Stadium Kanker Payudara (TMN, Gambar) dan Pengobatannya

Fakta Kanker | Wednesday 15th, November 2017

Kerusakan dan transformasi protomkogen serta supressorgen yang mengalami perubahan mengakibatkan terjadinya pertumbuhan sel kanker.

Apa itu stadium?

Stadium ada fase dimana kita bisa mengetahui dimana letak kanker, kondisi kankernya, serta sampai pada mana kanker menyebar dan bmengetahui pengaruh yang ditimbulkan karena penyebaran yang disebabkan. Stadium dilakukan untuk memeriksa sejauh mana perkembangan kanker dan bagaimana penanganan yang harus dilakukan untuk mencegah menjalarkan pertumbuhan sel kanker tersebut.

Bagaimana cara mengetahui kanker yang dialami ?

Kanker Payudara Stadium 0


Dikatakan stadium 0 karena kanker masih berada di pembuluh/saluran payudara serta kelenjar susu, belum mengalami penyebaran keluar dari area tersebut.

Kanker Payudara Stadium 1


Stadium 1A

kanker-payudara-stadium-1A

Ukurannya masih sangat kecil dan tidak menyebar serta belum ditemukannya pada pembuluh getah bening.

Stadium 1B

kanker-payudara-stadium-1B

Kanker payudara stadium 1B berarti bahwa sel kanker payudara dalam bentuk yang kecil ditemukan pada kelenjar getah bening dekat payudara.

  • Tidak ada tumor dalam payudara, atau
  • Tumor memiliki ukuran lebih kecil dari 2cm

Kanker Payudara Stadium 2


Stadim IIA

kanker-payudara-stadium-2a

kanker-payudara-stadium-2a2

  • Kanker berukuran lebih kecil dari 2cm, mulai ditemukan titik-titik pada getah bening di area sekitar ketiak.
  • Kanker telah berukuran 2-5 cm, pada pembuluh getah bening belum terjadi penyebaran titik-titik sel kanker
  • Titik-titik di pembuluh getah bening ketiak mulai ditemukan namun tidak ada tanda tumor pada bagian payudara

Stadium II B

kanker-payudara-stadium-2b

kanker-payudara-stadium-2b2

  1. Kanker berukuran 2-5 cm
  2. Titik-titik pembuluh getah bening pada ketiak telah tersebar sel-sel kanker payudara
  3. Tumor telah berukuran 5 cm namun belum terjadi penyebaran

Kanker Payudara Stadium 3


Stadium III A

kanker-payudara-stadium-3a

Kanker telah berukuran < 5cm dan telah terjadi penyebaran sel-sel kanker pada titik-titik pembuluh getah bening di ketiak

Atau

kanker-payudara-stadium-3a-1

Tumor lebih besar dari 5cm dan bentuk kecil sel kanker payudara berada di kelenjar getah bening.

Atau

kanker-payudara-stadium-3a-2

Tumor lebih dari 5 cm dan telah menyebar ke hingga 3 kelenjar getah bening di ketiak atau ke kelenjar getah bening di dekat tulang dada.

Stadium III B

kanker-payudara-stadium-3b

Terjadinya pembengkakan pada dinding dada yang juga sudah mulai adanya luka yang menghasilkan nanah pada dada. Penyebarannya bisa sudah mengenai getah bening di ketiak dan lengan atas.

Stadium III C

kanker-payudara-stadium-3c

Telah dideteksi bahwa sel-sel kanker telah menyebat ke titik-titik pembuluh getah bening yaitu sekitar 10 area getah bening telah tersebar sel-sel kanker, tepatnya dibawah tulang selangka.

Kanker Payudara Stadium IV


kanker-payudara-stadium-IV

Tidak diketahui telah berapa ukuran pasti sel kanker pada fase ini. Karena sel kanker telah menyebar ke jaringan lainnya yang sulit untuk diketahui. Sel kanker yang menyebar telah mulai menyebar ke berbagai lokasi, seperti tulang, paru-paru, hati dan juga tulang rusuk.

Cara Deteksi Kanker Payudara


Untuk mengetahui seseorang mengidap kanker payudara, maka dilakukan beberapa pemeriksaan, yaitu:

  1. Sarari. Bila ukuran payudara masih cenderung kecil dan masih sekedar menerka-nerka tentang mengidap kanker payudara, maka bisa dilakukan dengan pemeriksaan payudara sendiri (SARARI). Pemeriksaan bisa dilakukan setiap bulan, namun pemeriksaan ini harus dilakukan apabila seseorang telah selesai masa haidnya.
  2. Saranis. Ketika mulai adanya keragunan dengan penemuan sendiri, atau ditemukan benjolan kecil yang dimungkinkan oleh yang telah menginjak usia 40 tahunan atau memang memiliki factor beresiko, maka disarankan untuk melakukan pemeriksaan payudara secara klinis (SARANIS) dengan datang menemui dokter, bidan ataupun medis lainnya yang mengerti akan penyakit kanker.
  3. Dilakukan pemeriksaan dengan cara mamografi. Kanker berukuran kecil bisa terluhat dengan menggunakan cara ini. Tidak sakit ketika dijalani, hal ini dikarenakan cara pemeriksaan ini adalah dengan cara memfoto payudara. Pemeriksaan mamografi merupakan pemeriksaan lanjutan dari pemeriksaan secara klinis. Biasanya metode pemeriksaan ini digunakan apabila telah terjadi hal yang mulai membahayakan pada pasien, yaitu telah munculnya keluhan seperti puting susu keluar cairan yang berwarna kecoklatan atau berwarna karena tercampur dengan darah.
  4. Biopsi aspirasi. Jaringan payudara yang mengalami kelainan dilakukan pengambilan sedikit yang hasil pengambilannya akan menentukan ada tidaknya sel kanker pada payudara. Biopsy dilakukan apabila diketahui bahwa berdasarkan hasil USG dilihat adanya sel-sel yang tidak normal atau mencurigakan adanya sel-sel kanker.

Apabila berdasarkan hasilnya diketahui positif, maka dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, namun bila hasilnya diketahui negative, maka akan dilakukan pemeriksaan biopsy bedah.

Pemeriksaan Lebih Lanjut : Open biopsy untuk pengambilan jaringan

Melakukan operasi yang bertujuan untuk melakukan pengambilan terhadap jaringan dengan cara melakukan open biopsy. Sifat tumor pada payudara diketahui dengan cara operasi pengambilan jaringan dengan metode pembekuan. Sehingga kita dapat tahu sifat yang dimiliki tumor itu ganas atau jinak.

Pengobatan Kanker Payudara


Cara pengobatannya bisa alami maupun dengan medis,

Cara pengobatan secara alami

  • Kunyit / Temu Putih atau Kunir

Rasa yang pahit pada kunyit justru berkhasiat. Didalam kunyit terkandung Ribosome In Activing Protein (RIP) yang membantu ribosom untuk mengganggu protes sintesis protein. Dan RIP juga sangat penting untuk membantu penghambatan terhadap pertumbuhan sel-sel kanker.

Kunyit berperan menangkal radikal bebas penyebab utama tumbuhnya sel kanker.

  • Tapak Dara

Adanya komponen Vinblastine (VLB), Vincristine (VCR), Leurosine (VLR) Vincadioline, Leurosidine dan juga Catharanthine yang berfungsi sebagai antikanker.

  • Daun Dewa

Flavonoid, Monoterpen dan Seskuitpen Lakton yang terkandung didalam daun dewa memiliki peran penting untuk menghambat pertumbuhan serta perkembangan dari sel kanker. Serta dengan adanya sifat farmakologis yang terdapat dalam daun dewa dapat meringankan rasa sakit yang ditimbulkan karena penyebaran sel kanker.

  • Daun Sirsak

Daun sirsak mengandung acetogennins, muricapentocin, annocatacin serta banyak senyawa lainnya yang memiliki khasiat untuk mengobati kanker payudara.

  • Sarang Semut

Banyak yang mempercayai bahwa sarang semut bisa menyembuhkan kanker payudara, hal ini dikarenakan pada sarang semut yang mengandung flavonoid yang aktif sehingga bisa mencegahnya sel-sel kanker untuk menyebar serta juga melawan sel-sel kanker.

Cara pengobatan dengan menggunakan medis

Cara pengobatannya adalah dengan melakukan terapi:

  1. Terapi Lokal
    Terapi lokal ini sendiri terdiri atas dua, yaitu terapi dengan cara operatif dan juga terapi secara radiasi. Terapi operatif adalah terapi dengan cara pengangkatan kanker secara keseluruhan namun terapi radiasi adalah penggunakan sinar sebagai media untuk menghancurkan sel kanker. Namun cara radiasi terkadang masih bisa meloloskan sel-sel kanker. Sehingga tidak efektif terhadap penyembuhannya.
  2. Kemoterapi
    Keoterapi kini menjadi pilihan bagi kebanyakan penderita kanker, karena terapi ini sama seperti dengan orang yang dirawat inap dirumah sakit. Infuse menjadi media untuk memasukkan obat secara keseluruhan kedalam tubuh melalui darah. Kemoterapi merupakan program lanjutan setelah dilakukan operasi. Bila operasi menganggat, namun kemoterapi adalah mengontrol sel-sel kanker.
  3. Terapi Hormonal
    Terapi ini dipergunakan untuk secara tidak langsung mengusir sel-sel kanker yang dibuat tidak nyaman.

