Clarissa Tamara

Pemain Biola asal Indonesia


artworks-000129088580-sepngk-t500x500

Opera Snapshot_2018-07-27_224659_id.wikipedia.org

Opera Snapshot_2018-07-27_225427_www.google.com

Opera Snapshot_2018-07-27_225045_clarissatamara.com

Website: clarissatamara dot com

Clarissa Tamara, atau biasa dipanggil Icha (lahir di Jakarta, 28 April 1999; umur 19 tahun) adalah seorang pemain biola asal Indonesia. Gadis ini memang telah memiliki minat pada biola sejak usia dua tahun.

Clarissa meminta sendiri kepada orang tua nya untuk mengkhursuskan Icha bermain biola. Dia pun mulai belajar memainkan biola sejak usia 4 tahun. Hasilnya, Icha benar-benar berhasil menunjukkan prestasinya di dunia tersebut. Di Usia 5 tahun Icha berhasil meraih Juara I Kids Talent Contest, dan pada usia 6 tahun mulai mempersiapkan diri untuk membuat album pertamanya.

Pada usia delapan tahun, Icha telah meluncurkan album perdananya yang berjudul “8” yang dirilis pada tanggal 8 Maret 2008. Di album pertamanya ini Clarissa memadukan permainan biolanya dengan beberapa jenis musik seperti jazz, dangdut, dan pop. Album yang berisi 11 lagu ini 10 di antaranya adalah berupa musik instrumental dengan alunan biola buah gesekan dari tamara sedangkan lagu yang berjudul “kring – Kring Halo” dinyanyikan sendiri oleh Clarissa.

Album yang digarap selama 2 tahun ini melibatkan beberapa musisi seperti Tamam Hoesein, Henry Lamiri, Marcel Aulia, Indro Hardjoko dan Uce Haryono.

Satu tahun setelah album pertama Clarissa direales Clarissa berhasil meraih penghargaan Anugerah Musik Indonesia 2009 sebagai “Artis Terbaik” dan “Karya Produksi Terbaik” dalam bidang World Music/Instrumentalia

Dan pada Desember 2009 Clarissa meriliskan album keduanya yang berisi lagu – lagu natal dan berjudul “9 Gift of Christmast“.

Di usianya yang ke 14, Clarissa Tamara membuktikan talentanya pada tanggal 15 Juni 2013 dengan mencatat Rekor Dunia pada badan Record Holder Republic sebagai Pemain Biola Tercepat memainkan lagu Flight of The Bumblebee dengan kecepatan 273 bpm (beat per minute) dalam waktu 49,42 detik.

Gallery


Source: Wikipedia

Cara Mencegah Kehamilan Tanpa Kondom

Khusus Pasutri


Source: WikiHow

Ada berbagai cara untuk mengurangi risiko kehamilan yang tidak diinginkan tanpa menggunakan kondom. Dokter keluarga bisa menyarankan beberapa resep obat, atau Anda bisa menggunakan metode alami. Namun, perlu diingat bahwa kondom menawarkan manfaat lain selain sebagai alat kontrasepsi, misalnya mencegah IMS (infeksi menular seksual). Selain itu, satu-satunya cara yang bisa memberi jaminan mutlak untuk mencegah kehamilan adalah menghindari hubungan seks sama sekali. Sementara itu, semua cara lainnya hanya bisa mengurangi risiko kehamilan secara signifikan, tetapi tidak menjamin kehamilan tidak akan terjadi.

Metodi 1 | Menggunakan Obat-obatan Medis untuk Mencegah Kehamilan Tanpa Kondom


v4-728px-Prevent-Pregnancy-Without-a-Condom-Step-1

1 | Minumlah pil kontrasepsi hormonal 

Wanita yang ingin mencegah kehamilan, tetapi tidak mau menggunakan kondom, bisa memilih cara yang paling umum dilakukan, yaitu mengonsumsi pil kontrasepsi hormonal. Anda bisa mendapatkan pil kontrasepsi hormonal dari dokter keluarga. Pil biasanya terbuat dari campuran estrogen dan progesteron, atau progesteron saja. Anda perlu mengonsumsi satu pil setiap hari selama 21 hari, dilanjutkan dengan “pil gula” selama 7 hari (pada masa ini tubuh mengalami “pendarahan putus obat” atau withdrawal bleed, alih-alih menstruasi).

  • Ada berbagai formulasi berbeda untuk pil kontrasepsi. Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter untuk mempertimbangkan berbagai opsi dan menentukan pil yang paling cocok untuk Anda.
  • Keuntungan menggunakan pil kontrasepsi adalah efektivitasnya mencapai 91% dalam mencegah kehamilan (bahkan lebih tinggi lagi jika dikonsumsi pada waktu yang persis sama setiap hari tanpa melewatkan satu dosis pun).
  • Pria yang ingin berhubungan seks dengan wanita, tetapi tidak ingin membuatnya hamil bisa bertanya kepadanya apakah dia mengonsumsi pil kontrasepsi secara teratur. Kelemahan metode kontrasepsi ini bagi pria adalah Anda hanya bisa mengandalkan kata-kata pasangan dan memercayai bahwa dia mengonsumsi pil setiap hari dan tidak melewatkan satu dosis pun tanpa sengaja.

v4-728px-Prevent-Pregnancy-Without-a-Condom-Step-2

2 | Mintalah dokter memasang IUD (intrauterine device) atau AKDR (Alat KB Dalam Rahim)

AKDR berukuran kecil, berbentuk seperti huruf T dan dimasukkan melalui vagina ke uterus (dan berada di sana selama beberapa tahun kemudian, seraya berfungsi sebagai alat kontrasepsi). AKDR menawarkan efektivitas lebih dari 99% dalam mencegah kehamilan.AKDR yang ditawarkan di antaranya: AKDR Mirena, Skyla, dan Lilletta, dan AKDR Tembaga.

  • AKDR Mirena berbasis hormon. Harganya lebih mahal dan bisa bertahan sampai 5 tahun. Namun, AKDR Mirena memiliki manfaat lain, yaitu mengurangi nyeri dan volume darah mentruasi. AKDR Skyla dan Lilletta juga berbasis hormon dan bisa bertahan sampai 3 tahun.
  • AKDR Tembaga tidak berbasis hormon. Keuntungan AKDR tembaga adalah lebih murah dan bisa bertahan sampai 10 tahun. Namun, aspek negatifnya adalah nyeri dan volume darah menstruasi setiap bulannya mungkin meningkat.
  • Dokter keluarga mungkin akan memberikan resep untuk AKDR. Dokter kemudian bisa menentukan waktu pemasangan, yang biasanya hanya beberapa menit.
  • Pemasangan AKDR mungkin menimbulkan rasa sakit selama beberapa saat ketika melewati mulut serviks yang sempit. Namun, setelah AKDR berada di dalam uterus, Anda seharusnya tidak merasa sakit lagi.

v4-728px-Prevent-Pregnancy-Without-a-Condom-Step-3

3 | Cobalah alat kontrasepsi hormonal lainnya

Pilihan alat kontrasepsi hormonal lain di antaranya cincin vagina, suntikan Depo-Provera, dan plester kontrasepsi. Alat kontrasepsi ini bisa didapat melalui resep dari dokter keluarga.

  • Cincin vagina (juga disebut NuvaRing) adalah alat kontrasepsi yang dimasukkan ke vagina dan dibiarkan di sana selama 3 minggu setiap kali (dan kemudian dilepaskan selama satu minggu untuk pendarahan putus obat).[4] Cincin vagina menekan ovulasi dengan melepaskan hormon (campuran estrogen dan progesteron) selama berada di dalam vagina. Cincin vagina jarang menyebabkan masalah selama hubungan seks, dan biasanya tidak bisa dirasakan oleh pengguna atau pasangan. Tingkat kegagalan adalah 9% untuk penggunaan biasa, dan 0,3% dengan penggunaan sempurna. Cincin dapat dilepas sampai jangka waktu 3 jam sehingga Anda bisa lebih nyaman saat berhubungan seks, tetapi ini hanya pilihan.
  • Suntikan Depo-Provera diberikan oleh dokter setiap tiga bulan sekali. Keuntungan alat kontrasepsi ini adalah selama Anda tidak lupa mendapatkan suntikan setiap tiga bulan, Anda tidak perlu mengingat untuk mengonsumsi pil kontrasepsi lagi (atau menggunakan metode lainnya) secara teratur.  Untuk mereka yang mendapatkan suntikan secara teratur setiap tiga bulan, tingkat kegagalan kurang dari 1%. 
  • Plester kontrasepsi berukuran sekitar 5×5 cm, dan ditempelkan pada kulit. Setiap plester bisa digunakan selama satu minggu, dan kemudian harus diganti. Namun, Anda harus menggunakan tiga plester secara berturut-turut, dilanjutkan dengan jeda satu minggu untuk memungkinkan terjadinya pendarahan putus obat. Plester ini mengandung hormon yang sama seperti pil kontrasepsi, dan saat digunakan dengan benar (dan rajin menggantinya setiap minggu), tingkat kegagalan kurang dari 1% 
  • Mintalah informasi tentang alat kontrasepsi implan yang disebut Implanon. Alat kontrasepsi ini disisipkan ke lengan dan bisa bertahan sampai 4 tahun. 

v4-728px-Prevent-Pregnancy-Without-a-Condom-Step-4
 4 | Pilihlah Sspermisida

Spermisida adalah gel atau busa yang dimasukkan ke vagina, yang memerangkap dan kemudian membunuh sperma dengan menggunakan bahan kimia yang beracun untuk sperma. Anda bisa membeli spermisida di toko obat atau apotek lokal. Tingkat kegagalan spermisida sekitar 22%. 

v4-728px-Prevent-Pregnancy-Without-a-Condom-Step-5

5 | Gunakan metode penghalang seperti tutup serviks atau diafragma

Baik tutup serviks maupun diafragma adalah alat kontrasepsi yang dimasukkan melalui vagina untuk menutupi serviks. Metode ini menghalangi sperma memasuki uterus. Tutup serviks atau diafragma biasanya juga mengandung bahan kimia yang membunuh sperma sehingga mengurangi risiko kehamilan lebih jauh. Tingkat kegagalan untuk metode ini sekitar 14% pada wanita yang belum pernah hamil, dan 29% untuk wanita yang sudah pernah hamil.

