Category Archives: 4 Fakta Menarik Seputar Miss V

4 Fakta Menarik Seputar Miss V

PASUTRI 150

1 Agustus 2013

 

4 Fakta Menarik Seputar Miss V

20851-4-fakta-menarik-seputar-miss-v-054231Wanita seharusnya kenal dengan seluruh anggota tubuh, termasuk organ intim atau vagina. Walaupun letaknya sulit terlihat dan tertutup, bukan berarti Anda boleh mengabaikan kehadirannya.

Sudahkah Anda kenal miss V secara mendalam? Baca fakta-fakta di bawah ini agar Anda semakin mencintai miss V.

Bisa Membersihkan Diri Sendiiri

Sebenarnya, miss V sudah dirancang sedemikian rupa sehingga bisa membersihkan dirinya sendiri. Anda tidak perlu membersihkannya dengan sabun yang justru bisa merusak kondisi miss V. Organ intim Anda memiliki banyak kelenjar yang bisa menghasilkan cairan pelumas sekaligus membersihkan rongga miss V tanpa bantuan sabun pembersih khusus.

Akan Melebar Saat Terangsang

Inilah pentingnya foreplay sebelum melakukan penetrasi. Banyak wanita merasa sakit dan tidak nyaman saat pasangannya melakukan penetrasi, hal ini bisa disebabkan karena miss V belum siap. Saat mendapat rangsangan atau saat melakukan foreplay, maka miss V otomatis akan melebar, sehingga saat Mr P melakukan penetrasi, Anda tidak akan merasa sakit.

Semakin Tua, Miss V Bisa Mengerut

Sama halnya dengan kulit wajah dan bagian tubuh lain, miss V akan mengalami penuaan seiring bertambahnya usia Anda. Pertambahan usia akan menurunkan jumlah kadar estrogen berkurang, sehingga lapisan lemak yang ada pada bagian dalam kulit miss V juga berkurang. Akibatnya, miss V akan mengerut dan kendur. Warna kulit kelamin akan menggelap. Klitoris juga akan mengalami pengerutan.

Setiap Wanita Punya Bentuk Miss V Berbeda

Sama seperti payudara dan bagian tubuh lain, setiap wanita memiliki bentuk miss V yang berbeda, dengan tingkat sensitif yang juga berbeda. Ada wanita yang memiliki miss V dengan bibir tebal, ada yang biasa. Selain itu, bentuk selaput dara dan elastisitasnya juga berbeda-beda. Hal yang sama juga terjadi pada produksi cairan vagina, tiap wanita akan memproduksi cairan dengan jumlah yang berbeda.