Ridwan Kamil Gubernur Jawa Barat 2018-2023

Ridwan Kamil . Biography | Gubernur Jawa Barat 2018-2023


Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Ridwan_Kamil,_Gubernur_Jawa_Barat

H. Mochamad Ridwan Kamil, S.T., M.U.D. (lahir di Bandung, Jawa Barat, 4 Oktober 1971; umur 47 tahun) adalah seorang arsitek dan politikus Indonesia yang menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat sejak 5 September 2018. Sebelum menjadi pejabat, pria yang akrab dipanggil Kang Emil ini memiliki karier sebagai seorang arsitek merangkap dosen tidak tetap di Institut Teknologi Bandung. Emil merupakan putra dari pasangan Atje Misbach Muhjiddin dan Tjutju Sukaesih. Pada tahun 2013 Emil yang dari kalangan profesional dicalonkan oleh Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerakan Indonesia Raya sebagai wali kota Bandung dengan didampingi oleh Oded Muhammad Danialsebagai calon wakil wali kota. Dalam rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Kota Bandung pada 28 Juni 2013, pasangan ini unggul telak dari tujuh pasangan lainnya dengan meraih 45,24% suara sehingga pasangan Ridwan dan Oded menjadi pemenang dalam Pemilihan umum Wali Kota Bandung 2013.

Pada pemilihan umum Gubernur Jawa Barat 2018, Ridwan Kamil diusung sebagai calon gubernur, berpasangan dengan Uu Ruzhanul Ulum oleh PPP, PKB, Partai Nasdem, dan Partai Hanura.

Opera Snapshot_2018-11-29_014605_id.wikipedia.org

Ridwan_Kamil_official
Ridwan Kamil sebagai Wali Kota Bandung (2013)

Opera Snapshot_2018-11-29_014817_www.google.com

Pendidikan


  • SDN Banjarsari III Bandung 1978-1984
  • SMP Negeri 2 Bandung 1984-1987
  • SMA Negeri 3 Bandung 1987-1990
  • Sarjana S-1 Teknik Arsitektur Institut Teknologi Bandung 1990-1995
  • Master of Urban Design University of California, Berkeley 1999-2001

Karier


Setelah lulus S-2 dari University of California, Berkeley, Ridwan Kamil melanjutkan pekerjaan profesional sebagai arsitek di berbagai firma di Amerika Serikat. Sebelumnya Ridwan Kamil memulai karier bekerjanya di Amerika sesaat setelah lulus S-1, akan tetapi hanya berkisar empat bulan ia pun berhenti kerja karena terkena dampak krisis moneter yang melanda Indonesia saat itu. Tidak langsung pulang ke Indonesia, dia bertahan di Amerika sebelum akhirnya mendapat beasiswa di University of California, Berkeley. Selagi mengambil S-2 di Universitas tersebut Ridwan Kamil bekerja paruh waktu di Departemen Perencanaan Kota Berkeley. Pada tahun 2002 Ridwan Kamil pulang ke tanah kelahirannya Indonesia dan dua tahun kemudian mendirikan Urbane, perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa konsultan perencanaan, arsitektur dan desain. Kini Ridwan Kamil aktif menjabat sebagai Prinsipal PT. Urbane Indonesia, Dosen Jurusan Teknik Arsitektur Institut Teknologi Bandung, serta Senior Urban Design Consultant SOM, EDAW (Hong Kong & San Francisco), dan SAA (Singapura).

Urbane adalah perusahaan yang didirikan oleh Ridwan Kamil pada tahun 2004 bersama teman-temannya seperti Achmad D. Tardiyana, Reza Nurtjahja dan Irvan W. Darwis. Reputasi Internasional sudah mereka bangun dengan mengerjakan projek-projek di luar Indonesia seperti Syria Al-Noor Ecopolis di negara Syria dan Suzhou Financial District di China. Tim Urbane sendiri terdiri dari para profesional muda yang kreatif dan berpikir idealis untuk mencari dan menciptakan solusi mengenai masalah desain lingkungan dan perkotaan. Urbane juga memiliki projek berbasis komunitas dalam Urbane Projek Komunitas di mana visi dan misinya adalah membantu orang-orang dalam sebuah komunitas perkotaan untuk memberikan donasi dan keahlian-keahlian dalam meningkatkan daerah sekitarnya.

Urbane telah banyak dianugerahi penghargaan dari media internasional seperti BCI Asia Awards tiga tahun berturut-turut pada tahun 2008, 2009 dan 2010 dan juga BCI Green Award pada tahun 2009 atas projek desain Rumah Botol (dari botol bekas). Urbane juga sering mengikuti kompetisi di bidang desian arsitektur tingkat nasional seperti Juara 1 kompetisi desain Museum Tsunami di Nangro Aceh Darrussalam tahun 2007, Juara 1 kompetisi desain kampus 1 Universitas Tarumanegara tahun 2007, Juara 1 kompetisi desain Fakultas Ilmu Budaya di Universitas Indonesia tahun 2009, juara 1 kompetisi desain Sanggar Nagari di Kota Baru Parahyangan di Kabupaten Bandung Barat dan juara 1 kompetisi desain Pusat Seni dan Sekolah Seni di Universitas Indonesia tahun 2009.

Karya


Hasil-hasil karya Urbane:

  1. Universitas Tarumanegara Kampus 1, Jakarta (2005)
  2. Mesjid Agung Sumatra Barat, Mahligai Minang (2006)
  3. Paramount Lakes Gading Serpong, (2006)
  4. Gramedia Expo Surabaya (2006)
  5. Masjid Cibubur, Bogor (2007)
  6. Bintaro X-Change, Tangerang (2007)
  7. Kota Jababeka Remasterplan, Cikarang (2007)
  8. Kampus UMN, Serpong (2007)
  9. Area 24, Jakarta (2007)
  10. Hotel Santika Premiere, Medan (2007)
  11. Jembatan Westdrain Ancol, Jakarta (2007)
  12. Kuningan City, Jakarta (2007)
  13. Bottle House (Rumah Botol), Bandung (2008)
  14. Paramount Gateaway, Serpong (2008)
  15. Masjid Al-Irsyad Kota Baru Parahyangan, Kab. Bandung Barat (2008)
  16. Springhill Royal Residences, Jakarta (2008)
  17. Kantor BUMN, Jakarta (2008)
  18. The Convergence, Jakarta (2008)
  19. Rusunami Sentra Timur, Cakung (2008)
  20. Pusat Kesenian dan Kebudayaan Universitas Indonesia, Depok (2009)
  21. The Magix Box, Fakultas Seni Budaya Universitas Indonesia (2009)
  22. Medan Focal Point, Medan (2009)
  23. Museum Taufik Hidayat, Jakarta (2009)
  24. Masjid Semarang, Semarang (2010)
  25. Masjid Suramadu, Madura (2010)
  26. Masjid Gegerkalong, Bandung (2010)
  27. Museum Tsunami Aceh-Rumoh Aceh, NAD (2010)
  28. Harris Hotel Bogor, Bogor (2011)
  29. Masjid Antapani, Bandung (2011)
  30. Heteropia Office Tower, Jakarta (2011)
  31. Kantor Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Jakarta (2012)
  32. Allium Tangerang Hotel, Banten (2011)
  33. Hotel Horison Ultima, Purwokerto (2011)
  34. Hotel Tijili Seminyak, Bali (2011)
  35. 18 Office Park, Jakarta (2011)
  36. Discovery World Taman Mini Indonesia Indah, Cibubur, Bogor (2011)
  37. United Tractors office, Bekasi (2012)
  38. LKPP Office, Jakarta (2012)
  39. Bank Saudara Office, Bandung (2012)
  40. Essence Apartment, Jakarta (2012)
  41. Kirana Two, Jakarta (2012)
  42. Senayan Aquatic Stadium, Jakarta (2012)
  43. Masjid Al-Azhar, Summarecon, Bekasi (2013)
  44. Masjid Emerald Bintaro, Tangerang (2013)

Sosial dan Komunitas.

  1. Taman Bermain Babakan Asih Kopo Bandung. Ini adalah program perbaikan kampung dengan cara membeli sepetak tanah untuk menjadi taman bermain anak dan kegiatan lomba mewarnai dinding kampung dengan gambar-gambar kreatif.
  2. Komunitas Bandung Berkebun. Kegiatan ini adalah cara warga Bandung memanfaatkan lahan-lahan kosong untuk dihijaukan oleh tanaman pertanian seperti sayur-sayuran. Lokasi kebun-kebun ini juga menjadi ruang sosial sebagai alternatif akhir pekan bagi anak-anak. Hasil panen sebagian di jual untuk penghasilan tambahan anggota komunitas.
  3. Gerakan indonesia Bersepeda (Bike Bdg). Kegiatan ini memberikan pilihan kepada warga kota bandung untuk beraktifitas sehari-hari dengan sepeda sewa (Bike Sharing).
  4. Deklarasi Babakan Siliwangi sebagai Hutan Kota Dunia PBB.

Arsitektur.

  1. Bandung Creative Park Project : Taman Cikapayang Dago
  2. Masjid Merapi, merupakan proyek sosial yang menggunakan abu letusan gunung merapi dikonversi menjadi batako.
  3. Rumah Gempa Padang, Proyek sosial ini merupakan pembangunan rumah-rumah tahan gempa dengan material kayu dan bambu lokal.
  4. Lampu Botol (Walking Brain).
  5. Bottle House, rumah yang dirancang dengan konsep ‘courtyard house’ dibangun dengan lebih dari 30000 botol bekas.
  6. Museum Tsunami Aceh. Museum ini merupakan hasil desain karya sayembara pada tahun 2007 untuk memperingati musibah Tsunami

Penghargaan


Opera Snapshot_2018-11-29_015439_id.wikipedia.org

2013

  1. Urban Leadership Award dari Univ Pensylvania, AS

2012

  1. Pikiran Rakyat Award 2012 untuk Tokoh Muda Kreatif
  2. Winner International Young Design Entrepreneur of the Year from British Council Indonesia
  3. Google Chrome l Web Heroes for Indonesia Berkebun
  4. Indonesia Green Awards “Penghargaan Penginspirasi Bumi”, Penggagas Indonesia Berkebun
  5. Indonesia Green Awards “Penghargaan Penginspirasi Bumi”, Green Building Rasuna Epicentrum

2011

  1. Green Leadership Award for Al-Irsyad Mosque from BCI Asia
  2. Top 5, Best Building of The Year 2010 from ArchDaily for Al-Irsyad Mosque

2010

  1. BCI Asia Top Ten Architecture Business Award
  2. Winner third prize : Design Competition Suramadu Mosque
  3. The 6th Winner of The Best Design Architecture Consultant, Citradata Award

2009

  1. Architect of the Year from Elle Décor Magazine.
  2. BCI Asia Top Ten Architecture Business Award
  3. Winner first prize : Design Competition University of Indonesia Cultural Center

2008

  1. Winner first prize : Design competition for Tangerang Gateway, 2008
  2. BCI Asia Top Ten Architecture Business Award 2007
  3. Winner first prize : International Design competition for Aceh Tsunami Museum
  4. Winner first prize : Design competition Bintaro CBD Master Plan, Jakarta
  5. Winner first prize : Design competition Jakarta Stock Exchange, Jakarta

2007

  1. Winner first prize : International Design competition for Aceh Tsunami Museum
  2. Winner first prize : Design competition Bintaro CBD Master Plan, Jakarta
  3. Winner first prize : Design competition Jakarta Stock Exchange, Jakarta

2006

  1. Winner International Young Design Entrepreneur of the Year from British Council Indonesia
  2. Winner Best Commercial/Superblock Project for Rasuna Epicentrum by Property&Bank Magazine
  3. Winner Mowilex Design Awards (Al-Azhar International School)
  4. Winner first prize : Design competition Kemayoran Urban Gateway
  5. Winner second prize : National design competition – Penabur International School, Jakarta

2005

  1. Winner first prize : International Design competition Waterfront Retail Masterplan, Suzhou, RRC
  2. Winner first prize : International Design competition Kunming Tech Park, Kunming, RRC
  3. Winner first prize : Design competition – IT-Center Pupuk Kaltim, Balikpapan
  4. Winner first prize : National design competition – University of Tarumanagara
  5. Winner second prize : National design competition – Agung Sedayu Club House, Jakarta
  6. Winner third prize : National design competition Jatinegara District Revitalization, Jakarta

2004

  1. Winner first prize : International Design competition – Islamic Center, Beijing, RRC,
  2. Winner second prize : Design competition Senen District Revitalization
  3. Urban Architecture di Universitas Tarumanegara, Rasuna Epicentrum, dan Area Expo Surabaya.
  4. JSX Tower.
  5. Gan and Oil Tower, Jakarta.
  6. Sahid Twin Tower, Jakarta.
  7. Beijing Finance Street superblock.
  8. Masjid Al Irsyad Kota Baru parahyangan, Jawa barat.
  9. Urban Design di Jedah Town, dan Al Noor Ecopolis di Syria.

Tri Rismaharini Walikota Surabaya 2010-2015

Tri Rismaharini . Biography


Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

576px-Tri_Rismaharini

Dr.(H.C.) Ir. Tri Rismaharini, M.T terkadang ditulis Tri Risma Harini, atau yang akrab disapa Risma (lahir di Kediri, Jawa Timur, 20 November 1961; umur 57 tahun) adalah Wali Kota Surabaya yang menjabat sejak 17 Februari 2016. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai wali kota Surabaya pada 28 September 2010 hingga 28 September 2015. Risma adalah wanita pertama yang terpilih sebagai Wali Kota Surabaya sepanjang sejarah. Risma juga tercatat sebagai wanita pertama yang dipilih langsung menjadi wali kota melalui pemilihan kepala daerah sepanjang sejarah demokrasi Indonesia di era reformasi dan merupakan kepala daerah perempuan pertama di Indonesia yang berulang kali masuk dalam daftar pemimpin terbaik dunia.