  • Anda bisa melakukan pemasangan tutup serviks atau diafragma di tempat praktik dokter.

v4-728px-Prevent-Pregnancy-Without-a-Condom-Step-6

6 | Cobalah Sterilisasi

Cobalah sterilisasi. Salah satu cara yang paling meyakinkan untuk mencegah kehamilan adalah melakukan sterilisasi, baik di pihak pria atau wanita (maupun keduanya). Namun, pahami sepenuhnya bahwa prosedur ini bersifat permanen. Jadi, sebaiknya jangan gunakan metode ini, kecuali Anda benar-benar yakin tidak menginginkan anak sendiri di masa depan.

  • Untuk pria, prosedur ini disebut “vasektomi”. Dalam prosedur ini, dokter akan memotong “vas deferen”, saluran yang mengangkut sperma. Tindakan ini meniadakan kontribusi pria dalam kehamilan.
  • Untuk wanita, prosedur ini disebut “ligasi tuba”. Pada prosedur ini tuba falopi (yang mengangkut telur yang belum dibuahi dari ovarium ke uterus) akan diputus. Tindakan ini mencegah telur agar tidak dibuahi dan dengan begitu mencegah kehamilan.

Metode 2 | Menggunakan Metode Alami untuk Mengurangi Risiko Kehamilan


v4-728px-Prevent-Pregnancy-Without-a-Condom-Step-7

1 | Cobalah “Metode Penarikan”

Salah satu cara untuk mengurangi kemungkinan hamil tanpa menggunakan kondom adalah mencoba metode penarikan. Metode ini dilakukan dengan menarik keluar penis sesaat sebelum ejakulasi sehingga sperma tidak mendapat kesempatan untuk melakukan perjalanan ke vagina yang dapat menyebabkan kehamilan.

  • Masalah yang dihadapi dengan metode ini adalah sebagian sperma mungkin bocor sebelum waktunya (sebelum ejakulasi dan sebelum penarikan penis dilakukan) sehingga efektivitas metode ini hanya sekitar 78% dalam mencegah kehamilan.

v4-728px-Prevent-Pregnancy-Without-a-Condom-Step-8

2 | Gunakan “Metode Kalender”

Secara teknis, hanya ada beberapa hari setiap bulan yang memungkinkan wanita benar-benar hamil. Kebanyakan wanita memiliki siklus 28 hari, yang dimulai pada hari pertama menstruasi. Rata-rata ovulasi terjadi pada hari ke-14, tetapi wanita bisa saja dalam kondisi subur selama beberapa hari sebelum dan sesudah ovulasi.Jika wanita melakukan hubungan seks sebelum atau sesudah hari-hari suburnya, kemungkinan dia hamil jauh lebih rendah.

  • Kelemahan metode kalender adalah tidak semua wanita memiliki siklus tepat 28 hari. Siklus ini sedikit bervariasi antara satu wanita dan wanita lainnya. Bahkan bisa saja seorang wanita memiliki siklus menstruasi yang tidak konsisten setiap bulannya. Alasan inilah yang menyebabkan metode ini hanya memiliki efektivitas sekitar 76% dalam mencegah kehamilan tanpa menggunakan kondom.
  • Jika Anda memiliki siklus kurang lebih 28 hari, kurangi 14 hari dari hari TERAKHIR siklus dan anggaplah hari tersebut sebagai awal masa subur. Paruh kedua dari siklus menstruasi wanita (setelah ovulasi) cenderung jauh lebih konsisten dibanding paruh pertama siklus menstruasi (sebelum ovulasi).

v4-728px-Prevent-Pregnancy-Without-a-Condom-Step-9

3 | Lacak kesuburan Anda menggunakan tanda-tanda fisiologis

Salah satu cara untuk melacak kesuburan adalah menggunakan tanda-tanda fisiologis seperti pengukuran suhu tubuh basal, dan/atau mengamati keluarnya lendir serviks, untuk membantu menentukan hari-hari tertentu saat wanita mengalami puncak kesuburan. Dengan begitu, Anda bisa menghindari hubungan seks pada masa subur.

  • Metode “suhu tubuh basal” dilakukan dengan mengukur suhu tubuh pada pagi hari dan sebelum makan setiap hari. Suhu tubuh akan meningkat 0,2-0,5 °C setelah ovulasi. Oleh karena itu, disarankan untuk menggunakan kondom, spermisida, dan alat kontrasepsi nonhormonal lainnya sejak hari pertama menstruasi sampai tiga hari setelah suhu tubuh basal mengalami kenaikan.
  • Metode “lendir serviks” dilakukan dengan mengamati karakteristik lendir serviks yang keluar. Biasanya tidak ada pelepasan lendir segera setelah menstruasi, sekresi ringan dan lengket pada hari-hari sesudahnya, peningkatan pesat sekresi lendir yang lebih basah dan jernih pada hari-hari di sekitar ovulasi, dan tidak ada sekresi yang bisa dirasakan setelah akhir “masa subur” sampai siklus menstruasi berikutnya. Oleh karena itu, selama hari-hari ketika lendir serviks dilepaskan dalam jumlah banyak, jernih dan basah, sebaiknya hindari hubungan seks karena pada saat inilah wanita mengalami puncak masa subur. 

v4-728px-Prevent-Pregnancy-Without-a-Condom-Step-10

4 | Pahami bahwa metode alami masih mengandung risko kehamilan

Metode penarikan maupun metode kalender, keduanya secara signifikan kurang efektif dibandingkan metode kontrasepsi medis. Jadi, jangan mengandalkan teknik tersebut jika Anda benar-benar ingin menghindari kehamilan. Berikut alasannya:

  • Jika Anda seorang pria dan secara tidak sengaja menghamili seorang wanita, pada umumnya keputusan ada di tangannya apakah dia akan meneruskan kehamilan (atau melakukan aborsi).
  • Itu berarti jika Anda menghamili seorang wanita dan dia memutuskan untuk mempertahankan bayinya, Anda sekarang bertanggung jawab untuk membantu secara finansial dan mungkin akan bertanggung jawab menjalankan tugas sebagai orang tua juga.
  • Baik pria dan wanita akan menanggung dampak dari kehamilan yang tidak direncanakan. Memiliki tanggung jawab untuk menafkahi seorang bayi sebelum Anda siap dapat berdampak signifikan pada (dan berpotensi menghalangi) rencana lain yang mungkin sudah Anda pikirkan, misalnya yang berhubungan dengan karier, hubungan, dan aspek kehidupan lainnya.
  • Jika Anda seorang wanita dan secara tidak sengaja hamil, Anda mungkin harus menghadapi masalah apakah akan mempertahankan bayi atau melakukan aborsi, jika tindakan tersebut diperbolehkan (legal).

Metode 3 | Memahami Nilai Tambah Menggunakan Kondom


v4-728px-Prevent-Pregnancy-Without-a-Condom-Step-11

1 | Pertimbangkan kondom sebagai sarana untuk mengurangi risiko IMS

Sebelum memutuskan untuk menyingkirkan penggunaan kondom, penting untuk mempertimbangkan peran kondom dalam mengurangi risiko infeksi menular seksual selain mencegah kehamilan. Meskipun Anda sudah menggunakan alat kontrasepsi, seperti pil kontrasepsi hormonal, metode kontrasepsi lain tidak memiliki andil dalam mencegah IMS. Oleh karena itu, kondom memiliki peran penting jika menyangkut hubungan seks yang aman.

  • Kondom melindungi Anda dari IMS dengan mengurangi kontak genital ke genital, dan juga dengan menghalangi cairan ejakulasi dari penis sehingga tidak bisa memasuki vagina. Jenis kontak seperti itu memungkinkan infeksi ditularkan dari satu orang ke orang lain.

v4-728px-Prevent-Pregnancy-Without-a-Condom-Step-12

2 | Gunakan kondom jika Anda tidak bisa memercayai partner seks sepenuhnya.

Jika Anda terlibat secara serius dalam hubungan monogami jangka panjang, Anda akan mengetahui apakah pasangan menggunakan alat kontrasepsi lain, seperti minum “pil” atau menggunakan AKDR, karena hubungan yang terjalin telah mencapai tahap saling percaya dan mungkin Anda juga telah membahas metode kontrasepsi terbaik bagi Anda berdua. Namun, jika Anda memiliki partner seks baru yang belum dikenal dengan cukup baik sehingga Anda belum bisa memercayainya sepenuhnya, penting untuk memahami bahwa kondom bisa menjadi salah satu metode kontrasepsi yang lebih bisa diandalkan.