 

Advertisements

23 Cara Mencegah Kanker Payudara Sejak Dini

Fakta Kanker | Wednesday 15th, November 2017

cara-mencegah-kanker-payudara-300x195

Gaya hidup merupakan salah satu cara mencegah kanker payudara yang paling mujarab bahkan bagi anda yang memiliki risiko tinggi terkena jenis kanker ini. Sebelum membahas pencegahan kanker payudara ada baiknya kita mengetahui beberapa hal terkait yang menjadi sumber penting.

  1. Apakah anda wanita dengan risiko terkena kanker payudara yang tinggi ?
  2. Apa saja sih penyebab kanker payudara?

Kedua pertanyaan ini penting untuk anda ketahui agar dapat memahami lebih mudah cara mencegah kanker payudara yang dapat anda lakukan.

Wajib Diketahui :

Kapan Anda Terkena Risiko Tinggi Kanker Payudara


Risiko Tinggi Terkena Kanker Payudara ((Cancerdotorg, What are the risk factors for breast cancer?. diakses 04 November 2014))

  • Jenis Kelamin. Walaupun kanker payudara juga terjadi pada pria, namun wanita 100x lebih rentan terkena karena hormon estrogen dan progesteron pada wanita yang lebih tinggi.
  • Usia. Semakin tinggi usia maka semakin besar risiko terkena kanker payudara.
    • Usia < 45 Tahun : 1 dari 8 kasus
    • Usia > 55 tahun : 2 dari 3 kasus
  • Resiko Genetik. 5-10% kasus kanker payudara di alami karena adanya faktor bawaan genetik dari orang tua tentunya.
  • Riwayat Keluarga. Memiliki hubungan darah langsung dengan anggota keluarga yang terkena kanker payudara meningkatkan risiko anda 2 x lipat.
  • History kanker payudara diri sendiri. Memang sedikit konyol, namun anda yang telah terkena kanker payudara memiliki risiko 3 – 4 x lipat terkena atau berkembangnya kanker baru.
  • Periode menstruasi. Wanita yang telah ‘mens’ sebelum usia 12 tahun dan menopause setelah umur 55 tahun memiliki risiko yang tinggi.

Faktor risiko di atas mungkin tidak dapat kita hindari karena memang bawaan dan hikayat hidup manusia, selain faktor risiko di atas untuk mencegah kita wajib mengetahui penyebabnya.

Penyebab Utama Kanker Payudara


3 Penyebab Utama Kanker Payudara

  • Minum alkohol
  • Gaya hidup
  • Obesitas

Faktor risiko dan 3 penyebab utama di atas sudah cukup memberikan gambaran kita mengenai cara mencegah kanker payudara yang ampuh. Jika anda masuk salah satu kategori yang berisiko tinggi, tentu jangan khawatir perbaiki gaya hidup dan kenali lebih detil pencegahannya akan mengurangi dan mencegah anda terserang “penyakit mematikan” ini.

Setelah mengetahui faktor risiko dan 3 penyebab utama di atas, selanjutnya kita akan membahas mengenai cara pencegahannya.

Mengurangi Minuman Alkohol

cara-mencegah-kanker-payudara-mengurangi-minuman-alkohol

Mengurangi minuman alkohol merupakan #1 yang harus kurangi ketika anda tidak ingin terkena kanker payudara. Hampir semua penelitian mengungkapkan bahwa minum minuman alkohol dapat meningkatkan risiko terkena kanker payudara

  • Wustldotedu, 8 Ways To Prevent Breast Cancer. diakses 04 November 2014
  • Cancerdotgov, National Cancer Institute, Breast Cancer Prevention. diakses 4 November 2014
  • CDCdotGov, Breast Cancer : What Can I Do to Reduce My Risk?. diakses 4 November 2014

Tidak semua aktivitas meminum minuman alkohol dapat meningkatkan risiko kanker, minum 2-5 gelas alkohol satu hari meningkatkan risiko 1.5 x lipat dibandingkan dengan wanita yang tidak mengkonsumsi alkohol. Sedangkan peningkatan risiko dalam jumlah kecil untuk wanita yang meminum hanya 1 gelas saja.

Mengapa alkohol berpengaruh pada perkembangan kanker payudara ? menurut peneliti seperti yang dikutip dari dailymail, alkohol diyakini dapat meningkatkan kadar hormon estrogen, salah satu hormon yang dapat mempercepat pertumbuhan sel kanker payudara

  • Dailymail, Charlotte Harding, 10 ways to prevent breast cancer. diakses 4 November 2014

Mengatur Berat Badan

cara-mencegah-kanker-payudara-mengatur-berat-badan

Mengatur berat badan agar tidak terjadi obesitas / kegemukan merupakan salah satu cara ampuh dalam mencegah dan menghindari berbagai penyakit.

Bahkan beberapa jenis kanker juga dapat di hindari dengan mengatur berat badan ini, salah satunya adalah kanker payudara. Wanita yang memiliki berat lebih dari 80 Kg memiliki risiko 25% lebih tinggi dibandingkan dengan wanita yang memiliki berat badan ideal di bawah /sekitar 60 kg

  • Everydayhealth, Sue Landry, Can Breast Cancer Be Prevented?. diakses 4 November 2014

Apakah semua obesitas atau peningkatan berat badan dapat meningkatkan bahaya terkena kanker? tentu jawabannya tidak. Obesitas atau peningkatan berat badan setelah menopause lah yang akan meningkatkan risiko lebih tinggi dibandingkan yang tidak obesitas setelah menopause.

Olahraga Secara Teratur

cara-mencegah-kanker-payudara-olahraga

Satu kata sebagai kunci hidup sehat yaitu OLAHRAGA, terlepas dari segudang manfaatnya untuk kesehatan, olahraga ternyata juga menjadi salah satu faktor pencegahan penyakit kanker terutama payudara. Olahraga dapat menurunkan tingkat sirkulasi estrogen dalam tubuh, namun jika anda tidak pernah olahraga maka tingkat estrogen dalam tubuh akan semakin tinggi yang menyebabkan tingginya risiko terkena kanker payudara.

Bagaimana Olahraga dapat mencegah kanker payudara ?

Aktivitas olahraga akan mengeluarkan toxin atau racun dalam tubuh dalam jumlah yang cukup signifikan. Selain itu olahraga juga akan mengaktifkan fungsi syaraf dan otot tubuh manusia yang sangat penting untuk menjaga kanker payudara. Dengan olahraga teratur kita dapat membantu tubuh menghindari kanker payudara dan membuat metabolisme tubuh.

Jangan Merokok

Ok, terlepas dari semua studi yang mengaitkan antara kanker payudara dengan merokok, penting diketahui bahwa bahaya merokok bukan lagi omong kosong. Segala jenis penyakit berbahaya dan kanker dapat terjadi karena anda adalah perokok, hindari lah rokok. Penelitian yang menghubungkan antara rokok dan kanker payudara memang masih sangat minim, belum ada penelitian konkrit mengenai hal ini.

Namun beberapa penelitian telah menemukan bahwa kandungan zat kimia yang terdapat pada rokok sangat berkaitan dengan berbagai jenis kanker, sedangkan beberapa juga menemukan bahwa ASI pada perokok juga dapat terkontaminasi.

Rokok adalah penyebab kanker paru paru yang paling umum WAJIB hukumnya di hindari agar tidak terjadi kanker paru – paru. Namun ingat ini juga termasuk untuk kanker payudara yah.

Menyusui Jika Memungkinkan

cara-mencegah-kanker-payudara-menyusui

Menyusui ternyata tidak hanya bermanfaat bagi si bayi, Ibu juga mendapatkan manfaat yang luar biasa dari kegiatan mulia menyusui. Memang belum banyak penelitian yang menghasilkan keterkaitan langsung antara menyusui terhadap kanker payudara.

Namun beberapa studi telah mengemukakan bahwa wanita yang menyusui memiliki risiko lebih kecil dibandingkan dengan wanita yang tidak pernah menyusui.

Alasan utama yang diklaim oleh para peneliti adalah keterkaitan antara aktivitas menyusui dengan kestabilan tingkat estrogen sehingga memperkecil risiko.

Hindari Radiasi

Ada berbagai jenis radiasi yang mungkin anda dapatkan, terutama pada saat pemeriksaan medis, seperti CT Scan, pemeriksaan MRI, dan rontgen. Sejumlah studi menemukan bahwa risiko tertinggi terkena kanker payudara yang disebabkan oleh radiasi adalah pada saat pubertas dimana payudara mulai terbentuk. Selain itu risiko ini juga meningkat jika radiasi sinar X dilakukan di dada pada saat orang tersebut berusia 20 tahun ke bawah.

Hindari Terapi Hormon Pasca Menopause

Terapi hormon pasca Menopause tidak perlu di ambil dalam jangka waktu yang panjang, penggunaan terapi hormon sering dilakukan untuk mengatasi sulit tidur, cepat marah, dan faktor lain yang disebabkan menopause. Kombinasi terapi hormon estrogen dan progestin dapat meningkatkan risiko terkena kanker pada payudara, disarankan tidak mengambil terapi hormon lebih dari 5 tahun. Untuk info lebih lanjut saran dokter selama melakukan terapi secara mendetil sangat diperlukan.

Hindari Konsumsi Pil KB

Konsumsi pil KB tentu memiliki potensi manfaat dan risiko yang masing-masing harus di waspadai terjadi pada tubuh kita. Beberapa pil KB memiliki kandungan estrogen yang menjadi pemicu terjadinya kanker payudara. Studi telah menunjukkan bahwa perempuan yang mengkonsumsi pil KB memiliki risiko lebih tinggi di bandingkan dengan wanita yang tidak mengkonsumsi. Risiko ini akan hilang seiring dengan dihentikan penggunaannya.

