Tag Archives: Bercinta Saat Hamil

Bercinta Saat Hamil Tua Permudah Proses Persalinan?

KHUSUS PASUTRI


22 Juni 2013

Bercinta saat hamil

Proses persalinan merupakan kejadian alamiah yang pasti dialami oleh wanita hamil. Kendati demikian, persiapan menuju proses persalinan tentu dibutuhkan agar proses tersebut berjalan lancar.

Sebagian perempuan melakukan berbagai upaya seperti senam hamil ataupun latihan mengejan untuk memperbaiki stamina menuju persalinan. Sebagian lagi melakukan hubungan seksual saat hamil tua lantaran dipercaya dapat membuka jalan lahir lebih luas sehingga mempermudah proses persalinan. Namun apakah benar melakukan hubungan seksual di masa hamil tua dapat membantu memperlancar proses persalinan?

Dokter spesialis kebidanan dan kandungan RS Bunda dr. Ivan Sini mengatakan, sebenarnya bercinta saat hamil tua bukan membantu memperlebar jalan lahir sehingga memudahkan proses persalinan. Akan tetapi aktivitas bercinta memungkinkan adanya stimulasi puting yang membuat tubuh mengeluarkan hormon oksitoksin.

“Hormon oksitoksin ini dapat merangsang kontraksi menjelang melahirkan, maka tentu dapat mempermudah prosesnya,” tutur Ivan dalam seminar bertajuk ‘Risiko Setelah Melahirkan: Apa yang Tidak Anda Ketahui dan Wajib Diketahui’ yang diadakan oleh Dermatix dan RS Bunda Jakarta, Rabu (12/6/2013) lalu di Jakarta.

Selain berpotensi memudahkan proses persalinan, bercinta juga dapat memberikan keuntungan-keuntungan lain. Seperti yang dipaparkan dokter spesialis kebidanan dan kandungan dr. UF Bagazi dari Brawijaya Woman & Children Hospital, aktif bercinta selama hamil dapat meningkatkan keintiman, meningkatkan sirkulasi darah, meringankan rasa nyeri, menghaluskan kulit, hingga membakar lemak.

Kendati menguntungkan, namun bercinta saat hamil harus dilakukan dengan hati-hati. Hal ini dikarenakan kondisi wanita hamil memiliki perbedaan dengan saat tidak hamil, baik anatomi maupun fisiologis. Oleh karena itu demi keamanan baik ibu maupun janin, pasangan yang bercinta harus mematuhi beberapa syarat.

Syarat-syarat tersebut antara lain kandungan sehat, tidak memiliki riwayat keguguran, bukan kehamilan ganda, menggunakan posisi berhubungan yang tidak membahayakan, serta mengindari seks oral.

Berbagai Sumber

Mengapa Harus Tetap Bercinta Saat Hamil?

PASUTRI 150

 

24 Juni 2013

 

iOvVNDHua4

Seks di masa kehamilan itu aman, terutama di trimester akhir. Malahan, Anda sangat disarankan untuk melakukannya. Sebab, bercinta pada tiga bulan akhir kehamilan baik untuk kesehatan mental dan hubungan Anda dengan suami. Bahkan, ada empat alasan khusus mengapa Anda perlu bercinta ketika Anda hamil:

1. Seks akan meningkatkan ikatan Anda dan suami

Kehamilan yang terjadi umumnya sangat menguras perhatian dan energi perempuan sehingga suami biasanya merasa ditinggalkan. Pepper Schwartz, PhD, profesor bidang sosiologi dari University of Washington di Seattle, mengatakan, “Penting lho, berbagi perhatian fisik sebagai cara untuk mempertahankan bangunan inti dari keluarga baru Anda.”

2. Anda akan menemukan posisi-posisi baru

Misionari“, yang menjadi gaya favorit Anda selama ini, tak bisa lagi Anda lakukan karena perut Anda yang makin membesar. Anda bisa mencoba duduk di pinggir ranjang sementara pasangan berlutut atau berdiri, lalu melakukan penetrasi dari depan. Posisi lain yang bisa dicoba adalah spooning, yakni Anda berdua berbaring menghadap ke satu sisi, lalu pasangan memenetrasi Anda dari belakang.

3. Sensasinya beda

Kehamilan akan meningkatkan aliran darah ke area kemaluan, dan karenanya akan meningkatkan sensitivitasnya. Tidak mengherankan, justru di saat kehamilan perempuan meningkatkan peluang orgasmenya, demikian menurut Claire Jones, MD, spesialis kandungan dan kebidanan di Mount Sinai Hospital di Toronto. Vagina akan lebih banyak mengeluarkan cairan karena meningkatnya kadar estrogen, sementara payudara menjadi lebih sensitif.

4. Orgasme akan menenangkan Anda

Ketika mencapai orgasme, tubuh Anda akan dibanjiri oleh oksitosin, hormon yang memproduksi endorfin. Endorfin inilah yang membuat Anda merasa tenang dan bahagia. Nah, ketika di bulan-bulan akhir kehamilan Anda dilanda stres, coba lakukan sesi bercinta untuk melepaskan endorfin. Anda pun akan merasa lebih aman dan mampu meredakan nyeri.

Berbagai Sumber