  • Jika Anda seorang pria dan sedang menjalin hubungan dengan partner seks baru, mungkin Anda tidak pernah tahu dengan pasti apakah wanita itu benar-benar menggunakan “pil” (atau alat kontrasepsi lainnya), dan meminumnya secara teratu.
  • Mungkin saja seorang wanita tidak berkata jujur tentang alat kontrasepsi yang digunakan karena sengaja ingin hamil.
  • Tidak tertutup kemungkinan bahwa pria bisa saja berbohong tentang prosedur vasektomi yang sebenarnya tidak dia lakukan. Atau, dia mungkin berjanji dia akan melakukan penarikan dan kemudian gagal memenuhinya.
  • Menggunakan kondom adalah metode kontrasepsi yang jelas dan gamblang dan tidak membutuhkan kepercayaan dari pihak mana pun.

v4-728px-Prevent-Pregnancy-Without-a-Condom-Step-13

3 | Carilah kontrasepsi darurat jika kondom rusak atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya

Kondom memiliki efektivitas 82% dalam mencegah kehamilan.  Namun, jika kondom rusak saat berhubungan seks, Anda harus segera mencari metode kontrasepsi darurat.

  • Anda bisa membeli alat kontrasepsi darurat di apotek atau toko obat lokal, atau terkadang bahkan toko swalayan.
  • Pilihan Anda adalah pil (Plan B), atau meminta dokter untuk memasang AKDR Tembaga. Pil Plan B harus digunakan sesegera mungkin setelah hubungan seks tanpa perlindungan (idealnya dalam satu hari karena efektivitasnya berkurang jika Anda menunggu lebih lama). Namun, Plan B dapat digunakan hingga 72 jam setelah melakukan hubungan seks tanpa perlindungan. AKDR tembaga terbilang efektif sebagai kontrasepsi darurat sampai 5 hari setelah hubungan seks tanpa perlindungan.
  • Pilihan kontrasepsi darurat lain meliputi ulipristal acetat dan pil yang mengandung campuran estrogen-progresteron.  Kedua kontrasepsi medis darurat ini memerlukan resep dokter untuk mendapatkannya.

v4-728px-Prevent-Pregnancy-Without-a-Condom-Step-14

4 | Gunakan kondom sebagai perlindungan cadangan jika kehamilan benar-benar tidak boleh terjadi. 

Oleh karena setiap metode memiliki tingkat kegagalan tertentu, menggabungkan lebih dari satu metode bisa menjadi langkah cerdas, misalnya kondom dan pil kontrasepsi, jika kehamilan benar-benar tidak diinginkan. Akan lebih baik bersikap hati-hati daripada mengambil risiko hamil, dan kemudian harus menghadapi akibatnya.

Meteora

One of the  UNESCO World Heritage in Greece


From Wikipedia, the free encyclopedia

meteora-monasteries

The Meteora (/ˌmɛtiˈɔːrə/ ; Greek: Μετέωρα, pronounced [meˈteora]) is a rock formation in central Greece hosting one of the largest and most precipitously built complexes of Eastern Orthodox monasteries, second in importance only to Mount Athos. The six (of an original twenty four) monasteries are built on immense natural pillars and hill-like rounded boulders that dominate the local area. It is located near the town of Kalambaka at the northwestern edge of the Plain of Thessaly near the Pineios river and Pindus Mountains.

Opera Snapshot_2018-07-23_212531_en.wikipedia.org

Meteora-monasteries-Greece-map

Meteora is included on the UNESCO World Heritage List under criteria I, II, IV, V and VII. 

The name means “lofty”, “elevated”, and is etymologically related to meteor. 

Geology


Beside the Pindos Mountains, in the western region of Thessaly, these unique and enormous columns of rock rise precipitously from the ground. But their unusual form is not easy to explain geologically. They are not volcanic plugs of hard igneous rock typical elsewhere, but the rocks are composed of a mixture of sandstone and conglomerate.

The conglomerate was formed of deposits of stone, sand and mud from streams flowing into a delta at the edge of a lake, over millions of years. About 60 million years ago during the Paleogene period  a series of earth movements pushed the seabedupwards, creating a high plateau and causing many vertical fault lines in the thick layer of sandstone. The huge rock pillars were then formed by weathering by water, wind and extremes of temperature on the vertical faults. It is unusual that this conglomerate formation and type of weathering are confined to a relatively localised area within the surrounding mountain formation.

This type of rock formation and weathering process has happened in many other places locally and throughout the world, but what makes Meteora’s appearance special is firstly the uniformity of the sedimentary rock constituents deposited over millions of years leaving few signs of vertical layering, and secondly the localised abrupt vertical weathering.

The cave of Theopetra is located 4 kilometres (2.5 mi) from Kalambaka. Its uniqueness from an archeological perspective is that a single site contains records of two greatly significant cultural transitions: the replacement of Neanderthals by modern humans and later, the transition from hunting-gathering to farming after the end of the last Ice Age. The cave consists of an immense 500 square metres (5,400 sq ft) rectangular chamber at the foot of a limestone hill, which rises to the northeast above the village of Theopetra, with an entrance 17 metres (56 ft) wide by 3 metres (9.8 ft) high. It lies at the foot of the Chasia mountain range, which forms the natural boundary between Thessaly and Macedonia prefectures, while the Lithaios River, a tributary of the Pineios River, flows in front of the cave. The small Lithaios River flowing literally on the doorsteps of the cave meant that cave dwellers had always easy access to fresh, clean water without the need to cover daily long distances to find it.  Excavations and research and have discovered petrified diatoms, which have contributed to understanding the Palaeo-climate and climate changes. Radiocarbon dating evidences human presence dating back 50,000 years.  The cave used to be open to the public, but is currently closed indefinitely, for safety inspections.

History


Ancient History

Caves in the vicinity of Meteora were inhabited continuously between 50,000 and 5,000 years ago. The oldest known example of a man-made structure, a stone wall that blocked two-thirds of the entrance to the Theopetra cave, was constructed 23,000 years ago, probably as a barrier against cold winds – the Earth was experiencing an ice age at the time – and many Paleolithic and Neolithic artifacts have been found within the caves. 

Meteora are mentioned neither in the Greek mythology nor in the Ancient Greek literature. The first people to inhabit Meteora after the Neolithic Era were an ascetic group of hermit monks who, in the 9th century AD, moved up to the ancient pinnacles. They lived in hollows and fissures in the rock towers, some as high as 1800 ft (550m) above the plain. This great height, combined with the sheerness of the cliff walls, kept away all but the most determined visitors. Initially, the hermits led a life of solitude, meeting only on Sundays and special days to worship and pray in a chapel built at the foot of a rock known as Dhoupiani. 

As early as the 11th century, monks occupied the caverns of Meteora. However, monasteries were not built until the 14th century, when the monks sought somewhere to hide in the face of an increasing number of Turkish attacks on Greece. At this time, access to the top was via removable ladders or windlass. Nowadays, getting up is a lot simpler due to steps being carved into the rock during the 1920s. Of the 24 monasteries, only 6 (five male, one female) are still functioning, with each housing fewer than 10 individuals. 

Monasteries

The exact date of the establishment of the monasteries is unknown. By the late 11th and early 12th centuries, a rudimentary monastic state had formed called the Skete of Stagoi and was centered around the still-standing church of Theotokos (mother of God).  By the end of the 12th century, an ascetic community had flocked to Meteora.

In 1344, Athanasios Koinovitis from Mount Athos brought a group of followers to Meteora. From 1356 to 1372, he founded the great Meteoron monastery on the Broad Rock, which was perfect for the monks; they were safe from political upheaval and had complete control of the entry to the monastery. The only means of reaching it was by climbing a long ladder, which was drawn up whenever the monks felt threatened.

At the end of the 14th century, the Byzantine Empire’s reign over northern Greece was being increasingly threatened by Turkish raiders who wanted control over the fertile plain of Thessaly. The hermit monks, seeking a retreat from the expanding Turkish occupation, found the inaccessible rock pillars of Meteora to be an ideal refuge. More than 20 monasteries were built, beginning in the 14th century.  Six remain today.

In 1517 Theophanes built the monastery of Varlaam, which was reputed to house the finger of St John and the shoulder blade of St Andrew.

Access to the monasteries was originally (and deliberately) difficult, requiring either long ladders lashed together or large nets used to haul up both goods and people. This required quite a leap of faith – the ropes were replaced, so the story goes, only “when the Lord let them break”.  In the words of UNESCO, “The net in which intrepid pilgrims were hoisted up vertically alongside the 373 metres (1,224 ft) cliff where the Varlaam monastery dominates the valley symbolizes the fragility of a traditional way of life that is threatened with extinction.” 

Until the 17th century, the primary means of conveying goods and people from these eyries was by means of baskets and ropes. 

In 1921, Queen Marie of Romania visited Meteora, becoming the first woman ever allowed to enter the Great Meteoron monastery. 

In the 1920s there was an improvement in the arrangements. Steps were cut into the rock, making the complex accessible via a bridge from the nearby plateau. During World War II the site was bombed.[citation needed] Many art treasures were stolen. 