Melahirkan Anak (di bawah 30 Tahun)

Wanita yang melahirkan anak di bawah 30 tahun memiliki kecenderungan risiko yang lebih rendah dibandingkan wanita yang belum pernah melahirkan atau melahirkan di atas 30 tahun. Namun faktor melahirkan dapat menjadi berbeda sesuai dengan berbagai jenis kanker yang ada. Penelitian juga menunjukkan bahwa banyaknya kehamilan dan hamil sebelum usia 30 tahun berpengaruh positif untuk mengurangi risiko kehamilan.

Screening Payudara Jika Usia Sudah > 50 Tahun

Fakta di lapangan telah menunjukkan bahwa wanita yang berusia di atas 50 tahun mengalami tingkat risiko yang lebih tinggi. Untuk itu Screening atau pemeriksaan yang lebih rutin jika anda telah berusia di atas 50 tahun akan sangat bermanfaat untuk menghindari terkena jenis kanker berbahaya ini.

Mengurangi Hormon Estrogen

Estrogen merupakan salah satu kunci terjadinya kanker payudara, mengurangi produksi hormon estrogen diyakini dapat mengurangi risiko terkena kanker payudara. Berikut adalah beberapa cara alami yang penting untuk mengurangi hormon estrogen:

  1. Kehamilan Awal. Tingkat estrogen akan lebih rendah selama masa kehamilan. Wanita yang memiliki kehamilan cukup bulan sebelum usia 20 memiliki risiko lebih rendah terkena kanker payudara dibandingkan wanita yang belum memiliki anak atau yang melahirkan anak pertama mereka setelah usia 35.
  2. Menyusui. Tingkat estrogen mungkin tetap rendah sementara seorang wanita menyusui.
  3. Ablasi Ovarium. Indung telur merupakan “tools” yang memproduksi estrogen. Jumlah estrogen yang dibuat oleh tubuh dapat dikurangi dengan menghilangkan satu atau dua ovarium. Selain itu, obat-obatan dapat diambil untuk menurunkan jumlah estrogen yang dibuat oleh indung telur.
  4. Haid pada usia > 14 tahun. Menstruasi pada usia 14 atau lebih tua mengurangi jumlah tahun jaringan payudara yang terkena estrogen sehingga mengurangi risiko kanker payudara.
  5. Menopause Dini. Semakin sedikit tahun seorang wanita mengalami siklus menstruasi, semakin pendek waktu jaringan payudara terkena estrogen.

Cara Mencegah Yang Beredar Di Masyarakat

Selain berbagai cara di atas, mungkin ada banyak isu yang beredar di masyarakat untuk mencegah kanker payudara yang belum teruji secara detil kebenarannya. Namun ada baiknya mempertimbangkannya selama tidak memberikan dampak negatif.

  1. Menghindari lingkungan yang terpapar bahan kimia
  2. Menghindari menggunakan bra ketat
  3. Mengkonsumsi makanan yang bergizi, serat dan buah buahan yang kaya vitamin.
  4. Menghindari penggunaan deodoran
  5. Menghindari aborsi
  6. Diet rendah lemak.
  7. Menghindari bekerja pada malam hari.

Cara mencegah kanker payudara memang penting untuk di ketahui, cara klinis yang telah teruji di atas wajib anda jadikan rujukan agar terhindar dari kanker ganas.

 

19 Ciri Ciri Kanker Payudara (Dilengkapi Gambar)

Fakta Kanker | Wednesday 15th, November 2017

Woman with breast cancer awareness ribbon

Ciri ciri kanker payudara yang paling umum adalah adanya/timbulnya benjolan di sekitar payudara, bisa kecil, sedang, atau besar, dapat pula terasa mengganggu atau tidak. Dalam artikel ini kita akan membahas secara detil mengenai tanda kanker payudara yang harus di perhatikan, pengetahuan awal ini sangat membantu dalam proses penyembuhan, harap di simak ((Komendotorg, Warning Signs & Symptoms, diakses 18 Oktober 2014)).

1. Benjolan / Penebalan di Sekitar Payudara

Ciri-Ciri-Kanker-Payudara-Benjolan

Benjolan di sekitar payudara merupakan salah satu ciri atau tanda paling awal yang harus anda perhatikan. Sebagian wanita memiliki benjolan di daerah ketiak atau sekitar payudara sebagai tanda awal mereka telah terkena kanker payudara stadium awal.

Walau tidak 100 % benjolan ini menandakan bahwa anda terkena kanker, namun setidaknya anda harus waspada, mulai dari yang terasa kecil atau yang sudah mengganggu, sebaiknya langsung berkonsultasi ke dokter terkait.

Untuk membedakan mana benjolan yang kemungkinan besar adalah kanker payudara dan mana yang tidak, berikut adalah beberapa karakteristiknya ((Imaginis, Breast Lumps – Evaluating a Lump in Breast, diakses 18 Oktober 2014))

Tanda Benjolan Yang Kemungkinan Kanker

  • Benjolan terasa keras
  • Benjolan ini tidak diskrit; tidak mudah dibedakan
  • Benjolan tetap di payudara; tidak bergerak
  • Hanya ada satu benjolan
  • Tidak ada benjolan yang sama di payudara sebelahnya
  • Kulit payudara berlesung pipit
  • Benjolan disertai dengan keluarnya cairan

Benjolan Yang Kemungkinan Kecil Menjadi Kanker

  • Benjolan lunak
  • Benjolan diskrit; mudah dibedakan
  • Benjolan bergerak di payudara
  • Ada beberapa benjolan payudara
  • Ada benjolan di payudara sebelahnya.
  • Benjolan menghilang setelah siklus menstruasi

Selain benjolan, penebalan payudara di bawah ketiak juga wajib anda waspadai dan segera konsultasi di dokter terkait jika anda merasakan hal ini.

2. Perubahan Ukuran dan Bentuk Payudara

Ciri-Ciri-Kanker-Payudara-bentuk-dan-ukuran

Jika anda melihat ada keanehan dalam salah satu bentuk payudara anda maka anda harus khawatir karena ini merupakan tanda umum kedua yang paling sering terjadi. Tidak hanya bentuk, ukuran payudara juga menjadi tanda yang umum.

Perubahan Ukuran

Dari yang sebelumnya besar, 34 hanya menjadi 32 (Contoh dalam ukuran bh )

Perubahan Bentuk

Dari yang sebelumnya mancung, sekarang menjadi tengkulai ke bawah.

Gambar di atas dapat menjadi contoh untuk ciri yang kedua ini, perubahan ukuran dan bentuk ini dapat terjadi pada salah satu payudara, atau kedua-duanya. Jadi ada baiknya jika anda memperhatikan salah satu berubah, atau keduanya berubah dalam hal bentuk dan ukuran anda dapat berkonsultasi lebih lanjut pada dokter terkait.

3. Terdapat Kerutan di Sekitar Payudara

Ciri-Ciri-Kanker-Payudara-kerutan-di-payudara

Kerutan biasanya dialami oleh orang yang sudah tua, namun tidak halnya jika anda mengalami atau terkena gejala awal kanker payudara, kerutan mungkin saja terdapat di bagian tertentu di payudara anda.

Kulit payudara normal

Kulit payudara normal tidak memiliki kerutan, cenderung halus dan permukaan yang rata (kecuali di daerah puting)

Kerutan Tanda Kanker Payudara

Kerutan tanda kanker payudara ini dapat anda rasakan dengan tangan perbedaannya, permukan kasar dan spesifik di daerah tertentu pada kulit payudara.

Biasanya kerutan ini akan berwarna sedikit hitam dan tidak terlalu besar lingkupnya.

4. Keluarnya Cairan Dari Puting Secara Tiba Tiba

Ciri-Ciri-Kanker-Payudara-Keluar-Cairan-Dari-Puting

Ketika tanpa sebab yang jelas (tidak sedang menyusui) tiba tiba keluar cairan dari puting, maka ini adalah salah satu gejala anda terkena kanker payudara.

Cairan putih/bening

Cairan yang keluar dari puting ini dapat berwarna putih dan bening, agak kental atau encer.

Cairan Darah/Kecoklatan

Jika puting mengeluarkan cairan coklat atau bahkan berupa cairan berwarna merah darah, ini sudah tahap kronis dimana anda harus segera berkonsultasi ke dokter. Kemungkinan besar anda mengalami gejala awal kanker payudara.

Namun secara garis besar, apapun cairan yang keluar dari puting tanpa sebab yang jelas sebaiknya anda beri perhatian khusus, periksa ke dokter.

5. Nyeri Tidak Kunjung Hilang Di Bagian Tertentu Payudara

Ciri-Ciri-Kanker-Payudara-nyeri

Payudara mungkin saja terasa nyeri ketika anda mengalami menstruasi ataupun ketika sedang hamil. Namun tentu rasa nyeri tersebut dapat hilang seiring dengan selesainya siklus yang anda lalui.

Lalu bagaimana jika rasa nyeri tersebut tidak kunjung hilang? Jika tidak kunjung hilang coba teliti lagi apakah bagian yang nyeri tersebut terletak pada posisi yang sama atau tidak ? jika pada bagian yang sama maka akan semakin besar kemungkinan bahwa itu merupakan gejala kanker payudara yang harus anda waspadai.