Melalui pemilihan langsung, Risma menggantikan Bambang Dwi Hartono yang kemudian menjabat sebagai wakilnya. Pasangan Risma-Bambang diusung oleh PDI-P dan memenangi pilkada Surabaya 2010 dengan perolehan suara mencapai 358.187 suara atau 38,53 persen dari jumlah suara keseluruhan. Pasangan ini dilantik pada tanggal 28 September 2010 oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo dalam sidang paripurna DPRD Kota Surabaya. Namun di tengah masa jabatan, Bambang D. H. mengundurkan diri pada 14 Juni 2013 karena maju sebagai calon Gubernur Jawa Timur pada pilkada Jawa Timur 2013. Pasca pengunduran diri Bambang, Risma didampingi oleh Wisnu Sakti Buana, putra politisi senior PDI-P / wakil ketua MPR RI periode 1999-2004, Ir. Soetjipto, yang terpilih secara aklamasi sebagai wakil wali kota Surabaya dalam sidang paripurna DPRD Kota Surabaya pada 8 November 2013 dan resmi dilantik pada tanggal 24 Januari 2014.

Pada Pilkada Serentak 2015, pasangan Risma-Wisnu diusung oleh PDI-P dan terpilih kembali dengan meraih kemenangan mutlak yakni sebesar 893.087 suara atau 86,34 persen dari jumlah suara keseluruhan. Tri Rismaharini dan Wisnu Sakti Buana dilantik sebagai wali kota dan wakil wali kota Surabaya untuk masa bakti 2016-2021 pada tanggal 17 Februari 2016 oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo di Gedung Negara Grahadi bersamaan dengan pelantikan 16 bupati/wali kota hasil Pilkada Serentak 2015 di Jawa Timur.

Sebelum menjadi wali kota, Risma menjabat Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Surabaya dan Kepala Badan Perencanaan Kota Surabaya (Bappeko) hingga tahun 2010. Risma meniti karier sebagai seorang pegawai negeri sipil (PNS) Kota Surabaya sejak dekade 1990-an.

Pada tanggal 14 September 2018 dalam Kongres UCLG-ASPAC 2018 (Asosiasi Pemerintah Kota Dan Daerah Se-Asia Pasifik) di Surabaya, Tri Rismaharini terpilih secara aklamasi sebagai Presiden UCLG-ASPAC untuk masa bakti 2018-2020 menggantikan Gubernur Provinsi Jeju, Korea Selatan, Won Hee-ryong.

Opera Snapshot_2018-11-29_012927_id.wikipedia.org

Opera Snapshot_2018-11-29_004943_www.google.com

Pendidikan


Tri Rismaharini menempuh pendidikan dasar di Sekolah Dasar Negeri Kediri dan lulus pada tahun 1973. Ia melanjutkan pendidikan ke Sekolah Menengah Pertama Negeri 10 Surabaya, lulus pada tahun 1976, kemudian melanjutkan pendidikan ke SMA Negeri 5 Surabaya dan lulus pada tahun 1980.

Ia menempuh pendidikan sarjana di jurusan Arsitektur Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan lulus pada tahun 1987. Ia kemudian melanjutkan pendidikan pascasarjana Manajemen Pembangunan Kota di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, lulus pada tahun 2002. Dalam acara ITS EXPO, April 2014, Tri Rismaharini mengungkap keinginan untuk menjadi dosen di almamater seusai selesai mengabdi sebagai Wali Kota Surabaya.

Pada 4 Maret 2015, ia mendapatkan gelar kehormatan Doktor Honoris Causa dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS). Gelar kehormatan tersebut diberikan dalam bidang Manajemen Pembangunan Kota di Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan.

Riwayat jabatan


  • Kepala Seksi Tata Ruang dan Tata Guna Tanah Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya (1997)
  • Kepala Seksi Pendataan dan Penyuluhan Dinas Bangunan Kota Surabaya (2001)
  • Kepala Cabang Dinas Pertamanan Kota Surabaya (2001)
  • Kepala Bagian Bina Pembangunan (2002)
  • Kepala Bagian Penelitian dan Pengembangan (2005)
  • Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya (2005)
  • Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya (2008)
  • Wali Kota Surabaya (2010-2015; 2016-Sekarang)
  • Presiden United Cities and Local Governments Asia-Pacific (2018-Sekarang)

Kiprah politik


Wali Kota Surabaya

Risma

Wali Kota Tri Rismaharini

Tri Rismaharini mulai menata Kota Surabaya dari yang buruk penataannya sejak dirinya menjadi Kepala DKP. Ia melanjutkan tugas tersebut sejak dilantik menjadi wali kota pada 2010. Pada masa kepemimpinannya di DKP, hingga menjadi wali kota, Surabaya menjadi lebih asri dan tertata dengan baik dibandingkan sebelumnya, lebih hijau dan lebih segar.

Penataan Kota

Taman-taman kota yang dibangun Risma adalah pemugaran taman bungkul di Jalan Raya Darmo dengan konsep all-in-one entertainment park, taman di Bundaran Dolog, taman buah Undaan, serta taman di Bawean, dan di beberapa tempat lainnya yang dulunya mati sekarang tiap malam dipenuhi dengan warga Surabaya. Selain itu Risma juga membangun jalur pedestrian dengan konsep modern di sepanjang jalan Basuki Rahmat yang kemudian dilanjutkan hingga jalan Tunjungan, Blauran, dan Panglima Sudirman.

Isu Pemberhentian

Belum setahun menjabat, pada tanggal 31 Januari 2011, Ketua DPRD Surabaya Whisnu Wardhana menurunkan Risma dengan hak angketnya. Alasannya adalah karena adanya Peraturan Wali Kota Surabaya (Perwali) Nomor 56 tahun 2010 tentang Perhitungan nilai sewa reklame dan Peraturan wali kota Surabaya Nomor 57 tentang perhitungan nilai sewa reklame terbatas di kawasan khusus kota Surabaya yang menaikkan pajak reklame menjadi 25%. Risma dianggap telah melanggar undang-undang, yaitu Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 16/2006 tentang prosedur penyusunan hukum daerah dan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008. Sebab Wali Kota tidak melibatkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait dalam membahas maupun menyusun Perwali.

Keputusan ini didukung oleh 6 dari 7 fraksi politik yang ada di dewan, termasuk PDI-P yang mengusungnya. Hanya fraksi PKS yang menolak dengan alasan tindakan pemberhentian dirasa “terlalu jauh” dan belum cukup bukti dan data.

Tentang Perwali nomor 57 yang diterbitkannya itu, Risma beralasan, pajak di kawasan khusus perlu dinaikkan agar pengusaha tidak seenaknya memasang iklan di jalan umum, dan agar kota tak menjadi belantara iklan. Dengan pajak yang tinggi itu, pemerintah berharap, pengusaha iklan beralih memasang iklan di media massa, ketimbang memasang baliho di jalan-jalan kota.

Akhirnya, Mendagri Gamawan Fauzi angkat bicara akan hal ini dan menegaskan bahwa Tri Risma tetap menjabat sebagai Wali Kota Surabaya dan menilai alasan pemakzulan Risma adalah hal yang mengada-ada. Belakangan kemudian beredar kabar bahwa hal ini disebabkan banyaknya kalangan DPRD Kota Surabaya yang tidak senang dengan sepak terjang politik Tri Risma yang terkenal tidak kompromi dan terus maju berjuang membangun Kota Surabaya, termasuk menolak keras pembangunan tol tengah Kota Surabaya yang dinilai tidak akan bermanfaat untuk mengurai kemacetan dan lebih memilih meneruskan proyek frontage road dan MERR-IIC (Middle East Ring Road) yang akan menghubungkan area industri Rungkut hingga ke Jembatan Suramadu via area timur Surabaya yang juga akan bermanfaat untuk pemerataan pembangunan kota.

Isu Pengunduran Diri

Isu bahwa Wali Kota Surabaya ingin mengundurkan diri mulai berkembang ke publik setelah wawancara Risma di sebuah stasiun televisi swasta nasional pada pertengahan Februari 2014. Banyak hal yang menjadi latar belakang rencana pengunduran diri Risma mulai dari pemilihan dan pelantikan wakil wali kota yang menurutnya tidak sesuai prosedur, persoalan Kebun Binatang Surabaya, hingga persoalan pembangunan tol tengah kota Surabaya. Hampir sebagian besar masyarakat Surabaya menolak rencana pengunduran diri Risma dikarenakan prestasinya selama memimpin Surabaya, bahkan muncul gerakan di situs jejaring sosial yang bernama ‘Save Risma’ untuk mendukung kepemimpinan wali kota Tri Rismaharini. Isu ini menguat dengan asumsi ketidakcocokan antara Tri Rismaharini sebagai wali kota dengan Wisnu Sakti Buana sebagai wakil wali kota dikarenakan Wisnu merupakan salah satu tokoh dibalik rencana pemakzulan Risma pada awal tahun 2011. Isu tersebut mulai mereda setelah turun tangannya Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri bersama dengan pimpinan DPP PDI-P yang datang ke Surabaya pada 1 Maret 2014 yang juga didampingi Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Mega meminta Risma melanjutkan masa jabatannya sebagai wali kota hingga berakhir pada 28 September 2015.

Insiden Taman Bungkul

Rismajoinningbungkulparkrecovery

Risma ikut bersama petugas membenahi Taman Bungkul yang mengalami kerusakan karena insiden bagi-bagi es krim gratis pada tanggal 11 Mei 2014

Pada 11 Mei 2014, perusahaan es krim Wall’s yang berada dibawah naungan PT. Unilever Indonesia mengadakan acara bagi-bagi es krim gratis kepada masyarakat kota Surabaya. Acara ini diadakan di Taman Bungkul. Bagi-bagi es krim gratis itu dilakukan di tengah-tengah taman. Warga kemudian berbondong-bondong mendekati titik pembagian es krim hingga menerobos tanaman-tanaman. Bahkan kendaraan sepeda juga menginjak tanaman-tanaman disana. Kondisi semakin tidak terkendali, jalanan semakin macet, dan tanaman rusak parah.

Polisi & Satpol PP kemudian membubarkan acara itu sekitar pukul 10.00 WIB.

Tak lama kemudian, Risma datang ke lokasi. Ia lalu marah besar begitu melihat sendiri kondisi tanaman di Taman Bungkul. Begitu datang ia berkomentar semua tanaman rusak. Tanpa basa-basi, ia langsung menghampiri panitia penyelenggara acara bagi-bagi es krim. “Kalian tahu berapa lama waktu yang kami butuhkan untuk buat Taman Bungkul jadi indah?!,” ujarnya dengan nada tinggi. Risma kemudian meminta stafnya di Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya melaporkan penyelenggara acara ke jalur hukum. Ia meminta stafnya menggunakan undang-undang (UU) pengerusakan lingkungan sebagai dasar laporan.

PT Unilever Indonesia Tbk, selaku penyelenggara program bagi-bagi es krim Wall’s gratis di Taman Bungkul, Minggu 11 Mei 2014 lalu, siap bertanggung jawab dan menanggung semua biaya kerugian yang dialami Pemerintah Kota Surabaya. Insiden kerusakan taman akibat membludaknya jumlah warga yang datang merupakan kejadian yang tidak diprediksi oleh penyelenggara.

Area Sales Manajer Jawa Timur PT Unilever Indonesia Tbk, Dion Aji Setiawan mengatakan, pihaknya tidak menyangka bahwa, antusiasme warga Surabaya akan es krim gratis sangat tinggi. Dari pihak panitia penyelenggara hanya menyiapkan sebanyak 10.000 buah. Tapi, pengunjung yang datang mencapai 70.000 orang. Bahkan, banyak juga pengunjung yang datang dari luar Kota Surabaya. “Kejadian ini akan kami jadikan pelajaran. Kami akan segera sowan ke Bu Risma. Kami akan perbaiki semua kerusakan yang ada,” ujarnya.

Pilkada Serentak 2015

Tri Rismaharini menjadi salah satu calon wali kota Surabaya pada penyelenggaraan Pilwali Surabaya 2015 yang bersamaan dengan penyelenggaraan Pilkada Serentak pertama di Indonesia. Pada pilkada kali ini, ia kembali diusung oleh PDI-P berpasangan dengan Wisnu Sakti Buana. Elektabilitas Risma yang sangat tinggi dan wibawanya yang kuat di mata warga Surabaya, membuat langkah Risma pada Pilwali Surabaya 2015 tidak berjalan mulus. Ia sempat dihadang dengan fenomena calon tunggal yang membuat penyelenggaraan Pilkada Surabaya terancam diundur hingga Pilkada Serentak tahun 2017. Selain itu, ia juga sempat dihadang dengan beberapa drama politik Pilkada, yaitu calon wakil wali kota rivalnya yang menghilang dari pendaftaran di KPU Surabaya; surat rekomendasi partai yang tidak turun ke pasangan rivalnya; hingga beberapa partai yang tergabung dalam Koalisi Majapahit yang memilih tidak mengusung calon pada Pilwali Surabaya 2015. Setelah proses yang panjang, pada awal September 2015, Risma-Wisnu akhirnya memperoleh lawan, yaitu pasangan Rasiyo-Lucy Kurniasari yang diusung oleh Partai Demokrat dan PAN. Berdasarkan hasil resmi KPU Kota Surabaya pada 22 Desember 2015, pasangan Tri Rismaharini-Wisnu Sakti Buana memperoleh suara sebesar 893.087 (86,34%) dan ditetapkan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya terpilih untuk masa bakti 2016-2021.

