Kalonica Chrisandy – Drummer Cilik

by Nabila Inaya 22/09/2015

Kalonica Chrisandy, Gadis Cilik dengan Bakat Bermain Drum yang Luar Biasa

011da6f5-ac1c-438c-a2fb-9803d2ead340

Jika sebagian orang harus berlatih selama bertahun-tahun agar bisa piawai memainkan salah satu alat musik, hal berbeda justru dialami gadis cilik yang punya nama lengkap Kalonica Chrisandy ini.

Biasa disapa Nicx, gadis berusia 9 tahun ini sudah begitu piawai memainkan alat musik drum yang menjadi poros penting dalam sebuah komposisi musik. Bakat alami yang dimiliki NICX ini pasti akan membuat penontonnya geleng-geleng kepala bahkan nggak percaya lho!

Kabarnya, Nicx memang sudah memiliki ketertarikan pada alat musik drum sejak berusia 6 tahun. Ketika itu, Nicx sering mengikuti ayahnya yang juga seorang musisi saat pergi ke studio musik. Selain itu, Nicx kecil suka menonton acara-acara musik di televisi sambil membawa stick drum dan memukulkannya kemana saja.

Nick yang akhirnya dimasukkan ke kelas drum mengalami perkembangan luar biasa. Bahkan, sang mentor pun dibuat terkejut akan potensi yang dimiliki Nicx. Itulah salah satu alasan mengapa mentornya sengaja memberikan jam latihan tambahan demi benar-benar menggali potensi yang dimiliki Nicx.

Berkat kepiawaian memainkan drum ini, Nicx pun telah berhasil mengantongi beberapa penghargaan, termasuk diundang ke beberapa acara talk show. Wah, salut deh buat Nicx! 

Biodata Kalonica – Pemeran Cewek di Iklan Sirup Marjan 2016

Kalonica Iklan Sirup Marjan (19)

Banyak orang yang bertanya-tanya, siapa Cewek yang berperan dalam Iklan Sirup Marjan tahun ini (2016)  yang bermain Drumer paling depan di Iklan Sirup Marjan Episode ke-2.

Kalonica Edaevodie Chrisandy, gadis cilik berusia 10 tahun ini mencatatkan dirinya sebagai drumer cilik Indonesia. Ia meraih berbagai prestasi internasional. Salah satunya, ia Meraih 3rd Runner up Hit Like A Girl 2014. Di level nasional ia juga meraih Juara Umum Jagoan Clevo Indonesia 2014 dan menjadi salah satu Komposer Musik Anak Soundtrack Film 1.000 Balon Biskuat Kreasi Semangat.

Nicx, panggilan akrabnya, mulai menyenangi alat musik drum ketika berusia enam tahun. “Saya tertarik melihat papa main drum di studio,” ungkapnya.

Dara kelahiran Bandung, 10 Oktober 2004 ini mengakui dalam mengembangkan talenta bermusik tidak terlepas dari dukungan orangtua. Kegiatan rohani pun tak diting galkannya, sebagai umat Paroki St Maria Fatima, Lembang, Bandung, ia aktif di kelompok misdinar, Bina Iman Remaja (BIR), dan menjadi organis Gereja. “Dengan aktif di Gereja, saya bisa mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan atas talenta yang saya telah terima,” ujarnya.

 

 

Kumpulan Drummer Wanita Indonesia

Tidak dapat dipungkiri jika salah satu personil dalam sebuah grup musik yang paling tidak mendapat banyak sorotan adalah seorang drummer. Umumnya dalam grup musik baik yang sudah memiliki nama besar di banyak kalangan atau bagi mereka yang masih menapaki popularitas, kalangan masyarakat lebih sering mengingat sosok si vokalis ketimbang penabuh drum.

Hal tersebut tak lepas dari posisi drummer yang kerap berada di bagian belakang, namun jangan salah meski tidak banyak disorot seorang drummer memiliki bagian yang penting. Pemain drum dapat mengatur ritme bermusik bahkan dapat menghadirkan nuansa lagu yang jadi lebih menarik untuk di dengar.

Jika umumnya seorang drummer dulunya lebih banyak dikenal dimainkan oleh para lelaki, kini kaum wanita pun sudah banyak tertarik untuk menjadi seorang drummer termasuk di Indonesia. Jangan salah kemampuan mereka pun tidak kalah di bandingkan lelaki, apalagi mereka punya paras yang cantik. Siapa saja drummer Indonesia paling cantik? 

Berikut ini adalah beberapa diantara mereka yang mengeluti Karie sebagai Drummer.

Susy Nander 


1454580902-susi

Drummer cewek Indonesia, apalagi rock, kudu kenal sama drummer cewek legendaris yang satu ini. Dia lah Susy Nander, drummer band pop 60an bernama Dara Puspita. Gaya drumnya yang kasar jadi ciri khas musik Dara Puspita yang sampai sekarang masih diminati oleh anak-anak muda jaman sekarang.

Dara_Puspita_dalam_kulit_muka_Rolling_Stone_Indonesia_edisi_Oktober_2015 (1)

Dara Puspita adalah grup musik asal Surabaya, Jawa Timur yang dibentuk tahun 1964 dan beranggotakan Titiek Adji Rachman (gitar melodi), Lies Soetisnowati Adji Rachman (bas), Susy Nander (drum), dan Ani Kusuma (gitar pengiring).

Awal Mula

Opera Snapshot_2018-01-31_192911_id.wikipedia.orgPopularitas dan sensasionalitas grup ini baru terjadi setelah Titiek Hamzah sebagai pemetik bas menggantikan Lies pada 3 April1965. Lies meninggalkan Dara Puspita selama sebulan untuk menyelesaikan sekolahnya. Ketika dia kembali, Lies justru menggantikan Ani, sementara Titiek Hamzah tetap dipertahankan. Dengan formasi Titiek AR, Lies, Titiek Hamzah, dan Susy, mereka tampil pertama kali di Bandung bersama Yanti Bersaudara dan Erni Djohan. Mulai saat itu, keempat dara Kota Buaya itu mendapat sambutan yang luar biasa dari penonton.

Keunikan mereka diatas panggung adalah dengan melakukan hal-hal yang tak dilakukan grup-grup pria. Mereka berjingkrak dan menjerit sambil meraung-raungkan alat musiknya sehingga sering lirik lagu menjadi tidak terdengar. Tetapi, banyak yang naik ke atas pentas ikut berjoget. Sambutan penonton tidak hanya di Tanah Air. Dalam pertunjukan mencari dana di Kuala Lumpur(Malaysia) awal November 1967, mereka dielu-elukan ribuan penonton yang juga berebut bersalaman dan minta tanda tangan. Pada kesempatan itu, Dara Puspita tampil bersama pelawak dan penyanyi Alwi serta Oslan Husein.

Personil

Dalam kehidupan sehari-hari, keempat gadis itu termasuk Lies, misalnya, patuh kepada orangtuanya sehingga dia baru giat bermain gitar ketika duduk di bangku SMA. Titiek AR yang lahir 19 Januari 1946 dan Lies 30 Januari 1948 adalah dua dari 10 anak Adjie Rachman, yang pada masa mudanya dikenal sebagai pemusik keroncong. Meskipun orangtuanya mula-mula tidak setuju kedua putrinya bermusik, mereka akhirnya bangga ketika tahu Titiek AR bersama grup sekolahnya menjadi juara. Sukses Titiek AR ini memacu Lies menekuni gitar dan bahkan juga organ. Hampir sama dengan Titiek dan Lies, Susy juga tidak didukung orangtua ketika menyatakan niatnya bermusik. Namun, ketekunan dan kekerasan hatinya membuat orangtuanya menyerah juga. Susy, kelahiran 5 Juli 1947 dengan nama Sioe Tjuan, adalah salah satu dari tujuh anak pasangan Tjan Tjun Han dan Hanna Elizabeth Nander. Keterampilan Susy sebagai drummer perempuan dijadikan barometer oleh para penabuh drum cewek lainnya. Titiek Hamzah, yang lahir di Bukittinggi 16 Januari 1949, merupakan anggota termuda. Sudah suka musik sejak usia enam tahun dan bergabung dengan band bocah bersama Jopie Item yang bernama Xaverius.  Titiek Hamzah, satu-satunya anggota Dara Puspita yang masih aktif dalam musik sampai sekarang.

Konsep Musik

Album pertama berjudul Jang Pertama direkam secara langsung dan dirilis dalam bentuk piringan hitam berisi lagu lagu antara lain Pantai Pattaya, Tanah Airku, Mari Mari, Ali Baba, Kenangan Yang Indah, Burung Kakaktua, Lagu Gembira, dan Surabaya. Salah satu lagu dalam album perdana ini bertajuk Tinggalkan Aku Sendiri, gubahan Yok Koeswoyo dari Koes Bersaudara.

