Category Archives: Vitamin

Vitamin untuk Otak Anak dan Dewasa

by Anwar Sidik. mediskus

Otak manusia merupakan organ yang kompleks dan membutuhkan banyak nutrisi agar dapat berfungsi dengan baik. Salah satu nutrisi penting untuk otak adalah vitamin, vitamin untuk otak bahkan dipercaya mampu meningkatkan kecerdasan otak anak yang sedang tumbuh maupun menjaga kesehatan fungsinya pada orang dewasa. Lantas, apasajakah vitamin untuk otak yang diperlukan setiap harinya?.

Dalam beberapa studi diketahui bahwa kekurangan vitamin otak dapat meningkatkan risiko gangguan kejiwaan, penurunan kemampuan kognitif serta gangguan pertumbuhan fisik. Apalagi jika hal itu terjadi pada anak-anak dalam masa pertumbuhannya. Oleh karena itu, anak sebaiknya diberi asupan buah dan sayuran yang cukup, terutama yang banyak mengandung vitamin untuk otak.

vitamin-untuk-otak-anak-dan-dewasa-mediskus

Dengan demkian, kemampuan kognitif seseorang sangat erat kaitannya dengan makanan yang dikonsumsi. Semakin baik kualitas gizi makanan, maka kemampuan kognitif seseorang juga semakin baik. Bukan sembarang nutrisi pada makanan, nutrisi yang paling berperan untuk otak diantaranya lemak ikan serta vitamin B, C, D dan E.

Dengan memberikan asupan nutrisi dan vitamin untuk otak anak, maka akan mengoptimalkan pertumbuhan otaknya yang juga berarti mengingkatkan kecerdasannya secara keseluruhan. Tidak hanya pada anak, vitamin untuk otak juga dapat meningkatkan daya ingat dan konsentrasi pada orang dewasa serta mencegah penyakit-penyakit akibat penurunan fungsi otak seperti demensia atau alzheimer.

Berikut berbagai vitamin untuk otak anak maupun dewasa:

1. Vitamin C

Vitamin C merupakan suplemen vitamin yang paling aman dan terpopuler dipasaran saat ini. Vitamin satu ini dapat mempersingkat durasi pilek, menjaga sistem kekebalan tubuh tetap baik, mengurangi risiko penyakit jantung dan mata, bahkan juga merupakan komponen utama dari banyak produk perawatan kulit.

Bagaimana Sebenarnya Efek Vitamin C pada Otak?

Vitamin C memiliki fungsi cukup penting untuk memaksimalkan fungsi otak yaitu seperti berikut:

  • Berperan Penting dalam Produksi Neurotransmiter

Tahukah Anda bahwa otak memiliki lebih dari 100 miliar neuron atau sel-sel saraf yang berkomunikasi satu sama lain melalui zat kimia otak yang disebut neurotransmiter. Zat inilah yang dapat membantu meningkatkan fokus, mengendalikan mood, pola tidur dan lainnya. Vitamin C lah yang memegang peranan penting dalam produksi neurotransmiter ini.

  • Meningkatkan Mood

Selain penting dalam pembentukan neurotransmiter, vitamin C juga dapat mengingkatkan hormon serotonin. Dua zat ini akan bekerjasama menjaga keseimbangan mood, sementara kekurangan serotonin dapat menyebabkan depresi.

  • Meningkatkan Kecerdasan

Vitamin C dapat meningkatkan daya ingat dan fungsi mental. Penelitian menunjukkan bahwa kadar vitamin C yang tinggi dalam darah dapat meningkatkan fungsi otak dan memori seseorang dari segala lapisan umur.

  • Mengurangi Risiko Degenerasi Otak

Asupan vitamin C yang cukup dapat melindungi Anda dari gejala penurunan kemampuan otak akibat usia, seperti demensia dan penyakit alzheimer.

  • Menangkal Radikal Bebas

Otak sangat rentan terhadap kerusakan akibat radikal bebas, karena otak sangat dipengaruhi oleh tingginya kebutuhan akan oksigen. Agar otak berfungsi dengan baik, keseimbangan sehat harus terbentuk antara radikal bebas dan antioksidan. Hebatnya lagi vitamin C ini merupakan salah satu vitamin yang juga merupakan antioksidan yang sangat efektif.

  • Menjaga Sirkulasi Nutrisi Otak Tetap Lancar

Vitamin C dapat membentuk kolagen, protein utama dalam jaringan ikat yang membantu arteri tetap lentur, tentunya hal ini membantu memperbaiki aliran darah, oksigen dan nutrisi penting lainnya ke seluruh bagian otak. Direkomendasikan mengonsumsi 2.000 mg vitamin C setiap harinya untuk mendapatkan manfaatnya secara maksimal untuk otak. Beberapa buah juga mengandung banyak vitamin C seperti ditelaskan pada artikel berikut: Buah yang Menandung Banyak Vitamin C.

2. Vitamin D

Vitamin D dikenal karena perannya dalam penyembuhan Alzheimer, vitamin ini juga dapat melindungi tubuh dari serangan kanker, diabetes, penyakit jantung dan osteoporosis. Selain itu, mari kita lihat efek vitamin ini untuk otak:

  • Berperan dalam Perkembangan Otak Bayi

Merujuk pada studi yang dipublikasikan pada The Journal Pediatrics, peneliti menemukan bahwa kekurangan asupan vitamin D selama kehamilan dapat menghambat perkembangan otak janin. Penelitian ini mengukur tingkat vitamin D dari sekitar 2.000 wanita hamil dan mempelajari kemampuan mental bayi mereka yang sudah berumur di atas 14 bulan. Anak-anak dengan ibu yang kekurangan vitamin D mendapat nilai lebih rendah dari anak-anak yang ibunya mendapat asupan vitamin D yang cukup selama kehamilan.

  • Mencegah Penyakit Akibat Penuaan

Otak membutuhkan nutrisi yang cukup untuk tetap berfungsi dengan baik, terutama saat kita sudah bertambah tua. Penelitian menunjukkan bahwa vitamin D memainkan peranan penting dalam memperbaiki dan bahkan mencegah gangguan otak tertentu, seperti Alzheimer. Hal itu karena vitamin D memiliki sifat anti-inflamasi dan dapat meningkatkan fungsi sistem imun. Selain itu, reseptor vitamin D juga terdapat pada banyak jaringan otak. Jika reseptor ini mendapat asupan vitamin D yang cukup maka akan memperlancar pertumbuhan saraf di otak.

  • Mencegah Depresi

Dalam sebuah penelitian tahun 2015 yang dipublikasikan pada Psychiatry Research, peneliti menemukan bahwa kadar vitamin D yang rendah pada tubuh seseorang terkait dengan gejala depresi, meskipun orang tersebut dinyatakan sehat. 

3. Vitamin B1

Vitamin B1 atau thiamin ini terbilang penting untuk otak dan saraf, karena kekurangan zat ini bisa berakibat buruk pada tubuh. Tubuh yang mengalami defisiensi thiamin akan mengalami penyakit beri-beri atau pembengkakan pada syaraf (neuritis).

Kecukupan thiamin juga akan berakibat langsung pada sikap mental yang positif, kemampuan belajar yang baik, meningkatkan energi tubuh, mencegah pikun dan menjaga kemampuan tubuh menghadapi tekanan. Untuk itulah, thiamin merupakan salah satu vitamin untuk otak anak.

Asupan thiamin bisa diperoleh dari sereal, kacang-kacangan, ragi dan daging.

4. Vitamin B12

Seperti halnya jenis vitamin B lainnya, vitamin B12 mempunyai fungsi penting dalam metabolisme protein. Vitamin ini menjalankan tugas penting dalam melindungi sistem saraf terutama dalam pembentukan myelin. Berdasarkan fungsinya tadi, kekurangan vitamin ini tentunya akan berpengaruh langsung pada otak dan sistem saraf. Kekurangan vitamin otak satu ini dapat menyebabkan kelelahan, depresi, hilang ingatan dan sakit kepala, terutama terjadi pada orang tua.

Sumber makanan yang banyak mengandung vitamin b12 ini seperti kerang, jeroan, daging, telur dan sereal.

5. Vitamin B6

Vitamin B6 ini memegang peranan penting dalam pembentukan serotonin, dophamin, ephinephrin dan norephineprin. Zat ini berfungsi menjaga fungsi normal sistem saraf, menjaga mood dan kewaspadaan. Itulah mengapa vitamin untuk otak ini sangat penting, apalagi dalam masa pertumbuhan anak-anak.

Pemenuhan asupan vitamin B6 ini bisa diperoleh diantaranya dari bauh alpukat, pisang, kacang-kacangan, dan daging.

Beberapa Suplemen dan Vitamin Otak Lainnya

  • Selain beberapa vitamin diatas, kinerja otak yang baik juga bisa didapat dengan mengonsumsi beberapa jenis suplemen makanan berikut: Asam Folat. Asam folat merupakan bagian dari keluarga vitamin B, folat dapat meningkatkan kewaspadaan, daya ingat, dan konsentrasi. Zat ini dapat menurunkan kadar senyawa kimia yang disebut homosistein, yang dikenal dapat merusak sel-sel otak.
  • Magnesium. Mineral ini akan menjaga otak dari akibat buruk neurotoksin.
  • Asam Lemak Omega-3. Vitamin esensial ini mengandung komponen yang disebut gamma tocopherol, yang merupakan antioksidan pelindung yang dapat membantu mengendalikan gangguan neurodegeneratif.

Vitamin untuk otak dan suplemen tambahan diatas sangat baik untuk otak terutama pada bayi dan anak dalam masa pertumbuhan. Selain itu zat-zat ini juga baik dikonsumsi oleh orang dewasa sebagai tindakan preventif melindungi otak dari penurunan fungsi nya akibat penuaan.

 

 

Sumber Makanan yang Mengandung Vitamin B3 (Niasin)

depositphotos_30401259-stock-photo-collage-of-food-containing-vitamin

Sama seperti vitamin B1 dan B2, Vitamin B3 atau Niasin juga berperan penting dalam proses metabolisme karbohidrat menjadi energi. Selain itu, Vitamin B3 juga hampir selalu terdapat dalam produk-produk kecantikan, terutama untuk rambut. Hal ini karena Vitamin B3 sangat bagus untuk rambut, kulit dan juga kuku.

Vitamin-B3-Niacin

Kekurangan asupan Vitamin B3 dalam tubuh dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan. Diantaranya kolesterol tinggi, diare, insomnia bahkan gangguan mental.

Kebutuhan Vitamin B3 Harian

Berapakah kebutuhan vitamin B3 perharinya?

