Tag Archives: Coffee

Kopi asli Indonesia Yang Wajib Anda Coba

Peta Kopi Dari Berbagai Tempat Di Indonesia | Sumber : Scopi

Berikut adalah informasi tentang Kopi-2 yg berasal dari Indonesia yang diminati pencinta Kopi Dunia.

  1. Kopi Gayo
  2. Kopi Toraja
  3. Kopi Kintamani
  4. Kopi Flores
  5. Kopi Jawa
  6. Kopi Lanang
  7. Kopi Luwak [Termahal]
  8. Kopi Wamena
  9. Kopi Sidikalang

Kopi Gayo


Orang asing sedang mencicipi Kopi Gayo

Kopi Gayo merupakan jenis kopi Arabika yang sudah terkenal di berbagai belahan dunia. Kopi ini di produksi di daerah aceh tengah tepatnya di dataran tinggi gayo. Di daratan tinggi gayo inilah pusat perkebunan dan produksi kopi terbaik di dunia di hasilkan.

Menurut kajian internasional, kopi arabika gayo mempunyai rasa paling khas dan disukai dibandingkan kopi arabika yang di tanam di tempat lain.

Buah Kopi Gayo, Aceh Tengah | Sumber : Bara news aceh

Kopi gayo mempunyai cita rasa yang tinggi yaitu dengan aroma yang nikmat serta khas, tingkat keasaman yang lebih rendah dan memiliki kepahitan yang kuat.

Dengan berbagai kenikmatan dan aroma yang khas oleh kopi arabika gayo, dunia internasioal menganugrahi Fair Trade Certified™ sebagai bentuk apresiasi untuk kopi arabika gayo sebagai kopi terbaik didunia.

Kopi arabika gayo sekarang sudah di ekspor ke berbagai negara seperti Kawasan asia, Amerika dan Eropa. Sebagai salah satu komoditi yang menjajikan sebagai salah satu pemasukan negara.

Nah, sebagai warga indonesia yang baik tentu menjadi keharusan untuk mensupport para petani kopi ini agar terus menhasilkan biji-biji kopi terbaik dunia.

Kopi Toraja


Biji Kopi Toraja | Sumber : Wego

Kopi Toraja dihasilkan dari daerah Sulawesi Selatan di pegunungan toraja. Pegunungan toraja memang sangat istimewa tanah tumbuh subur, Buktinya dua jenis kopi terbaik dunia bisa dihasilkan sekaligus yaitu Kopi Arabika Toraja dan Kopi Arabika Robusta.

Biji Kopi Toraja | Sumber : Webshopapp

Perbedaan 2 jenis kopi toraja ini terdapat pada kafein yang di hasilkan pada setiap jenis kopi toraja. Kopi ini sama-sama mempunyai tingkat keasaman yang tinggi.

Cita rasanya yang memiliki unsur tanah, unik serta khas menjadi ciri utama kopi toraja ini.

Aneka Jenis jenis Kopi | Sumber : Hellosehat

Kamu akan terkejut saat pertama kali mencobanya. Lidahmu akan merasakan rasa pahit yang menghilang sesaat yang tidak menyisakan bekas rasa pahit di lidah. Rasa inilah yang digemari para penikmat kopi nusantara dan mancanegara.

Kopi Kintamani


Daerah Dataran Tinggi Kintamani | Sumber : Wisatabaliutara

Kopi Kintamani – Selain pesona wisata yang sangat terkenal di dunia. Bali juga mempunyai permata yang tersembunyi yaitu penghasil kopi terbaik di dunia.

Di daerah kintamani Bali mempunyai kopi yang memiliki ciri khas yang beda dari yang lain. Kopi disini bercita rasa bercampur dengan rasa buah yang tidak dimiliki oleh daerah lain. Bercita rasa keasaman bercampur dengan rasa segar cita rasa yang unik.

Hal itu di sebabkan oleh sistem penanaman biji kopi yang bercampur dengan beraneka ragam sayuran atau yang biasa disebut dengan sistem tumpang sari.

Biji Kopi Kintamani | Sumber : Bekalkopi

Jika kamu suka dengan aroma kopi yang segar dan asam. Kamu bisa mencoba kopi kintamani ini sebagai alternatif yang pas untuk enemani harimu.

Kopi Flores


Daerah Flores | Sumber : Zakymubarok

Banyak kita ketahui bahwa flores memiliki keindahannya yang menawan untuk mengunjunginya. Selain memiliki keindahan alamnya, flores juga memiliki kopi khas flores yang terdapat pada dataran ngada di Nusa Tenggara Timur. Daerah flores ini juga menyumbang akan kopi terbaik nusantara yang di kenal dunia.

Biji Buah Kopi Flores Bajawa | Sumber : Indobarista

Kopi di flores tumbuh subur karena adanya abu vulkanik dari gunung berapi. Jenis kopi arabica merupakan jenis kopi flores. Beraroma buah dan ada tambahan tembakau setelah meminumnya. Kamu akan terkesan setelah meminum kopi ini.

Kopi Jawa


Kopi Jawa | Sumber : Kopijawa

Kopi jawa mulai di kenal dunia sejak abad ke 17. Saat itu belanda memulai menanam biji kopi jawa di tanah jawa dan menjadikannya produsen penghasil kopi terbesar di dunia saat itu.

Walaupun Jenis-Jenis Kopi sudah banyak tetapi kopi jawa masih menjadi pilihan utama buat para petinggi Belanda. Dari sekian banyak kopi yang ada di nusantara jujur saya jatuh cinta pada kopi ini.

Biji Kopi Jawa | Sumber : Kopijawa

Kopi ini beraroma tipis rempah-rempah. Melalui proses giling basah yang membuatnya sangat berbeda dan menarik untuk dicicipi.

Di pegunungan ijen banyuwangi jawa timur inilah kopi jawa arabika berkualitas dunia di hasilkan sempurna untuk pecinta kopi sejati.

Kopi Lanang


Biji Kopi Lanang Dalam Kemasan | Sumber : Kopilanangmalangsari

Terciptanya kata kopi lanang yaitu karena pada biji kopi lanang ini berbentuk bulat, tunggal serta tidak adanya belahan tengah seperti pada biji kopi pada umumnya.

Kata “lanang” merupakan istilah bahasa jawa untuk menandakan bahwa itu “laki-laki.”

Biji Kopi Lanang

Dan memang betul bahwa kopi ini salah satu manfaatnya dalah menambah vitalitas pria. Tak heran jika kopi ini harganya lebih mahal dari kopi lainnya.

Kopi jenis ini bisa menghasilkan kopi lanang robusta dan kopi lanang arabika. Kopi ini sangat populer di jaman pemerintahan Belanda. Kamu wajib mencicipi kopi lanang ini untuk mencoba khasiatnya.

Kopi Luwak


Sajian Kopi Luwak | Sumber : Detik

Ketika kita membahas tentang kopi di nusantara belum lengkap rasanya kalo belum kenal kopi yang satu ini. Kopi ini menjadi incaran para pecinta kopi di seluruh dunia.

Produksi yang sangat terbatas menjadikan kopi ini langka dan sangat mahal untuk mencicipi secangkir kopi luwak ini. Kopi luwak dihasilkan dari proses yang unik.

Kopi Luwak Asli | Sumber : Wonderhowto.com

Sejarahnya terciptanya kopi luwak ini yaitu pada Zaman belanda para petani tidak di perbolehkan mencicipi kopi yang telah di tanamnya.

Luwak Bersama Biji Kopi Pilihan | Sumber : Qraved

Suatu ketika para petani melihat luwak atau musang ini memakan biji kopi. Ternyata luwak ini tidak bisa mencerna biji kopi yang di makannya. Dilihat dari hasil kotorannya yang masih menyisakan biji kopi yang di tanamnya.

Para petani yang mempunyai penasaran tinggi ingin merasakan kopi. Merebus biji kopi tersebut dan ternyata menghasilkan sajian kopi yang bercita rasa tinggi hingga saat ini.

Kopi luwak menjadi kopi terbaik dan termahal di dunia saat ini dan tentunya asli produk indonesia. Kami juga menjual biji kopi mentah yang siap menemani harimu.

Kopi Wamena


Petani Kopi Wamena Sedang Memetik Kopi | Metrotvnews.com

Kopi Wamena tumbuh subur di pegunungan wamena dan menjadi salah satu penghasil kopi indonesia. Mempunyai aroma yang ringan dan mempunyai ciri khas harum di setiap biji kopinya adalah karakter kopi wamena.

Para petani di wamena masih menggunakan bahan-bahan organic untuk tanaman biji kopi mereka. Jadi akan terasa kopi yang original, ringan tampa ampas, harum dan tidak meninggalkan rasa asam di lidah. Jenis-Jenis Kopi wamena masih tergolong susah dalam mendistribusikannya.

Kopi Sidikalang


Biji Kopi Sidikalang | Sumber : Tokopedia

Kopi sidikalang menjadi kopi terbaik di indonesia selanjutnya yaitu dengan cita rasa yang mantab. Kopi ini sangat digemari para pecinta kopi sejati baik dari nusantara ataupun dari manca negara.

Karena kualitasnya yang tinggi kopi sidikalang ini menjadi pesaing utama dari kopi brazil. Kopi ini mempunyai tekstur yang paling halus diantara jenis kopi dunia. Kopi Sidikalang menjadi pilihan terbaik saat menemani soremu.

Jenis-Jenis kopi ini sangat mudah kamu temui di berbagai tempat di indonesia.

7 JENIS KOPI LOKAL ASLI INDONESIA YANG SUKSES MENDUNIA

Sorce: Coffindo . 21 Desember 2018

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kopi terbaik, bahkan produksi tahunan yang mencapai 600 ribu ton mampu menyuplai tujuh persen kebutuhan kopi dunia. Menurut data Kementerian Pertanian RI (Kementan RI), Indonesia merupakan produsen kopi terbesar di dunia, setelah Brasil dan Kolombia.

Pemerintah menyatakan setidaknya ada 16 jenis kopi yang diminati pasar internasional. Namun, tujuh di antaranya di bawah ini adalah yang paling favorit.

  • 1 | Kopi Arabika Gayo, Sumatera
  • 2 | Arabika Kintamani, Bali
  • 3 | Kopi Arabika Toraja
  • 4 | Kopi Arabika Java Ijen Raung
  • 5 | Kopi Liberika Rangsang Meranti, Riau
  • 6 | Kopi Arabika Flores Bajawa
  • 7 | Kopi Robusta Temanggung
1 | Kopi Arabika Gayo, Sumatera

Kopi asal Aceh ini teksturnya lebih encer alias tak terlalu pekat dengan tingkat keasaman seimbang. Cocok untuk kamu yang bukan penyuka kopi asam. Masyarakat Aceh punya cara penyajian tardisional yang khas. Bukan diseduh, tapi kopi dan air direbus dalam panci hingga mendidih, lalu dituang ke dalam gelas berisi susu dan gula.

11 Jenis Kopi Sumatera yang Kaya akan Cita Rasa

Spesies Kopi Sumatera terbagi dua, yaitu kopi Arabika (kopi yang variasi rasanya lebih beragam) dan Robusta (kopi yang rasanya lebih netral). Tapi, berbeda daerah, beda pula rasa kopi yang dihasilkan. Seperti jenis kopi di 11 daerah Sumatera berikut ini.

  1. KOPI SIDIKALANG
    Sidikalang merupakan adalah kecamatan di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. Di sanalah Kopi Sidikalang berasal. Soalnya, Sidikalang adalah produsen Kopi Arabika yang memiliki rasa paling enak dan harganya tinggi! Kopi ini sangat lezat karena memang memiliki kandungan kafein yang kuat. Rasa Kopi Sidikalang sangat khas karena kopi ini dihasilkan dari hawa dingin dan jenis tanah di kawasan pegunungan dengan ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut.
  2. KOPI ACEH
    Di Aceh terdapat Kopi Arabika dan Robusta. Jenis kopi Arabika yang terkenal di Aceh adalah Kopi Gayo. Kopi tersebut dibudidayakan di wilayah daratan tinggi Tanah Gayo, Gayo Luew, dan Aceh Tenggara. Sedangkan, jenis kopi Robusta yang terkenal di Aceh adalah Kopi Ulee Kareng yang dibudidayakan di Kabupaten Pidie dan Aceh Barat. Citarasa unik kedua kopi tersebut mampu menarik pasar luar negeri, sehingga Aceh rutin mengekspor kopi.
  3. KOPI LAMPUNG
    Jenis kopi di Lampung adalah kopi Robusta yang ditanam di perkebunan rakyat daerah Lampung Tengah, Lampung Barat, dan Tanggamus. Sebagian besar masyarakat Lampung mencari nafkah dengan memproduksi kopi. Terbukti dari luas perkebunan kopi di Kabupaten Barat yang mencapai hampir 60 ha dengan produksi biji kopi kering yang mencampai hampir 30 ribu per ton setiap tahunnya. Tahun 2009, kopi di Lampung Barat mendapat gelar juara satu nasional dengan kategori mutu biji kopi terbaik. Rasa kopi Robusta di Lampung lebih pahit dan agak asam. Kadar kafeinnya juga tinggi.
  4. KOPI MANDAILING NATAL
    Kopi Arabika Mandailing dibawa oleh Belanda ke Indonesia pada tahun 1699. Ketika itu, jenis kopi Arabika ditanam pertama kali di daerah Mandailing Natal, Kapubaten Pakantan, Sumatera Utara. Kemudian kopi Arabika mulai ditanam di daerah Tapanuli Utara (Lintong Nihuta dan wilayah di sekitar Danau Toba) dan Dataran Tinggi Gayo (Aceh Tengah). Kopi Mandailing Arabika telah dikenal dunia sejak 1878. Kopi ini tumbuh baik di ketinggian 1.200 kaki di atas permukaan laut. Saat ini, Kopi Mandailing Arabika hanya ditemukan di dataran Mandailing. Kopi ini memiliki citarasa dan aroma yang kuat. Ada juga sih kopi Robusta yang ditanam di sana, tapi jumlahnya jauh lebih sedikit ketimbang kopi Arabika.
  5. KOPI LAHAT
    Kota Lahat merupakan kota tertua di Sumatera dengan usia lebih dari 100 tahun. Sejak zaman penjajahan Belanda, budaya minum kopi di Lahat sudah digalakkan. Di kabupaten Lahat terdapat banyak terdapat kebun kopi. Sayangnya, pemasaran kopi dikuasai tengkulak, sehingga harga beli kopi dari petani sering dipermainkan. Kualitas Kopi Lahat nggak perlu diragukan lagi. Karena, proses produknya cukup rumit. Mereka harus menentukan kualiras kopi dari kadar kering bijinya. Pengeringan kopinya aja memakan waktu empat sampai enam hari.
  6. KOPI TAKENGON
    Daerah Takengon yang memiliki letak geografis di salah satu rangkaian bukit barisan juga menjadi produsen kopi nikmat. Apalagi, letaknya juga berada di ketinggian lebih dari 1.300 meter di atas permukaan laut. Tanahnya yang subur dan curah hujannya yang tinggi juga membuat daerah ini cocok untuk menanam kopi, terutama jenis Arabika. Hampir semua penduduk di Takengon memiliki kebun kopi. Saking nikmatnya Kopi Takengon, kopi ini sudah merambah ke Eropa Timur dan Amerika Serikat, lho!
  7. KOPI LIWA (LUWAK)
    Liwa adalah daerah pegunungan yang berada di Lampung Barat dan menghubungkan tiga provinsi, yaitu Bengkulu, Lampung, dan Sumatera Selatan. Perkebunan kopi di Liwa tidak jauh dari Danau Ranau. Kopi ini lebih akrab dengan sebutan Kopi Luwak. Soalnya, setelah kopi disortir dan dipilih yang terbaik (yang tenggelam ketika direndam air), kopi diberikan kepada hewan luwak untuk dimakan. Kotoran yang dikeluarkan berwujud biji kopi lalu dikumpulkan dan dipisahkan agar tidak lagi berbentuk gumpalan. Kemudian dijemur hingga kering. Biji yang sudah bersih dan kering dibawa ke biji pabrik pengolahan kopi. Karena proses yang cukup ribet itulah, harga Kopi Luwak menjadi sangat mahal, berkisar antara ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Meskipun mahal, tapi Kopi Luwak sangat terkenal di kalangan mancanegara.
  8. KOPI BESEMAH
    Kopi Basemah adalah kopi yang berasal dari Sumatera Selatan. Dengan rasa dan aromanya yang gurih, Kopi Basemah menjadi kopi favorit di Sumatera Selatan. Jenis kopi yang ditanam adalah kopi Robusta. Kopi tersebut ditanam di dataran tinggi di sekitar perbukitan atau pegunungan daerah Pagaralam. Kini, di Pagalaram sudah banyak pengusaha kopi, tapi proses penggorengan biji kopi menentukan rasa dan aroma kopi. Di Kawah Dempi, biji kopi digoreng dengan kayu bakar dan bakaran apinya selalu diawasi agar nggak terlalu besar dan nggak terlalu kecil. Dengar-dengar, Kopi Basemah juga menjadi favorit Ratu Yuliana (Ratu Belanda).
  9. KOPI PAGARALAM
    Selain Kopi Basemah, daerah Pagaralam juga menghasikan Kopi Pagaralam. Nggak heran jika kawasan Pagaralam mampi menghasikan biji kopi yang baik, soalnya letaknya berada di atas permukaan laut dengan ketinggian lebih dari 1.000 meter. Selain jadi pusat perkebunan kopi dan teh. di kiri jalannya juga ada sawah yang luas. Biasanya, para petani di sana menyimpan buah kopi dengan kondisi masih terbungkus kulit agar lebih awet dan tak mudah menyusut. Ketika harga kopi sedang tidak bagus, mereka menyimpan buah kopi di dalam karung-karung besar. Ketika harga kopi membaik, barulah buah kopi tersebut diolah menjadi kopi.
  10. KOPI EMPAT LAWANG
    Hampir di semua tempat di kawasan Empat Lawang memiliki kebun kopi, sehingga kota ini memiliki ikon biji kopi yang patut dibanggakan. Kopi yang dihasilkan juga khas karena merupakan campuran kopi Arabika dan Robusta. Penampilannya seperti kopi Robusta, namun memiliki aroma Arabika. Keunikan tersebut membuat Kopi Empat Lawang terkenal di banyak kota. Sayangnya, ketika sudah dikirim ke kota lain, cap kopinya sering diganti dan diaku daerah lain sebagai hak milik.
  11. KOPI CURUP-KEPAHIANG
    Curup dan Kepahiang adalah daerah penghasil kopi di Bengkulu, sehingga kopinya akrab dengan sebutan Kopi Bengkulu. Jenis kopi yang dihasilkan adalah kopi Robusta dan kerap diolah dengan cara tradisional. Selain kopi, di kiri dan kanan Curup-Kepahiang juga kaya akan tanaman durian!
2 | Kopi Arabika Kintamani, Bali

Kopi Kintamani menjadi salah satu kopi yang populer di Jepang, Eropa, dan beberapa negara Arab. Tujuan ekspor utama kopi Kintamani memang di tiga negara tersebut. Rasanya unik karena dominasi asam citrus segar dan aroma wangi bunga, dengan tingkat keasaman dan kekentalan sedang.