Apa yang harus dilakukan pada nyeri tersebut?

  • Jangan di pencet atau ditempelkan dengan ’minyak’ pereda nyeri
  • Segera konsultasikan ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut
  • Jangan dibiarkan terlalu lama, karena akan sangat berbahaya

6. Payudara Nampak Kemerahan dan Bengkak

Ciri-Ciri-Kanker-Payudara-kemerahan-bengkak

Jika anda mengalami perubahan drastis dari warna kulit sekitar payudara seperti memerah, bengkak, atau terlihat gelap di salah satu sisi dan bagian tertentu pada payudara anda, maka sebaiknya anda mulai berkonsultasi pada dokter spesialis terkait.

Kemerahan

Amati kulit sekitar payudara anda, lihat apakah ada warna aneh di bagian bawah, atas, atau samping. Tanda merah ini biasanya akan membawa kehangatan jika di sentuh. Seperti orang pada saat demam, namun hanya pada daerah tersebut saja.

Bengkak

Selain benjolan ada juga bengkak yang lunak, tidak seperti benjolan yang keras bengkak ini cenderung lebih lunak sifatnya.

7. Puting Masuk Ke Dalam

Ciri-Ciri-Kanker-Payudara-puting-masuk-ke-dalam

Puting susu biasanya akan timbul, kalau pun sedang mengecil setidaknya dia akan sejajar dengan kulit. Namun keanehan harus anda perhatikan ketika ia telah menukik ke dalam dan tidak sewajarnya.

Apakah puting susu saja ?

Tidak. Semua bagian di payudara yang menukik di dalam harus anda waspadai sebagai gejala kanker payudara yang patut dilakukan pengecekan lebih lanjut agar tidak menjadi lebih bahaya.

Puting susu yang ‘bersembunyi’ di dalam dapat terjadi di hanya salah satu bagian saja atau di kedua bagian sekali gus.

Ingat!! Tidak hanya puting susu, bagian lain selain puting juga dapat menukik ke dalam yang tandanya harus anda perhatikan agar tidak berdampak kronis.

8. Gatal, Bersisik Sakit, dan Ruam di Puting Susu

Ciri-Ciri-Kanker-Payudara-Gatal-Bersisik-Ruam

Faktor lain yang dapat menjadi ciri ciri penyakit kanker payudara adalah timbulnya gatal yang tidak terduga di sekitar daerah payudara. Gatal ini dapat terjadi dalam skala kecil dan tidak terlalu mengganggu sampai yang cukup mengganggu karena sulit hilang serta intensitasnya sudah sangat tinggi.

Bersisik

Di kulit payudara juga timbul semacam sisik yang cukup mengganggu karena sakit jika di kelupas atau di pegang. Bersisik pada bagian kulit mana pun tentu harus mendapat treatment yang lebih karena sewajarnya kulit manusia tidak akan bersisik, terlebih jika terjadi di daerah payudara.

Ruam

Khusus untuk ruam hanya terjadi di sekitar puting susu, jika terjadi ruam, sebaiknya berkonsultasi di dokter terkait.

Gejala Lanjut Kanker Payudara


8 Ciri di atas merupakan gejala awal kanker payudara, namun tentu jika kanker sudah menyebar tentu tidak hanya memberikan efek pada fisik di sekitar payudara tersebut. Berikut adalah tanda dan efek kanker payudara yang terlambat diketahui ((Cancerdotca, Signs and symptoms of breast cancer, diakses 18 Oktober 2014)) atau ketika kanker telah menyebar dan mempengaruhi bagian lain di tubuh kita.

  1. Nyeri tulang
  2. Mual
  3. Kehilangan nafsu makan
  4. Penurunan berat badan
  5. Penyakit kuning
  6. Penumpukan cairan di sekitar paru-paru (efusi pleura)
  7. Sesak napas
  8. Sakit kepala hebat dan tidak lekas sembuh
  9. Batuk
  10. Penglihatan ganda
  11. Kelemahan otot

Setelah mengetahui ciri ciri kanker payudara, ada baiknya anda berkonsultasi ke dokter terkait untuk menemukan solusi atas tanda yang anda alami.

Diagnosis Kanker Payudara


Ada beberapa diagnosis kanker payudara yang dapat dilakukan oleh para medis yaitu :

1. Mammogram

mammogram

Adalah cara paling ampuh untuk mendeteksi kanker payudara, mammogram adalah gambar x-ray dari payudara untuk mengetahui jaringan yang ada didalamnya.

2. Biopsi

biopsi

Tes biopsi digunakan untuk orang yang diduga menderita kanker payudara, tes ini dilakukan untuk menindaklanjuti hasil screening dan gejala yang mereka rasakan untuk mengetahui apakah ada kanker payudara atau tidak dan untuk menindaklanjutinya.

 

15 Penyebab Kanker Payudara Yang Perlu Diwaspadai

Fakta Kanker | Wednesday 15th, November 2017

Woman with breast cancer awareness ribbon

Pada dasarnya belum dapat dipastikan bahwa seorang wanita dapat mengembangkan penyebab kanker payudara dalam dirinya atau tidak. Namun ada beberapa penyebab yang mempengaruhi kemungkinan berkembangnya kanker payudara. Beberapa faktor penyebab kanker payudara ini ada yang tidak dapat di ubah dan beberapa faktor lainnya dapat diubah untuk mencegah timbulnya kanker payudara ini. Berikut ini penyebab umum kanker payudara yang perlu para wanita ketahui :

Penyebab Kanker Payudara dari Faktor Genetik


Sedikitnya ada 8 faktor genetik yang menjadi penyebab kanker payudara yang wajib anda waspadai, beberapa diantaranya memang tidak dapat dicegah.

1. Jenis Kelamin

Faktor genetik yang satu ini sudah tentu tidak asing lagi, Betul.. Wanita 100 kali lebih berisiko terkena kanker payudara dibandingkan dengan pria.

2. Usia Senja

Kanker payudara dapat timbul seiring dengan meningkat dengan usia. Sekitar 8 dari 10 kasus kanker payudara terjadi pada wanita di atas usia 50 tahun dan kondisi ini paling banyak menyerang para wanita yang telah mengalami menopause

  • NHSdotuk, Breast Cancer Female-Causes, diakses 04 November 2014

Di Inggris, wanita yang berusia sekitar 50 sampai 70 tahun, melakukan skrining setiap 3 tahun sekali yang dilakukan oleh NHS Breast Screening Programme.

3. Riwayat Dalam Keluarga

penyebab kanker payudaraDi dalam keluarga yang di dalamnya terdapat kerabat dekat yang menderita kanker payudara atau kanker ovarium, kemungkinan besar terkena kanker payudara ini menjadi lebih tinggi.

Beberapa kasus kanker payudara tidak mengalami herediter atau diturunkan dalam keluarga, namun gen tertentu dapat meningkatkan resiko kanker payudara.

Lakukan skrining genetik kanker payudara, jika ditemui kerabat dekat seperti ibu kandung, saudara perempuan atau anak, yang telah menderita kanker payudara di bawah usia 50 tahun. Konsultasikan hal ini sebelumnya pada tenaga medis yang berwenang.

4. Ras

Masalah ras mungkin perlu menjadi pertimbangan, dari data yang dihimpun dari National Breast Cancer wanita “Bule” lebih banyak terkena jenis kanker payudara.

5. Riwayat Kesehatan Pribadi

Jika anda telah terdiagnosis terkena kanker payudara pada salah satu bagian payudara, maka kemungkinan besar faktor risiko akan meningkat pada payudara yang lain. Risiko juga sangat tinggi jika sebelumnya telah terdeteksi sel sel abnormal di sekitar payudara.

6. Masa Menstruasi & Reproduksi

Jika anda telah mengalami menstruasi dini pada usia kurang dari 12 tahun dan manepause terlambat (lebih dari 55 tahun) kemungkinan lebih tinggi terkena risiko kanker payudara. Faktor lain adalah tidak memiliki anak dan melahirkan di usia yang cukup tua menjadikan risiko terkena kanker payudara lebih besar.

7. Perubahan Gen

Perubahan gen BRCA1 dan BRCA2 merupakan salah satu yang memicu terjadinya kanker payudara. Perubahan gen ini dapat diketahui dengan mengambil salah satu tes genetik. Tes genetik sangat dianjurkan jika dalam keluarga terdapat penderita kanker payudara.

8. Kepadatan Payudara

Wanita memiliki payudara yang di dalamnya terdapat jaringan kelenjar yang menghasilkan susu (lobulus). Jaringan payudara yang padat mengandung sel-sel payudara yang lebih tinggi dan memungkinkan terjadinya kanker payudara karena lebih banyak sel-sel yang dapat menjadi kanker. Pemeriksaan jaringan payudara dengan mammogram (scan payudara) juga sulit untuk mendeteksi keberadaan jaringan abnormal.

Penyebab kanker payudara dari faktor genetik ini diantaranya tidak dapat dicegah, beberapa diantaranya adalah :

  • Usia
  • Ras
  • Riwayat keluarga
  • Riwayat kesehatan pribadi
  • Menstruasi dini
  • Manepause telat

Selain penyebab dari faktor genetik, ternyata yang tidak kalah penting adalah penyebab dari faktor lingkungan dan gaya hidup.

Penyebab Kanker Payudara dari Faktor Lingkungan


Faktor lingkungan tidak dapat anda sepelekan, bahkan telah banyak kasus ditemukan penyebabnya adalah paparan lingkungan yang tidak bersahabat dengan jenis kanker ini.