Penggarapan musik Titiek Hamzah dan kawan-kawan biasa-biasa saja, bahkan sangat kentara pengaruhnya dari musik Barat, seperti Everly Brothers atau Rolling Stones. Dengan keterbatasan itu, ternyata mereka berani membawakan Burung Kakaktua dengan gaya sendiri dalam album Jang Pertama. Burung Kakatua yang menjadi salah satu hits Dara Puspita itu dinyanyikan oleh Lies A.R. Lagu lain, Surabaya, menjadi sedemikian populer sehingga banyak orang beranggapan lagu itu adalah karya Dara Puspita dan tidak mengira bahwa nomor tersebut merupakan ciptaan kelompok sandiwara Bintang Surabaya pada tahun 1928, yang liriknya dimodifikasi oleh A. Rachman, ayah Lies dan Titiek.

Sedangkan lahu “Mari Mari” ciptaan Titiek Puspa bisa dikatakan hadir dengan ciri khas mereka yang saat itu termasuk meledak-ledak dan ceria. Pantai Pattaya yang tidak kalah populer dibandingkan Surabaya, ternyata menurut Titiek Hamzah, terinspirasi oleh sebuah lagu yang dibawakan grup musik di Bangkok (Thailand) ketika mereka tur ke sana. Demikian juga Pusdi dan Aku Pergi yang tercipta di Negeri Gajah Putih itu. Dalam penciptaan lagu, Dara Puspita tidak merasa seterampil grup-grup musik sekarang. Itulah sebabnya Jang Pertama mengandalkan lagu-lagu Titiek Puspa, Yon Koeswoyo (Kenangan Yang Indah), serta A Rachman dalam penulisan lirik.

Demikian juga pada tiga album selanjutnya. Album kedua berisi lagu-lagu Titiek Puspa, selain karya Titiek Hamzah. Titiek Puspa tetap diandalkan dalam album ketiga, Green Green Grass Of Home, dan album keempat, A Go Go. Dalam album ketiga, mereka membawakan Green Green Grass Of Home yang sebelumnya dipopulerkan oleh Tom Jonesdan juga Lonely Street (Clarence Henry dan Andy Williams)[2]. Pada album keempat, lagu Bee Gees, To Love Somebody, dinyanyikan dengan aransemen yang nyaris tak berubah dengan yang asli.

Tur Eropa 

Dara Puspita berangkat ke Eropa pada Juli 1968. Tetapi, sebelumnya mereka mampir di Iran. Kalau keempat gadis itu selalu memperoleh bantuan teknisi ketika memasang dan mempersiapkan alat sebelum pertunjukan di Tanah Air, di luar negeri mereka harus melakukannya sendiri. Kepanikan terjadi ketika kabel putus atau peralatan suara yang berat salah tempat dan harus dipindahkan. Untung, Moerdiono yang memimpin mereka berusaha membantu sebagai juru bahasa. Titiek Hamzah dan kawan-kawan merasa terhibur ketika pertunjukan mereka memperoleh sambutan meriah. Bahkan, seorang pangeran dari Kerajaan Iran waktu itu minta dinyanyikan lagi Kakaktua.

Dari Iran mereka ke Jerman Barat dan Turki. Perjalanan terasa semakin berat, dari satu pertunjukan ke pertunjukan lainnya tidak jarang harus menempuh perjalanan sampai 100 kilometer. Begitu tiba, mereka langsung membongkar dan kemudian memasang semua peralatan. Untung saja sejak di Jerman Barat mereka dibantu roadies yang mengurusi peralatan. Jadi, pada tur di Hongaria, keempat dara bisa konsentrasi menyiapkan lagu saja. Perjalanan di Hongaria berakhir bulan Oktober 1969, atau satu tahun tiga bulan setelah mereka meninggalkan Tanah Air. Selama kurun waktu itu, Dara Puspita mengadakan lebih dari 250 pertunjukan di 70 kota besar dan kecil. Pada saat itulah mereka berkenalan dengan dua dari empat manajer yang menangani mereka di Inggris.

Di London, Dara Puspita tinggal di daerah Chelsea, tidak jauh dari Carnaby Street dan Oxford Street di pusat ibu kota Inggris itu. Di sini, Titiek AR, Lies, Susy, dan Titiek Hamzah diperkenalkan kepada Collin Johnson dari NEM Enterprise, yang menangani The Beatles pada awal kariernya. Sebelum meninggalkan Inggris menuju ke Perancis, Dara Puspita menghasilkan singel Ba Da Da Dum dan Dream Stealer. Singel ini pun senasib dengan yang sebelumnya. Tetapi, Dara Puspita segera melupakannya. Dari Perancis mereka menuju ke Belgia, Spanyol, dan Belanda. Di Belanda, beberapa bulan sebelum kepulangan mereka ke Indonesia, tepatnya pada 11 September 1971, Titik Hamzah sempat menyatakan mundur secara tertulis dari Dara Puspita. Hal tersebut menunjukkan telah terjadinya ketidakharmonisan di antara mereka, bahkan sejak masih berada di Eropa.

Kembali ke Indonesia 

Dara Puspita kembali ke Indonesia tanggal 3 Desember 1971 dan disambut bagaikan supergroup, sebagaimana Deep Purple yang mendarat di Bandara Kemayoran enam tahun kemudian. Jadwal pertunjukan sudah menunggu walaupun ada isu Dara Puspita sebenarnya sudah bubar. Tidak heran jika Dara Puspita menebarkan sensasi tentang rencana bubar itu. Ketika tur di sejumlah kota, rumor tentang hal tersebut semakin menjadi-jadi. Apalagi masyarakat ingin tahu apa saja yang mereka peroleh setelah tiga tahun lebih berada di Eropa.

Hanya 15 hari setelah menjejakkan kaki di Indonesia, Dara Puspita tampil pada 18-19 Desember 1971 di Istora Senayan bersama Panbers dan The Rollies, disaksikan sekitar 23.000 penonton. Tanggal 31 Desember 1971 mereka unjuk gigi di Pandaan bersama The Rollies, The Gembels, Yeah Yeah Boys, Vivi Sumanti, dan Nidya Sisters. Kemudian mereka tur ke Malang, Bandung, Denpasar, Banyuwangi, Lumajang, Probolinggo, Kediri, Tulungagung, Madiun, Jember, Yogyakarta, Solo, Tasikmalaya, Tegal, Surabaya, dan 29 Maret 1972 di Jakarta sebagai tur terakhir di Pulau Jawa. Pertunjukan ini mempunyai arti tersendiri bagi Susy dan Yon Koeswoyo karena mereka berpacaran meskipun tidak sampai ke pernikahan. Setelah pertunjukan terakhir di Jakarta itu, Dara Puspita terbang ke Manado dan Makassar. Setelah itu Dara Puspita dinyatakan bubar, antara lain setelah Titiek Hamzah berkeras ingin menarik diri. Susy berusaha membujuk dengan mengatakan Dara Puspita sedang berada pada puncak karier dan sayang kalau harus bubar saat itu. 

Diskografi 

Album

  • 1966 – Jang Pertama DIMITA – Mesra Record
  • 1966 – Dara Pupita DIMITA – Mesra Record
  • 1967 – Green Green Grass Of Home DIMITA – Mesra Record
  • 1967 – A Go Go El Shinta’
  • 1972 – Dara Pupita Indra Record
  • 1973 – Dara Pupita Remaco
  • 1973 – Pop Melayu Vol 1 Remaco
  • 1974 – Pop Nostalgia Emas Vol. 1 Remaco
  • 1974 – Dara Pupita Disco Recording

Single 

  • 1970 – Welcome To My House UK
  • 1970 – Ba Da Da Dum UK
  • 1971 – Surabaja Belanda 

Sumber: Wikipedia 

Titi Rajo Bintang


Titi Rajo Bintang

Berbicara mengenai drummer paling cantik Indonesia maka kita tentu tidak dapat melupakan sosok wanita cantik satu ini. Sebagai seorang artis Titi Rajo Bintang juga dikenal sebagai seorang pemain drum wanita di Indonesia dengan kemampuan yang sudah tidak diragukan lagi. Salah satu penampilannya yang paling terkenal adalah saat ia tampil di Jakarta International Java Jazz Festival pada tahun 2009 lalu.

Opera Snapshot_2018-01-31_212637_id.wikipedia.orgSiapa yang tak kenal dengan wanita cantik ini? Ya, Titi Rajo Bintang atau yang lebih akrab dengan nama Titi Sjuman, seorang drummer wanita handal dan cukup terkenal di tanah air.

Waktu kuliah, dia mengambil Jurusan Musik karena ketertarikannya pada dunia itu yang melebihi segalanya. Meskipun pada awalnya orang tua Titi sempat ingin memasukkannya di jurusan Ekonomi kala itu.

Penampilan yang paling diingat Titi adalah saat dia ‘manggung’ di pagelaran musik Jakarta International java jazz 2009. Siapa sangka, wanita ini ternyata juga merupakan guru musik aktif di almamaternya. Berkat parasnya yang cantik, sejumlah iklan dan judul film layar lebar pun pernah memakai jasanya sebagai entertainment.

Abis lulus, drummer yang dulu menyandang nama Sjuman dari mantan suaminya, Aksan, ini sempat tampil di Java Jazz 2009 dan ngajar di Institut Musik Daya, Kemang. Karir doi di dunia akting pun baru dimulai saat doi main di film ‘Mereka Bilang, Saya Monyet!’ garapan Djenar Maesa Ayu.