  • Bayi usia 0-6 bulan membutuhkan 2 mcg
  • Bayi usia 7-12 bulan membutuhkan 4 mcg
  • Balita usia 1-3 tahun membutuhkan 6 mcg
  • Anak-anak usia 4-8 tahun membutuhkan 8 mcg
  • Anak-anak usia 9-13 tahun membutuhkan 12 mcg
  • Remaja usia 14 tahun keatas laki-laki membutuhkan 16 mcg,
    dan untuk wanita membutuhkan 14 mcg

Sedangkan dosis harian maksimum yang ditolerir oleh tubuh mereka:

  • Anak-anak usia 1-3 tahun maksimal 10 mcg
  • Anak-anak 4-8 tahun maksimal 15 mcg
  • Anak-anak usia 9-13 tahun maksimal 20 mcg
  • Usia 14 tahun keatas maksimal 30-35 mcg

Sayur dan Buah-Buahan Sumber Vitamin B3

1. Buah Mangga

Jenis buah mangga paling banyak ditanam di Indonesia. Karena baik dari bentuk maupun jenisnya dan rasanya. Untuk buah mangga dengan ukuran sedang, satu buah mangga tersebut terdapat vitamin B3 sebanyak 1,5 mcg. Mangga ini juga banyak mengandung vitamin E, vitamin A, vitamin C dan beta karoten. Mengkonsumsi buah mangga termasuk memenuhi kebutuhan vitamin B3 anda sehari-hari secara alami.

2. Asparagus

Sayuran ini mengandung vitamin B3 sebanyak 1,31 mcg. Tentu ini untuk kandungan 1 cangkir asparagus. Tentu dengan kandungan yang lebih banyak akan mendapatkan vitamin B3 yang lebih banyak juga. Bahkan diketahui, asparagus sendiri telah dikonsumsi sejak ribuan tahun yang lalu. Dari jaman romawi, hingga pada masanya paling banyak digunakan pada abad ke 17 kemudian pada abad ke 19 hingga sekarang.

3. Kacang-kacangan dan Biji-bijian

Kacang-kacangan seperti kacang tanah, kacang almonds, biji mustard mengandung vitamin B3 juga loh. Kacang tanah misalnya, mengandung vitamin B3 setiap satu onsnya yaitu 3,8 mcg vitamin B3. Untuk kacang almond dengan kadar 3 ons mengandung vitamin B3 sebanyak 0,95 mcg. Sedangkan dalam biji mustard mengandung vitamin B3 sebanyak 0,9 mcg dalam takaran satu sendok makan.

4. Jamur

Jamu banyak jenisnya. Ada yang bisa dimakan ada yang tidak bisa dimakan oleh manusia. Jamur ini juga sudah banyak jenis makanannya dan olahannya. Jamur dalam sajian 100 gram mengandung 3,6 mcg vitamin B3. Bagaimana untuk kandungan vitamin B3 pada jenis-jenisnya? Seperti jamur portabella mengandung 23% kebutuhan vitamin B3 harian. Jamur putih mengandung 20% kebutuhan vitamin B3 harian. Jamur shitake mengandung 7% kebutuhan vitamin B3 harian. Lalu jamur oyster mengandung 25% kebutuhan vitamin B3 harian. Semua dalam takaran 100 mcg.

Daging dan Ikan yang Mengandung Vitamin B3

5. Ikan Tuna

Daging ikan tuna juga banyak mengandung vitamin B3. Ikan tuna 3 ons akan menghasilkan vitamin B3 sebanyak 18,7 mcg. Kandungan itu setelah ikan tuna dibakar atau di panggang. Lebih dari cukup untuk kebutuhan harian orang dewasa terhadap vitamin B3 yaitu 14-16 mcg vitamin B3. Bahkan sekarang untuk Negara yang tidak memiliki otoritas laut ataupun laut teritorialnya tidak terdapat ikan tuna, bisa membeli produk luar negeri ikan tuna kalengan. Ikan tuna kalengan dengan berat 3 ons mengandung 11,3 mcg vitamin B3.

6. Ikan Salmon

Salmon sendiri mengandung vitamin B3 sebesar 7,56 mcg untuk setiap 4 onsnya. Atau untuk takaran 3 ons mengandung vitamin B3 6 mcg. Dimana memenuhi 37% kebutuhan vitamin B3 harian. Salmon mirip seperti tuna. Dimana tidak disemua perairan mudah ditemukan. Sehingga tidak semua pasar ikan menjual ikan salmon. Anda bisa memperoleh ikan salmon ini di supermarket modern yang ada di kota anda. Bahkan sudah ada dalam bentuk kalengan atau sarden.

7. Daging Sapi

Daging sapi mengandung banyak vitamin B3. Untuk takaran daging sapi 4 ons mengandung 9,25 mcg. Untuk itu mengkonsumsi daging sapi juga mampu memenuhi kebutuhan vitamin B3 anda walaupun tidak langsung terpenuhi. Bahkan untuk takaran 3 ons saja hanya mampu memenuhi kebutuhan vitamin B3 sebanyak 3 mcg untuk tubuh. Tentu daging sapi menjadi pilihan kesekian kali karena harganya yang mahal dan kandungan vitamin B3-nya yang tidak begitu tinggi. Namun tetap layak di konsumsi karena jika keuangan anda mencukupi, daging sapi bisa lebih lezat dibandingkan daging ayam.

8. Dada Ayam

Ayam di Indonesia dibedakan menjadi ayam potong, ayam kampung, dan kalkun. Memang paling banyak ayam yang dijual dipasaran adalah ayam potong. Dibandingkan ayam kampung dan ayam kalkun lebih mahal harganya. Untuk dada ayam tanpa kulit dan dibakar 150 gram mengandung vitamin B3 sebanyak 33 mcg. Sangat banyak untuk kebutuhan sehari vitamin B3 yang dianjurkan. Dengan kegemaran makan daging ayam ini, terutama dada ayam akan membuat anda sendiri tidak perlu bingung memenuhi kebutuhan vitamin B3.

9. Daging Rusa

Daging Rusa adalah daging yang cukup sulit didapatkan di Indonesia. Karena daging rusa tidak di ternakkan seperti daging domba ataupun sapi. Tapi daging rusa mengandung banyak vitamin B3. Daging rusa sebanyak 4 ons mengandung vitamin B3 sebanyak 8,43 mcg. Menurut fakta data bahwa vitamin B3 ini mampu meningkatkan imunitas tubuh, terutama yang terkandung di dalam daging rusa (tentu juga adanya faktor dari vitamin dan zat lain yang berguna untuk tubuh pada daging rusa). Jika anda bisa mencicipi daging rusa, jangan khawatir karena ternyata banyak manfaatnya.

10. Hati Domba

Hati domba terlebih lagi juga sulit ditemui daripada daging sapi, daging ayam dan daging kambing. Harganya tentu juga mahal. Tapi khasiatnya juga terjamin. Kandungan vitamin B3 per 100 gramnya adalah 16,7 mcg. Tepat memenuhi kebutuhan vitamin B3 pada orang dewasa. Bahkan vitamin B3 ini pada kedokteran modern telah dijadikan antibiotik. Sehingga mengkonsumsi hati domba juga dapat menyehatkan badan dan menjaga kinerja kerja tubuh melawan penyakit.

11. Telur

Telur juga mengandung vitamin B3. Dibedakan menjadi dua, yaitu kuning telur dan putih telur. Untuk kuning telur mengandung vitamin B3 0,004 mcg sedangkan untuk putih telur mengandung 0,035 vitamin B3. Dengan takaran yang sama yaitu 1 butir telur. Telur sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Bahkan telur sendiri sangat baik untuk kesehatan jantung. Telur bisa disajikan dalam bentuk rebusan atau digoreng. Ada baiknya jika digoreng tidak terlalu lama sehingga kandungan vitamin B3 tidak sampai benar-benar hilang karena terlalu lama memasak.

12. Susu

Susu juga mengandung vitamin B3 yang baik untuk tubuh. Susu olahan terutama yang diproduksi dalam kemasan mengandung vitamin B3 secara jelas. Karena susu mengandung tryptophan yaitu asam amino yang dapat digunakan untuk memproduksi vitamin B3 bagi tubuh yang telah mengkonsumsi susu.

Source: Info Kesehatan

Sumber Makanan yang Mengandung Vitamin B2 (Riboflavin)

depositphotos_30402257-stock-photo-products-which-contain-vitamin-b2

Vitamin B2 atau Riboflavin merupakan bagian dari vitamin b komplesk yang sangat berperan penting dalam metabolisme energi. Yaitu mengkonversi karbohidrat menjadi sumber energi bagi tubuh. Selain itu, vitamin B2 ini juga berperan sebagai antioksidan dalam melindungi tubuh dari radikal bebas.

66526240-Foods-Highest-in-Vitamin-B2-Riboflavin-Healthy-eating-Flat-lay-Stock-Photo

Kekurangan vitamin B2 dapat menyebabkan beberapa penyakit seperti cheilosis (bibir meradang), stomatitis angular (sudut mulut pecah), glossitis (lidah licin berwarna keunguan), dan bisa mengakibatkan bayi lahir sumbing dan gangguan pertumbuhan. Untuk mencegah terserang penyakit-penyakit tersebut, maka anda harus mencukupi kebutuhan vitamin B2 harian.

Berikut ini beberapa jenis makanan yang mengandung Vitamin B2 yang bisa Anda masukkan dalam menu harian anda.

Makanan Sumber Vitamin B2 Nabati

1. Jamur

Kandungan vitamin B2 pada 100 gram jamur adalah 0,31 mcg. Jamur sendiri bermanfaat untuk menurunkan kolesterol, antibakterial, antitumor, sehingga mampu untuk dimanfaatkan dalam pengobatan lever, anemia, diabetes, dapat juga menurunkan berat badan. Jadi jangan enggan mengkonsumsi jamur. Karena jamur sudah lebih enak dihidangkan dalam masakan seperti sambal, sup, nasi goreng, dan lainnya.

2. Bayam

Kandungan vitamin B2 pada bayam adalah 0,189 mcg setiap 100 gram bayam. Selain mengandung vitamin B2 yang baik, bayam mengandung vitamin K dimana fungsinya lebih efektif dibandingkan vitamin E pada sayuran ini. Sehingga bayam memiliki manfaat sebagai perawatan kulit, anti penuaan dini, serta membuat kulit tampak lebih indah.

3. Tomat

Kandungan vitamin B2 pada tomat 100 gram adalah 0,49 mcg. Tomat lebih banyak digunakan dalam bumbu masakan, pizza, atau masakan lainnya. Sekarang menemukan tomat olahan pun dalam bentuk botos saus, cabe, telah dapat ditemukan. Sehingga kebutuhan akan tomat sehari-hari pun tidak akan terkurangi asal dipenuhi.

4. Kacang Kedelai

Kacang kedelai juga memiliki kandungan gizi terutama vitamin B2 yang baik. Kandungan vitamin B2 pada kacang kedelai 100 gram ini adalah 0,76 mcg. Manfaat kacang kedelai ini banyak. Sudah dikenal di Indonesia sebagai makanan murah meriah kaya akan gizi. Seperti tempe dan tahu merupakan makanan dengan bahan dasarnya kacang kedelai. Bahkan kacang kedelai bisa dipadukan menjadi susu kedelai.