Penghargaan


Risma_Singapore_2018

Risma saat sesi foto usai menerima Lee Kuan Yew World City Prize 2018. Surabaya menjadi satu-satunya kota di Asia Tenggara yang meraih penghargaan tersebut.

Pada masa kepemimpinannya sebagai wali kota, Kota Surabaya meraih tujuh kali piala adipura kencana berturut-turut yaitu tahun 2011 hingga 2017 untuk kategori kota metropolitan, serta adipura paripurna pada tahun 2016.

Selain itu, kepemimpinan Risma juga membawa Surabaya menjadi kota yang terbaik partisipasinya se-Asia Pasifik pada tahun 2012 versi Citynet atas keberhasilan pemerintah kota dan partisipasi rakyat dalam mengelola lingkungan.

Pada Oktober 2013, Kota Surabaya di bawah kepemimpinannya juga memperoleh penghargaan tingkat Asia-Pasifik yaitu Future Government Awards 2013 di dua bidang sekaligus yaitu data center dan inklusi digital menyisihkan 800 kota di seluruh Asia-Pasifik.

Surabaya menerapkan sistem respon cepat (central clearing house) dengan mengambil inspirasi dari sistem respon pelanggan dari restoran cepat saji McDonald’s. Warga dapat mengirim keluhan dan saran dengan telepon, sms, surat elektronik, fax, situs internet dan sosial media. Surabaya membangun Broadband Learning Centre untuk memberi pelatihan bagi petani agar terkoneksi dengan jaringan sistem pelayanan daring. Sistem ini memudahkan petani dan pekerja sektor lain untuk membangun akses pemasaran produk.

Taman bungkul yang pernah dipugarnya pun meraih penghargaan The 2013 Asian Townscape Award dari Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai taman terbaik se-Asia pada tahun 2013. Pada Februari 2014, Tri Rismaharini dinobatkan sebagai Mayor of the Month atau wali kota terbaik di dunia untuk bulan Februari 2014 atas keberhasilannya selama memimpin Kota Surabaya sebagai kota metropolitan yang paling baik penataannya.

Pada akhir tahun 2014, Surabaya menerima penghargaan internasional Future City versi FutureGov untuk Surabaya Single Window (SSW). Penghargaan ini diberikan untuk sistem pelayanan kemudahan izin investasi Kota Surabaya.

Pada Februari 2015, Tri Rismaharini dinobatkan sebagai wali kota terbaik ketiga di dunia versi World City Mayors Foundation atas keberhasilannya dalam mengubah wajah Kota Surabaya dari yang kumuh penataannya menjadi kota yang lebih hijau dan tertata rapi. Penghargaan ini diberikan kepada Risma karena dianggap sebagai figur enerjik yang antusias mempromosikan kebijakan sosial, ekonomi dan lingkungan secara nasional maupun internasional serta dinilai berhasil memanfaatkan lahan mati dan menyulapnya menjadi taman kota. Risma juga dipuji karena keberaniannya menutup kawasan lokalisasi terbesar di Asia Tenggara yaitu Gang Dolly, serta respon cepatnya dalam menangani korban insiden AirAsia QZ8501.

Pada Maret 2015, nama Tri Rismaharini masuk dalam jajaran 50 tokoh berpengaruh di dunia versi majalah Fortune bersama dengan tokoh-tokoh lain seperti CEO Facebook Mark Zuckerberg, Perdana Menteri India Narendra Modi, dan tokoh lainnya. Risma dinilai berhasil melakukan banyak terobosan luar biasa di Surabaya tentang lingkungan, dan ia juga dinilai telah berhasil mengubah kota besar dengan jutaan penduduk yang sarat polusi, kemacetan, dan kekumuhan menjadi kota metropolitan yang tertata, kaya akan taman lanskap dan ruang hijau lainnya. Risma juga dinilai berhasil mengubah banyak lahan pemakaman gersang menjadi ruang penyerapan air sehingga dapat menangkal banjir.

Atas keberhasilannya membangun kembali citra kota Surabaya menjadi tertata rapi dan manusiawi, serta prestasinya sebagai kepala daerah yang mengabdikan diri kepada rakyat, pada tanggal 13 Agustus 2015, Tri Rismaharini menerima anugerah tanda kehormatan Bintang Jasa Utama dari Presiden Joko Widodo bersama 14 tokoh lain di Istana Negara, Jakarta. Bintang Jasa Utama adalah penghargaan tertinggi yang diberikan kepada warga negara sipil.

Pada bulan November 2015, Risma memperoleh penghargaan anti korupsi dari Bung Hatta Anti Corruption Award. Ia memperoleh penghargaan ini bersama dengan Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo. Penghargaan ini diperoleh karena selama menjabat sebagai wali kota Surabaya, Risma dinilai berhasil membangun Surabaya menjadi kota cantik dan tertata serta mengembangkan sistem e-procurement (lelang pengadaan barang elektronik) agar proses pelelangan menjadi transparan dan bebas korupsi. Ia juga dinilai berhasil membangun sistem e-goverment di Surabaya yang menyebabkan kontrol pengeluaran dinas-dinas menjadi lebih mudah, mencegah praktik korupsi, dan menghemat anggaran 600-800 miliar rupiah tiap tahunnya.

Pada bulan Juli 2018, Kota Surabaya di bawah kepemimpinan Tri Rismaharini memperoleh penghargaan Lee Kuan Yew City Prize bersama dengan Hamburg, Jerman; Kazan, Rusia; dan Tokyo, Jepang. Penghargaan ini diperoleh karena Surabaya dianggap sebagai salah satu kota besar di dunia yang mampu mempertahankan dan mengelola kampung di tengah kota dengan manajemen pemerintah dan partisipasi masyarakat yang sangat baik di tengah laju pembangunan kota yang semakin berkembang dengan pesat. Surabaya menjadi kota pertama di Indonesia yang memperoleh penghargaan ini. Penghargaan ini diterima langsung oleh Wali Kota Risma di Singapura pada 9 Juli 2018.

Kontroversi


Isu membeli penghargaan

Rismaandsocratesawardtrophy

Risma mengangkat United Europe Award pada acara kirab di Surabaya

Pada April 2014, Risma mengklaim bahwa Kota Surabaya telah mendapatkan penghargaan Socrates Award untuk kategori Future City dari European Business Assembly (EBA), yang kemudian diarak di kota Surabaya. Namun, penghargaan ini menimbulkan polemik setelah diketahui bahwa penghargaan yang diperoleh Risma bukanlah Socrates Award, tetapi United Europe Award yang dinobatkan bagi mereka yang memiliki kontribusi pribadi untuk integrasi Eropa.Nama Risma dan Surabaya juga tidak masuk dalam daftar penerima Socrates Award di situs EBA. Selain itu, menurut laporan Center for Investigative Reporting di Sarajevo, Bosnia dan Herzegovina, pada Agustus 2013, terdapat biaya yang harus dibayarkan untuk memperoleh penghargaan dari EBA, dan biaya untuk memperoleh United Europe Award adalah 3.900 euro. Akibatnya, muncul dugaan bahwa Risma menggunakan anggaran kota untuk “membeli” penghargaan. Juru bicara pemerintah kota Surabaya Muhammad Fikser menampik bahwa Risma telah menggunakan anggaran kota untuk mengambil penghargaan tersebut, dan menyatakan bahwa 3.900 euro digunakan untuk biaya seminar.

Kasus Pasar Turi

Pada bulan Mei 2015, PT Gala Bumi Perkasa selaku pengembang Pasar Turi melaporkan Tri Rismaharini yang menjabat sebagai wali kota Surabaya ke Polda Jawa Timur karena dianggap tidak kunjung melakukan pembongkaran terhadap Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pasar Turi yang berada di depan bangunan Pasar Turi Baru. Hal ini dianggap oleh PT Gala Bumi Perkasa melanggar perjanjian yang dilakukan antara Pemerintah Kota Surabaya dan pengembang Pasar Turi. Di dalam perjanjian tersebut dinyatakan bahwa jika Pasar Turi telah selesai dibangun, maka pedagang di TPS akan dikembalikan ke gedung Pasar Turi. Setelah beberapa waktu, pengembang menyatakan bahwa pembangunan Pasar Turi telah selesai. Akan tetapi, Risma menyatakan pembangunan belum selesai, karena menurutnya pembangunan masih berjalan 80 persen dan terdapat beberapa hal yang harus diperbaiki. Di akhir bulan Oktober 2015, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur mengklaim bahwa Tri Rismaharini ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penyalahgunaan wewenang Pasar Turi. Risma dianggap menyalahgunakan wewenangnya sebagai wali kota Surabaya karena melakukan pembiaran terhadap bangunan TPS Pasar Turi. Pernyataan ini didasarkan pada keterangan adanya Surat Perintah Dimulainya Penyidikan atau SPDP yang dikirimkan Polda Jatim kepada Kejaksaan Tinggi Jatim. Penetapan tersangka Risma ini menjadi simpang siur setelah adanya bantahan secara terbuka dari Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Anton Setiadji dan Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti. Kapolri menyatakan bahwa penyelidikan terhadap kasus Pasar Turi telah dihentikan sejak bulan September 2015. Penetapan tersangka yang terjadi pada masa kampanye pilkada Surabaya 2015, dicurigai banyak pihak terkait dengan unsur politis untuk menjegal Tri Rismaharini sebagai calon wali kota Surabaya. Kecurigaan ini datang dari partai pengusungnya PDI-P dan pedagang Pasar Turi sendiri. Risma juga membantah bahwa dirinya ditetapkan sebagai tersangka dan menyatakan bahwa kebijakannya yang menolak membongkar TPS Pasar Turi adalah untuk melindungi pedagang Pasar Turi dari pungutan-pungutan yang tidak wajar oleh pengembang.Pada tanggal 25 Oktober 2015, Kapolri resmi menyatakan bahwa kasus Pasar Turi yang melibatkan Tri Rismaharini dihentikan dan memerintahkan penyidik untuk segera menerbitkan SP3 terhadap kasus ini. PT Gala Bumi Perkasa juga resmi mencabut gugatannya terhadap Risma pada tanggal 26 Oktober 2015.

Perseteruan dengan Gubernur DKI Jakarta

Menjelang pemilihan umum Gubernur DKI Jakarta 2017 yang bersamaan dengan pemilihan kepala daerah serentak tahun 2017, nama Risma mulai disebut-sebut sebagai calon penantang terkuat dari Gubernur yang tengah menjabat, yakni Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab dengan sapaan Ahok. Hal ini karena pilihan dari Basuki Tjahaja Purnama yang awalnya menyatakan akan maju melalui jalur perseorangan dengan didukung oleh gerakan relawan Teman Ahok yang berhasil mengumpulkan 1 juta KTP pada pertengahan tahun 2016. Hal ini kemudian diikuti dengan pernyataan terbuka dari beberapa petinggi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan), partai tempat Risma bernaung, yang akan mengusung calon sendiri dan tidak akan mendukung calon perseorangan. Nama Risma pun kemudian disebut-sebut akan diusung oleh PDI Perjuangan pada pilkada DKI 2017. Hal ini membuat publik menilai beberapa pihak terkesan mengadu domba antara Tri Rismaharini dan Basuki Tjahaja Purnama. Pernyataan-pernyataan terbuka di antara keduanya pun menjadi hangat di media dan tak jarang berujung pada kesalahpahaman dan perbedaan tafsir. Beberapa di antaranya adalah pernyataan Ahok yang menyebut bahwa Risma pernah menyatakan Wali Kota Solo 2005-2012 yang juga Presiden Joko Widodo bisa menjadi Presiden, apalagi Wali Kota Surabaya. Hal ini kemudian dibantah oleh Pemerintah Kota Surabaya. Pernyataan Ahok yang menyebut bahwa Kota Surabaya hanya setara dengan Kota Jakarta Selatan juga kembali menuai polemik setelah diklarifikasi oleh Risma dalam sebuah konferensi pers. Atas hal ini, Ahok menyatakan bahwa dirinya tidak bermaksud menyinggung Kota Surabaya dan bermaksud membandingkan wilayah administrasi-nya saja.

Related Posts

Surabaya Meraih Yokatta Wonderful Indonesia Tourism Award

Surabaya Jadi Kota Terbaik Yokatta Wonderful Indonesia Tourism Award


Minggu 22 Juli 2018, 09:03 WIB. detiknews.

0607968f-558d-4aee-88fd-1252ed2cc06a_43

Setelah Lee Kuan Yew World City Prize di Singapura, kini Surabaya meraih penghargaan Yokatta Wonderful Indonesia Tourism Awards 2018. Bahkan, Kota Pahlawan sukses menjadi best of the best di antara semua daerah di Indonesia.

Penghargaan ini diberikan langsung Menteri Pariwisata (Menpar) RI Arief Yahya kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Jumat (20/7/2018) malam.

surabaya-jadi-yang-terbaik-di-yokatta-wonderful-indonesia-tourism-awards-2018

Yokatta Wonderful Indonesia Tourism Awards 2018 merupakan penghargaan kepada kabupaten/kota di Indonesia yang memiliki komitmen, performansi, inovasi, kreasi dan leadership dalam membangun pariwisata daerah.

createimage_small

Kota Pahlawan menyingkirkan pesaingnya. Antara lain Kota Denpasar, Bali di posisi kedua dan Bandung, Jabar di posisi ketiga.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengaku perjuangan belum usai. Pihaknya akan terus memperbaiki dan mempercantik Surabaya ke depannya.

“Perjuangan kita bersama belum selesai. Mari kita terus bersama-sama membangun Kota Surabaya,” kata Wali Kota Risma, Minggu (22/7/2018).

Sementara Menpar Arief Yahya mengaku penghargaan ini sebagai modal sebuah daerah jika ingin menjadi pemain dunia menggunakan standar global.