Dulu, sebelum orang mengenal drummer cewek, tak terlintas sebelumnya ada nama drummer cewek dengan paras yang cantik luar biasa, sampai muncul malaikat yang muncul dari balik perangkat beduk (drum) ini.

Wikipedia Data

Titi Handayani Rajo Bintang (lahir di Jakarta, 10 Februari 1981; umur 36 tahun) adalah pemeran Indonesia. Dia sempat dikenal luas dengan nama Titi Sjuman karena pernah menikah dengan Wong Aksan, mantan drummer grup band Dewa 19 dan putra dari sutradara legendaris Sjuman Djaja.

Latar Belakang

Titi merupakan putri Minangkabau dari pasangan Idham Rajo Bintang (ayah) dan Susie Ariani (ibu). Ayahnya merupakan seorang pengusaha hotel dan hiburan. Selain memiliki hotel di kawasan Danau Maninjau, ayahnya pernah menjadi pengusaha pertunjukan dan hiburan di Jakarta. Setelah menyelesaikan pendidikan dasarnya di Maninjau, Agam, Sumatera Barat, Titi melanjutkan sekolah menengahnya di Padang. Ia kemudian mengambil gelar sarjana di Institut Musik Daya Indonesia, Jakarta.

Karier

Titi sejak kecil adalah anak yang nakal dan kemudian menyukai permainan drum ketika remaja. seharusnya ia masuk ke bidang ekonomi tetapi ia tidak mau sehingga ia memaksakan orang tuanya untuk pindah ke bidang musik, pertama orang tuanya tidak mengizinkan tetapi titi berkata bahwa ia akan membayar uang kuliahnya sendiri. Setelah menyelesaikan pendidikannya pada jurusan drum, ia tampil pada pagelaran Jakarta International Java Jazz Festival tahun 2009. Selain itu ia juga menjadi guru musik pada almamaternya. 

Kariernya di dunia akting dimulai ketika ia bermain film Mereka Bilang, Saya Monyet! arahan sutradara Djenar Maesa Ayu yang tak lain adalah adik iparnya sendiri. Dalam film ini, ia mendapatkan Piala Citra kategori Aktris Terbaik di Festival Film Indonesia 2009. Selanjutnya bersama Wong Aksan, dirinya memenangkan kategori Tata Musik Terbaik untuk film King pada tahun yang sama. Di FFI 2010 ia mendapat nominasi Aktris Terbaik lewat film karya Lola Amaria, yang berkisah tentang TKI yang bekerja di Hong Kong berjudul Minggu Pagi di Victoria Park. 

Prestasi

  • Aktris Pendatang Baru Terbaik Indonesian Movie Awards 2008
  • Aktris Wanita Terbaik Festival Film Indonesia 2009
  • Pemeran Utama Wanita Terbaik Indonesian Movie Awards 2011
  • Nominasi Aktris Utama Wanita Terbaik FFI 2010

Rani Ramadhany

maxresdefault (3)

Rani lahir 2 Maret 1994 di Jakarta. Mahasiswa jurusan Performing Arts Communication STIKOM London School of Public Relation Jakarta ini mulai bermain drum saat usianya 11 tahun. Rani pun dilansir dibeberapa media mempelajari drum secara otodidak. Ketika ia beranjak dewasa Rani kini memanfaatkan media Youtube sebagai ajang video cover perihal solo drum. Videonya pun sudah ditonton lebih dari 5.000.000 orang, saat ia mengcover lagu Payphone milik Maroon 5. Subcribernya pun tidak main-main, sudah mencapai 100.000 lebih.

Opera Snapshot_2018-01-31_212419_id.wikipedia.orgMahasiswi Performing Arts of Communications STIKOM-LSPR yang juga sepupu dari Zaskia dan Shireen Sungkar ini udah ngebagiin banyak banget video drum cover di YouTube loh, Kawan Muda. Lady Gaga aja pernah muji doi pas nge-cover lagunya yang judulnya ‘Aura’.

Selain itu, prestasi Rani pun bukan cuma ada di bidang musik aja, tapi juga bidang lain kayak modeling. Belum lama ini aja misalnya, doi udah ngewakilin Indonesia sebagai salah satu peserta dalam ajang Asia’s Next Top Model Cycle 3 bareng Ayu Gani dan Tahlia Raji.

Jika dilihat dari parasnya maka setiap orang mungkin akan tertipu. Pasalnya, sebagai seorang drummer Rani memang memiliki paras yang ayu, tapi jangan salah saat ia sudah bermain drum maka kalian akan terheran-heran. Cewek cantik yang kini masih berusia 21 tahun ini memiliki skil bermain drum yang luar biasa, bahkan tidak kalah dari para drummer pria.

Gadis cantik yang juga merupakan sepupu dari Shireen dan Zaskia Sungkar ini pernah mengikuti ajang IMB. Saat ini Rani banyak disorot oleh media karena penampilan memukaunya di video-video yang diunggahnya lewat jejaring sosial Youtube. Bahkan Rany yang juga seorang model ini punya channel khusus di Youtube untuk meng-cover lagu-lagu yang sudah terkenal.

Siapa yang mengira kalau finalis Asia’s Next Top Model ini adalah seorang drummer? Kita aja gak percaya sampai kita ngeliat video ini.

Jeane Phialsa

1454581424-Jeane_Phialsa

Drum cantik ini lahir pada 4 Juni 1993 di kota Depok. Alsa sapaan akrabnya pernah bergabung dengan beberapa band ternama seperti Setia Band, Erwin Gutawa Orchestra, Fusion Stuff, Star Light dan beberapa band jazz. Ia (Alsa) pernah mendapat penghargaan MURI sebagai Drummer Wanita Profesional Termuda 2004.

Cewek yang akrab disapa Alsa ini usianya sih baru 22 tahun, tapi doi udah punya jam terbang yang tinggi serta segudang pengalaman dan prestasi yang luar biasa. Pokoknya, kemampuan doi dalam bermain drum engga perlu diragukan lagi deh, Kawan Muda.

FYI, Alsa udah pernah kolaborasi sama penyanyi/musisi top Tanah Air kayak Rosa, Anggun, Dwiki Darmawan, Lucy Rahmawati, dan Gita Gutawa. Doi bahkan udah pernah kerja sama bareng komposer ternama kayak Erwin Gutawa.

Di samping itu, Alsa sebelumnya juga pernah gabung dengan Setia Band-nya Charly Van Houten dan jadi additional drummer d.o.t bareng Eza Yayang. Doi pun pernah main di beberapa festival jazz bergengsi kayak Java Jazz dan Jazz Gunung.

Gadis cantik yang masih belia ini merupakan salah satu drummer wanita yang dikenal akan kemampuannya bermain drum dan paras cantiknya yang luar biasa. Tak heran Jeane Phialsa dijuluki sebagai “Indonesian Angel of Drumming’ yang pastinya sudah mewakili seperti apa kemampuannya.

Jeane phialsa atau yang akrab dikenal Phiasa ini adalah penerus bagi drummer cewek berparas cantik. Tampangnnya yang lugu dan imut-imut ikut menyesuaikan dengnan permainan drumnya yang renyah.

Pengalaman duet bersama Dwiki darmawan, Lucy Rahmawati, Gita Gutawa, Rosa, Anggun, dan Erwin Gutawa sudah cukup mewakili bagaimana prestasi serta kualitas yang dimiliki seorang Jeane Phialsa.

Gadis belia ini memiliki julukan sebagai ‘Indonesian Angel of Drumming’. Karirnya di dunia musik tanah air saat ini melejit ketika resmi menjadi bagian dari grup SETIA Band.

Wikipedia Data

Opera Snapshot_2018-01-31_213305_id.wikipedia.orgJeane Phialsa atau dikenal sebagai Alsa (lahir di Depok, Indonesia, 4 Juni 1993; umur 24 tahun) adalah merupakan seorang musisi dengan instrumen drum berkebangsaan Indonesia. Alsa pernah bergabung beberapa grup band, seperti D.o.t, Setia Band, Erwin Gutawa Orchestra, Fusion Stuff, Star Light dan beberapa band yang beraliran jazz. 

Karier 

Tahun 2008, Alsa bergabung dengan D.o.t sebagai additional player dengan instrumen drum.  Pada tahun 2012, bersama Charly dan Pepeng ia ikut mendirikan grup musik yang bernama Setia.  Namun pada tahun 2013, Alsa memilih Pisah dari Setia Band dengan alasan honor yang diterimanya.  Tahun 2015, Alsa merilis album perdananya yang bertajuk The Moment With You.

Prestasi

  • Penghargaan Musium Rekor Indonesia (MURI) sebagai Drummer Wanita Profesional Termuda 2004. 
  • Pemain Drum Paling Ngetop SCTV Music Awards 2013 

Adisty Sofie Anggia SHE

Adisty-Drummer-Paling-Cantik-Indonesia-oleh-SegiEmpat

SHE

SHE adalah band yang seluruh anggotanya cewek, termasuk pemain drumnya, Adisty. Berasal dari Bandung, terbentuk pada tanggal 22 Pebruari tahun 2000 ini memilki personil yang berlatar belakang beda aliran musik. Namun bisa menjadi satu di SHE dan lagunya yang paling populer adalah berjudul “Slow Down Baby!“

Popularitas drummer cantik yang satu ini mungkin tidak seperti Titi, namun wanita cantik yang merupakan salah satu personil grup band SHE ini juga merupakan salah satu drummer terbaik yang berkiprah di dunia musik tanah air. Parasnya yang cantik pun menjadi sebuah nilai tambah bagi Adisty.