5. Kacang Almond

Kacang almond mengandung vitamin B2 sebanyak 1,01 mcg dalam takaran 100 gram. Manfaat kacang almond sendiri adalah sebagai penurun kolesterol, menjaga kesehatan jantung, mencegah kanker, menjaga kesehatan tulang dan menjaga kecantikan. Kacang almond di jaman sekarang ini lebih banyak digunakan untuk bahan dasar dalam pembuatan coklat.

6. Asparagus

Asparagus merupakan sayuran yang kaya akan vitamin dan mineral. Diantaranya adalah vitamin B1 mengandung 0.143 mg, vitamin B2 mengandung 0.141 mg, vitamin B3 mengandung 0.978 mg, vitamin B5 mengandung 0.274 mg, vitamin B6 mengandung 0.091 mg.

7. Brokoli

Brokoli misalnya. Sayuran hijau ini mengandung banyak vitamin dan mineral untuk tubuh. Menurut kandungan gizi yang terkandung pada brokoli, terdapat beberapa vitamin seperti vitamin A mengandung 228.07 RE, vitamin B1 mengandung 0.09 mg, vitamin B2 mengandung 0.18 mg dan masih banyak lagi vitamin yang terkandung di dalam brokoli.

Makanan Sumber Vitamin B2 Hewani

8. Susu

Pada susu sapi, vitamin B2 bermanfaat dalam membantu memperbaiki penglihatan pada mata. Kandungan vitamin B2 pada susu kedelai 250 ml adalah 0,1 mcg. Sedangkan kandungan vitamin B2 pada susu kedelai rendah lemak adalah 11 mcg. Walaupun rasanya yang memang berbeda dengan susu sapi pada alaminya, susu kedelai sendiri kini sudah banyak menggantikan susu sapi. Bahkan dengan kandungan gizi yang tidak kalah dengan susu sapi.

9. Telur

Kandungan vitamin B2 pada telur, terutama telur ayam yang direbus dengan kandungan 100 gram adalah 0,5 mcg. Telur merupakan makanan yang paling digemari di Indonesia. Biasanya menjadi sarapan di pagi hari. Telur ayam memang banyak ditemui di mana pun. Untuk itu tidaklah sulit memenuhi kebutuhan vitamin B2 dengan telur ini. Bahkan kandungan gizinya lebih lengkap dibandingkan daging dan susu. Selain itu telur juga bermanfaat untuk mengatasi kekurangan zat besi.

10. Hati

Kandungan vitamin B2 pada hati 100 gram yaitu 4,6 mcg. Sangat banyak untuk ukuran vitamin B2 yang dapat dikonsumsi sehari-hari. Hati ini bisa hati ayam, sapi atau kambing. Walaupun bermanfaat dan mengandung vitamin B2 yang tinggi, tidak dianjurkan memakan hati daging ini dalam keseharian. Karena mengandung kolesterol yang cukup tinggi.

11. Keju

Keju yang merupakan makanan olahan dari susu juga banyak mengandung vitamin B2. Kandungan vitamin B2 pada keju sendiri dalam 100 gram yaitu 0,163 mcg sampai 0,382 mcg tergantung jenis dari keju tersebut. Keju yang sekarang ini dikemas dalam bentuk modern memiliki beberapa manfaat. Keju dapat menjaga fungsi-fungsi syaraf tubuh, kemudian dapat sebagai pembentukan tulang dan gigi, lalu mampu meredakan stress serta insomnia.

12. Ikan Kembung

Pada ikan juga mengandung banyak vitamin B2. Dengan demikian tentu banyaknya jenis ikan membantu anda memenuhi kebutuhan akan vitamin B2. Seperti ikan kembung yang memiliki kandungan vitamin B2 sebanyak 0,54 mcg dalam 100 gramnya.

13. Ikan Salmon

Lalu ikan salmon mengandung vitamin B2 sebanyak 0,49 mcg dalam 100 gramnya. Sedangkan ikan forel mengandung vitamin B2 sebanyak 0,42 mcg dalam 100 gramnya. Walaupun ikan lainnya juga banyak mengandung vitamin B2, namun ikan-ikan ini lebih banyak ditemui di lautan amerika dan eropa.

Sumber Makanan yang Mengandung Vitamin B7 (Biotin)

maxresdefault

Vitamin B7 adalah bagian terakhir dari Vitamin B Kompleks yang akan kita bahas di blog ini. Vitamin B7 mempunyai nama lain yaitu biotin. Namun ada juga yang menyebutnya sebagai Vitamin H. Sama seperti kebanyakan vitamin b lainnya, Biotin memiliki fungsi utama yaitu sebagai pembantu dalam proses metabolisme karbohidrat, lemak dan protein menjadi energi. Selain itu, vitamin B7 juga bermanfaat dalam menjaga kesehatan rambut.

b7

Susah tidur atau insomnia bisa jadi merupakan gejala kekurangan Vitamin b7. Gejala lainnya yang bisa diidentifikasi seperti rambut rontok semakin banyak, kurangnya nafsu makan seseorang, adanya luka di sudut-sudut mulut, bahkan bisa mempengaruhi kejiwaan anda (karena akibat insomnia).

b 7

Untuk mengatasi defisiensi Vitamin B7, maka anda harus banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin B7 (biotin). Berikut ini berbagai jenis makanan sumber vitamin B7 terbaik yang bisa Anda konsumsi setiap hari.

Sumber Vitamin B7 Nabati

Swiss Chard

Apa itu swiss Chard? Merupakan tanaman hijau yang banyak mengandung biotin. Tanaman hijau ini digunakan sebagai salad. Sayuran hijau ini banyak mengandung biotin sekitar 10,5 mcg dalam satu cangkir. Selain itu, selada, bayam juga banyak mengandung vitamin B7. Tentu swiss chard tidak hanya mengandung biotin, tapi juga vitamin C dan vitamin A.

Wortel

Secara umum, wortel mengandung beta karoten yang mampu menyehatkan mata. Namun ternyata wortel juga mengandung biotin. Untuk konsumsi harian, wortel yang dikonsumsi bisa mencapai 5 buah untuk mendapatkan sekitar 50 mcg biotin pada wortel.

Kedelai

Kacang kedelai banyak dimanfaatkan di Indonesia. Selain sebagai susu kedelai, kedelai lebih populer dijadikan sebagai tempe. Dalam 100 gram kacang kedelai atau setara dengan setengah cangkir mengandung biotin sebanyak 60 mcg. Namun susu kedelai tidak mengandung vitamin B7 dan lebih baik mengkonsumsi susu sapi atau kambing jika ingin memenuhi kebutuhan biotin dari susu.

Kacang-kacangan

Berbagai kacang-kacangan seperti kacang almond dan kenari merupakan sumber makanan alami yang banyak mengandung vitamin B7. Apalagi kacang kenari dan almond mengandung omega 3. Dimana cocok untuk perawatan kulit kepala dan perawatan untuk kesehatan rambut dan kuku. Sehingga selain banyak mengandung biotin, kacang almond dan kenari merupakan makanan yang cocok untuk kesehatan.

Buah-buahan

Beberapa jenis berry seperti strawberry kemudian pisang, dan buah lainnya juga mengandung banyak vitamin B7. Selain buah-buahan tersebut merupakan buah yang baik untuk pemenuhan gizi dan sebagai antioksidan di dalam tubuh.

Sayuran Hijau

Sayuran hijau yang termasuk mengandung banyak biotin adalah bawang, mentimun, kembang kol. Karena ketiga jenis sayuran ini sudah banyak di konsumsi di Indonesia, maka Anda tidak perlu cemas untuk tidak memenuhi biotin dari jenis sayuran. Namun tentu juga memenuhi dengan sayuran lainnya untuk kebutuhan vitamin yang lain.

Roti Gandum

Dari tanaman gandum bisa diolah menjadi roti gandum. Dalam satu irisan roti gandum ini mengandung biotin sebanyak 0,2 sampai 6 mcg. Tentu dipengaruhi oleh merek roti, tebal irisan, dan juga kandungan gandum pada roti tersebut. Biotin yang terkandung pada roti gandum lebih banyak dibandingkan pada roti tepung terigu. Jika ingin memenuhi kebutuhan biotin harian, gunakanlah roti gandum dengan kandungan 100% murni gandum.

Sumber Vitamin B7 Hewani

Telur Ayam

Telur bagus untuk dikonsumsi ke dalam tubuh. Namun, telur juga dapat membuat tubuh kehilangan banyak biotin. Telur mengandung biotin pada kuning telurnya, namun pada putih telur saat masuk ke dalam tubuh dapat membuat tubuh kehilangan biotin (dalam konsumsi yang terlalu banyak telur). Sehingga untuk mendapatkan biotin yang tepat, pisahkan putih telur dari kuning telurnya. Dikarenakan pada putih telur mengandung protein avidin yang mengikat biotin pada tubuh dan mengeluarkannya. Sebutir telur mengandung antara 13 sampai 25 mcg biotin. Dipengaruhi oleh ukuran telur dan jenisnya. Manfaat lain biotin pun terdapat pada telur. Dengan mengkonsumsi telur dalam beberapa kali setiap minggunya dapat membantu pertumbuhan rambut.

Susu Sapi dan Susu Kambing

Selain mengandung kalsium dan zat lain yang bermanfaat, susu sapi dan susu kambing juga mengandung biotin yang cukup banyak. Sehingga mengkonsumsi susu ternyata baik untuk kesehatan. Jangan mudah terpengaruh bahwa minum susu bisa mengeroposkan gigi atau bahkan dianggap masih seperti anak-anak, karena jelas dan nyata manfaat susu banyak sekali.

Ikan Salmon dan Ikan Halibut

Ikan salmon dan ikan halibut juga mengandung banyak biotin. Dengan takaran 3 ons, ikan salmon mengandung vitamin B7 sebanyak 4 sampai 5 mcg. Apalagi ikan salmon ini tidak kehilangan kandungan vitamin B7nya dalam berbagai cara diolahnya, seperti kalengan, dibakar, digoreng, ditumis, dan dijadikan sup. Untuk ikan halibut sendiri selain mengandung omega 3 yang bagus untuk otak, ternyata juga mengandung biotin yang banyak. Sehingga bisa dijadikan pengganti ikan salmon jika Anda tidak mengkonsumsi ikan salmon.

Hati

Daging hati hewan juga mengandung vitamin B7. Dengan mengkonsumsi daging hati 3 ons telah memenuhi seluruh kebutuhan biotin harian. Biotin yang terkandung di hati sekitar 27 sampai 35 mcg. Walaupun hati sendiri banyak mengandung kolesterol dan lemak sehingga jarang dikonsumsi berlebihan. Daging hati yang mengandung vitamin B7 adalah daging hati sapi, ikan salmon dan halibut.