“Selamat kepada para pemenang, terutama Surabaya yang size dan pertumbuhan tertinggi di atas 40 persen performancy-nya,” kata Arief Yahya usai menyerahkan penghargaan.

Menurut Arief, penghargaan ini memiliki unsur 3C, yakni calibration (kalibrasi), confidence (kepercayaan diri) dan credibility (kredibilitas).

“Yang lebih penting dari 3A adalah CEO commitment atau komitmen kepala daerah. Karena kalau CEO-nya tidak komitmen hal itu tidak akan tercapai. Pariwisata itu paling mudah dan Paling murah, sayang sekali jika rekan-rekan tidak memanfaatkanya,” ujarnya.

Arief menambahkan, kampanye branding Wonderful Indonesia telah meningkatkan performance Indonesia. “Hal ini terlihat dari popolaritas Wonderful Indonesia melonjak dari status tidak tercatat menjadi ranking 47 dunia, sedangkan Truly Asia (Malaysia) dan Amazing (Thailand) masing-masing berada di posisi 83 dan 97 dunia,” ujarnya.

Terdapat 4 indikator yang mempengaruhi penilaian penghargaan ini. Meliputi kinerja usaha pariwisata, Indeks Pariwisata Indonesia, Indonesia’s Attractiveness Award, dan Penghargaan Internasional dan Nasional.

“Jadi, penilaiannya sangat komplek dan komplit,” ungkap Ketua Dewan Juri Yokatta Wonderful Indonesia Tourism Award 2018 Didien Junaedi.  /(fat/fat)

Surabaya Dapat Penghargaan Lee Kuan Yew Award

Surabaya Dapat Penghargaan Lee Kuan Yew Award, Risma akan Terbang ke Singapura


Editor: Sugiyarto. tribunnews. Rabu, 4 Juli 2018 22:21 WIB

tri-risma-nih5_20171014_141502

Kota Surabaya akan menerima Lee Kuan Yew Award di Singapura, untuk kategori Special Mention. 

penghargaan-lee-kuan-yew-world-city-prize-kategori-special-mention_20180711_233107

Risma Terima Lee Kuan Yew Award

Penghargaan itu akan diterima Senin (9/7/2018) mendatang oleh Wali Kota Tri Rismaharini. Selama tiga hari, yakni mulai 7 Juli 2018, Risma akan berada di sana untuk terlibat dalam World Cities Summit (WCS) 2018. 

WCS 2018 merupakan acara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Singapura yang mempertemukan para wali kota dan pemimpin kota.

Di sana, mereka akan mendiskusikan tantangan perkotaan dan berbagai pengalaman. 

Penghargaan yang diberikan dua tahun sekali ini dianugerahkan oleh Urban Redevelopment Authority (URA) di Singapura dan Centre for Liveable Cities (CLC).

Surabaya mendapatkan penghargaan dengan kategori Special Mention karena berhasil melestarikan kebudayaan dan menerapkan strategi yang berani, dalam menjaga dan membangun area perkampungan.

Selain Surabaya, kategori Special Mention juga diraih tiga kota lain yaitu Hamburg di Jerman, Kazan di Rusia dan Tokyo di Jepang.

“Itu artinya Kota Surabaya sudah sejajar dengan kota-kota lain dunia,” kata Kabag Humas Pemkot Surabaya M. Fikser, Rabu (4/7).

Sebelumnya, Surabaya sudah dua kali mengikuti ajang penghargaan Lee Kuan Yew di tahun 2014 dan 2016. Namun belum berhasil, baru tahun ini usaha Kota Surabaya berbuah hasil.

Perjuangan Kota Surabaya meraih penghargaan ini tentu tidak mudah.

Risma mengatakan, selama proses penjurian sempat sulit meyakinkan para juri dari Jerman dan Cina itu, Kota Surabaya berbeda dari kota modern lainnya di dunia.

Modern dalam arti sebenarnya yaitu transportasi massal yang masih modern dan vertical hosting.

Namun, Risma mengaku tidak menyerah dan menjelaskan perbedaan Kota Surabaya dengan kota modern lainnya dari sisi budaya dan regulasi.

“Setelah saya jelaskan dan ajak melihat kampung Jambangan, Gundih dan kampung produktif daerah Kebraon, di situ lah mereka baru tertarik,” kata Risma mengajak para juri melihat bagaimana perkampungan mengatasi masalah perekonomian dan remaja.

Untuk itu, Wali Kota Risma berharap prestasi harus dipertahankan, dia juga berkomitmen untuk terus berusaha menjadikan Surabaya sebagai Kota Metropolitan yang tidak melupakan sejarah.

Risma Jadi Pembicara

Selain menerima penghargaan Lee Kuan Yew, Tri Rismaharini juga berkesempatan menjadi pembicara pada dua forum sekaligus.

Pertama, Risma akan menjadi pembicara pada ASEAN Mayors Forum 2018. Dia akan menyampaikan pengalaman Surabaya saat menjadi tuan rumah ASEAN Mayor Forum tahun 2011.

Kedua, dia akan mengisi forum dan berbagai bagaimana upaya pemerintah beradaptasi terhadap teknologi-teknologi baru, mengatasi bisnis-bisnis model baru, menghadapi tantangan-tantangan di depan, serta menjadi pihak yang selalu peka terhadap inovasi-inovasi.

27 Tempat Wisata di Surabaya 2018

27 Tempat Wisata di Surabaya Terbaru Paling Indah & Menarik


suravaya-640x425

Tempat Wisata di Surabaya – Surabaya adalah Kota yang menjadi metropolitan terbesar di provinsi Jawa Timur. Surabaya juga menjadi ibu kota dan kota terbesar setelah Jakarta. Akan tetapi jangan panik dan mari piknik karena kota ini juga memiliki banyak tempat wisata hits Surabaya lho.

Opera Snapshot_2018-11-28_021430_www.google.com

Berikut daftar tempat wisata terbaru di Surabaya yang dapat anda kunjungi.

1. Panorama jembatan Suramadu

1. Panorama jembatan Suramadu

Jembatan Suramadu suatu jembatan penghubung antara pulau Jawa dan Madura. Jembatan di atas laut selat Madura.

Panjang Jembatan ini sekitar 5,5 km,dengan memecahkan rekor Jembatan terpanjang di Indonesia. Jembatan ini sekarang di jadikan icon wisata Kota Surabaya karena keindahannya sebagai tempat wisata malam di Surabaya.

2. Wisata Air Ciputra Waterpark

2. Wisata Air Ciputra Waterpark

Tempat bermain anak dengan mengedepankan wahana-wahana menarik yang bertemakan Dongeng Petualangan Sinbad. Sehingga lebih menarik minat anak-anak untuk mengunjunginya.

Ciputra Waterpark memiliki luar sekitar 5 hektar sehingga menjadi Wisata Air terluas di Surabaya. Ciputra waterpark didisain untuk bermain.

Kedalamannya dangkal,sehingga cocok sekali untuk berlibur Keluarga yang ingin memanjakan anak-anaknya. Kedalaman air yang hanya 1 meter untuk yang paling dalam di buat agar mengurangi risiko tenggelam.

Harga tiket di tempat rekreasi di Surabaya ini sebesar 70,000 Rupiah pada hari biasa,sedangkan pada akhir pekan sebesar 90,000 rupiah. Sedangkan untuk lansia berumur di atas 60 tahun hanya menunjukkan KTP saja untuk masuk objek wisata ini gratis.

3. Kebun Binatang Surabaya

3. Kebun Binatang Surabaya

Kebun Binatang Surabaya merupakan tempat berlibur yang mengedepankan edukasi,sehingga sangat terkenal. Beralamat di Jl.Setail kota surabaya.

Kebun Binatang Surabaya pernah menjadi kebun Binatang terlengkap di Asia Tenggara. Luas tempat liburan di Surabaya ini mencapai luas sekitar 37 hektar.

Hanya dengan membeli tiket sebesar 15,000 Rupiah anda bisa menikmati panorama hewan di Kebun Binatang ini.

4. Museum House of Sampoerna

4. Museum House of Sampoerna

Museum ini adalah bangunan bersejarah sekaligus di jadikan museum tua yang menarik. Bangunan bergaya kuno masa penjajahan belanda yang masih kokoh dan terawat ini harus anda kunjungi.

 Tiang-tiang penyangga museum House of Sampoerna yang berbentuk rokok semakin membuat bangunan ini menjadi eksotis. Serta membuatnya di lindungi oleh Negara.

Di tempat wisata bersejarah di Surabaya ini terdapat macam-macam koleksi alat pembuat Rokok,jenis-jenis pematik,foto keluarga,beberapa alat musik dan lain-lain. Kita dapat membeli cinderamata dan melihat proses pembuatan rokok yang menarik di House of Sampoerna lantai 2.

5. Wisata Hutan Mangrove Wonorejo yang masih Alami

5. Wisata Hutan Mangrove Wonorejo yang masih Alami

Hutan Mangrove salah satu tempat wisata paling populer di Surabaya. Tempat wisata alam Surabaya ini masih asri dan alami karena jauh dari polusi perkotaan.

Sangat cocok untuk relaksasi mata dan udara. Hutan Mangrove Wonorejo berada di dekat Bandara Juanda Kota Surabaya.

Mengelilingi dan melihat keindahan alam dengan berjalan menyusuri jembatan yang terbuat dari bambu di atas air laut dapat anda lakukan. Anda juga bisa melihat keindahan Hutan Mangrove ini dengan menaiki perahu di sekitar hutan mangrove ini.

6. Monumen Kapal Selam yang Bersejarah

Monumen Kapal Selam ini adalah sebuah monumen yang menggunakan kapal selam sungguhan. Kapal ini ialah kapal selam yang di gunakan Indonesia untuk mlakukan pembebasan Irian Barat dari penjajahan Belanda.

Tempat piknik di Surabaya ini berlokasi di pusat kota Surabaya,tepatnya di Jalan Pemuda. Tempat ini sangat menarik di kunjungi karena jarang sekali kita melihat kapal selam sesungguhnya tampak luar dan dalam.

7. Monumen Nasional Tugu Pahlawan

7. Monumen Nasional Tugu Pahlawan

Tempat hunting di Surabaya ini adalah Monumen yang paling bersejarah sekaligus terkenal di Surabaya karena sejarahnya yang sangat terkenal. Tugu ini memiliki ketinggian kurang lebih 40 meter yang di bangun dengan bentuk menyerupai Paku terbalik,sehingga membuat tugu ini indah.

Kita dapat melihat foto-foto dokumentasi di bawah tanah tugu pahlawan. Luas lahan yang mencapai 1 hektar digunakan untuk memperingati hari pahlawan, menghormati prajurit yang gugur di surabaya melawan penjajah.

8. Taman Bungkul yang eksotis

8. Taman Bungkul yang eksotis

Taman Bungkul,taman yang indah,sangat cocok untuk Kumpul-Kumpul, pemandangan yang indah,tempat yang bersih sangat nyaman untuk di kunjungi.

Berlokasi di Jalan Darmo kota Surabaya mempunyai Fasilitas bermain untuk anak-anak,jogging track,tempat bermain Skateboard,amfiteater,Kolam air mancur,suasana Hijau. Penunjang lainya yaitu fasilitas internet,sehingga berkunjung ke sini sangat di manjakan oleh fasilitas-fasilitas yang menarik.

Tempat wisata keluarga di Surabaya ini juga sering di adakan event-event hiburan dan sanggar budaya. Di Taman Bungkul juga banyak penjual yang menjajakan makanan Khas Surabaya,cocok untuk anda yang suka Berwisata Kuliner.

9. Rumah Batik

9. Rumah Batik

Tempat ini memiliki koleksi batik yang sangat banyak lebih dari 2000 lembar kain batik dengan motif dan corak yang berbeda. Batik-batik tersebut berasal dari penjuru Nusantara.

Tempat wisata edukasi di Surabaya ini Bisa di sebut Museum batik karena pernah mendapatkan rekor batik dengan logo Surabaya Terbesar. Rumah batik ini beralamat di Jalan Tambak Dukuh kota Surabaya.

10. Panorama Alam dan Wisata Pantai Kenjeran

10. Panorama Alam dan Wisata Pantai Kenjeran

Pantai yang terletak di Surabaya ini merupakan tempat wisata pantai di Surabaya yang Favorit untuk berlibur Keluarga. Yang ingin menikmati panorama pantai.

Selain berelaksasi dengan panorama pantai pengunjung bisa menikmati liburan dengan memancing dengan menaiki perahu dan membeli ikan hasil para nelayan.

Lebih syahdu lagi apabila pengunjung membawa alas untuk duduk-duduk di bibir pantai atau di bawah pohon. Banyak permainan anak di tempat ini sehingga cocok untuk berlibur bersama keluarga di pantai ini.

11. Tempat wisata patung Budha berwajah Empat

11. Tempat wisata patung Budha berwajah Empat

Patung ini menawarkan keindahan artistik,sejarah,dan sauasana. Sangat di sayangkan jika berlibur ke tempat ini tanpa Kamera karena tempat ini sangat cocok untuk mengambil gambar. Sehingga banyak yang menjadikan tempat ini sebagai tempat berfoto di Surabaya yang hits.

Patung Budha ini telah masuk dalam catatan (MURI) Museum Rekor Indonesia karena merupakan patung paling tinggi di Indonesia. Letak patung ini di sudut tempat wisata pantai Kenjeran.

12. Jembatan Merah yang bersejarah

12. Jembatan Merah yang bersejarah

Tempat yang menjadi syarat akan sejarah sekaligus saksi bisu perlawanan rakyat Surabaya dalam memerangi penjajahan yang di lakukan Belanda. Jembatan Merah telah ikut serta dalam peristiwa luar biasa pada tanggal 10 November.

