Tag Archives: Biography

Herfiza Novianti

November 26, 2017 / Admin Saktipedia

Biodata dan Profil Artis Herfiza Novianti

Biodata dan Profil Artis Herfiza Novianti

Artis cantik bernama lengkap Herfiza Novianti itu memang sempat tenar setelah membawakan karakter tomboy dalam sinetron Kiamat Sudah Dekat 2 bersama Deddy Mizwar.

Herfiza Novianti prnah bermain dalam beberapa film dan dari beberapa film Indonesia yang Herfiza Novianti ada film yang bergendre horor. Herfiza Novianti kabarnya juga sampai putus nyambung dengan Raditya Dika. Herfiza Novianti dan Raditya Dika bisa sampai pacaran karena dulu pernah terlibat dalam pembuatan film layar lebar Kambing Jantan.

Biodata Artis Herfiza Novianti

  • Nama : Herfiza Novianti
  • Lahir : 21 November 1987
  • Tempat lahir : Sukabumi, Indonesia
  • Tahun aktif : 2003-kini
  • Akun Twitter : @HerfizaOfficial

Filmografi

  • Oh My God (2008)
  • Kambing Jantan: The Movie (2009)
  • Suster Keramas (2010)
  • Menculik Miyabi (2010)
  • Sanubari Jakarta (2012)
  • Kakek Cangkul (2012)

Sinetron

  • Dia (2003)
  • Hidayah (2005 -€“ 2008)
  • Cinderella: Apakah Cinta Hanyalah Mimpi? (2007)
  • Air Mata Cinta (2009)
  • Cinta Fitri: Musim Ramadhan 2 (2010)
  • Insya Allah Ada Jalan (2012)
  • Jalan Ke Surga (2012 – 2013)
  • Si Biang Kerok Cilik (2012 – 2013)
  • Si Cemong (2013)

FTV

  • Beradu Cinta Di Kontrakan No. 23
  • Indahnya Cinta Pertama (2013)

Galeri Foto Herfiza Novianti

Herfiza Novianti (3)

Herfiza Novianti (6)

Herfiza Novianti (7)

Herfiza Novianti (8)

Herfiza Novianti (5)

 

 

Cinta Laura

December 21, 2017 / Admin Saktipedia

 

Biodata dan Profil Artis Cinta Laura (5)

Biodata dan Profil Artis Cinta Laura

Nama Cinta Laura tentu sudah tidak asing lagi di telinga beberapa orang tanah Air. Lahir tanggal 17 Agustus 1993 di Quakenbruck – Jerman, Cinta Laura sudahmenjalani karirnya sebagai seorang aktris sekaligus penyanyi dan bahkan seorang dancer. Namanya mulai popular mulai sejak berperan dalam satu sinetron bertajuk “Cinderella (Apakah Cinta Hanyalah Mimpi?) ”. Mulai sejak kiprahnya di sinetron itu nama Cinta laura langsung melejit dan memperoleh sambutan yang begitu positif dari masyarakat Tanah Air.

Pada tahun 2007, ia sudah mendapatkan penghargaan sebagai Aktris Paling Ngetop dalam arena pernghargaan SCTV Awards 2007. Usai sukses menerima penghargaan itu juga Cinta Laura langsung didaulat menjadi tokoh utama buat sinetron bertajuk “Upik Abu dan Laura”. Dalam sinetron itu, Cinta didapuk sebagai pengisi soundtrack dengan lagu berjudul “You Say Aku”. Dibesarkan di Jerman oleh ke-2 orang tuanya yang bernama Michael Kiehl dan Herdiana S.H, Cinta memulai karier di dunia entertainment sejak mulai umur 13 tahun dengan menjadi satu di antara finalis Top Model di tahun 2006.

Ia juga dinyatakan memperoleh gelar juara. Setahun kemudian ia juga ditawari buat membintangi satu sinetron Indonesia buat pertama kalinya, yaitu sinetron “Cinderella (Apakah Cinta Hanyalah Mimpi?) ”. Cinta bahkan juga melakukan pelatihan bahasa Indonesia buat membintangi sinetron itu. Saat pertama kalinya muncul di tv Indonesia, Cinta Laura sudah mempunyai ciri khas sendiri. Dikarenakan memang dirinya bukan orang Indonesia, logat bicaranya yang terkesan campuran pada Indonesia serta Inggris inilah yang membuat banyak orang cepat mengenalnya.

Biodata Cinta Laura

  • Nama Lengkap : Cinta Laura Kiehl
  • Nama Panggilan : Cinta Laura
  • TempatTanggal Lahir : Quakenbrück, Jerman, 17 Agustus 1993
  • Nama Ayah : Michael Kiehl
  • Nama Ibu : Herdiana, SH
  • Zodiak : Leo
  • Pendidikan Terakhir : SMU Bogor International School (BIS)
  • Tinggi Badan : 170 cm
  • Berat Badan : 40 kg
  • Hobby : Berenang

Sinetron

  • Cinderella (Apakah Cinta Hanyalah Mimpi?)
  • Cinta
  • Upik Abu dan Laura

Film

  • Oh Baby (2008)

Diskografi

  • You Say AQ (2008) – Soundtrack Upik Abu dan Laura
  • OST Oh Baby (2008)

Prestasi

  • Finalis Top Model 2006
  • Aktris Ngetop SCTV Awards 2007.
  • Peraih 10 emas, 7 perak, 7 perunggu Kejuaraan Renang Antar Sekolah Internasional di Indonesia
  • Juara Kelas di International School Bogor

Karier Cinta di Indonesia terus membaik. Di tahun 2008, ia pun didapuk untuk membintangi sebuah film Indonesia untuk kali pertamanya yang betajuk “Oh Baby”. Pada film ini juga Cinta Laura memperlihatkan kepiawaiannya dalam menari. Selain itu, ia juga didaulat menjadi pengisi soundtrack film dengan membawakan lagu berjudul “Oh Baby” dan lagu “We Can Do It”. Setahun setelahnya, Cinta membintangi sinetron berjudul “Upik Abu dan Laura”. Lalu di tahun 2010, ia kembali membintangi sebuah film layar lebar berjudul “Seleb Kota Jogja”.

Bukan cuman di bidang peran, kariernya di bidang musik pun begitu cemerlang. Bahkan lagunya yang bertajuk “Guardian Angel” memperoleh penghargaan 12 kali Platinum. Penghargaan baik di dunia peran maupun dunia musik sudah sangat banyak diterima oleh Cinta. Sukses berkarier, pendidikan bagi Cinta Laura adalah hal yang tidak boleh untuk dilupakan. Meskipun disibukkan dengan karier, ia tak pernah main-main dalam hal pendidikannya. Di pertengahan tahun 2014, Cinta Laura berhasil menyelesaikan pendidikan Psikologi dan Sastra Jerman di Universitas Colombia – New York dan yang sangat membanggakan ia menerima gelar cum laude. Cinta Laura menerima 2 gelar sarjana sekaligus cuman pada waktu 3 bulan saja.

Galeri Foto Cinta Laura

Biodata dan Profil Artis Cinta Laura (1)

Biodata dan Profil Artis Cinta Laura (2)

Biodata dan Profil Artis Cinta Laura (6)

Biodata dan Profil Artis Cinta Laura (1)

Biodata dan Profil Artis Cinta Laura (3)

Biodata dan Profil Artis Cinta Laura (2)

Biodata dan Profil Artis Cinta Laura (9)

Biodata dan Profil Artis Cinta Laura (10)

Biodata dan Profil Artis Cinta Laura (12)

Biodata dan Profil Artis Cinta Laura (13)

Cinta Laura for JP

Audi Marissa

January 03, 2018 / Admin Saktipedia

Biodata dan Profil Artis Audi Marissa (1)

Biodata dan Profil Artis Audi Marissa

Audi Marissa menjalin kasih dengan aktor ganteng Billy Davidson saat keduanya bermain dalam sinetron “Diam-diam Suka” beberapa waktu lalu.

Hubungan keduanya semakin terlihat mesra kala Audi Marissa dan kekasihnya itu kembali bermain bersama di Sinetron “Rahasia Cinta”.

Meski keduanya berbeda keyakinan, namun cinta di antara keduanya tidak bisa di halangi, seperti di ketahui, Billy Davidson beragama Kristen sedangkan Audi Marissa beragama islam.

Di Sinetron terbarunya, Audi Marissa berperan sebagai ‘Dinar’, sementara kekasihnya, Billy Davidson berperan sebagai ‘Wahyu’.

Audi Marissa dilahirkan dari pasangan Rupawan Djamil dan Jenar, ia lahir di Jakarta, 24 Mei 1995. Selain sebagai aktris, pemilik nama lengkap Rana Audi Marissa ini juga merupakan seorang Pembawa acara dan penyanyi.