Keju

Keju merupakan favorit bagi orang-orang Amerika dan Eropa. Dalam satu ons keju cheddar mengandung vitamin B7 sebanyak 0,4 sampai 2 mcg biotin. Mungkin dalam menkonsumsi satu ons keju langsung merupakan hal yang tidak umum, Anda bisa menambahkannya ke dalam roti, salad, sehingga asupan biotin Anda semakin lengkap. Keju banyak jenisnya, dari keju swiss, keju colby, keju jack yang mana mengandung biotin dengan kadar yang berbeda-beda.

Kebutuhan Harian Vitamin B7 (Biotin)

Untuk menghindari kekurangan Vitamin B7 sebaiknya sertakan beberapa jenis makanan di atas dalam menu keseharian Anda. Takaran untuk dosis orang dewasa terutama pria, dapat mencapai 30 mcg biotin setiap harinya. Lalu kemudian untuk remaja usia dari 14 sampai 18 tahun membutuhkan lebih kecil vitamin B7 dibandingkan pada orang dewasa, yaitu sekitar 25 mcg. Lalu usia dibawah 14 tahun bisa menkonsumsi vitamin B7 antara 5 mcg sampai 20 mcg setiap harinya.

Sumber Makanan yang Mengandung Vitamin B6 (Piridoksin)

b6

Vitamin B6 atau dikenal juga dengan nama Piridoksin merupakan bagian dari Vitamin B Kompleks. Dan merupakan jajaran vitamin yang cukup terkenal, selain vitamin B12. Hal ini karena vitamin B6 sangat bermanfaat bagi ibu hamil dan perkembangan janin. Selain itu, vitamin B6 juga dipercaya dapat mencegah penyakit jantung dan memaksimalkan perkembangan otak.

Vitamin-b6

Makanan sumber vitamin B6 cukup melimpah, banyak tersedia di sekitar kita dan mudah didapat. Sumber vitamin B6 terutama banyak terdapat pada sayuran dan buah-buahan. Daging sapi, hati kalkun, kacang-kacangan, ikan tuna, beras, dan gandum merupakan makanan yang kaya akan kandungan Vitamin B6 (Piridoksin).

Vitamin-B6-Rich-Foods

Buah-Buahan yang Mengandung Vitamin B6

Berikut ini merupakan buah-buahan sumber vitamin B6 alami yang cukup mudah didapatkan:

1. Buah Pisang

Setiap satu buah pisang mengandung vitamin B6 sebanyak 0,43 mcg. Buah pisang merupakan buah yang banyak tumbuh di Indonesia. Karena memang pisang merupakan buah yang mana tumbuh di iklim tropis. Sehingga tidak sulit untuk memenuhi kebutuhan vitamin B6 dari pisang yang banyak ditemui ini.

2. Buah Alpukat

Kandungan vitamin B6 pada buah alpukat satu cangkir adalah 0,38 mcg. Buah alpukat banyak sekali manfaatnya seperti pencegah kanker prostat. Lalu menghindari dari kanker mulut, menghindari dari ancaman kanker payudara, menjaga kesehatan mata. Kemudian bermanfaat untuk kesehatan jantung dan pencegah stroke.

3. Buah Tomat

Satu cangkir tomat mengandung vitamin B6 sebanyak 0,14 mcg. Manfaat buah tomat mengurangi resiko penyakit kanker yaitu kanker prostat. Lalu mencegah tubuh terkena penyakit jantung. Imunitas tubuh pun meningkat dengan baik setelah mengkonsumsi buah tomat.

4. Buah Melon

Buah melon juga mengandung vitamin B6. Melon adalah buah yang berwarna hijau dengan daging buah juga berwarna hijau. Ada juga yang berwarna kuning daging buahnya. Buah melon termasuk buah yang banyak mengandung vitamin dan juga kaya akan air.

5. Buah Semangka

Semangka juga merupakan buah yang mengandung vitamin B6. Buah semangka berbentuk besar seperti melon. Dengan kulit yang hijau namun memiliki daging buah yang berwarna merah dengan banyak bijinya. Bedanya dengan melon yang berdaging keras, semangka berdaging lembut. Sehingga termasuk buah yang banyak juga mengandung air.

Sayuran yang Mengandung Vitamin B6

Berikutnya akan dibahas berbagai sayuran yang mengandung vitamin B6 cukup tinggi untuk dikonsumsi sehari-hari.

6. Bayam

Bayam merupakan sayuran yang banyak ditanam di Indonesia. Merupakan salah satu sayuran yang cukup favorit untuk dikonsumsi sehari-hari. Bayam memiliki kandungan vitamin B6 sebanyak 0,44 mcg setiap satu cangkir bayam. Bayam bermanfaat untuk melawan sel kanker, sumber anti-inflamasi, mengurangi resiko kardiovaskular, menurunkan tekanan darah tinggi, dan mampu mencegah anemia.

7. Kentang

Kandungan vitamin B6 pada kentang yang dipanggang atau dimasak setiap satu kentangnya mengandung vitamin B6 sebanyak 0,54 mcg. Kentang sangat populer di Negara Indonesia. Apalagi saat bisnis makanan cepat saji hadir di Indonesia, kentang terutama kentang goreng menjadi pilihan cemilan selain digunakan pada sayuran pelengkap makanan utama.

8. Sawi

Satu cangkir masak untuk sawi mengandung vitamin B6 sebanyak 0,14 mcg. Sawi banyak manfaatnya. Seperti mencegah osteoporosis, sawi juga mengandung niasin untuk mengurangi proses aterosklerosis hingga mencegah terjadi serangan jantung. Selain itu juga mengontrol kadar kolesterol pada tubuh. Sawi ada dua jenis yaitu sawi hijau dan sawi putih.

9. Kembang Kol

Satu cangkir kembang kol mengandung vitamin B6 sebanyak 0,2 mcg. Kembang kol ini sangat baik dikonsumsi untuk ibu hamil. Karena kandungan vitaminnya yang banyak serta seratnya yang banyak dapat membantu tumbuh kembang janin menjadi optimal nanti lahirnya. Sehingga menghindarkan anak terserang cacat lahir.

10. Brokoli

Untuk satu cangkir brokoli mengandung vitamin B6 sebanyak 0,16 mcg. Brokoli mengandung banyak manfaat. Diantara manfaat itu antara lain dapat mencegah sembelit dimana sering terjadi pada anak. Karena brokoli memelihara organ usus pada perut. Selain itu juga brokoli dapat menurunkan kolesterol pada tubuh.

11. Paprika

Untuk kandungan vitamin B6 pada takaran satu cangkir mengandung 0,27 mcg. Paprika adalah sayuran yang berupa buah berbentuk lonceng. Memiliki rasa yang mirip cabe walau tidak sepedas cabe. Paprika banyak digunakan dalam resep makanan. Manfaat dari paprika adalah antioksidan dan meningkatkan imunitas tubuh, sebagai antibakteri, menormalkan tekanan darah, dan meningkatkan sirkulasi.

12. Asparagus

Untuk satu cangkir asparagus mengandung vitamin B6 sebanyak 0,12 mcg. Asparagus sekarang ini sangat banyak digunakan untuk resep masakan. Seperti dibuat sup asparagus, orak-arik asparagus, sup kepiting asparagus, tumis asparagus ayam, tumis udang asparagus, dan masih banyak lainnya. Asaparagus sendiri bermanfaat untuk antikanker, antioksidan, antipenuaan, serta sebagai diuretik alami.

13. Lobak

Kandungan vitamin B6 pada lobak adalah 0,08 mcg setiap sajian 1 cangkir. Berarti dalam konsumsi maksimal 2 mcg sehari lobak telah memenuhi setidaknya 4% vitamin B6 pada tubuh Anda. Vitamin B6 ini juga merupakan nutrisi untuk mengkonversi protein menjadi bentuk yang lebih sederhana.

Sumber Vitamin B6 Lainnya

Selain bisa didapatkan dari buah dan sayuran, vitamin B6 juga terdapat pada ikan, daging dan gandum.

14. Ikan Tuna

Kandungan vitamin B6 pada ikan tuna adalah 1,18 mcg setiap empat ons ikan tuna. Ikan tuna banyak ditemukan di perairan Indonesia. Biasanya ikan tuna lebih banyak di ekspor ke luar negeri karena memang orang barat menyukai ikan ini. Ikan ini lebih populer di Eropa dibandingkan di Indonesia.

15. Ikan Cod

Kandungan vitamin B6 pada ikan cod adalah 0,52 mcg setiap empat ons ikan cod. Ikan ini bukan berasal dari Indonesia dan biasanya ditemui dalam bentuk instan berupa minyak ikan cod. Minyak ikan cod juga banyak mengandung omega-3 yang berfungsi dalam membantu proses tumbuh kembang otak.

16. Ikan Salmon

Kandungan vitamin B6 pada ikan salmon adalah 0,8 mcg setiap 3 ons ikan salmon. Dalam ikan salmon ternyata juga terdapat vitamin B lainnya seperti vitamin B1, vitamin B2, vitamin B12. Selain itu ikan salmon juga banyak mengandung vitamin A. Ikan ini hidup di air tawar dimana saat usia ikan ini masih berupa telur dan ikan muda. Saat dewasa ikan ini akan hidup di laut.

17. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan yang mengandung vitamin B6 juga ada. Seperti kacang kedelai, kacang polong, dan kacang hijau. Sedangkan ada juga kacang merah yaitu sumber makanan kacang-kacangan yang cukup baik bagi tubuh karena mengandung vitamin B6 yang cukup banyak. Pada kacang hijau dengan kadar satu cangkir mengandung vitamin B6 sebanyak 0,14 mcg. Dengan mengkonsumsi setidaknya satu cangkir atau mangkok kacang-kacangan ini Anda dapat memenuhi kebutuhan harian vitamin B6.

18. Biji Wijen

Biji-bijian yang termasuk mengandung vitamin B6 cukup baik adalah biji wijen. Kandungan vitamin B6 pada biji wijen dengan takaran 100 gram adalah 0,8 mcg. Biji bunga matahari sendiri sering disebut di Indonesia sebagai kuaci. Sedangkan pada biji wijen banyak digunakan untuk diambil minyaknya. Dapat juga bijinya digunakan dalam olahan makanan seperti onde-onde. Bahkan dapat menjadi bahan pembuatan pasta.

19. Biji Bunga Matahari

Biji bunga matahari mengandung vitamin B6 sebanyak 0,47 mcg dalam takaran seperempat cangkir. Biji bunga matahari digunakan sebagai panganan kecil atau cemilan kecil yang disebut kuaci. Banyaknya jumlah biji bunga matahari yang kita makan sebagai cemilan menjadikan diri ini mudah dalam memenuhi kebutuhan vitamin B6.

