Agar Cepat Hamil

Agar Cepat Hamil-100KHUSUS PASUTRI

Agar Cepat Hamil-02

Tips Agar Cepat Hamil

Sperma

yang-perlu-diketahui-tentang-hamil-anggur-kemoterapi

Advertisements

Kehamilan

PASUTRI 150

Artikel tentang Kehamilan dan kegiatan Hubungan Intim bagi Pasutri.

Masa Subur Wanita

Tips Agar Cepat Hamil

Tips Bercinta Saat Istri Sedang Hamil

Cara Mencegah Keguguran

Bercinta Dengan Istri Setelah Melahirkan

Buah Buahan Untuk Ibu Hamil

Cara Berhubungan Suami Istri Saat Hamil berdasarkan Usia Kehamilan

KHUSUS PASUTRI

Tips-Dan-Cara-Hubungan-Seks-Suami-Istri-Saat-Hamil

Berhubungan Suami Istri Saat Hamil biasanya dihindari Karena merasa takut akan membahayakan janin yang berada di dalam kandungan. Dari banyak pembahasan termasuk di dalam blog saya sendiri telah menegaskan bahwa Hal tersebut saat hamil boleh dilakukan. Dengan catatan dokter tidak menyatakan bahwa kehamilan anda adalah kehamilan berisiko dan dengan posisi Berhubungan Suami Istri yang benar, sehingga aman untuk janin dan nyaman untuk ibu hamil.

Hormon pada ibu hamil muda biasanya akan meningkatkan libido wanita. Meningkatnya gairah Suami Istri tersebut, diimbangi oleh suami yang merasa istri lebih seksi (pantat dan payudara lebih besar) ketika sedang hamil. Orgasme atau ejakulasi juga diketahui tidak membahayakan janin atau ibu Hamil. Namun memang pada awal kehamilan banyak dokter yang melarang berhubungan badan, untuk mengurangi resiko keguguran usia kehamilan muda.

Hubungan Suami Istri saat Hamil, terutama menjelang persalinan harus dilakukan dengan sangat relaks dan berhati-hati. Biasanya dokter akan menyarankan lebih sering berhubungan badan saat mendekati Hari Perkiraan Lahir (HPL) untuk memperlancar proses persalinan. Bagi anda yang masih ragu untuk melakukan Seks saat Hamil, kami memberikan beberapa gambaran posisi berhubungan badan saat hamil yang aman dan nyaman berdasarkan usia kehamilan, yang diantaranya adalah:

  • Usia kehamilan muda (0-12 minggu), anda boleh melakukan posisi apapun.
  • Usia kandungan di atas 12 minggu, adalah usia yang cukup rentan terhadap kehamilan berisiko. Untuk itu sebaiknya anda berkonsultasi kepada dokter, apakah kehamilan anda termasuk berisiko atau tidak. Apabila kehamilan anda normal, sebaiknya berhubungan badan dengan posisi posisi menyamping, menungging, dan Wanita berada diatas.
  • Usia kehamilan 29-36 minggu, adalah disaat kehamilan mendekati persalinan. Pada Usia ini, sebaiknya Berhubungan Badan dengan posisi miring atau duduk (wanita diatas dan pria berbaring). Posisi menungging boleh dilakukan, dengan catatan wanita tidak merasa berat menahan perut atau merasakan sakit.

Posisi Berhubungan Badan pada tiga tingkatan usia kehamilan tersebut diatas, bertujuan untuk melindungi janin di dalam kandungan agar tidak mengalami kontraksi yang berlebihan, dan tentu untuk memberikan kenyamanan untuk ibu hamil. Dengan kehati-hatian, keharmonisan rumah tangga akan semakin erat.

Ringkasan:

  • Cara Berhubungan Suami Istri Saat Hamil yang aman dan nyaman adalah disesuaikan dengan usia kehamilan.
  • Posisi Seks miring dan wanita berada di atas, adalah posisi paling aman di berapa pun Usia Kehamilan.

Source: tips-sehat-keluarga-bunda

Waktu yang Tepat untuk Hubungan Suami Istri saat Hamil

KHUSUS PASUTRI

bolehkah-berhubungan-intim-di-tiga-bulan-awal-kehamilan

Tips Kesehatan Keluarga – Wanita atau istri anda hamil tentu bukan menjadi halangan untuk melakukan Hubungan Suami Istri. Bahkan Hubungan Suami Istri saat Kehamilan baik dilakukan sehingga mampu memberikan kebahagiaan, meningkatkan keharmonisan keluarga, ungkapan perhatian dan kasih sayang antara suami istri.

Yang perlu diperhatikan adalah Berhubungan Suami Istri saat hamil harus dilakukan dengan benar, sehingga kehamilan dapat terus berlangsung dengan aman dan istri tetap merasa nyaman saat melakukan hubungan Suami Istri pada saat hamil bahkan mendapatkan kepuasan.