List of Monasteries


Opera Snapshot_2018-07-23_182442_en.wikipedia.org

1024px-07Meteora01- Monastery of Great Meteoron

The Monastery of Great Meteoron – This is the largest of the monasteries located at Meteora, though in 2015 there were only 3 monks in residence. It was erected in the mid-14th century and was the subject of restoration and embellishment projects in 1483 and 1552. One building serves as the main museum for tourists. The Katholikon (main church), consecrated in honour of the Transfiguration of Jesus was erected in the middle of the 14th century and 1387/88 and decorated in 1483 and 1552

1024px-Meteora_Varlaam_IMG_7800- Monastery of Varlaam

The Monastery of Varlaam – The Monastery of Varlaam is the second largest monastery in the Meteora complex, and in 2015 had the largest number of monks (seven) of the male monasteries. It was built in 1541 and embellished in 1548. A church, dedicated to All Saints, is in the Athonite type (cross-in-square with dome and choirs), with spacious exonarthex (lite) is surrounded by a dome. It was built in 1541/42 and decorated in 1548, while the exonarthex was decorated in 1566. The old refectory is used as a museum while north of the church is the parekklesion of the Three Bishops, built in 1627 and decorated in 1637. 

High_above_Kalambaka_at_Meteora-Monastery of Rousanou

The Monastery of Rousanou/St. Barbara  was founded in the middle of the 16th century and decorated in 1560. Today it is a flourishing nunnery with 13 nuns in residence in 2015.

1024px-Meteora_Agios_Nikolaos_Anapafsas_IMG_7817-Monastery of St. Nicholas Anapausas

The Monastery of St. Nicholas Anapausas, built in the 16th century, has a small church, decorated by the noted Cretan painter Theophanis Strelitzas, in 1527. There was one monk in residence in 2015. 

1024px-Agiu_Stefanu_Meteora_1-Monastery of St. Stephen

The Monastery of St. Stephen has a small church built in the 16th century and decorated in 1545. This monastery rests on the plain rather than on a cliff. It was shelled by the Nazis during World War II who believed it was harboring insurgents and was abandoned.  The monastery was given over to nuns in 1961 and they have reconstructed it into a flourishing nunnery, with 28 nuns in residence in 2015.

1024px-AgiaTriada-Monastery of the Holy Trinity

The Monastery of the Holy Trinity is on top of the cliffs. It was built in 1475 and was remodeled in 1684, 1689, 1692, 1741.  There were four monks in residence in 2015.

Gallery


Meteora_in_the_early_morning_hours

Meteora in the early morning hours.

Roussanou,_Meteora,_Greece

The Rousanou, the Nikolaos and the Grand Meteora monasteries.

1024px-Meteora_1_evlahos

The Rousanou monastery.

1024px-Meteory_1_wisnia6522

Panorama of the Meteora valley

Meteora_valley,_Meteora,_Greece

Panoramic view at Meteora valley

Monastery_Varlaam,_Meteora,_Greece

Panoramic view at monastery Varlaam

Roussanou,_Meteora,_Greece

Panoramic view at monastery Roussanou

Varlaam_and_Grand_Metereon,_Meteora,_Greece

Panoramic view at monasteries Varlaam and Grand Metereon

Cultural References


  • The monastery of Holy Trinity was a filming location in the 1981 James Bond movie For Your Eyes Only 
  • Scenes from Tintin and the Golden Fleece were also shot at the Meteora monasteries.
  • Michina, the main setting of the movie Pokémon: Arceus and the Jewel of Life is based on Meteora.
  • Meteora is the main location in the fiction book The Spook’s Sacrifice, by Lancashire author Joseph Delaney
  • One of the surviving characters in Max Brooks’s zombie apocalypse novel, “World War Z” finds refuge and peace of mind in the monasteries during and after the zombie war.
  • The 2012 film Meteora directed by Spiros Stathoulopoulos is set in the monasteries and scenery of Meteora
  • Primary location and name of Volume 3 in the comic book series “Le Décalogue” by French author Frank Giroud.
  • The Eyrie of Vale of the House of Arryn from Game of Thrones is based on Meteora
  • The Call of Duty: Modern Warfare 3 DLC Map “Sanctuary” is set in the monasteries of the Meteora.
  • The 2003 album by Linkin Park takes its name from the site.
  • The monasteries were a filming location for the 1976 action movie Sky Riders   starring Susannah York, James Coburn and Robert Culp.
  • In The Young Indiana Jones Chronicles episode “Travels with Father”, Indiana and his father visit Meteora.

Cara Bertahan Lebih Lama di Ranjang Secara Alami

Khusus Pasutri


Source: WikiHow

Satu dari tiga pria mengatakan bahwa mereka mengalami ejakulasi dini, atau keluar lebih cepat daripada yang mereka (dan pasangan mereka) inginkan.  Dalam beberapa kasus, ejakulasi dini adalah tanda disfungsi ereksi, tetapi kebanyakan menimbulkan rasa malu dan perasaan tidak jantan. Meskipun kondisi ini sangat dapat dirawat dengan obat, ada beberapa cara untuk memperbaiki performa seksual tanpa harus menjalani pengobatan. Beberapa cara alami yang bisa Anda terapkan untuk bertahan lebih lama di ranjang adalah mengubah rutinitas bercinta, tidak melupakan pemanasan, dan rileks.

Metode 1 | Mempersiapkan Diri untuk Bercinta


v4-728px-Last-Longer-in-Bed-Naturally-Step-1-Version-3

1 | Latih otot PC Anda

Anda perlu berlatih mengencangkan otot pubococcygeus (PC) yang terletak di antara anus dan sfingter kemih. Untuk menemukannya, cobalah menghentikan aliran urine saat Anda buang air kecil. Jika berhenti, itulah otot yang harus Anda latih. Luangkan waktu untuk mengencangkan dan mengontraksikan otot tersebut setiap hari, 15 kontraksi sebanyak 3 set, yang akan menguatkannya dan memberi keyakinan lebih saat Anda menggunakannya untuk memelankan kecepatan. 

  • Pertimbangkan latihan yang sama untuk otot panggul, termasuk yoga, kegel, dan pilates. Latihan ini akan menguatkan otot panggul dan meningkatkan kontrol diri. 

v4-728px-Last-Longer-in-Bed-Naturally-Step-2-Version-3

2 | Cobalah masturbasi sebelum bercinta

Sekitar satu atau dua jam sebelum bercinta, rangsanglah diri Anda sendiri sampai ejakulasi. Pria membutuhkan waktu untuk memulihkan tenaga setelah keluar, jadi masturbasi sedikit sebelum bercinta akan membantu Anda untuk tidak cepat keluar.

v4-728px-Last-Longer-in-Bed-Naturally-Step-3-Version-3

3 | Berlatihlah dengan metode mulai-dan-berhenti

Cara lain supaya Anda bisa bertahan lebih lama adalah berlatih sambil masturbasi. Rangsang diri Anda sampai hampir selesai, kemudian hentikan dan tenangkan diri. Mulai lagi sampai tinggi dan kemudian pelankan.

  • Teknik ini akan membantu Anda mengetahui sampai di mana batasan Anda, dan seberapa jauh Anda bisa bertahan sebelum harus keluar. Setelah mengetahui batasan tersebut, Anda akan lebih mampu mengontrol diri sebelum sampai ke titik yang tidak bisa dibendung lagi.

v4-728px-Last-Longer-in-Bed-Naturally-Step-4-Version-3

4 | Hentikan aktivitas seksual untuk sementara

Jika masalah Anda berkaitan dengan kecemasan performa, mungkin sebaiknya Anda istirahat. Bicaralah dengan dokter dan pasangan tentang rencana menghindari seks selama periode waktu tertentu.[6]Ini bukan berarti Anda tidak bisa bermesraan. Gunakan waktu ini untuk berfokus pada jenis permainan cinta yang lain.

  • Ini akan membantu Anda menciptakan kenikmatan baik untuk diri sendiri dan pasangan sehingga tidak ada lagi tekanan setelah aktif berhubungan lagi.

Metode 2 | Memelankan Diri


v4-728px-Last-Longer-in-Bed-Naturally-Step-5-Version-3

1 | Lakukan permainan cinta untuk pemanasan

Penetrasi biasanya lebih baik untuk klimaks pria, tetapi wanita membutuhkan rangsangan lain untuk sampai ke sana. Permainan cinta sebelum penetrasi, seperti usapan, cumbuan, ciuman, dan seks oral dapat membantu meningkatkan kenikmatan pasangan dan pada saat yang sama menunda kepuasan Anda. 

v4-728px-Last-Longer-in-Bed-Naturally-Step-6-Version-3

2 | Ganti Posisi

Kadang suami istri sudah memiliki satu irama atau terbiasa dalam posisi yang sama, dan ini bisa membuat Anda keluar lebih cepat. Mencoba posisi baru akan sedikit mengalihkan perhatian, dan membuat Anda bertahan lebih lama karena Anda akan memikirkan bagaimana rasanya.

  • Cara lain untuk mengganti posisi adalah di tengah-tengah bercinta. Jika Anda mulai merasa akan klimaks, berhentilah dan ganti posisi. 
  • Satu posisi yang harus dihindari jika Anda ingin bertahan lebih lama adalah doggy style. Posisi ini adalah pilihan tepat jika Anda ingin sesi bercinta singkat, tetapi kebanyakan pria akan bertahan lebih lama dalam posisi wanita di bawah atau wanita di atas. 

v4-728px-Last-Longer-in-Bed-Naturally-Step-7-Version-3

3 | Kurangi Kecepatan

Tundalah klimaks dengan mencuri waktu di antara dorongan, mungkin menunggu 3 detik antara tarikan ke dalam dan keluar. Tambahkan kecepatan dengan bertahap selama 4 hingga 5 menit berikutnya. Jangan meniru jackhammer, karena gerakan cepat juga akan membuat Anda keluar lebih cepat.