20. Beras (Nasi)

Beras merupakan sumber makanan dari tanaman padi yang termasuk ke dalam padi-padian. Beras sendiri mengandung vitamin B6 sebanyak 4,07 mcg setiap sajian 100 gramnya atau 0,3 mcg per sendok makan. Beras biasa dikonsumsi setelah dimasak menjadi nasi. Namun patut diingat, bahwa beras bukan merupakan satu-satunya dari keluarga padi-padian.

21. Roti Gandum

Gandum merupakan salah satu tanaman jenis padi-padian seperti beras. Gandum yang biasa dijadikan roti atau sereal ternyata memiliki kandungan vitamin B6 cukup tinggi. Roti gandum mengandung vitamin B6 sebanyak 1,3 mcg setiap sajian 100 gramnya atau 0,05 mcg per satu sendok makan.

22. Daging dan Hati

Hati adalah bagian dari organ hewan-hewan seperti sapi, kambing, rusa, domba yang dapat dikonsumsi oleh manusia. Olahan hati sendiri banyak untuk olahan makanan modern seperti sosis. Daging hati kalkun mengandung vitamin B6 sebanyak 1,04 mcg dalam takaran 100 gram. Daging hati sapi mengandung vitamin B6 sebanyak 1,03 mcg dalam takaran 100 gram.

Kekurangan vitamin B6 dapat menyebabkan seseorang terkena insomnia, depresi dan cepat lelah. Bahkan bisa menyebabkan penyakit jantung dan anemia, karena salah satu fungsi dari vitamin b6 ini adalah membantu terbentuknya hemoglobin.

Namun, jika melihat banyaknya sumber vitamin B6 yang mudah didapat rasanya sungguh terlalu jika kita sampai kekurangan vitamin yang satu ini.

Source: Info Kesehatan

Sumber Makanan yang Mengandung Vitamin B5 (Asam Pantotenat)

vitamin-b5

Vitamin B5 atau dikenal dengan nama Asam Pantotenat adalah bagian dari vitamin B kompleks selanjutnya yang akan kita bahas di sini. Seperti jenis vitamin B lainnya, Vitamin B5 juga berperan penting dalam proses metabolisme karbohidrat menjadi energi. Asam Pantotenat termasuk koenzim bagi tubuh dan termasuk koenzim A. Fungsinya untuk mengkonversi lemak menjadi energi. Selain itu, vitamin ini juga berperan dalam penyembuhan luka, menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh, dan membantu vitamin A dalam menjaga kesehatan mata.

Dalam dunia kecantikan, vitamin B5 dikenal dapat membantu pertumbuhan rambut, menghilangkan bekas jerawat dan menjaga kesehatan kulit. Berikut ini kami pilihkan beberapa jenis makanan yang mengandung Vitamin B5 untuk memenuhi kebutuhan vitamin B5 harian anda.

Buah dan Sayuran yang Mengandung Vitamin B5

1. Buah Alpukat

Seperti buah apel, buah alpukat juga merupakan buah yang mengandung banyak nutrisi. Buah alpukat ukuran medium satu buah mengandung 2,792 mcg vitamin B5. Jumlah yang sangat besar dibanding buah-buahan lainnya.

2. Brokoli

Brokoli adalah salah satu sayuran yang mengandung banyak vitamin juga mineral. Untuk vitamin B5 sendiri pada brokoli mengandung 0,48 mcg setiap setengah cangkir yang telah dimasak. Cukup banyak jika Anda makan 3 kali sehari dengan setiap kalinya mengkonsumsi satu cangkir, Anda sudah hampir 50% memenuhi kebutuhan harian vitamin B5 Anda.

3. Buah Pisang

Buah pisang merupakan salah satu jenis buah yang bermanfaat bagi kesehatan karena membantu tubuh menyimpan cadangan kalsium, nitrogen, dan fosfor, yang semua berguna untuk membangun perbaikan dan regenerasi jaringan. Pisang juga kaya akan vitamin dan mineral penting, termasuk vitamin B5. Dalam satu buah pisang ukuran sedang mengandung 0,394 mcg vitamin B5.

4. Asparagus

Asparagus adalah sayuran yang kaya nutrisi. Namun, sayuran yang satu ini masih cukup sulit ditemui di Indonesia. Kandungan Vitamin B5 yang terdapat dalam setengah cangkir Asparagus adalah 0,203 mcg.

5. Wortel

Selama ini wortel dikenal sebagai sayuran yang mengandung vitamin A. Namun, sayuran berwarna orange yang baik untuk kesehatan mata ini juga mengandung vitamin B5. Wortel sebanyak setengah cangkir mengandung 0,181 mcg vitamin B5.

6. Buah Apel

Buah apel memang dikenal sebagai buah yang memiliki banyak khasiat bagi kesehatan. Bahkan ada ungkapan “satu buah apel setiap dapat menjauhkan Anda dari Dokter”. Artinya mengkonsumsi apel setiap hari dapat menangkal berbagai macam penyakit. Hal ini karena apel mengandung banyak vitamin dan mineral yang berkhasiat bagi kesehatan, termasuk Vitamin B5. Dalam satu buah dengan ukuran medium mengandung 0,111 mcg vitamin B5.

7. Kubis

Kubis atau kembang kol masih bersaudara dengan brokoli. Sayuran yang satu ini mengandung cukup banyak Vitamin B5. Kubis satu setengah cangkir mengandung 0,13 mcg vitamin B5.

8. Biji Bunga Matahari

Satu ons biji bunga matahari kering mengandung 1,996 mcg vitamin B5. Biji bunga matahari atau lebih sering dinamakan kwaci ini makanan yang disenangi oleh hewan hamster. Namun manusia pun juga bisa memakannya karena biasanya biji bunga matahari ini disajikan sebagai cemilan. Walaupun begitu untuk Anda menghabiskan satu ons biji bunga matahari terlihat agak sulit. Lebih baik tetap mengkonsumsi sumber makanan yang lain namun tetap juga mengkonsumsi biji bunga matahari sebagai selingan.

9. Labu

Labu juga mengandung vitamin B5 loh. Satu cangkir labu entah itu dimasak, direbus mengandung vitamin B5 sebanyak 0,492 mcg. Tidak semua orang menyukai labu, begitu juga sayuran ini tidak semua ditemukan di pasar.

10. Jagung

Jagung juga merupakan sumber makanan yang mengandung vitamin B5. Jagung merupakan sayuran yang cukup banyak ditemui di Indonesia. Satu jagung besar bisa mengandung vitamin B5 sebanyak 0,935 mcg. Jagung sering dijadikan masakan sayur bersama sayur bayam dalam sup. Jagung juga sudah lebih sering dijadikan makanan cemilan seperti jagung bakar atau makanan ringan seperti pop corn.

11. Kacang-kacangan

Banyak ternyata kacang-kacangan yang mengandung vitamin B5. Seperti kacang almond 1 ons mengandung 0,133 mcg vitamin B5. Gandum 100 gram masak mengandung 0,135 mcg vitamin B5. Kacang brazil 1 ons mengandung 0,052 mcg vitamin B5. Gandung hitam 100 gram mengandung 1,233 mcg vitamin B5. Kacang mete per ons per cangkir mengandung 0,245 mcg vitamin B5. Kacang kenari 10 biji mengandung 0,465 mcg vitamin B5. Biji rami satu cangkir mengandung 0,101 vitamin B5. Dan masih banyak lagi kacang-kacangan yang banyak mengandung vitamin B5.

Sumber Vitamin B5 Daging, Ikan, dan Unggas

Konsumsi daging, ikan, dan unggas dapat membantu Anda memenuhi kebutuhan salah satu dari vitamin B kompleks ini. Karena kebanyakan vitamin B memang banyak terkandung dalam daging, ikan dan unggas. Walaupun sangat banyak kandungan vitamin B5 dalam daging, ikan dan unggas, namun memenuhi sejumlah kecil konsumsi daging saja, sudah cukup untuk pemenuhan kebutuhan vitamin B5 Anda. Karena memang asam pantotenat sendiri dibutuhkan oleh tubuh dengan dosis 4-7 mcg. Lebih sedikit dibandingkan vitamin B lainnya.

12. Hati

Seperti yang dijelaskan diatas, maka daging yang banyak mengandung vitamin B5 adalah organ hati. Berapakah tepatnya? Satu slice daging hati ini (2,4 ons) mengandung kebutuhan vitamin B5 sebanyak 50% yang dibutuhkan oleh tubuh. Namun daging hati ini juga tentu banyak mengandung lemak dan kolesterol. Jika Anda dalam program diet, tidak mengkonsumsi daging hati ini untuk memenuhi kebutuhan vitamin B5 juga tidak masalah. Karena kami akan menjabarkan sumber vitamin B5 lainnya.

13. Ikan Salmon

Ikan salmon termasuk ikan yang berada di perairan dingin. Ikan salmon memang terkenal dengan banyaknya kandungan gizi yang telah dimanfaatkan oleh manusia. Salah satunya ikan salmon banyak mengandung vitamin B5. Selain tentu ikan salmon salah satu ikan yang banyak mengandung protein, lemak omega-3 dan nutrisi lainnya. Ikan salmon dan sejenisnya ini mampu memenuhi 20% kebutuhan vitamin B5 harian tubuh Anda.

14. Telur

Telur ternyata juga mengandung vitamin B5 loh. Karena telur merupakan sumber makanan alami favorit di Indonesia, sehingga sangat mudah berarti untuk memenuhi kebutuhan vitamin B5 harian Anda. Sebenarnya dari telur hanya kuning telurlah yang mengandung vitamin B5 ini. Namun dalam masakan biasanya antara kuning telur dan putih telur bercampur. Jika pun terpisah tidak ada salahnya mengkonsumsi putih telurnya juga. Hanya 5% saja yang mampu dipenuhi dari kuning telur untuk kebutuhan vitamin B5 harian Anda.

Kebutuhan Vitamin B5 harian tubuh kita cukup sedikit dibanding kebutuhan vitamin B kompleks lainnya. Dengan dosis 4-7 mcg per hari yang dibutuhkan tubuh, sangat tidak rasional jika Anda masih tidak bisa memenuhinya.

Source: Info Kesehatan

Sumber Makanan yang Mengandung Vitamin K (Koagulasi)

Vitamin-k

Vitamin K dikenal juga dengan nama Koagulasi. Ini merupakan vitamin yang larut dalam lemak. Fungsi utama vitamin K adalah membantu proses pembekuan darah saat tubuh mengalami luka. Karena fungsinya yang cukup spesifik inilah, Vitamin K tidak dibutuhkan dalam jumlah banyak setiap harinya, kecuali jika tubuh sedang mengalami luka.

shutterstock_157421450

Berdasarkan struktur kimianya, Vitamin K dibagi menjadi tiga jenis yaitu Vitamin K1 (filoquinon), vitamin K2 (menaquinon), dan vitamin K3 (menadion). Tidak seperti Vitamin c yang dibutuhkan dalam jumlah banyak, kebutuhan Vitamin K harian hanya berkisar antara 90-120 mcg.