Dengan begitu, gadis berusia 20 tahun itu merupakan artis multi talenta. Audi Marissa mulai dikenal publik sejak ia bermain dalam film layar lebar yang berjudul Putih Abu-Abu dan Sepatu Kets.

Saat ini selain sibuk dengan syuting sinetron, ia juga tengah sibuk dengan kuliahnya. Rana Audi Marissa diketahui adalah salah satu mahasiswa Universitas Atma jaya jurusan Hukum.

Untuk lebih lengkapnya mengenai Profil Audi Marissa, bisa simak pada ulasan di bawah ini.

Biodata Audi Marissa Kekasih Billy Davidson

  • Nama Lengkap : Rana Audi Marissa
  • Nama Lain : Audi Marissas, Nom Nom Gowes
  • Tempat Lahir : Jakarta, Indonesia
  • Tanggal Lahir : 24 Mei 1995
  • Pekerjaan : Aktris, Model, Host, Penyanyi
  • Agama : Islam
  • Pasangan : Billy Davidson (pacar)
  • Akun Twitter : @audimarissa_
  • Akun Instagram : @audimarissa

Penghargaan yang pernah di raih oleh Audi Marissa

  • Pemenang Inbox Awards 2015 kategori Host Paling Inbox
  • Pemenang SCTV Awards 2015 kategori Aktris Pendamping Paling Ngetop
  • Nominasi SCTV Awards 2015 kategori Presenter Paling Ngetop
  • Sinetron dan FTV yang pernah dibintangi oleh Audi Marissa

Sinetron

  • Rahasia Cinta
  • Ganteng Ganteng Serigala
  • Kampung Akik
  • Love In Paris 1-2
  • Diam-Diam Suka
  • Diam-Diam Suka: Cinta Lama Bersemi Kembali
  • Si Momon
  • Titip Rindu
  • Khadijah dan Khalifah
  • Aku Suka Dia
  • Air Mata Ummi
  • Syamsul dan Badriah
  • Tangisan Issabela
  • Setinggi Bintang

FTV

  • Bidadari Embek
  • Cinta Hingga Akhir Waktu
  • Cinta Gita Di SMA
  • Hidayah : Ibuku bukan Ibuku
  • Mengejar Cinta Asep
  • Cinta Segi Pizza

Galeri Foto Audi Marissa

Biodata dan Profil Artis Audi Marissa (1)

Biodata dan Profil Artis Audi Marissa

Biodata dan Profil Artis Audi Marissa

Biodata dan Profil Artis Audi Marissa

Biodata dan Profil Artis Audi Marissa

Biodata dan Profil Artis Audi Marissa

Biodata dan Profil Artis Audi Marissa

Biodata dan Profil Artis Audi Marissa

Biodata dan Profil Artis Audi Marissa

 

Adinda Thomas

Biodata dan Profil Artis Adinda Thomas

Adinda Thomas adalah artis , multi-talent kelahiran Bandung, 8 agustus 1993. Pemilik nama lengkap Adinda Noviana Sari Thomas memulai karirnya di dunia hiburan dengan menjadi model cilik, dari sejak SD Aci (panggilan Adinda Thomas di rumah) sudah sering melakukan fashion show untuk baju Cubitus dan Snoopy.

Biodata dan Profil Artis Adinda Thomas

Beranjak remaja Adinda Thomas mulai merambah ke dunia tarik suara dan sempat membuat 1 single, dari situ Adinda mulai melebarkan sayapnya dengan menjadi seorang presenter Banten TV pada tahun 2010. Tahun 2013 ia mulai bermain sinetron, untuk pertama kalinya ia bermain di sinetron yang berjudul “Detak Cinta” dengan berperan sebagai Mona.

Untuk lebih Jelasnya mari kita simak Profil dan Biodata Lengkap Adinda Thomas yang akan kami paparkan di bawah ini :

Biodata Artis Adinda Thomas

  • Nama Lengkap : Adinda Noviana Sari Thomas
  • Nama Keren : Adinda Thomas, Aci
  • Tempat lahir : Bandung, Jawa barat, Indonesia
  • Tanggal Lahir : 8 Agustus 1993
  • Pekerjaan : Aktris, Model, Presenter, Penyanyi
  • Agama : Islam
  • Orang Tua : Thomas Riyadi (ayah), Dewi Putri (ibu)
  • Pendidikan : London School Of Public Relations Jakarta
  • Akun Instagram : @adindathomas
  • Akun Twitter : @Adindathomass

Judul Film yang Pernah di Bintangi Oleh Adinda Thomas

  • The Wedding & Bebek Betutu Tahun 2015
  • YouTubers Movie Tahun 2015

Judul FTV yang pernah di bintangi oleh Adinda Thomas

  • Delivery Order (Bukan Salah Jodoh)
  • Pencopet Cantik
  • Jodohku ditangan Babeh
  • Terjebak Cinta Cewek Culun
  • Cintaku Selebar Tanah Babe
  • Kuali Penilik Masa Depan
  • Satpam Butet Penjaga Hati
  • Saodah Hanya kau Cintaku
  • Cinta Bersemi di Kuburan
  • Balada Jomblo Metropolitan
  • Cantik Cantik Kok Kuli
  • Service TV Jalan Cinta
  • Bapakku Saingan Cintaku
  • Unyu Unyu Tukang Balon
  • Romantika Supir Cantik
  • Ketusuk Cinta Dokter Cantik
  • Satpam Penjaga Hati
  • Pembantu Tak Pernah Ingkar Janji

Judul Sinetron yang pernah di Bintangi Oleh Adinda Thomas

  • Ibrahim Anak Betawi
  • Detak Cinta

Galeri Foto Artis Adinda Thomas

Biodata dan Profil Artis Adinda Thomas

Biodata dan Profil Artis Adinda Thomas (1)

Biodata dan Profil Artis Adinda Thomas (2)

Biodata dan Profil Artis Adinda Thomas

Biodata dan Profil Artis Adinda Thomas

Biodata dan Profil Artis Adinda Thomas

Biodata dan Profil Artis Adinda Thomas

 

Agni Pratistha Arkadewi

Agni Pratistha Arkadewi adalah penyandang gelar Puteri Indonesia 2006. Berikut, biodata lengkap dan perjalanan karirnya.

Biodata dan Profil Agni Pratistha Arkadewi

Biodata Agni Pratistha Arkadewi

  • Nama Lengkap: Agni Pratistha Arkadewi Kuswardono
  • Tanggal Lahir: 08 Desember 1988
  • Tempat Lahir: Canberra, Australia
  • Tinggi Badan: 178 cm
  • Berat Badan: 59
  • Zodiak: Sagitarius
  • Hobby: Menggambar
  • Orangtua, Pasangan : Anon Kuswardono dan Threes Tarunawati Kusumawardani
  • Pendidikan Terakhir : SMU Notre Dame, Jurusan Desain Grafis Universitas Bina Nusantara

Perjalanan Karir Agni Pratistha, Puteri Indonesia 2006

Sebelum menyandang gelar Puteri Indonesia 2006, Agni pernah mengikuti Cosmogirl of the Year tahun 2003 dan menjadi juara II. Agni juga pernah turut membintangi film Mengejar Matahari. Wanita asal Jawa Tengah ini kemudian terpilih menjadi Puteri Indonesia 2006 di Teater Tanah Airku (TMII), Jakarta. Dan pada akhir April 2007, ia berangkat ke ajang pemilihan Miss Universe 2007. Puncak acara ini dilaksanakan di Auditorium National, Mexico City pada 28 Mei 2007.

Filmografi

  • Mengejar Matahari
  • Dua Cinta Satu Hati (2010)

Bintang Iklan

  • Axe Effect
  • GIV Silky Skin

Video Klip

  • D’Bagindas – Ay

Galeri foto Agni Pratistha Arkadewi

Biodata dan Profil Agni Pratistha Arkadewi (3)

Biodata dan Profil Agni Pratistha Arkadewi (4)

Biodata dan Profil Agni Pratistha Arkadewi (10)

Biodata dan Profil Agni Pratistha Arkadewi (17)

Biodata dan Profil Agni Pratistha Arkadewi (19)

Biodata dan Profil Agni Pratistha Arkadewi (22)

Biodata dan Profil Agni Pratistha Arkadewi (16)

Natt Chanapa – Most Beautiful Thailand Model

Natt ChanapaApril 08, 2017 / Admin Saktipedia

Biodata dan Profil Natt Chanapa – Kesarin Chaichalermpol atau yang lebih terkenal dengan sebutan Natt Chanapa dan memiliki nama samaran lainnya seperti Nong Natt, Natalia, dan juga Nat adalah seorang aktris dan juga model Thailand yang kemudian dikenal sebagai bintang film porno negara tersebut, ketika mengeluarkan film seksnya bersama pria Jepang disebuah tempat prostitusi di negara Thailand.