9. Radiasi

Paparan sinar radiasi merupakan salah satu tindakan medis dalam dunia kodokteran, seperti sinar-X dan computerized tomography (CT) scan, dapat menjadi penyebab kanker payudara. Pada orang yang pernah mengalami Hodgkin semasa kecil dan pernah melakukan radioterapi ke daerah dada, seharusnya telah melakukan konsultasi dengan spesialis untuk memeriksakan tentang keberadaan kanker payudara. Kemudian jika pada saat ini dibutuhkan pengobatan yang membutuhkan radioterapi, lakukan diskusi terhadap tenaga medis mengenai kemungkinan terjadinya risiko kanker payudara sebelum pengobatan berlangsung.

Penyebab Kanker Payudara Faktor Gaya Hidup


Nah, ini adalah faktor penyebab yang harusnya dapat kita minimalisir dalam kaitannya menjadi pemicu kanker payudara. Pola hidup sehat adalah salah satu cara mencegah kanker payudara yang cukup ampuh, mari kenali faktor dari gaya hidup :

10. Kelebihan Berat Badan

Terkait dengan hormon estrogen dalam tubuh, ternyata menjadi penyebab kanker payudara, terutama seseorang yang mengalami kelebihan berat badan dan telah mengalami menopause lebih berisiko terkena kanker payudara. Hal ini diduga terkait dengan jumlah estrogen dalam tubuh, karena kelebihan berat badan atau obesitas setelah menopause menyebabkan lebih banyak estrogen yang akan diproduksi.

11. Implan Payudara

Implan sering ditanam dalam tubuh, tak terkecuali pada bagian payudara. Wanita yang menggunakan implan payudara dapat mempengaruhi terjadinya kanker payudara lebih tinggi dibandingkan dengan perempuan yang tidak memakainya. Hal ini dikemukakan oleh para peneliti dari Kanada dilaporkan dalam BMJ (British Medical Journal) May 2013

  • medicalnewstodaydotcom , What Is Breast Cancer? What Causes Breast Cancer?, diakses 04 November 2014

12 . Melakukan Pekerjaan Tertentu

Beberapa penelitian telah menunjukkan keterkaitan pekerjaan wanita terhadap timbulnya kanker payudara. Penelitian di Prancis menunjukkan hubungan antara wanita yang bekerja pada malam hari dan nelum pernah mengalami kehamilan, dapat menjadi penyebab kanker payudara. Selain itu, penelitian dari Kanada mengemukakan bahwa pekerjaan tertentu, memungkinkan tubuh manusia kontak ke dalam karsinogen, misalnya pekerjaan di bar, otomotif, perusahaan manufaktur plastik, dan perusahaan makanan kemasan (kaleng, plastik).

13. Konsumsi Alkohol

Bahaya alkohol salah satunya adalah dapat menjadi penyebab berkembangnya sel kanker, seperti kanker payudara. Sebuah penelitian kanker mengemukakan bahwa setiap 200 wanita yang secara teratur mengkonsumsi minuman beralkohol setiap sehari, terdapat tiga wanita yang terkena kanker payudara, dibandingkan dengan wanita yang tidak mengkonsumsi alkohol sama sekali.

14. Terapi Penggantian Hormon (HRT)

Terapi penggantian hormon (HRT) sering dihubungkan dengan risiko kanker payudara yang menjadi lebih tinggi. Diperkirakan bahwa akan ada tambahan 19 kasus kanker payudara untuk setiap 1.000 wanita yang menggunakan kombinasi HRT selama 10 tahun. Resiko kanker akan terus meningkat jika semakin lama melakukan HRT. Pemakaian HRT untuk membuat hormon kembali normal selama atau lebih dari lima tahun harus di hentikan, penghentian pemakaian HRT merupakan cara mencegah kanker payudara yang paling efektif.

15. Terdapat Benjolan Jinak

Sering orang mengira, jika terasa benjolan payudara adalah ciri-ciri kanker payudara. Padahal belum tentu benjolan payudara, meskipun beberapa jenis benjolan dapat menjadi penyebab kanker payudara. Benjolan jinak pada jaringan payudara misalnya sel yang tumbuh abnormal di saluran atau sel-sel abnormal di dalam lobus payudara dapat meningkatkan kemungkinan kanker payudara.

Mitos Mengenai Penyebab Kanker Payudara


Terkait dengan penyebab kanker ganas ini, ada beberapa kebiasaan atau alat yang dikhawatirkan menjadi pemicu kanker. Namun ternyata hal tersebut hanya lah mitos: berikut beberapa di antaranya ((NBC, cause of breast cancer. diakses 2015-02-22)).

  • Kafein
  • Deodoran
  • Microwave
  • Telepon
  • Berhubungan dengan penderita kanker payudara.

Memang belum jelas secara pasti apa yang menjadi penyebab kanker payudara. Dokter mulai mengetahui ini saat kanker payudara ini telah terjadi saat sel-sel payudara mulai tumbuh secara abnormal. Sel-sel abnormal tersebut membelah diri dengan lebih cepat dari sel sehat, dan terus menumpuk, hingga membentuk benjolan. Pada kasus yang paling sering terjadi, tumbuhnya sel abnormal ini dimulai pada sel-sel yang berada di saluran penghasil susu. Selain itu juga dapat terjadi pada jaringan kelenjar yang disebut lobulus. Kemudian el-sel dapat menyebar (metastasis) melalui payudara ke kelenjar getah bening atau ke bagian tubuh lain ((mayoclinicdotorg, Breast Cancer, diakses 04 November 2014)).

Beberapa faktor penyebab kanker payudara yang dapat diubah seperti konsumsi alkohol, penggunaan HRT atau kelebihan berat badan ini sebenarnya dapat diminimalisir. Lakukan pola hidup sehat sejak dini untuk mencegah munculnya kanker payudara ini.

Setidaknya anda dapat melakukan beberapa hal ini untuk melakukan pencegahan kanker payudara yang sangat ampuh :

  1. Tidak minum alkohol
  2. Mengurangi berat badan
  3. Tidak merokok
  4. Olahraga secara teratur
  5. Menghindari radiasi
  6. Menghindari Deodoran
  7. Menghindari penggunaan BH yang ketat

7 Ciri Wanita yang Berisiko Terkena Kanker Payudara

Admin – Kesehatan

KANKER-PAYUDARA-02

graf-kes-20-baru

 

Menurut data WHO perempuan di negara berkembang seperti indonesia pertumbuhan wanita yang menderita kanker payudara terus melesat tajam. Penyebab banyak wanita yang menderita kanker payudara ini beragam. Mulai dari urbanisasi, gaya hidup yang serba cepat yang ujung membuat banyak wanita tidak memperhatikan kesehatan, memilih makanan serba instan dan juga polusi perkotaan yang makin hari makin parah. WHO bahkan menyebut bahwa 1 dari 8 wanita di negara berkembang telah menderita kanker payudara.

Nah anda wajib merubah gaya hidup anda lebih sehat lagi apabila anda ingin terhindar dari kanker payudara. Kanker payudara memang tidak mematikan, angka harapan hdiup para penderita kanker ini cukup tinggi. Namun tetap saja, jika ditangani secara terlambat ancaman nyawa anda. Nah untuk itu ayo kenali risiko kanker payudara pada wanita.

Berikut ulasannya seperti dilansir dari laman EVA

1. Genetika

Anda wajib memerhatikan riwayat keluarga anda, apabila anda memiliki saudara atau leluhur yang terkena kanker payudara maka anda harus lebih waspada. Karena anda juga bisa terkena penyakit ini 4 kali lebih besar. Untuk itu, anda wajib sekali melakukan tes skrining pada payudara anda setiap rentan 6 bulan sekali agar anda bisa lebih aman jika terkena masalah yang sama.

2. Wanita Usia 50-an

Wanita yang menginjak usia 50 tahun ke atas ternyata memiliki risiko tertinggi terkena masalah kanker payudara. Penyebabmya akibat dari perubahan hormon yang cukup signifikan di usia ini. Penyabab lainnya adalah karena sistem imun anda mulai melemah saat menginjak usia pertengan ini.

3. Menunda atau tidak Memiliki Anak sama sekali

Memilih menunda memiliki anak bagi wanita adalah alasan merugikan. Banyak dokter menyarankan agar wanita memiliki anak di bawah usia 30 tahun. Sebab semakin tua maka akan ada perubahan genetik. Apalagi jika anda memilih tidak memiliki anak risiko akan bertambah tinggi. Perlu anda tahu, dengan rutin menyusi ASI pada anak bisa mencegah kanker payudara.

4. Pubertas lebih awal

Saat ini banyak wanita yang mengalami pubertas lebih awal. Ternyata siklus ini juga bisa mempengaruhi anda terkena masalah kanker payudara. Ini biasanya karena hormon estrogen dan progesteron yang tidak stabil.

5. Alat Kontrasepsi

Alat kontrasepsi oral semacam pil dapat mengurangi risiko kanker ovarium dan kanker rahim, tetapi jenis kontarasepsi ini juga memiliki banyak efek samping. Salah satunya adalah peningkatan risiko mengembangkan sel kanker payudara.

6. Masalah Hormon

Wanita yang memiliki masalah hormon seperti kebanyakan hormon testoteron bisa menyebabkan wanita itu terkena masalah kanker payudara.