Kekurangan vitamin K dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan, diantaranya pendarahan pada bayi dan menurunnya kepadatan tulang. Makanan yang mengandung Vitamin K sebenarnya cukup melimpah dan mudah didapatkan. Namun, sumber vitamin K terbanyak didapat dari sayuran hijau dan buah-buahan.

Sayuran yang Mengandung Vitamin K

1. Daun Selada

Kandungan gizi pada daun selada setiap takaran per 100 gram adalah 128 mcg. Daun selada biasanya digunakan untuk lalapan. Jika anda pernah makan di rumah makan seperti bakar-bakaran, tentu akan mendapatkan daun selada ini. Sayangnya tentu tidak sampai takaran 100 gram untuk setiap sajian di rumah makan. Jika ingin, anda bisa membelinya sendiri.

2. Daun Bayam

Apa sih itu bayam? Bayam adalah sayuran hijau yang tumbuh sampai ketinggian 1000 meter diatas permukaan air laut. Ada tiga jenis bayam, yaitu bayam cabut, bayam petik, dan bayam pada umumnya. Kandungan vitamin K pada bayam per 100 gram adalah 89 mcg. Bayam mudah ditemukan di Indonesia karena masa panennya pun yang hanya 4 minggu. Sehingga bisa dibudidayakan sendiri.

3. Kembang Kol

Bunga kol sering disebut juga kubis bunga. Bunga kol ini juga sudah banyak dibudidaya di Indonesia, walaupun sebenarnya tumbuhan ini berasal dari eropa. Sehingga pembudidayaannya pun banyak terdapat di Lembang, Jawa Barat. Kandungan vitamin K pada bunga kol 100 gr adalah 125 mcg. Konsumsi kol jadi tidaklah sulit sekarang untuk pemenuhan kebutuhan vitamin K anda karena tumbuhan ini sudah banyak di Indonesia.

4. Brokoli

Brokoli adalah sejenis tumbuhan yang pertama kali ditanam dan ditemukan di Italia. Namun sekarang, brokoli lebih banyak di produksi di Cina dan India. Kandungan vitamin K pada brokoli ini sendiri dalam per 100 gram adalah 200 mcg. Cukup besar untuk memenuhi kebutuhan vitamin K anda. Jenis brokoli sendiri ada 3 yaitu brokoli Italia berwarna hijau, brokoli romanesco berwarna kekuningan dan brokoli berwarna keunguan.

5. Kentang

Kentang dibawa ke eropa pada tahun 1500an. Tapi tidak dijelaskan kentang sendiri berasal dari mana. Karena tumbuhan umbi-umbian ini dipercaya dulu membawa penyakit seperti lepra di eropa. Kemudian di era tahun 1800an kentang menjadi populer terutama di amerika serikat karena bisa digunakan untuk membuat kentang goreng. Kandungan vitamin K pada kentang sendiri hanyalah 2 mcg per 100 gram kentang. Mengkonsumsinya berlebihan dapat menyebabkan kegemukan.

6. Asparagus

Asparagus sejenis tanaman rerumputan. Tumbuh paling banyak di daratan Amerika Serikat. Karena tumbuhan ini paling cocok tumbuh dengan suhu 15 – 25 derajat celcius. Pemanenannya pun cukup lama yaitu antara 8 bulan sampai 1 tahun. Tumbuhan ini dijadikan sayur paling banyak pada masakan cina. Kandungan vitamin K pada asparagus 100 gram adalah 57 mcg. Asparagus ini bersifat diuretik sehingga bisa menjadi obat pada gangguan saluran kencing atau masalah pada ginjal.

7. Kubis

Sedangkan untuk kubis sendiri per 100 gramnya mengandung setengah dari kebutuhan vitamin K secara harian. Kubis sebenarnya sejenis dengan kol, dimanfaatkan daunnya. Kubis sendiri ada tiga jenis. Yaitu kubis berwarna putih, kubis berwarna ungu, dan kubis berwarna ungu. Kemudian kubis itu dibedakan menjadi kubis bulat dan kubis gepeng. Kubis juga sudah banyak ditemukan dan dibudidaya Indonesia.

8. Sawi Hijau

Kandungan vitamin K pada sawi cukup tinggi dibandingkan pada sayuran lainnya. Yaitu 419,3 mcg per satu cangkirnya. Saking tingginya, anda cukup mengkonsumsi sawi setiap hari sebanyak satu kali periode maka akan terpenuhi kebutuhan vitamin K anda secara harian tanpa harus mengkonsumsi lagi suplemen vitamin K. Manfaat yang ditimbulkan jika mengkonsumsi sawi adalah mampu menangkal berbagai macam kanker, seperti kanker payudara, kanker prostat, kanker ginjal, kanker kolon, kanker paru-paru dan kanker kemih. Penelitian akan manfaat sawi ini telah dikembangkan di Amerika Serikat dan terbukti kebenarannya mampu menurunkan resiko kanker payudara sampai 40%.

Buah-Buahan yang Mengandung Vitamin K

9. Buah Blueberi

Vitamin K pada buah blueberi ini dalam takaran 100 gr adalah 19 mcg atau 24% setara dengan konsumsi vitamin K harian. Walaupun buah ini tumbuh di Amerika Utara, namun sudah bisa ditemukan di Indonesia (walaupun sangat jarang). Buah blueberi ini bermanfaat sebagai antioksidan. Serta juga bisa sebagai zat anti peradangan. Karena peradangan menghambat aliran darah yang bisa menyebabkan masalah pada otak dan juga menyebabkan penyakit jantung. Jika anda sudah tahu dimana membeli buah blueberi ini di Indonesia, anda bisa mencoba mengkonsumsinya.

10. Buah Anggur

Vitamin K pada anggur dengan takaran 100 gr adalah 22 mcg atau setara 21% kebutuhan vitamin K secara harian. Buah anggur ini bermanfaat untuk menyehatkan organ ginjal serta mengobati asam urat. Dapat juga mengurangi kadar gula dalam darah yang bisa mengobati diabetes dan menyehatkan pangkreas. Buah anggur ini juga dapat memperlancar aliran darah sehingga memperlancar darah yang masuk ke dalam jantung. Sehingga bisa mencegah seseorang terkena serangan jantung.

11. Buah Alpukat

Kandungan vitamin K pada alpukat pada takaran 100 gr adalah 81 mcg atau setara dengan 36% kebutuhan vitamin K pada tubuh secara harian. Alpukat sendirhi mampu menurunkan koleksterol, menurunkan resiko penyakit jantung, juga mampu untuk menjaga kualitas hati. Alpukat juga kaya akan Glutation dimana menjaga pertumbuhan dan kesehatan sel. Sehingga mampu mencegah seseorang terserang penyakit kanker.

12. Buah Kiwi

Buah kiwi yang mengandung vitamin C dua kali lebih banyak dibandingkan buah jeruk ternyata juga mengandung vitamin K. Kandungan vitamin K pada buah kiwi pada 100 gr adalah 40,3 mcg. Atau setara 10% dari kandungan vitamin K harian yang dibutuhkan tubuh. Manfaatnya antara lain sebagai antioksidan yang baik, kaya akan beta karoten atau menjaga fungsi mata, serta menghilangkan masalah pencernaan.

Makanan Sumber Vitamin K Lainnya

13. Hati Sapi

Hati sapi bisa ditemukan dimana saja. Terutama di pasar-pasar tradisional dan pasar daging. Harga hati sapi adalah Rp 65.000 per kilogram. Tergantung dari berbagai macam faktor, tapi harga tersebut bisa menjadi patokan anda. Sedangkan untuk kandungan vitamin K per 100 gram adalah 7 mcg. Perlu diwaspadai biasanya hati sapi ini jika pemilihannya tidak tepat banyak mengandung cacing hati.

14. Kacang Polong

Kacang polong juga disebut kacang ercis. Kandungan vitamin K pada kacang polong per 100 gram adalah 5 mcg. Kacang polong ini biasanya berisi 3 atau 4 kacang bulat berwarna hijau. Kacang polong sendiri tidak berasal dari Indonesia. Karena di bawa oleh penjajahan belanda. Kacang ini cukup populer di eropa pada masa penjajahan atau tahun 1700an.

15. Kacang Kedelai

Pada kacang kedelai terdapat kandungan vitamin K per 100 gram adalah 47 mcg. Kacang kedelai merupakan kacang asia karena dari sejak dulu bahan dasar untuk berbagai macam makanan khas asia adalah kacang kedelai ini. Seperti tahu, tempe, adalah makanan olahan dari kacang kedelai ini. Apalagi sudah banyak macam varian makanan yang berasal dari kacang kedelai ini dalam bentuk resep makanan. Sehingga anda tidak perlu cemas penggunaan kacang kedelai pun sehari-hari bisa memenuhi kebutuhan vitamin K anda.

Sumber makanan yang mengandung vitamin K ternyata cukup banyak dan mudah didapatkan. Jadi tidak ada alasan untuk kekurangan sumber Vitamin K. Terlebih lagi, kebutuhan tubuh akan Vitamin K juga relatif sedikit.

Source: Info Kesehaan

Sumber Makanan yang Mengandung Vitamin B1 (Thiamin)

Vitamin-B-Complex-During-Pregnancy

Masih dalam seri vitamin B kompleks, kali ini giliran membahas mengenai vitamin B1 atau dikenal juga dengan nama Thiamin. Vitamin B1 ini dikenal sebagai penambah energi. Karena itu Anda akan sering menemukan komposisi vitamin ini dalam label minuman penambah energi atau suplemen. Hal disebabakan salah satu kemampuan vitamin B1 yang mampu mengubah karbohidrat menjadi energi.

Selain itu, Vitamin B1 juga membantu mengoptimalkan kerja otak. Diketahui konsumsi vitamin B1 yang bisa membuat otak lebih optimal adalah 1,1 mg untuk pria, 1,2 mg untuk wanita hamil, dan 1,4 mg untuk wanita menyusui. Namun ada pendapat lain yang menyebutkan bahwa vitamin B1 bisa dikonsumsi hingga 50 sampai 1000 mg dan tidak mengalami gejala efek samping apapun.

Kekurangan vitamin B1 dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan. salah satu yang paling terkenal adalah penyakit beri-beri. Anda pasti pernah mendengar penyakit ini waktu di sekolah dasar. Penyakit ini menyerang saraf dan menyebabkan terganggunya kemampuan motorik seseorang akibat polyneuritis.

b1

Nah, berikut ini merupakan beberapa jenis makanan yang mengandung vitamin B1 atau Thiamin:

Buah-Buahan yang Mengandung Vitamin B1 (Thiamin)

1. Nanas

Buah nanas dikenal buah yang hidup didataran tinggi telah banyak ditanam di Indonesia. Buahnya yang punya ciri khas berwarna kuning bersisik dan kecut. Banyak ditanam di daerah jawa barat, jawa timur, dan sumatera utara. Kandungan vitamin B1 pada nanas ini per 100 gram ini adalah 0,08 mcg. Buah ini bermanfaat untuk mencegah stress pada otak.