  • Jika Anda mulai merasa hampir keluar, hentikan dorongan dan diam sebentar dalam tubuh pasangan sampai Anda bisa mengontrol diri lagi.
  • Cara lain untuk memelankan diri adalah berfokus pada aktivitas lain. Belai dan telusuri tubuh pasangan dengan tangan dan bibir Anda.

v4-728px-Last-Longer-in-Bed-Naturally-Step-8-Version-2

4 | Terapkan teknik 7 dan 9

Ahli seks mengatakan bahwa teknik 7 dan 9 dapat membantu menunda klimaks pria yang mengalami ejakulasi dini. Dorong tujuh kali dengan cepat ke dalam dan keluar, diikuti dengan sembilan dorongan pelan, dan ulangi selama durasi berhubungan. 

v4-728px-Last-Longer-in-Bed-Naturally-Step-9-Version-2

5 | Cobalah teknik jeda-jepit 

Salah satu cara yang dapat Anda lakukan dengan pasangan untuk menunda klimaks dini adalah teknik jeda-jepit, yang memerlukan tekanan di penis Anda. Saat Anda merasa hampir ejakulasi, mintalah pasangan menjepit penis Anda di antara kepala dan batangnya. Tahan selama beberapa detik sampai dorongan untuk ejakulasi berlalu. Setelah pasangan melepaskan jepitan, tunggu 30 detik, kemudian kembali pada pemanasan.

  • Anda juga bisa mencoba menjepit dan mendorong bagian penis Anda yang lain. Gunakan ibu jari dan telunjuk untuk membentuk cincin kencang yang melingkari pangkal batang. Ini membantu mempertahankan aliran darah sehingga Anda tetap keras. Anda juga dapat menekan area di antara anus dan dasar testikel. Menekan area perineum ini akan mencegah aliran dan membantu memelankan pelepasan dini. 

Metode 3 | Memperkuat Keyakinan


v4-728px-Last-Longer-in-Bed-Naturally-Step-10-Version-2

1 | Yakinlah pada diri dan kemampuan Anda

Kecemasan memiliki kecenderungan untuk terbentuk dengan sendirinya, artinya mencemaskan performa akan cenderung membuat Anda keluar lebih cepat. Sebaliknya, yakinlah pada kemampuan Anda untuk bertahan lama. Jika Anda mulai merasa cemas, ambil napas, dan pikirkan bagaimana Anda menikmati acara bercinta dengan pasangan, jangan memikirkan kekhawatiran akan keluar cepat. 

v4-728px-Last-Longer-in-Bed-Naturally-Step-11-Version-2

2 | Pikirkan tentang kesulitan psikologis

Beberapa dokter percaya bahwa ejakulasi dini mungkin merupakan akibat dari masalah pribadi atau kebiasaan buruk yang terbentuk di masa lalu, baik dalam hubungan saat ini ataupun hubungan sebelumnya. Anda dapat mengatasinya dengan pasangan atau terapis jika permasalahan tersebut sudah diidentifikasi.

  • Beberapa masalah dari masa lalu mungkin adalah terburu-buru klimaks supaya tidak ketahuan, atau berhubungan dengan cepat untuk menghindari rasa bersalah.

v4-728px-Last-Longer-in-Bed-Naturally-Step-12-Version-2

3 | Bicaralah dengan pasangan

Keinginan untuk bertahan lama di ranjang biasanya bertujuan untuk menambah kenikmatan bagi Anda dan pasangan. Jika masalah ini baru muncul atau dialami dengan pasangan saat ini, mungkin itu adalah tanda masalah antarpribadi Anda berdua. Pertimbangkan untuk bicara dengan pasangan mengenai hubungan dan masalah lain yang muncul baru-baru ini.

  • Bicara dengan pasangan juga menunjukkan bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Pasangan mungkin tidak mempermasalahkan daya tahan Anda. Pada saat yang sama, pasangan mungkin juga punya ide posisi baru dan pemanasan yang dapat menambah kemesraan dan gairah, serta durasi. 

v4-728px-Last-Longer-in-Bed-Naturally-Step-13-Version-2

4 | Kunjungi terapis

Anda bisa mempertimbangkan konseling untuk mengatasi masalah dalam hubungan atau persoalan lain. Konselor akan sangat membantu dalam mengurangi stres dan mengatasi kecemasan akan performa seksual. Jika menurut Anda masalahnya berakar dari hubungan, Anda mungkin perlu menemui terapis atau konselor bersama pasangan. 

  • Sesi konseling cenderung akan semakin membantu bila dikombinasikan dengan terapi obat, jadi cara ini mungkin tidak sepenuhnya alami. Namun tentu saja pilihan ini tergantung jenis masalah Anda sendiri.

Tips


  • Ejakulasi dini adalah masalah yang dapat didiagnosis, dan jika Anda cepat keluar, bukan berarti Anda ejakulasi dini. Jika hanya terjadi kadang-kadang, diselingi dengan sesi yang jauh lebih lama, itu normal dan bukan masalah yang benar-benar perlu didiagnosis. 
  • Durasi bercinta rata-rata bervariasi tergantung orang per orang, tetapi kebanyakan pria bertahan dari mulai penetrasi sampai ejakulasi selama waktu 5 menit. 

4 Teknik untuk Mencegah Ejakulasi Dini

KHUSUS PASUTRI


mencegah-ejakulasi-dini

Ejakulasi dini merupakan masalah seksual yang sering terjadi. Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan oleh jurnal Drug Discovery Today, sebanyak 30 persen laki-laki pernah mengalami ejakulasi dini. Menurut Andrew C. Kramer, MD, ahli urologi dan dosen bedah junior di University of Maryland School of Medicine, Baltimore, ejakulasi dini bisa terjadi karena stress, serta masalah yang melibatkan emosi dan psikologis. Bukan hanya itu, ejakulasi  dini juga dianggap sebagai masalah kepercayaan diri laki-laki. Berbagai cara mungkin akan Anda lakukan untuk mencegah ejakulasi dini.

Ejakulasi dini dapat terjadi dalam 30 detik sampai semenit, bahkan mungkin juga terjadi sebelum dilakukannya penetrasi. Masih menurut Kramer, ejakulasi dini dapat dikaitkan dengan disfungsi ereksi, dan masalah ini dapat menimpa laki-laki dari kalangan mana saja, tidak melihat umur. Meskipun, belum ditemukan penyebab pasti dari masalah ini, seringnya masalah ini dikaitkan dengan stres, depresi, dan kecemasan. Ketiganya bisa menjadi pemicu terjadinya ejakulasi dini. Kalau dibiarkan tentunya, masalah ini akan mempengaruhi hubungan Anda dan pasangan. Anda dan pasangan mungkin akan sama-sama tidak puas. Lalu, apa solusinya?

Bagaimana cara mencegah ejakulasi dini?

Anda bisa mengunjungi dokter untuk berkonsultasi. Dokter akan merekomendasikan sesi konseling yang melibatkan psikoterapi. Begitu juga dengan cara berkomunikasi dengan pasangan mengenai disfungsi seksual. Selain konseling, pengobatan lainnya juga akan melibatkan teknik perilaku, anestesi topikal (yang diberikan langsung pada kulit), dan beberapa obat. Berikut ini beberapa penjelasannya:

1. Teknik Perilaku

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, ejakulasi dini bisa terjadi karena Anda merasa tertekan. Teknik perilaku bisa dibilang tidak rumit, Anda mungkin akan direkomendasikan untuk masturbasi sekitar satu, atau dua jam sebelum melakukan senggama. Perilaku ini ditujukan untuk mengendalikan ejakulasi dini selama Anda berhubungan seksual. Cara lainnya yang mungkin direkomendasikan adalah menghindari senggama selama beberapa waktu untuk fokus pada tipe permainan/rangsangan seksual saja, sehingga stres yang memicu perdebatan dalam pikiran Anda dapat dihilangkan.

2. Latihan Dasar Panggul

Tidak hanya perempuan yang bisa melakukan senam Kegel, laki-laki juga bisa melakukannya. Senam Kegel menargetkan otot-otot dasar panggul. Ejakulasi dini bisa disebabkan dengan lemahnya otot dasar panggul sehingga kemampuan untuk menahan ejakulasi juga melemah. Latihan dasar panggul dengan senam Kegel dapat menguatkan otot-otot ini.