Terletak di perbatasan jembatan di kelola menjadi tempat wisata oleh 2 Kota yaitu Suabaya dan Malang. Tempat ini di akui bersejarah karena merupakan saksi bisu tewasnya Jendral tinggi belanda yaitu Mallaby, yang tewas karena perlawanan rakyat.

13. Patung Citra Raya Surabaya

13. Patung Citra Raya Surabaya

Singapura di Surabaya. Karena tidak hanya singapura saja yang memiliki patung dengan bentuk menyerupaii ikon singa laut saja, surabaya juga punya loh.

Tempat wisata malam surabaya ini menawarkan fasilitas sekitar 27 Hole di lapangan golf. Tidak hanya itu disini juga ada banyak klub keluarga.

Yaitu Universitas Ciputra, masjid, pasar, Surabaya International School, pusat komersial, Waterpark, dan Gymnasium. Tempat hiburan malam di Surabaya ini sangat cocok untuk berlibur keluarga dan foto-foto.

14. Patung WR.SOEPRATMAN

14. Patung WR.SOEPRATMAN

WR.Soepratman Pencipta lagu Indonesia Raya yang sekarang dirinya diabadikan dengan bentuk patung di Surabaya.

15. Kelenteng Hong Tiek Hian yang artistik

15. Kelenteng Hong Tiek Hian yang artistik

Tempat yang eksotis dan penuh sejarah yang wajib anda kunjungi karena keindahan bangunan yang Bertemakan kultur Negeri Cina jaman dulu.

Konon tempat wisata realigi di Surabaya ini di buat oleh pasukan tartar. Pada saat Khu Nilai Khan berkuasa di wilayah Asia Tenggara.

Lebih pastinya belum bisa di ketahui, akan tetapi kontur dan keindahan bangunan ini sangat sayang bila anda lewati.

16. Monumen Bambu Runcing Surabaya

16. Monumen Bambu Runcing Surabaya

Monumen ini dibuat untuk menghormati peran Bambu runcing,karena bambu runcing adalah simbol perlawanan Indonesia terhadap penjajah di masa lampau.

17. Wisata Bunga di Pasar Bunga Bratang

17. Wisata Bunga di Pasar Bunga Bratang

Pecinta flora jangan khawatir karena Surabaya juga menyuguhkan pasar bunga yang sangat menarik untuk di kunjungi. Susunan pasar bunga ini tertata dengan baik dan bersih.

Pengunjung tidak akan kecewa berkunjung disini, karena pengunjung bisa memborong bunga-bunga tanaman hias dan pot-pot keramik dengan biaya yang terjangkau.

18. Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya

18. Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya

Pengunjung bisa berwisata sekaligus wisata Religi di masjid Nasional ini,karena masjid ini menjadi kebanggaan warga Surabaya.

Memiliki besar sedikit lebih kecil dari masjid Istiqlal yang membuat masjid ini menjadi masjid terbesar kedua di Indonesia. Berlokasi di Jl. Masjid Al-Akbar Timur No.1, pangesangan Surabaya.

19. Gereja Perawan Maria tak Berdosa

19. Gereja Perawan Maria tak Berdosa

Gereja ini harus anda kunjungi apabila berlibur ke Surabaya. Karena nama gereja yang unik dan memiliki nilai seni yang tinggi.

Gaya bangunan dengan arsitektur gaya abad pertengahan daerah Eropa merupakan nilai seni tersendiri.

Di tempat ini mempunyai banyak peninggalan sejarah yang indah dan bersejarah. Gereja ini cocok untuk berlibur keluarga dengan tema edukasi.

20. Taman Absari Surabaya

20. Taman Absari Surabaya

Berlokasi di depan Gedung Grahadi Surabaya. Taman ini berisikan patung Suryo dan Joko Dolog di dalamnya.

Terdapat jogging track yang sangat fovorit untuk jalan-jalan di tempat ini, sehingga banyak remaja menggunakan taman ini untuk kumpul-kumpul.

Di tempat ini juga terdapat arena skateboard yang diramaikan anak-anak pecinta skateboard. Banyak juga warga surabaya yang menghabiskan malam di tempat ini untuk nongkrong dan jeng-jeng.

21. Taman DR.Soetomo(Taman Persahabatan)

21. Taman DR.Soetomo(Taman Persahabatan)

Taman ini adalah simbol pertemanan, sangat di sayangkan bila anda berlibur ke surabaya melewatkan tempat yang satu ini. Apalagi berlibur bersama sahabat karib anda.

22. Taman Mayangkara

22. Taman Mayangkara

Taman ini di bangun oleh pemerintah Surabaya untuk menghormati pahlawan Batalyon 503 Mayangkara yang di pimpin oleh Mayor Djarot Soebyantoro.

Tempat ini berlokasi di depan RSI Surabaya. Taman ini bersimbol patung Mayor Djarot soebyantoro dan kuda putih Mayangkara dinaikinya. Sehingga masyarakat Surabaya menyebutnya Monumen Mayangkara.

Di sekeliling taman di tumbuhi dengan bunga-bunga yang indah yang berwarna-warni. Dan dengan dilengkapinya kursi taman serta arena jalan kaki yang nyaman untuk jalan-jalan bersama keluarga.

23. Taman Wisata Pelangi Surabaya

23. Taman Wisata Pelangi Surabaya

Tempat wisata yang menarik ini harus di kunjungi terutama pada malam hari,karena akan terlihat indah pada malam hari. Taman ini berlokasi di depan kantor Bulog Surabaya.

24. Taman Mundu di Surabaya

24. Taman Mundu di Surabaya

Taman ini tepat di depan gedung Gelora 10 Nopember Tambaksari,dibangun dengan disain Bernuansa Alami Modern.

Tempat ini sangat cocok untuk merelaksasi tubuh dan untuk berinteraksi dengan orang lain.

25. Taman Buah Undaan Surabaya

25. Taman Buah Undaan Surabaya

Tempat di bangun dengan tema dan desain yang unik karena banyak hiasan buah buahan dengan ukuran besar.

Replika buah-buahan ini dibuat guna menarik wisatawan untuk singgah di taman yang unik ini. Taman ini menyuguhkan pemandangan yang cantik dan udara segar.

26. Taman Prestasi Surabaya

26. Taman Prestasi Surabaya

Berlokasi di pusat kota Surabaya,taman ini cocok untuk wadah edukasi anak. Dengan wahana di taman prestasi ini anak bisa bermain sambil belajar.

Taman ini selalu ramai di kunjungi keluarga-keluarga yang ingin bermain sambil belajar. Taman ini cukup luas,dengan luas sekitar 6.000 meter persegi.

27. Museum Mpu Tantular

27. Museum Mpu Tantular

Museum Mpu Tantular didirikan oleh suatu lembaga budaya yang bernama Stedelijk Historisch Museum soerabaian.

Pendirinya sendiri adalah orang berkebangsaan Jerman totok, akan tetapi sudah mempunyai kewarganegaraan Indonesia.

Di museum mpu tantular terdapat 1500 koleksi. Koleksi bersejarah masa prasejarah,budaya hindu,budha,dan islam.

Koleksi peninggalan zaman penjajahan belanda maupun jepang. Tempat wisata bersejarah di Surabaya ini sangat cocok untuk proses edukasi belajar sejarah.

Peta Wisata Surabaya

Opera Snapshot_2018-11-28_020959_www.google.com.png

Demikian destinasi tempat wisata di surabaya yang tentu mengasikan, maka dari itu jangan ragu berlibur di Surabaya. Dan jangan lupa ajak teman-teman, kerabat, dan keluarga berlibur ke Surabaya.

Source: tempatwisatakeluarga

GuangZhou

Welcome to GuangZhou “Flower City”


about-header

Guangzhou is a famous culture city and a splendid tourism city with a history of more than 2,200 years and a homeland of overseas Chinese as well.

It enjoys the name of “Flower City” as the superb geographic and climatic conditions in the South contributed to the natural beauty here. As a city of heroes, Guangzhou has a reputation of great eminence in the modern history of China. The historical sites of Sun Yat-sen Memorial Hall, Huanghuagang 72 Martyr Cemetery, Guangzhou Luxun Memorial Hall, Peasant Movement Institute, Sanyuanli Anti-British Invasion, and the Former Site of Huangpu Military Academy are the witnesses of the modern history of China, and, together with Baiyun Mountain, Yuexiu Park, Liuhuahu Park, Lu Lake and South-China, constitute colorful landscape groups.

Meanwhile, Guangzhou was the starting point of the “Maritime Silk Road” and is an important port city for the opening and reform of China, making great contribution to the economic and cultural exchange and friendly contacts between China and the rest of the world and demonstrating everlasting prosperity.

Guangzhou’s famous landmarks


Canton Tower

Canton Tower is located at an intersection of Guangzhou New City Central Axes and Pearl River, directly facing Haixinsha Island where the opening and closing ceremonies of the Sixteenth Asian Games were held and the 21st century new city CBD of Guangzhou-Zhujiang New Town.

With its unique shape and design, Canton Tower has become a magnificent landmark on the New City Central Axes, adding beauty and charm to the Pearl River. There is one smaller rotating ellipse at the top twisting up counterclockwise with the other larger rotating ellipse at the bottom, which creates a “slim waist” in the middle and makes it look like a lady looking behind.

Canton Tower is not only a comprehensive sightseeing building with rich cultural connotation but also a world-famous tourist spot integrated with the multi-functions of Sightseeing, F&B, Adventure, 4D Cinema, Wedding, MICE, Science and Technology, Education, and Shopping prosperity.

about-image-1

Yuexiu Park (Five Rams Sculpture & the Zhenhai Tower)

Guangzhou’s Five Rams Sculpture is located atop Yuexiu Hill. It was built in 1960 from more than 130 pieces of granite and is one of the city’s emblems.

The sculpture represents the five rams who gave Guangzhou its nickname “City of Rams” and were formerly honored at its Temple of the Five Immortals. These immortals were said to have ridden rams into the city soon after its founding, teaching its residents how to grow rice and ending the specter of famine forever. Locals consider the rams symbols of good luck.

about-image-2

Zhenhai Tower/Chen Hoi Lau

Also atop Yuexiu Hill is the Five-storied Pagoda now known as Chen Hoi Lau. The present structure is 28 meters (92 ft) high and 16 meters (52 ft) wide. It has housed the Guangzhou Museum since it was opened to the public in 1928.

A guard tower was first erected at the site in 1380, one of the first to be constructed in Lingnan. Chinese legend holds that Zhu Liangzu (朱亮祖), Marquis of Yongjia and a member of the Ming dynasty, saw yellow and purple air rising over Yuexiu and was told that it was the sign of a new emperor. He then erected the tower as part of the city walls to alter the mountain’s feng shui and prevent the prophecy from coming to pass. It has been destroyed and rebuilt five times, the various towers appearing in Chinese poetry and art.

Guangzhou_Museum

Yuexiu Stadium/Yut Sau Shan Stadium

Yuexiu Stadium was refreshed from the old Yut Sau Shan Park Playground at the foot of the hill in 1950 at the behest of Mayor Ye Jianying. It covers an area of 43,000 square meters (462,848 sq ft). It was one of the Asian Games venues in 2010.

The stadium is not only a sports activity site, but also a large-scale concert hall. Since its opening in October 1950, it has held 200 meetings and more than 280 performances. It can hold 35,000 people.

Pavilion of Regaining

The Pavilion of Regaining is a square pavilion erected in 1948 on the spot of an earlier 1928 memorial to the Xinhai Revolution against the Qing Empire. The first pavilion was destroyed amid fighting with the Japanese during World War II.

Sun Yat-sen Memorial Hall

The Sun Yat-sen or Zhongshan Memorial Hall is an octagon-shaped building in Guangzhou, capital of China’s Guangdong Province. The hall was designed by Lu Yanzhi and was built with funds raised by local and overseas Chinese people in memory of Sun Yat-sen. Construction work commenced in 1929 and completed in 1931. The hall is a large octagonal structure with a span of 71 meters without pillars, housing a large stage and seats 3,240 people.

The memorial hall stands on the site of Guangzhou’s Presidential Palace during the Constitutional Protection Movement, when the Nationalists operated a rival “Chinese” government to the Zhili Clique’s Beijing regime.[citation needed] The palace was damaged during Ye Ju’s 16 June 1922 attack on Sun Yat-sen, during which—though he had already fled—his wife narrowly escaped shelling and rifle fire before meeting him on the gunboat Yongfeng, where they were joined by Chiang Kai-shek. The hall itself has been severely damaged and repaired several times until 1998, when it was comprehensively upgraded to its present-day condition. A statue of Sun Yat-sen was erected in front of the main entrance.

Sun_Yat-sen_Memorial_Hall

Guangzhou Museum (also known as the Zhenhai Tower)

Locating at the Yuexiu Park, Guangzhou, Zhenhai Tower is a comprehensive history museum with dense Canton characteristics. The tower is one of historic sites in Guangzhou as it is established in 1929. Now, it is used for collection and exhibition of historical data and cultural relics of the city. The museum consists of two parts: the Zhenhai Tower that houses the historical relics and the Art Gallery that exhibits many exquisite local art works.

The memorial hall stands on the site of Guangzhou’s Presidential Palace during the Constitutional Protection Movement, when the Nationalists operated a rival “Chinese” government to the Zhili Clique’s Beijing regime.[citation needed] The palace was damaged during Ye Ju’s 16 June 1922 attack on Sun Yat-sen, during which—though he had already fled—his wife narrowly escaped shelling and rifle fire before meeting him on the gunboat Yongfeng, where they were joined by Chiang Kai-shek. The hall itself has been severely damaged and repaired several times until 1998, when it was comprehensively upgraded to its present-day condition. A statue of Sun Yat-sen was erected in front of the main entrance.

