Tag Archives: Inventor

Hedy Lamarr

Hedy Lamarr | Pengembang Wi-Fi Pertama

Hedy Lamarr Biodata


Logo-Wifi-300x208

Di zaman yang modern ini tentu Anda sudah tidak asing dengan yang namanya WIFI. Teknologi sudah bukan lagi barang yang mewah karena kita bisa menemukannya di berbagai tempat. Wifi yang merupakan kependekan dari Wireless Fidelity ini adalah jaringan nirkabel komputer yang banyak digunakan mempermudah aktivitas orang-orang.

Awalnya wifi hanya bisa digunakan untuk pengguna perangkat nirkabel dan Local Area Networks (LAN). Namun, kini wifi telah berfungsi lebih luas lagi menjadi teknologi untuk mengakses internet. Dibalik fasiltias wifi yang bisa Anda nikmati sekarang, tahukah anda siapa penemu wifi? Dialah Hedy Lamarr.

Tidak hanya parasnya saja yang cantik namun dia juga memiliki otak brilian sehingga bisa mematenkan produk yang sekarang dikenal dengan nama wifi.

Penemuan Wifi Oleh Si Cantik Hedy Lamarr


Penemu-Wifi-Hedy-Lamarr-300x262

Perempuan yang lahir pada 9 November tahun 1914 ini lebih dikenal sebagai aktris papan atas hollywood yang dikenal ketika bermain dalam sebuah film berjudul Exctasy. Film tersebut yang berhasil membuat Hedy Lamarr ini menjadi aktris hollywood terkenal pada masa keemasan MGM.

Ternyata tidak hanya cantik dan pintar dalam berakting, wanita yang lahir di Wina Austria ini juga dinilai memiliki otak yang jenius. Terbukti pada tahun 1942, Hedy Lamarr berhasil mematenkan produknya yang disebut dengan sistem komunikasi rahasia menggunakan frekuensi radio dalam bertukar data. Produk ini dinilai menjadi pondasi yang kuat dan penting dalam teknologi komunikasi.

Perempuan cantik yang memiliki bakat di bidang matematika ini mencoba untuk melakukan perlawanan terhadap Nazi. Hedy Lamarr yang pada masa perang dunia ke II merupakan istri dari Fritz Mandl ini terus mencermati mengenai sistem kerja remote controlled torpedo.

Sayangnya teknologi ini tidak sampai tahap produksi karena pada saat itu masih sangat rentan terhadap jamming yang berasal dari musuh. Hanya ada satu cara dalam memanfaatkan titik kelemahannya yaitu dengan menstabilkan sinkronisasi antara sinyal dari penerima dan pengirim.

Pada tahun 1940, Hedy Lamarr bertemu dengan seorang composser musik yang bernama George Antheil. Pertemuan diantara keduanya tersebut membuat Hedy untuk mengajak George dalam membantunya untuk membuatkan alat yang dapat membantu sinkronisasi.

Lalu George pun membuat sistem berdasarkan frekuensi 88. Frekuensi ini diciptakan berdasarkan dari jumlah tuts pada piano. Agar terhindar dari jamming maka dilakukan penggulungan kertas yang bisa membantu sinkronisasi antara satu sama lain.

Mendapatkan Hak Paten Wi-Fi

Barulah 2 tahun setelah penemuan tersebut membuat Hedy Lamarr mendapatkan hak patennya sebagai penemu Wifi. Pada awalnya nama konsep penemuan tersebut dinamai Frequency Hopping. Namun kini namanya diubah menjadi spread spectrum dengan ide dasar yang sama.

Lalu pada tahun 1997, Hedy Lamarr mendapatkan penghargaan dari Electronic Frontier Foundation dan 3 tahun kemudian tepatnya pada tanggal 19 Januari 2000, perempuan cantik ini menghembuskan napas terakhirnya. Hingga saat ini teknologi Wifi terus dikembangkan.

Hampir semua gadget seperti smartphone, konsol game maupun pemutar audio dan video dibekali fitur Wi-fi sebagai alat untuk tersambung ke internet.

Banyak tempat seperti kantor, bandara, restoran, hotel maupun fasilitas umum lainnya menyediakan fasilitas wifi yang kemudian biasa disebut dengan hotspot. Itulah sedikit informasi mengenai sejarah penemuan wifi oleh Hedy Lamarr. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi pembaca.

Sumber: penemu_co

John Ellenby

From Wikipedia, the free encyclopedia

John Ellenby | Pembuat Laptop Computer Pertama di Dunia

John Ellenby Biodata

th

grid-compass

John Ellenby (9 January 1941 – 17 August 2016) was a British businessman. He was the founder of Grid Systems Corporation, maker of the Grid Compass, one of the first commercially successful Laptop Computers. He also co-founded GeoVector, an early augmented reality company.

27ellenby-obit-1-blog427

Biography


Ellenby was born in Corbridge, in Northumberland.[1] He studied geography and economics at University College London, and first encountered mainframe computers for the first time in the early 1960s, when he spent a year at the London School of Economics.

He worked for the British firm Ferranti, where he worked on minicomputers. Ellenby moved to California in the 1970s, where he worked for Xerox, and became involved in the management of the development of the Alto and Alto II desktop computers. In 1978, Ellenby and Tim Mott proposed an idea to commercialise the Alto computer, but this idea was later abandoned due to financial constraints.

Ellenby said that they “had to sandbag the Alto because with it we couldn’t make their numbers and therefore wouldn’t get any bonuses”.

In 1979, he cofounded Grid Systems Corporation with colleagues from Xerox PARC; the business started with $13 million of funding from Wall Street venture capitalists.

In 1982, Grid built the Grid Compass, which was one of the first laptop computers to feature the now-popular clamshell design, and was used on the Space Shuttle Challenger in 1986. In 1988, Grid was sold to the Tandy Corporation.

The design for The Compass computer was allegedly based on the shape of Ellenby’s briefcase. In 1987, Ellenby founded Agilis; he acted as the President of the company until 1990, and in 1989 the company produced hand-held computers with built-in Ethernet ports. Ellenby also founded Geovector, a company based on applications of augmented reality. Ellenby died on 17 August 2016 in San Francisco.