Jangan Pakai Celana Dalam Setelah Berhubungan Intim

Khusus Pasutri


Jangan Pakai Celana Dalam Setelah Berhubungan Intim, Kenapa?

jangan-pakai-celana-dalam-setelah-berhubungan-intim-kenapa

Berhubungan intim merupakan aktivitas yang umum dilakukan pasangan suami istri. Agar semakin dekat dengan pasangan baik secara fisik maupun emosional, melakukan hubungan intim memang diperlukan. Ada banyak manfaat yang didapatkan dari hubungan intim baik untuk kesehatan fisik maupun psikis.

Namun ladies, ada beberapa hal yang perlu dilakukan agar hubungan intim yang dilakukan bisa memberi kepuasan maksimal dan tetap menyehatkan. Hal tersebut mulai dari apa saja yang perlu disiapkan sebelum berhubungan, apa saja yang bisa dilakukan saat berhubungan dan apa saja yang harus dilakukan setelah berhubungan intim.

Melansir dari laman health[dot]com, mengenai aktivitas setelah berhubungan intim, yang tak boleh ketinggalan adalah membersihkan organ intim. Jangan sampai membiarkan organ intim kamu maupun pasangan tetap lembab selepas berhubungan intim. Organ intim yang lembab akibat adanya cairan yang keluar selama berhubungan bisa menyebabkan tumbuhnya bakteri dan jamur yang berbahaya buat kesehatan.

Selelah apapun kamu maupun pasangan, usahakan agar tetap menjaga kebersihan bersama dan membersihkan organ intim. Membersihkan organ intim bisa dengan mencucinya kemudian mengeringkannya pakai tisu maupun handuk bersih. Setelah berhubungan intim, disarankan juga agar kamu tak memakai celana dalam. Ini agar organ intim bisa lebih nyaman dan sehat.

Jika pun tidak nyaman dengan tidak memakai celana dalam, kamu bisa menggunakan pakaian longgar seperti piyama. Tidak memakai celana dalam setelah berhubungan intim bisa membuat organ intim terasa lebih lega. Ini juga bisa membuat organ intim bernafas dengan baik dan mengurangi risiko organ intim gatal, lecet atau masalah sejenisnya.

Setelah melakukan hubungan intim, yang penting dilakukan lagi adalah buang air kecil, minum air putih dan membersihkan diri.

Source: vemale

Rebecca Alexandria

Balerina Rebecca Alexandria Menang Kompetisi Balet di AS


kisah-rebecca-gadis-asal-indonesia-juara-kompetisi-balet-bergengsi-dunia

 

Balerina Rebecca Alexandria murid dari Marlupi Dance Academy (MDA) berhasil memenangkan juara pertama kategori pre kompetitif di AS. Kompetisi Youth American Grandprix (YAGP) 2018 merupakan kejuaraan balet bergengsi di dunia. 

Director of Performing Art and Trainee Program MDA Claresta Alim mengatakan untuk mengikuti perlombaan setiap peserta harus mengikuti lomba regional di negara terdekat Asia, Australia, Eropa, dan AS. 

“Untuk dapat juara itu susah banget. Indonesia dari Marlupi Dance Academy jadi juara 1, dari Rusia juara 3, dan Romania juara 2. Itu mereka sudah bagus-bagus banget,” ujar Claresta Alim yang turut mendampingi Rebecca ke AS ketika dihubungi detikHOT.

“Untuk menang juga pesertanya harus mendapatkan nilai 95. Almost perfect,” tambah Claresta Alim lagi. 

Pada Oktober 2017, Rebecca mengikuti kejuaraan regional di Shen Zhen (China) dan berhasil memperoleh penghargaan Hope Award (nilai tertinggi untuk balet klasik dan kontemporer). Serta diundang ke New York untuk menjadi finalis di YAGP 2018.

Rebecca 2

Balerina Rebecca Alexandria Menang Kompetisi Balet di AS Foto: Marlupi Dance Academy

Rebecca 3

Selain Rebecca, Marlupi Dance Academy juga mengirim Indira Mayrani di kategori junior (melalui video audisi) dan berhasil menjadi finalis untuk lomba YAGP di New York. 

Rebecca 4

Saat babak penyisihan di negara masing-masing diikuti sebanyak 10 ribu peserta dari seluruh dunia dan hanya dipilih 400 finalis untuk kategori solo. 

Rebecca 5

“Dari ribuan peserta memang yang jadi finalis cuma ratusan. Menurut saya, tarian balet Rebecca bisa menceritakan ke penonton dari hatinya yang dalam,” tutur Claresta. 

Saat tahap penjurian, Rebecca menarikan tarian ‘Fairy Doll’ yang bercerita tentang boneka paling mahal yang dimiliki seorang pemilik toko boneka. 

“Tariannya lumayan susah karena harus seimbang,” tutur Rebecca. 

Rebecca

YAGP adalah kompetisi kejuaraan balet yang sudah ke-19 kalinya berlangsung dan diikuti oleh 36 negara. Indonesia baru pertama kali mengikuti kejuaraan ini dan berhasil memperoleh juara pertama.  (tia/tia) 

Jumat, 27 Apr 2018 11:00 WIB · Tia Agnes – detikHOT