Sebagian dari Kawan Muda mungkin udah engga asing lagi sama drummer cewek yang satu ini, yang disapa dengan nama panggilan Adis. Doi mulai dikenal seiring dengan makin populernya SHE, band asal Bandung yang personilnya cewek semua — termasuk doi tentunya.

Dibentuk pada 22 Februari 2000, SHE memiliki personil yang berasal dari latar belakang musik berbeda. Bersama dengan Adisty pada drum, saat ini personil SHE yang ada cuma tinggal Qotrunnada Fitriana (QoQo) pada gitar elektrik, Arnie Christanti (Arnie) pada bass, dan Ester Yolanda (Yayo) pada keyboard.

Wikipedia Data

SHE (Sound and Harmony Eclectic) adalah sebuah grup musik asal Indonesia yang dibentuk dan berdomisli di Bandung. Grup musik ini dibentuk pada tanggal 22 Februari tahun 2000. Pembentukan anggota band yang kesemua personelnya adalah kaum hawa, tujuh orang “Mojang Priangan”, dimulai dari ide mantan manajer SHE, Dino Naturandang. Mereka yang tadinya tidak saling kenal satu sama lain, dikumpulkan oleh Dino, yang ingin membentuk band dengan berawakkan perempuan semua, dalam sebuah pertemuan di studio musik di Bandung. Grup band ini sendiri masing-masing personelnya mempunyai latar belakang musik yang berbeda-beda, namun berkeinginan yang sama untuk mengemas semua perbedaan tersebut dalam sebuah harmonisasi musik atau suatu keselarasan alunan nada yang indah di blantika musik tanah air. Kalimat sebelumnya juga merupakan makna terjemahan bebas dari kepanjangan tiga huruf, SHE (Sound and Harmony Eclectic), yang mewakili nama grup band asal Bandung ini.

Opera Snapshot_2018-01-31_213917_id.wikipedia.orgAlbum pertamanya berjudul “Tentang Aku, Kamu, dan Dia” yang diliris meramaikan blantika musik Indonesia pada bulan Januaritahun 2005. Album perdana mereka ini bertemakan cinta segitiga, yang dituangkan dalam single andalannya dengan judul yang sama, “Tentang Aku, Kamu, dan Dia”. Dalam album rekaman SHE yang kedua, mereka juga mengusung lagu cinta dan perselingkuhan tetapi dalam lirik yang terkesan lebih jenaka. Dengan lagu utamanya adalah “Slow Down Baby”, yang menggambarkan mengenai perilaku dari pria kebanyakan dewasa ini yang sukanya akan segala sesuatu yang berbau instan, serba cepat, padahal baru saja berkenalan. Hal ini terkandung di dalam penggalan lirik lagu tersebut, “Slow down baby, just let it flow (Sabar sayang, biarkan segala sesuatunya mengalir dengan normal apa adanya)”. Lagu “Slow Down Baby” ini dimuat di dalam album kedua mereka yang berjudul “Tersenyum Lagi”, diluncurkan ke pasaran bursa musik tanah air pada tanggal 4 Mei tahun 2007.

Di album keduanya ini selain terkesan jenaka, ada juga yang berlirik nakal, seperti “Selingkuh Sekali Saja” yang menggambarkan tentang seorang wanita yang meminta izin kepada kekasihnya untuk berselingkuh sekali saja demi memuaskan rasa penasarannya pada sosok pria lain yang telah menggoda hatinya. Sedangkan dalam lagu “Mana Tahan”, mereka bertutur mengenai betapa sangat malunya seseorang yang sudah menjadi korban perselingkuhan dari pasangannya.

Pada bulan Agustus tahun 2000, Roxanna Rufolda, yang biasa disapa dengan Riry mulai bergabung dengan memainkan gitar akustik pada SHE.

Jesica Lindross, yang biasa dipanggil dengan Kika, terpaksa meninggalkan SHE setelah menikah dan kemudian mengikuti suaminya menetap di Finlandia. Posisi Kika lalu digantikan oleh Qotrunnada Fitriana, yang biasa disapa dengan Qoqo.

Qoqo merupakan personel yang paling bungsu, bukan hanya dari segi usianya yang termuda, namun ia juga merupakan anggota yang paling akhir bergabung, tahun 2005. Selain itu pula Qoqo merupakan personel yang mampu memberikan nuansa rock pada grup musik ini, sehingga album kedua SHE terasa lebih beraliran rock dibandingkan dengan album perdananya, hal ini dikarenakan Qoqo lebih garang bermain gitarnya apabila dibanding dengan Kika.

Arina Ephipania yang adalah vokalis grup musik Mocca, merupakan mantan vokalis SHE yang pernah memperkuat pada tahun-tahun awal berdirinya grup band ini. Ia juga berpartisipasi dalam album kedua SHE dan memberikan sebuah lagu karyanya di album ini.

Selain itu, penggarapan album kedua mereka ini juga didukung oleh sejumlah musisi kondang, di antaranya Ari Aru, Baron, Indro Harjodikoro, Uchi Nurul, Ray Jeffrin dan Rio Febrian.

Pada tanggal 1 Mei 2012, Riry sang pemain gitaris akustik resmi mengundurkan diri dari SHE,   lalu disusul pada tanggal 3 Januari Achi juga mengundurkan diri.   Setahun kemudian tepatnya tanggal 6 Januari 2014, Melly Herlina juga ikut hengkang dari SHE. 

Jaanitra Priyanka Millenix (JP Millenix)

Opera Snapshot_2018-01-31_095033_www.genmuda.com

Nama aslinya adalah jaanitra Priyanka Millenix, seorang gadis mungil yang piawai memainkan drum. Dikenal dengan nama JP Millenix, dia berhasil mencuri jutaan pasang mata rakyat Indonesia kala mengikuti ajang pencarian bakat yang ada di salah satu stasiun TV swasta.

Cerita dibalik bagaimana awal dia bermain drum cukup unik. Kala itu, gadis kelahiran 1 Januari 2000 ini diikutkan dalam les piano oleh orang tuanya. Namun seiring berjalannya waktu, Millenix justru lebih banyak bermain drum dan mulai jatuh cinta dengan alat musik gebuk tersebut. Akhirnya dengan berat hati orang tuanya merestui anaknya bermain drum.

Engga kalah hebat dan engga kalah tenar dari senior-seniornya, cewek kelahiran 1 Januari 2000 ini juga punya bejibun prestasi yang membanggakan. Nama doi mulai ramai dibicarakan publik saat doi ikut ajang pencarian bakat di salah satu stasiun televisi swasta.

Menariknya, JP awalnya ternyata dilesin piano sama orang tuanya. Tapi, pas lagi les doi justru lebih tertarik buat main drum ketimbang lanjut main piano karena doi ngerasa kalau main drum jauh lebih macu adrenalin dan bikin doi semangat.

Awalnya sih orang tua JP, khususnya sang mama, memang sempat engga ngasih ijin JP buat main drum. Tapi, akhirnya doi diijinin juga buat pindah les ke drum dan sekarang terbukti ‘kan kalau doi memang berbakat banget.

Wikipedia Data

Jaanitra Priyanka Millenix atau JP Millenix (lahir di Jakarta, Indonesia, 1 Januari 2000; umur 18 tahun) adalah seorang seorang pemain drum perempuan Indonesia. JP sudah mempelajari drum semenjak usianya 6 tahun.

Opera Snapshot_2018-01-31_214813_id.wikipedia.orgAwalnya, JP memulai sekolah musik piano, akan tetapi JP malah tertarik dengan drum. JP sering bermain di lantai atas, yaitu lantai tempat belajar drum. JP malah tertarik drum dibanding piano karena menurutnya bermain drum sangat memacu adrenalin dan penuh semangat. Walaupun awalnya ditentang sang mama tetapi akhirnya diijinkan untuk pindah sekolah piano ke drum.

“Waktu itu, aku masih balita. Aku senang memukul-mukul panci, sampai panci itu pecah. Setelahnya, Mama membelikan drum mainan dan saat aku mulai rajin memainkannya, ketika pukulan ketiga, drum mainan itu pecah. Beberapa tahun kemudian, Mama membelikan drum dan akupun dikursuskan drum.” ujar JP.

Di setiap penampilannya, JP selalu membawa jargon “STOP VIOLENCE AGAINST CHILDREN” yang selalu dipasang di set drum nya, yaitu misi ‘Hentikan Kekerasan Pada Anak-Anak’. Kepeduliannya ini, karena JP sering menyaksikan di televisi tentang tindak kekerasan pada anak di lingkungan keluarga, di jalan raya, tempat kumuh, dan lain-lain.

