jangan langsung tidur setelah seks, ya. Sebaiknya cuci dan bersihkan dulu organ intim Anda. Tak perlu sekalian mandi. Anda cukup membasuh penis atau vagina dengan air bersih. Membersihkan penis dan vagina setelah berhubungan intim berguna untuk mencegah infeksi bakteri atau ragi.

Pasalnya, ketika bercinta penis dan vagina mungkin terpapar berbagai jenis kuman, bakteri, dan kotoran dari berbagai hal. Misalnya tangan, pelumas, mainan seks, dan mulut. Namun, jangan pakai sabun antibakteri atau cairan pembersih kewanitaan. Bahan kimia dari pembersih-pembersih tersebut justru akan mengacaukan keseimbangan tingkat pH di area intim Anda. Hal ini berisiko menyebabkan infeksi atau iritasi.

3. Lepas dan buang kondom dengan benar

Sehabis penetrasi atau kalau Anda sudah berejakulasi, segera lepas dan buang kondom. Jangan ditunda-tunda karena kondom bisa saja bocor atau terlepas dari penis. Bila tidak hati-hati, Anda berisiko menyebabkan kehamilan atau penularan penyakit kelamin.

Untuk melepas kondom, tahan pangkalnya sebelum ereksi hilang dan perlahan-lahan dorong sampai terlepas. Ingat, dorong ke depan supaya air mani tidak bocor keluar, jangan digulung ke depan. Setelah dilepas, bungkus dengan tisu dan buang ke tempat sampah.

4. Buang air kecil

Hal ini wajib dilakukan, khususnya bagi wanita. Buang air kecil setelah seks mampu mencegah infeksi saluran kencing. Ketika berhubungan seks, bukaan vagina mungkin terpapar bakteri dari anus, tangan, atau hal lainnya. Jika tidak segera dibersihkan, bakteri bisa pindah ke uretra (saluran kencing) melalui lubang kemih yang letaknya berdekatan dengan bukaan vagina. Nah, buang air kecil akan membasuh bakteri-bakteri tersebut keluar dari lubang kemih.

5. Mengonsumsi probiotik

Merasa lapar setelah berhubungan intim? Anda bisa mengonsumsi makanan atau minuman yang kaya akan probiotik, misalnya yogurt. Probiotik berguna untuk menyeimbangkan kadar bakteri baik di vagina dan penis. Maka, area intim Anda pun akan tetap sehat dan terhindar dari infeksi bakteri jahat.

6. Bermesraan

Salah satu hal yang wajib dilakukan setelah berhubungan intim adalah bermesraan. Daripada langsung main hp, tidur, atau menonton televisi, sebaiknya manfaatkan momen romantis setelah seks untuk bercumbu dan berpelukan dengan pasangan. Menurut sebuah penelitian dalam jurnal Personality and Social Psychology Bulletin, bermesraan habis seks akan melepaskan hormon oksitosin. Hormon ini membuat Anda merasa lebih nyaman dengan pasangan. Hubungan Anda pun jadi lebih mesra dan penuh kepercayaan.

Oleh Irene Anindyaputri . Data medis direview oleh dr. Yusra Firdaus.