Kongres Diaspora Indonesia ke-4 Resmi Dibuka

Diutip dari VOA 1 Juli 2017

diaspora-800x445

D6FD60D4-012D-47D7-945D-C76A44D69D13_cx0_cy19_cw0_w1023_r1_s

Ribuan peserta Kongres Diaspora Indonesia ke 4 di kota Kasablanka Jakarta Sabtu (1/7) memberikan standing applaus pembukaan acara. (Foto:VOA/Andylala)

Lebih kurang 9.000 peserta 4th Congress of Indonesian Diaspora 2017 memberikan tepuk tangan berdiri (standing applause) selama satu menit.
Standing applause ini dipandu oleh Ketua Diaspora Network, Dino Pati Djalal.

“Ayo satu menit standing applause untuk Indonesia, untuk NKRI, dan untuk diaspora,” katanya diikuti dengan standing applause meriah dari 9.000 peserta yang berada di di Main Hall The Kasablanka, Kota Kasablanka, Jakarta Selatan.

Dalam sambutannya, mantan Duta Besar Amerika Serikat ini mengungkapkan, kongres ini dihadiri 9 ribu orang dari dalam dan luar negeri dari 55 negara, 134 kota di dunia, dan 71 kota di Indonesia.

“Kongres diaspora ke-4 ini yang terbesar dalam sejarah diaspora. Ke depan, tidak akan ada kongres sebesar ini. Tapi semuanya satu darah, budaya, dan satu keluarga,” ujarnya.

Sejumlah pejabat negara pejabat negara dan tokoh hadir dalam acara ini. Antara lain Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan Ketua DPR Setya Novanto.

Obama Sampaikan Pidato

Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama turut hadir sekaligus menyampaikan pidato pada 4th Congress of Indonesian Diaspora atau Kongres Diaspora Indonesia ke-4 yang digelar di Mal Kota Kasablanka ini. [aw/em]

Related Articles:

Kongres Diaspora Indonesia Ke-4 (CID4) di Jakarta, 1-4 Juli 2017

Dikutip dari berita indomesia 22 Juni 2017

diaspora-800x445

Kongres Diaspora Indonesia Ke-4 (CID4) di Jakarta, 1-4 Juli 2017

Kongres Diaspora Indonesia adalah perhelatan yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali oleh Indonesian Diaspora Network Global (IDNG). Jaringan ini dibentuk sewaktu Kongres Diaspora Indonesia yang pertama di Los Angeles, tahun 2012 lalu.

Kongres keempat ini akan dilaksanakan selama empat hari, dari tanggal 1-4 Juli 2017, dengan tema “Bersinergi Bangun Negeri”. Kongres ini akan dihadiri diaspora Indonesia dari seluruh penjuru dunia untuk membahas berbagai isu ekonomi dan sosio-budaya dengan tujuan meningkatkan kehidupan masyarakat Indonesia di tanah air maupun luar negeri.

Kongres kali ini menjadi penting, dengan kehadiran mantan Presiden Barack Obama. “Kami merasa terhormat dapat menyambut Obama kembali ke Jakarta untuk menyampaikan pidato keynote di Konvensi,” kata Dr. Dino Patti Djalal, Ketua Board of Trustees Indonesian Diaspora Network Global (IDNG). “Obama selama ini adalah sahabat sejati Indonesia. Beliau adalah inspirasi bagi masyarakat Indonesia dan sekitar delapan juta orang Indonesia di luar negeri yang terhitung sebagai diaspora,” sambungnya.

Setelah sambutan pembukaan, untuk pertama kalinya Kongres akan mengadakan konvensi selama satu hari yang bersifat terbuka untuk umum. Konvensi terdiri dari 12 sesi yang menghadirkan pembicara-pembicara ternama dari berbagai kalangan di Indonesia; pejabat pemerintah, tokoh korporat, pemuka agama, politisi, selebriti, seniman, aktivis, atlet, inovator, akademisi, pemimpin muda, dan lainnya. Konvensi ini diperkirakan menjadi pertemuan diaspora Indonesia terbesar, dengan sekitar 9000 peserta yang datang dari dalam maupun luar negeri.

Dari Australia juga akan hadir pembicara & panelis: Iwan Sunito (Sydney), Iwan Wibisono (Melbourne) dan juga pemenang MKR 2016 Tasia dan Gracia (Melbourne). IDN Australia yang dipimpin Andrian Wiguna (Adelaide) juga akan mempresentasikan kegiatan-kegiatan yang sudah dilakukan selama ini, baik di tingkat National chapters, juga di local-local chapters.

(by Frans Simarmata)