Kopi Kintamani Rasa Khas Kopi Bali

Kopi Kintamani Bali

Dilarang Panen Kopi Jika Belum Berwarna Merah

Kopi Bali Kintamani dihasilkan dari tanaman kopi arabika yang ditanam didataran tinggi Kintamani, tepatnya di Desa Kintamani, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali, dengan ketinggian diatas 900 mdpl. Kawasan Kintamani berada dilereng gunung berapi batur. Dengan jenis tanah Entisel dan Inceptisol (Regusol). Kawasan ini memiliki udara yang dingin dan kering dengan curah hujan yang banyak selama 6-7 bulan musim hujan. Tanaman-tanaman kopi arabika terbentuk dari varietas-varietas terseleksi. Pohon kopi ditanam dibawah pohon penaung dan dikombinasikan dengan tanaman lain dan dikelola serta diberi pupuk organic. Kopi ini memiliki citarasa yang khas yakni aroma citrus dengan tingkat keasaman yang rendah, sehingga banyak diminati oleh konsumen Internasional.

Hasil kopi ini adalah yang diandalkan. Bahkan menjadi salah satu dari tiga kopi Indonesia yang mendapat sertifikat Indikasi Geografis Unik, lebih dikenal dengan nama Indikasi Geografis. Bukan cuma itu, Kopi Kintamani memiliki Sertifikat Hak Atas Kekayaan Intelektual dengan Indikasi Geografis. Artinya Kopi Kintamani adalah yang pertama mendapatkan sertifikat HAKI dengan Indikasi Geografis.

Kopi jenis arabika yang tumbuh di kawasan wisata Kintamani, memiliki keunggulan yang diakui konsumennya mancanegara, di antaranya citarasa yang khas, tahan hama penyakit, berbuah lebat serta produktivitas tinggi. Gelondong merah dipetik secara manual dan dipilih dengan cara seksama dengan persentase gelondong merahnya 95%. Kopi gelondong merah selanjutnya diolah secara basah, Dengan fermentasi selama 12 jam atau 36 jam serta dikeringkan secara alami dengan cara menjemur. Teknik olah yang dikembangkan oleh petani Kintamani bisa mewujudkan potensi mutu kawasan Kintamani.

Karakteristik Kopi Kintamani Bali (biji kopi dan citarasa) telah diteliti secara mendalam sejak 2003. Pada tahun 2003-2004 dan 2006 telah diambil ratusan sample yang dianalisis oleh para ahli kopi di-PPKKI (jember) dan cirad (montpelllier, prancis). Penelitian ini menghasilkan data-data yang konsisten berkenaan dengan ukuran biji kopi dan citrarasanya. Pengambilan sampel kopi telah dilakukan pada tahun 2003 (100 sample), tahun 2004 (66 sample),dan tahun 2006 (38 sample). Pada derajat sangrai sedang (medium roast) Kopi Kintamani menunjukkan hasil sangrai yang homogeny, serta aroma kopi kopi yang terkesan manis dan ada sedikit aroma rempah-rempah.

Hasil analisis sensorial menunjukkan bahwa selama bertahun-tahun ini rasa Kopi Kintamani memiliki tingkat keasaman reguler yang mencukupi, mutu dan intensitas aroma yang kuat, dengan aroma family buah jeruk (rasa jeruk dan jeruk nipis). dan kekentalan sedang. Ini berarti kopi arabika bali kintamani memiliki potensi cita rasa yang tinggi. Kopi arabika Bali Kintamani biasanya dapat dikatakan tidak terlalu pahit (bitter) dan tidak sepat (astringent). ini disebabkan karena para petani Bali Kintamani memiliki kepedulian yang tinggi tentang tata cara petik pilih (gelondong merah saja) selama panen. pada umumnya, tidak terdapat cacat rasa yang signifikan dari rasa Kopi Kintamani ini. Salah satu alasanya bahwa para petani Kintamani telah mempraktekkan prinsip-prinsip “praktek pengolahan yang baik”(good manufacturing practices, GMP).

Bali baru memperdagangkan tiga jenis hasil perkebunan ke pasaran ekspor selain kopi juga kakao dan ini merupakan mata dagangan jenis baru dari Pulau Dewata dan sudah memasuki pasar mancanegara. Selain kopi arabika Kintamani untuk Bali, ada tanaman teh, kakao, karet, kelapa sawit, kelapa serta komoditas lainnya. Mengenai luas wilayah khusus untuk kopi arabika Kintamani Bali meliputi 64 wilayah subak abian. Peran Subak dan mengembangkan dan menjaga keaslian Kopi Kintamani ini yang cukup besar. Mereka selain mengatur sistem tanam subak, juga memberikan kesejahtraan kepada para petaninya dengan mengatur harga pasar.

Tidak itu saja dalam subak melekat juga aturan adat yaitu petani memiliki kesepakatan, bahwa anggotanya harus bertani secara organik. Tak boleh ada anggota yang menggunakan bahan kimia. Pupuk dan pestisidanya juga organik. Selain untuk memperbaiki kualitas tanah dan meningkatkan produksi, juga agar memenuhi standar produk organik. Aturan lainnya adalah anggota dilarang panen kopi jika belum berwarna merah. Tujuannya agar kualitas kopi tetap bagus. Jika ada anggota yang melanggar, maka dia akan mendapat sanksi adat.

Ketatnya aturan adat itu sebagai hukum moral yang sudah diwariskan secara turun-temurun, sehingga tidak ada petani yang berani melanggarnya. Bahkan hasil kopi arabika hasil panenan petani di Kecamatan Kintamani ini juga diproses dengan baik menghasilkan kopi kualitas ekspor dan mampu menembus sejumlah pasar mancanegara. Dengan adanya pengembangan kawasan komoditas unggulan ini, diharapkan potensi sumber daya alam, sumber daya manusia maupun penggunaan aset alat mesin, termasuk pendayagunaan sumber daya tanaman diharapkan akan terkelola lebih baik.

Kopi ini dapat ditemukan di banyak pusat oleh-oleh khas Bali. Namun jika ingin membeli dan melihat langsung proses pengolahan kopi secara tradisional, silakan datang ke kawasan Kintamani, Bali.

ksmtour

3 | Kopi Arabika Toraja

Beberapa negara yang menjadi tujuan utama ekspor kopi Toraja adalah Jepang dan Amerika, karena karakteristiknya unik, sesuai dengan kebiasaan minum kopi di sana. Kopi Toraja biasanya tidak menyisakan after taste pahit yang bagi sebagian orang terasa mengganggu.

Sensasi pahit yang ditimbulkan biji kopinya hanya ada di awal dan hilang dalam sekali teguk. Kopi Toraja dan mayoritas kopi lainnya yang tumbuh di Sulawesi cenderung punya rasa earthy,seperti rasa tanah atau hutan dengan kandungan asam rendah.

Di setiap kopi nikmat, ada beragam variabel yang membuatnya istimewa: lokasi, variasi, metode pengolahan, ketinggian, dan lainnya. Toraja adalah daerah pegunungan yang dihuni oleh kelompok etnis Toraja. Seperti kebanyakan di Indonesia, ini adalah lokasi yang basah dan lembab. Wilayah yang terletak di Sulawesi selatan ini mempunyai letak geografis area pegunungan yang sangat cocok untuk pengembangan budidaya kopi dengan kualitas yang sangat prima. Hal tersebut sudah diketahui sejak penjajahan Belanda ratusan tahun silam. Wilayah Toraja juga dikenal sebagai wilayah yang mempunyai budaya dengan pesona indah yang tidak ditemukan di wilayah Indonesia lainnya. Disamping itu daerah ini sangat dikenal sebagai penghasil kopi dengan aroma wangi yang memikat selera para penikmat kopi dengan selera tinggi. Bagi anda yang berkunjung ke Tana Toraja khususnya di Rantepao tidak lengkap rasanya jika kunjungan tersebut tidak disempurnakan dengan menikmati Kopi Arabica asli Toraja.

Toraja merupakan salah satu kota penghasil kopi arabika di Indonesia, berlokasi di bagian selatan dari Pulau Sulawesi yang didominasi dengan kontur dataran tinggi berupa pegunungan dengan ketinggian lebih dari 1.200 mdpl dan berjenis tanah endapan liat/marine memberikan satu keunggulan yang mampu membuat kualitas kopi dari Tana Toraja memiliki keunikan dari segi karakteristik rasa dan aroma.

Ada beberapa Negara yang sangat menggemari kopi Torja terutama Jepang, makanya tidak heran kalo kopi Toraja kini sudah dipatenkan Jepang oleh perusahaan bernama Key Coffe pada tahun 2005. Di Jepang kopi Toraja di anggap sebagai barang mewah, sekitar 40 persen kopi yang beredar di Jepang adalah kopi Toraja. Penikmat kopi Toraja dinegara matahari terbit ini berasal dari kalangan menengah keatas karena untuk mendapatkan secangkir kopi Toraja mereka harus membayarnya dengan harga cukup tinggi.

Karakter kopi “Toraja” Sulawesi

Kopi Sulawesi rasanya bersih, mereka secara umum menampilkan ciri karakter rempah-rempah atau kacang-kacangan, seperti kayu manis atau cardamom (sejenis jahe). Karakter lada hitam kadang-kadang juga ditemukan. Rasa manis mereka, seperti halnya kebanyakan kopi-kopi Indonesia, berhubungan erat dengan kekentalan kopi. After taste-nya akan menyelubungi langit-langit mulut di akhir minum kopi, halus dan lembut. Kebanyakan kopi Sulawesi dibudidayakan oleh perkebunan kecil, dengan sekitar 5% berasal dari tujuh perusahaan yang lebih besar Petani-petani Sulawesi menggunakan suatu proses yang unik disebut “giling basah”.

Kopi toraja kalosi sendiri memiliki aroma kopi spesial ini khas dengan tingkat keasaman yang rendah, halus, lembut, citarasa floral dan fruity. Sensasi rasa kopinya kuat, menembus lidah. Juga ada rasa kecut. Pahitnya muncul di ujung lidah tak lama setelah diteguk. Penampilan kopinya tampak lebih bening setelah dituang ke dalam cangkir, mirip teh pekat

“Kopi Toraja adalah jenis kopi Arabica yang disebut “queen of coffe”. Cirinya adalah kopi ini memiliki aroma khas seperti aroma tanah. Rasa pahitnya menonjol, namun dengan kadar asam yang rendah, tidak bikin mual ketika meminumnya.”

Coffeeland Indonesia menyediakan beberapa Kopi Arabica Specialty Singgle Orgin dari beberapa daerah Indonesia yang sudah dikenal baik di dalam maupun di luar negri. Ada beberapa jenis kemasan Kopi Arabica Specialty Singgle Orgin untuk anda coba, agar anda bisa menemukan karakter rasa kopi apa yang cocok untuk memanjakan lidah anda. Kemasan yang tersedia mulai dari 125gr, 250gr, 500gr hingga 1Kg.

Adapun Kopi Arabica Specialty Singgle Orgin yang tersedia di Coffeeland yaitu : Kopi Arabica Aceh Gayo Specialty, Kopi Arabica Toraja Specialty, Kopi Arabica Flores Specialty, Kopi Arabica Bali Specialty, Kopi Arabica Java Specialty, Kopi Arabica Malabar Specialty, Kopi Arabica Mandheling Specialty, Kopi Arabica Wamena Specialty, dan Kopi Arabica Blue Korintji Specialty. Message +62 878-2595-8155 on WhatsApp

4 | Kopi Arabika Java Ijen Raung

Satu kontainer kopi Java Ijen Raung khas Bondowoso pertama kali diekspor pada 2011, tapi popularitasnya di luar negeri kian meroket. Hingga 2016, Indonesia berhasil mengekspor 43 kontainer atau setara dengan 858,91 ton kopi. Kopi Java Ijen Raung punya ciri khas unik yakni rasa sedikit pedas dengan aroma bunga hutan. Tingkat asamnya sedang, tapi cenderung ke asam Jawa daripada citrus.

Kopi Arabika Ijen Raung BLUE MOUNTAIN

Dipublish pada 15 August 2018 | ijencoffee_dot_com

Arabika Ijen Raung varietas Blue Mountain atau yang biasa disebut dengan nama “Java Blue Mountain” menjadi perbincangan hangat pada tahun 2018. Hal ini disebabkan kopi ini menjadi primadona para penikmat kopi di Indonesia sehingga cafe dan roastery banyak yang bertanya kepada penulis, “Mas, apakah punya Arabika Ijen Blue Mountain?”, ada juga yang bertanya “Mas, Java Blue Mountain nya perkg berapa untuk Green Bean?” dan masih banyak pertanyaan lainnya. Baik melalui media sosial atau telefon secara langsung.

Apakah yang membuat kopi Arabika IJEN RAUNG Varietas BLUE MOUNTAIN menjadi sangat istimewa?

Hal ini bisa dikarenakan 2 hal :

  • Varietas langka, hanya sedikit petani yang menanam kopi Arabika Ijen Raung varietas Blue Mountain. Hal ini disebabkan karena produktivitas yang kurang begitu baik, hanya berkisar antara 50 s/d 60% jika dibandingkan jenis varietas USDA, Cobra, Catimor. Lini S dan lainnya. Sehingga petani merasa kurang menguntungkan menanam varietas ini, karena petani menjual dalam bentuk Cerry Red (glondong merah).
  • Cita Rasa yang unik, Beberapa teman Barista dan Roastery memberikan testimoni yang hampir sama yaitu Kopi Arabika Ijen Raung varietas Blue Mountain memiliki wangi melati yang kuat, sweet like sugar cane dan juicy body menjadi daya tarik tersendiri atas kopi ini.

Sejarah kopi Arabika Ijen Raung Blue Mountain.

Sebenarnya terdapat beberapa versi tentang asal usul dan sejarah kopi arabika Ijen Raung Blue Mountain. Namun yang paling masuk akal dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah (menurut penulis) bahwa bibit kopi ini berasal dari Jamaica daerah pegunungan “Blue Mountain” yang dibawa oleh Belanda ke Indonesia pada masa penjajahan dahulu. Oleh Belanda kopi ini dicoba ditanam dibeberapa daerah di Nusantara, salah satunya di pulau jawa khususnya di lereng Ijen Raung. Di lereng Ijen Raung kopi ini coba dibibitkan dan ditanam di suatu daerah yang bernama “Gunung Blau”, apakah nama “Gunung Blau” ini sudah ada sejak dahulu atau dinamakan begitu karena ditanami kopi Arabika Blue Mountain? Penulis sampai sekarang belum menemukan referensi yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sedangkan dilereng Ijen Raung sendiri pada mulanya penduduk disekitar hutan atau kebun milik PTPN dilarang menanam kopi Arabika dan hanya boleh menanam kopi Robusta. untuk alasannya pun juga tidak jelas. tetapi ada beberapa penduduk yang nekat menanam kopi arabika ditengah hutan dengan mengambil bibit kopi dibawah tegakan kopi milik PTPN, salah satunya dibawah pohon kopi di “Gunung Blau”.

Sedangkan pada sekitar tahun 1980 an, sudah banyak petani yang menanam kopi arabika, sehingga kopi arabika Varietas Blue Mountain juga ikut menyebar. Walaupun tidak banyak petani yang menanam karena alasan produktivitas.

Karena keterbatasan produksi dan rasa yang unik itulah, harga kopi Arabika Ijen Raung Blue Mountain lebih mahal jika dibanding kopi Ijen Raung Varietas lainnya.

Apabila anda penasaran, dapat menghubungi penulis yang juga Petani Kopi Ijen Raung di nomor WA : 082 330 731 642

5 | Kopi Liberika Rangsang Meranti, Riau

Berdasarkan situs disperin_dot_riau _dot_ go _dot_ id, kopi Liberika dari Kepulauan Meranti telah menyabet sertifikasi Indikator Gegrafis (IG), dan dinyatakan sebagai salah satu hasil pertanian terbaik oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Nasional RI. Kopi ini sangat populer di Malaysia dan Singapura sebagai dua negara tujuan ekspor terbesar.