7. Wanita dengan masalah Obesitas

Lemak dalam tubuh kita memiliki kemampuan untuk membuat enzim yang disebut aromatase yang fungsinya membantu meningkatkan metabolisme untuk memproduksi estrogen. Saat cadangan lemak banyak maka hormon estrogen akan melimpah hal inilah yang menyebabkan anda berisiko terkena kanker payudara lebih besar.

Opera Snapshot_2017-11-15_195833_www.google.compenyebab-kanker-payudara-3-1

Manggis Ampuh Mengobati Kanker, Jantung, Diabetes,dll

Manggis Ampuh Mengobati Kanker, Jantung, Diabetes,dll

3 Oktober 2013

Manggis (Garcinia mangostana) dikonsumsi karena rasa dagingnya yang manis, lezat, dan segar. Ternyata, dari berbagai penelitian terungkap, biji dan kulit manggis bisa diekstrak menjadi antioksidan super dan berkhasiat untuk mengobati berbagai penyakit.

Pada kulit manggis banyak terdapat zat antioksidan yang disebut Xanthones, yang menjadi kunci utama dalam pencegahan berbagai penyakit. Hali ini dinyatakan Sam Walters, master bidang sains dan biologi, yang memperkuat hasil penelitian lainnya di dunia bahwa manggis secara langsung dapat mencegah dan menyembuhkan berbagai penyakit ringan maupun berat:

Penyakit Degeneratif:

Diabetes, kolesterol, stroke, artritis, darah tinggi, dan jantung koroner.

Buah manggis dapat memulihkan kembali elastisitas pembuluh darah melalui anti mikrobial dan antioksidan xanthone.

Antioksidan:

Anti penuaan dini. Xanthone pada kulit manggis bisa menangkap radikal bebas dan mengatasi kerusakan sel yang menghambat proses degenerasi sel.

Anti Kanker:

Menurut Dr. Berna Elya, peneliti pada Departmen Farmasi UI, Ekstrak kulit manggis bersifat antiproliferasi yang bekerja menghambat pertumbuhan sel kanker dan juga bersifat apoptosis, penghancut sel kanker. Seperti kanker hati, kanker usus, kanker paru, kanker darah, dan lainnya.

Antibakteri:

Pertambahan usia, sacara alamiha akan mempengaruhi menurunnya zat asam di dalam perut. Kondisi ini akan meningkatkan tumbuhnya bakteri, sehingga menimbulkan penyakit diare, kelebihan gas, dan menurunnya kemampuan usus menyerap makanan. Zat Xanthones dalam buah manggis dapat mengatasi kelebihan bakteri dan menyeimbangkan kembali kerja usus.

Gangguan Pernapasan dan Asma:

Buah manggis dapat menjadi alternatif penyembuhan asma dan gangguan pernapasan lainnya, karena memiliki kemampuan melawan infeksi dan mengurangi alergi.

Memulihkan Stamina:

Buah manggis dapat membantu memulihkan stamina dan meningkatkan energi saat bekerja keras.

Menghilangkan Rasa Sakit:

Seorang dokter di AS mengaku mengganti obat-obatan penghilang rasa sakit yang dideritanya dengan mengkonsumsi buah manggis secara teratur.

Info lebih lanjut, Klik Disini –> Lihat Detail “Xamthone (Jus Kulit Manggis)”

Wallahu’alam bishawab

Semoga bermanfaat!

Kanker Kelenjar Getah Bening

JENIS-JENIS PENYAKIT 150x11

12 Juli 2013

kelenjar-getah-bening-3-horz-1

Kanker Kelenjar Getah Bening atau Limfoma adalah sejenis Kanker yang tumbuh akibat mutasi sel limfosit (sejenis sel darah putih) yang sebelumnya normal, seperti halnya Limfosit Normal, Limfosit Ganas dapat tumbuh pada bebagai organ dalam tubuh termasuk Kelenjar Getah Bening, Limpa, Sumsum Tulang, Darah ataupun organ lain.

peta-kelenjar-getah-bening

Ada dua jenis Kanker Sistem Limfotik yaitu Penyakit Hodgkin dan Limfoma Non-Hodgkin (NHL). Kanker Kelenjar Getah Bening atau Limfoma adalah sekelompok penyakit keganasan yang bekaitan dan mengenai sistem limfatik. Sistem Limfotik merupakan bagian penting dari sistem kekebalan tubuh yang membentuk pertahanan alamiah tubuh melawan infeksi dan kanker.

sf_02lymphatic-horz

Cairan Limfatik adalah cairan putih menyerupai susu yang mengandung protein lemak dan limfosit yang semuanya mengalir ke seluruh tubuh lewat pembuluh limfatik. Ada dua macam sel limfosit yaitu sel B dan T. Sel B berfungsi membantu melindungi tubuh melawan bakteri dengan membuat antibodiyang memusnahkan bakteri.

Kanker Kelenjar Getah Bening atau istilah lainnya adalah Limofoma adalah suatu jenis kanker yang sangat berbahaya dan dapat berakibat kematian, Kanker Kelenjar Getah Bening menyerang keseluruh tubuh dan sistem pertahanan tubuh kita. Perlu diketahui bahwa tubuh kita lebih dari 600 Kelenjar, dan dapat menyerang keseluruh kelenjar, tetapi akibat dari Kanker Kelenjar Getah Bening yang berada pada daerah submandibular (bagian bawah rahang bawah, ketiak atau lipatan paha) yang bisa teraba.

Apa itu Kanker Limfoma?

Jenis tertentu sel darah putih, yang disebut limfosit, sangat penting untuk ketahanan tubuh Anda terhadap penyakit. Sel-sel ini terkena berbagai substansi bahkan tubuh dalam upaya untuk membangun kekebalan. Pada tempat-tempat tertentu sel-sel ini berkumpul untuk menyaring substansi-substansi yang disebut kelenjar getah bening. Kelenjar getah bening ditemukan di mana saja dalam tubuh, terutama di leher, ketiak, selangkangan, di atas jantung, di sekitar pembuluh darah besar dalam perut. Limfosit juga berkelompok bersama pada limpa, tonsil, dan timus. Limfoma adalah jenis kanker yang berkembang pada limfosit pada daerah tersebut.

Seberapa umum Kanker Limfoma?

Limfoma adalah kanker ke 8 paling umum yang terjadi pada pria dan kanker ke 9 paling umum yang terjadi pada wanita di Singapura sesuai dengan Pencatatan Kanker Singapura 2005-2009. Terdapat sekitar 368 kasus dilaporkan setiap tahunnya antara tahun 2005-2009. Ini adalah salah satu kanker paling umum yang terjadi pada anak-anak dan juga dewasa muda. Kanker ini mempengaruhi lebih banyak pria daripada wanita. Kebanyakan pasien dewasa mengidap limfoma setelah usia 50 tahun.

Apakah Limfoma menular?

Tidak ada bukti bahwa limfoma bisa menyebar ke orang lain melalui kontak dekat karena ini bukan virus atau bakteri. Ini adalah kumpulan sel-sel dalam tubuh yang telah menjadi kanker.

Benjolan di Leher

kelenjar-getah-bening-1Benjolan di leher kebanyakan menrupakan gejala awal memicu terjadinya kanker tenggorokan ataukanker kelenjar getah bening, walaupun pada kenyataannya tidak semua benjolan di leher adalah gejala kanker. Pada umumnya benjolan pada leher ini terjadi karena adanya penggumpalan sel limfosit (serupa dengan sel darah putih) pada bagian leher dan juga lemak jenuh berlebih yang menggumpal pada leher. Makanan-makanan yang banyak mengandung minyak seperti gorengan, daging yang terlalu masak, alkohol, rokok sangatlah bisa memicu pada timbulnya benjolan pada leher.

Pembengkakan ini terjadi seringkali ditandai dengan penurunan tubuh secara drastis, rasa lelah yang berlebih, batuk-batuk, sesak napas, gatal-gatal dan demam berlebih disertai keringat pada malam hari. Jika sudah terjadi gejala seperti ini pada seminggu berturut-turut langkah terbaik adalah segera periksa ke dokter. Hal ini sering kali dialami oleh penderita penyakit ini dan mereka tidak segera memriksa ke dokter dan hasilnya mereka lalai dan ketika benjolan sudah mulai membesar mereka baru memeriksakan ke dokter, sehingga sudah terjadi sebuah kanker pada leher atau kanker kelenjar getah bening sudah stadium lanjut, ini sangat disayangkan sekali, jika kita mau segera memeriksa ke dokter pastilah pengobatan akan semakin mudah dan benjolan ini tidak jadi menjadi penyakit Kanker Kelenjar Getah Bening yang sangat merisaukan.

Klasifikasi dan Gejala-Gejala Kanker Kelenjar Getah Bening

1. Hodgkin’s — Merupakan jenis limfoma yang ditandai dengan pembesaran kelenjar getah bening dan limpa tanpa disertai rasa sakit. Kanker ini sangat progresif pada beberapa jaringan limfoid dan pertumbuhan abnormal sel terjadi secara cepat. Faktor resiko terkena kanker getah bening jenis Hodgkin’s:

  • Pria atau wanita usia 15-38 tahun dan usia di atas 50 tahun.
  • Mempunyai kelainan dalam fungsi sistem kekebalan seluler tubuh (sel-T) meskipun produksi antibodi normal.

