Tag Archives: Kesehatan

Bisakah Wanita Orgasme Sampai Semenit Lamanya? Intip Triknya

KHUSUS PASUTRI


orgasme-lebih-lama-sampai-semenit

Tidak seperti laki-laki yang hampir selalu orgasme ketika masturbasi atau berhubungan seks dengan pasangan, wanita cenderung lebih sulit orgasme. Karena jarang ada wanita yang berhasil klimaks saat melakukan aktivitas seksual, tak banyak yang tahu serba-serbi orgasme wanita. Salah satu fakta menarik soal orgasme wanita yang perlu Anda tahu adalah wanita bisa menikmati orgasme lebih lama dari laki-laki. Kalau laki-laki biasanya orgasme sampai 22 detik, wanita bisa orgasme hingga semenit. Kok bisa, ya? Baca terus informasi di bawah ini untuk mencari tahu.

Berapa lama orgasme wanita biasanya berlangsung?

Untuk mengetahui lamanya waktu orgasme wanita rata-rata, Anda perlu memahami dulu bagaimana cara kerja orgasme wanita. Orgasme wanita terjadi saat rahim dan otot-otot di vagina, panggul, bokong, serta paha berkontraksi secara beritme akibat rangsangan seksual. Kontraksi ini biasanya dibarengi dengan keluarnya cairan pelumas alami vagina.

Rata-rata, wanita akan mengalami kontraksi otot ini selama 5-30 detik. Orgasme wanita bisa diikuti dengan squirting, bisa juga tidak. Squirting itu sendiri adalah keluarnya cairan ejakulasi wanita.

Bisakah wanita orgasme sampai semenit?

Ya, wanita bisa orgasme lebih lama dari pria. Meskipun sangat jarang berhasil dilakukan di dunia nyata, Anda bisa memperpanjang waktu orgasme Anda hingga dua kali lipat. Akan tetapi, perlu dipahami bahwa cara kerja orgasme itu tidak sama dengan ejakulasi. Bukan berarti wanita akan terus-menerus squirting atau mengeluarkan cairan pelumas dalam waktu semenit. Ketika orgasme berlangsung hinnga semenit, wanita akan merasakan beberapa gelombang kontraksi dan pelepasan.

Fenomena orgasme wanita yang seolah tanpa henti ini dikenal juga dengan sebutan multiple orgasm. Yang terjadi adalah rahim, vagina, dan anus akan berkontraksi cukup lama, misalnya dalam waktu lima belas detik. Kemudian diikuti dengan pelepasan yaitu sensasi ketika Anda merasakan nikmat luar biasa selama kira-kira lima belas detik. Satu siklus ini dihitung sebagai satu orgasme. Jika Anda tetap merasa bergairah dan mendapat rangsangan yang cukup, orgasme berikutnya bisa langsung terjadi setelah orgasme pertama selesai.

Dalam kurun waktu kurang lebih semenit tersebut, mungkin intensitas orgasme yang Anda rasakan berbeda-beda. Gelombang orgasme pertama mungkin tidak sehebat orgasme kedua atau sebaliknya.

Menurut seorang spesialis kandungan dan kesehatan seksual dari Feinberg School of Medicine, dr. Lauren Streicher, kontraksi yang Anda alami juga mungkin hanya sedikit-sedikit. Maka, orgasme yang dialami jadi lebih panjang karena tubuh masih berusaha “menuntaskan” siklus klimaks tersebut.

Cara supaya bisa orgasme lebih lama

Kunci untuk mencapai orgasme lebih lama adalah terus-menerus memberikan rangsangan seksual yang tepat. Jangan berhenti menstimulasi vagina, terutama pada area klitoris, meskipun Anda sudah atau sedang orgasme. Namun, setelah mencapai orgasme pertama, klitoris Anda mungkin jadi terasa kebas atau sudah tidak terlalu peka.

Maka, sentuh bagian klitoris dengan lebih lembut. Tak perlu memberikan tekanan berlebihan atau gerakan yang terlalu cepat. Hal ini akan memberikan kesempatan bagi darah untuk mengalir lebih deras menuju area vagina dan klitoris. Setelah itu, ikuti saja tempo yang Anda inginkan untuk mencapai orgasme selanjutnya.