Kopi Liberika Meranti, Inovasi Desa Kedaburapat di Lahan Gambut

TRIBUNNEWS, RIAU – Siapa yang tak tahu dan tak menyukai kopi? Minuman yang identik dengan warna hitam itu sudah pasti dikenal banyak orang di penjuru dunia. Di Indonesia, kopi melimpah ruah dan setiap daerah memiliki karakternya masing-masing.

Di tanah Sumatera, kopi yang kita kenal mungkin Kopi Gayo dan Kopi Lampung.Namun, di salah satu desa di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, terdapat kopi unik yang tak kalah dari dua contoh kopi di atas.

Liberika Meranti demikian nama kopi unik yang ada di Desa Kedaburapat, Pulau Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Disebut unik karena Kopi Liberika Meranti memiliki beberapa ciri khas khusus seperti buah kopinya memiliki ukuran yang lebih besar daripada buah kopi arabika maupun robusta. Hal ini karena kulit buah kopinya sangat tebal, sehingga tidak dapat diproses secara manual.

Ketebalan kulit kopi ini membuat kopi liberika tahan disimpan dalam jangka waktu yang lama. Kopi liberika juga memiliki kandungan kafein yang lebih rendah daripada jenis kopi lainnya serta aman untuk lambung.

Satu keunikan kopi yang hampir tidak ada di jenis kopi lain adalah kemampuannya tumbuh di tanah gambut yang sangat sulit ditanami.

Dalam sekali panen, bisa mencapai 100 kg, dengan kisaran harga jual kopi besarannya Rp2.500/kg. Setiap petani bisa mendapat Rp 250 ribu per 20 hari. (dok. Kompas.com)

Namun, justru di Desa Kedaburapat yang tanahnya ber gambut itulah, kopi unik tersebut berhasil dibudidayakan. Tak salah kalau kemudian Pemerintah Desa dan Masyarakat Desa Kedaburapat terus berinovasi untuk mengembangkan penanaman kopi Liberika Meranti ini.

Al-Hakim, salah satu petani kopi Liberika Meranti, mengatakan kopi tersebut berbeda dengan kopi arabika atau robusta, yang notabenenya tumbuh di dataran tinggi.

“Biji kopi Liberika Meranti ini dapat tumbuh di dataran rendah dengan ketinggian hanya 1 meter di atas permukaan laut. Padahal tanah gambut ini memiliki tingkat keasaman yang tinggi, namun kopi Liberika justru tumbuh dan sukses ditanam di lahan ini” kata Hakim saat ditemui di Desa Kedabu Rapat, Riau, Rabu (9/4/2019).

Dengan kemampuannya tumbuh di tanah gambut menurut Hakim membuat Kopi liberika kini menjadi produk unggulan Desa Kedaburapat, selain juga ada pinang dan kelapa.

Hakim bahkan sudah mematenkannya ke tingkat pusat lewat Kementerian Pertanian dan Kementerian Hukum dan HAM dengan nama kopi Liberika Meranti. Bicara soal bibit, Hakim mengatakan jika ia memiliki 222 batang induk pohon kopi liberika dan sudah mempunyai varietas unggul nasional.

Meski tumbuh di tanah gambut namun ada perlakuan unik pada tanah untuk proses penanaman Kopi Liberika Meranti. Sebelum penanaman, tanah gambut dipadatkan terlebih dahulu selama 3-4 tahun. Sembari menunggu tanah padat, warga menyiapkan bibit kopi yang sudah disemai di dalam polybag.

Setelah tanah memadat, gambut tersebut kembali dibersihkan dengan membuat pancang lobang dengan kedalaman 40 x 40 cm dan didiamkan selama setengah bulan.

Kemudian membuat parit-parit kecil sebagai jalannya air yang dihasilkan oleh gambut tersebut.Sementara untuk pemupukan sebaiknya diberikan 3-4 kali selama setahun dengan pupuk organik saja.

Menurut Hakim tanaman kopi Liberika Meranti dipanen setiap 20 hari sekali.Dalam sekali panen, bisa mencapai 100 kg, dengan kisaran harga jual kopi besarannya Rp2.500/kg.Setiap petani bisa mendapat Rp 250 ribu per 20 hari.Hasil panen kopi Liberika tersebut, dikatakan Hakim, diekspor ke berbagai negara tetangga, terutama ke Malaysia.

“Selain untuk konsumsi diminum, kami juga tengah mengembangkan inovasi lain untuk produk kopi Liberika, yakni untuk pengharum ruangan dan mobil. Kami berharap dengan inovasi-inovasi ini produk kopi Liberika Meranti menjadi lebih unggul dan dapat mengharumkan nama desa dan nama Indonesia,” jelas Hakim.

Adapun inovasi desa dan hasil positif tersebut tak lepas dari peran pemerintah pusat, melalui Kementerian Desa PDTT. Lewat Dana Desa yang digulirkan pemerintah pusat dan dikawal penggunaannya oleh Kementerian Desa, desa didorong untuk berinovasi agar menjadi semakin mandiri dan meningkatkan kesejahteraan seluruh warganya.

Kepala Desa Kedaburapat, Mahadi mengatakan, untuk menunjang aktivitas ekonomi petani kopi Liberika Meranti, dana desa yang diterima Desa Kedaburapat dimanfaatkan untuk memperbaiki jalan usaha tani.

Dengan perbaikan jalan usaha tani, petani kopi yang sebelumnya hanya dapat mengangkut hasil panen kopi sebanyak 50 kilogram dengan menggunakan sepeda kayuh, kini, petani kopi dapat mengangkut hasil panen kopi sebanyak 200 kilogram dengan menggunakan gerobak yang ditarik sepeda motor.

Perlu diketahui letak desa Kedaburapat berada di gugusan pulau terluar di Selat Malaka, memiliki tantangan yang tak mudah.

Selain menghadapi ancaman intrusi air laut masuk ke pemukiman warga, tanah di desa ini tidak stabil karena seluruhnya adalah tanah gambut yang tidak padat.

Tidak ada kendaraan roda empat yang bisa melintas di desa ini, karena jalan desa hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua.

Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur jalan menjadi sangat mendesak dan penting di desa ini, terutama untuk membantu aktivitas ekonomi warga desa serta membantu akses kesehatan warga.

“Dana desa kami alokasikan terutama untuk menunjang aktivitas ekonomi warga melalui pembangunan infrastruktur jalan, khususnya perbaikan jalan usaha tani bagi para petani desa, atau JUT (Jalan Usaha Tani).Dari tahun 2015 sampai 2018, jalan usaha tani yang dibangun dan diperbaiki total sepanjang 4.000 meter,” kata Mahadi.

Ternyata kondisi geografis yang sulit dan letak yang terpencil, tidak menjadi penghalang bagi warga desa Kedaburapat untuk melakukan inovasi desa.

Bagaimana dengan desamu? Apa potensi dan produk unggulan desamu yang bisa dikembangkan? Yuk mulai dari desa, berinovasi mulai dari desa, agar desa semakin maju dan mandiri.

6 | Kopi Arabika Flores Bajawa

Kekentalan cukup pekat, tapi tingkat keasamannya rendah. Berbeda dengan kebanyakan kopi di Indonesia, kopi Arabika dari kawasan Bajawa, Flores, Nusa Tenggara Timur, punya rasa dominan cokelat dan vanili dengan after taste yang sedikit nutty. Amerika adalah negara tujuan sebagian besar ekspor kosmoditas kopi Flores Bajawa.

Cita Rasa Unik Kopi Flores Bajawa yang Organik

Karakter kopi flores bajawa yang khas adalah perpaduan aroma nutty dan tembakaunya. Body-nya tebal dengan acidity yang seimbang menciptakan kenikmatan tersendiri. Keunikan cita rasa ini juga dipengaruhi oleh cara budidaya yang organik dan ditanam di tanah yang mengandung abu gunung berapi.

Pulau Flores berada di provinsi Nusa Tenggara Timur dan termasuk dalam gugusan Kepulauan Sunda Kecil bersama Bali dan Nusa Tenggara Barat. Namanya berasal dari bahasa Portugis, cabo de flores yang berarti bunga.

Selayaknya bunga, keindahan Pulau Flores memang tidak bisa ditawar lagi. Pulau ini memiliki segudang kekayaan alam yang tidak hanya bisa memanjakan mata, tapi juga membuat takjub akan kebesaran Tuhan. Selain itu, Flores juga terkenal dengan kopinya yang khas dan menjadi primadona dunia.

Pulau indah ini mengandung tanah dari abu gunung berapi (andosol) yang sangat ideal untuk ditanami kopi organik. Ini pula yang menjadi ciri khas kopi-kopi di daerah ini, pembudidayaannya dilakukan menggunakan pupuk alami dan tanpa pestisida. Cara organik yang demikian membuat cita rasa kopinya unik dan mengandung aroma-aroma yang alami.

Setidaknya ada dua nama yang dikenal sebagai penghasil kopi flores terbaik, yaitu Bajawa dan Manggarai. Namun, artikel ini hanya membahas seputar karakter kopi flores bajawa. Pembahasan karakter kopi flores manggarai mungkin bisa diulas pada kesempatan berikutnya.

Bajawa adalah sebuah kota di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. Daerah ini terkenal dengan perkebunan kopinya yang mendunia. Jenis kopi yang ditanam di perkebunan tersebut adalah arabika.

Karakter kopi flores bajawa ini tidak sama dengan kopi-kopi nusantara lainnya. Keunikannya adalah terdapat aroma nutty atau kacang-kacangan serta semerbak tembakau pada aftertaste-nya.

Body-nya tebal sehingga teksturnya cenderung kental, sedangkan tingkat keasamaan atau acidity-nya sedang. Tidak begitu mengganggu bagi orang yang punya masalah pada lambung.

Jika Anda tinggal di Pulau Jawa dan ingin beli kopi bajawa, tidak usah jauh-jauh pergi ke NTT. Banyak kedai-kedai atau produk-produk specialty coffee menyediakan kopi flores bajawa.

Beberapa menggunakannya sebagai racikan house blend untuk memadukan rasa kopi flores bajawa dengan origin lain. Sebagai contoh, Sasame Coffee juga menggunakan flores bajawa dalam racikan house blend-nya. Untuk membuktikan kenikmatannya, Anda perlu mencobanya.

Jangan lupa kunjungi pula Kopipedia untuk mendapatkan info-info menarik lainnya. Selamat ngopi!

7 | Kopi Robusta Temanggung

Aroma cukup unik, yakni aroma tembakau dengan rasa pahit pekat dan mendominasi. Namun itulah yang membuat kopi khas Temanggung, Jawa Tengah, ini sangat autentik dan digemari. Bahkan pasar ekspornya sudah mencapai negara-negara Eropa, Timur Tengah, hingga Amerika Latin.

Mengenal Jenis dan Karakter Kopi Temanggung Asli

Jenis dan Karakter Kopi Temanggung – Kopi merupakan komoditas perkebunan yang paling akrab dengan masyarakat, mulai dari kalangan ekonomi atas sampai bawah. Hingga saat ini, selain kelapa sawit, karet, dan kakao, kopi masih menduduki komoditas andalan ekspor hasil perkebunan Indonesia. Kopi merupakan salah satu komoditi perkebunan yang diharapkan mampu meningkatkan nilai devisa ekspor Indonesia . Berdasarkan data statistik Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Tengah tahun 2014, kopi merupakan salah satu komoditas perkebunan yang cukup berpotensi terutama jika dilihat dari proporsi luas lahan tanaman kopi, khususnya kopi jenis robusta seluas 8.158,55 hektar dengan produksi 7.388,79 ton.

Sentra Kopi Terbesar di Jawa Tengah, Ada di Temanggung

Kabupaten Temanggung dikenal sebagai salah satu produsen tanaman kopi terbesar di Jawa Tengah. Daerah sentra kopi tersebar di beberapa kecamatan, diantaranya Kandangan, Bejen, Candiroto, Wonoboyo, Pringsurat dan Jumo. Karena kualitasnya yang baik, kopi produksi Temanggung tidak hanya menjadi konsumsi lokal dan pabrikan. Namun telah menembus pasar ekspor. Sayangnya, mayoritas kopi Temanggung masih dijual oleh petani dalam bentuk biji. Jenis tanaman perkebunan rakyat yang sangat menonjol adalah tanaman kopi arabika, kopi robusta dan tembakau. Produksi tanaman perkebuann rakyat yang mengalami peningkatan pada tahun 2013 adalah tanaman kopi arabika dan tebu sedangkan yang lainnya mengalami penurunan. Sebagian besar (94%) perkebunan kopi diusahakan oleh rakyat, sedangkan sisanya oleh perkebuman milik negara atau swasta.

Komoditas kopi baik yang dihasilkan oleh perkebunan rakyat maupun perkebunan besar, selain untuk dikonsumsi sendiri juga untuk memasok pabrik seperti Tugu Luwak, Nescaffe, Java Coffe, Torabika, dan lain-lain. Pada umumnya perkebunan kopi rakyat belum dikelola secara baik seperti pada perkebunan besar sehingga berbagai masalah muncul salah satunya yaitu masalah produktivitas. Produktivitas yang tinggi akan dicapai apabila semua faktor produksi dialokasikan secara optimal.

Karakter Kopi Temanggung

Kopi robusta maupun arabica Kabupaten Temanggung memiliki ciri dan karakter khas tersendiri. Robusta memiliki aroma lebih harum dibanding kopi robusta daerah lain. Begitu pula kopi arabica memiliki cita rasa khas, yaitu asam yang tertinggal lama di mulut. Cita rasa kopi ini tidak ditemukan pada cita rasa kopi daerah lain.

Ada dua jenis kopi yang dihasilkan petani di kabupaten Temanggung ini. Robusta yang dihasilkan dari kecamatan Pringsurat, Kranggan, Kaloran, Kandangan, Jumo, Gemawang, Candiroto, Bejen, dan Wonoboyo. Sedangkan kopi jenis Arabika berada di dataran tinggi Temanggung. Hanya saja populasi jenis Arabika ini tidak sebanyak kopi jenis Robusta. Karena pada dataran tinggi tersebut banyak ditanami tanaman tembakau, dan tanaman kopi Arabika hanya menjadi sebagai sekat pembatas antar tanaman.

Meskipun populasi Arabika masih tergolong kecil, namun minat petani untuk menanam sudah menunjukkan perkembangan. Kopi Arabika tumbuh pada dataran 800 mpdl keatas. Sedangkan kopi jenis Robusta tumbuh di bawahnya. Pergerakan petani kopi di Temanggung tergolong sangat dinamis. Mereka tidak hanya menjual biji kopi dalam bentuk green bean saja, namun mereka juga mengolah dan memasarkannya sebagai bubuk kopi. Cita rasa yang dihasilkan pun beragam tergantung jenis kopi masing-masing. Ada Arabika, Robusta dan ada pula campuran dari keduanya.

Pengolahan Kopi Temanggung

Pengolahan biji kopi ini sudah dilakukan sejak tahun 1980-an. Pada saat itu pun mereka sudah memulai memasarkan produk olahannya ke warung-warung terdekat di sekitar rumah mereka. Mereka memasarkan kopi dalam bentuk kemasan plastik tanpa merek. Hingga sekitar tahun 2000-an munculah ide kreatif untuk memasarkan kopi kemasan berlogo.

Pengolahan kopi-kopi kemasan tersebut masih dibilang sangat sederhana. Dari biji kopi yang dicuci, dijemur, disangrai lalu digiling. Setiap merek yang tersedia menjual keunggulan berupa kenikmatan asli kopi. Baik kopi Robusta maupun Arabika kabupaten Temanggung ini memiliki ciri dan karakter yang khas. Kopi Robusta memiliki aroma yang lebih wangi dibandingkan kopi Robusta yang lain. Begitu pula kopi Arabika yang mempunyai ciri khas asam yang tertinggal di mulut.

Sejak tahun 2008 kopi Temanggung ini telah berhasil menembus pasar ekspor. Pada tahun tersebut volume kopi yang di ekspor dapat mencapai 6.000 ton beras kopi dengan nilai ekspor Rp 63 milyar. Dari data tersebut maka dapat diketahui bahwa penikmat kopi asal Temanggung tidak hanya berasal dari masyarakat local saja, melainkan dari mancanega. Saat ini kopi Temanggung pun sudah mulai marak di perbincangkan di dunia perkopian nusantara.

Supplier Kopi Temanggung

Minat ingin mencicipi kopi temanggung asli? Kami menyediakan berbagai jenis dan karakter kopi temanggung baik biji kopi maupun kopi kemasan siap saji. Kami menjual berbagai macam KOPI TEMANGGUNG, antara lain Kopi Robusta Temanggung, Kopi Arabica Temanggung dengan berbagai macam jenis.

Kopi yang kami sediakan antara lain :

  • Kopi Robusta
  • Kopi Excelsa
  • Kopi Liberica
  • Kopi Arabica
  • Green Coffe ( Kopi Hijau) untuk Diet
  • Yellow Coffe ( Kopi Kuning)
  • Kopi Arabica Winy
  • Kopi Arabica Honey
  • Kopi Arabica Natural

Hubungi : SMS/WA 0813 2707 6559

Coffee Shop di Bandung

Kopi Indonesia – Untuk Pencinta Kopi 


Coffee-Shop-Bandung-2018

Tahun 2018 ini sepertinya masih akan banyak coffee shop baru yang bermunculan di Bandung. Dilihat dari trend-nya akhir tahun 2017 lalu, coffee shop yang baru lumayan beragam, tidak seperti awal-awal berkembangnya coffee shop Bandung yang kebanyakan punya style serupa: industrial style, minimalis, ruangan tembok putih dan semen dipoles halus.