Cara melakukan senam Kegel:

  • Temukan otot yang benar. Caranya Anda bisa mencoba gerakan menahan aliran kencing, atau kencangkan otot ketika Anda menahan buang angin. Jika Anda sudah menemukan otot yang benar, Anda bisa melakukan gerakan ini kapan saja. Pastikan hal ini tidak membuat Anda menjadi menahan urin, atau menahan buang angin, sebab dampaknya tidak baik untuk kesehatan. Lakukan gerakan tersebut saat tidak ingin buang air kecil atau buang angin.
  • Mulai melakukan teknik latihan. Anda bisa menahan otot dasar panggul selama tiga detik, lalu lemaskan untuk tiga detik selanjutnya. Ketika Anda merasakan otot panggul sudah mulai menguat, Anda bisa melakukannya sambil duduk, berdiri, atau berjalan
  • Latih fokus Anda. Hati-hati untuk tidak latihan melenturkan otot perut, paha, atau bokong. Fokus saja pada mengencangkan otot panggul. Selama latihan, sebaiknya Anda bernapas bebas saja, tidak perlu menahan napas Anda
  • Ulangi latihan ini. Agar hasilnya maksimal lakukan tiga kali dalam sehari. Jika, Anda sudah mampu melakukannya beberapa kali, targetkan 10 kali pengulangan dalam sehari

3. Teknik Jeda-Remas

Teknik lain yang mungkin juga akan direkomendasikan oleh dokter adalah teknik jeda-remas. Cara kerja dari metode ini adalah:

  • Mulai aktivitas seksual seperti biasanya, bisa diawali dengan memberikan rangsangan-rangsangan, hingga Anda merasa siap untuk berejakulasi (tapi tidak sampai ejakulasi).
  • Biarkan pasangan Anda memeras bagian ujung penis Anda, pada titik di mana bagian kepala (kelenjar) menyatu dengan batang. Atur remasan untuk beberapa detik saja, sampai dorongan untuk ejakulasi berlalu
  • Minta pasangan Anda melakukannya lagi sesuai yang Anda butuhkan
    Teknik ini ditujukan untuk mengetahui kapan tepatnya Anda harus menahan ejakulasi, dan membuat Anda terbiasa menahannya, sehingga tidak lagi membutuhkan teknik tersebut. Anda juga bisa mencoba teknik yang disebut berhenti-mulai, jika melakukannya teknik yang sebelumnya terasa menyakitkan. Cara melakukan teknik berhenti-mulai adalah dengan menghentikan rangsangan seksual sebelum terjadinya ejakulasi, tunggu sampai gairah menurun, lalu Anda bisa memulai kembali melakukan stimulasi-stimulasi seksual.

4. Kondom

Selain mencegah Anda dari penyakit menular seksual, kondom juga bisa dijadikan alternatif teknik untuk mencegah ejakulasi dini. Kondom dapat menurunkan sensitivitas, hal ini jelas menjadi alat untuk menahan ejakulasi. Untuk menahan klimaks, Anda bisa mencari kondom yang mengandung benzocaine, atau lidocaine, sebab keduanya dapat memberikan efek mati rasa. Jika tidak ada, cari kondom yang terbuat dari lateks yang tebal.

Adakah obat untuk mencegah ejakulasi dini?

Anda mungkin akan diberikan dua obat yang diaplikasikan langsung pada kulit, atau yang diminum. Berikut ini penjelasannya:

Anestesi yang diaplikasikan langsung pada kulit

Anestesi ini dapat berupa krim, dan spray, biasanya memiliki kandungan benzokain, prilokain, atau lidokain. Efek yang dihasilkan adalah efek ‘mati rasa’, atau kebas. Cara menggunakannya adalah dengan mengaplikasikannya pada penis sekitar 10 hingga 15 menit sebelum melakukan hubungan seksual. Anda akan mengalami penurunan sensasi ‘tanda’ ejakulasi dini. Yang perlu Anda ketahui, anestesi ini memang dapat ditoleransi, tapi juga memiliki efek samping. Beberapa laki-laki dikabarkan kehilangan sensivitasnya sementara waktu, dan adanya penurunan kepuasan seksual.

Obat minum

Anda perlu tahu bahwa obat-obat ini tidak mendapat persetujuan dari Food and Drug Administration di Amerika sebagai pengobatan untuk mencegah ejakulasi dini. Tapi obat ini diresepkan untuk digunakan kebutuhan sehari-hari mencegah ejakulasi dini, seperti antidepresan, analgesik dan phosphodiesterase-5.

Source: helloSehat | Oleh Rizki Pratiwi

Bisakah Wanita Orgasme Sampai Semenit Lamanya? Intip Triknya

KHUSUS PASUTRI


orgasme-lebih-lama-sampai-semenit

Tidak seperti laki-laki yang hampir selalu orgasme ketika masturbasi atau berhubungan seks dengan pasangan, wanita cenderung lebih sulit orgasme. Karena jarang ada wanita yang berhasil klimaks saat melakukan aktivitas seksual, tak banyak yang tahu serba-serbi orgasme wanita. Salah satu fakta menarik soal orgasme wanita yang perlu Anda tahu adalah wanita bisa menikmati orgasme lebih lama dari laki-laki. Kalau laki-laki biasanya orgasme sampai 22 detik, wanita bisa orgasme hingga semenit. Kok bisa, ya? Baca terus informasi di bawah ini untuk mencari tahu.

Berapa lama orgasme wanita biasanya berlangsung?

Untuk mengetahui lamanya waktu orgasme wanita rata-rata, Anda perlu memahami dulu bagaimana cara kerja orgasme wanita. Orgasme wanita terjadi saat rahim dan otot-otot di vagina, panggul, bokong, serta paha berkontraksi secara beritme akibat rangsangan seksual. Kontraksi ini biasanya dibarengi dengan keluarnya cairan pelumas alami vagina.

Rata-rata, wanita akan mengalami kontraksi otot ini selama 5-30 detik. Orgasme wanita bisa diikuti dengan squirting, bisa juga tidak. Squirting itu sendiri adalah keluarnya cairan ejakulasi wanita.

Bisakah wanita orgasme sampai semenit?

Ya, wanita bisa orgasme lebih lama dari pria. Meskipun sangat jarang berhasil dilakukan di dunia nyata, Anda bisa memperpanjang waktu orgasme Anda hingga dua kali lipat. Akan tetapi, perlu dipahami bahwa cara kerja orgasme itu tidak sama dengan ejakulasi. Bukan berarti wanita akan terus-menerus squirting atau mengeluarkan cairan pelumas dalam waktu semenit. Ketika orgasme berlangsung hinnga semenit, wanita akan merasakan beberapa gelombang kontraksi dan pelepasan.

Fenomena orgasme wanita yang seolah tanpa henti ini dikenal juga dengan sebutan multiple orgasm. Yang terjadi adalah rahim, vagina, dan anus akan berkontraksi cukup lama, misalnya dalam waktu lima belas detik. Kemudian diikuti dengan pelepasan yaitu sensasi ketika Anda merasakan nikmat luar biasa selama kira-kira lima belas detik. Satu siklus ini dihitung sebagai satu orgasme. Jika Anda tetap merasa bergairah dan mendapat rangsangan yang cukup, orgasme berikutnya bisa langsung terjadi setelah orgasme pertama selesai.

Dalam kurun waktu kurang lebih semenit tersebut, mungkin intensitas orgasme yang Anda rasakan berbeda-beda. Gelombang orgasme pertama mungkin tidak sehebat orgasme kedua atau sebaliknya.

Menurut seorang spesialis kandungan dan kesehatan seksual dari Feinberg School of Medicine, dr. Lauren Streicher, kontraksi yang Anda alami juga mungkin hanya sedikit-sedikit. Maka, orgasme yang dialami jadi lebih panjang karena tubuh masih berusaha “menuntaskan” siklus klimaks tersebut.

Cara supaya bisa orgasme lebih lama

Kunci untuk mencapai orgasme lebih lama adalah terus-menerus memberikan rangsangan seksual yang tepat. Jangan berhenti menstimulasi vagina, terutama pada area klitoris, meskipun Anda sudah atau sedang orgasme. Namun, setelah mencapai orgasme pertama, klitoris Anda mungkin jadi terasa kebas atau sudah tidak terlalu peka.

Maka, sentuh bagian klitoris dengan lebih lembut. Tak perlu memberikan tekanan berlebihan atau gerakan yang terlalu cepat. Hal ini akan memberikan kesempatan bagi darah untuk mengalir lebih deras menuju area vagina dan klitoris. Setelah itu, ikuti saja tempo yang Anda inginkan untuk mencapai orgasme selanjutnya.

Source: helloSehat | Oleh Irene Anindyaputri

Begini Cara Mencapai Orgasme Hebat Dengan Teknik Pernapasan

KHUSUS PASUTRI


cara-orgasme-dengan-teknik-pernapasan

 

Anda mungkin menganggap bahwa cara orgasme terbaik adalah dengan berhubungan seks sedahsyat mungkin. Dengan begitu, lebih mudah bagi Anda dan pasangan untuk mendapatkan kenikmatan yang maksimal. Namun, bila cara itu sudah Anda coba tapi hasilnya biasa saja, Anda mungkin ingin mencoba trik lain.

Untuk mencapai orgasme yang penuh kenikmatan dan lebih lama, Anda cukup melatih teknik pernapasan saja. Ya, teknik bernapas untuk mencapai orgasme sudah teruji khasiatnya. Anda pun tak perlu bercinta terlalu agresif, justru pelan-pelan saja. Ingin tahu cara orgasme hanya dengan mengatur napas? Intip trik berikut ini.

Apakah Anda menahan napas ketika mendekati orgasme?

Untuk melatih cara orgasme ini, perhatikan dulu seperti apa kebiasaan Anda ketika hampir mencapai klimaks. Apakah Anda refleks menahan napas? Kebanyakan orang, baik laki-laki maupun perempuan memang secara tak sadar menahan napas ketika merasa sangat bergairah. Ini wajar saja, Anda mungkin menahan napas agar tidak mendesah terlalu kencang atau karena terlalu fokus menahan kenikmatan yang sedang memuncak.  