1-335

Biodata Natt Chanapa

  • Tanggal lahir : 5 Desember 1985
  • Nama panggilan : Natt
  • Nama Lengkap : Kesarin Chaichalermpol
  • Tempat Lahir : Thailand
  • Bintang : Taurus
  • Pekerjaan : Model
  • Ras : Asian

Lahir di Thailand, 12 Mei 1979 Natt Chanapa pada era beredarnya beberapa film panasnya di Thailand dan kemudian menyebar di internet, dan sempat juga beredar di Indonesia, membuat popularitasnya saat itu pernah menanjak dalam hal dunia film porno, bahkan sempat menyamai popularitas Maria Ozawa di Indonesia sendiri.

Akibat ulahnya yang dianggap pemerintah Thailand telah menyebarkan pornografi, akhirnya Natt Chanapa dituntut dengan tuduhan memuat berita media yang jorok, dan akhirnya harus membayar denda, dan menerima hukuman kurungan penjara

Berikut adalah foto-foto Natt Chanapa ketika masih aktif menjadi Bintang model sekaligus Bintang dewasa yang saya ambil dari berbagai sumber di internet, Silakan anda simak baik-baik foto berikut :

Galeri Foto Natt Chanapa

 

 

Nikita Willy

October 12, 2017 / Admin Saktipedia

Biodata dan Profil Artis Nikita Willy – Nikita Purnama Willy aktris muda Indonesia kelahiran Jakarta, 29 Juni 1994. Ia yaitu anak pertama dari 2 bersaudara. Nikita Willy memulai karier di Global hiburan Indonesia sejak usia 6 tahun, melalui sinetron Bulan Bintang. Nikita mempunyai darah Minang. Ia mulai dikenal publik, saat berperan pada sinetron Roman Picisan bersama dengan Evan Sanders.

Biodata dan Profil Artis Nikita Willy

Hingga kini tercatat sudah banyak tema sinetron ataupun FTV yg telah dibintangi oleh gadis berzodiak Cancer ini. sejumlah tema sinetron yg telah ia bintangi antara lain Doa Membawa Berkah, Safa dan Marwah Yusra dan Yumna, Putri yg Ditukar, dan sinetron Kau Seputih Melati bersama dengan Rifky Balweel, Ammar Zoni, Merriam Bellina dan lainnya. Nikita Willy pula merambah Global film layar lebar dengan membintangi sejumlah judl film seperti Bestfriend? (2008), MBA Married By Accident (2008) dan Tertipu Laris Manis (2010).

Tak hanya piawai berakting, Nikita Willy pula merambah ke Global tarik suara dengan launcing single religi bertajuk Keyakinan Hati tahun 2010. Di tahun yg sama, anak pertama dari 2 bersaudara ini kembali coba peruntungannya dengan launcing single Kutetap Menanti. Di tahun 2011, Nikita Willy launcing single ketiganya yg berjudul makin Dari Indah . Dua single ini digunakan pada sinetron yg dibintangi Nikita, Putri yg Ditukar. Nikita Willy pula tergabung pada grup vokal The Freaks yg diproduseri oleh Agnez Mo bersama dengan selebriti muda kondang lainnya seperti Teuku Rassya, Aliando Syarief, dan Calvin Jeremy.

Membahas mengenai kehidupan asmaranya, Setidaknya ada sejumlah cowok yg mewarnai perjalanan Nikita Willy. Mereka yaitu Bara Tampubolon, Diego Michiels, Sofyan Setiadi, Duran Valentino, dan sekarang ia berpacaran dengan pria bali bernama Tutde Sumerta. Nikita kerap menunggah foto kemesraanya dengan sang kekasih di jejaring sosial Instagram.

Biodata Artis Nikita Willy

  • Nama Lengkap : Nikita Purnama Willy
  • Tanggal Lahir : 29 Juni 1994
  • Tempat Lahir : Jakarta, Indonesia
  • Pekerjaan : Aktris, design, Penyanyi
  • Orang Tua : Henry Willy (Ayah), Yora Febrine (Ibu)
  • Saudara : Winona Willy
  • Kekasih : Tutde Sumerta
  • Pendidikan : SMA 3 Jakarta, Institute Business Law Management
  • Agama : Islam
  • Zodiak : Cancer
  • Nama Fans : Niki Loverz
  • Akun Twitter : nikitawilly_24
  • Akun Instagram : nikitawillyofficial94

Film yg dibintangi Nikita Willy

  • Bestfriend?
  • MBA (Married By Accident)
  • Tertipu Laris Manis

Sinetron yg dibintangi Nikita Willy

  • Heri Potret (2002 – TV 7)
  • Doa Membawa Berkah
  • Titip Rindu Buat Ayah
  • Tiga Orang wanita
  • Doa Membawa Berkah
  • Wah Cantiknya!
  • Bidadari
  • Bulan dan Bintang
  • Ratu Malu dan Jenderal Kecil
  • Si Cecep
  • Senyuman Amanda
  • Habibi dan Habibah
  • Pengantin Kecil
  • Setinggi Bintang
  • Indahnya Karunia-Mu
  • Pacar Pilihan
  • Roman Picisan
  • Cookies
  • Safa dan Marwah
  • Cinta dan Anugerah
  • Nikita
  • Mister Olga
  • Putri yg Ditukar
  • Yusra dan Yumna
  • Kutunggu Kau di Pasar Minggu
  • Surat Kecil Untuk Tuhan The Series
  • Kau yg Berasal Dari Bintang
  • Wanita Di Pinggir Jalan The Series

Diskografi

  • Makin Dari Indah (2012)
  • Surat Kecil Untuk Tuhan (2013)
  • The FREAKS (2015)

Galeri Foto Nikita Willy

Biodata dan Profil Artis Nikita Willy

Biodata dan Profil Artis Nikita Willy

Biodata dan Profil Artis Nikita Willy
Biodata dan Profil Artis Nikita Willy

Biodata dan Profil Artis Nikita Willy

 

Artis Thailand Paling Cantik

Artis Thailand Paling Cantik-2Malakul Lane

Opera Snapshot_2018-01-09_064724_www.google.com

 

sara-malakul-lane-mix-hotness-2079196883Punya darah keturunan Inggris-Thailand menjadi berkah tersendiri bagi artis cantik ini. Berkat keturunan Bule yang ia punya karirnya sangat mentereng di dunia artis. Dari model sampai aktris film namanya begitu bersinar.

SarahLane23

Tidak hanya berkat aktingnya tapi yang paling menonjol adalah bentuk tubuhnya yang seksi, dan ternyata di salah satu film yang ia bintangi Sara mulai berani untuk tampil buka-bukaan. Tidak heran sih sebagai model Sara Malakul Lane juga sering berpose menantang.

CdQg6TcUUAI_7DT

Aom Sushar Manaying

Opera Snapshot_2018-01-09_064901_www.google.com

skyaom5q.PDF-770x470

Sekarang sih usia emang boleh senior tapi kalau soal paras cantik maka artis yang satu ini juga wajib masuk.

Sushar Manaying 11

Aom Sushar merupakan salah satu artis senior Thailand yang nampaknya melawan waktu. Pasalnya meski usianya sudah hampir menginjak usia 30 tahun, tapi penampilannya masih sangat belia. Lihat saja fotonya di atas, cantik dan muda kan? Anak tetangga sebelah mah kalah. Apalagi nih, artis yang melejit lewat film drama Full House ini ternyata juga jago dalam dunia tarik suara. Jadi wajar kan kalau nama Aom Sushar manaying masuk sebagai salah satu artis Thailand paling cantik?

Ungsumalynn Sirapatsakmetha

Opera Snapshot_2018-01-09_072724_www.google.com

CsyZPKVWgAEbRTa

Lahir di Bangkok, artis yang juga akrab disapa Pattie ini juga tak kalah cantik dan beningnya dari Aom. Meski masih muda tapi kalau berbicara mengenai karir artis cantik ini juga sudah tergolong senior. Sejak pertama kali terjun ke dunia film di tahun 2008, Pattie yang pertama kali tampil sebagai Nana dalam film Hermones terus melejit sampai sekarang ini.

11909245_898390416905232_560426038_n

Apalagi paras cantik dan tubuh seksinya pun semakin terbentuk, membuatnya tak hanya berkiprah di film tapi juga di dunia modeling. Awas lho yang lagi puasa, matanya di jaga ya.