2. Jeruk

Untuk buah jeruk sendiri kandungan vitamin B1 ini tergantung dari macam-macam buah jeruk itu sendiri. Kandungan vitamin B1 pada jeruk nipis per 100 gram adalah 0,04 mcg. Kandungan vitamin B1 pada jeruk manis per 100 gram adalah 0,08 mcg. Kandungan vitamin B1 pada jeruk keprok per 100 gram adalah 0,07 mcg. Kandungan vitamin b1 pada jeruk bali per 100 gram adalah 0,04.

3. Anggur

Kandungan vitamin B1 pada buah anggur per 100 gram adalah 0,05 mcg. Buah ini bermanfaat untuk untuk mengobati kelelahan dan hiploglikemi dimana mengandung gula alami yaitu fruktosa dan glukosa. Selain itu juga mencegah penyakit jantung koroner sampai 50%. Selain itu buah anggur juga mencegah penyerapan kolesterol pada darah karena mengandung saponin.

4. Semangka

Kandungan vitamin B1 pada buah semangka 100 gram adalah 0,033 mcg. Buah semangka ini memiliki manfaat untuk memperlancar peredaran darah, meningkatkan metabolisme, serta mencegah terjadinya kerusakan syaraf. Buah ini khas. Dimana kulit buahnya keras berwarna hijau, dengan garis-garis hijau tua. Buahnya berawarna merah banyak mengandung air dan biji.

Sayuran yang Mengandung Vitamin B1 (Thiamin)

5. Asparagus

Kandungan vitamin B1 pada buah-buahan sudah kita bahas. Kali ini akan dibahas pada sayuran. Yaitu sayuran asparagus. Kandungan vitamin B1 pada sayuran asparagus 100 gram adalah 0,143 mcg. Asparagus ini bisa di jadikan berbagai macam makanan seperti sup, dimakan langsung, salad, krim, atau sayuran pelengkap daging. Manfaat sayuran ini adalah dapat menjaga sistem pencernaan pada perut dan menurunkan berat badan.

6. Bayam

Kandungan vitamin B1 pada bayam 100 gram adalah 0,08 mcg. Sedangkan bayam sendiri memiliki manfaat seperti anti-inflamasi, mencegah resiko kardiovaskular, dan menurunkan tekanan darah tinggi. Selain itu bayam juga bermanfaat untuk mencegah terjadinya osteoporosis dan diabetes. Sayuran ini berdaun hijau dan banyak ditanam di daerah-daerah di Indonesia.

7. Terong

Kandungan vitamin B1 pada terong 100 gram adalah 0,039 mcg. Terong ditanam di Indonesia tanpa mengenal musim. Bisa dimusim kemarau ataupun penghujan. Buahnya berwarna keunguan. Terong ini bermanfaat untuk menurunkan kolesterol, mencegah kanker, memperlancar membuangan urin. Selain itu juga bermanfaat untuk menyembuhkan masalah pencernaan dan batuk.

8. Paprika

Bagaimana kandungan vitamin B1 pada paprika 100 gram? Kandungan vitamin B1-nya adalah 22,0 mcg. Paprika ini buah yang seperti lonceng dengan beragam warna (jenis). Buah ini tidak memiliki pedas cabe, tapi pedas manis. Karena biji paprika tidak ikut termakan seperti cabe pada bumbu olahan masakan. Manfaat paprika sendiri meningkatkan imunitas tubuh, mencegah penyakit mata, meningkatkan jumlah sperma pada pria, dan dan sumber antioksidan yang baik.

9. Brokoli

Kandungan vitamin B1 pada brokoli 100 gram adalah 10 mcg. Brokoli adalah sayuran yang unik dengan bentuk daun seperti jamur (tapi bukan jamur) yang berpangkal pada batang. Pohonnya kecil tapi kaya akan gizi. Brokoli bermanfaat untuk melawan berbagai jenis kanker seperti kanker payudara, kanker prostat, kanker paru-paru, kanker usus besar dan kanker lainnya.

10. Wortel

Kandungan vitamin B1 pada wortel 100 gram adalah 0,04 mcg. Wortel banyak sekali manfaatnya. Selain tentu wortel banyak mengandung beta karoten dimana dapat menjaga kesehatan mata, wortel juga bermanfaat untuk mengatasi hipertensi, dapat mengatasi demam yang menyerang anak, kemudian menyembuhkan luka bakar, sampai mengatasi nyeri haid.

Sumber Vitamin B1 (Thiamin) dari Kacang-Kacangan

11. Kacang Hijau

Kandungan vitamin B1 pada kacang hijau 100 gram adalah 0,47 mcg. Kacang hijau ini banyak ditemukan di Indonesia. Bentuk olahan menjadi makanannya pun banyak macamnya seperti bubur kacang hijau, ketan roti kacang hijau, dan lainnya. Manfaat kacang hijau antara lain membantu penyerapan protein ke dalam tubuh, meningkatkan nafsu makan, dan memaksimalkan kerja syaraf.

12. Kacang Polong

Kacang polong sendiri mengandung 0,4 mcg vitamin B1 dalam takaran 100 gramnya. Saat kacang polong ini direbus, mengandung 27% vitamin B1 dengan pembagian per cangkirnya pada kacang polong dan kacang koro dengan berat sekitar 23% per cangkirnya. Selain itu ada kacang hitam yang mengandung 0,42 mcg vitamin B1 setiap cangkir pemenuhannya. Ada kacang lima atau buncis juga yang mengandung vitamin B1 sebanyak 24,7 mcg per satu cangkir kacang buncis. Jadi sangat banyak kacang-kacangan yang mengandung vitamin B1.

13. Biji-bijian

Biji-bijian seperti kacang kenari, kacang tanah, kacang brazil, kacang kering, kacang kismis merupakan kacang-kacangan yang mengandung vitamin B1. Namun jika kacang-kacangan ini dimasak, direbus, bisa kehilangan 30% dari kandungan vitamin B1 alaminya. Untuk itu kacang-kacangan bisa dikonsumsi langsung untuk mendapatkan vitamin B1 secara optimal. Seperti juga biji bunga matahari yang mengandung 1,48 mcg vitamin B1 dalam takaran 100 gramnya.

Lalu kacang pinus yang mengandung 1,28 mcg vitamin B1 dalam takaran 100 gramnya. Kacang pistachio juga mengandung vitamin B1. Dalam takaran 100 gramnya mengandung 0,87 mcg vitamin B1. Kacang macadamia mengandung vitamin B1 sebanyak 0,7 mcg dalam takaran 100 gramnya. Lalu juga ada kacang kemiri mengandung vitamin B1 sebanyak 0,66 mcg dalam takaran 100 gramnya.

Makanan Sumber Vitamin B1 (Thiamin) Lainnya

14. Daging

Daging dalam produksi kalengan ternyata mengandung 0,9 mcg vitamin B1. Lebih tinggi dibandingkan dengan vitamin B1 pada buah dan sayuran. Jeroan mengandung vitamin B1 yang cukup banyak. Selain itu juga ada daging sapi yang juga banyak mengandung vitamin B1. Seperti hati pada daging sapi banyak mengandung vitamin B1. Terlebih lagi daging yang rendah lemak, lebih banyak lagi mengandung vitamin B1.

15. Ikan

Ikan juga mengandung vitamin B1 loh. Ikan tuna mengandung setidaknya dalam 4 ons mampu memenuhi 38% kebutuhan harian vitamin B1 dalam tubuh. Dengan begitu, sangat baik untuk mengkonsumsi ikan untuk memenuhi kebutuhan vitamin B1. Secara pasti, dalam 4 ons ikan tuna terkandung 0,57 mcg vitamin B1.

Kemudian ada ikan Kuwe (pompano) yang mengandung 0,45 mcg vitamin B1 setiap sajian 100 gramnya. Lalu ada ikan salmon juga yang mirip kandungan vitamin B1-nya seperti ikan tuna. Selain itu, menggunakan suplemen seperti minyak ikan juga dapat membantu pemenuhan kebutuhan vitamin B1.

16. Telur

Telur adalah sumber makanan yang paling sering dikonsumsi oleh orang Indonesia. Seperti sarapan, jarang ada yang menggunakan sereal, namun telur bisa dijadikan alternatif untuk memenuhi kebutuhan gizi vitamin B1. Tentu tidak hanya untuk sarapan saja. Karena telur dihasilkan dari ayam dimana daging ayam juga mengandung vitamin B1 (walaupun lebih banyak kandungannya pada daging sapi dan babi). Oleh karena itu telur juga mengandung vitamin B1. Satu telur yang telah dimasak mengandung 0,03 mcg vitamin B1.

17. Sereal

Memang di Negara berkembang seperti Indonesia sangat jarang dilakukan karena memang harga sereal bisa lebih mahal daripada makanan alami yang biasa di konsumsi di pagi hari (nasi, telur, mie, roti, dan lain-lain). Sereal sendiri merupakan produk dari gandum. Kandungan vitamin B1-nya cukup tinggi. Karena seperempat cangkir saja mampu memenuhi 0,5 mcg vitamin B1. Apalagi sereal ini bisa dipadukan dengan lauk-pauk lainnya seperti daging dan ikan.

18. Gandum

Kandungan vitamin B1 pada satu cangkir gandum mengandung 4,47 mcg vitamin B1. Untuk itu gandum bisa dikonsumsi untuk pemenuhan vitamin B1 secara harian. Olahan gandum biasanya tersedia dalam bentuk roti ataupun sereal.

Source: Info Kesehaan

Jenis-Jenis Vitamin dan Fungsinya Bagi Tubuh

Vitamins1024

Vitamin-A-Rich-Foods

Macam-Macam Vitamin, Kegunaannya, Sumber Vitamin dan Akibat Kekurangan Vitamin Bagi Tubuh.

chart-food-icons-vitamin-groups-set-flat-vector-symbols-isolated-white-background-61993757

Info Kesehatan – Vitamin merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk tumbuh dan menjalankan fungsinya dengan baik. Berbeda dengan mineral yang tidak mudah rusak, vitamin mudah rusak dan berubah bentuk jika terkena panas atau asam.

Struktur vitamin akan berubah ketika masuk ke dalam tubuh. Tubuh tidak menyerap vitamin dalam bentuk awal, melainkan diserap dalam bentuk provitamin (vitamin yang belum aktif). Vitamin memiliki sifat mudah larut dalam air dan lemak, namun tidak dengan mineral.

Fungsi Vitamin dalam tubuh berbeda-beda tergantung jenisnya. Dan berikut ini jenis-jenis vitamin beserta sumber, fungsi serta akibat dari kekurangan vitamin tersebut (defisiensi).