Akan tetapi, menahan napas atau terengah-engah saat hampir klimaks justru bisa membuat pengalaman orgasme Anda kurang maksimal. Anda justru harus melatih kesadaran supaya bisa mengatur napas demi orgasme yang fantastis.

Cara orgasme dengan teknik pernapasan

Banyak pasangan melakukan kesalahan ketika bercinta, yaitu terobsesi dengan orgasme. Anda dan pasangan pun mungkin jadi terburu-buru saat berhubungan seks karena sudah tak sabar ingin mencapai puncak gairah.

Namun, coba ganti gaya bercinta Anda yang biasa dengan gaya bercinta yang lebih lambat, lembut, dan penuh kesadaran. Jangan terburu-buru untuk memuaskan satu sama lain. Mintalah pasangan untuk merangsang dengan sentuhan atau ciuman yang pelan dan hangat. Sadari setiap gerakan, sentuhan, dan sensasi yang muncul di kulit dan sekujur tubuh Anda. Anda mungkin akan bergidik, gemetar, atau merasa merinding karenanya. Biarkan sensasi baru ini mengaliri seluruh tubuh.   

Ketika Anda hampir mencapai orgasme, jangan menahan napas. Justru, tarik napas yang dalam lewat hidung. Kemudian hembuskan perlahan-lahan melalui mulut sambil merasakan ujung jari, bibir, atau alat kelamin pasangan pada kulit serta area sensitif Anda. Jika Anda sudah hampir terengah-engah, ingatlah untuk bernapas lewat perut, bukan lewat dada. Dengan teknik ini, rangkaian kontraksi dan pelepasan yang Anda rasakan saat mencapai akan terasa luar biasa.

Hubungan orgasme dan pernapasan

Anda mungkin bertanya-tanya, bagaimana mengatur pernapasan bisa membuat orgasme jadi lebih mantap dan lama? Saat menarik napas Anda akan menambah suplai oksigen ke dalam aliran darah. Maka, mengatur pernapasan berguna untuk meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh Anda. Dengan begitu, aliran darah menuju area sensitif Anda seperti penis dan vagina pun jadi lebih deras. Karena darah mengalir deras menuju organ intim Anda, kontraksi yang dialami saat orgasme pun terasa lebih intens. Sementara kalau Anda terengah-engah atau menahan napas, orgasme mungkin hanya akan bertahan selama beberapa detik saja.

Teknik pernapasan ini juga akan membantu Anda merasa lebih rileks. Tak perlu takut bersuara terlalu keras atau berejakulasi terlalu hebat. Anda pun jadi fokus dan lebih peka terhadap sentuhan dan gerakan pasangan Anda sepenuhnya.

Bila Anda mencoba cara orgasme ini dan belum berhasil, jangan menyerah dulu. Teknik ini harus selalu dilatih sampai Anda mahir. Sebagai latihan, Anda bisa mencoba mengatur napas ketika sedang masturbasi. Lama-lama, Anda akan semakin lancar mempraktikkan teknik pernapasan dan seks yang lebih lambat bersama pasangan.

Source: helloSehat | Oleh Irene Anindyaputri

Piala Dunia FIFA 2018 Russia

The Road to Final FIFA World Cup Russia 14 Juni – 15 Juli 2018

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas


1024px-Stadion Luzhniki

Stadion Luzhniki – Moskwa

Stadium_Spartak_in_Moscow

Stadion Spartak – Moskwa

Piala Dunia FIFA 2018 menjadi Piala Dunia FIFA yang ke-21, turnamen sepak bola internasional empat tahunan yang diikuti oleh tim nasional pria asosiasi anggota FIFA. Turnamen ini diselenggarakan di Rusia pada 14 Juni hingga 15 Juli 2018, setelah negara tersebut terpilih sebagai tuan rumah pada 2 Desember 2010. Edisi Piala Dunia ini menjadi yang pertama digelar di Eropa sejak edisi 2006 di Jerman. Seluruh stadion kecuali Stadion Sentral terletak di Eropa Rusia, bagian barat Pegunungan Ural, agar mengurangi waktu perjalanan karena negara yang luas.

600px-Rus-IvoryCoast_(13)

Maskot turnamen ini, Zabivaka

Ini merupakan Piala Dunia pertama yang diselenggarakan di Eropa Timur,  dan kesebelas kalinya di Eropa. Untuk pertama kalinya turnamen ini berlangsung di dua benua – Eropa dan Asia.  Semua stadion, kecuali satu, terletak di Rusia Eropa. Dengan perkiraan biaya lebih dari $ 14,2 miliar, ini merupakan Piala Dunia paling mahal yang pernah ada.  Ini juga merupakan Piala Dunia pertama yang menggunakan video asisten wasit (VAR).

Putaran final melibatkan 32 tim nasional, terdiri dari 31 tim yang lolos melalui babak kualifikasi dan tim tuan rumah yang lolos secara otomatis. Dari 32 tim peserta, 20 tim membuat penampilan berturut-turut sejak edisi terakhir pada 2014 termasuk juara bertahan Jerman, sementara Islandia dan Panama keduanya tampil perdana di Piala Dunia FIFA. Sebanyak 64 pertandingan dimainkan di 12 stadion yang tersebar di 11 kota. Pertandingan final berlangsung pada 15 Juli di Stadion Luzhniki, Moskwa.

Juara bertahan, Jerman, tersingkir di babak penyisihan grup, pertama kalinya sejak 1938 di mana tim Jerman tidak lolos dari babak pertama turnamen Piala Dunia yang mereka ikuti.  Spanyol, Portugal, dan Argentina, masing-masing dianggap pesaing kuat sebelum turnamen,  tersingkir di babak 16 besar, sementara tim tuan rumah, meskipun mulai sebagai tim dengan peringkat terendah di turnamen, di luar dugaan mencapai babak perempat final. Turnamen ini menjadi yang pertama kalinya di mana tidak satu pun tim baik dari Argentina, Brasil, Jerman, atau Italia mencapai empat besar,  dan juga kelima kalinya (setelah 1934, 1966, 1982, dan 2006) di mana semua empat tim teratas berasal dari Eropa. 

Opera Snapshot_2018-07-16_052657_id.wikipedia.org

Tempat Penyelenggaraan


Rusia mengajukan kota berikut untuk menjadi tuan rumah: 

  • Kaliningrad
  • Kazan
  • Krasnodar
  • Moskwa
  • Nizhny Novgorod
  • Rostov na Donu
  • Sankt-Peterburg
  • Samara
  • Saransk
  • Sochi
  • Volgograd
  • Yaroslavl
  • Yekaterinburg

Seluruh kota tuan rumah berada di dalam atau dekat Eropa Rusia untuk mengurangi waktu perjalanan tim peserta karena negara yang luas. Laporan evaluasi penawaran menyatakan: “Penawaran Rusia mengajukan 13 kota tuan rumah dan 16 stadion, demikian melebihi persyaratan minimum FIFA. Tiga dari 16 stadion akan direnovasi, dan 13 akan dibangun baru.” 

Pada Oktober 2011, Rusia mengurangi jumlah stadion dari 16 menjadi 14. Pembangunan stadion Podolsk yang telah diajukan di wilayah Moskwa dibatalkan oleh pemerintah setempat, dan masih di ibukota, Otkrytiye Arena bersaing dengan Stadion Dynamo mengenai stadion mana yang dibangun lebih dahulu. 

Pilihan terakhir untuk kota tuan rumah diumumkan pada 29 September 2012. Jumlah kota dikurangi kembali menjadi 11 dan jumlah stadion menjadi 12 karena Krasnodar dan Yaroslavl dihapus dari daftar akhir. 

Sepp Blatter menyatakan pada Juli 2014 bahwa karena kekhawatiran terhadap penyelesaian stadion di Rusia, jumlah stadion kemungkinan dikurangi dari 12 menjadi 10. Ia juga mengatakan, “Kita tidak akan berada dalam situasi ini, seperti kasus satu ini, dua atau bahkan tiga stadion di Afrika Selatan, di mana ada masalah yang Anda lakukan pada stadion-stadion ini”. 

Pada Oktober 2014, dalam kunjungan resminya ke Rusia, komite inspeksi FIFA dan ketuanya Chris Unger mengunjungi Sankt-Peterburg, Sochi, Kazan, dan dua stadion di Moskwa. Mereka mengatakan puas atas proses pembangunan stadion-stadion di kota tersebut. 

Pada 8 Oktober 2015, FIFA dan Komite Penyelenggara Lokal menyetujui nama resmi stadion yang digunakan selama turnamen berlangsung. 

Dari 12 stadion yang digunakan, Stadion Luzhniki di Moskwa dan Stadion Sankt-Petersburg (dua stadion terbesar di Rusia) digunakan paling sering dengan masing-masing menggelar 7 pertandingan. Sochi, Kazan, Nizhny Novgorod, dan Samara menggelar 6 pertandingan dengan masing-masing satu pertandingan perempat final, dan Otkrytiye Arena di Moskwa serta Rostov na Donu menggelar 5 pertandingan dengan masing-masing satu pertandingan babak 16 besar. Volgograd, Kaliningrad, Yekaterinburg, dan Saransk menggelar masing-masing 4 pertandingan dan tidak satupun dari kota tersebut menggelar pertandingan babak gugur.