Arti Nama

JP biasa dipanggil singkat ‘Je-Pi’ oleh teman-teman dan para penggemarnya. JP terkadang dipanggil Priyanka oleh teman dan guru sekolahnya dulu. Sedangkan arti dan nama lengkap JP adalah sebagai berikut:

Jaanitra: Berasal dari bahasa Sansekerta dan pengaruh dari bahasa India yang berarti perempuan yang mulia dan berderajat tinggi

Priyanka: Kata ini berasal dari India dan nama khusus untuk perempuan. Yang mempunyai arti cantik atau manis dalam bertindak, lembut dan mudah tersentuh

Millenix: Millenium baru ketiga yaitu tahun 2000 atau y2k (Year 2000). Tepat lahirnya JP di tanggal 1 Januari 2000. Pada tahun ini banyak orang tua yang menginginkan anaknya lahir pada tahun ini sebab pada tahun ini merupakan dimulainya generasi modern

Jaanitra Priyanka Millenix: Jadi arti utuh dari Jaanitra Priyanka Millenix adalah perempuan berderajat tinggi yang mempunyai tindak-laku yang cantik, lembut mudah tersentuh, yang lahir di era millenium ketiga

Karier

Pemilik nama JP ini, mulai dikenal masyarakat sejak mengikuti ajang pencarian bakat “Indonesia Mencari Bakat” yang disiarkan langsung dari Studio TransTV. JP gugur pada babak penyisihan tujuh besar IMB (Indonesia Mencari Bakat), pada tanggal 8 Agustus 2010.

Setelah IMB, JP sering mengisi acara di televisi nasional seperti menjadi host, co-host, bermain sinetron, dan event besar lainnya.

Acara dan Program televisi:

  • Sahabat JP : disini JP sebagai host yang mengangkat realita anak-anak Indonesia di nusantara. (Reality Show, TransTV)
  • Koper dan Ransel : sebagai co-host (TransTv).
  • Guest Drummer, di Konser HUT Slank ke-27, 2011. Trans7.
  • Panasonic Gobel Award 2013, JP Millenix feat. Anggun Cipta Sasmi
  • HUT SCTV Ke-23 2013 bersama Erwin Gutawa Orkestra, Alsa ‘Setia Band’, dan Issey ‘LMI’

Sinetron:

  • 3 Sahabat, bersama Fay Nabill] dan Brandon (TransTv)
  • Yang Masih di Bawah Umur – YMDU. Berperan sebagai Jezzy (2012 – RCTI)

Prestasi

  • Juara I, Purwacaraka Drum Competition – 2007
  • Favorite drummer in Melodia Kids Drum Competition, Banten Music Competition – 2008
  • Juara II, Yamaha Music Competition, SuperMall Karawaci – March 2009
  • Finalis Indonesia Mencari Bakat (IMB) Generasi Pertama – 2010
  • 8 Besar Finalis, Hit Like A Girl 2012 (Kontes drumer wanita sedunia)

Pengaruh

Bermain drum JP Millenix dipengaruhi oleh drummer dunia seperti Mike Portnoy mantan drummer Dream Theater, Mike Mangini – drummer Dream Theater, Lars Ulrich drummer Metallica, Cobus Potgieter dan beberapa drummer Indonesia seperti Gilang Ramadan, Wong Aksan, dan lain-lain.

Idola dan Kolaborasi

JP Millenix sangat mengidolakan sang maestro drummer dunia Mike Portnoy. Bahkan JP intens berkomunikasi dengan uncle Mike (biasa JP panggil untuk Mike Portnoy) bahkan JP pernah bertemu dengan sang idola [1] saat Mike Portnoy ke Jakarta.

Kolaborasi:

JP Millenix sudah banyak berkolaborasi dengan band-band besar di Indonesia, diantaranya dengan Slank, Titi Rajo Bintang, Nidji, Kotak, Nicky Astria & The Bangor, Kikan & Band, Superman is Dead, dan lain-lain.

Penggermar

Penggemar dan para fans JP disebut Sahabat JP dan The Millenixers yang tersebar di seluruh Indonesia dan beberapa negara (Singapore, Malaysia). JP pernah mengadakan gathering dengan Millenixers Singapore pada tahun 2012.

Fans Base JP dapat ditemui di:

  • Twitter The Millenixers
  • Facebook The Millenixers

Uphiet (ex-Harapan Jaya)

upit

Dulu pernah tergabung di band Harapan Jaya bersama Eddy Brokoli, namun mereka berdua akhirnya harus hengkang karena terlibat jalinan asmara hingga menikah. Pernah membetuk band bernama C.U.T.S dan mengikuti ajang LA Light Indiefest.

 

 

5 Drummer Wanita Cantik Indonesia

by vevnews – Agung Dwi Saputro di 14.21.2000

Drum merupakan salah satu instrumen musik yang sangat identik dengan kaum adam, mungkin karena cara bermain yang dipukul dan juga membutuhkan tenaga yang cukup besar sehingga dirasa kalau kaum adam lebih pantas memainkanya dibandingkan wanita. Padahal pada dasaranya semuainstrumen musik tidak diciptakan hanya untuk satu kaum saja melainkan universal. Makanya tidak heran kalau sekarang ini ternyata ada cukup banyak wanita yang sangat meahir memainkan alat musik drum ini. Di Indonsia sendiri sudah banyak drummer wanita yang mahir dan juga eksis memainkan drum. Kira-kira siapa saja sih kaum hawa yang masuk daftar 5 drummer wanita cantik Indonesia?

1. Titi Rajo Bintang

Titi Rajo Bintang atau yang dulunya dikenal dengan nama Titi sjuman adalah salah satu drummer wanita cantik dan juga hndal yang dimiliki oleh Indonesia. Pada awalnya sejak kecil Titi memang termasuk anak yang katif dan sudah muali menyukai alat musik drum ketika remaja. Waktu memasuki bangku kuliah Titi awalnya hendak dimasukan di jurusan Ekonomi namun ia menolak dan ia memaksa orang tuanya untuk dipindahkan ke jurusan musik. Walaupun pada awalnya orang tuanya tidak menyetuji langkahnya itu, akan tetapu lambat laun orang tuanya pun luluh dan memberikan restu untuk mengambil jurusan musik. Titi juga berkata kalau dia akan mencari uang sendiri untuk membayar biaya kuliah musiknya tersebut. Setelah menyelesaikan pendidikanya pada jurusan musik (drum), Titi tampil pada pagelaran musik Jakarta International Java Jazz Festival tahun 2009. Selain itu juga Titi masih aktif menjadi guru musik pada alamamaternya . Dia juga penah bermain pada beberapa film layar lebar, menjadi bintang iklan dan juga menjadi salah satu juri di ajang pencarian bakat Indonesia.

Titi Rajo Bintang

2. Rany Ramadhani

Perempuan cantik kelahiran 2 Maret 1994 ini merupaka mahasiswi jurusan Performing Arts Communications STIKOM London School Of Public Relation Jakarta. Awal mula dara cantik ini tertarik dengan alat musik drum adalah pada saat dai berusia 11 tahun diamana tidak sengaja dia sedang berkunjung kerumah sepupunya dan disana sepupunya sedang bermain drum, begitu pulang dari rumah sepupunya tersebut dia pun meminta mamanya untuk dibelikan drum dan sejak saat itu dia mulai belajar bermain drum secara otodidak. Nama Rany mualai terkenal semenjak dia mengunggah video cover-covernya di Youtube yang ternyata mendapat tanggapan yang sangat baik, dimana salah satu cover videonya yang berisikan dia mengcover lagu dari Maroon 5 “payphone” sudah mendapat 2 juta viewer lebih hingga sekarang ini.

maxresdefault (3)

3. Jaanitra Priyanka Millenix (JP Millenix)

Jaanita Priyanka Millenix atau yang lebih dikenal dengan nama JP Millenix merupakan salah satu pemain drum perempuan Indonesia yang cukup menarik perhatian. Gadis kelahiran 1 Januari 2000 yang masih muda ini memang mualai mencuat saat dia mengikuti salah satu ajang pencarian bakat yang ada di salah satu tv swasta. Awal JP Millenix menyukai drum memang cukup unik, karena pada awalnya Jp diikutkan khursus piano oleh orang taunya, akan tetapi saat di tempat khursus JP malah lebih senang bermain di kelas drum dan mulai belajar bermain drum. Awalanya orang tuanya menolak dan kurang setuju jika JP  belajar drum, namun karena menurut JP bermain drum lebih menantang dan juga menguji adrenalin akhirnya orang tuanya pun setuju dia berlajar bermain drum.