Meskipun masih di awal tahun 2018, kami sudah menemukan beberapa coffee shop baru yang menarik dan punya karakter tersendiri. Seperti biasa, daftar ini akan selalu di-update sampai akhir tahun nanti. 

1. Kopi Atim

Kalau biasanya coffee shop Bandung banyak ngumpul di area-area populer seperti Dago, Jalan Progo, Jalan Riau, kali ini ada tempat ngopi bagus di area ga biasa. Berlokasi di sebuah gang yang ada di salah satu jalanan utama kota Bandung yang seringkali padat di hari biasa, Kopi Atim membawa angin segar untuk orang-orang penyuka kopi.

Lokasi: Gang Atim No.1

Jam buka: hari biasa 08:00 – 20:00, weekend 09:00 – 21:00

Harga kopi: Rp25.000

Kopi-Atim-Tempat-Ngopi-Baru-di-Bandung

2. Hara

Waktu berkunjung ke sana, meskipun belum terlalu lama buka, sepertinya tempat ini sudah keburu populer dengan pengunjung yang kebanyakan dari Jakarta. Atau mungkin karena saat itu hari Minggu. Selain restorannya yang besar dan lumayan instagramable, kayaknya alasan lain tempat ini ramai adalah adanya boutique hotel berbentuk container yang ada di lantai atasnya. Tapi buat kami sih tetap yang jadi alasan utama adalah kopinya yang mantap dan makanannya juga sangat memuaskan.  

Lokasi: Profesor Soetami 62

Jam buka: 08:00 – 22:00, Jumat & Sabtu sampai 23:30

Harga kopi: Rp30.000

Hara-Cafe-Bandung

3. The Soko

Cari tempat ngopi yang ramah terhadap pengunjung yang cari minuman non-kopi? The Soko ini memang menyatakan kalau di sini tempat untuk minum kopi, teh atau coklat. Jadinya ga heran kalo menu minumannya terbagi ke dalam 3 kategori tersebut. Tempatnya enak banget buat nongkrong bareng teman-teman karena areanya cukup besar dan hawanya adem.  

Lokasi: Jalan Raya Resort Dago Pakar 19

Jam buka: 08:00 – 23:00, Jumat & Sabtu sampai midnight

Harga kopi: Rp28.000

The-Soko-Coffee-Tea-Chocolate

4. Akasya Teras

Buat yang pernah ke Fashion Pasta pasti kenal dengan tempat ini. Masih dengan desain yang hampir sama, tapi dipercantik di teras dan kebunnya, tempat yang dulunya restoran otentik makanan Italia ini bertransformasi jadi Akasya Teras yang menyajikan makanan khas Indonesia dan kopi enak. Tempatnya yang semi outdoor juga bikin suasananya enak buat hang out. 

Lokasi: Jalan Resort Dago Pakar 18

Jam buka: 09:00 – 22:00, Jumat Sabtu & Minggu 08:00 – 23:00

Harga kopi: Rp25.000

Akasya-Teras-Bandung

5. Mr. Guan Coffee & Books

Sebuah coffee shop yang punya karakter unik dengan bangunan tua bergaya kolonial yang masih lumayan otentik, ditambah dengan furnitur yang dekorasi yang sengaja dibuat bernuansa jadul juga. Jauh dari hiruk-pikuk keramaian kota sehingga cocok banget untuk dipakai baca buku ataupun curhat bareng temen. Selain kopi dan minuman non-kopi di sini juga ada makanan ringan maupun makanan berat. 

Lokasi: Jalan Tampomas No.22

Jam buka: 09:00 – 22:00

Harga kopi: Rp25.000

Mr-Guan-Bandung-dalam

6. Spadaa Koffie

Sebagai bagian dari Blue Doors, kualitas kopi yang ditawarkan di Spadaa Koffie ini tidak perlu diragukan lagi. Sayangnya mereka juga memberlakukan aturan “No Sugar on Sunday” seperti di Blue Doors. Atmosfer bangunannya cukup menyenangkan karena agak tersembunyi dari jalanan dan banyak pohon sehingga sejuk. Selain itu semua areanya juga semi outdoor. 

Lokasi: Jalan Ternate 5

Jam buka: 07:00 – 23:00 (makanan sampai 21:00)

Harga kopi: Rp30.000

Spadaa-Bandung-dari-atas

7. Toby’s Estate

Dengar nama Toby’s Estate harusnya jadi jaminan bagus untuk kopi karena Toby’s Estate merupakan salah satu nama besar pemain kopi di Australia. Untuk kopinya memang ternyata tidak mengecewakan dan tergolong kelas dunia. Namun untuk makanannya masih perlu ditingkatkan lagi. Lokasinya yang di dalam sebuah mal bisa jadi positif ataupun negatif tergantung waktu kunjungan. 

Lokasi: Lobby Cai, L1, #10-11, Paskal 23

Jam buka: 08:00 – 22:00 (Jumat & Sabtu buka sampai midnight)

Harga kopi: Rp35.000

Buttermilk-Chicken

8. Wheeler’s Coffee

Satu dari beberapa coffee shop yang bernuansa bengkel. Di belakangnya memang ada bengkel mobil dan di dalam coffee shopnya dihiasi dengan dekorasi seputar peralatan bengkel. Kopinya strong dan berkualitas, ada beberapa menu makanan (tapi tidak terlalu banyak). Tempatnya lumayan enak buat nongkrong, ada bagian dalam dan luarnya. 

Lokasi: Jalan Veteran 21

Jam buka: Senin-Kamis 07:30 – 21:00, Jumat-Sabtu buka sampai 22:00

Harga kopi: Rp30.000

Sofa-santai-di-Wheelers-Coffee

9. Kuro Koffee

Pertama kali dengar nama Kuro Koffee dari Sasha, pemilik Surga Makan yang juga sama-sama suka ngopi. Bentuknya yang seperti sebuah konter nyempil di pinggir supermarket memang bikin coffee shop ini tidak sepopuler coffee shop trendy lainnya di Bandung. Tapi kami suka banget suasananya dan kopinya juga enak banget. 

Lokasi: Jalan Sukaasih 1, Bandung (Di dalam Papaya Supermarket)

Jam buka: 08:00 – 21:00 (Minggu buka dari 10:30)

Harga kopi: Rp25.000

Kuro-Coffee-Bandung-Adam

10. Diskus Cafe & Bites

Areanya memang udah keliatan banget di dekat kampus, ga heran kalau sebagian besar pengunjungnya adalah mahasiswa yang lagi ngerjain tugas atau sekedar diskus(i) bareng teman. Tapi yang pasti tempatnya enak buat kerja karena terang, desain interiornya menyenangkan dan selain kopinya enak juga ada pilihan makanan dengan harga sesuai kantong mahasiswa. 

Lokasi: Jalan Terusan Babakan Jeruk 1 No. 109-111

Jam buka: 09:30 – 22:00

Harga kopi: Rp18.000

Area-lesehan-di-Diskus-Cafe-Bandung

11. Kedai Juru

Tempatnya kecil tapi seru karena banyak pernak-pernik dekorasi yang unik yang berhubungan dengan bengkel (atau lebih tepatnya tukang tambal ban). Atmosfer di sini sangat santai dan jauh dari suasana steril cafe-cafe hipster yang sebagian besar pengunjungnya datang cuma buat foto-foto. Selain kopi dan minuman non-kopi, di sini juga ada makanan dan harganya cukup murah. 

Lokasi: Jalan Ambon 9

Jam buka: 10:00 – 22:00

Harga kopi: Rp23.000

Kedai-Juru-Bandung

12. Sensys

Dengan semakin banyaknya kedai kopi di Bandung, semakin ketat juga persaingannya. Syarat utama sebuah coffee shop yang bagus adalah kopinya enak. Sensys berhasil memenuhi syarat tersebut. Dan satu lagi yang paling diingat dari Sensys adalah harganya yang murah. Bolehlah mampir ke sini kalau sedang ada di daerah tersebut atau lagi sekalian mau makan sate. 

Lokasi: Jalan Ambon 18

Jam buka: 08:00 – 22:00

Harga kopi: Rp20.000

Sensys-Coffee-Shop-Bandung

13. Goutte Coffee & Tea

Coffee shop ini jadi salah satu tenant yang ada di Taman Tengah. Atmosfernya enak banget buat nongkrong santai. Cuma memang agak sepi karena banyak tenant lainnya yang tutup dan kadang jam buka coffee shop ini pun ga tepat. Pernah kami ke sana di jam buka tapi ternyata ga buka. Tidak ada makanan, cuma ada kopi manual brew dan minuman non-kopi lainnya. 

Lokasi: Jalan Wira Angun-angun (Taman Tengah)

Jam buka: 11:00 – 21:00, Jumat buka dari 13:00

Harga kopi: Rp18.000

Taman-Tengah-Goutte

14. Black Ground Cafe & Eatery

Coffee shop ini lokasinya ada di depan area cuci mobil, jadi bisa sekalian nunggu mobilnya dicuci sambil ngopi-ngopi. Areanya lumayan besar baik yang di dalam ruangan maupun yang di depan (smoking area). Kopinya enak dan ada banyak menu makanannya juga. Banyak meja yang enak buat dipake kerja laptopan dan yang pasti internetnya kencang. 

Lokasi: Jalan Banceuy 3

Jam buka: 08:00 – 22:00, Jumat & Sabtu 07:00 – 23:00

Harga kopi: Rp24.000

Black-Ground-Bandung-Coffee-Shop

15. U&KL Tea & Coffee

Kalau cari tempat nongkrong yang sedia kopi enak, U&KL ini udah paling bener. Di sini fokusnya adalah sedia kopi enak yang harganya terjangkau. Sebagian besar area duduknya ada di depan alias smoking area. Cuma ada 1 meja di dalam dan itu pun bukan ruangan AC tertutup karena berbagi jalan masuk dengan distro yang ada di sebelahnya. 

Lokasi: Jalan Trunojoyo 4

Jam buka: 09:00 – 21:00, Jumat & Sabtu 10:00 – 22:00

Harga kopi: Rp22.000

UNKL-Bandung

16. Marka Coffee

Semakin banyak coffee shop yang mulai bermunculan di daerah Bandung Timur, salah satunya Marka Coffee yang menurut kami agak mirip dengan Aditi Coffee House baik dari segi lokasi maupun penampakan dari luar. Selain kopinya yang enak dan makanannya yang lumayan menarik, tempat ini populer karena lumayan instagrammable. 

Lokasi: Jalan Talaga Bodas 32

Jam buka: 08:00 – 21:00 (Sabtu sampai 22:00)

Harga kopi: Rp25.000 

Marka-Coffee-Bandung-counter

17. 9/1/1 Coffee Lab

Tiap coffee shop tentunya punya alasan tersendiri kenapa bisa disukai oleh orang-orang. Ada yang karena tempatnya instagrammable, ada yang karena selain kopinya enak makanannya juga enak. Coffee shop yang satu ini sangat populer karena kopinya enak dan murah. Tempatnya sangat casual dan agak kecil, tapi atmosfernya enak dipake nongkrong. 

Lokasi: Jalan Halmahera 2

Jam buka: setiap hari 08:00 – 23:00

Harga kopi: Rp16.000

911-Coffee-Lab-Bandung

18. U Coffee

Karena bentuknya yang tampak kecil dari luar, coffee shop ini tidak terlalu mencolok dan mungkin sering terlewat. Namun kalau sudah dikunjungi ternyata tempatnya lumayan luas karena ada lantai atas dan bangunan sebelah. Selain kopinya mantap, di sini juga ada berbagai pilihan makanan dengan harga terjangkau. 

Lokasi: Jalan Lombok 10

Jam buka: 08:00 – 22:00

Harga kopi: Rp23.000

U-Coffee-Bandung

19. Lazy Lolla

Nama Lazy Lolla ini mungkin cukup terkenal karena sering dipromosikan oleh sebagian besar food blogger Bandung. Namun saat kami ke sana menurut kami ada banyak yang masih bisa diperbaiki. Makanan ataupun kopinya lumayan enak, tapi belum menunjukkan kekhasan yang bisa bikin kami mau balik lagi. 

Lokasi: Jalan Anggrek 29

Jam buka: 10:00 – 23:00

Harga kopi: Rp22.000

Lazy-Lolla-Bandung-depan

20. Please Please Please

Dari sekitar 2 tahun yang lalu sering dengar nama Please Please Please dan kayaknya memang tempat ini hype banget khususnya untuk para ‘Jakartans’. Meskipun ketinggalan tren, tapi harusnya tempat yang bagus akan tetap bagus untuk waktu yang lama, bukan cuma awalnya saja. Please Please Please ini bernuansa cafe yang kopi dan makanannya cukup enak, tapi tempatnya menurut kami agak kurang terang dan agak kurang maintained. 

Lokasi: Jalan Progo 37

Jam buka: 07:00 – 22:00, Jumat & Sabtu buka sampai 23:00

Harga kopi: Rp28.000

Please-Please-Please-Bandung

Source: pergidulu[dot]com

Note: Untuk harga ada kemungkinan sudah tidak sesuai. Harap maklum adanya.

Kopi Jawa yang Eksotis nan Harum

Kopi dari Indonesia


Kopi-Jawa-yang-Eksotis-nan-Harum-768x432
Bromo-Tengger_200

Indonesia sering mendapat julukan sebagai Negeri Gemah Ripah Loh Jinawi. Jika diartikan Gemah Ripah Loh Jinawi berarti kekayaan alam yang berlimpah.

Indonesia memang memiliki komoditas kekayaan alam yang sangat melimpah mulai dari Sabang sampai Merauke.

Mulai dari barang tambang sampai rempah-rempah bumbu dapur semuanya berhasil menarik perhatian Negara – negara tetangga bahkan sampai negara di kawasan Eropa.

Komoditas yang tidak kalah menariknya adalah kopi. Siapa yang tidak tahu dengan penghasil kopi ternikmat di dunia.

Sebagai produsen kopi terbesar dan berkualitas, Indonesia merupakan saingan berat negara-negara penghasil kopi seperti Brazil, Vietnam, dan Kolombia di mata dunia.

Kopi nusantara sangat beragam jenisnya mulai dari kopi luwak sampai kopi jawa. Nah, berhubung mayoritas Prelovers adalah orang jawa dan tinggal di Pulau Jawa jadi artikel ini hanya membahas kopi jawa karena masih banyak yang belum tahu tentang kopi yang eksotis nan harum ini. Yuk, simak ulasannya berikut ini!

Kopi Jawa adalah kopi asli Pulau Jawa


Dari asal mula namanya saja sudah kopi jawa, Prelovers pasti sudah tahu kan dari mana asal kopi ini? Yup, kopi jawa berasal dari Pulau Jawa.

Nama Jawa menjadi nama identitas dari kopi ini karena kopi ini sangat terkenal. Produksi kopi ini dipusatkan di tengah Pegunungan Ijen, di bagian timur ujung Pulau Jawa, dengan ketinggian pegunungan 1400 meter.

Kopi jawa juga ditanam di daerah Priangan, Ambarawa, dan Bondowoso.

Tidak kalah dengan kopi dari Sumatera

  • Kopi jawa memiliki bentuk yang berbeda dengan kopi asal Sumatera. Proses pembuatan yang diproses secara basah  (wet process) membuat kopi ini memiliki cita rasa yang tidak terlalu kaya dibandingkan dengan kopi asal Sumatera.
  • Meskipun demikian, kopi jawa mengelurkan aroma tipis rempah yang membuatnya lebih baik daripada kopi yang lain.
  • Kopi jawa memiliki tingkat keasaman yang rendah jika dikombinasikan dengan kondisi tanah, suhu udara, kondisi cuaca serta kelembaban udara.
  • Kopi jawa yang paling terkenal adalah Jampit dan Blawan.
  • Kopi biji tua disebut dengan old brown, memiliki biji yang besar dan mempunyai kadar asam yang rendah.
  • Kopi ini juga memiliki rasa yang kuat, pekat, dan manis.

Kopi Jawa yang mendunia

  • Indonesia merupakan pengekspor kopi terbesar nomor 4 di dunia. Dalam sejarah, kepopuleran kopi jawa melesat hingga akhir abad 19.
  • Sehingga dalam kurun waktu 2 abad, Jawa berkembang menjadi produsen kopi terbesar di dunia.
  • Aroma kopi jawa sudah sampai ke gerai-gerai kopi di seluruh dunia.
  • Perjalanan kopi jawa yang mendunia ini juga sempat dituangkan ke dalam buku yang berjudul The Road to Java Coffe karya Prawoto Indarto.

Nah, demikian ulasan tentang kopi jawa Prelovers. Kita sebagai warga negara Indonesia patut bangga dan bersyukur atas kelimpahan sumber daya alam yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Terutama kita sebagai orang Jawa, kita sudah mempunyai komoditas yang sudah diakui dunia, hebat bukan?

Source: prelo – 13 May 2017 oleh Prelovers

Kopi jawa – Wikipedia


Kopi jawa (Java coffee) adalah kopi yang berasal dari Pulau Jawa di Indonesia. Kopi ini sangatlah terkenal sehingga nama Jawa menjadi nama identitas untuk kopi.

Kopi Jawa Indonesia tidak memiliki bentuk yang sama dengan kopi asal Sumatra dan Sulawesi, cita rasa juga tidak terlalu kaya sebagaimana kopi dari Sumatra atau Sulawesi karena sebagian besar kopi jawa diproses secara basah (wet process).

