Akhir 2018 Jakarta-Surabaya Tersambung Tol, Begini Progresnya

Jakarta-Surabaya lewat TOL 


2733c919-702f-4e1b-876f-e3dafd8c02dd_169

Pembangunan ruas tol Trans Jawa sepanjang 661 kilometer terus dikebut pengerjaannya. Saat ini ada 7 ruas yang tengah dalam masa konstruksi menuju target pengoperasiannya di tahun ini hingga akhir 2018 mendatang.

Berdasarkan data monitoring Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) bulan November yang diterima detikFinance seperti dikutip di Jakarta, Selasa (28/11/2017), hingga saat ini sudah ada 368 km tol Trans Jawa yang beroperasi. Ruas Trans Jawa terakhir yang dioperasikan adalah Kertosono-Mojokerto Seksi Jombang-Mojokerto Barat sepanjang 20 Km dan Seksi 3 Semarang-Solo yang menyambungkan Bawen dan Salatiga sepanjang 18 Km.

Ruas Trans Jawa paling Barat dimulai dari Pejagan-Pemalang yang memiliki panjang total 58 km (4 seksi). Saat ini sudah ada 20 km dari ruas ini yang beroperasi. Sementara 38 km sisanya dari Brebes Timur ke Pemalang sedang dalam konstruksi, dengan progres tanah 99,95% dan fisik 80,12%

Berlanjut ke Tol Pemalang-Batang sepanjang 39 km yang terdiri dari 2 seksi. Saat ini kedua seksinya masih dalam tahap konstruksi dengan progres tanah 98,3% dan fisik 41,79%. Ruas ini ditarget bisa beroperasi penuh bulan Juni 2018 mendatang.

Ruas selanjutnya Trans Jawa yang sedang dalam pengerjaan adalah Batang-Semarang sepanjang 75 km (5 seksi). Sama halnya dengan Pemalang-Batang, kelima seksi dari ruas ini juga belum ada yang beroperasi. Progres pengadaan lahan saat ini sudah 97,42% dan konstruksi 48,47%

Setelah dari Semarang, Tol Trans Jawa berlanjut ke ruas Semarang-Solo yang memiliki panjang 73 km (5 seksi). 40 km dari total ruas ini sudah beroperasi, sedangkan 33 km dalam masa konstruksi, dari Salatiga menuju Kartosuro. Progres tanah saat ini sudah 97,69% sedangkan konstruksi sudah 62,66%.

Dari Solo, jalan bebas hambatan berlanjut terus ke arah Timur menuju ruas Solo-Ngawi sepanjang 90 km yang terdiri dari 4 seksi. Tol ini dikerjakan sebagian ruasnya oleh pemerintah sepanjang 21 km, sedangkan sisanya dikerjakan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) pemilik konsesi. Progres tanah saat ini sudah di angka 96,68%. Sementara konstruksi yang dikerjakan pemerintah mencapai progres 98,21% dan BUJT sebesar 76,15%. 

Kemudian, sebelum masuk ke ruas Surabaya-Mojokerto, didahului terlebih dahulu oleh Tol Ngawi-Kertosono sepanjang 87 km (4 seksi). Tol yang dikerjakan 37 km nya oleh pemerintah dan 50 km oleh BUJT ini sudah mencapai konstruksi keseluruhan 52,92% dengan pengadaan lahan 99,07%.

Terakhir adalah ruas Surabaya-Mojokerto. Dari 36 km panjang ruas ini, 20 km di antaranya sudah beroperasi di tahun 2011 dan 2016. Pekerjaan untuk sisa tol ini sudah rampung dan tinggal menunggu jadwal peresmian pengoperasian untuk ruas Sepanjang-Mojokerto sepanjang 16 km. (eds/dna)

Source: Eduardo Simorangkir – detikFinance.  28 Nov 2017