Baifern Pimchanok Luevisadpaibul

Opera Snapshot_2018-01-09_072556_www.google.com

maxresdefault (1)

770full-pimchanok-leuwisetpaiboon

Nama Baifern Pimchanok sebenarnya sudah tidak asing lagi di tanah air. Pasalnya film First Love yang dibintanginya sempat menuai sukses yang luar biasa di dunia perfilman tanah air. Tapi bedanyanya dil film tersebut Baifern masih nampak remaja, kira-kira bagaimana penampilannya sekarang?

xcorner_177_18

Well seperti foto di atas Baifern tidak hanya makin cantik, tapi ia juga mulai berani untuk menonjolkan keseksian tubuhnya. Wajar kan dia makin tenar, tapi tentu saja modal seksi tanpa bakat mumpuni itu juga percuma. Seperti beberapa artis lain yang Cuma dibayar buat pamer body aja, ehh ups.

Aum Patchrapa Chaichua

Opera Snapshot_2018-01-09_065250_www.google.com

Aum Patchrapa Chaichua

Usia boleh saja sudah hampir menginjak 40 tahun, tapi kalau soal kecantikan artis bernama Aum Patchrapa Chaichua ini tetap pantas untuk dipertimbangkan. Artis yang memulai karir setelah menyabet juara di kontes kecantikan HACK ini memang punya pesona yang tidak pernah luntur.

snz7rp

Bahkan seperti yang terlihat pada fotonya di atas Aum masih memiliki pesona kecantikan yang luar biasa. Kalah sama emak-emak komplek yang ngegosip di tukang sayur. Gak salah dia emang pernah berada di posisi paling atas dari deretan artis Thailand paling cantik.

Punpun Sutatta Udomsilp

Opera Snapshot_2018-01-09_072945_www.google.com

Punpun Sutatta Udomsilp

Putih, cantik dan imut. Tiga hal tersebut sangat melekat bagi artis bernama Punpun Sutatta Udomsilp. Ia menjadi salah satu artis muda Thailand yang sukses melejit diantara para seniornya. Secantik apa dia?

punpun0

Sudah lihat sendiri kan? Karirnya mulai melejit setelah ia membintangi Ladda Land, Seven Something dan Last Summer yang sempat membuatnya menyabet beberapa penghargaan termasuk artis tercantik Thailand.

PunPun Sutatta Udomsilp 2

Kao Supassara Thanachart

Opera Snapshot_2018-01-09_073120_www.google.com

Kao Supassara Thanachart

Artis yang satu ini sudah beberapa tahun terakhir dikenal sebagai artis seksinya Thailand. Hal tersebut ia peroleh lewat beberapa serial film yang ia bintangi dimana Kao Supassara Thanachart sempat tampil cukup berani.

Supassara Tganachart (Gao)

Tapi ternyata hal tersebut tidak hanya terjadi di dalam film, keseharian artis yang tenar lewat serial film Masterkey ini juga cukup “buka-bukaan”.

Ice Preechaya Pongthananikorn

Opera Snapshot_2018-01-09_065528_www.google.com

Ice Preechaya Pongthananikorn

Usianya masih 27 tahun, tapi karirnya di dunia artis mulai dari film, modeling sampai bintang iklan sudah sangat banyak. Ice Preechaya Pongthananikorn memang dikenal sebagai salah satu artis cantik yang populer. Ia sudah banyak tampil di iklan televisi sampai film-film layar lebar.

e9f68a912e49f0d208b333edfa1f6ba8--beautiful-creatures-pretty-people

Namun yang paling melekat pada artis ini ternyata adalah senyumannya. Ice Preechaya dikenal punya senyuman maut yang bikin siapa saja terpesona. Kamu sendiri terpesona gak dengan senyumannya?

preechaya p

Can-canh-ve-dep-cua--Nu-gia-su--Ice-Preechaya-tai-su-kien-Newsen-1-1422690010

Nattasha Nauljam

Opera Snapshot_2018-01-09_065723_www.google.com

Nattasha Nauljam 1

Artis thailand tercantik  imut dan menggemaskan Nattasha Nauljam. Artis yang biasa di panggil dengan nama Nat ini merupakan salah satu artis thailand tercantik dan terseksi yang di lahirkan pada tanggal 16 September 1992 yang lalu. 

Nattasha Nauljam 5

Kemampuan yang multi talenta di miliki oleh Nattasha Nauljam, selain pandai berakting Nattasha Nauljam juga pandai bernyanyi, bermain gitar dan bahkan Nattasha Nauljam pandai menari lho. Film SuckSeed merupakan salah satu film yang mendongkrak popularitas seorang Nattasha Nauljam yang merupakan artis thailand tercantik dan artis thailand terseksi ini.

Nattasha Nauljam 4

Sananthachat Thanapatpisal

Opera Snapshot_2018-01-09_065850_www.google.com

Info Judi , Judi Bola, Taruhan Bola, Casino, Live Casino, Slot Game, E-Slot, Online Betting, Judi, Baccarat, Sicbo, Roulette dfmnmbgvdiuofg

Artis tercantik di thailand yang berikutnya adalah sosok Sananthachat Thanapatpisal. Artis thailand seksi yang satu ini pernah membintangi salah satu film thailand populer yang berjudul Errak Error ATM. Dalam film Errak Error ATM ini Sananthachat Thanapatpisal berperan sebagai GOB. 

Info Judi , Judi Bola, Taruhan Bola, Casino, Live Casino, Slot Game, E-Slot, Online Betting, Judi, Baccarat, Sicbo, Roulette dfmnmbgndfg

Sananthachat Thanapatpisal ini telah di lahirkan di Thailand pada tanggal 20 Juni 1994 yang lalu. Dan biasanya Sananthachat Thanapatpisal di panggil dengan nama Fon. Beberapa film yang menjadi karya dari Sananthachat Thanapatpisal ini adalah Film Hormones The Series Season 1 dan Hormones The Series Season 2.

Info Judi , Judi Bola, Taruhan Bola, Casino, Live Casino, Slot Game, E-Slot, Online Betting, Judi, Baccarat, Sicbo, Roulette dfgdfg

Araya Hargate

Opera Snapshot_2018-01-09_070012_www.google.com

Araya Hargate 4

Kesan pertama yang terpancar dari artis muda asal Thailand kelahiran 28 Juli 1991 ini yaitu cantik, muda, dan berbakat, sebab dia memiliki segudang prestasi di dunia akting. Selain itu, dia juga seorang model. 

Araya Hargate 3

Artis yang biasa disapa ” Chompoo “ ini merupakan artis berdarah campuran antara Inggris dan Laos, tapi dia tumbuh besar di Bangkok. Film pertama yang dibintanginya yaitu ” Siblor Saranee “, dimana dalam film tersebut dia berperan sebagai seorang PSK.

Araya Hargate 2

Araya Hargate 5

Apinya Sakuljaroensuk

Opera Snapshot_2018-01-09_070133_www.google.com

Apinya Sakuljaroensuk 2

Kalau artis Thailand tercantik yang satu ini bisa dibilang sebagai salah satu artis remaja papan atas yang sangat populer di Thailand, sebab selain membintangi sejumlah film, dia juga dikenal sebagai pembawa acara dan bintang iklan. 

Apinya Sakuljaroensuk 5

Artis kelahiran tanggal 27 Mei 1990 ini pertama kali muncul di TV dalam sebuah iklan handphone. Kini, sudah banyak iklan yang yang dibintanginya, kalau di total ada lebih 20-an iklan yang sudah dibintanginya. 

Apinya Sakuljaroensuk 1

Selain itu, dia juga dianggap sebagai salah satu artis Thailand yang memiliki karakter yang kuat. Artis yang biasa disapa dengan nama ” Saiparn “ ini, mulai terjun ke dunia film lewat film berjudul ” Ploy “.

Apinya Sakuljaroensuk 3

Apinya Sakuljaroensuk 4

Apinya Sakuljaroensuk 6

Pimchanok Luevisadpaibul

Opera Snapshot_2018-01-09_070301_www.google.com

Pimchanok Luevisadpaibul 6

Kalau kamu pernah nonton film Thailand romantis yang rilis pada tahun 2010 dengan berjudul ” A Crazy Thing Little Called Love “ berarti kamu tahu bagaimana hebatnya akting artis Thailand yang satu ini. 

Pimchanok Luevisadpaibul 5

Sebab, dalam film tersebut, dia berperan sebagai ” Nam “ yaitu seorang gadis jelek yang sangat menyukai kakak kelasnya yang ganteng yaitu ” Shone “ yang diperankan dengan baik oleh salah satu aktor ganteng Thailand yaitu Maurer Mario. 

Pimchanok Luevisadpaibul 4

Selain itu, dari segi prestasi, dia juga sudah pernah beberapa kali mendapatkan penghargaan di berbagai festival film di Thailand. 