Source: helloSehat | Oleh Irene Anindyaputri

Begini Cara Mencapai Orgasme Hebat Dengan Teknik Pernapasan

KHUSUS PASUTRI


cara-orgasme-dengan-teknik-pernapasan

 

Anda mungkin menganggap bahwa cara orgasme terbaik adalah dengan berhubungan seks sedahsyat mungkin. Dengan begitu, lebih mudah bagi Anda dan pasangan untuk mendapatkan kenikmatan yang maksimal. Namun, bila cara itu sudah Anda coba tapi hasilnya biasa saja, Anda mungkin ingin mencoba trik lain.

Untuk mencapai orgasme yang penuh kenikmatan dan lebih lama, Anda cukup melatih teknik pernapasan saja. Ya, teknik bernapas untuk mencapai orgasme sudah teruji khasiatnya. Anda pun tak perlu bercinta terlalu agresif, justru pelan-pelan saja. Ingin tahu cara orgasme hanya dengan mengatur napas? Intip trik berikut ini.

Apakah Anda menahan napas ketika mendekati orgasme?

Untuk melatih cara orgasme ini, perhatikan dulu seperti apa kebiasaan Anda ketika hampir mencapai klimaks. Apakah Anda refleks menahan napas? Kebanyakan orang, baik laki-laki maupun perempuan memang secara tak sadar menahan napas ketika merasa sangat bergairah. Ini wajar saja, Anda mungkin menahan napas agar tidak mendesah terlalu kencang atau karena terlalu fokus menahan kenikmatan yang sedang memuncak.  

Akan tetapi, menahan napas atau terengah-engah saat hampir klimaks justru bisa membuat pengalaman orgasme Anda kurang maksimal. Anda justru harus melatih kesadaran supaya bisa mengatur napas demi orgasme yang fantastis.

Cara orgasme dengan teknik pernapasan

Banyak pasangan melakukan kesalahan ketika bercinta, yaitu terobsesi dengan orgasme. Anda dan pasangan pun mungkin jadi terburu-buru saat berhubungan seks karena sudah tak sabar ingin mencapai puncak gairah.

Namun, coba ganti gaya bercinta Anda yang biasa dengan gaya bercinta yang lebih lambat, lembut, dan penuh kesadaran. Jangan terburu-buru untuk memuaskan satu sama lain. Mintalah pasangan untuk merangsang dengan sentuhan atau ciuman yang pelan dan hangat. Sadari setiap gerakan, sentuhan, dan sensasi yang muncul di kulit dan sekujur tubuh Anda. Anda mungkin akan bergidik, gemetar, atau merasa merinding karenanya. Biarkan sensasi baru ini mengaliri seluruh tubuh.   

Ketika Anda hampir mencapai orgasme, jangan menahan napas. Justru, tarik napas yang dalam lewat hidung. Kemudian hembuskan perlahan-lahan melalui mulut sambil merasakan ujung jari, bibir, atau alat kelamin pasangan pada kulit serta area sensitif Anda. Jika Anda sudah hampir terengah-engah, ingatlah untuk bernapas lewat perut, bukan lewat dada. Dengan teknik ini, rangkaian kontraksi dan pelepasan yang Anda rasakan saat mencapai akan terasa luar biasa.

Hubungan orgasme dan pernapasan

Anda mungkin bertanya-tanya, bagaimana mengatur pernapasan bisa membuat orgasme jadi lebih mantap dan lama? Saat menarik napas Anda akan menambah suplai oksigen ke dalam aliran darah. Maka, mengatur pernapasan berguna untuk meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh Anda. Dengan begitu, aliran darah menuju area sensitif Anda seperti penis dan vagina pun jadi lebih deras. Karena darah mengalir deras menuju organ intim Anda, kontraksi yang dialami saat orgasme pun terasa lebih intens. Sementara kalau Anda terengah-engah atau menahan napas, orgasme mungkin hanya akan bertahan selama beberapa detik saja.

Teknik pernapasan ini juga akan membantu Anda merasa lebih rileks. Tak perlu takut bersuara terlalu keras atau berejakulasi terlalu hebat. Anda pun jadi fokus dan lebih peka terhadap sentuhan dan gerakan pasangan Anda sepenuhnya.