165791-jp-millenix

212624_jp-millenix--chua-kotak--dan-sheryl-sheinafia-di-sos-antv_663_382

4. Jeane Phialsa

Walaupun usia Jeane Phialsa masih tergolong muda, akan tetapi pengalaman dan prestasinya sudah sangatlah banyak. Banyak sekali musisi top Indonesia yang sudah pernah berduet dengan drummer yang satu ini, seperti Dwiki Darmawan, Lucy Rahmawati, Gita Gutawa, Rosa, dan Anggun bahkan seorang komposer sekelas Erwin Gutawa juga pernah bekerja sama dengan drummer cantik ini. Jeane sendiri memiliki sebutan sebagai “Indonesian Angel of Drumming”. Sekarang Jeane sendiri menjadi drummernya SETIA band. 

drummer ini manisnya keterlaluan bikin cowok pengen jadi cymbalnya

Alsa ok

5. Adisty

Drumer dari grup band She mulai terkenal seiring naiknya nama band yan digawanginya. Grup band She adalah grup band beranggotakan mojang-mojang asal Bandung yang didirikan pada 22 Februari 2000. Band ini digawangi oleh Melly sebagai vocal, Qoqo sebagai gitaris elektrik, Ririy sebagai pemain bass, Achi memegang Violin, Yayo pada keyboard dan Adisty sebagai drummer.

images (2)

she

Beautiful & Sexy Drummers

Beautiful & Sexy Drummers


Drummers-240-240

Drummer Wanita Indonesia

Drummer Wanita Jepang

Drummer Wanita Korea Selatan

Drummer Wanita Malaysia

  • Amira

Drummer Wanita Taiwan

S.White – Amazing Drummer

S.White Drummer

drummer2

S.White Drummer mungkin terdengar asing ditelinga anda namun ketika anda tahu siapa dia pasti anda akan jatuh cinta padanya. Tak hanya piawai bermain drum S.White Drummer yang merupakan nama panggung dari Luo Shiro (罗仕茹) juga sangat cantik, manis, dan banyak yang menganggap dirinya itu lucu. Banyak yang beranggapan bahwa dia berasal dari Korea seperti yang dikatakan salah satu pencetus pos blogger asal Korea tapi ternyata itu salah. Sebenarnya dia berasal Taipei, Taiwan dan bukan dari Korea. Terkadang S.White panggung bersama dengan drummer cantik berbakat asal Taiwan lainnya yaitu Vela Biru salah seorang sahabatnya.

Biodata Luo Shiro 罗仕茹 (SWhite)

  • Nama Asli: Luo Shiro (羅仕茹)
  • Nama Panggung: Luo Xiao Bai 羅小白-SWhite
  • Tanggal Lahir: 23 Mei
  • Tempat Lahir: Taipei, Taiwan
  • Zodiak: Gemini
  • Agama: Kristen
  • Golongan Darah: O
  • Tinggi: 161 cm

Fovorit:

  • Makanan: Marshmallow Tradisional
  • Buah: Pisang
  • Warna: Biru Hitam Putih
  • Artis Pria: JJ (林俊傑)
  • Penyanyi: Hebe (田馥甄)

Kutipan

Hal Yang Paling Menyenangkan: “Ketika orang hidup bersama saya dan cinta saya”
Hal Yang Paling Menjengkelkan: “Ditipu adalah merahasiakan kata-kata nyata”

Akun

  • Facebook: 羅仕茹 (SWhite)
  • Fanspage: 羅小白S.white粉絲後援會

Profil  Drummer Cantik Berbakat SWhite

SWhite merupakan nama panggung dari Luo Shiro 羅仕茹 yang lahir pada tanggal 23 Mei drummer berbakat asal Taiwan. Tak hanya berbakat dia juga mampu memikau penonton saat bermain drum karena kacantikan manisnya. Saat tampil bermain Drum dia selalu tertawa, tersenyum, terkadang dia juga ikut bernyanyi, anggung dan menggoyangkan kepala hal ini lah yang membuat para penonton kagum akan dirinya saat bermain drum. Terkadang pula dia melakukan freestyle bermain drum mengayunkan stick drumnya seperti akrobatik namun dia juga pernah melakukan kesalahan saat akrobatik. Akan tetapi dia secara refleks seakan-akan dia tak melakukan kesalahan, sungguh drummer yang sangat berbakat dalam memikau penonton. Nah, daripada penasaran yuk nonton salah satu videonya.

Nah, Bagaimana? Apakah anda kagum atau anda jatuh cinta pada dirinya? Seperti yang saya katakan sebelumnya terkadang ia panggung bersama dengan salah seorang sahabatnya yaitu Vela Blue salah seorang sahabatnya.

Bakat lain yang dimiliki oleh Luo Shiro yaitu tari. Dia mengambil jurusan seni tari di National Taiwan University dan tak perlu diragukan lagi bakat tarinya juga luar biasa hebatnya. Wanita lucu dan energetic begitulah yang dikatakan oleh kebanyakan orang. Dia selalu mengundang orang untuk senang-senang ketika melihat dirinya perform menari maupun bermain drum.

Saat ini dia sedang berlisensi salah satunya yaitu lisensi Yilan Buskers. Dia juga sebagai juru bicara Taiwan Jiril Cymbal, Audio BONBER, Bangbo Yu, dan juga JD Drums Intrument sebagai juru bicara Hui Hong. Ada beberapa stasiun TV swasta Taiwan yang berminat untuk mewawancarai tentang dirinya salah satunya CTV News. Nah, ayo lihat juga foto lucu dirinya.

Foto Lucu Luo Shiro (SWhite)

SWhite_Keren

SWhite_drum_Lucu

 

 

A Yeon – Beautiful & Sexy Drummer

Drummer Cantik Primadona Korea Selatan

tumblr_o2zpdq4XgU1sqnewio1_1280

A Yeon, Drummer Cantik Primadona Korea Selatan

Korea Selatan memang identik dengan grup boyband dan girlband, namun negeri Ginseng ini juga mampu melahirkan grup band yang tak kalah berbakat dari band-band keluaran Amerika dan Eropa, seperti grup band Bebop.

CDIHHiK

hot-korean-girl-drummer-bebop-a-yeon-k-pop-sexy-youtube-video-5

Profile

  • Name: A Yeon
  • Hangul: 아연
  • Born: June 4, 1990
  • Birthplace: South Korea
  • Height:
  • Blood Type:

Notes

  • A Yeon is the drummer for pop rock band “Bebop”.

Drama Series

  • Naeil’s Cantabile | Naeildo Kantabilre (KBS2 / 2014) – Son Soo-Ji

Selain memiliki musikalitas yang tinggi, Bebop juga dikenal karena memiliki seorang drummer wanita yang cantik dan super seksi bernama A Yeon. Tak hanya cantik dan seksi, wanita berambut panjang dan berkelopak mata ganda ini piawai dalam menggebuk drum dengan profesional. Bersama dua kawannya, Ji In dan Joo Woo, grup band yang digawangi ketiganya langsung menarik ribuan fans.

Mempunyai kelebihan dalam bentuk fisik dipadukan dengan kemampuan musik yang baik, tak heran jika kini A Yeon menjadi primadona di Korea Selatan menyaingi wanita-wanita cantik yang tergabung dalam girlband. Foto-foto aksinya dalam memainkan alat musik maupun sedang berpose manis pun tersebar di sosial media.

Terlebih, saat pentas di atas panggung ia selalu mengenakan kostum-kostum seksi tak terkecuali mengenakan rok mini meskipun ia harus beraksi sebagai seorang drummer. Gadis cantik ini juga selalu menggerai rambutnya yang membuat mata penonton akan langsung ‘tersihir’ oleh pesonanya.

Seperti yang dilansir Koreaboo, Bebop mengawali karir mereka pertama kali dengan menggelar penampilan di jalanan. Video aksi Bebop yang diunggah ke Youtube mendapat perhatian lebih dari 70.000 penonton hanya dalam waktu beberapa hari. Suatu prestasi yang jarang dicapai untuk sekelas grup band rookie.

Gallery

 


Kutipan berita dari TribunNews Bogor tentang A Yeon Senin, 25 Januari 2016


Drummer Seksi Ini Bikin Cowok Naksir

10269003_936651983058660_1417974976_n

Ah Yeon seorang pemain drum asal Korea Selatan menjadi pusat perhatian para netizen.

Seperti dalam tayangan videonya di Youtube, drummer cantik dan seksi ini menyihir penontonya.

Penampilan Ah Yeon tergabung dalam sebuah band bernama Bebop ini begitu seksi.

Dirinya menggunakan rok ukuran mini kotak-kotak dipade dengan kemeja putih.

ah-yeon-2_20160125_103901

Begitu energiknya penampilan Ah Yeon pada tayang video yang diunggah oleh akun bernama Vilan Mou tersebut.

Aksinya memukul drum juga tak biasa, ia akan ikut bergaya centil ala idol K-Pop.

Rambutnya yang dibiarkan tergerai, Ah Yeon memainkan drum dengan sedikit pose menggoda.

Ah Yeon memang selalu terlihat mengenakan pakaian seksi saat memainkan drum.

Terlihat di beberapa video di Youtube, tidak jarang ia memakai rok super mini saat manggung.

Jika melihat aksinya memainkan alat musik satu ini, tentunya banyak yang menjadi fansnya.

Beragam komentar netter juga muncul, “SARANGHAE drummer

maxresdefault (6)

 

 

 

Chen Manqing – The Cutest Drummer

Chen Manqing 2

Vela Blue adalah wanita cantik dan drummer berbakat asal Taiwan bisa dibilang dia adalah drummer wanita terbaik. Kemampuannya dalam bermain drum tak perlu diragukan lagi dan bahkan dia juga bisa memainkan alat musik lainnya seperti piano dan perkusi (Alat musik dengan teknik dipukul). Vela Blue merupakan nama panggung dari Chen Manqing 陈曼. Terkadang dia satu panggung dengan salah seorang sahabatnya yaitu SWhite. Nah, penasaran dengan tentang dirinya.

