Mengenal Lebih Dekat Apa Itu IoT


Jika kamu pernah nonton film Iron Man, Acer yakin spAcer akan iri dengan kehidupan Tony Stark. Bagaimana tidak? Tony memiliki asisten virtual super keren bernama Jarvis (Just A Rather Very Intelligent System) yang membantunya untuk memenuhi segala kebutuhan Tony hanya melalui perintah. Berkat kehadiran Jarvis, rumah Tony Stark lebih dari sekadar tempat tinggal biasa. Jarvis juga membuat rumah memiliki antarmuka (interface) yang begitu canggih.

Kecanggihan teknologi yang dimiliki Jarvis ini dikenal dengan konsep dari Internet of Thing (IoT). Artinya, konektivitas tak lagi terbatas antarmanusia atau antarsistem, melainkan mampu menghubungkan segala benda atau perangkat apapun. Keren kan?

Dilansir dari Wikipedia dot org, IoT merupakan sebuah konsep yang bertujuan untuk memperluas manfaat dari konektivitas internet yang tersambung terus-menerus. Namun secara sederhana, Internet of Thing (IoT) bisa diartikan sebagai “memanusiakan mesin”, yaitu ketika benda-benda di sekitar kamu dapat berkomunikasi antara satu sama lain melalui sebuah jaringan internet dan dapat dimonitor dan dikendalikan dari jarak jauh oleh penggunanya.

Di Indonesia, pertumbuhan IoT sudah menunjukkan ke arah positif karena didukung oleh konektivitas jaringan yang cukup memadai dan diiringi pesatnya pertumbuhan penetrasi perangkat mobile di Indonesia. Meskipun menimbulkan pro dan kontra, IoT sebenarnya memudahkan segala aktivitas manusia.

Contoh sederhananya, kamu bisa mengendalikan kulkas di dapur dari kantor atau tempat lainnya. Kulkas nantinya akan memberitahukan pemiliknya melalui notifikasi tentang makanan dan minuman apa saja yang telah habis dan harus diisi. Selanjutnya kulkas ini juga dapat memberikan saran supermarket online mana yang memiliki harga yang paling ekonomis dan sekaligus terintegrasi dengan sistem pembayaran. Dengan begitu, apa yang kamu lakukan adalah melakukan approval dan menentukan waktu pengantaran barang. Jadi, kamu tidak perlu lagi meluangkan waktu untuk mencatat barang apa saja yang habis sekaligus mendapatkan harga paling ekonomis. Bahkan, kamu tidak perlu pergi ke Supermarket untuk berbelanja. Sangat efisien sekali, bukan?

Selain itu, IoT juga dapat digunakan untuk sektor lain seperti lingkungan, pangan, penelitian, kesehatan, tata kota, dan sebagainya. IoT juga menjadi salah satu pendukung untuk pengembangan konsep Smart City yang tengah digalakkan oleh beberapa pemimpin daerah di Indonesia. Dengan teknologi digital, pemerintah bisa menerima pengaduan warga secara real time terkait masalah banjir, kemacetan, pelayanan publik hingga kesehatan. Pada gilirannya, konsep ini dapat meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

Nah, sekarang kamu sudah tau bagaimana kegunaan IoT itu sebenarnya. Memudahkan segala aktivitasmu sehari-hari, bukan? Yuk, segera manfaatkan inovasi digital terbaru ini.

Source: acer ID. November 22, 2016

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.