Meskipun begitu, sebagian kopi Jawa mengeluarkan aroma tipis rempah sehingga membuatnya lebih baik dari jenis kopi lainnya. Kopi Jawa memiliki keasaman yang rendah dikombinasikan dengan kondisi tanah, suhu udara, cuaca, serta kelembaban udara.

Kopi Jawa yang paling terkenal adalah Jampit dan Blawan. Biji kopi Jawa yang tua (disebut old-brown) berbentuk besar, dan rendah kadar asam. 

Kopi ini dengan rasa kuat, pekat, rasa kopi manis. Produksi Kopi Jawa Arabika dipusatkan di tengah Pegunungan Ijen, di bagian ujung timur Pulau Jawa, dengan ketinggian pegunungan 1400 meter. Kopi ini dibudidayakan pertama kali oleh kolonial Belanda pada abad 18 pada perkebunan besar.

Cofffeebeans_aging_a

Sejarah


Pada tahun 1696 Wali Kota Amsterdam Nicholas Witsen memerintahkan komandan VOC di Pantai Malabar, Adrian van Ommen untuk membawa bibit kopi ke Batavia atau sekarang yang disebut Jakarta.

Bibit kopi tersebut diujicoba pertama di lahan pribadi Gubernur-Jendral VOC Willem van Outhoorn di kawasan yang sekarang dikenal sebagai Pondok Kopi, Jakarta Timur.

Panenan pertama kopi Jawa, hasil perkebunan di Pondok Kopi langsung dikirim ke Hortus Botanicus Amsterdam. Kalangan biolog di Hortus Botanicus Amsterdam kagum akan mutu kopi Jawa.

Menurut mereka mutu dan cita rasa kopi Jawa itu melampaui kopi yang pernah mereka ketahui. Para ilmuwan segera mengirim contoh kopi Jawa ke berbagai kebun raya di Eropa.

Kebun Raya Kerajaan milik Louis XIV salah satunya yang menerima contoh kopi Jawa. Orang-orang Prancis segera memperbanyak contoh kiriman dan mengirimkannya ke tanah jajahan mereka untuk dibudidayakan, termasuk Amerika Tengah dan Selatan.

Akhirnya dunia mengakui cita rasa yang mantap dan aromanya yang khas menjadi daya tarik Kopi Jawa. Perdagangan kopi sangat memang menguntungkan VOC, tetapi tidak bagi petani kopi di Indonesia saat itu karena diterapkannya sistem cultivation.

Seiring berjalannya waktu, istilah a Cup of Java muncul di dunia barat, hal ini mengesankan kopi Indonesia identik dengan Kopi Jawa, meskipun masih terdapat kopi nikmat lainnya seperti kopi Sumatera dan kopi Sulawesi.

Kopi yang ditanam di Jawa Tengah pada umumnya adalah kopi Arabika. Salah satu kopi Jawa yang ada di Jawa Tengah berasal dari Tawangmangu. Dimana kopi yang ada type S line atau asli peninggalan Belanda.

Kopi jawa yang dikembangkan diperkirakan ada sejak Tawangmangu dipilih oleh orang-orang Belanda yang memilih lereng lawu sebagai tempat untuk mukim sekaligus mengebangkan usaha perkebunan teh dan kopi.

Saat ini populasi kopi Arabica Tawangmangu masih tersisa sekitar 4 hekat dan mulai ada pengembangan oleh Mahadri Coffe. Sedangkan di Jawa Timur, Kayu Mas, Blewan, dan Jampit pada umumnya adalah kopi Robusta.

Di daerah pegunungan dari Jember hingga Banyuwangi terdapat banyak perkebunan kopi Arabika dan Robusta.

Jember sudah dikenal dunia sebagai daerah penghasil kopi Jawa yang berkualitas dan nikmat. Produksi kopi Jawadari jenis Kopi arabika yang terkenal di dunia telah membuat banyak pengusaha Jawa sukses berdagang kopi. 

Harga kopi arabika yang banyak diproduksi di Jawa lebih mahal daripada kopi robusta. 

Bahkan banyak negara di dunia terutama Amerika dan Eropa menyebut kopi identik Jawa.  Produksi kopi dari Indonesia merupakan terbesar ke-3 di dunia. 

20 Manfaat Minum Kopi Bagi Kesehatan

20 Manfaat Minum Kopi Bagi Kesehatan (6 Efek Samping Minum Kopi)

Ceff291WEAAKaT0

Kopi sering dijadikan sebagai pembuka dalam mengawali aktivitas panjang seharian.

Mereka yang suka minum kopi beralasan, bahwa minum kopi di pagi hari dapat membuat pikiran lebih fresh dan meningkatkan suasana hati, yang hal ini sangat baik untuk mengawali aktivitas di pagi hari.

Kopi juga diyakini masyarakat dapat mengurangi rasa kantuk, dimana ini karena kandungan kafeinnya. Minuman ini digemari baik oleh pria maupun wanita.

Mesin MRI

Mesin MRI | Sumber gambar: Medkes

Sebaliknya, ada juga orang-orang yang menilai bahwa kopi adalah minuman tidak sehat karena kandungan kafeinnya yang kurang baik bagi kesehatan.

Hal ini ada benarnya jika seseorang mengonsumsi kafein dalam jumlah yang berlebihan. Intinya, kopi tidak menimbulkan masalah jika konsumsinya dibatasi.

Jika terlalu banyak minum kopi bisa beresiko menimbulkan masalah kesehatan yang serius.

Manfaat Minum Kopi


1. Mencegah dan Mengatasi Depresi

Penelitian menunjukan bahwa adanya keterkaitan antara kopi dengan turunnya resiko depresi pada seseorang. Yang paling rentan mengalami depresi adalah kaum wanita, kandungan di dalam kopi mampu berfungsi untuk melawan depresi.

Sebuah penelitian menunjukan bahwa minum kopi mampu mengurangi resiko terkena depresi sebesar 10 persen, jika dibandingkan dengan orang-orang yang tidak minum kopi sama sekali.

Penelitian lainnya juga menunjukan bahwa perempuan yang mengonsumsi kopi dua sampai tiga cangkir kopi dalam sehari, mengalami resiko lebih rendah sebesar 15 persen terkena depresi. Hal ini berdasarkan laporan di jurnal “Archives of Internal Medicine” pada tahun 2011.

Hal yang unik, walaupun soda memiliki zat kafein di dalamnya, namum penelitian para ahli tidak menemukan adanya manfaat minuman bersoda untuk meminimalisir masalah depresi.

Hal itu karena minuman bersoda yang tinggi akan kandungan gula. Oleh karena itu, agar Anda bisa memperoleh manfaat kopi secara maksimal, hendaknya tidak minum kopi dengan kandungan gula yang tinggi.

Kopi mampu mengobati depresi serta menjadikan orang yang mengonsumsinya lebih ceria.

2. Meningkatan Memori Otak

Minum kopi ternyata bermanfaat untuk merangsang peningkatan memori otak.

Opera Snapshot_2018-03-29_080654_press.rsna.org

Dari laman resmi RSNA dot org. Ada sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2005, dipublikasian di Radiological Society of North America. Penelitian yang dilakukan tersebut menunjukan bahwa minum kopi memiliki keterkaitan dengan peningkatan memori otak.

Dimana peneliti menemukan bahwa mereka yang minum dua cangkir kopi berkafein dalam sehari mengalami peningkatan memori jangka pendek.

Peneliti menyimpulkan bahwa mengonsumsi 100 miligram kafein (sekitar dua cangkir kopi) mampu memberikan peningkatan aktivitas di daerah otak yang berhubungan dengan fungsi memori dan perhatian atau kemampuan fokus.

Florian_Koppelstaetter

Florian Koppelstätter, M.D., Ph.D, seorang radiolog dari Medical University Innsbruck di Austria, mengungkapkan bahwa kandungan kafein bekerja untuk membantu peningkatan kemampuan fungsi otak yang lebih tinggi.

Dr. Koppelstätter dan rekan-rekannya membuat penelitian dengan menggunakan bantuan MRI, tujuannya untuk mengetahui manfaat konsumsi kafein pada aktivasi otak. 

Penelitian dengan menyertakan sebanyak 15 sukarelawan dewasa sehat, yang akan diteliti kondisi fungsi memori mereka.

Dr. Koppelstätter menjelaskan fungsi memori sebagai aktivitas otak yang diperlukan untuk mengingat berbagai hal dalam waktu yang singkat. Seperti mengingat nomor telepon di buku telepon.

Para relawan penelitian tersebut, ditunjukkan urutan gambar sederhana (berupa huruf A, B, C atau D) dan kemudian ditanya apakah gambar itu sama dengan yang ditampilkan dua gambar sebelumnya.

Para relawan diminta untuk merespon dengan secepat mungkin menggunakan jari telunjuk kanannya untuk “ya” dan jari telunjuk kiri untuk “tidak.”

Tugas ini dilakukan setelah periode 12 jam tanpa kafein dan empat jam tanpa paparan nikotin.

Kemudian untuk yang kedua kali mereka diminta untuk melakukan tugas ini lagi, tetapi kondisinya agak sedikit berbeda, karena sebagian dari mereka diberikan asupan kafein secara acak.

Hasilnya, mereka yang diberikan asupan kafein menunjukkan kecenderungan peningkatan memori jangka pendek dan reaksi yang lebih tanggap.

Dr. Christian Koppelstätter

Alat MRI menunjukkan adanya peningkatan aktivitas di daerah otak yang terletak di lobus frontal, dimana itu adalah bagian dari jaringan fungsi memori berada, serta peningkatan pada cingulum anterior, itu adalah bagian dari otak yang fungsinya mempengaruhi kemampuan perhatian.

Dr. Koppelstätter menjelaskan dengan mesin MRI tim-nya dapat mengetahui bahwa kafein diberikan bisa memberikan efek peningkatan aktivitas neuron di otak.

Pada penelitian lainnya pada tahun 2007, peneliti menemukan bahwa wanita berusia 65 atau lebih yang rutin minum kopi ternyata mempunyai kemampuan yang lebih baik dalam tes memori.

3. Meningkatkan Kinerja dan Performa

Beberapa studi telah menemukan bahwa manfaat kopi mampu memperkuat daya tahan tubuh dalam menghadapi aktivitas sehari-hari. Pada sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2008, mengungkapkan bahwa kandungan kafein berguna bagi para atlet.

Mengonsumsi kafein bagi para atlet dapat meningkatkan ketahanan tubuhnya. Demikian juga, jika Anda ingin membuat tubuh kuat dan mampu bekerja secara maksimal maka konsumsi kafein. Hal ini berguna, terutama bagi Anda yang bekerja di pabrik yang membutuhkan fisik dan peforma prima.

Dalam dunia kedokteran, zat kafein umumnya dipakai untuk memberikan rangsangan pada organ jantung dan merangsang produksi urin agar meningkat. Penggunaan zat kafein dalam dosis rendah mampu memberikan efek peningkatan stamina dan membantu menurunkan rasa sakit.

Cara kafein bekerja di dalam tubuh yaitu dengan memberikan hambatan pada adenosin di dalam tubuh. Adenosim adalah senyawa yang ada di sel otak befungsi untuk memicu seseorang untuk tertidur atau mengantuk.

Zat kafein bekerja dengan tidak memperlambat pergerakan sel-sel di dalam tubuh, tetapi kafein bekerja untuk menangkal fungsi dari adenosin sehingga memberikan efek berupa:

  • Rasa mengantuk menurun
  • Talu timbul rasa segar di badan.
  • Mata dapat lebih lebar terbuka
  • Muncul rasa sedikit gembira
  • Tekanan darah agak meningkat
  • Detak jantung meningkat

Hati akan melepas gula ke aliran darah dengan lebih banyak, hal inlah yang memberikan tambahan tenaga bagi tubuh.

Dengan efek-efek yang ditimbulkan dari zat kafein tersebut, inilah yang membuat segala jenis produk minuman pembangkit stamina memiliki kandungan kafein di dalamnya.

4. Membantu Mencegah Diabetes

Pada sebuah studi yang dilakukan, menemukan bahwa minum kopi memiliki kecendrungan untuk menurunkan resiko diabetes tipe 2.

Pada sebuah laporan penelitian tahun 2012 yang dipublikasikan di ‘Journal of Agricultural & Food Chemistry’. Mengungkapkan alasan tentang hubungan antara kopi dengan penurunan resiko diabetes.

Hal ini karena kopi memiliki kandungan senyawa yang bekerja menghambat hIAPP. hIAPP merupakan polipeptida memicu munculnya serat protein abnormal yang mengakibatkan seseorang terkena diabetes.

Serat protein abnormal umum ditemukan pada orang yang mengalami penyakit diabetes tipe 2.

Kandungan kromium dan magnesium yang ada di dalam kopi juga bekerja untuk menekan resiko penyakit diabetes tipe II.

Hanya saja dengan manfaat ini, bukan berarti Anda minum kopi dengan kandungan gula yang banyak di dalamnya. Tentunya untuk mencegah diabetes dengan memanfaatkan kopi, maka batasi gula yang digunakan.

Kalau Anad mampu, konsumsilah kopi dengan rasa yang cenderung pahit, hal itu kalau Anda mampu. Minimalnya Anda mengurangi (agar tidak berlebih) penggunaan gula pada kopi.

5. Mencegah Penyakit Parkinson

Penyakin Parkinson merupakan sebuah penyakit yang membuat penderitanya mengalami penurunan kemampuan saraf. Seorang petinju terkenal yang bernama Muhammad Ali mengalami penyakit ini.

Munculnya penyakit parkinson karena kondisi matinya saraf penghasil dopamin di organ otak. Para ilmuwan belum menemukan obat untuk menyembuhkan Parkinson.

Beberapa penelitian menemukan kesimpulan bahwa peminum kopi memiliki resiko Parkinson yang lebih rendah, bakan mengalami penurunan resiko hingga 50%.

Opera Snapshot_2018-03-29_080928_www.ncbi.nlm.nih.gov

Dari laman Ncbi dot nlm dot nih dot gov. Sebuah laporan penelitian yang dipublikasikan di laman tersebut, bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan kopi dan asupan kafein dengan penurunan risiko penyakit parkinson. Penelitian dengan melibatkan 8004 orang laki-laki.

Dalam sebuah laporan pada tahun 2010 yang dipublikasikan di “Journal of American Medical Association”. Sebuah penelitian menemukan bahwa kandungan kafein di dalam kopi mampu menurunkan resiko penyakit Parkinson.

Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa asupan kopi dan kafein mampu secara signifikan menurunkan resiko penyakit parkinson. (JAMA. 2000;283:2674-2679)

Disinyalir manfaat kopi untuk pencegahan penyakit parkinson ini karena adanya kandungan kafein di dalam kopi.

6. Kopi Menurunkan Resiko Kanker

Kandungan kopi sudah dihubung-hubungkan dengan menurunnya risiko kanker, yaitu berupa penurunan risiko kanker hati, kanker endometrium, kanker payudara dan kanker prostat.

Pada sebuah studi tahun 2008 di Swedia, hasil penelitian menyimpulkan bahwa dengan minum dua-tiga cangkir kopi dalam sehari mampu menurunkan risiko kanker payudara.

Sebuah studi dari pihak Harvard School of Public Health, menemukan bahwa kopi dapat menurunkan risiko terkena kanker prostat. Manfaat ini bisa diperoleh dari kopi yang berkafein maupun kopi yang tidak mengandung kafein.

Dari laman Cancerresearchuk dot org, Pada tahun 2015, World Cancer Research Fund (WCRF) melakukan analisa dari hasil 6 studi mengenai hubungan kopi dengan penurunan risiko kanker hati.

WCRF menyimpulkan bahwa mengonsumsi kopi tampaknya mampu menurunkan risiko kanker hati. Hanya saja dari beberapa studi yang dianalisa tersebut, belum tentu bisa secara akurat melakukan perhitungan berbagai faktor risiko kanker hati, seperti faktor obesitas dan kebiasaan mengonsumsi minuman alkohol yang dilakukan audiens yang diteliti.

Sehingga masih ada kemungkinan bahwa ada faktor lain selain kopi yang memperngaruhi hasil studi, misalnya bahwa bisa saja orang yang tidak minum kopi tetapi minum banyak alkohol, ataupun orang yang suka minum kopi tetapi dia tidak penah minum alkohol.

Oleh karena itu penelitian ini belum bisa dikatakan akurat 100%.

Opera Snapshot_2018-03-29_081129_scienceblog.cancerresearchuk.org

Masih dari laman Cancerresearchuk dot org, terdapat beberapa bukti penelitian bahwa kopi mampu menurunkan risiko kanker rahim. Sebuah penelitian pada tahun 2013 menemukan bahwa perempuan yang minum secangkir kopi setiap hari mengalami penurunan risiko kanker rahim.

Dalam studi yang ada tersebut, pihak IARC tidak mengomentari setiap jenis kopi (seperti instan atau espresso), dan mengomentari tenang cara penyajian kopi, seperti menambahkan susu, gula, dll

Dari kesimpulan itu semua, sebenarnya sudah memperkuat dan memberikan tanda-tanda bahwa minum kopi memberikan manfaat untuk penurunan resiko beberapa jenis kanker. 

7. Meningkatkan Metabolisme Tubuh dan Menurunkan Berat Badan

Pada sebuah penelitian pada tahun 1980, penelitian tersebut menemukan bahwa kopi yang memiliki kandungan kafein, berfungsi untuk meningkatkan metabolisme tubuh.