Opera Snapshot_2018-07-10_214405_id.wikipedia.org

Hadiah


Jumlah hadiah diumumkan pada Oktober 2017. 

Opera Snapshot_2018-07-10_213826_id.wikipedia.org

Jadwal


Jadwal penuh turnamen diumumkan oleh FIFA pada 24 Juli 2015 (tanpa waktu kick-off, tetapi diumumkan kemudian).   Pada 1 Desember 2017, setelah pengundian putaran final, enam zona waktu kick-off ditentukan oleh FIFA. 

Rusia ditempatkan di posisi A1 dalam babak grup dan memainkan pertandingan pembuka di Stadion Luzhniki di Moskwa pada 14 Juni melawan Arab Saudi, dua tim peserta dengan peringkat terendah saat pengundian putaran final.  

Stadion Luzhniki juga menggelar pertandingan babak semifinal kedua pada 11 Juli dan pertandingan Final pada 15 Juli.

Stadion Krestovsky di Sankt-Peterburg menggelar pertandingan babak Semifinal pertama pada 10 Juli dan pertandingan perebutan tempat ketiga pada 14 Juli. 

Video Asisten Wasit | Video Assistant Referees | VAR


Tidak lama setelah keputusan Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional untuk memasukkan video asisten wasit (VAR) ke dalam Aturan-Aturan Permainan, pada 16 Maret 2018, Dewan FIFA mengambil langkah yang menarik perhatian dengan menyetujui penggunaan VAR untuk pertama kalinya di turnamen Piala Dunia FIFA.

Operasi VAR untuk semua pertandingan dijalankan dari satu kantor pusat di Moskow, yang menerima video langsung dari pertandingan dan dalam kontak radio dengan para wasit lapangan.  Sistem tersedia untuk mengomunikasikan informasi terkait VAR kepada para penyiar dan visual pada layar besar stadion yang digunakan untuk para pendukung yang hadir.

VAR memiliki dampak signifikan dalam beberapa pertandingan. Pada 15 Juni 2018, gol Diego Costa melawan Portugal menjadi gol Piala Dunia pertama berdasarkan keputusan VAR; penalti pertama sebagai hasil dari keputusan VAR diberikan kepada Perancis dalam pertandingan mereka melawan Australia pada 16 Juni dan menghasilkan gol oleh Antoine Griezmann. Jumlah penalti yang diberikan dalam turnamen ini memecahkan rekor baru, di mana fenomena ini sebagian dikaitkan dengan VAR. Secara keseluruhan, teknologi baru ini telah dipuji dan dikritik oleh komentator yang berbeda. FIFA menyatakan penerapan VAR sukses setelah minggu pertama kompetisi.

800px-FWC_2018_-_Group_D_-_NGA_v_ISL_-_Photo_03

Babak Grup


World-Cup-draw-2018

WORLD CUP 2018 RUSSIA 001-06

Opera Snapshot_2018-07-16_050929_id.wikipedia.org

Tabel Pertandingan dan Hasil Pertandingan


GRUP A

GRUP BGRUP C

GRUP D

GRUP E

GRUP F

GRUP G

GRUP H

Tabel Hasil Pertandingan Grup 32 Besar


WC2018-T1-1-vert

Babak 16 Besar


BABAK 16 BESAR

Babak Perempat Final


BABAK PEREMPAT FINAL

Babak Semi-Final | Stadion Krestovsky di Sankt-Peterburg


SEMI-FINAL

Perebutan Tempat Ketiga | Stadion Krestovsky, Sankt-Peterburg


Posisi Ketiga

Babak Final | Stadion Luzhniki, Moskwa


FINAL FIFA WORLD CUP 2018 RUSSIA

Pencetak Gol Piala Dunia FIFA 2018


Pencetak Gol

Skuat Piala Dunia FIFA 2018


Berikut merupakan skuat Piala Dunia FIFA 2018 yang diselenggarakan di Rusia, pada 14 Juni hingga 15 Juli 2018.

Piala Dunia FIFA 2018 adalah sebuah turnamen sepak bola internasional yang diadakan di Rusia pada 14 Juni hingga 15 Juli 2018. 32 tim nasional yang terlibat dalam turnamen perlu mendaftarkan skuat beranggotakan 23 pemain, termasuk tiga penjaga gawang. Hanya pemain dalam skuat yang didaftarkan yang memenuhi syarat untuk berpartisipasi dalam turnamen. 

Daftar sementara berisi 35 pemain per tim nasional diserahkan kepada FIFA hingga 14 Mei 2018, satu bulan sebelum pertandingan pembukaan.  Daftar akhir berisi 23 pemain per tim nasional akan diserahkan ke FIFA higga 4 Juni 2018, 10 hari sebelum pertandingan pembukaan. Tim diizinkan untuk mendaftarkan pemain pengganti apabila terjadi cedera serius, hingga 24 jam sebelum pertandingan pertama mereka.

Usia yang tercantum adalah usia setiap pemain pada 14 Juni 2018, hari pertama turnamen. Jumlah penampilan yang tercantum untuk setiap pemain tidak termasuk pertandingan yang dimainkan setelah dimulainya Piala Dunia FIFA 2018. Klub yang tercantum adalah klub terakhir pemain yang memainkan pertandingan kompetitif sebelum turnamen. Kebangsaan untuk klub masing-masing sesuai dengan asosiasi nasional (bukan liga) klub ini berafiliasi.

Skuat Piala Dunia FIFA 2018 - Grup A

Skuat Piala Dunia FIFA 2018 - Grup B

Skuat Piala Dunia FIFA 2018 - Grup C

Skuat Piala Dunia FIFA 2018 - Grup D

Skuat Piala Dunia FIFA 2018 - Grup E

Skuat Piala Dunia FIFA 2018 - Grup F

Skuat Piala Dunia FIFA 2018 - Grup G

Skuat Piala Dunia FIFA 2018 - Grup H

Gallery


1024px-Stadion Luzhniki

Stadion Luzhniki – Moskwa

Stadium_Spartak_in_Moscow

Stadion Spartak – Moskwa

1280px-Spb_06-2017_img40_Krestovsky_Stadium

Stadion Sankt-Peterburg – Sankt-Peterburg

1024px-Fisht_Stadium_in_January_2018

Stadion Fisht – Sochi

Krylya_Fakel_test_1-Cosmos Arena

Samara Arena – Samara

1024px-Kazan_Arena_08-2016

Kazan Arena – Kazan

1024px-Rostov-Arens_(april_2018)_01

Rostov Arena – Rostov na Donu

Construction_of_Volgograd_Arena_inside_04

Volgograd Arena – Volgograd

1280px-Nizhny_Novgorod_Stadium_2018-05-02_(2)

Stadion Nizhny Novgorod – Nizhny Novgorod

1024px-Mordovia_Arena_stadium

Mordovia Arena – Saransk

1024px-Estadio_Central_(Ekaterinburg-arena)

Ekaterinburg Arena – Yekaterinburg

1024px-Kaliningrad_stadium_-_2018-04-07

Stadion Kaliningrad – Kaliningrad

England Went Through to the Semi Final World Cup 2018 Russia

WORLD CUP 2018 RUSSIA | STATUS 8 JULI 2018 [04.45]


CONGRATULATION ENGLAND. ENGLAND BEAT SWEDEN 2-0. WILL BE FACING  CROASIA AT SEMI FINAL WORLD CUP 2018 RUSSIA. CROASIA BEAT RUSSIA 4-3 ON PENALTY AFTER A 2-2 DRAW AT EXTRA TIME.

Gareth Southgate’s side stay on course for Russia 2018 glory thanks to two perfect headers in impressive quarter-final display to outclass the Swedes.

WORLD CUP 2018 RUSSIA 001-04

 

MAGUIRE

Harry Maguire climbs high to power home his header to put England one-up

DELE

Dele Alli powers his header past Olsen to double the lead for England and put them on course for the semis

DELE 2

England celebrate after going two-up as they put Sweden to the sword in the quarter-final

HARRY KANE

Harry Kane clips a pass away under the watchful eye of Seb Larsson

NINTCHDBPICT000418779331-e1530975712565

Harry Maguire climbs high to power home his header to put England one-up

NINTCHDBPICT000418786993

Sterling again got in on goal and was onside this time, but again he squandered the chance

NINTCHDBPICT000418782885

Raheem Sterling wasted a great chance to double the lead when clean through on goal – although his embarrassment was spared by the offside flag
NINTCHDBPICT000418789276-e1530976867754Jordan Pickford flings himself to his left to keep out a header from Marcus Berg to deny Sweden an equaliser

NINTCHDBPICT000418788530

Pickford gets his hand to the header and England stay ahead

NINTCHDBPICT000418792529

Alli watches his header fly into the net as he rewarded the faith in keeping him in the side with his first goal of the tournament

NINTCHDBPICT000418791908-e1530977490145

Dele Alli celebrates with the crowd as Ashley Young trots over to join him

NINTCHDBPICT000418793646-e1530977707318

Pickford scrambles in a desperate attempt to reach the low shot from Viktor Claesson as Sweden push for a way back into the game

NINTCHDBPICT000418794004

Pickford completes the save as the England keeper does his bit to earn a semi-final spot

Opera Snapshot_2018-07-07_231604_www.thesun.co.uk