William James Sidis IQ: 250-300


William James Sidis, Manusia dengan IQ Tertinggi di Bumi 


William James Sidis
William James Sidis

Jika berbicara tentang orang yang jenius, mungkin yang kita ketahui adalah nama-nama seperti Leonardo Da Vinci, Isaac Newton, Albert Einstein, Stephen Hawkins, dan lain-lain. Hal itu tidaklah keliru, namun ada satu nama yang kecerdasannya diakui melebihi orang-orang jenius itu, bahkan dinyatakan sebagai orang yang paling jenius yang pernah ada di muka bumi hingga saat ini. Nama tersebut adalah William James Sidis.

William James Sidis,  lahir pada tanggal 1 april 1898 Di Amerika Serikat, James Sidis adalah manusia dengan IQ (tingkat Kecerdasan) di atas 250-300. Hal ini yang menjadikan kejeniusannya mengalahkan Da Vinci, Einstein, Newton dan ilmuwan lainnya. Nama James Sidis memang nyaris luput dari hingar bingar pemberitaan tentang para jenius di jagat ilmu pengetahuan karena memang belum ada karyanya yang bermanfaat untuk kemaslahatan umat manusia.

Kehebatan William James Sidis 

Kehebatan Sidis diawali ketika usianya baru beranjak 8 bulan, pada usia ini dia bisa makan sendiri dengan menggunakan sendok. Kemudian pada usia belum genap 2 tahun, Sidis sudah menjadikan surat kabar New York Times sebagai teman sarapan paginya. Pada usia 8 tahun, Sidis sudah dapat menguasai 8 bahasa dan menulis beberapa buku tentang anatomi dan astronomi. Sejak saat itu namanya menjadi langganan headline surat kabar.

Masa Kecil Sidis
Masa Kecil William James Sidis

Pada usia 11 tahun Sidis diterima di Universitas Harvard sebagai murid termuda. Hal tersebut menjadikan dia mahasiswa termuda yang pernah di terima oleh Universitas Harvard.

Sebenarnya Sidis sudah didaftarkan ke Universitas Harvard pada usia 9 tahun oleh ayahnya namun ditolak oleh Harvard karena dianggap masih terlalu muda. Harvard terpesona dengan kejeniusannya ketika Sidis memberikan ceramah tentang Jasad Empat Dimensi di depan para professor matematika.

Masa Kecil Sidis2
Masa Kecil William James Sidis

Banyak professor yang kemudian menganggap bahwa Sidis kelak menjadi ahli matematika terbaik di dunia. Sidis pun lulus cumlaude sebagai sarjana matematika di usia 16. Seharusnya Sidis dapat menyelesaikan kuliahnya lebih cepat, namun sempat tersendat karena diancam oleh sekelompok mahasiswa yang tidak menyukainya.

Pada usia 17 tahun, Sidis menerima tawaran sebagai asisten dosen sambil melanjutkan ke program doktor di Institut William Marsh Rice. Disana Sidis mengajar di kelas trigonometri, Euclidean Geometri dan non-euclidean geometri, namun ia tidak menyelesaikan studinya dengan alasan merasa frustasi oleh sistem pembelajaran dan perlakuan kakak kelasnya kepadanya.  Sidis juga diketahui mengerti dan memahami 200 jenis bahasa di dunia dan bisa menerjamahkannya dengan amat cepat dan mudah. Bahkan Ia bisa mempelajari sebuah bahasa secara keseluruhan dalam waktu hanya sehari saja. 

Pada tahun 1919, Sidis ditangkap dan ditahan selama 18 bulan karena keterlibatannya dalam demo Socialist May Day di Boston. Saat itu Ia membuat pernyataan menentang wajib militer pada perang Dunia I. Penangkapannya itu sempat menghebohkan media masa sebagaimana saat Ia mengawali kiprahnya sebagai bocah jenius. Saat keluar dari penjara, Sidis kemudian menghilang dan setelah sekian lama jejaknya terendus oleh seorang reporter yang bertemu dengan Sidis saat memulung besi tua.

Walaupun memiliki kecerdasan yang luar biasa, namun dalam kehidupan sosialnya Sidis diketahui hanya sedikit memiliki teman. Bahkan ketika dia melanjutkan ke jenjang kuliah, ia juga sering diasingkan oleh rekan-rekannya. Tidak banyak memiliki teman dan tidak juga pernah memiliki seorang kekasih membuat Sidis memutuskan hubungan dengan keluarganya, meninggalkan orang-orang yang ada di sekitarnya, kemudian mengasingkan diri dan bekerja dengan gaji seadanya.

Harvard Sidis

Wafatnya William James Sidis

 William James Sidis kemudian wafat karena pendarahan di otak pada tahun 1944 di Boston. Tokoh jenius dengan pemegang IQ tertinggi di muka bumi dan memiliki penguasaan pengetahuan di berbagai bidang pengetahuan seperti matematika, kedokteran, bahasa, astronomi, hukum, mesin, sipil, dan lain-lain wafat di usia 46 tahun dan dalam keadaan menganggur serta kondisi yang sangat miskin. 

46 tahun
William James Sidis usia 46 tahun

Opera Snapshot_2018-10-31_175605_www.google.com

Source: Jejakdunia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.