Pimchanok Luevisadpaibul 3

Pimchanok Luevisadpaibul 2

Pimchanok Luevisadpaibul 1

Monchanok Saengchaipiangpen

Opera Snapshot_2018-01-09_070425_www.google.com

Monchanok Saengchaipiangpen 4

Buat kamu yang suka dengan film Thailand dan pernah nonton film Thailand yang berjudul ” Love At 4 Size/ Love Julinsee “ atau ” My Trus Friend “ yang rilis pada tahun 2011 silam, pasti tahu dengan artis kelahiran 30 Desember 1991 ini.

Monchanok Saengchaipiangpen 1

Monchanok Saengchaipiangpen 2

Monchanok Saengchaipiangpen 3

Monchanok Saengchaipiangpen 5

Pattarasaya Kreursuwansiri

Opera Snapshot_2018-01-09_070554_www.google.com

Pattarasaya Kreursuwansiri 1

Kalau artis Thailand yang satu ini lebih akrab disapa dengan sebutan ” Peak “, dia merupakan salah satu artis berbakat yang dimiliki Thailand, dimana artis kelahiran pada tanggal 18 Oktober 1988 ini mulai mengibarkan namanya lewat film ” Cool Gel Attact “ yang rilis pada tahun 2011.

Pattarasaya Kreursuwansiri 4

Pattarasaya Kreursuwansiri 5

Pattarasaya Kreursuwansiri 3

Paula Taylor

Opera Snapshot_2018-01-09_070725_www.google.com

Paula Taylor 3

Paula Taylor adalah artis Thailand cantik yang dilahirkan pada 20 Januari 1983 di bangkok, thailand. Nama lengkapnya adalah Punlapa Margaret Taylor. Paula Taylor adalah seorang aktris, model dan presenter keturunan Thailand dan Australia. Ia memulai karir keartisannya sebagai VJ untuk Channel V Thailand. Ia juga membintangi film berjudul Memory dan menjadi populer di level Asia setelah berpartisipasi dalam acara The Amazing Race Asia 2. 

Tak hanya di Thailand, Paula Taylor juga sangat populer di Filipina. Ia kerap diminta tampil sebagai MC dalam berbagai acara kedua negara tersebut. Melihat kecantikannya yang luar biasa, nampaknya tidak salah apabila Paula Taylor dinobatkan sebagai wanita paling cantik di Thailand.

Paula Taylor 2

Paula Taylor 4

Paula Taylor 5

Davika Hoorne

Opera Snapshot_2018-01-09_070942_www.google.com

Davika Hoorne 3

Davika Hoorne juga termasuk dalam daftar nama artis Thailand tercantik kali ini. Artis Thailand tercantik ini memiliki nama asli Mai Davika Hoorne. Sama seperti Chompoo Araya, artis Thailand tercantik kelahiran 16 Mei 1992 ini memiliki wajah cantik Thailand dan berdarah Belgia yang membuat Davika sangat eksotis. 

Mungkin dunia akting masih menjadi hal baru bagi Davika. Salah satunya tampilannya dalam berkating bisa kamu lihat di film berjudul PEE MAK PRAKHANONG pada tahun 2013, di mana artis Thailand tercantik ini bermain dengan Mario Maurer.

Davika Hoorne 1

Davika Hoorne 5

Davika Hoorne 6

Chermarn Boonyasak

Opera Snapshot_2018-01-09_071120_www.google.com

Chermarn Boonyasak 3

Chermarn Boonyasak juga merupakan salah satu nama artis Thailand tercantik yang sangat terkenal. Artis Thailand tercantik ini lahir di Bangkok pada tanggal 15 September 1982, meskipun dia bukan Artis yang muda lagi tapi dia masih terlihat cantik alami, dan dia adalah aktris TV dan film sekaligus bekerja sebagai model Top di Thailand. 

Artis Thailand tercantik ini telah membintangi beberapa judul Film ternama seperti “Buppah Rahtree” dan “Buppah Rahtree Phase 2″: Rahtree Returns” yakni merupakan film horor komedi arahan sutradara Yuthlert Sippapak yang sangat ternama. Info Judi

Selain itu artis Thailand tercantik ini juga bermain di film “Last Life In THE Universe” arahan sutradara “Pen-Ek Ratanaruang” dia berperan sebagai adik perempuan dari karakter yang dimainkan oleh kakak kandungnya sendiri, yang bernama Sinitta Boonyasak. Artis Thailand tercantik ini juga dikenal dengan nama “Laila Boonyasak” serta mendapat julukan sebagai “Ploy”. 

Chermarn Boonyasak 1

Chermarn Boonyasak 2

Chermarn Boonyasak 4

Chermarn Boonyasak 6

Chermarn Boonyasak 5

Aum Patcharapa

Opera Snapshot_2018-01-09_071304_www.google.com

Aum Patcharapa 2

Perempuan cantik bernama asli Patchrapa Chaichua ini terlahir pada 5 Desember 1978. Patchrapa Chaichua adalah seorang aktris dari Bangkok yang lebih familiar dipanggil dengan sebutan Aum. Di tahun 1997, dia memenangkan acara HACKS, sebuah kontes dan bakat kecantikan terbesar di Thailand pada tahun tersebut. Debut aktingnya di acara televisi dimulai pada tahun yang sama, dalam sebuah program yang bernama Manee Neua Thailand. Nama Chaichua makin dikenal pada tahun 2003 ketika dia memenangkan TOP Award untuk Best Leading Actress untuk penampilannya di So Sanae Ha. 

Pada tahun 2005, namanya makin berkibar ketika memenangkan penghargaan lain untuk kategori peran utama film Pleung Payu. dan berhasil masuk nominasi pada kategori yang sama pada tahun selanjutnya. Semua ini menyebabkan Chaichua sempat menjadi aktris dengan bayaran tertinggi di Thailand. Ia pun dinobatkan sebagai wanita terseksi FHM Thailand tahun 2004 hingga 2006. 

Aum Patcharapa 1

Aum Patcharapa 3

Aum Patcharapa 4

Aum Patcharapa 5

Aum Patcharapa 7

Aum Patcharapa 6

Pitchanart Sakakorn

Opera Snapshot_2018-01-09_071446_www.google.com

Pitchanart Sakakorn 1

Pitchanart Sakakorn adalah seorang aktris film. Ia pertama kali muncul di tahun 2002 dalam film berjudul Butterfly in Grey, dan sejak itu ia hampir selalu tampil dalam judul-judul besar seperti seperti Pattaya Maniac, Buppah Rahtree Part 2: Rahtree Returns, Ghost Variety, Black Night dan Victim. 

Sakakorn memegang gelar sarjana dari Assumption University Thailand. Ia juga merupakan langganan dalam daftar 100 wanita Thailand paling seksi versi majalah FHM. Jika melihat kecantikan dan keindahan tubuhnya, wajar jika gelar ini kemudian disematkan pada Pitchanart. 

 

Pitchanart Sakakorn 5

Pitchanart Sakakorn 6

Woonsen Virithipa

Opera Snapshot_2018-01-09_071650_www.google.com

Woonsen Virithipa 6

Woonsen Virithipa memiliki kecantikan khas negeri gajah tersebut. Di antara semua karirnya di industri hiburan, Woosen lebih dikenal sebagai presenter TV. Jika berbicara tentang kecantikan, dia sangat luar biasa dan menarik, penampilannya yang hot dan menawan. Jika anda seorang pria, anda pasti tertarik dan jatuh cinta dengan Artis Wanita Thailand Tercantik 2015 yang satu ini. Memang, kecantikannya telah diakui tidak hanya dinegaranya, tetapi juga di luar negeri. Selain itu, Woonsen Virithipa, yang telah menikah dengan Krit, adalah salah satu Artis Terpanas dan Terseksi Thailand yang telah sangat sukses sejauh ini. 

Woonsen Virithipa 3

Woonsen Virithipa 1

Woonsen Virithipa 4

Chalida Vijitvongthong

Opera Snapshot_2018-01-09_071839_www.google.com

Chalida Vijitvongthong 4

Chalida Vijitvongthong adalah seorang aktris dan model yang juga dikenal dengan nama kecil “Mint”. Ia adalah artis Thailand yang memiliki keturunan Cina dan India dari kedua orang tuanya. Debutnya di dunia televisi dimulai pada tahun 2006 ketika ia muncul sebagai peran pendukung dalam serial yang berjudul Naruk. 

Mint mendapat kesempatan tampil sebagai peran utama pertama kali pada tahun 2010 dalam acara berjudul Pathapee Leh Ruk. Tak lama kemudian, ia kembali mendapat peran penting dalam Nuer Mek 2. Selain menerima penghargaan di dunia perfilman, artis yang satu ini juga pernah muncul sebagai sampul FHM dan MARS. 