Peneliti menyatakan bahwa manfaat kopi ini terlihat secara signifikan pada orang yang memiliki berat badan tidak obesitas.

Adapun orang yang gemuk akan mendapatkan manfaat minum kopi berupa membantu penurunan kadar lemak di dalam tubuh, karena metabolisme tubuh yang meningkat. Dengan begitu, minum kopi dapat membantu menurunkan berat badan bagi mereka yang mengalami obesitas.

Opera Snapshot_2018-03-29_081355_www.healthline.com

Dari laman Authoritynutrition dot com. Kopi mengandung beberapa zat aktif biologis yang merangsang kerja metabolisme tubuh. Kandungan kafein bekerja untuk merangsang sistem saraf untuk mengoptimalkan proses pememecahan lemak di dalam tubuh.

Studi menunjukkan bahwa kandungan kafein dapat meningkatkan tingkat metabolisme tubuh. Peningkatan metabolisme tubuh akan sejalan dengan peningkatan proses pembakaran lemak di dalam tubuh.

Dalam jangka pendek, kafein meningkatkan tingkat metabolisme tubuh, serta meningkatkan pembakaran lemak.

Dalam satu studi, menyimpulkan bahwa mengonsumsi kafein dapat menekan nafsu makan, terutama oleh pria.

8. Kopi Tinggi Kandungan Antioksidan

Seorang peneliti bernama Edward Giovannucci, dari Harvard, pada sebuah penelitiannya yang diterbitkan di jurnal “Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention,”.

Penelitian tersebut menemukan bahwa kopi memiliki kandungan antioksidan yang tinggi, bahkan setara pada sebagian sayuran dan buah-buahan.

Pada sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2005, menemukan bahwa kopi menjadi urutan pertama sebagai sumber kandungan antioksidan dalam pola makan orang-orang di Amerika Serikat.

9.  Menurunkan Risiko Alzheimer

Manfaat mengonsumsi kopi bisa meningkatkan kemampuan konsentrasi dan fokus, peforma kerja juga meningkat.

Pada beberapa studi yang dilakukan para ilmuwan telah menemukan bahwa orang-orang (terutama wanita) yang rutin minum kopi memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit Alzheimer dan demensia. Penurunan resiko bahkan bisa sampai 60 persen.

890-512-29-01-2018-menikmati-kopi-menjadi-gaya-hidup-masyarakat-tak-percaya-ini-buktinya-1517198720

10. Membantu Menurunkan Resiko Stroke

Ahli kesehatan menjelaskan bahwa kandungan kafein bisa meningkatkan tekanan darah. Hal ini benar, namum dampak peningkatan darah sangat kecil (sekitar 3-4 mm/Hg).

Oleh karena itu, kopi tidak mengkhawatirkan bisa menyebabkan hipertensi, hanya saja bagi penderita tekanan darah tinggi perlu berhati-hati dengan kopi, dengan kata lain harus membatasi konsumsi kopi dan kafein secara umum.

Penelitian tidak membenarkan mitos yang mengatakan bahwa kopi menyebabkan penyakit hati. Bahkan sebaliknya, minum kopi mampu untuk menurunkan resiko terkena penyakit hati.

Terdapat beberapa penelitian yang menemukan bahwa minum kopi bermanfaat bagi wanita untuk menurunkan resiko penyakit hati.

Minum kopi mampu mencegah seseorang mengalami primary sclerosing cholangitis (PSC), yaitu sebuah penyakit autoimun yang bahaya-nya cukup serius, yaitu bisa menyebabkan sirosis hati, gagal hati dan kanker.

Bahkan untuk jenis penyakit lainnya, beberapa penelitian yang dilakukan ilmuwan memberikan kesimpulan bahwa rutin minum kopi mampu menurunkan resiko stroke sebesar 20%.

Hanya saja, bagi mereka yang sudah terlanjur mengalami penyakit tekanan darah tinggi, maka tidak boleh mengonsumsi kopi dan kafein dalam jumlah yang banyak.

11. Mencegah Gigi Berlubang

Minum kopi hitam bermanfaat untuk mencegah gigi berlubang. Dimana para peneliti di Brazil menemukan bahwa kandungan di dalam kopi hitam mampu membunuh bakteri pada gigi.

Tetapi manfaat ini hilang ketika mencampurkan gula atau susu ke dalam kopi. Dengan begitu, hanya kopi pahit yang bermanfaat untuk mencegah gigi berlubang.

Manfaat Lainnya dari Minum Kopi


12. Kopi bermanfaat untuk meningkatkan energi dan bisa membuat lebih cerdas. Selain itu, kopi juga bisa mengurangi rasa lelah, dan menimbulkan semangat.

13. Kandungan kafein di dalam kopi mampu meningkatkan performa fisik, meningkatkan adrenalin di dalam tubuh.

14. Kopi memiliki kandungan serat yang bermanfaat bagi tubuh. Satu gelas kopi memiliki kandungan setara dengan 1.8 gram serat. Dalam sehari, jumlah serat yang dibutuhkan tubuh yaitu 20-38 gram.

15. Minum kopi dapat menurunkan resiko terkena penyakit encok. Sebuah penelitian dengan melibatkan 50.000 pria menunjukan bahwa minum kopi dapat menurunkan resiko terkena encok.

16. Kopi bermanfaat untuk mencegah penyakit batu empedu. Penelitian pada tahun 2002 di Harvard menemukan kesimpulan penelitian bahwa wanita yang minum kopi mampu menurunkan risiko penyakit batu empedu. Hal ini juga berlaku bagi para pria berdasarkan studi lainnya yang telah dilakukan.

17. Minum kopi berkhasiat untuk meningkatkan stamina, kandungan kafein di dalam kopi mempengaruhi kinerja sel tubuh, yang menimubulkan perasaan segar di tubuh lebih lama.

18. Kopi dapat menjaga kesehatan mulut. Hal itu karena kopi memiliki sifat anti bakteri yang berguna untuk kebersihan di mulut.

19. Kopi bermanfaat untuk meningkatkan mood, dimana banyak orang yang tidak sadar merasakan lebih ceria setelah minum kopi.

20. Kopi dapat menjaga kesehatan kulit kepala. Penelitian menunjukan bahwa kandungan kafein di dalam kopi bermanfaat untuk meminimalisir kerontokan pada rambut. Kandungan antioksidan di dalam kopi juga bermanfaat untuk kesehatan kulit kepala.

Efek Samping Minum Kopi


Kopi juga memiliki efek samping yang perlu diwaspadai, yaitu:

1. Minum kopi (apalagi dalam jumlah banyak) bisa menyebabkan susah tidur (insomnia), muncul sakit kepala, mudah gugup, bahkan bisa cepat marah ketika Anda minum kopi terlalu banyak.

2. Wanita hamil hendaknya menghindari kopi, karena bisa berakibat buruk yang terutama pada janin yang dikandung. Ibu hamil bisa mengganti minum kopi menjadi minum teh.

3. Minum kopi bisa menyebabkan detak jantung lebih cepat. Sehingga bagi Anda yang memiliki masalah pada organ jantung hendaknnya menghindari minum kopi. Atau jarang-jarang saja minum kopi.

4. Kopi dapat mengakibatkan munculnya gejala sakit maag, karena kandungan di dalam kopi bisa meningkatkan asam lambung.

5. Berlebihan minum kopi justru akan membuat daya tahan tubuh menurun. Hal itu akibat kandungan kafein akan menyerap mineral dan vitamin yang sebenarnya diperlukan tubuh. Kekurangan vitamin dan mineral dapat melemahkan imun tubuh.

6. Bahaya kopi yang cukup serius, jika berlebihan minum kopi dapat membuat tubuh rentan terkena masalah jantung, bahkan stroke.

Pada penelitian yang dipublikasikan di Journal of Neurology, Neurosurgry and Psychiatry pada tahun 2002, menyatakan konsumsi lebih dari 5 gelas kopi dalam sehari bisa merusak dinding pembuluh darah.

Beberapa Hal Lainnya Yang Perlu Diketahui


Kopi kurang baik diminum sebelum atau sesudah olahraga. Bagi mereka yang sedang mengalami penyakit asam lambung, tekanan darah tinggi dan radang usus maka perlu menghindari minum kopi.

Mengonsumsi kopi dalam keadaan masih cukup panas beresiko mengakibatkan sakit tengorokan, panas dalam dan sariawan.

Memang ada kopi dekafein, maksudnya kopi bebas kafein, akan tetapi yang namanya kopi tetap saja memiliki kandungan kafein, sedikit maupun banyak. Mengonsumsi tida cangkir kopi dekafein, maka ini sama saja dengan minum secangkir kopi kafein.

Perlu diketahui, kopi dekafein menggunakan bahan kimia yaitu zat methylene chloride, hal ini bertujuan agar menurunkan kadar kafeinnya.

Kafein itu bukanlah bagian dari rasa pahit pada kopi. Sehingga sebuah kesalahan, ketika menganggap semakin pahit rasa kopi maka semakin tinggi kafeinnya. 

Source: Kesehatan Tubuh

Jenis-Jenis Kopi Nusantara

KOPI INDONESIA-600-201


logo-otten

Indonesia adalah negara yang diberkahi dengan letak geografis dan struktur tanah baik tempat bertumbuhnya kopi. Beberapa wilayah di Indonesia tersebar perkebunan kopi yang masing-masing hasil kopinya memiliki karakteristik unik dan berbeda-beda. Apa saja kopi nusantara dan bagaimana karakteristik setiap biji kopinya? 

Ceff291WEAAKaT0

Inilah 10 Negara Tujuan Utama Ekspor Kopi Indonesia


KataData, Selasa 5 Desember 2017

Indonesia merupakan salah satu produsen kopi terbesar di dunia dengan produksi mencapai 639 ribu ton pada 2016. Beberapa jenis kopi Nusantara bahkan dikenal oleh penikmat kopi di seluruh dunia seperti kopi Toraja, kopi Lampung, kopi Mandailing, maupun kopi Aceh. Bahkan kopi Luwak yang merupakan kopi hasil fermentasi dari binatang luwak/musang sangat terkenal kenikmatannya sehingga harganya sangat mahal hingga mencapai jutaan rupiah per kilogram.

Amerika Serikat masih menjadi negara tujuan ekspor kopi Indonesia. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa ekspor kopi Indonesia ke Negeri Paman Sam pada 2016 seberat 67.309,2 ton, naik 2,79 persen dari tahun sebelumnya 65.482,3 ton. Jumlah tersebut merupakan yang terbesar dibandingkan dengan ekspor ke negara lainnya. Adapun nilainya mencapai US$ 269,9 juta atau sekitar Rp 3,5 triliun. Sementara total ekspor kopi Indonesia mencapai 412 ribu ton dengan nilai US$ 1 miliar.

Luas areal tanaman kopi Nusantara mencapai 1,23 juta hektare (ha) terdiri atas Perkebunan Rakyat 1,18 juta ha, Perkebunan Besar Negara 22.525 ha, serta Perkebunan Besar Swasta 25.493 ha.

10 Negara Tujuan Utama Ekspor Kopi Indonesia 2016

Opera Snapshot_2018-03-25_082419_databoks.katadata.co.id 600x400

Source: KataData News & Research

Kopi Indonesia Berjaya di World of Coffee Budapest 2017


Penulis : Aprillia Ika . Kompas . 4 Juli 2017

WOC-Budapest-Logo-BW-Trans-Updated

Upaya mengenalkan dan meningkatkan daya saing kopi Indonesia terus dilakukan perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri. Salah satunya melalui keikutsertaan dalam World of Coffee (WoC) Budapest 2017 di Hung Expo Budapest, Hongaria, pada 13-15 Juni 2017. Keikutsertaan Indonesia di World of Coffee (WoC) Budapest 2017 berhasil membukukan transaksi 4,9 juta dollar AS selama pameran berlangsung.

Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Budapest Hikmat Rijadi mengungkapkan, partisipasi Indonesia ke-3 kalinya ini merupakan partisipasi terbaik di WoC dari sisi jumlah buyers dan inquiry yang diterima.

“Kami harapkan partisipasi Indonesia dalam WoC Budapest 2017 ini mampu mengenalkan dan menjadikan specialty coffee Indonesia semakin kompetitif di pasar Eropa,” ungkap Hikmat Rijadi melalui pernyataannya ke Kompas.com.

Beberapa specialty coffee Indonesia yang dipromosikan kali ini antara lain kopi arabika dari Sumatera Gayo, Lintong, Kerinci, Solok Minang, Bengkulu, Jawa Barat Preanger dan Papandayan.

Serta dari Jawa Tengah Temanggung, Jawa Timur Bondowoso dan Kalisat, Bali Kintamani, Flores Bajawa, Sulawesi Toraja, dan Papua Wamena.

Adapun dari jenis kopi robusta yaitu kopi asal Lampung, Jawa Tengah Temanggung, Flores Manggarai, serta tidak ketinggalan kopi Luwak. Sebanyak lebih dari 32 inquiry juga datang dari beberapa negara di Eropa seperti Bulgaria, Polandia, Kroasia, Slovakia, Slovenia, Ceko, Italia, Belanda, Belgia, Swiss, Jerman, dan Inggris.

Ada pula inquiry dari kawasan lain seperti Turki, Israel, Amerika Latin (Brasil, Kolombia, dan Guatemala), Timur Tengah (Kuwait dan UAE), dan Asia (Korea Selatan, RRT, Vietnam).

Rangkaian kompetisi kopi internasional World of Coffee Budapest, Hungaria, baru saja usai Kamis (15/6) lalu. Juara-juara baru dalam dunia kopi internasional pun sudah terpilih. Kontingen Indonesia, Harison Chandra untuk WBrC, Ovie Kurniawan untuk WLAC, dan Dimas Juliannur Fajar untuk WCTC juga sudah memberikan penampilan yang membanggakan.

juara-dunia-world-of-coffee-budapest-4-ovie-3

Harison Chandra, wakil Indonesia untuk WBrC 2017

Perwakilan dari Indonesia, Harison Chandra, mempersembahkan kopi Finca Deborah Geisha dari Panama kepada para juri. Ia mengalami sedikit kendala akibat kettle yang tidak bekerja dengan baik. Tatkala mengejar suhu 95°C, kettle yang ia gunakan berhenti memanaskan di suhu 85°C.

“Gak inget gimana bisa kejadian. Tapi waktu itu aku liat kettle-nya menunjukkan angka di 85°C. Pada dasarnya, aku harus memutuskan harus ngapain dan akhirnya aku mutusin buat lanjut aja karena udah gak ada waktu buat nunggu,” ujar Harison pada tim kopikini.com, melalui pesan pribadi dari akun sosial medianya, Jumat (16/6).

Apa saja Kopi Nusantara dan bagaimana Karakteristik nya? 

Kopi Sumatera


Kopi Sumatera-Perkebunan Kopi aeki

Kopi Sumatera adalah salah satu kopi paling terkenal di dunia. Kopi Sumatera yang paling terkenal berasal dari Sumatera Utara dengan kopi Sidikalang, Lintong dan Mandheling. Kopi Sumatera memiliki cita rasa yang berat. Bisa dikatakan paling berat dan kompleks di antara jenis-jenis kopi yang ada di dunia.

Beberapa ahli kopi mengatakan kopi Sumatera memiliki cita rasa unik karena dengan karakteristik dengan aroma rempah dan juga earthy. Kopi Sumatera memiliki tekstur halus dan berbau tajam. Inilah yang menyebabkan kopi Sumatera menjadi salah satu kopi paling laris. Kopi Suamtera diproses dalam dua cara yaitu proses semi-washed dan dry-processed. Ditanam di ketinggian dan kontur tanah ideal menjadikan kopi Sumatera berkualitas terbaik bahkan di mata Internasional.

Kopi Sumatera-coffee-beans-and-womans-hands
Kopi Sumatera-kopi-sumatra_0803_20180308_101626

Berikut adalah 7 Kopi Terbaik di Sumatera:

  1. Kopi Takengon (Gayo)
  2. Kopi Sidikalang
  3. Kopi Mandailing
  4. Kopi Curup
  5. Kopi Empat Lawang
  6. Kopi Lahat
  7. Kopi Lampung

Kopi Sulawesi


Kopi Sulawesi-Kopi Toraja-Sulawesi

Tana Toraja adalah daerah yang diberkahi tanah tempat kopi tumbuh subur dengan kualitas yang tak kalah baik dari kopi dari daerah lain. Rasa yang kuat dan kadar asam yang tinggi menjadikan kopi Toraja diminati pasar yang memang menyukai kopi dengan keasaman tinggi.

Meskipun sering disebut-sebut bercita rasa mirip dengan kopi Sumatera, tapi kopi Toraja memiliki ciri sendiri yang tentunya berbeda. Kopi Toraja memiliki bentuk biji yang lebih kecil dan lebih mengkilap dan licin pada kulit bijinya. Meskipun memiliki cita rasa asam, kopi Toraja memilki aroma earthy yang khas. Dan menurut ahli kopi aroma itulah yang menjadikan kopi Toraja berbeda dengan karakteristik yang unik pula.

Kopi Toraja 2
Kopi Sulawesi-kopi-toraja2
Kopi Toraja 1
kopi_kampung_toraja

Di setiap kopi nikmat, ada beragam variabel yang membuatnya istimewa: lokasi, variasi, metode pengolahan, ketinggian, dan lainnya. Toraja adalah daerah pegunungan yang dihuni oleh kelompok etnis Toraja. Seperti kebanyakan di Indonesia, ini adalah lokasi yang basah dan lembab.