Guangzhou_Museum_Tower

Ersha Island

Ersha Island is an island in the middle of the Pearl River. Encircled by the Pearl River, the island enjoys picturesque landscape different from the downtown. After the establishment of China, it has been the training base for provincial athletes and an ideal place for exquisite resident houses 80% of which are said to be owned by foreigners. Covered by modern apartments, and art places like Xinghai Concert Hall and Guangdong Museum of Art, the island is given a sense of art.

Ersha_island

Flower City Square

The square in the new central shaft line of Guangzhou has been officially named as “Huacheng Square”. It is regarded as “Guangzhou’s parlor” and is the largest square for civilian purpose in Guangzhou.

The Square is surrounded by 39 buildings, including the Guangzhou No.2 Children’s Palace, the Guangzhou Opera House, Guangzhou Library, Guangdong Museum and the West Tower (Guangzhou International Financial Center (GZIFC)), etc.

In the Square, there are a man-made lake & landscape district as well as large-scaled fountains, lamplight piazza, system for formation of cold fog and temperature drop, over 600 trees and 5 flower islands. Underneath Huacheng Square is a 150,000 square-meter high-end underground shopping mall, the “Mall of the World”.

Flower_City

Shameen Island

Shameen Island is a sandbank island in the Liwan District of Guangzhou city, Guangdong province, China. The island’s name literally means “sandy surface” in Chinese. The territory was divided into two concessions given to France and the United Kingdom by the Qing government in the 19th century. The island is a gazetted historical area that serves as a tranquil reminder of the colonial European period, with quiet pedestrian avenues flanked by trees and lined by historical buildings in various states of upkeep.

The island is the location of several hotels, a youth hostel, restaurants and tourist shops selling curios and souvenirs. Shameen Island was an important port for Guangzhou’s foreign trade from the Song to the Qing Dynasty. From the 18th to the mid 19th century, the foreigners lived and did business in a row of houses known as the Thirteen Factories, on the banks of the Pearl River to the east the present Shameen, which was then an anchorage for thousands of boat people. Shameen became a strategic point for city defense during the period of the First and Second Opium Wars. In 1859,the territory was divided in two concessions given to France and the United Kingdom (of which 3/5 belonged to the British and 2/5 to the French).

Shameen_island

It was connected to the mainland by two bridges, which were closed at 10pm as a security measure. The British arch bridge, also called the “Bridge of England” and built in 1861, to the north was guarded by Sikh police officers, and the French bridge to the east was guarded by Vietnamese (Cochinchina) recruits with the Troupes coloniales.Trading companies from Britain, the United States, France, Holland, Italy,Germany, Portugal, and Japan built stone mansions along the waterfront. The construction on the island was characterized by climate-adapted but Western-plan detached houses with hipped roofs and large verandahs.The island was the scene of fighting during the “June 23 incident” in 1925.After 1949, the mansions of Shameeni became government offices or apartment houses and the churches were turned into factories.

Shameen_island_2

Litchi Bay

Lychee Bay or Litchi Bay, a set of creeks and lakes that flow southwest to Pearl River, is a tourist attraction in Guangzhou (Canton), Guangdong. Liwan District, where Lychee Bay is located, was named after it. There are many historical relics and historical architectures in Lychee Bay, such as Wenta and Xiguan House. Various cultural activities are held on Lychee Bay, such as the competition of Cantonese opera.

Litchi_Bay

GuangZhou Maps


GuangZhou Map 1

GuangZhou Map 2

guangzhou-tourist

guangzhou-subway

Read also:

Samantha Edithso Juara World Cadets Chess Championships 2018 Girls U10

Samantha Edithso Juara World Cadets Chess Championships 2018 Girls U10


Samantha Edithso
Samantha Edithso at World Cadets Chess Championships 2018 U10 Girls

Santiago de Compostela, Spanyol | Jumat, 16 November 2018.

Samantha Editsho menghadapai Alexandra Shvedova, pecatur Rusia yang belum terkalahkan dalam 10 babak pertandingan. Di meja satu, papan catur dibentangkan, bidak dan pion dimainkan.

Samantha Edithso and Mum

Tak ada yang memperhitungkan Samantha. Bukan jalan mudah sampai ia di babak menentukan ini, setelah mengalahkan pecatur Amerika Serikat Sophie Velea lebih dahulu dengan pertandingan panjang hingga lima jam, dengan 86 langkah.

Singkat kata, Alexandra sejumput lagi menjadi juara, seolah tak terkalahkan, seakan piala utama itu tinggal sejengkal dipangkuannya, buyar semua. Samantha, bocah perempuan dari Bandung itu berhasil menjungkalkannya. Jadilah Samantha yang meraih juara pertama catur klasik di World Cadets Chess Championship Girls U-10, 2018. Tak ada yang mengira.

44892_G10-5 WCM Shvedova Alexandra
WCM Shvedova Alexandra – RUSSIA

Kaki kecil Samantha berlarian di atas panggung. Bendera Merah Putih tersampir di punggungnya, memeluk sayang anak negeri unjuk prestasi. Dan, berkumandanglah lagu Indonesia Raya di auditorium megah itu. Tentang Indonesia negeri yang mulia, tentang seruan warganya untuk bersatu, Indonesia yang merdeka dan berdaulat tiada duanya, hiduplah Indonesia Raya.

Tak banyak yang menyanyikan di tanah seberang itu. Gaungnya pun masih sayup tak sampai pagi ini di negeri yang kubu-kubu masih mengumbar benci, fanatisme buta untuk saling berebut kursi dan kuasa, tak tahu malu, tak tahu adab lagi.

Mereka harus belajar dari Samantha, menyanyikan Indonesia Raya yang tak mudah jalannya, agar merah putih berkibar di podium tertinggi.

Samantha Edithso, banggalah orang tuanya Larry Edith dan So Siau Sian. Banggalah Indonesia, seharusnya ketika ada yang mempersembahkan kumandang Indonesia Raya untuk mereka yang mengaku Indonesia tumpah darahnya.

#Selamat untuk Samantha Edithso, Pak Kristianus Liem dan PB Percasi.

Queen

Queen . Biography


Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

queen-e1522267466197

Queen_1984_012Logo_queen

Queen adalah grup band rock dari Britania Raya yang dibentuk tahun 1970 di London. Semula terdiri dari

  • Freddie Mercury (vokal, piano),
  • Brian May (gitar, vokal).

Karya awal Queen dipengaruhi oleh rock progresif, hard rock dan heavy metal, namun perlahan-lahan berubah menuju musik yang lebih konvensional dan bersahabat dengan pendengar radio, mencakup gaya musik yang lebih beragam ke dalam musik mereka.

queen

Queen sempat Vakum pada 1990-an dikarenakan Kematian Freddie Mercury pada 24 November 1991 akibat Penyakit AIDS, Meskipun begitu Queen sempat merilis album Studio berjudul Made In Heaven pada 1995.

Opera Snapshot_2018-11-19_142137_id.wikipedia.org

Opera Snapshot_2018-11-19_144251_www.google.com

queen-770x470

Sejarah


Awal Berdiri (1968 – 1974)

Berawal dari dua mahasiswa yang ingin membuat band, Tim Staffell (vokalis dan basis) dan Brian May (gitaris). Mereka mengaudisi mahasiswa yang akan menjadi drumer dan mendapatkan Roger Taylor dan membentuk band Smile, namun band tersebut hanya bertahan 2 tahun. Tim Staffell keluar dan membentuk band baru bernama Humpy Bong. Freddie Mercury masuk dan kemudian menguubah nama “Smile” menjadi “Queen”.[3] Queen mengaudisi pemain bass dan mendapatkan John Deacon (1971).

Pada tahun 1973, Queen merilis album “Queen” dengan pengaruh dari Led Zeppelin dan The Who. Di album ini, Queen merilis dua single, yaitu Keep Yourself Alive dan Liar. Tahun berikutnya pun Queen merilis album Queen II dengan single Seven Seas of Rhye. Roger Taylor tidak menyukai nama album ini karena tidak kreatif. Pada kedua album ini, musik Queen menjadi lebih heavy metal dan hard rock, namun ada beberapa lagu yang ballad dan rock opera.

Sukses Pertama kali

Pada 8 September 1974 Queen merilis albumnya yg Ke-3 yaitu Sheer Heart Attack. Saat itu Queen meraih kesuksesan untuk pertama kalinya dan terkenal di tingkat Internasional lewat singel “Killer Queen”. Dalam lagu ini terdapat lagu pertama ciptaan John Deacon, Misfire.

Pada 1975 Queen meminta bantuan pada John Reid (Manager Elton John) untuk mengatur ekonomi band yg kacau akibat perselisihan band dengan Trident Studio. Queen kemudian merilis album keempat yaitu A Night at the Opera. Pada saat itu A Night at the Opera adalah album termahal yang pernah dibuat.[4] Pada tahun 2004, rakyat Inggris memilih album ini sebagai album terbaik ke -13 sepanjang masa.[5]

Anggota Band


Anggota saat ini

  • Brian May – guitar, keyboards, vocals (1970–sekarang)
  • Roger Taylor – drums, guitar, keyboards, vocals (1970–sekarang)

Mantan Anggota

  • Freddie Mercury – lead vocals, keyboards (1970–1991; kematiannya)
  • John Deacon – bass, guitar, keyboards (1971–1997)

Queen + vokalis jangka panjang

  • Paul Rodgers (2004–2009)
  • Adam Lambert (2011–sekarang)

Vokalis tamu lainnya

  • David Bowie (1981, 1992)
  • Annie Lennox (1992)
  • Lisa Stansfield (1992–1993)
  • George Michael (1992–1993)
  • Elton John (1992, 1997)
  • Zucchero (1992, 1998)
  • Robbie Williams (2001)
  • Kris Allen (2009)
  • Jessie J (2012)
  • Nate Ruess (2013)
  • Lady Gaga (2014) [6]

Anggota tur

  • Morgan Fisher – kibor, piano (1982)
  • Fred Mandel – kibor, piano (1982)
  • Spike Edney – kibor, piano, gitar ritme, vokal latar (1984–sekarang)
  • David Grosman – gitar bass (1998–2004)
  • Jamie Moses – gitar ritme, vokal latar (1998–2009)
  • Danny Miranda – gitar bass, vokal latar (2005–2009)
  • Rufus Tiger Taylor – perkusi, drum,vokal latar (2011–sekarang)
  • Neil Fairclough – gitar bass, vokal latar (2011–sekarang)

Anggota awal

  • Mike Grose – bass (1970)
  • Barry Mitchell – bass (1970–1971)
  • Doug Ewood Bogie – bass (1971)

Garis Waktu


393594b8069a5f95060ad83578c75b5a

Diskografi


Album

  • Queen (1973)
  • Queen II (1974)
  • Sheer Heart Attack (1974)
  • A Night at the Opera (1975)
  • A Day at the Races (1976)
  • News Of The World (1977)
  • Jazz (1978)
  • Live Killers (1979)
  • The Game (1980)
  • Flash Gordon (1980)
  • Hot Space (1982)
  • The Works (1984)
  • A Kind Of Magic (1986)
  • Live Magic (1986)
  • The Miracle (1989)
  • Innuendo (1991)
  • Live at Wembley ’86 (1992)
  • Made In Heaven (1995)
  • Queen on fire – Live at the Bowl (2004)
  • Cosmos Rocks (2008)

Kompilasi

  • Greatest Hits [Elektra] (1981)
  • The Complete Works (1985) – all albums from 1973-1985 plus bonus material
  • Queen at the Beeb (1989)
  • Greatest Hits, Vol. II (1991)
  • Classic Queen (1992)
  • Greatest Hits [Hollywood] (1992)
  • Greatest Hits [Parlophone] (1994
  • At the BBC (1995)
  • Greatest Hits, Vols. 1-2 (1995)
  • Queen Rocks (1997)
  • Dragon Attack – A Tribute to Queen (1997) – tribute album
  • The Crown Jewels (1998)
  • Greatest Hits III (1999)
  • Platinum Collection, Vols. 1-3 (2000)
  • Greatest Hits: We Will Rock You Edition (2004)
  • Killer Queen: A Tribute to Queen (2005) – tribute album
  • Queen Forever (2014)

Referensi

  1. ^ “Heritage award to mark Queen’s first gig”. Bbc.co.uk. 5 March 2013.
  2. ^ “QOL F.A.Q.” Queen Online. Are Queen still active as a band? Very much so.
  3. ^ Hodkinson, Mark (2009). “Queen: The Early Years”. p.118
  4. ^ “A Night at the Opera”. Acoustic Sounds.
  5. ^ “100 Greatest Albums”. Channel 4. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 April 2009. Diakses tanggal 21 November 2006.
  6. ^ Angermiller, Michele Amabile (27 August 2014). “Watch Lady Gaga Join Adam Lambert Onstage in Homage to the Queen “Mothership””. The Hollywood Reporter. Diakses tanggal 26 September 2014.

Erick Thohir

Erick Thohir . Biography


Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

erick-thohir_fe16174

Opera Snapshot_2018-11-09_225306_www.google.comOpera Snapshot_2018-11-09_225340_id.wikipedia.org

Erick Thohir adalah seorang pengusaha asal Indonesia dan pendiri Mahaka Group yang merupakan perusahaan induk dari perusahaan yang memiliki fokus pada bisnis media dan entertainment. Berbagai unit usaha Mahaka seperti di bidang penyiaran (broadcast) yakni Gen FM & Jak FM, stasiun televisi Jak tv, media luar ruang (out of home) Mahaka Advertising, penerbitan (publishing) yakni Harian Republika,Golf Digest, digital yakni Rajakarcis.com dan berbagai perusahaan lainnya yang bergerak di bisnis olahraga dan hiburan.