Chalida Vijitvongthong 3

Chalida Vijitvongthong 2

Chalida Vijitvongthong 1

Kanya Rattanapetch

Opera Snapshot_2018-01-09_072005_www.google.com

Kanya Rattanapetch 6

Kanya Rattanapetch adalah model dan aktris. Ia juga dikenal dengan nama kecil Tarn atau Loogtarn. Artis yang satu ini memulai karirnya saat berusia 13 tahun ketika ia muncul dalam film berjudul Scared. Ia juga salah satu aktris dalam film Mor. 8 dan Sick Nurses dua film yang sangat terkenal di Thailand. Perannya yang paling menonjol adalah saat ia membintangi sebuah film layar lebar berjudul Love of Siam.

Setelah berhasil memenangkan nominasi penghargaan sebagai Pemeran Pendukung Terbaik pada tahun 2008, karirnya sebagai seorang selebritis terus menanjak. Belakangan ini, Kanya disebut-sebut sebagai salah satu moviestar terbesar Thailand dalam dekade ini.

Kanya Rattanapetch 3

Kanya Rattanapetch 5

Kanya Rattanapetch 6

Supaksorn Chaimongkol

Opera Snapshot_2018-01-09_072152_www.google.com

Supaksorn Chaimongkol 6

Supaksorn Chaimongkol 3

Supaksorn Chaimongkol 7

Supaksorn Chaimongkol adalah model dan aktris dari Bangkok. Ia biasa dipanggil dengan nama Kratae. Artis cantik Thailand ini pertama kali muncul dalam film The Trek pada tahun 2002. dan pada tahun yang sama ia juga berperan dalam film Kunpan: Legend of Warlord. Thanit Jitnukul, sutradara film itu, sangat menyukai penampilannya sehingga ia pun diminta tampil sebagai peran utama dalam dua film besar, yaitu Art of the Devil dan Andaman Girl. Film lain yang pernah ia bintangi antara lain Dangerous Flowers, Marine Boys, Khon Hew Hua, Brave, Handle Me With Care, Bangkok Knockout dan masih banyak film berkualitas lainnya. 

Farung Yuthithum

Opera Snapshot_2018-01-09_072322_www.google.com

Farung Yuthithum 6

Farung Yuthithum adalah model, mahasiswi dan ratu kecantikan dari Pathum Thani. Ia memenangkan kontes kecantikan pertama di tahun 2006 ketika ia dinobatkan sebagai pemenang kontes Miss U-League. 

Terdaftar sebagai mahasiswa di Rajamangala University of Technology Thanyaburi, Farung kemudian berkompetisi di Miss Thailand tahun 2007 di mana ia berhasil keluar menjadi juara. 

Tak lama kemudian, Farung mewakili negaranya di kontes Miss Universe pada tahun yang sama, di mana ia berhasil menembus peringkat 15 besar. Kini, selain dikenal sebagai model dan peragawati, Farung juga telah beberapa kali membintangi serial televisi.

Nah, itulah beberapa artis Thailand tercantik. Sebenarnya masih banyak artis Thailand lainnya yang cantiknya sangat luar biasa, tapi karena keterbatasan informasi, jadi cukup itu dulu, nanti kalau ada waktu akan saya tambah lagi. 

Farung Yuthithum 1

Farung Yuthithum 2

Farung Yuthithum 4

Yaya Urassaya

Opera Snapshot_2018-01-09_064524_www.google.com

maxresdefault

Artis Thailand terseksi berikutnya ini adalah Yaya Urassaya dan nama aslinya adalah  Urassaya Sperbund. Artis Thailand terseksi ini merupakan seorang model sekaligus aktris Thailand yang berdarah Norwegia. Menjadi salah satu selebritis wanita berdarah campuran, artis Thailand terseksi kelahiran 18 Maret 1993 ini jelas memiliki wajah cantik dan sangat unik.

Artis Thailand terseksi ini awalnya hanya memahami sedikit bahasa Thailand, karena itulah Yaya menempuh pendidikan budaya di Thailand, hal itu dilakukan artis Thailand terseksi ini selain sibuk tampil dalam drama TV.

1b3385ba51cc2ef282701858f5dc595c

1898753_975991512442211_6498588553234091886_o-1024x683

A9892122-45

blogger-image--604782059

Nong Poy

Opera Snapshot_2018-01-09_073320_www.google.com

hana6-1504194377148

Masih ada lagi daftar nama artis Thailand tercantik kali ini adalah Nong Poy. Jika kamu memperhatikan wajah cantiknya, kamu akan sangat kaget saat menyadari jika artis Thailand tercantik ini sebenarnya adalah seorang pria. Saking cantik paras wajahnya ini hingga tak bisa kit bedakan secara kasat mata saja.

Nong Poy adalah salah satu transgender yang sukses yang menjadi kebanggaan Thailand dan dianggap salah satu selebritis wanita yang tercantik, dan meskipun artis Thailand tercantik ini seorang transgender. Artis Thailand tercantik ini terlahir pada tanggal 5 Oktober 1986. Meskipun demikian, Artis Thailand tercantik ini mampu bersanding dengan selebritis wanita cantik Thailand lainnya.

001220317120734

66090dd2348a36966597e0c367b83354e026deac

Nong Poy

1172946_566647326817073_596579567_n

Natt Kesarin Chaichalermpol

Opera Snapshot_2018-01-09_080452_www.google.com

1-335

Kesarin Chaichalermpol merupakan Artis Thailand yang memiliki bentuk tubuh terseksi, hal itu bisa kita lihat dari foto-fotonya. Artis Thailand terseksi ini adalah aktris Thailand yang telah malang melintang di dunia perfilman Thailand, dia juga terkenal dengan artis yang memiliki banyak nama panggung, misalnya “Nong Natt” dan “Natt Chanapa”.

Berita Heboh seputar artis Thailand terseksi ini adalah, Kesarin pernah terjerat skandal video porno yang dirilis di luar Thailand namun akhirnya isu tersebut ramai di Bangkok sehingga membuat artis Thailand terseksi ditangkap dan dituntut pemerintah Thailand. Dalam kasus itu, artis Thailand terseksi ini tampil di sebuah film porno hardcore dengan pria Jepang.

Dalam kasus itu, artis Thailand terseksi ini terungkap telah meraih bayaran cukup tinggi dan akibat kasusnya ini semakin membuat namanya langsung melesat ke jajaran selebritis bertubuh seksi di Thailand. Meskipun skandal yang berat, tetapi bisa saja ya melambungkan nama artis Thailand terseksi yang satu ini.

img_20161101084848_e44b4587

1a0

 

 

 

 

 

Herman Hollerith

From Wikipedia, the free encyclopedia

416px-Hollerith

Herman Hollerith (February 29, 1860 – November 17, 1929) was an American inventor who developed an electromechanical punched card tabulator to assist in summarizing information and, later, accounting. He was the founder of the Tabulating Machine Company that was amalgamated (via stock acquisition) in 1911 with three other companies to form a fifth company, the Computing-Tabulating-Recording Company later renamed IBM. Hollerith is regarded as one of the seminal figures in the development of data processing. His invention of the punched card tabulating machine marks the beginning of the era of semiautomatic data processing systems, and his concept dominated that landscape for nearly a century. 

Opera Snapshot_2018-01-07_062427_en.wikipedia.orgOpera Snapshot_2018-01-07_062505_www.google.com

Personal life


Herman Hollerith was born the son of German immigrant Prof. Georg Hollerith from Großfischlingen (near Neustadt an der Weinstraße) in Buffalo, New York, where he spent his early childhood. He entered the City College of New York in 1875, graduated from the Columbia University School of Mines with an “Engineer of Mines” degree in 1879 at age 19, and in 1890 asked for (and was awarded) a Ph.D based on his development of the tabulating system. In 1882 Hollerith joined the Massachusetts Institute of Technology where he taught mechanical engineering and conducted his first experiments with punched cards. He eventually moved to Washington, D.C., living in Georgetown, with a home on 29th Street and a business building at 31st Street and the C&O Canal, where today there is a commemorative plaque installed by IBM. He died in Washington D.C. of a heart attack.

Electromechanical Tabulation of Data


At the urging of John Shaw Billings, Hollerith developed a mechanism using electrical connections to increment a counter, recording information. A key idea was that a datum could be recorded by the presence or absence of a hole at a specific location on a card. For example, if a specific hole location indicates marital status, then a hole there can indicate married while not having a hole indicates single. Hollerith determined that data in specified locations on a card, the now-familiar rows and columns, could be counted or sorted electromechanically. A description of this system, An Electric Tabulating System (1889), was submitted by Hollerith to Columbia University as his doctoral thesis, and is reprinted in Randell’s book. On January 8, 1889, Hollerith was issued U.S. Patent 395,782, claim 2 of which reads:

761px-Card_puncher_-_NARA_-_513295

Photo dated 1919.12.31 of census worker with Hollerith pantograph punch. The keyboard layout is for the US Census 1920 population card.