Wilayah yang terletak di Sulawesi selatan ini mempunyai letak geografis area pegunungan yang sangat cocok untuk pengembangan budidaya kopi dengan kualitas yang sangat prima. Hal tersebut sudah diketahui sejak penjajahan Belanda ratusan tahun silam. Wilayah Toraja juga dikenal sebagai wilayah yang mempunyai budaya dengan pesona indah yang tidak ditemukan di wilayah Indonesia lainnya.

Disamping itu daerah ini sangat dikenal sebagai penghasil kopi dengan aroma wangi yang memikat selera para penikmat kopi dengan selera tinggi. Bagi anda yang berkunjung ke Tana Toraja khususnya di Rantepao tidak lengkap rasanya jika kunjungan tersebut tidak disempurnakan dengan menikmati Kopi Arabica asli Toraja.

Toraja merupakan salah satu kota penghasil kopi arabika di Indonesia, berlokasi di bagian selatan dari Pulau Sulawesi yang didominasi dengan kontur dataran tinggi berupa pegunungan dengan ketinggian lebih dari 1.200 mdpl dan berjenis tanah endapan liat/marine memberikan satu keunggulan yang mampu membuat kualitas kopi dari Tana Toraja memiliki keunikan dari segi karakteristik rasa dan aroma.

Ada beberapa Negara yang sangat menggemari kopi Torja terutama Jepang, makanya tidak heran kalo  Kopi Toraja kini sudah dipatenkan Jepang oleh perusahaan bernama Key Coffe pada tahun 2005.  

Di Jepang kopi Toraja di anggap sebagai barang mewah, sekitar 40 persen kopi yang beredar di Jepang adalah kopi Toraja. Penikmat kopi Toraja dinegara matahari terbit ini berasal dari kalangan menengah keatas karena untuk mendapatkan secangkir kopi Toraja mereka harus membayarnya dengan harga cukup tinggi.

Karakter kopi “Toraja” Sulawesi 

Kopi Sulawesi rasanya bersih, mereka secara umum menampilkan ciri karakter rempah-rempah atau kacang-kacangan, seperti kayu manis atau cardamom (sejenis jahe). Karakter lada hitam kadang-kadang juga ditemukan. Rasa manis mereka, seperti halnya kebanyakan kopi-kopi Indonesia, berhubungan erat dengan kekentalan kopi.

After taste-nya akan menyelubungi langit-langit mulut di akhir minum kopi, halus dan lembut. Kebanyakan kopi Sulawesi dibudidayakan oleh perkebunan kecil, dengan sekitar 5% berasal dari tujuh perusahaan yang lebih besar Petani-petani Sulawesi menggunakan suatu proses yang unik disebut “giling basah”.

Kopi Toraja Kalosi sendiri memiliki aroma kopi spesial ini khas dengan tingkat keasaman yang rendah, halus, lembut, citarasa floral dan fruity. Sensasi rasa kopinya kuat, menembus lidah. Juga ada rasa kecut. Pahitnya muncul di ujung lidah tak lama setelah diteguk. Penampilan kopinya tampak lebih bening setelah dituang ke dalam cangkir, mirip teh pekat

Kopi Toraja adalah jenis kopi Arabica yang disebut “Queen of Coffee”. Cirinya adalah kopi ini memiliki aroma khas seperti aroma tanah. Rasa pahitnya menonjol, namun dengan kadar asam yang rendah, tidak bikin mual ketika meminumnya.”

Kopi Toraja - CoffeeLand

Coffeeland Indonesia menyediakan beberapa Kopi Arabica Specialty Single Origin dari beberapa daerah Indonesia yang sudah dikenal baik di dalam maupun di luar negeri. Ada beberapa jenis kemasan Kopi Arabica Specialty Single Origin untuk anda coba, agar anda bisa menemukan karakter rasa kopi apa yang cocok untuk memanjakan lidah anda. Kemasan yang tersedia mulai dari 125gr, 250gr, 500gr hingga 1Kg. More Information contact:  +62 813 223 56979.

logo-ke-belanda-resize

Adapun Kopi Arabica Specialty Single Origin yang tersedia di Coffeeland yaitu : 

  • Kopi Arabica Aceh Gayo Specialty
  • Kopi Arabica Toraja Specialty
  • Kopi Arabica Flores Specialty
  • Kopi Arabica Bali Specialty
  • Kopi Arabica Java Specialty
  • Kopi Arabica Malabar Specialty
  • Kopi Arabica Mandailing Specialty
  • Kopi Arabica Wamena Specialty
  • Kopi Arabica Blue Korintji Specialty

Kopi Aceh Gayo


Kopi Gayo 1

Siapa yang tidak kenal dengan kopi Aceh Gayo yang sudah tersohor kenikmatannya? Kopi yang berasal dari daerah Tanah Gayo Aceh Tengah ini menjadi salah satu jenis kopi yang paling banyak dikonsumsi masyarakat maupun yang diekspor ke luar negeri. Kopi Gayo memiliki ciri unik dengan kekhasan aroma yang berbeda dengan kopi-kopi lain di Indonesia.

890-512-29-01-2018-menikmati-kopi-menjadi-gaya-hidup-masyarakat-tak-percaya-ini-buktinya-1517198720

Kopi Gayo menghasilkan sebagian besar jenis kopi Arabika terbaik. Cita rasa kopi Gayo sendiri terasa lebih pahit dengan tingkat keasaman rendah. Aromanya yang sangat tajam menjadikan jenis kopi ini disukai. Tak heran kopi ini menjadi penghasil kopi terbesar di Asia. Meskipun rasanya pahit, kopi Gayo memberi aroma gurih pada setiap tegukan.

Kopi Gayo, selain terkenal di negeri sendiri, juga dikenal oleh penikmat kopi di luar negeri, terutama di Uni Eropa. Di Aceh sendiri, kopi Gayo sebagian besar ditanam di dataran tinggi. Terdapat tiga daerah yang menjadi pusat kopi Gayo, yakni Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah dan Gayo Lues. Tiga daerah itu memiliki 60 varietas dan cultivated variety kopi Gayo.

Namun dari banyak varietas itu, dua di antaranya diambil untuk dikembangkan, yakni varietas Gayo 1 dan Gayo 2. Pengembangan dua varietas ini merupakan saran dari Kementerian Pertanian karena keduanya dianggap memiliki kualitas baik. “Dua varietas merupakan varietas anjuran dari Kementerian Pertanian yang telah teruji dari kualitas dan produktivitasnya,” kata Iwan Juni, seorang pemehati kopi asal Aceh.

Varietas Gayo 1 dan Gayo 2, lanjut Iwan Juni, berdasarkan uji cita rasa. Gayo 1 unggul di kelompok flavor (perisa) enzymatic. Sementara Gayo 2 di kelompok flavor sugar browning. Ditambah dengan viskositas (body) arabika Gayo yang merupakan salah satu viskositas terbaik di dunia, wajar kedua varietas tersebut menjadi favorit para pembeli kopi dunia.

Kopi Gayo 2
Kopi Gayo 3
Kopi Gayo 4

Kementerian Pertanian, lanjut Iwan, telah melepas varietas Gayo 1 dan Gayo 2 sebagai varietas unggulan pada tahun 2010.

16627597_926d7a9c-c8cc-4bd7-baf6-540bc8bc6ba9_720_567

Adapun ciri utama dari varietas Gayo 1 adalah pertumbuhan yang tinggi dan kokoh, warna daun hijau tua, pupus berwarna cokelat muda, buah muda berwarna hijau bersih, buah masak berwarna bmerah cerah, bentuk buah agak memanjang, ujung agak tumpul, buah masak kurang serempak, lebih toleran terhadap penyakit karat daun serta mutu fisik dan mutu seduhan sangat baik. Sementara filogenetik asal usul Gayo 1 tidak diketahui secara pasti.

Namun dari perincian monologi tanaman, bentuk daun, ukuran bunga dan dompolan buah dengan ruas (internodia) panjang diduga berasal dari populasi kopi arabusta asal Timor Timur.

Arabusta Timor Timur merupakan persilangan alami antara kopi arabika dengan kopi robusta yang terjadi di Timtim. Pada tahun 1979-1980-an, varietas ini dikembangkan ke seluruh wilayah pengembangan kopi arabika di Indonesia melalui proyek Proyek Peremajaan, Rehabilitasi dan Perluasan Tanaman Eskpor (PRPTE), termasuk Dataran Tinggi Gayo.

Sejak terpatahkannya ketahanan Varietas Catimor Jaluk terhadap serangan penyakit karat daun, di awal tahun 2000-an, petani banyak beralih mengembangkan varietas Timtim yang berbuah lebat serta lebih tahan penyakit karat daun, kemudian menggunakannya sebagai sumber benih. Menurut Iwan, Gayo 1 berasal dari population breeding, yaitu seleksi dari populasi varietas Timtim atau dikenal dengan sebutan Hibrido de Timor (HdT).

Varietas ini dipilih oleh dua orang staf dari Puslitkoka Jember dengan prosedur yang tidak benar. Namun demikian, kesalahan prosedur tersebut bukanlah hal yang disengaja.

Sebab, saat itu, pada akhir tahun 1970-an, belum banyak informasi yang diperoleh mengenai varietas baru kopi gayo. “Alhasil menjadi lumrah jika di kebun-kebun pengembangnya di tanah Gayo, terjadi inhomogenitas (tidak beragam) yang sangat tinggi, sehingga diseleksilah menjadi Gayo 1 yang memiliki homogenitas yang lebih baik,” jelas Iwan Juni.

Sementara itu, ciri utama dari Gayo 2 adalah tipe pertumbuhan tinggi, melebar dengan perdu kokoh, daun berwarna hijau tua, pupus pucuk daun berwarna cokelat kemerahan, buah merah agak bulat dan berwarna merah muda, agak tahan penyakit karat daun, mutu fisik dan mutu seduhan sangat baik.

Gayo 2 merupakan hasil seleksi pada populasi arabika yang ditanam bercampur dengan Timtim dan Linie 5 di kebun seorang petani, Maisir Aman Al di Desa Jongok Meluem  Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah.

Pada saat ini tersisa 2 dari 6 batang pohon dari pohon terpilih ditanam di sekitar pohon induk. Jumlahnya 1.500 batang pohon yang jika diidentifikasi terpilih menjadi 2 tipe. “Gayo 2 adalah multiline variety yang pada awalnya berasal dari 4 batang kopi di Kebun Pak Maisir itu, sebagaimana multiline variety yang lain. Gayo 2 memiliki homogenitas yang sangat baik. Karena varietas ini akan dapat dikenali dengan lebih mudah,” tambah Iwan Juni yang juga ketua Gayo Barista Community (GBC) tersebut.

Rasa tak konsisten

Salah satu ciri khas kopi arabika Gayo adalah cenderung memiliki rasa yang tidak konsisten. Hal itu terjadi karena perkebunan kopi di daerah ini memiliki ketinggian yang berbeda, serta cara budidaya yang beragam.

“Kalau kopi yang ditanami di areal yang berbeda, dengan ketinggian yang berbeda, serta varietas yang beragam, maka memungkinkan karakteristik kualitas fisik dan cita rasa juga akan berbeda pula,” kata Mahdi, ketua Gayo Cupper Team (GCT), sebuah asosiasi penguji cita rasa kopi, Jumat (28/4/2017) lalu.

Kopi arabika yang ditanami pada ketinggian di bawah 1.200 mdpl cenderung menghasilkan kualitas fisik jelek dan cita rasa yang tidak disukai oleh penikmat kopi pada umumnya. Keasaman kopi rendah dan kurang kental. Sedangkan kopi yang ditanam di atas ketinggian 1.200 mdpl menghasilkan biji kopi yang baik dengan cita rasa yang lebih kompleks.

Mahdi menyebutkan, daerah yang di bawah ketinggian 1.200 mdpl di antaranya di Takengon, yaitu di Kecamatan Rusip dan Celala, serta sebagian perkebunan kopi di Kecamatan Silihnara. Sedangkan dataran tinggi di atas 1.200 mdpl terdapat di Kecamatan Atu Lintang, Jagong Jeget, Bies, serta Bebesen, Kute Panang dan Kecamatan Bintang. Sementara itu di Kabupaten Bener Meriah, sebagian kopi yang ditanam terdapat di Kecamatan Gajah Putih, Timang Gajah, Bandar, Mesidah, serta Kecamatan Syiah Utama. Daerah-daerah tersebut memiliki ketinggian di bawah 1200 mdpl.

Sedangkan daerah di atas ketinggian 1.200 mdpl di antarnya terdapat di Kecamatan Bukit, Bandar, Bener Kelipah dan Kecamatan Permata. “Tentu dalam hal ini kualitas kopi di bawah 1.200 mdpl tidak potensial untuk dijadikan areal budidaya kopi arabika Gayo, melainkan cocok untuk kopi robusta, kakao, dan komiditi lainnya,” terang Mahdi yang sudah 20 tahun mengamati perkembangan kopi Gayo.

Di Jepang, Kopi Gayo Sangat Terkenal

Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin

Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin ketika menyambut Walikota Ochi, Provinsi Kochi, Jepang, Mr. Yasuyuki Koda, Senin (17/10/2016) malam.(Kontributor Takengon, Iwan Bahagia )

Walikota Ochi, Jepang Yasuyuki Koda menyebut, salah satu hasil bumi tanah Aceh, yakni kopi gayo terkenal di negaranya.

Hal itu disampaikan Koda, saat dijamu Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin, Senin (17/10/2016). “Di Jepang, kopi gayo sangat terkenal,” ungkap dia di sela menyeruput kopi dari cangkirnya.

Koda yang mengaku penggemar kopi ini bahkan mengungkapkan bahwa dirinya adalah seorang penyuka kopi gayo.

Dibanding kopi lain, kopi gayo lebih high class,” kata dia.

Nasaruddin yang mendengarkan pengakuan tersebut langsung menyahuti Yasuyuki dengan mengatakan bahwa kopi gayo di daerah ini ditanam secara organik.

Selain itu kopi ini juga menghasilkan cita rasa dan aroma yang disukai pasar dunia. “Ada 17 negara tujuan ekspor sejauh ini, dan Jepang merupakan satu di antara pengimpor besar di Asia,” ujar dia.

Nasaruddin menambahkan, pasar kopi di Asia, terlebih di Jepang, akan terus berkembang seiring dengan perubahan gaya hidup dan peralihan budaya masyarakat yang awalnya akrab dengan minuman teh kini beralih menyeruput kopi. / Penulis : Kontributor Takengon, Iwan Bahagia

Berikut data tentang Kopi Gayo yang beredar di pasaran lokal 

Kopi Gayo 01
Kopi Gayo 02
Kopi Gayo 03
Kopi Gayo 04
Kopi Gayo 05
Kopi Gayo 06

Kopi Kintamani . Bali


Kopi-Kintamani-Sudah-Diekspor-ke-Amerika-Sejak-1825_126037

Kopi yang berasal dari daerah Kintamani Bali nan sejuk ini memang memiliki keunikan cita rasa yang berbeda dari kopi di daerah lain di nusantara. Kopi Bali Kintamani memiliki cita rasa buah-buahan yang asam dan segar. Hal tersebut terjadi dikarenakan tanaman kopi di Bali Kintamani ditanam bersamaan dengan tanaman lain seperti aneka sayuran dan buah jeruk. Kopi jenis ini menggunakan sistem ‘tumpang sari’ bersama dengan jenis tanaman lain.

Itu kenapa biji kopinya meresap rasa buah-buahan seperti jeruk. Selain memiliki cita rasa ‘buah’, kopi Bali Kintamani memiliki cita rasa yang lembut dan tidak berat. Keunikanya tersebut di dapat dari letak geografisnya yang unik juga. Bagi kamu yang menyukai cita rasa kopi berbeda, kopi Bali Kintamani bisa menjadi pilihan yang tepat.

kopi-kintamani

Kopi Bali Kintamani dihasilkan dari tanaman kopi arabika yang ditanam didataran tinggi Kintamani, tepatnya di Desa Kintamani, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali, dengan ketinggian diatas 900 mdpl.

Kawasan Kintamani berada dilereng gunung berapi batur. Dengan jenis tanah Entisel dan Inceptisol (Regusol). Kawasan ini memiliki udara yang dingin dan kering dengan curah hujan yang banyak selama 6-7 bulan musim hujan.

Tanaman-tanaman kopi arabika terbentuk dari varietas-varietas terseleksi. Pohon kopi ditanam dibawah pohon penaung dan dikombinasikan dengan tanaman lain dan dikelola serta diberi pupuk organic. Kopi ini memiliki citarasa yang khas yakni aroma citrus dengan tingkat keasaman yang rendah, sehingga banyak diminati oleh konsumen Internasional.

76130cd7-1de1-4742-835e-77b86fecb749w

Hasil kopi ini adalah yang diandalkan. Bahkan menjadi salah satu dari tiga kopi Indonesia yang mendapat sertifikat Indikasi Geografis Unik, lebih dikenal dengan nama Indikasi Geografis. Bukan cuma itu, Kopi Kintamani memiliki Sertifikat Hak Atas Kekayaan Intelektual dengan Indikasi Geografis. Artinya Kopi Kintamani adalah yang pertama  mendapatkan sertifikat HAKI dengan Indikasi Geografis.

Kopi jenis arabika yang tumbuh di kawasan wisata Kintamani, memiliki keunggulan yang diakui konsumennya mancanegara, di antaranya citarasa yang khas, tahan hama penyakit, berbuah lebat serta produktivitas tinggi.