Bila Anda mencoba cara orgasme ini dan belum berhasil, jangan menyerah dulu. Teknik ini harus selalu dilatih sampai Anda mahir. Sebagai latihan, Anda bisa mencoba mengatur napas ketika sedang masturbasi. Lama-lama, Anda akan semakin lancar mempraktikkan teknik pernapasan dan seks yang lebih lambat bersama pasangan.

Source: helloSehat | Oleh Irene Anindyaputri

Seks Saat Haid, Amankah?

Khusus Pasutri


417445_620Melakukan seks selama masa menstruasi atau haid mungkin bukan hal yang biasa dilakukan. Namun, nyatanya sebagian pasangan melakukan hal tersebut, bahkan menikmatinya.

Seorang asisten dokter di Pusat Medis untuk Seksualitas Perempuan di New York, Tara Ford, mengatakan, “Jika wanita merasa nyaman untuk melakukan seks selama masa haid, maka tidak ada masalah untuk melakukannya.” Untuk menghindari masalah noda yang akan ditimbulkan, Ford merekomendasikan agar meletakkan handuk di tempat tidur, atau lakukan seks di kamar mandi.

Jangan khawatir jika Anda melihat gumpalan merah atau cokelat gelap selama atau setelah berhubungan seks. Itu hanya darah dan sel tua pada lapisan rahim yang gugur, dan hal tersebut sangat normal terjadi.

Namun, memang ada beberapa risiko yang bisa terjadi. Oleh karena itu, berikut beberapa hal yang sebaiknya Anda ketahui terlebih dahulu.

1. Risiko infeksi menular seksual

Melakukan seks ketika haid dapat meningkatkan risiko infeksi menular seksual (IMS). Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat, dalam darah menstruasi terdapat virus yang bisa mememicu IMS baik bagi wanita ataupun pasangannya. Karena itu, dokter sangat menganjurkan menggunakan kondom untuk mengurangi risiko ini. Profesor klinis kandungan kebidanan dan ginekologi di Fakultas Kedokteran Universitas Feinberg di Chicago, Lauren Streicher, mengungkapkan bahwa setiap cairan di tubuh dapat membawa Human Immunodeficiency Virus(HIV) atau penyebabIMS lainnya. Dan selama masa menstruasi, serviks terbuka sedikit sehingga memungkinkan virus untuk masuk. “Pesan saya untuk wanita adalah gunakan alat pelindung(kondom) jika memang ingin lakukan hubungan seksual di masa periode(menstruasi) Anda.”

2. Risiko hamil tetap ada

Melakukan hubungan seksual di masa haid memiliki kemungkinan yang kecil untuk hamil. Namun, ada pengecualiannya. Jika Anda memiliki siklus menstruasi yang lebih pendek, yaitu 21 hingga 24 hari, di mana umumnya 28 hari. Saat Anda berhubungan seks menjelang akhir haid, sperma dapat tetap hidup di vagina Anda hingga lima hari, sehingga kehamilan bukanlah hal yang tidak mungkin.

3. Menggunakan pembalut selama seks meningkatkan risiko infeksi

Menggunakan pembalut dalam waktu yang lama akan meningkatkan jumlah bakteri dari darah haid Anda. Baiknya, hindari pemakaian pembalut saat berhubungan seks . Selain hal tersebut akan menimbulkan rasa tidak nyaman pada leher rahim, pembalut bisa terdorong masuk ke dalam vagina yang mana akan sulit untuk dikeluarkan.

Source: Anastasia Pramudita Davies | Editor: Susandijani | Kamis, 19 April 2018 14:30 WIB

Mengapa Wanita “Basah” Saat Bergairah?

Khusus Pasutri


vagina-basah-saat-bergairah

Ketika wanita terangsang secara seksual atau bergairah, tubuhnya melewati berbagai macam perubahan untuk membantunya bersiap menyambut seks — bahkan jika rangsangan tidak benar-benar berlanjut ke tahap seks. Sebagai bagian dari perubahan tubuh ini, vagina mulai melumasi dirinya sendiri, yang umum digambarkan banyak orang dengan “vagina basah”.