HollerithMachine.CHM

Replica of Hollerith tabulating machine with sorting box, circa 1890. The “sorting box” was an adjunct to, and controlled by, the tabulator. The “sorter”, an independent machine, was a later development.

The herein-described method of compiling statistics, which consists in recording separate statistical items pertaining to the individual by holes or combinations of holes punched in sheets of electrically non-conducting material, and bearing a specific relation to each other and to a standard, and then counting or tallying such statistical items separately or in combination by means of mechanical counters operated by electro-magnets the circuits through which are controlled by the perforated sheets, substantially as and for the purpose set forth.

Inventions and Businesses


Hollerith_Punched_Card

Hollerith punched card

570px-Hollerith_Herman_grave

Hollerith’s grave at Oak Hill Cemetery in Georgetown in Washington, D.C.

Hollerith had left teaching and begun working for the United States Census Bureau in the year he filed his first patent application. Titled “Art of Compiling Statistics”, it was filed on September 23, 1884; U.S. Patent 395,782 was granted on January 8, 1889.

Hollerith initially did business under his own name, as The Hollerith Electric Tabulating System, specializing in punched card data processing equipment. He provided tabulators and other machines under contract for the Census Office, which used them for the 1890 census. The net effect of the many changes from the 1880 census: the larger population, the data items to be collected, the Census Bureau headcount, the scheduled publications, and the use of Hollerith’s electromechanical tabulators, was to reduce the time required to process the census from eight years for the 1880 census to six years for the 1890 census.

In 1896 Hollerith founded the Tabulating Machine Company (in 1905 renamed The Tabulating Machine Company). Many major census bureaus around the world leased his equipment and purchased his cards, as did major insurance companies. Hollerith’s machines were used for censuses in England, Italy, Germany, Russia, Austria, Canada, France, Norway, Puerto Rico, Cuba, and the Philippines, and again in the 1900 census.

He invented the first automatic card-feed mechanism and the first keypunch. The 1890 Tabulator was hardwired to operate on 1890 Census cards. A control panel in his 1906 Type I Tabulator simplified rewiring for different jobs. The 1920s removable control panel supported prewiring and near instant job changing. These inventions were among the foundations of the data processing industry and Hollerith’s punched cards (later used for computer input/output) continued in use for almost a century.

In 1911 four corporations, including Hollerith’s firm, were amalgamated to form a fifth company, the Computing-Tabulating-Recording Company (CTR). Under the presidency of Thomas J. Watson, CTR was renamed International Business Machines Corporation (IBM) in 1924. By 1933 The Tabulating Machine Company name had disappeared as subsidiary companies were subsumed by IBM.

Death and Legacy


Hollerith is buried at Oak Hill Cemetery in the Georgetown neighborhood of Washington, D.C.

Hollerith cards were named after Herman Hollerith, as were Hollerith constants (a string constant declaration in some computer programming languages, sometimes called a Hollerith string).

His great-grandson, the Rt. Rev. Herman Hollerith IV is the Episcopal bishop of the Diocese of Southern Virginia, and another great-grandson, Randolph Marshall Hollerith, is an Episcopal priest and the dean of Washington National Cathedral in Washington D.C..

John Logie Baird

From Wikipedia, the free encyclopedia

John_Logie_Baird_in_1917

John Logie Baird FRSE (/ˈloʊɡi bɛərd/; 13 August 1888 – 14 June 1946) was a Scottish engineer, innovator, one of the inventors of the mechanical television, demonstrating the first working television system on 26 January 1926, and inventor of both the first publicly demonstrated colour television system, and the first purely electronic colour television picture tube.

Opera Snapshot_2018-01-07_053331_en.wikipedia.orgOpera Snapshot_2018-01-07_053432_www.google.com

In 1928 the Baird Television Development Company achieved the first transatlantic television transmission. Baird’s early technological successes and his role in the practical introduction of broadcast television for home entertainment have earned him a prominent place in television’s history.

Baird was ranked number 44 in the BBC’s list of the 100 Greatest Britons following a UK-wide vote in 2002. In 2006, Baird was named as one of the 10 greatest Scottish scientists in history, having been listed in the National Library of Scotland’s ‘Scottish Science Hall of Fame’. In 2015 he was inducted into the Scottish Engineering Hall of Fame.

Early Years


Baird was born on 13 August 1888 in Helensburgh, Dunbartonshire, and was the youngest of four children of the Reverend John Baird, the Church of Scotland’s minister for the local St Bride’s Church and Jessie Morrison Inglis, the orphaned niece of a wealthy family of shipbuilders from Glasgow.

He was educated at Larchfield Academy (now part of Lomond School) in Helensburgh; the Glasgow and West of Scotland Technical College; and the University of Glasgow. While at college Baird undertook a series of engineering apprentice jobs as part of his course. The conditions in industrial Glasgow at the time helped form his socialist convictions but also contributed to his ill health. He became an agnostic, though this did not strain his relationship with his father. His degree course was interrupted by the First World War and he never returned to graduate.

At the beginning of 1915 he volunteered for service in the British Army but was classified as unfit for active duty. Unable to go to the Front, he took a job with the Clyde Valley Electrical Power Company, which was engaged in munitions work.

Television Experiments


The development of television was the result of work by many inventors. Among them, Baird was a prominent pioneer and made major advances in the field. Many historians credit Baird with being the first to produce a live, moving, greyscale television image from reflected light. Baird achieved this, where other inventors had failed, by obtaining a better photoelectric cell and improving the signal conditioning from the photocell and the video amplifier.

John_Logie_Baird,_Apparatus

John Logie Baird with his television apparatus, circa 1925

Between 1902 and 1907, Arthur Korn invented and built the first successful signal-conditioning circuits for image transmission. The circuits overcame the image-destroying lag effect that is part of selenium photocells. Korn’s compensation circuit allowed him to send still fax pictures by telephone or wireless between countries and even over oceans, while his circuit operated without benefit of electronic amplification. Korn’s success at transmitting halftone still images suggested that such compensation circuits might work in television. Baird was the direct beneficiary of Korn’s research and success.

Baird_experimental_broadcast

An early experimental television broadcast

In his first attempts to develop a working television system, Baird experimented with the Nipkow disk. Paul Gottlieb Nipkow had invented this scanning disc system in 1884. Television historian Albert Abramson calls Nipkow’s patent “the master television patent”. Nipkow’s work is important because Baird and many others chose to develop it into a broadcast medium.

John_Logie_Baird_and_Stooky_Bill

Baird in 1926 with his televisor equipment and dummies “James” and “Stooky Bill”

In early 1923, and in poor health, Baird moved to 21 Linton Crescent, Hastings, on the south coast of England. He later rented a workshop in the Queen’s Arcade in the town. Baird built what was to become the world’s first working television set using items including an old hatbox and a pair of scissors, some darning needles, a few bicycle light lenses, a used tea chest, and sealing wax and glue that he purchased. In February 1924, he demonstrated to the Radio Times that a semi-mechanical analogue television system was possible by transmitting moving silhouette images. In July of the same year, he received a 1000-volt electric shock, but survived with only a burnt hand, and as a result his landlord, Mr Tree, asked him to vacate the premises. Baird gave the first public demonstration of moving silhouette images by television at Selfridges department store in London in a three-week series of demonstrations beginning on 25 March 1925.

In his laboratory on 2 October 1925, Baird successfully transmitted the first television picture with a greyscale image: the head of a ventriloquist’s dummy nicknamed “Stooky Bill” in a 30-line vertically scanned image, at five pictures per second. Baird went downstairs and fetched an office worker, 20-year-old William Edward Taynton, to see what a human face would look like, and Taynton became the first person to be televised in a full tonal range. Looking for publicity, Baird visited the Daily Express newspaper to promote his invention. The news editor was terrified and he was quoted by one of his staff as saying: “For God’s sake, go down to reception and get rid of a lunatic who’s down there. He says he’s got a machine for seeing by wireless! Watch him — he may have a razor on him.”

First public demonstrations

John_Logie_Baird,_1st_Image

The first known photograph of a moving image produced by Baird’s “televisor”, as reported in The Times, 28 January 1926 (The subject is Baird’s business partner Oliver Hutchinson.)