Chen Manqing 1

Biodata Chen Manqing 陈曼 (Vela Blue)

  • Nama Asli: Chen Manqing 陈曼
  • Nama Panggung: Vela Blue
  • Tanggal Lahir: 4 Maret 1988
  • Tinggi: 161 cm
  • Berat: 43 kg
  • Profesi: Penyanyi Jazz Taiwan
  • Fanspage: 陳曼青VelaBlue粉絲後援會

544105_101676706692757_1296876280_n

Profil Drummer Cantik Berbakat Vela Blue

Chen Manqing 陈曼 adalah penyanyi jazz dan juga drummer berbakat asal Taiwan. Dia menggunakan nama panggung yaitu Vela Blue. Wanita kelahiran 4 Maret 1998 ini tak hanya berbakat dalam bernyanyi dan bermain alat musik dia juga hebat dalam menari. Vela Blue terkadang mengasah keahliannya bermain drum di jalanan bersama temannya yaitu SWhite. Dia lebih senang memainkan musik lagu internasional atau mancanegara daripada lagu dalam negeri beda halnya dengan SWhite yang lebih dominan memainkan lagu dalam negeri dan terkadang juga K-Pop. Nah, dari pada penasaran ayo tonton salah satu video covernya bermain drum Avril Lavigne – My Happy Ending.

Vela Blue bisa dapat digambarkan sebagai Avril Lavigne Taiwan seperti yang diungkapkan oleh salah satu situs Taiwan. Dia selalu tampil menarik dengan gaya elegantnya. Pakaian yang dikenakan selalu serasi dan terlihat anggun. Lihar beberapa foto Chen Manqing (Vela Blue).

Gallery

Facebook

Opera Snapshot_2018-01-27_102441_www.facebook.com

 

Kanade Sato – Talented Little Drummer Girl

October 10, 2014. By Jim Bybee [Roland US]

Wow ! Amazing Little Girl Drummer from Japan

Everyone should see her performance at Youtube, she is everywhere

maxresdefault


The Story Behind Roland’s New V-Drums Video

TD-1KV-Marquee_Alt

Kanade Sato playing the Roland TD-1K V-Drums.

Have you seen the new promo video for Roland’s recently released entry-level V-Drums? If you haven’t, you really need to have a look. In the video, 11-year-old Kanade Sato, a very talented young drummer from Japan, has been invited to play on the new V-Drums kit and spontaneously jam along with three pro musicians. The event was a total surprise to her, and she had no advance knowledge of what was going to take place before she arrived. Undeterred by the soundstage, lights, and large production crew, Kanade gave an inspiring, on-the-spot performance that shows what a bright future she has in store for her stated goal, which is to be a professional drummer when she grows up.

The V-Drums School Girl Challenge

Opera Snapshot_2018-01-27_092115_www.rolandus.com

About Kanade Sato

Kanade Sato is from Saitama Prefecture in Japan, and she began playing drums at the age of three. The budding musician got her start performing on weekends alongside her father, an amateur drummer, with two kits set up side by side at a local park.

Soon after beginning drum lessons at the age of five, Kanade played in a concert at her music school. She performed “Child’s Anthem” by Toto and “Spain” by Chick Corea, two instrumental pieces that are challenging even for experienced adult drummers to play. Just a year later, the young prodigy got the opportunity to perform on stage with professional musicians for the first time.

KanadeKaz2

Kaz Rodriguez and Kanade Sato trading fills in the promo video for the latest V-Drums.

In 2011, at the age of nine, Kanade was awarded First Place in the Junior Division of the V-Drums World Championship in Japan, and this led to an ongoing relationship with Roland. The next year, she demonstrated the HD-3 V-Drums Lite, and a video of her performance was uploaded to the Roland YouTube channel and included on a promotional DVD for the product. Since then, she has publicly performed on V-Drums many times at Roland dealers in Japan.

Kanade_HD-3

Kanade Sato playing the Roland HD-3 V-Drums Lite in 2012.

This year, young Kanade’s star continues to rise. In April, she was named the 2014 Grand Prize Winner in the under-18 age group at Hit Like A Girl, an annual global drumming contest for female percussionists.

Making the Latest V-Drums Video

To create the video for the new V-Drums model, Roland employed a noted production company in Japan and rented a large studio facility. Kaz Rodriguez, a professional drummer from the UK, and two other musicians came to play along with Kanade.

TD-1KV-Video-Still-1

None of the musicians had met each other before, and Kaz was the only one who knew ahead of time what was going to happen. In fact, the drummer’s flight from London had landed in Tokyo just that morning, and shooting began with no rehearsal immediately upon his arrival at the video studio.

With no less than eight cameras rolling, Kanade was brought in to meet the musicians, and then was invited to play. After a bit of nervous hesitation, the young drummer quickly settled in, keeping up with the adult players like a seasoned pro.

KanadeKaz1

Kaz Rodriguez and Kanade Sato on the video set.

Though she’s still very young, Kanade is a skilled player who’s had a lot of experience playing both acoustic drums and other V-Drums sets. Having never seen the TD-1 before, she was able to sit down and play naturally right away, a testament to Roland’s goal of creating a quality entry-level drum set that’s worthy of the respected V-Drums name.

We know that Kanade is headed for many great things in the exciting musical future that’s ahead of her, and we’re honored to have her as part of the Roland family.

KanadeBand

Kanade and the band after the video shoot.

TD-1KV-Video-Crew

Production crew at the V-Drums video shoot.

Facebook

Opera Snapshot_2018-01-27_102715_www.facebook.com

Drummer Cantik yang Bakal Membuat Kamu Makin Cinta Musik Indonesia

Kamarmusiknet-28 DESEMBER 2016-DODDY IRAWAN

Drummer-Cantik-yang-Bakal-Membuat-Kamu-Makin-Cinta-Musik-Indonesia-Rani-Ramadhany-Kamar-Musik-770x470 (1)

Drummer Cantik – JP Millenix | Jaanitra Priyanka Millenix

Drummer-Cantik-yang-Bakal-Membuat-Kamu-Makin-Cinta-Musik-Indonesia-Kamar-Musik-JP-Millenix

Jangan sekali-kali deh memainkan perasaan cewek, apalagi dia jago main drum. Kalau mereka udah memeragakan skill ngedrum, bisa kelar hidup lo hehehe. Nggak hanya dianugerahi wajah kiyut, tapi mereka juga punya teknik menggebuk drum yang bisa bikin penonton cenat-cenut. Kamar Musik siap meredakan kegalauanmu lewat para drummer cantik ini.

Tahun baru nanti, tepatnya tanggal 1 Januari 2017, JP Millenix genap berusia 17 tahun lho. Boleh ya Kamar Musik ngucapin selamat ulang tahun duluan ke kamu hehehe, happy sweet seventeen.

Nggak terasa ya, padahal dulu pemilik nama lengkap Jaanitra Priyanka Millenix ini masih unyu-unyu. Sosok cewek satu ini mulai dikenal lewat ajang Indonesia Mencari Bakat yang ditayangkan di Trans TV beberapa tahun silam. Gebukan drumnya yang lincah dan gesit membuat banyak penonton terkesima olehnya. Untuk ukuran anak berumur 10 tahun, skill drum JP Millenix tergolong luar biasa.

Padahal nih, instrumen yang pertama dipelajarinya adalah piano. Entah kenapa, JP Millenix yang saat itu ikut kursus musik, lebih sering berada di kelas drum ketimbang di kelas piano. Orangtua nya pun sempat nggak setuju kalau anaknya nyemplung menjadi drummer. Namun JP Millenix berusaha meyakinkan ortunya kalau bermain drum itu jauh lebih menantang dan menguji adrenalin.

Sama seperti Jeane Phialsa, ia juga sangat mengagumi Dream Theater. Ia juga pernah menampilkan cover drum “A Nightmare to Remember”, bisa lah mengimbangi Mike Portnoy dan Mike Mangini. Ketika band idolanya manggung di Indonesia, JP Millenix ikut nongkrongin konsernya. Nggak cuma nonton, ia mendapat kesempatan untuk berfoto bareng bersama personel Dream Theater.

Drummer Cantik – Rani Ramadhany

Drummer-Cantik-yang-Bakal-Membuat-Kamu-Makin-Cinta-Musik-Indonesia-Kamar-Musik-Rani-Ramadhany

Drummer cantik ini lahir tanggal 2 Maret 1994. Wajahnya sangat ramah kamera dan Rani Ramadhany ini jebolan Asia’s Next Top Model S3. Ia mulai jatuh cinta main drum saat berumur 11 tahun. Gegara ia terpukau melihat saudara sepupunya bermain drum. Hari itu juga ia merengek minta ke mamanya. Sejak itu, ia mulai rajin berlatih menggebuk drum secara otodidak.