Dan berikut adalah gejala-gejala terkena kanker getah bening jenis Hodgkin’s:

  • Pembengkakan menyeluruh kelenjar getah bening di sekujur tubuh: Leher, ketiak, dan lipat paha (tidak terasa nyeri).
  • Demam, berkeringat pada malam hari, kurang nafsu makan, dan berat badan turun.
  • Pada beberapa orang, kadang-kadang menyerang dada yang menyebabkan gangguan pernafasan.

Semakin berkembang, sel-sel abnormal akan menyebar ke kelenjar getah bening di sekitarnya dan mulai menyerang struktur lain termasuk paru-paru, hati, dan organ-organ abdominal.

2. Non-Hodgkin Merupakan kanker ganas yang berasal dari limfonodus dan jaringan limfa lainnya. Gejala-gejala kanker getah bening jenis Non-Hodgkin:

  • Pembesaran kelenjar getah bening.
  • Pembesaran tonsil dan kelenjar adenoid, limfonodus di leher dan sekitarnya menjadi kemerahan.
  • Limfoma yang berkembang menunjukkan gejala demam, berkeringat pada malam hari, lelah, dan berat badan menurun.

Limfoma jenis ini lebih sering terjadi pada pria terutama pada usia di atas 50 tahun. Semakin tua usia seseorang semakin tinggi resiko terkena limfoma.

Hingga kini penyebab limfoma belum diketahui secara pasti. Ada empat kemungkinan penyebabnya yaitu faktor keturunan, kelainan sistem kekebalan, infeksi virus atau bakteri dan toksin lingkungan (herbisida, pengawet, pewarna kimia). Ya, penyebab kanker getah bening multifaktor.

Ciri-ciri Kanker Kelenjar Getah Bening

Salah satu jenis kanker ganas yang sering menyerang kesehatan manusia, yaitu Kanker Kelenjar Getah Bening, Kanker Kelenjar Getah Bening atau Limfoma adalah kanker ganas yang berkaitan dengan Sistem Limfatik. Sistem Limfatik merupakan bagian penting dari sistem kekebalan tubuh yang membentuk pertahanan alamiah tubuh melawan infeksi dan kanker.

Maka dari itu kita harus waspada dan kenali dengan lebih detail ciri-ciri kanker kelenjar getah bening agar dapat terhindar dari penyakit ganas tersebut. Berikut adalah beberapa Ciri-ciri seseorang kemungkinan terkena serangan penyakit  Kanker Kelenjar Getah Bening:

  • Terdapat bengkak pada bagian leher, ketiak atau selangkangan tapi tidak ada rasa sakit
  • Terjadi pembesaran tonsil dan kelenjar adenoid
  • Rasa lelah yang berkepanjangan
  • Sering berkeringat dimalam hari
  • Penurunan berat badan
  • Nafsu makan berkurang
  • Gangguan pernafasan
  • Nyeri dada
  • Demam

Gejala-gejala Kanker Kelenjar Getah Bening

  • Pembengkakan kelenjar getah bening pada daerah leher, ketiak atau pangkal paha
  • Penurunan berat badan secara drastis
  • Rasa lelah yang terus menerus
  • Batuk-batuk dan sesak napas
  • Gatal-gatal
  • Demam tanpa sebab
  • Keringat dingin pada malam hari

Banyak para penderita kanker kelenjar getah bening yang tak sadar dirinya terkena kanker kelenjar getah bening, dan akan sadar setelah masuk dalam stadium lanjut dengan kondisi yang lebih parah.

Penyebab Kanker Kelenjar Getah Bening

  • Faktor keturunan
  • System kekebalan tubuh yang lemah
  • Toksin lingkungan atau makanan yang bayak mengadung herbisida serta pengawet makanan dan juga pewarna kimia.
  • Kurangnya berolahraga
  • Minum-minuman yang mengandung alkohol
  • Kurang minum air putih
  • Merokok, serta gaya hidup yang kurang sehat
  • Beberapa penyebab yang lainnya adalah :
  • Infeksi. Mekanisme pembengkakan kelenjar getah bening akibat infeksi adalah dengan cara peningkatan jumlah sel darah putih (limfosit) dengan cara multiplikasi sebagai respons atas adanya zat asing ke dalam tubuh (antigen).
  • Virus. Reaksi pertahanan terhadap infeksi yang umum diakibatkan oleh virus biasanya berupa demam yang menyertai pembengkakan kelenjar getah beningnya.
  • Peradangan. Mekanisme peradangan terjadi selama infeksi kelenjar getah bening oleh zat-zat asing. Peradangan merupakan suatu bentuk sel darah putih yang mati oleh zat asing.
  • Kanker. Mekanisme penyusupan sel-sel kanker pada kelenjar getah bening juga sering menyebabkan pembengkakan. Bahkan, kelenjar getah bening yang bengkak bisa menjadi keras dan bisa menyebar ke kelenjar getah bening di tempat-tempat yang lain.
  • Kanker Darah. Kanker darah mungkin tidak terlihat seperti kanker biasa yang membuat kelenjar getah bening bengkak. Akan tetapi, pada kanker darah, produksi limfosit di kelenjar getah bening sangat banyak dan tidak terkontrol. Keadaan ini kita sebut sebagai limfoma atau leukemia.

Pencegahan Terhadap Serangan Kanker Kelenjar Getah Bening

Berikut beberapa hal yang harus anda perhatikan agar anda terhindar dari penyakit kanker leher atau kelenjar getah bening :

  1. Jauhi makanan mengandung minyak berlebih seperti Gorengan.
  2. Jauhi rokok yang bisa memicu sel limfosit berkembang cepat.
  3. Daging yang dimasak terlalu matang bisa memicu perkembangan kanker lebih cepat.
  4. Ikan asin atau makanan asam yang berlebih sangat buruk bagi penderita benjolan pada leher karena bisa memicu terjadinya kanker.
  5. Daging unggas, para peternak unggas seringkali menyuntikkan hormon untuk menghasilkan berat badan pada unggas agar beratnya meningkat dengan cepat, suntikan hormon yang diberikan pada ternak ini mirip hormon anabolic pada manusia. Hormon ini diduga memicu kanker prostat dan kanker kelenjar.
  6. Buah-buahan dan alkohol harus anda hindari, buah-buahan ini meliputi Durian, nangka, lengkeng, nanas, duku dan anggur yang mana jika buah ini terlalu masak bisa mengandung alkohol.

Berikut adalah beberapa Obat yang dapat mencegah dan menyembuhkan penyakit Kanker Kelenjar Getah Bening

Miracle Juice | Juice Multi-Kahasiat

Miracle Juice berikut ini untuk pengobatan Penyakit Berat (Kronis), Ringan dan Pencegahan Terhadap Serangan Penyakit. Sudah banyak yang disembuhkan dengan minum produk-produk ini. Bila tidak Anda tidka YAkin silahkan mencobanya. InsyaAllah dengan ridho Allah SAW penyakit Anda dapat disembuhkan.

Herbal Seribu Penyakit – Sarang Semut (Asli Papua)

Sarang Semut merupakan tanaman obat asal Papua yang sangat berkhasiat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit secara alami dan aman. Bebas dari Kanker & Tumor dengan herbal Sarang Semut hanya dalam waktu hitungan bulan saja,  tanpa perlu operasi, kemoterapi, atau biopsi! Juga terbukti ampuh membantu pengobatan TBC, Diabetes, Hipertensi, Lever, Asam Urat, Jantung Koroner, dan berbagai penyakit berat lainnya. Dikonsumsi oleh ribuan orang dan terus bertambah sejak diperkenalkan 8 tahun yang lalu.

Kemampuan Sarang Semut secara empiris sebagai obat kanker tersebut diduga kuat berkaitan dengan kandungan Flavonoidnya. Ada beberapa mekanisme kerja dari flavonoid dalam melawan kanker, diantaranya:

  • Inaktivasi Karsinogen
    Menonaktifkan zat aktif yang menjadi penyebab kanker.
  • Anti-Proliferasi
    Menghambat proses perbanyakan sel abnormal pada kanker.
  • Penghambatan Siklus Sel
    Pada kanker, terjadi kegagalan pengendalian dalam siklus pembelahan sel. Dimana sel mengalami pembelahan secara cepat dan terus menerus. Flavonoid bekerja dengan menghambat siklus pembelahan sel yang abnormal (kanker) tersebut.
  • Induksi Apoptosis dan Diferensiasi
    Merangsang proses bunuh diri sel kanker.
  • Inhibisi Angiogenesis
    Menghambat pembentukan pembuluh darah baru pada sel kanker yang berperan dalam menyediakan makanan/nutrisi bagi perkembangan sel kanker. Jika sel kanker tidak mendapatkan nutrisi yang cukup, sel kanker akan mati.
  • Pembalikan Resistensi Multi-obat
    Flavonoid membantu tubuh terhindar dari resistensi/kebal terhadap obat-obat yang dikonsumsi.

Berbagai Sumber

Kanker

NEW AH.OLS LOGO-1

Jenis-Jenis Penyakit Kanker

Segala Hal Yang Anda Harus Tau Tentang Penyakit Kanker Yang Mematikan Bila Tidak Ditangani Dengan Tepat dan Cepat

KANKER-STICKER-01

Kanker Payudara

Kanker merupakan buah dari perubahan sel yang mengalami pertumbuhan tidak normal dan tidak terkontrol. Peningkatan jumlah sel tak normal ini umumnya membentuk benjolan yang disebut tumor atau kanker. Tidak semua tumor bersifat kanker. Tumor yang bersifat kanker disebut tumor ganas, sedangkan yang bukan kanker disebut tumor jinak. Tumor jinak biasanya merupakan gumpalan lemak yang terbungkus dalam suatu wadah yang menyerupai kantong, sel tumor jinak tidak menyebar ke bagian lain pada tubuh penderita.