On 26 January 1926, Baird repeated the transmission for members of the Royal Institution and a reporter from The Times in his laboratory at 22 Frith Street in the Soho district of London, where Bar Italia is now located. By this time, he had improved the scan rate to 12.5 pictures per second. It was the first demonstration of a television system that could broadcast live moving images with tone graduation.

JOHN_LOGIE_BAIRD_1888-1946_Television_pioneer_lived_here

Blue plaque marking Baird’s first demonstration of television at 22 Frith Street, Westminster, W1, London

He demonstrated the world’s first colour transmission on 3 July 1928, using scanning discs at the transmitting and receiving ends with three spirals of apertures, each spiral with a filter of a different primary colour; and three light sources at the receiving end, with a commutator to alternate their illumination. The demonstration was of a young girl wearing different coloured hats. Noele Gordon went on to become a successful TV actress, famous for the soap opera Crossroads. That same year he also demonstrated stereoscopic television.

Broadcasting

In 1927, Baird transmitted a long-distance television signal over 438 miles (705 km) of telephone line between London and Glasgow; Baird transmitted the world’s first long-distance television pictures to the Central Hotel at Glasgow Central Station.This transmission was Baird’s response to a 225-mile, long-distance telecast between stations of AT&T Bell Labs. The Bell stations were in New York and Washington, DC. The earlier telecast took place in April 1927, a month before Baird’s demonstration.

John_Logie_Baird_and_mechanical_television

Baird demonstrating his mechanical television system in New York, 1931

Baird set up the Baird Television Development Company Ltd, which in 1928 made the first transatlantic television transmission, from London to Hartsdale, New York, and the first television programme for the BBC. In November 1929, Baird and Bernard Natan established France’s first television company, Télévision-Baird-Natan. Broadcast on the BBC on 14 July 1930, The Man with the Flower in His Mouth was the first drama shown on UK television. Baird televised the BBC’s first live outside broadcast with transmission of The Derby in 1931. He demonstrated a theatre television system, with a screen two feet by five feet (60 cm by 150 cm), in 1930 at the London Coliseum, Berlin, Paris, and Stockholm. By 1939 he had improved his theatre projection to televise a boxing match on a screen 15 ft (4.6 m) by 12 ft (3.7 m).

Thinktank_Birmingham_-_Baird

1930s Baird television advertisement

From 1929 to 1932, the BBC transmitters were used to broadcast television programmes using the 30-line Baird system, and from 1932 to 1935, the BBC also produced the programmes in their own studio at 16 Portland Place. On 3 November 1936, from Alexandra Palace located on the high ground of the north London ridge, the BBC began alternating Baird 240-line transmissions with EMI’s electronic scanning system, which had recently been improved to 405 lines after a merger with Marconi. The Baird system at the time involved an intermediate film process, where footage was shot on cinefilm, which was rapidly developed and scanned. The trial was due to last 6 months but the BBC ceased broadcasts with the Baird system in February 1937, due in part to a disastrous fire in the Baird facilities at Crystal Palace. It was becoming apparent to the BBC that the Baird system would ultimately fail due in large part to the lack of mobility of the Baird system’s cameras, with their developer tanks, hoses, and cables.

Baird’s television systems were replaced by the electronic television system developed by the newly formed company EMI-Marconi under Isaac Shoenberg, which had access to patents developed by Vladimir Zworykin and RCA. Similarly, Philo T. Farnsworth’s electronic “Image Dissector” camera was available to Baird’s company via a patent-sharing agreement. However, the Image Dissector camera was found to be lacking in light sensitivity, requiring excessive levels of illumination. Baird used the Farnsworth tubes instead to scan cinefilm, in which capacity they proved serviceable though prone to drop-outs and other problems. Farnsworth himself came to London to Baird’s Crystal Palace laboratories in 1936, but was unable to fully solve the problem; the fire that burned Crystal Palace to the ground later that year further hampered the Baird company’s ability to compete.

Fully Electronic

Baird_first_color_photo

This live image of Paddy Naismith was used to demonstrate Baird’s first all-electronic colour television system, which used two projection CRTs. The two-colour image would be similar to the basic telechrome system.

Baird made many contributions to the field of electronic television after mechanical systems had taken a back seat. In 1939, he showed a system known today as hybrid colour using a cathode ray tube in front of which revolved a disc fitted with colour filters, a method taken up by CBS and RCA in the United States.

As early as 1940, Baird had started work on a fully electronic system he called the “Telechrome”. Early Telechrome devices used two electron guns aimed at either side of a phosphor plate. The phosphor was patterned so the electrons from the guns only fell on one side of the patterning or the other. Using cyan and magenta phosphors, a reasonable limited-colour image could be obtained. He also demonstrated the same system using monochrome signals to produce a 3D image (called “stereoscopic” at the time). In 1941, he patented and demonstrated this system of three-dimensional television at a definition of 500 lines. On 16 August 1944, he gave the world’s first demonstration of a practical fully electronic colour television display. His 600-line colour system used triple interlacing, using six scans to build each picture. Similar concepts were common through the 1940s and 50s, differing primarily in the way they re-combined the colours generated by the three guns. One of them, the Geer tube, was similar to Baird’s concept, but used small pyramids with the phosphors deposited on their outside faces, instead of Baird’s 3D patterning on a flat surface.

In 1943, the Hankey Committee was appointed to oversee the resumption of television broadcasts after the war. Baird persuaded them to make plans to adopt his proposed 1000-line Telechrome electronic colour system as the new post-war broadcast standard. The picture resolution on this system would have been comparable to today’s HDTV (High Definition Television). The Hankey Committee’s plan lost all momentum partly due to the challenges of postwar reconstruction. The monochrome 405-line standard remained in place until 1985 in some areas, and the 625-line system was introduced in 1964 and (PAL) colour in 1967. A demonstration of large screen three-dimensional television by the BBC was reported in March 2008, over 60 years after Baird’s demonstration.

Other Inventions


Some of Baird’s early inventions were not fully successful. In his twenties he tried to create diamonds by heating graphite and shorted out Glasgow’s electricity supply. Later Baird invented a glass razor, which was rust-resistant, but shattered. Inspired by pneumatic tyres he attempted to make pneumatic shoes, but his prototype contained semi-inflated balloons, which burst. He also invented a thermal undersock (the Baird undersock), which was moderately successful. Baird suffered from cold feet, and after a number of trials, he found that an extra layer of cotton inside the sock provided warmth.

Baird’s numerous other developments demonstrated his particular talent at invention. He was a visionary and began to dabble with electricity. In 1928, he developed an early video recording device, which he dubbed Phonovision. The system consisted of a large Nipkow disk attached by a mechanical linkage to a conventional 78-rpm record-cutting lathe. The result was a disc that could record and play back a 30-line video signal. Technical difficulties with the system prevented its further development, but some of the original phonodiscs have been preserved, and have since been restored by Donald McLean, a Scottish electrical engineer.

Baird’s other developments were in fibre-optics, radio direction finding, infrared night viewing and radar. There is discussion about his exact contribution to the development of radar, for his wartime defence projects have never been officially acknowledged by the UK government. According to Malcolm Baird, his son, what is known is that in 1926 Baird filed a patent for a device that formed images from reflected radio waves, a device remarkably similar to radar, and that he was in correspondence with the British government at the time. The radar contribution is in dispute. According to some experts, Baird’s “noctovision” is not radar. Unlike radar (except Doppler radar), Noctovision is incapable of determining the distance to the scanned subject. Noctovision also cannot determine the coordinates of the subject in three-dimensional space.

Later Years


From December 1944, Logie Baird lived at 1 Station Road, Bexhill-on-Sea, East Sussex, immediately north of the station and subsequently died there on 14 June 1946 after suffering a stroke in February. The house was demolished in 2007 and the site is now apartments named Baird Court. Logie Baird is buried with his mother, father and wife in Helensburgh Cemetery, Argyll, Scotland.

Honours and Portrayals


Blue plaque erected by Greater London Council at 3 Crescent Wood Road, Sydenham, London

Australian television’s Logie Awards were named in honour of John Logie Baird’s contribution to the invention of the television. Baird became the only deceased subject of This Is Your Life when he was honoured by Eamonn Andrews at the BBC Television Theatre in 1957.

He was played by Michael Gwynn (and also by Andrew Irvine, who played him as a boy) in the 1957 TV film A Voice in Vision and by Robert McIntosh in the 1986 TV drama The Fools on the Hill.

In 2014, the Society of Motion Picture and Television Engineers (SMPTE) inducted Logie Baird into The Honor Roll, which “posthumously recognizes individuals who were not awarded Honorary Membership during their lifetimes but whose contributions would have been sufficient to warrant such an honor”.

On 26 January 2016, the search engine Google released a Google Doodle to mark the 90th anniversary of Logie Baird’s first public demonstration of live television.