Gelondong merah dipetik secara manual dan dipilih dengan cara seksama dengan persentase gelondong merahnya 95%. Kopi gelondong merah selanjutnya diolah secara basah, Dengan fermentasi selama 12 jam atau 36 jam serta dikeringkan secara alami dengan cara menjemur. Teknik olah yang dikembangkan oleh petani Kintamani bisa mewujudkan potensi mutu kawasan Kintamani.

Karakteristik Kopi Kintamani Bali (biji kopi dan citarasa) telah diteliti secara mendalam sejak 2003. Pada tahun 2003-2004 dan 2006 telah diambil ratusan sample yang dianalisis oleh para ahli kopi di-PPKKI (jember) dan cirad (montpelllier, prancis).

188801_b72b1d68-3e86-11e5-8c9b-524b87772fba

Penelitian ini menghasilkan data-data yang konsisten berkenaan dengan ukuran biji kopi dan citrarasanya. Pengambilan sampel kopi telah dilakukan pada tahun 2003 (100 sample), tahun 2004 (66 sample),dan tahun 2006 (38 sample). Pada derajat sangrai sedang (medium roast) Kopi Kintamani menunjukkan hasil sangrai yang homogeny, serta aroma kopi kopi yang terkesan manis dan ada sedikit aroma rempah-rempah.

Hasil analisis sensorial menunjukkan bahwa selama bertahun-tahun ini rasa Kopi Kintamani memiliki tingkat keasaman reguler yang mencukupi, mutu dan intensitas aroma yang kuat, dengan aroma family buah jeruk (rasa jeruk dan jeruk nipis). dan kekentalan sedang. Ini berarti kopi arabika bali kintamani memiliki potensi cita rasa yang tinggi. Kopi arabika Bali Kintamani biasanya dapat dikatakan tidak terlalu pahit (bitter) dan tidak sepat (astringent).

Ini disebabkan karena para petani Bali Kintamani memiliki kepedulian yang tinggi tentang tata cara petik pilih (gelondong merah saja) selama panen. pada umumnya, tidak terdapat cacat rasa yang signifikan dari rasa Kopi Kintamani ini. Salah satu alasanya bahwa para petani Kintamani telah mempraktekkan prinsip-prinsip “praktek pengolahan yang baik”(good manufacturing practices, GMP).

Bali baru memperdagangkan tiga jenis hasil perkebunan ke pasaran ekspor selain kopi juga kakao dan ini merupakan mata dagangan jenis baru dari Pulau Dewata dan sudah memasuki pasar mancanegara. Selain kopi arabika Kintamaniuntuk Bali, ada tanaman teh, kakao, karet, kelapa sawit, kelapa serta komoditas lainnya.

Mengenai luas wilayah khusus untuk kopi arabika Kintamani Bali meliputi 64 wilayah subak abian. Peran Subak dan mengembangkan dan menjaga keaslian Kopi Kintamani ini yang cukup besar. Mereka  selain mengatur sistem tanam subak,  juga memberikan kesejahtraan kepada para petaninya dengan mengatur harga pasar.

Tidak itu saja dalam subak melekat juga aturan adat yaitu  petani memiliki kesepakatan, bahwa anggotanya harus bertani secara organik. Tak boleh ada anggota yang menggunakan bahan kimia.

Pupuk dan pestisidanya juga organik. Selain untuk memperbaiki kualitas tanah dan meningkatkan produksi, juga agar memenuhi standar produk organik. Aturan lainnya adalah anggota dilarang panen kopi jika belum berwarna merah. Tujuannya agar kualitas kopi tetap bagus. Jika ada anggota yang melanggar, maka dia akan mendapat sanksi adat.

Ketatnya aturan adat itu sebagai hukum moral yang sudah diwariskan secara turun-temurun, sehingga tidak ada petani yang berani melanggarnya. Bahkan hasil kopi arabika hasil panenan petani di Kecamatan Kintamani ini juga diproses dengan baik menghasilkan kopi kualitas ekspor dan mampu menembus sejumlah pasar mancanegara.

Dengan adanya pengembangan kawasan komoditas unggulan ini, diharapkan potensi sumber daya alam, sumber daya manusia maupun penggunaan aset alat mesin, termasuk pendayagunaan sumber daya tanaman diharapkan akan terkelola lebih baik.

Kopi Kintamani 1

Kopi ini dapat ditemukan di banyak pusat oleh-oleh khas Bali. Namun jika ingin membeli dan melihat langsung proses pengolahan kopi secara tradisional, silakan datang ke kawasan Kintamani, Bali.

Kopi Papua Wamena


Kopi Papua Wamena 1

Kopi yang berasal dari wilayah Timur Indonesia ini tumbuh pada ketinggian 1.500 m dengan suhu 20 derajat. Menjadikannya kopi dengan cita rasa ringan dan memiliki keharuman tajam yang nikmat. Kopi Papua Wamena memiliki tingkat keasaman yang rendah, mungkin dikarenakan letak geografisnya dan juga struktur tanah tempat kopi ini bertumbuh.

Yang membuat kopi ini berkualitas tinggi adalah para petani menanam kopi ini secara organik karena tidak menggunakan bahan-bahan kimia yang tentu bisa memengaruhi kopi yang akan dihasilkan. Untuk kamu yang menyukai kopi dengan rasa ringan dan lembut, aroma tajam yang nikmat serta tekstur yang nyaris tanpa ampas, kopi Papua Wamena adalah pilihan yang tak mungkin salah.

Kopi Papua Wamena 2

Citarasa Kopi Arabika Dari Wamena Papua

Kebun kopi di kawasan ini menghasilkan salah satu kopi terbaik di dunia karena biji kopi jenis arabica ini berasal dari perkebunan alami yang ditanam di ketinggian 1600meter dari permukaan laut. Ini merupakan perkebunan paling tinggi dibandingkan kebun-kebun kopi lain yang rata-rata ditanam di ketinggian 1200 mdpl.

ketinggian inilah yang menghasilkan tingkat keasaman yang relatif rendah sehingga menghasilkan citarasa tinggi. Apalagi, penanaman kopi di Kabupaten Jayawijaya umumnya juga masih dikelola secara tradisional oleh mayarakat setempat, dengan peralatan sederhana dan tidak menggunakan bahan-bahan kimia untuk merangsang pertumbuhan maupun meningkatkan produktivitas. ” Ada perda larangan penggunaan pestisida,”

Jadi, wajar saja kopi asal Pegunungan Tengah Papua yang biasa disebut kopi Wamena mempunyai rasa yang khas dan layak disebut sebagai “kopi organik”. Bahkan, saking tradisionalnya, perkebunan seluas enam hektar ini juga unik karena masih seperti hutan dan heterogenous,tidak hanya pohon kopi saja yang ditanam di perkebunan. Ini yang membuat kopi organik yang berasal dari dataran tinggi Wamena ini mempunyai kualitas tinggi dan sangat diminati pasar luar neger. Melalui koperasi, biji kopi organik dikirim dan Ekspor perdananya dilakukan 2008 lalu.

Memang, pengembangan tanaman kopi di Pegunungan Tengah Papua baru berjalan dalam satu dekade terakhir ini. Awalnya strategi pemanfaatan potensi kopi digulirkan pemerintah setempat sebagai upaya mengurangi dampak kerusakan lingkungan yang disebabkan masyarakat karena tidak adanya alternatif pandapatan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan penyangga Taman Nasional Lorentz.

Dengan melihat potensi penduduk lokal sebagai peladang ubi jalar yang handal, cara bercocok tanam kopi dimulai awal tahun 1990an. Hingga kini terus berkembang dengan adanya pendampingan dari sejumlah pihak seperti World Wild Fund (WWF), United States Agency for International Development (USAID) dan Agribusiness Market and Support Activity (Amarta) mengenai program Papua Agriculture Development Alliance (PADA) untuk meningkatkan produksi dan kualitas kopi arabika di Lembah Baliem.

Bahkan tahun ini pemerintah daerah mencanangkan program Gerakan kanam kopi (Gertak). “Harapannya berkembang dengan semakin meluasnya areal tanaman kopi di beberapa distrik,” imbuh Leader Project Manager Program Lorenz WWF Indonesia, Wamena, Petrus Alberth Dewantoro Talubun.

Kopi Papua Wamena 3

Tapi sungguh sangat disayangkan, kopi produk organik dengan rasa sangat khas bila diseduh menghasilkan rasa yang bukan saja intensely aromatic alias harum semerbak, tidak terlalu kental, tidak terlalu pahit dan juga meninggalkan after taste rasa asam yang lembut ini kurang membumi di Wamena.

Kopi Flores Bajawa


Kopi Flores Bajawa 1

Flores terkenal dengan keindahan alamnya yang menakjubkan, siapa sangka daerah ini ternyata juga menghasilkan kopi yang tak kalah nikmatnya. Kopi Flores Bajawa adalah kopi yang berasal dari Kabupaten Ngada. Kopi ini tumbuh di dataran Flores yang subur meskipun di kelilingi oleh pegunungan yang masih aktif maupun tidak.

Kopi Flores Bajawa 2

Tanah tempat kopi ini dihasilkan ternyata mengandung andosols subur dari abu gunung berapi yang ternyata sangat baik untuk menanam kopi. Dan jadilah kopi Flores Bajawa yang nikmatnya tak kalah dengan kopi nusantara lainnya. Kopi Flores Bajawa biasanya melalui proses giling basah. Kopi ini memiliki sedikit aroma fruity dan sedikit bau tembakau pada after taste-nya. Sebuah keunikan yang mungkin tak didapatkan dari biji kopi yang berasal dari daerah lain.

Kopi Flores Bajawa 3

Kopi Flores Bajawa

Flores yaitu satu diantara sisi dari negara Indonesia sisi Timur. Satu diantara daerah di kepulauan Flores populer dengan hasil kopi nya yang sudah menebar nyaris keseluruh dunia. Daerah itu yaitu Bajawa.

Sejarah-Kopi-Flores-Bajawa

Bajawa datang dari kata Bhajawa, yang datang dari dua kata “Bha” serta Jawa”. Bha mempunyai artik “piring”, serta Jawa mempunyai makna “perdamaian”. Bhajawa mempunyai makna sebagai piring perdamaian atau daerah yang mengawali perdamaian untuk mempersatukan keseluruhnya Flores jadi utuh.

Belanda saat itu susah mengatakan kata “Bhajawa”, hingga mereka banyak menyebutnya dengan “Bajawa”. Lalu nama Bajawa ini sudah jadi satu nama daerah resmi yang diputuskan oleh pemerintah Indonesia untuk Flores.

Flores Bajawa mempunyai daerah yang subur serta alami. Kopi Flores yaitu kopi dengan type Arabika. Perkebunan kopi di Bajawa mempunyai ketinggian di atas 1300 mtr. di atas permukaan laut. Makin tinggi daerah perkebunan jadi kopi yang dihasilkan bakal makin baik.

Semua kopi Flores Bajawa lewat sistem organik, tanpa ada bahan kimia. Ini satu diantara argumen kenapa kopi Flores mempunyai citarasa yang kuat serta harum. Pemerintah setempat juga begitu mensupport beberapa petani kopi di Flores. Mereka selalu membina supaya dapat membuahkan kopi dengan kwalitas ekspor serta paling baik, serta kelihatannya ini telah termasuk berhasil, lantaran saat ini Flores jadi penyumbang ekspor kopi yang besar untuk Indonesia.

Seperti kopi daerah Indonesia Timur biasanya, kopi Flores mempunyai citarasa yang kuat atau strong. Diluar itu, kopi Flores juga mempunyai harum yang kuat. Jumlah kopi Specialty yang di hasilkan tak sejumlah dari daerah Sumatera. Hal semacam ini bikin kopi Flores Bajawa mempunyai harga yang lebih mahal dari kopi daerah Sumatera.

Saat ini kopi Flores sudah diekspor nyaris keseluruh dunia. Ekspor paling banyak ke Amerika. Warga Amerika serta Eropa begitu suka pada citarasa kopi yang kuat. Th. ini keinginan Ekspor kopi Flores Bajawa ke Amerika meraih 1000 ton, tetapi kita baru dapat penuhi ekspor sejumlah 300 ton saja. Bukan sekedar Amerika, kopi Flores juga diburu oleh Eropa, tetapi kita belum dapat penuhi semua keinginan mereka lantaran memanglah jumlah nya masihlah begitu terbatas.

Sebagian waktu lalu pemerintah Indonesia juga sudah mengambil keputusan Tanda-tanda Geografis (IG) untuk daerah Bajawa. Hal semacam ini bikin kopi Bajawa layak dikatakan sebagai kopi single origin. Kopi Single Origin mempunyai harga jual yang lebih tinggi dibanding kopi yang datang dari banyak daerah serta digabung lantas di jual ke market.

Kopi Flores Bajawa 4

Kopi Flores Bajawa jadi satu diantara kopi paling baik Indonesia yang perlu anda cicipi. Kami dari JPW Coffee jual kopi Flores Bajawa Specialty Grade. Kami cuma jual kopi special dengan defect di bawah 4%, yang berarti kopi yang kami jual diisi biji kopi paling baik tanpa ada cacat. Cacat dalam biji kopi dapat seperti biji berlubang, biji hitam, biji pecah, ada kotoran-kotoran, serta lain lain.

Kopi Jawa


Kopi Jawa 1 - Garut

Kopi yang berasal dari Pulau Jawa ini ternyata memiliki keunikan cita rasa sendiri. Aroma rempah yang lahir secara alami menjadikan kopi jenis ini dinikmati karena memiliki karakteristik yang berbeda.

Kopi-Jawa-yang-Eksotis-nan-Harum

Meskipun kopi Jawa tidak sekuat kopi Sumatera dan Sulawesi dari segi cita rasa dan aroma, tetapi dia tetap memiliki penikmat sendiri karena aroma tipis rempah yang dihasikan. Menjadikan pengalaman minum kopi terasa lebih unik dan berbeda. Sebagian besar kopi Jawa melalui proses giling basah. Itu jugalah yang membuat cita rasanya tidak terlalu kuat. Meski begitu kopi Jawa tetap diminati karena menurut beberapa ahli, tidak semua kopi nusantara mampu menghasikan kopi yang beraroma ‘rempah’.

Kopi Jawa yang Eksotis nan Harum

Indonesia sering mendapat julukan sebagai Negeri Gemah Ripah Loh Jinawi. Jika diartikan Gemah Ripah Loh Jinawi berarti kekayaan alam yang berlimpah. Indonesia memang memiliki komoditas kekayaan alam yang sangat melimpah mulai dari Sabang sampai Merauke. Mulai dari barang tambang sampai rempah-rempah bumbu dapur semuanya berhasil menarik perhatian Negara – negara tetangga bahkan sampai negara di kawasan Eropa.

Komoditas yang tidak kalah menariknya adalah kopi. Siapa yang tidak tahu dengan penghasil kopi ternikmat di dunia. Sebagai produsen kopi terbesar dan berkualitas, Indonesia merupakan saingan berat negara-negara penghasil kopi seperti Brazil, Vietnam, dan Kolombia di mata dunia. Kopi nusantara sangat beragam jenisnya mulai dari kopi luwak sampai kopi jawa.

Nah, berhubung mayoritas Prelovers adalah orang jawa dan tinggal di Pulau Jawa jadi artikel ini hanya membahas kopi jawa karena masih banyak yang belum tahu tentang kopi yang eksotis nan harum ini. Yuk, simak ulasannya berikut ini!

253570_ilustrasi-kopi_665_374

Kopi Jawa adalah kopi asli Pulau Jawa

Dari asal mula namanya saja sudah kopi jawa, Prelovers pasti sudah tahu kan dari mana asal kopi ini? Yup, kopi jawa berasal dari Pulau Jawa. Nama Jawa menjadi nama identitas dari kopi ini karena kopi ini sangat terkenal. Produksi kopi ini dipusatkan di tengah Pegunungan Ijen, di bagian timur ujung Pulau Jawa, dengan ketinggian pegunungan 1400 meter. Kopi jawa juga ditanam di daerah Priangan, Ambarawa, dan Bondowoso.

Tidak kalah dengan kopi dari Sumatera

Kopi jawa memiliki bentuk yang berbeda dengan kopi asal Sumatera. Proses pembuatan yang diproses secara basah  (wet process) membuat kopi ini memiliki cita rasa yang tidak terlalu kaya dibandingkan dengan kopi asal Sumatera. Meskipun demikian, kopi jawa mengelurkan aroma tipis rempah yang membuatnya lebih baik daripada kopi yang lain. Kopi jawa memiliki tingkat keasaman yang rendah jika dikombinasikan dengan kondisi tanah, suhu udara, kondisi cuaca serta kelembaban udara. Kopi jawa yang paling terkenal adalah Jampit dan Blawan. Kopi biji tua disebut dengan old brown, memiliki biji yang besar dan mempunyai kadar asam yang rendah. Kopi ini juga memiliki rasa yang kuat, pekat, dan manis.

java-coffee1

Kopi Jawa yang mendunia

Indonesia merupakan pengekspor kopi terbesar nomor 4 di dunia. Dalam sejarah, kepopuleran kopi jawa melesat hingga akhir abad 19. Sehingga dalam kurun waktu 2 abad, Jawa berkembang menjadi produsen kopi terbesar di dunia. Aroma kopi jawa sudah sampai ke gerai-gerai kopi di seluruh dunia. Perjalanan kopi jawa yang mendunia ini juga sempat dituangkan ke dalam buku yang berjudul The Road to Java Coffe karya Prawoto Indarto.

Source: Feb. 18, 2015 by Mustika Treisna Yuliandri-Otten Magazine and Others