Ketika berusia 17 tahun, pemilik nama lengkap Rani Ramadhany Faishal ini membuat kanal YouTube bernama Raaneey. Ia mengcover “Runaway Baby” nya Bruno Mars lalu di posting ke YouTube pada pertengahan tahun 2011. Sampai berita ini diturunkan, Youtube Rani memiliki 85 video drum cover dengan jumlah Subscribers 130 ribu. Video Rani paling laris yaitu “Payphone” nya Maroon 5 yang ditonton 5,3 juta orang. Peringkat kedua “Still Into You” nya Paramore dengan 2,3 juta viewers.

Prestasi yang nggak kalah cetar sih waktu ia mengunggah video drum cover lagu “Aura” milik Lady Gaga pada awal tahun 2014. Rani sukses membuat artris sekaliber Lady Gaga terpukau dengan permainan drumnya. Sang artis internasional penuh kontroversi itu menyampaikan pujiannya secara langsung melalui Twitter. Efeknya, nama Rani Ramadhany mendadak terkenal dan mendunia.

Karier drum Rani nggak cuma berlabuh di YouTube aja. Cewek yang lagi keranjingan menampilkan Vlog nya, pernah bergabung di Angel’s Percussion. Rani juga masih aktif di grup Indonesian Drummers. Kelebihan Rani ia dikaruniai postur yang tinggi. Wajar kalau ia laris manis di dunia modelling. Sebelum menjadi YouTuber, ia pernah melakukan fashion show di Jepang dan Turki.

Tahun 2017, pengagum Rick Allen dan Luke Holand ini berjanji bakal terus memberi kejutan. Hal ini diluapkan oleh aktris film Wanita Tetap Wanita ini melalui akun Instagramnya, raniramadhany

“Next year, gue punya plan untuk bikin Drum Cover lebih banyak. Tahun ini jarang bikin Drum Cover karena banyak challenge dan kesibukan lain yang gue hadapin. Nah sekarang gue mau sering latihan drum untuk mempersiapkan Drum Cover. Gue semakin pede untuk menghadapi challenge2 dalam bermain drum,” papar cewek yang juga piawai bermain gitar dan kibor ini.

Drummer Cantik – Jeane Phialsa

Drummer-Cantik-yang-Bakal-Membuat-Kamu-Makin-Cinta-Musik-Indonesia-Kamar-Musik-Jeane-Phialsa

Kalau baru pertama kali ketemu Jeane Phialsa, dijamin kamu nggak percaya kalau dia beneran jago main drum. Secara tampangnya imut, tapi permainan drum Alsa ini sungguh maut. Dulu, Kamar Musik pernah main ke rumahnya di Depok, Jawa Barat. Di rumahnya terpampang sebuah figura penghargaan MURI sebagai drummer termuda se Indonesia.

“Waktu kecil, aku emang udah senang main alat musik. Awal-awal sih belajar gitar dulu. Begitu umur 5 tahun, aku minta ke mama supaya boleh ikut les drum. Cuma nggak langsung dikabulkan. Mungkin mama mikir aku masih terlalu kecil. Setiap tahun aku tagih ke mama. Akhirnya begitu aku berumur 8 tahun, baru deh mama mengizinkan aku untuk les drum,” kenang Alsa.

“Aku belajar dari nol banget. Pertama megang stik drum, ya pas aku umur 8 tahun. Waktu itu aku kursus drum di studio Sandy Pas Band di Depok. Setahun pertama aku udah main lagu-lagu Dream Theater dengan dobel pedal. Abis itu gantian belajar swing. Sekarang nggak kagok kalau harus memainkan semua genre,” lontar Alsa yang udah memiliki album berjudul The Moment With You.

Jeane Phialsa juga pernah menjadi drummer di beberapa band. Tahun 2008, ia direkrut Eza Yayang untuk menjadi additional drum band D.O.T. Tahun 2010, ia bergabung bersama Bojes di Band Brosis. Dua tahun berselang Alsa diajak Charly van Houten menjadi drummer Setia Band. Cewek kelahiran 4 Juni 1993 ini pernah didapuk sebagai Pemain Drum Paling Ngetop di ajang SCTV Music Award 2013.

Tingginya jam terbang, membuat ia ingin melompat lebih tinggi. Ia lalu merilis album solo The Moment With You. Sebuah album yang mungkin tak akan terlupakan dalam sejarah karena Alsa harus kehilangan sosok Alvin Lubis, musisi yang jadi producer dan arranger di album berisikan 7 lagu itu.

Drummer Cantik – Titi Rajo Bintang

Drummer-Cantik-yang-Bakal-Membuat-Kamu-Makin-Cinta-Musik-Indonesia-Kamar-Musik-Titi-Rajo-Bintang

Onde mande, nggak bisa berkedip deh kalau melihat Titi Rajo Bintang bermain drum. Kagumnya dobel, sama kecantikan dan skill musiknya. Wanita berdarah Minang ini menyukai drum ketika ia remaja. Titi menolak anjuran ortunya untuk kuliah di jurusan Ekonomi. Ia memilih jurusan musik.

Setelah menamatkan studinya, ia tampil pada pagelaran musik Jakarta International Java Jazz Festival tahun 2009. Selain menyambi jadi guru musik di almamaternya, Titi malang-melintang jadi penata musik di beberapa judul film seperti Mereka Bilang, Saya Monyet!, Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Garuda di Dadaku, King, Minggu Pagi di Victoria Park, Tanah Air Beta, dan lainnya.

Wanita kelahiran 10 Februari 1981 ini menyabet penghargaan Penata Musik Terbaik di Festival Film Indonesia 2009 lewat King dan Penata Musik Terpuji di Festival Film Bandung 2010 lewat Sang Pemimpi. Gak hanya di belakang layar, Titi juga populer di depan layar lewat segambreng filmnya.

Lewat film Mereka Bilang, Saya Monyet!, ia menggondol 2 penghargaan: Pemenang Pendatang Baru Wanita Terbaik di Indonesian Movie Awards 2008 dan Pemenang Pemeran Utama Wanita Terbaik di Festival Film Indonesia 2009. Ia juga mendulang sukses lewat film Minggu Pagi di Victoria Park sebagai Pemenang Pemeran Utama Wanita Terbaik di Indonesian Movie Award 2011.

Drummer Cantik – Dewi Geger

Drummer-Cantik-yang-Bakal-Membuat-Kamu-Makin-Cinta-Musik-Indonesia-Kamar-Musik-Dewi-Geger

Terakhir, Kamar Musik menghadirkan drummer dari Geger Band yaitu Dewi. Geger merupakan band pengusung musik rock yang pernah populer di tahun 2000-an. Seluruh personel band ini dihuni oleh wanita yaitu Rinada (vokal), Wiwik (kibor), Cynthia (bass), Taty Hera (gitar), dan Dewi (drum).

Perjalanan panggung Geger Band dikenal saat merilis album Tajir pada tahun 2001. Berikutnya muncul lagu-lagu yang cukup familiar macam “Hanya Kamu”, “Sexy”, dan “Tanda-Tanda”. Tahun 2016, Dewi dkk kembali menggetarkan industri musik lewat karya terbaru mereka berjudul “Beibz”.

Banyak media tertarik untuk mengulas band ini. Selain semua personelnya wanita, stage act para personelnya pun selalu energik. Di usianya yang tidak lagi muda, Dewi tetap menunjukkan stamina tinggi dan kelincahannya dalam menabuh drum. Nilai plusnya lagi, Dewi tetap terlihat fashionalbe di atas panggung meski permainan drumnya terlihat cadas.

Pre-Show Party, Kampanye Keamanan Konser Metallica

By KapanLagi – Senin, 19 Agustus 2013 13:41 | Metallica

FEMALE DRUMMER-NEW-20

 

pre-show-party-kampanye-keamanan-konser-8825f9

Sepekan sebelum gelaran konser Metallica dimulai, pihak promotor menggelar acara bertajuk Metallica Pre Show Party untuk mengkampanyekan beberapa persiapan kenyamanan dan keamanan saat jalannya konser nanti. 

Harapannya, puluhan ribu penonton yang akan memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada 25 Agustus nanti mendapat keamanan dan kenyamanan yang memadai. Oleh karenanya dukungan penonton sangat diperlukan.

“Kita sudah himbau kepada komunitas Metallica di Indonesia supaya saling menjaga keamanan dan ketertiban,” kata Krishna saat ditemui di Rolling Stone Cafe Jakarta Selatan, Minggu (18/8).

jp_millenix_metallica_pre_show_party_rolling_stone_caf_jakarta_18_agustus_2013-20130819-014-bambang

Segala skenario persiapan sudah dilakukan dengan baik oleh pihak promotor. Sebab, mereka tak ingin kerusuhan konser Metallica di India akan dialami oleh Jakarta.

krishna_radhitya_ceo_blackrock_entertainment_metallica_pre_show_party_rolling_stone_caf_jakarta_18_agustus_2013-20130819-002-bambang

“Kita mencoba skenario enggak mau chaos seperti konser Metallica di India waktu lalu karena kurangnya antisipasi. Kita sudah persiapkan semua supaya meminimalisir hal yang tidak diinginkan,” paparnya.

Menambah semangat menuju konser Metallica, beberapa penampilan band cadas pun dihadirkan di acara tersebut. Di antaranya, Oracle Band, Lier Band, Trison Roxx, dan penabuh drum cilik JP Millenix.