Vitamin A (Retinol)

Fungsi:

Mengoptimalkan perkembangan janin, meningkatkan daya tahan tubuh, anti aging, anti oksidan dan memerangi penyakit malaria.

Sumber:

Hati, minyak ikan, daging, susu, wortel, serta sayuran dan buah berwarna orange.

Kekurangan vitamin A

dapat mengkaibatkan rabun senja, katarak, infeksi saluran pernapasan, menurunnya daya tahan tubuh dan kulit yang tidak sehat

Vitamin B1 (Thiamin)

Fungsi:

membantu proses oksidasi tubuh untuk memperoleh energi dan mencegah penyakit beri-beri

Sumber:

kacang hijau, daging, kulit beras, sayuran dan roti

Kekurangan vitamin B1

menyebabkan kulit kering dan bersisik serta daya tahan tubuh berkurang

Vitamin B2 (Riboflavin)

Fungsi:

pernapasan dalam sel (respirasi selular), menjaga keutuhan jaringan saraf, dan mempercepat pemindahan rangsang sinar ke saraf mata.

Sumber:

hati, telur, susu dan ragi

Kekurangan vitamin B2

dapat mengakibatkan turunnya daya tahan tubuh, kulit kerng bersisik, mulut kering, bibir pecah-pecah, sariawan

Vitamin B3 (Niasin)

Fungsi:

membantu pembebasan energi dari makanan dan sintesis asam lemak.

Sumber:

hati, telur, jamur dan kacang tanah.

Kekurangan vitamin B3

mengakibatkan terganggunya sistem pencernaan, otot mudah keram dan kejang, insomnia, badan lemas, mudah muntah dan mual-mual.

Vitamin B5 (asam pantotenat)

Fungsi:

membantu metabolsime karbohidrat, protein dan lemak dalam tubuh

Sumber:

daging, susu, sayur hijau, ginjal, hati dan kacang hijau

Kekurangan vitamin B5

mengakibatkan otot mudah menjadi kram, sulit tidur, gangguan emosi

Vitamin B6 (pridoksin)

Fungsi:

membantu mencerna protein dan respirasi selular

Sumber:

telur, daging, kentang dan kubis

Kekurangan vitamin B6

menyebabkan pelagra (kulit pecah-pecah), keram pada otot dan insomnia (sulit tidur)

Vitamin B7 (Biotin)

Fungsi:

Metabolisme Energi, pertumbuhan rambut dan kuku, menurunkan berat badan dan menjaga kadar gula dalam darah.

Sumber:

Swiss chard, roti gandum, telur ayam, wortel, susu, keju, ikan salmon dan kacang-kacangan

Kekurangan vitamin B7

dapat menimbulkan penyakit Dermatitis, Hyperesthesia dan Paresthesia, Keratokonjungtivitis, Anorexia, Anemia dan terganggunya fungsi jantung.

Vitamin B9 (Asam Folat)

Fungsi:

pembentukan sel darah merah, perbaikan DNA, Perkembangan bayi, pembentukan jaringan tubuh, mengoptimalkan fungsi otak, pertumbuhan rambut.

Sumber:

selada, bayam, asparagus, semangka, belewah, biji bunga matahari, kacang-kacangan, hati dan kuning telur.

Kekurangan vitamin B9

dapat menyebabkan terganggunya fungsi otak, pertumbuhan tulang belakang, sariawan, diare, dll.

Vitamin B12 (kobalamin)

Fungsi:

pembentukan sel darah merah, sintesis asam nukleat dan pembelahan sel.

Sumber:

daging, telur, susu, hati dan ragi (makanan hasil fermentasi)

Kekurangan vitamin B12

menyebabkan anemia (kurang darah) dan mudah lelah

Vitamin C (asam askorbat)

Fungsi:

menjaga ketahanan tubuh terhadap penyakit infeksi dan racun, menurunkan kolesterol, serta mencegah penyakit jantung (dalam dosis tinggi), hipertensi, diabetes melitus dan kanker

Sumber:

buah-buahan misalnya jeruk, tomat, pepaya dan sayuran hijau lainnya

Kekurangan vitamin C

dapat mengakibatkan mudah infeksi pada luka, gusi berdarah dan rasa nyeri pada persendian.

Vitamin D (Kalsiferol)

Fungsi:

meningkatkan penyerapan kalsium dan fosfor untuk kesehatan tulang dan gigi.

Sumber:

susu, minyak ikan, dam kuning telur

Kekurangan vitamin D menyebabkan gigi rusak, kejang-kejang otot, rakitis (kaki berbentuk O)

Vitamin E (Tokoferol)

Fungsi:

berberan penting dalam sistem reproduksi dan mencegah penyakit kanker paru-paru.

Sumber:

biji-bijian, sayuran, telur, mentega dan susu

Kekurangan vitamin E

dapat menyebabkan kemandulan

Vitamin K (Koagulasi)

Fungsi:

berperan dalam pembekuan darah dan dapat mencegah keguguran

Sumber:

bayam, tomat, wortel

Kekurangan vitamin K

mengakibatkan darah sulit membeku jika terluka dan pendarahan di dalam tubuh.

Source: Info Kesehaan

KIDS-DISCOVER-Vitamins-Infographic 1024

enrichment-of-provitamin-a-content-in-wheat-triticum-aestivum-l-by-introduction-of-the-bacterial-carotenoid-biosynthetic-crtb-and-crti-9-638

Vitamin-B-Complex-During-Pregnancy

b1

Screen-Shot-2016-06-06-at-16.41.32

 

Kandungan Nutrisi dan Manfaat Udang

udang-segar

Udang merupakan salah satu makanan laut yang cukup digemari di Indonesia. Dengan wilayah geografis Indonesia yang sebagian besar adalah lautan, tidak sulit untuk mendapatkan udang sebagai bahan makanan. Selain dikonsumsi dengan cara dimasak, udang juga diolah menjadi bahan lain seperti terasi atau kerupuk udang.

Nah, kalau salah satu yang gemar seafood pasti tidak asing dengan kelezatan udang ini. Namun tahukah Anda apa saja kandungan nutrisi dan zat gizi yang terdapat pada udang. Lalu apa saja manfaatnya bagi kesehatan? Oke, kita bahas sama-sama yuk, apa saja kandungan gizi dan manfaat udang bagi kesehatan.

Kandungan Nutrisi Udang


Sumber Vitamin

Berbagai vitamin baik jenis larut air dan lemak juga sangat tinggi pada udang sehingga sangat baik dikonsumsi. Kandungannya yang tertinggi berturut-turut sesuai dengan persentase kebutuhan harian (daily value) adalah vitamin D (38%), vitamin B12 (19%), Niacin (13%), vitamin E (5%), vitamin B6 (5%), vitamin A (4%), vitamin C (3%), dan lain-lain.

Sumber Mineral

Udang juga mengandung berbagai mineral yang penting bagi tubuh. Mineral selenium dalam 100 gr udang segar cukup untuk memenuhi 54% kebutuhan harian, disusul fosfor (20%), zat besi dan tembaga (masing-masing 13%), magnesium (9%), zinc (7%), sodium (6%), potassium dan kalsium (masing-masing 5%), serta berbagai mineral penting lainnya yang dibutuhkan tubuh.Seperti yang sudah diketahui, mineral dari bahan makanan laut lebih mudah diserap tubuh dibandingkan yang berasal dari kacang-kacangan dan serealia.

Sumber Protein

Kandungan protein udang dikategorikan sebagai “complete protein” karena kadar asam amino yang tinggi, berprofil lengkap, dan sekitar 85-95 persen proteinnya mudah dicerna tubuh. 100 gr udang mentah mengandung 20,3 gr protein atau cukup untuk memenuhi kebutuhan protein harian sebanyak 41 %.

Asam Amino

Profil asam amino udang (per 100 gr) berturut-turut yang termasuk tinggi adalah asam gulamat (3465 mg), asam aspartat (2100 mg), arginine (1775 mg), lysine (1768 mg), leucine (1612 mg), glycine (1225 mg), isoleucine (985 mg), dan valine (956 mg). Artinya, udang sangat cocok dikonsumsi bagi mereka yang membutuhkan protein untuk membentuk otot.

Rendah Kalori

Kalori udang yang sangat rendah (hanya 106 kalori per 100 gr udang) menjadikannya salah satu makanan diet yang cukup baik. Udang juga hanya mengandung sedikit asam lemak jenuh. Bahkan seperti halnya makanan laut lain, kadar asam lemak sehat pada udang justru sangat tinggi yaitu Omega-3 dan Omega-6 masing-masing mencapai 540 mg dan 28 mg per 100 gr udang segar.

Manfaat Udang untuk Kesehatan


Beberapa manfaat keseahtan yang bisa Anda dapatkan dari mengonsumsi udang antara lain,

  1. Menjaga kesehatan kardiovaskular (jantung) karena kandungan asam lemak esensialnya akan menurunkan kolesterol jahat dan mencegah penggumpalan kepingan darah atau ateroskeloris.
  2. Memenuhi kebutuhan protein dengan asam amino berprofil lengkap yang mudah diserap tubuh. Baik dikonsumsi bagi Anda yang ingin menambah massa otot.
  3. Sangat cocok untuk menu diet karena tinggi protein dan rendah kalori.
  4. Memaksimalkan berbagai fungsi organ-organ vital tubuh karena berbagai kandungan vitaminnya.
  5. Sebagai antioksidan yang mampu menjaga kesehatan fungsi kekebalan tubuh, anti radikal bebas penyebab 50 macam penyakit degeneratif dan membantu produksi antibodi dengan kandungan selenium yang sangat tinggi.
  6. Membantu bekerjanya lebih dari 70 macam enzim, hormon, dan proses biosintesa dalam tubuh dengan kandungan zinc-nya
  7. Membantu meningkatkan kecerdasan dan pertumbuhan anak dengan kandungan vitamin D, B12 dan Omega 3
  8. Mencegah penyakit darah rendah (anemia) dan berperan dalam pembentukan sel darah merah karena kandungan besi dan zinc-nya yang tinggi.
  9. Menjaga kesehatan mata dengan kandungan vitamin A.
  10. Menjaga kesehatan kulit dan mencegah penyakit pellagra (kulit burik dan bersisik) dengan kandungan vitamin E (alpha tocopherol) dan niasin yang tinggi.
  11. Menjaga kesehatan tulang, gigi dan sendi dengan kandungan vitamin D, kalsium dan potassium yang tinggi.

Nah, itulah beberapa kandungan nutrisi udang dan manfaatnya bagi kesehatan tubuh. Namun perlu diingat, meskipun udang mengandung banyak gizi udang juga dapat menyebabkan alergi. Jadi buat anda yang alergi dengan udang, jangan coba-coba untuk mengkonsumsinya.

Source: Info Kesehatan