Lewat aliran darah maupun sistem getah bening, sering sel-sel tumor dan racun yang dihasilkannya keluar dari kumpulannya dan menyebar ke bagian lain tubuh. Sel-sel yang menyebar ini kemudian akan tumbuh berkembang di tempat baru, yang akhirnya membentuk segerombolan sel tumor ganas atau kanker baru. Proses ini disebut Metastasis.

Kanker-payudara-2-horz

Apakah  Operasi Merupakan satu-satunya pilihan untuk pengobatan Kanker Payudara?

Jawabannya Tidak. Sekarang telah tersedia Beberapa Produk Herbal yang di Import dari luar negeri untuk Mencegah dan Mengobati Kanker Payudara tanpa harus dioperasi. Selain Mengntungkan karena tidak ada bagian tubuh kita yang harus diangkat Herbal-herbal tersebut juga memberikan keuntungan sebagai beriktu:

  1. Aman untuk dikonsumsi karena Herbal-herbal tersebut tersebut tidak mengandung Bahan Kimia, Tidak ada Efek Samping
  2. Biayanya jauh lebih murah dibanding dengan biaya Operasi
    1. Tahitian Noni 8 Botol @ 1 Liter x Rp. 475.000 = Rp. 3.800.000
    2. Xamthone Plus 24 Botol @ 350ml x Rp. 230.00 = Rp. 5.520.00
  3. Keuntungan lain, pasien tidak perlu repot-repot bulak balik ke Rumah Sakit, hanya butuh istirahat selama menjalani Pengobatan dengan minum Obat Kanker Payudara yang terbuat dari Herbal di Rumah bersama Keluarga Tercintai.

Anda bisa bandingkan biaya yang harus dikeluarkan  jika harus berobat ke Rumah Sakit untuk Kemoterapi dan Operasi. Dengan Operasi Anda selain kehilangan Payudara  juga harus mengeluarkan biaya Puluhan Juta Rupiah.

Silahkan beralih ke Pengobatan Herbal Yang Higinis, Aman dan Murah

ChaiNoni1-horz

Kanker Kelenjar Getah Bening

Kanker Kelenjar Getah Bening atau istilah lainnya adalah Limofoma adalah suatu jenis kanker yang sangat berbahaya dan dapat berakibat kematian, Kanker Kelenjar Getah Bening menyerang keseluruh tubuh dan sistem pertahanan tubuh kita. Perlu diketahui bahwa tubuh kita lebih dari 600 Kelenjar, dan dapat menyerang keseluruh kelenjar, tetapi akibat dari Kanker Kelenjar Getah Bening yang berada pada daerah submandibular (bagian bawah rahang bawah, ketiak atau lipatan paha) yang bisa teraba.

Apa itu Kanker Limfoma?

Jenis tertentu sel darah putih, yang disebut limfosit, sangat penting untuk ketahanan tubuh Anda terhadap penyakit. Sel-sel ini terkena berbagai substansi bahkan tubuh dalam upaya untuk membangun kekebalan. Pada tempat-tempat tertentu sel-sel ini berkumpul untuk menyaring substansi-substansi yang disebut kelenjar getah bening. Kelenjar getah bening ditemukan di mana saja dalam tubuh, terutama di leher, ketiak, selangkangan, di atas jantung, di sekitar pembuluh darah besar dalam perut. Limfosit juga berkelompok bersama pada limpa, tonsil, dan timus. Limfoma adalah jenis kanker yang berkembang pada limfosit pada daerah tersebut.

kelenjar-getah-bening-3-horz-1

Miracle Juice | Juice Multi-Kahasiat

Miracle Juice berikut ini untuk pengobatan Penyakit Berat (Kronis), Ringan dan Pencegahan Terhadap Serangan Penyakit. Sudah banyak yang disembuhkan dengan minum produk-produk ini. Bila tidak Anda tidka YAkin silahkan mencobanya. InsyaAllah dengan ridho Allah SAW penyakit Anda dapat disembuhkan.

tahitian-noni-100x100 xamthone-100x100

Herbal Seribu Penyakit – Sarang Semut (Asli Papua)

Sarang Semut merupakan tanaman obat asal Papua yang sangat berkhasiat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit secara alami dan aman. Bebas dari Kanker & Tumor dengan herbal Sarang Semut hanya dalam waktu hitungan bulan saja,  tanpa perlu operasi, kemoterapi, atau biopsi! Juga terbukti ampuh membantu pengobatan TBC, Diabetes, Hipertensi, Lever, Asam Urat, Jantung Koroner, dan berbagai penyakit berat lainnya. Dikonsumsi oleh ribuan orang dan terus bertambah sejak diperkenalkan 8 tahun yang lalu.

sarang_semut_plus_habbat-100 sarang_semut_220ribu 1050x100

Kemampuan Sarang Semut secara empiris sebagai obat kanker tersebut diduga kuat berkaitan dengan kandungan Flavonoidnya. Ada beberapa mekanisme kerja dari flavonoid dalam melawan kanker, diantaranya:

  • Inaktivasi Karsinogen
    Menonaktifkan zat aktif yang menjadi penyebab kanker.
  • Anti-Proliferasi
    Menghambat proses perbanyakan sel abnormal pada kanker.
  • Penghambatan Siklus Sel
    Pada kanker, terjadi kegagalan pengendalian dalam siklus pembelahan sel. Dimana sel mengalami pembelahan secara cepat dan terus menerus. Flavonoid bekerja dengan menghambat siklus pembelahan sel yang abnormal (kanker) tersebut.
  • Induksi Apoptosis dan Diferensiasi
    Merangsang proses bunuh diri sel kanker.
  • Inhibisi Angiogenesis
    Menghambat pembentukan pembuluh darah baru pada sel kanker yang berperan dalam menyediakan makanan/nutrisi bagi perkembangan sel kanker. Jika sel kanker tidak mendapatkan nutrisi yang cukup, sel kanker akan mati.
  • Pembalikan Resistensi Multi-obat
    Flavonoid membantu tubuh terhindar dari resistensi/kebal terhadap obat-obat yang dikonsumsi.

Authorized Waroeng Sehat Shop Agent Since August 2012 | Order: 087748222308

andhika-new-logo21-011

Gejala Kanker Payudara

KANKER PAYUDARA 20

 

28 Juni 2013

PERIKSA PAYUDARA ANDA SEKARANG

PERIKSA PAYUDARA ANDA SEKARANG

Adapun beberapa gejala Kanker Payudara antara lain:

Benjolan Pada Payudara

Umumnya benjolan sebagai gejala kanker payudara ini tidak terasa nyeri, karena itu kadang kanker ini tidak disadari keberadaannya. Benjolan ini mula-mula berukuran kecil, namun semakin lama akan semakin besar, melekat pada kulit atau menimbulkan perubahan pada kulit payudara atau pada puting susu.

benjolan-kanker-payudara

Erosi atau Eksema Puting Susu

Kulit atau puting susu tadi menjadi tertarik ke dalam (retraksi), berwarna merah muda atau kecoklat-coklatan sampai menjadi oedema hingga kulit kelihatan seperti kulit jeruk (peau d’orange), mengkerut, atau timbul borok (ulkus) pada payudara. Borok itu semakin lama akan semakin besar dan mendalam sehingga dapat menghancurkan seluruh payudara, sering berbau busuk, dan mudah berdarah. Biasanya borok ini muncul pada saat kanker sudah mencapai stadium III. Gejala kanker payudara lainnya antara lain:

  • Pendarahan pada puting susu
  • Rasa sakit atau nyeri pada umumnya baru timbul apabila tumor sudah besar, sudah timbul borok, atau bila sudah muncul metastase ke tulang-tulang.
  • Kemudian timbul pembesaran kelenjar getah bening di ketiak, bengkak (edema) pada lengan, dan penyebaran kanker ke seluruh tubuh (Handoyo, 1990).

Gejala kanker payudara lanjut lebih dan sangat mudah dikenali dengan mengetahui kriteria operbilitas Heagensen sebagai berikut:

  • terdapat edema luas pada kulit payudara (lebih 1/3 luas kulit payudara)
  • adanya nodul satelit pada kulit payudara
  • kanker payudara jenis mastitis karsinimatosa
  • terdapat model parasternal
  • terdapat nodul supraklavikula
  • adanya edema lengan
  • adanya metastase jauh
  • serta terdapat dua dari tanda-tanda locally advanced, yaitu ulserasi kulit, edema kulit, kulit terfiksasi pada dinding toraks, kelenjar getah bening aksila berdiameter lebih 2,5 cm, dan kelenjar getah bening aksila melekat satu sama lain.

Keluarnya Cairan (Nipple Discharge)

Nipple discharge adalah keluarnya cairan dari puting susu secara spontan dan tidak normal. Cairan yang keluar disebut normal apabila terjadi pada wanita yang hamil, menyusui dan pemakai pil kontrasepsi. Seorang wanita harus waspada apabila dari puting susu keluar cairan, mungkin saja itu gejala kanker payudara. Apalagi jika telihat seperti berdarah, cairan encer dengan warna merah atau coklat, keluar sendiri tanpa harus memijit puting susu, berlangsung terus menerus, hanya pada satu payudara (unilateral), dan cairan selain air susu.

gejala-kanker-payudara

Berbagai Sumber