Ia mengakuisi klub sepakbola Italia yang berlaga di seri A yakni F.C. Internazionale Milano (Inter Milano) pada November 2013. Erick Thohir dipercaya sebagai presiden klub ke 21 dalam 106 tahun sejarah klub tersebut. Bersamaan dengan itu, ia juga memiliki klub sepakbola Amerika, D.C. United dan juga pernah sebagai pemilik klub bola basket NBA Philadelphia 76ers.

Saat ini Erick Thohir menjabat sebagai ketua tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin setelah namanya di umumkan pada 7 September 2018

Kehidupan Pribadi


Erick adalah anak dari Teddy Thohir, Saudaranya, Garibaldi “Boy” Thohir, adalah seorang bankir investasi. Ia juga memiliki kakak perempuan bernama Rika. Thohir kecil turut membantu bisnis keluarga. 

Pendidikan

Pada tahun 1993 Erick lulus program Master untuk Bisnis Administrasi (Master of Business Administration) dari Universitas Nasional California, Amerika Serikat. Sebelumnya memperoleh gelar sarjana (Bachelor of Arts) dari Glendale University.

Bisnis


Media

Sekembalinya ke Indonesia, bersama beberapa rekan semasa kuliahnya ia mendirikan Mahaka Group. Perusahaan ini membeli Republika pada tahun 2001 saat berada di ambang kebangkrutan. Ia mendapat bimbingan dari ayahnya serta pendiri Kompas dan pendiri Jawa Pos. Mahaka Group melebarkan potensinya dengan mendirikan perusahaan media luar ruang bernama Mahaka Advertising seiring bertubuhan ekonomi dan masyarakat perkotaan pada tahun 2002.

Setelah meluncurkan stasiun televisi Jak tv untuk memperkuat positioning sebagai bisnis yang fokus pada masyarakat perkotaan di tahun 2005, Mahaka memperkenalkan radio 98.7 Gen FM & 101 Jak FM serta penyertaan pada PT Radionet Cipta Karya (Prambors FM, Delta FM dan FeMale Radio) serta berbagai perusahaan yang bergerak di bidang periklanan, hiburan dan digital. Ia juga pendiri dari organisasi amal Darma Bakti Mahaka Foundation. Di tahun 2008, bersama Anindya Bakrie mendirikan tvOne dan situs berita, Viva news. Pada tahun 2014 ia menjabat sebagai Direktur Utama Antv hingga sekarang.

Olahraga

Erick yang gemar olahraga bola basket pernah menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) periode 2006–2010 dan menjabat sebagai Presiden Asosiasi Bola Basket Asia Tenggara (SEABA) periode 2006 – sekarang.

Tahun 2012 ia dipercaya sebagai Komandan Kontingen Indonesia untuk Olimpiade di London. Ia menjadi orang Asia pertama yang pernah memiliki Tim bola basket NBA ketika ia membeli saham Philadelphia 76ers. Pada tahun 2012, Erick dan Levien menjadi pemilik saham mayoritas sebuah klub Major League Soccer, D.C. United.

Ia percaya akan potensi bisnis sepakbola dan dibuktikannya pada September 2013, presiden dan pemilik klub Internazionale (Inter Milano), Massimo Moratti pada saat itu mengkonfirmasi pembicaraan untuk penjualan saham mayoritas 70% kepada Erick.

Pada tanggal 15 Oktober 2013 setelah melalui proses negosiasi yang panjang, melalui International Sport Capital yang dipimpin oleh Erick secara resmi menjadi pemegang saham mayoritas dengan memiliki saham klub sebesar 70%. Pada tanggal 15 November 2013, Erick dipercaya sebagai presiden klub Inter Milano menggantikan Moratti hingga saat ini.

Kiprah Sosial

Erick Thohir adalah pendiri Yayasan Darma Bakti Mahaka. Erick Thohir juga pernah dikabarkan sebagai pendiri Yayasan Dompet Dhuafa Republika, namun kabar ini dibantah oleh Yayasan Dompet Dhuafa Republika dalam pernyataan di laman resminya.

Dompet Dhuafa atau yang dulu dikenal sebutan Dompet Dhuafa Republika diinisiasi, didirikan, dan dibina oleh Parni Hadi (Pimpinan Harian Umum Republika Pertama) pada 2 Juli 1993 karena terinspirasi dari dedikasi Corps Dakwah Pedesaan (CDP) di Yogyakarta, sehingga Parni Hadi, meminta karyawan Republika untuk menunaikan Zakat mereka secara bersama dan berkesinambungan.

Dari penggalangan dana internal, Republika lalu mengajak segenap masyarakat untuk ikut menyisihkan sebagian kecil penghasilannya. Pada 2 Juli 1993, sebuah rubrik di halaman muka Harian Umum Republika dengan tajuk “Dompet Dhuafa” pun dibuka. 

Penulis

Erick Thohir juga menjadi penulis buku yang berjudul Pers Indonesia di Mata Saya yang diluncurkan tahun 2011 oleh penerbit Republika. 

Kepemilikan Klub Olahraga


Klub Bola basket

  • Philadelphia 76ers (NBA) 
  • Satria Muda

Klub sepak bola

  • D.C. United 
  • Internazionale 
  • Persib Bandung

Opera Snapshot_2018-11-09_225921_www.webcitation.org

erick-tohir

Ponsel Cerdas

SmartPhone


Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

658px-Assorted_smartphones

Koleksi ponsel cerdas. Dari kiri ke kanan, (baris atas): iPhone 3G, BlackBerry 8820, Nokia N78, Nokia N81, (baris bawah) Nokia N95, Nokia E65, Nokia N70.

Ponsel cerdas[butuh rujukan] atau smartphone adalah telepon genggam yang mempunyai kemampuan dengan pengunaan dan fungsi yang menyerupai komputer. Belum ada standar pabrik yang menentukan arti ponsel cerdas. Bagi beberapa orang, ponsel cerdas merupakan telepon yang bekerja menggunakan seluruh perangkat lunak sistem operasi yang menyediakan hubungan standar dan mendasar bagi pengembang aplikasi. Bagi yang lainnya, ponsel cerdas hanyalah merupakan sebuah telepon yang menyajikan fitur canggih seperti surel (surat elektronik), internet dan kemampuan membaca buku elektronik (e-book) atau terdapat papan ketik (baik sebagaimana jadi maupun dihubung keluar) dan penyambung VGA. Dengan kata lain, ponsel cerdas merupakan komputer kecil yang mempunyai kemampuan sebuah telepon.

376px-Nokiae71

Nokia E71 merupakan ponsel cerdas yang menggunakan S60 edisi ketiga, Feature Pack 1 UI pada Symbian OS v9.2

450px-SprintTreoPro

Palm Treo Pro, ponsel cerdas Windows Mobile

319px-Nokia_N8_(front_view)

Ponsel cerdas Nokia N8 yang menggunakan UI pada Symbian OS^3

800px-HTC_Dream_Orange_FR

HTC Dream, ponsel cerdas yang menggunakan operasi sistem Android

450px-Palm_Pre

Palm Pre, ponsel cerdas yang menggunakan sistem operasi Palm webOS.

Pertumbuhan permintaan akan alat canggih yang mudah dibawa ke mana-mana membuat kemajuan besar dalam pemroses, memori, layar dan sistem operasi yang di luar dari jalur telepon genggam sejak beberapa tahun ini.

Pengertian


Belum ada kesepakatan dalam industri ini mengenai apa yang membuat telepon menjadi “pintar”, dan pengertian dari ponsel cerdas itu pun berubah mengikuti waktu. Menurut David Wood, Wakil Presiden Eksekutif PT Symbian OS, “Ponsel cerdas dapat dibedakan dengan telepon genggam biasa dengan dua cara fundamental, yakni bagaimana mereka dibuat dan apa yang mereka bisa lakukan.” Pengertian lainnya memberikan penekanan perbedaan dari dua faktor ini

“Dengan menggunakan ponsel cerdas hanya merupakan sebuah hanya evolusi dari jenjang-jenjang evolusi, jadi kemungkinan alat ini pada titik tertentu… akan menjadi lebih kecil dan kita tidak akan menyebutnya telepon lagi, tetapi ia akan terintegrasi… kesepakatannya di sini adalah untuk membuat alat ini menjadi se-tidak terlihat mungkin, antara anda, dan apa yang anda ingin lakukan.”

— Sacha Wunsch-Vincent pada Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi

Kebanyakan alat yang dikategorikan sebagai ponsel cerdas menggunakan sistem operasi yang berbeda. Dalam hal fitur, kebanyakan ponsel cerdas mendukung sepenuhnya fasilitas surel dengan fungsi pengatur personal yang lengkap. Fungsi lainnya dapat menyertakan miniatur papan ketik QWERTY, layar sentuh atau D-pad, kamera, pengaturan daftar nama, penghitung kecepatan, navigasi peranti lunak dan keras, kemampuan membaca dokumen bisnis, pemutar musik, penjelajah foto dan melihat klip video, penjelajah internet, atau hanya sekadar akses aman untuk membuka surel perusahaan, seperti yang ditawarkan oleh BlackBerry. Fitur yang paling sering ditemukan dalam ponsel cerdas adalah kemampuannya menyimpan daftar nama sebanyak mungkin, tidak seperti telepon genggam biasa yang mempunyai batasan maksimum penyimpanan daftar nama.

Sejarah


800px-Samsung_Android_Smartphones

Samsung Galaxy

Ponsel cerdas pertama dinamakan Simon; dirancang oleh IBM pada 1992 dan dipamerkan sebagai produk konsep tahun itu di COMDEX, sebuah pameran komputer di Las Vegas, Nevada. Ponsel cerdas tersebut dipasarkan ke publik pada tahun 1993 dan dijual oleh BellSouth. Tidak hanya menjadi sebuah telepon genggam, ponsel cerdas tersebut juga memiliki kalender, buku telepon, jam dunia, tempat pencatat, surel, kemampuan mengirim dan menerima faks dan permainan. Telepon canggih tersebut tidak mempunyai tombol-tombol. Melainkan para pengguna menggunakan layar sentuh untuk memilih nomor telepon dengan jari atau membuat faksimile dan memo dengan tongkat stylus. Teks dimasukkan dengan papan ketik “prediksi” yang unik di layar. Bagi standar masa kini, Simon merupakan produk tingkat rendah, tetapi fitur-fiturnya pada saat itu sangatlah canggih.

Nokia Communicator merupakan ponsel cerdas pertama Nokia, dimulai dengan Nokia 9000, pada tahun 1996. Ponsel cerdas yang serupa dengan komputer tangan yang unik ini adalah hasil dari usaha penggabungan model PDA buatan Hewlett Packard yang sukses dan mahal dengan telepon Nokia yang laris pada waktu itu. Nokia 9210 merupakan komunikator berlayar warna pertama dan juga merupakan ponsel cerdas sejati yang menggunakan sistem operasi. Komunikator 9500 menjadi komunikator berkamera dan ber-WiFi pertama. Komunikator 9300 memiliki perubahan dalam bentuk yang lebih kecil dan komunikator yang terbaru E90 menyertakan GPS. Meskipun Nokia 9210 dapat diargumentasikan sebagai ponsel cerdas sejati pertama dengan sistem operasi, Nokia tetap menyebutnya sebagai komunikator.

Ericsson R380 dahulu terjual sebagai ‘ponsel cerdas’ tetapi tidak bisa menjalankan aplikasi pihak ketiga.

Opera Snapshot_2018-11-04_221149_www.google.com

Pada Oktober 2001, Handspring mengeluarkan ponsel cerdas Palm OS Treo, dengan papan ketik penuh digabung dengan jelajah jejaring tanpa kabel, surel, kalender, dan pengatur daftar nama, dengan aplikasi pihak ketiga yang dapat diunduh atau diselaraskan dengan komputer.

Tahun 2002, RIM mengeluakan BlackBerry pertama yang merupakan ponsel cerdas pertama dengan penggunaan surel nirkabel yang optimal dan penggunanya telah mencapai 8 juta (sampai Juni 2007), tiga perempat pemakainya berada di Amerika Selatan.

Handspring menyajikan ponsel cerdas yang popular dipasaran Amerika dengan bergabung dengan Palm OS berbasis Visor PDA dengan jaringan telepon GSM, VisorPhone. Tahun 2002, Handspring menjual ponsel cerdas terintegasi bernama Treo; perusahaan ini bergabung karena penjualan PDA sudah mulai mati, tetapi ponsel cerdas Treo secara cepat menjadi populer sebagai telepon berfitur PDA. Pada tahun yang sama, Microsoft mengumumkan Windows CE komputer kantong OS dinobatkan sebagai “Microsoft Windows Powered Smartphone 2002”.

Pada tahun 2005 Nokia menerbitkan seri-N ponsel cerdas 3G yang dijual bukan sebagai telepon genggam tetapi sebagai komputer multimedia.

Android, OS untuk ponsel cerdas keluaran tahun 2008. Android didukung oleh Google, bersama pengusaha peranti keras dan lunak yang terkemuka lainnya seperti Intel, HTC, ARM, Motorola dan eBay, yang kemudian membentuk Open Handset Alliance.

Telepon pertama yang menggunakan Android OS adalah HTC Dream, merk keluran dari T-Mobile sebagai G1. Fitur telepon penuh, layar sentuh secara utuh, papan ketik QWERTY, dan bola jalur untuk menavigasikan halaman web. Peranti lunak cocok dengan aplikasi Google, seperti Maps, Calendar, dan Gmail, juga Google’s Chrome Lite. Aplikasi pihak ketiga juga tersedia lewat Android Market, ada yang gratis ataupun dengan biaya.