Manfaat-dan-Cara-Melakukan-Hubungan-Intim-Saat-Hamil-7-Bulan

Adapun aspek yang harus diperhatikan ketika berhubungan Suami Istri saat hamil adalah:

Posisi dan Gerakan Hubungan Suami Istri saat Hamil

  • Lakukan Hubungan badan dalam posisi yang rileks, tidak melelahkan terutama istri
  • Jangan gunakan posisi Hubungan Suami Istri yang akan bagian perut istri anda
  • Suami tidak boleh memasukan alat kelamin terlalu dalam.

Waktu Yang Tepat Hubungan Suami Istri Saat Hamil:

  • Ketika suami dan istri menginginkan untuk melakukannya,
  • Istri dalam keadaan sehat, tidak terlalu lelah dan lebih dianjurkan ketika pagi hari.

Terjadi flek akibat Hubungan Suami Istri saat Hamil

Ketika Wanita mencapai orgasme akan terjadi sedikit kontraksi (ketegangan semacam kram ringan) pada rahim. Apabila hal ini terjadi sejak awal, maka kondisi kram yang terus menerus saat orgasme ini atau akibat aktifitas Hubungan Suami Istri yang melelahkan dapat menjadi pemicu timbulnya perdarahan saat melakukan Hubungan Suami Istri saat Hamil.

Bahaya Sperma untuk Janin

Cairan sperma tidak berbahaya untuk janin di dalam kandungan, kecuali apabila suami menderita infeksi alat kelamin atau menderita AIDS. Namun Bagi Ibu Hamil yang rawan terjadi keguguran (pernah mengalami flek), pada kehamilan muda (trimester pertama) sebaiknya tidak menumpahkan sperma di dalam vagina. Hal ini dikarenakan cairan sperma mengandung zat prostaglandin yang dapat merangsang kontraksi otot rahim. Sebaliknya ketika menjelang kelahiran disarankan untuk lebih sering melakukan hubungan Suami Istri, sehingga membantu merangsang kontraksi.

Cairan sperma tidak dapat mengotori bayi karena dia terlindung aman dalam kantung. Namun apabila suami menderita infeksi kelamin dan dalam pengobatan, sebaiknya gunakan kondom bila berhubungan dengan istri yang sedang hamil.

Berhubungan Badan pada Awal Kehamilan sebenarnya tidak berbahaya, bahkan akan mengurangi ketegangan dan stres akibat perubahan hormonal dalam tubuh wanita Hamil. Namun tentu harus hati – hati melakukannya, Termasuk lebih membatasi frekuensi dalam Hubungan Suami Istri saat Hamil.

Larangan Hubungan Suami Istri saat Hamil

  • Suami Istri dilarang Berhubungan Suami Istri saat hamil ketika ketuban sudah pecah,
  • Suami terinfeksi HIV atau AIDS dan berhubungan Suami Istri tidak menggunakan kondom,
  • Ibu hamil mempunyai riwayat keguguran yang terlalu sering,
  • Di diagnosa plasenta previa dan mengalami perdarahan.

Dengan beberapa tips diatas semoga anda dan istri tetap bisa menikmati Hubungan Suami Istri saat Hamil. Namun ketika istri mengalami keluhan mules ringan terasa seperti nyeri dan kram saat haid, atau keluar flek kecoklatan atau perdarahan dengan warna merah muda sampai dengan darah segar menetes, segera periksaan ke dokter terdekat, sehingga resiko keguguran dapat dihindarkan.

Kesimpulan:

  • Berhubungan Suami Istri Saat Hamil tetap boleh dilakukan dengan beberapa syarat yang harus dipenuhi,
  • Gerakan Berhubungan Badan saat hamil harus lebih berhati-hati dan pelan-pelan, Hubungan Suami Istri saat Hamil dilarang untuk dilakukan, apabila dapat membahayakan ibu dan janin.

Source: tips-sehat-keluarga-bunda

Kehamilan

PASUTRI 150

Artikel tentang Kehamilan dan kegiatan Hubungan Intim bagi Pasutri.

Masa Subur Wanita

Tips Agar Cepat Hamil

Tips Bercinta Saat Istri Sedang Hamil

Cara Mencegah Keguguran

Bercinta Dengan Istri Setelah Melahirkan

Buah Buahan Untuk Ibu Hamil

 

Mengenali Masa Subur untuk Mempercepat Kehamilan

PASUTRI 150

26 Juni 2013

Menstrual-Harmones

Mengenali Masa Subur untuk Mempercepat Kehamilan – Masa subur menjadi hal yang bisa menentukan apakah Anda ingin cepat hamil atau menundanya. Bagi Anda yang tidak mau menunda momongan setelah menikah, sudahkah memahami siklus masa subur? Jika belum berikut ini ciri-ciri wanita memasuki masa subur.