Pada Juli 2008 Apple memperkenalkan App Store dengan aplikasi gratis dan dengan biaya. App store dapat menyampaikan aplikasi ponsel cerdas yang dikembangkan oleh pihak ketiga langsung dari iPhone atau iPod Touch dengan WiFi atau jaringan seluler tanpa menggunakan komputer untuk mengunduh. App Store telah menjadi suatu kesuksesan bagi Apple dan pada Juni 2009 terdapat lebih dari 50,000 aplikasi yang ada. App store menembus satu juta unduh aplikasi pada 23 April 2009.

Mengikuti popularitas App Store dari Apple, banyak yang membuat toko aplikasinya sendiri. Palm, Microsoft dan Nokia telah mengumumkan toko aplikasi yang mirip milik Apple. RIM juga baru-baru ini membuat toko aplikasinya yaitu BlackBerry App World.

Perkembangan yang mungkin terjadi di masa depan

Smartphone OLED yang dapat dilipat telah dikembangkan selama bertahun-tahun, namun gagal terwujud karena tingkat kegagalan yang relatif tinggi saat memproduksi layar ini. Membuat baterai yang bisa dilipat adalah rintangan lain.

Salah satu ciri utama smartphone adalah layarnya. Layar mengisi beberapa permukaan depan perangkat (sekitar 70%), namun, dengan smartphone terbaru seperti Galaxy S8 dan iPhone X, sebagian besar ruang yang tersedia di bagian depan didedikasikan untuk tampilan dengan gaya yang disebut “edge.” Banyak display memiliki rasio aspek 16 : 9, ada pula rasio 4 : 3 atau lainnya. Mereka diukur dalam inci diagonal, mulai dari 2,45 inci. Layar dengan layar lebih besar dari 5,2 inci sering disebut “phablets.” Smartphone dengan layar di atas 4,5 inci biasanya sulit digunakan hanya dengan satu tangan, karena kebanyakan ibu jari tidak dapat menjangkau keseluruhan permukaan layar; mereka mungkin perlu digeser di tangan, dipegang di satu tangan dan dimanipulasi oleh yang lain, atau digunakan di tempat dengan kedua tangan. Tampilan kristal adalah yang paling umum; Yang lainnya adalah display IPS, LED, OLED, AMOLED dan E Ink. Pada tahun 2010, layar Braille, yang dapat digunakan oleh orang-orang tuna netra sedang dikembangkan. Diharapkan layar Braille akan menggunakan beberapa jenis teknologi mikrofluida. Selain itu, beberapa display terintegrasi dengan digitizers yang sensitif terhadap tekanan, seperti yang dikembangkan oleh Wacom dan Samsung. Model Wacom memungkinkan pengguna untuk memiliki ketepatan yang lebih tinggi saat menggambar. Dimulai dengan iPhone 6S, Apple merilis kepekaan tekanan untuk ponsel mereka dengan nama 3D Touch. Sentuhan 3D Apple secara unik menggunakan digitizer dengan memberi pengguna ketersediaan untuk menampilkan menu dan opsi tambahan dengan memberi tekanan pada ikon tertentu.

Sistem operasi


Sistem operasi yang dapat ditemukan di ponsel cerdas adalah Symbian OS, iOS, RIM BlackBerry, Windows Mobile, Linux, Palm, WebOS dan Android. Android dan WebOS dibuat oleh Linux, dan iOS dibuat oleh BSD dan sistem operasi NeXTSTEP berhubungan dengan Unix.

Perkembangan di Indonesia

800px-Samsung_Galaxy_(rear)

Samsung Galaxy S8, S8 + dan Note 8

Perkembangan pasar ponsel cerdas dunia yang begitu pesat akhir-akhir ini, tidak terkecuali dengan Indonesia. Banjir ponsel cerdas dan tablet sudah mulai terasa. Derasnya permintaan pasar terhadap ponsel cerdas ini, khususnya yang menggunakan sistem operasi Android membuat para produsen semakin giat untuk berinovasi dan menggempur pasar ponsel Indonesia dengan berbagai produk. Para produsen ponsel cerdas pun mulai datang dari produsen lokal seperti Polytron dan Axioo. Mereka menyadari betapa besarnya pangsa pasar ponsel cerdas di Indonesia.

Ponsel cerdas di Indonesia sendiri memiliki segmentasi yang secara umum bisa dikelompokkan menjadi 3 kelas berdasarkan level harga dan spesifikasinya, yaitu:

  1. Ponsel cerdas kelas atas (high-end)
  2. Ponsel cerdas kelas menengah (middle level)
  3. Ponsel cerdas kelas bawah (entry level)

Ponsel cerdas kelas atas merupakan ponsel cerdas yang memiliki spesifikasi perangkat keras yang sangat tinggi. Ponsel ini biasanya dilengkapi dengan fitur-fitur unggulan yang membuatnya sangat menonjol dan lengkap dalam pengoperasiannya. Selain dari sisi prosesor, memori, GPU, ukuran layar, jenis layar, dan kamera, ponsel cerdas kelas atas ini biasanya memiliki desain yang premium. Beberapa vendor ponsel cerdas yang bermain di level ini di antaranya:

  • Apple dengan produk andalannya iPhone
  • Samsung dengan jajaran seri ponsel cerdas Galaxy S dan Galaxy Note
  • HTC dengan seri HTC One
  • LG dengan seri Optimus G dan L9
  • Nokia dengan seri Lumia 9XX
  • Blackberry dengan seri Qxx
  • OnePlus dengan seri OnePlus 2

Harga dari ponsel cerdas kelas atas ini bisa berkisar antara 4 juta hingga 10 juta rupiah. Harga ponsel cerdas yang memang cukup mahal ini biasanya memang memiliki fitur-fitur unggulan selain itu juga lebih terkesan bergengsi.

Bahkan smartphone-smartphone iPhone 6S , iPhone 6S Plus , Google Nexus 5x , Google Nexus 6P , HTC One M9 , Motorola Moto X Force , LG G4 , OnePlus 2 , Samsung Galaxy S6 Edge+ , dan Sony Xperia Z5 , mampu merekam video pada resolusi 4K.

Ponsel cerdas kelas menengah biasanya menyasar target pasar yang menginginkan ponsel cerdas canggih namun dengan harga dan spesifikasi yang lebih rendah. Level ini cukup banyak peminatnya, khususnya di Indonesia. Para pemainnya juga semakin banyak, karena produsen lokal ikut bermain di segmen ini. Sebut saja Samsung, Acer, LG, Nokia, Polytron, Lenovo, Asus, Blackberry,& sebagian ponsel cerdas Sony.

Ponsel cerdas kelas entry level juga semakin banyak peminatnya di Indonesia. Sebagian besar porsi untuk ponsel cerdas entry level ini dikuasai oleh Android, karena mampu menghadirkan pengalaman ponsel cerdas dalam harga yang sangat terjangkau. Di Indonesia sendiri ponsel cerdas entry level ini sudah bisa diperoleh dari harga 500 ribu rupiah hingga berkisar 1 juta rupiah. Pilihannya pun semakin banyak dan spesifikasi yang ditawarkan juga tidak terlalu buruk. Mungkin ponsel cerdas kelas bisa menjadi pilihan awal bagi para pengguna telepon genggam yang masih awam dengan ponsel cerdas dan ingin mencoba belajar dulu.

Dampak


Perubahan teknologi komunikasi ini memiliki beberapa dampak terhadap kehidupan masyarakat. Dampak positif yang sangat nyata di lini bisnis, pekerja, bahkan murid-murid sekolah hingga mahasiswa yang sangat bergantung dengan kecepatan bertukar informasi satu dengan yang lain. Serta dapat juga mencari informasi yang tersebar di internet sebagai salah satu kebutuhan darimasing-masing individu cukup dengan sebuah smartphone. Dampak negatif yang juga dapat terjadi dalam kehidupan manusia adalah mudahnya informasi mengenai pronografi tersebar melalui jaringan internet pada smartphone.

Pengaruh dalam aspek budaya, tentunya perubahan ini memiliki beberapa dampak positif dan dampak negatif. Dampak positif dari perkembangan teknologi ini adalah mudahnya penyebaran informasi dari sisi mengenal hal positif dari budaya lain seperti kebiasaan orang Indonesia yang sering mengulur-ngulur waktu, dengan perkembangan teknologi komunikasi dapat belajar dari Negara-negara maju tentang bagaimana menghargai waktu dan disiplin yang nantinya dapat diterapkan pada budaya masyarakat Indonesia sehingga dapat memajukan bangsa Indonesia.

Selain dampak positif, perkembangan teknologi komunikasi juga dapat memiliki dampak negatif dari aspek budaya. Dampak negatif itu adalah kurangnya minat masyarakat terhadap budaya sendiri, contohnya seperti masayarakat Indonesia sekarang yang lebih bangga berbicara menggunakan bahasa asing ketimbang menggunakan bahasa Indonesia yang sebenarnya adalah salah satu identitas bangsa. Tak sedikit juga kalangan masyarakat remaja yang lebih senang belajar budaya asing seperti jenis tarian break-dance , sufle dance, dan jenis tarian asing lainnya daripada tarian tradisional seperti tari kecak dan lain-lain. Hal ini disebabkan sangat mudahnya berbagai informasi yang didapatkan melalui media internet.

Pengaruh perubahan teknologi komunikasi itu juga berdampak pada kehidupan sosial masyarakat. Dampak positif yang dapat dirasakan dari perkembangan teknologi komunikasi ini adalah kemudahan masyrarakat dalam berkomunikasi dengan keraba yang jaraknya sangat jauh sekalipun. Dengan adanya teknologi jaringan membuat kita dapat mengakrabkan diri kembali dengan teman-teman lama, dan juga sanak saudara lainnya. Dengan adanya kemudahan ini tidak perlu menunggu waktu yang lama untuk dapat berkomunikasi serta bertukar kabar atau kejadian apa saja yang sedang dialami oleh saudara atau teman kita yang jauh seperti dahulu, karena berkomunikasi jarak jauh masih sangat terbatas dengan menggunakan surat. Tetapi kini dengan menggunakan smartphone yang di isi dengan aplikasi chat, email, telepon, dan media sosial kita dapat bertukar informasi dalam hitungan detik. Selain itu dampak positif lainnya adalah masyrakat akan lebih mudah menyebarkan kebaikan antar umat manusia, misalnya saja terdapat sebuah bencana alam pada suatu daerah tertentu maka orang yang sedang dekat dengan lokasi dapat mengabarkan atau menyebarkan informasi bahwa sedang terjadi musibah bencana alam di lokasi orang itu sedang berada. Dengan demikian apabila ada sebuah organisasi atau orang tertentu yang ingin mengadakan penggalangan dana untuk membantu beban korban-korban bencana alam melalui media ini seseorang atau organisasi tersebut akan dengan mudah menyebarkan informasinya yang nantinya akan mempermudah untuk melakukan pengumpulan donasi kepada orang yang membutuhkan tersebut. Seperti kita ketahui sekarang jaringan internet sudah begitu luas bahkan tidak hanya di daerah perkotaan saja tetapi juga di pedesaan.

Meskipun perubahan teknologi komunikasi ini membawa dampak positif kepada masyarakat dalam hal kehidupan sosial, hal ini juga membawa dampak negatif. Dampak negatif dengan adanya perkembangan teknologi komunikasi dan informasi ini adalah menurunnya kepedulian masyarakat terhadap orang-orang yang ada disekitarnya. Sering dijumpai sekumpulan keluarga besar, lengkap dari orangtua dan anak-anaknya berserta asisten rumah tangga duduk dalam satu meja makan bersama-sama tetapi tidak saling berbincang, mereka seakan-akan sibuk dengan smartphonenya masing-masing untuk bercengkrama dengan orang lain yang jaraknya lebih jauh dibanding keluarganya yang sedang berada di dekatnya.

Hal ini menimbulkan dampak buruk dalam berinteraksi interpersonal secara langsung juga dapat merusak psikologis seseorang tersebut, beriringnya waktu seseorang akan sulit menjalin komunikasi tatap muka dan membangun relasi dengan orang-orang disekitarnya. Apabila hal tersebut tidak segera dicegah akan menimbulkan dampak yang sangat buruk bagi kehidupan sosial kita, yang di mana manusia lama kelamaan akan sangat individualis dan tidak aka nada lagi interkasi ataupun sosialisasi yang dilakukan di dunia nyata, karena secara keinginan manusia lebih senang dengan sesuatu hal yang kreatif, menarik dan instan.

Oleh karena itu kita harus bijak dalam memanfaatkan perkembangan teknologi komunikasi yang berkembang saat ini. Ketika membutuhkan komunikasi jarak jauh sebisa mungkin untuk tidak terlalu mementingkan kerabat yang jaraknya jauh, kita harus sadar bahwa waktu dengan orang-orang disekitar kita lebih penting untuk selalu dapat menjalin komunikasi secara langsung. Dengan demikian kita dapat menghargai waktu yang ada untuk melakukan aktivitas bersama keluarga atau kerabat yang sedang berada di sekitar kita bahkan kita sebagai masyarakat Indonesia yang ramah terhadap orang lain skalipun tetap menjadi budaya masyarakat Indonesia.

Dalam kehidupan sosial pun peran-peran penting seperti orang tua dan pemerintah harus menjadi pagar untuk perkembangan anak-anaknya dan masyarakat secara keseluruhan. Mempunyai smartphone memang mempunyai banyak dampak positif dengan membantu mempermudah kita dalam menjalani aktivitas. Peran orang tua dalam menanamkan pendidikan agama pada anak-anaknya serta menanamkan nilai-nilai kehidupan dan norma-norma yang baik dan tidak baik, agar pemanfaatan teknologi itu sendiri lebih tepat. Pemerintah pun ikut andil dalam pengawasan dari perkembangan teknologi komunikasi dengan mempekerjakan menteri terkait dalam bidang teknologi komunikasi. Dengan demikian dampak negatif dapat semakin tersaring dan meminimalisir dampak negatif itu sendiri.