Penentuan masa subur ini penting karena waktu tersebut sangat baik untuk program memiliki anak. Biasanya waktu ovulasi adalah 14 hari dari perkiraan hari pertama Anda haid selanjutnya. Siklus menstruasi ini dihitung dari hari pertama haid sampai hari pertama menstruasi selanjutnya.

Jika masih bingung, berikut ini contoh penghitungannya. Misalnya Anda menstruasi setiap tanggal 15. Kita anggap saja dalam sebulan ada 30 hari, jadi dengan siklus 28 hari maka perkiraan hari pertama menstruasi selanjutnya adalah tanggal 13. Ini berarti ovulasi Anda terjadi 14 hari sebelum tanggal 13 yaitu sekitar tanggal 29.

Bagi pasangan yang tengah menjalankan program kehamilan, disarankan melakukan hubungan seksual pada masa suburnya dan tidak melakukannya 2-3 hari sebelum masa subur. Cara ini dilakukann untuk menjaga kualitas sperma tetap prima karena pembentukan sperma akan matang dalam 3 hari.

Bagaimana sudah paham cara menghitung masa subur? Jika sudah, selain dengan menghitung, Anda juga bisa mengenali kapan masa subur tersebut dari ciri-ciri perubahan tubuh. Berikut ini ciri-ciri yang biasa dialami wanita saat masa subur:

Perubahan Cairan Serviks
Saat masa subur, cairan yang keluar di leher rahim mengalami perubahan. Jika dalam kondisi normal, cairan itu biasanya lengket dan bertekstur ‘creamy’ (kental). Namun saat masa subur (ovulasi) jumlah cairan akan lebih banyak, dan teksturnya lebih cair dengan warna yang bening.

Meningkatnya Hasrat Seksual
Saat masa subur hormon wanita bergejolak. Keadaan itu akan berujung pada meningkatnya hasrat seksual. Oleh karena itu, ini juga merupakan saat yang tepat untuk bercinta dengan suami.

Meningkatnya Temperatur Tubuh
Saat masa subur, wanita akan mengalami kenaikan temperatur tubuh. Hal itu disebabkan oleh munculnya hormon progesterone dalam tubuh saat masa-masa ovulasi.

Payudara Lebih Lunak
Produksi hormon yang cukup tinggi saat masa-masa ovulasi mengakibatkan beberapa perubahan dalam tubuh, termasuk payudara. Umumnya di masa ovulasi, payudara wanita menjadi lebih lunak dan lembut.

Berbagai Sumber

Cara Mencegah Keguguran Pada Trimester Kehamilan

PASUTRI 150

25 Juni 2013

 

Cara Mencegah Keguguran Pada Trimester Kehamilan

59597_362204060567532_1376334427_n

Tingkat stres yang terus meningkat dan gaya hidup yang tidak sehat memperbesar risiko keguguran pada ibu hamil. Selain itu, wanita yang tetap bekerja selama kehamilan lebih berisiko mengalami keguguran. Umumnya, wanita mengalami keguguran pada trimester pertama kehamilan. Hal ini dikarenakan implantasi janin tidak lengkap selama 3 bulan pertama kehamilan. Berikut adalah lima tips mencegah keguguran pada trimester kehamilan, seperti dilansir Boldsky.

1. Jangan makan keju

Keju putih adalah makanan yang berbahaya bagi ibu hamil, maka sebaiknya hindari makan keju pada trimester pertama kehamilan. Hal ini dapat menyebabkan keracunan makanan yang parah dan menyebabkan keguguran spontan. Untuk menghindari keguguran, jangan makan keju.

2. Bepergian jauh

Bepergian jauh selama kehamilan harus dilakukan dengan cara yang sangatlah aman. Khususnya pada trimester pertama kehamilan, ketika janin masih belum cukup kuat untuk menghadapi guncangan, jadi hindari melakukan perjalanan jarak jauh. Juga, cobalah untuk menghindari bepergian dengan kendaraan roda dua.

3. Pengawet

Setiap jenis makanan yang memiliki pengawet di dalamnya merupakan penyebab keguguran. Jangan pula minum jus dalam kemasan, sebaiknya Anda membuatnya sendiri di rumah.

4. Kafein

Terlalu banyak mengonsumsi kafein saat trimester pertama kehamilan bisa memicu keguguran. Sekitar 100 gram kafein diperbolehkan untuk wanita hamil yaitu setara dengan 1 bungkus kopi instan. Untuk menghindari keguguran, kurangi asupan kopi.

5. Hormon stres

Ketika Anda sedang stres, hormon kortisol akan diproduksi dalam tubuh Anda. Hormon stres ini dapat memicu kontraksi pada rahim dan menggugurkan janin muda. Jadi, cobalah untuk menghindari stres sebaik mungkin.

Ini adalah beberapa cara sederhana namun efektif untuk menghindari keguguran pada trimester pertama kehamilan. Apakah Anda punya tips lain? Jika ya, yuk bagi dengan sahabat lainnya!

Berbagai Sumber