Kebanyakan wanita tahu dan bisa merasakan kapan mereka basah, tapi tak sedikit juga yang tidak tahu banyak tentang apa yang sebenarnya terjadi di bawah sana. Jika Anda pernah bertanya-tanya, “Mengapa saya basah saat bergairah?”, maka ini saatnya untuk cari tahu lebih dekat.

Mengapa vagina basah saat bergairah?

Vagina basah mengacu pada proses yang terjadi dalam waktu 10-30 detik seorang wanita pertama kali mengalami rangsangan seksual, di mana pembengkakan pembuluh darah dari jaringan yang terletak di bawah dinding vagina, disebut kelenjar Bartholin, menghasilkan cairan vagina pada dinding dalam vagina. Pelumasan vagina ini adalah proses persiapan selama aktivitas seksual yang berperan besar untuk memfasilitasi hubungan seksual dengan memungkinkan pergerakan yang lebih luwes saat upaya penetrasi menciptakan gesekan. Pelumasan vagina ini dapat terjadi akibat stimulasi fisik, seperti selama foreplay seksual, atau dari sekadar memikirkan aktivitas seksual.

Pelumasan vagina terjadi ketika Anda terangsang. Itu yang pasti. Tapi yang penting adalah bahwa pelumasan terkait dengan seberapa sering dan berapa lama Anda terangsang. Jadi jika Anda mudah bergairah, atau sering memikirkan seks hingga ke titik menjadi sedikit bergairah, Anda mungkin akan mengalami vagina yang lebih basah. Jika Anda tidak sering atau mudah mengalami gairah seksual, Anda mungkin hanya perlu menghabiskan sedikit lebih banyak waktu dalam tahap foreplay untuk sampai ke tahap itu.

Estrogen juga terkait dengan produksi cairan vagina saat terangsang, sehingga perempuan yang secara alami memiliki kadar estrogen tinggi, seperti wanita usia dewasa muda, cenderung untuk bisa basah lebih mudah dan dalam volume yang lebih besar daripada wanita yang memiliki tingkat estrogen yang lebih rendah. Wanita yang sedang menyusui atau yang sedang mengkonsumsi pil KB estrogen mungkin mengalami lebih banyak kesulitan dengan pelumasan vagina, seperti yang juga dialami banyak wanita usia menopause.

Terbuat dari apa cairan vagina ini?

Cairan yang keluar saat vagina basah berbeda dari keputihan biasa — lebih licin, cair, berwarna transparan, dan menyebar lebih mudah. Tidak seperti lendir leher rahim, cairan yang keluar saat Anda terangsang biasanya akan mengering dengan cepat dan menguap dalam waktu kurang lebih satu jam.

Sepanjang siklus menstruasi wanita, lendir vagina selalu berubah menanggapi produksi hormon tubuh. Selama gairah seksual, aliran darah ke vagina, vulva, dan klitoris, meningkat dan menyebabkan pembengkakan pembuluh darah di area genitalia. Pada saat ini, respon mirip berkeringat terjadi, melumasi dinding vagina. Kombinasi lendir vagina dan pelumasan ini menghasilkan sekresi seksual perempuan, yang bisa mengandung karbohidrat, asam amino, protein, dan asam lainnya yang dihasilkan oleh bakteri lactobacillus.

Seberapa banyak cairan yang keluar saat vagina basah?

Kualitas cairan sangat bervariasi untuk setiap wanita, dan pada setiap orang, banyak volume akan bergantung berdasarkan hormon, emosi, mood, metode, frekuensi, dan intensitas rangsangan seksual yang dialami, hingga tingkat ketertarikan seksual wanita pada pasangan seks mereka.

Faktanya, tidak ada batasan mana ‘normal’ dan tidak ketika membicarakan cairan sekresi seksual wanita. Beberapa wanita tidak pernah menghasilkan banyak pelumas alami dan harus dibantu dengan pelumas sintetik, sementara yang lain mengalami bisa basah begitu dashyatnya sehingga mengurangi sensasi saat berhubungan seks. Kisaran “sedikit” dan “banyak” sangatlah ambigu dan terlalu luas, jadi di kategori mana pun Anda berada, semua tergolong normal.

Jika secara alami vagina Anda cenderung lebih kering, Anda dapat mencoba perpanjang dan menambah intensitas foreplay seksual, terutama pada klitoris. Klitoris, banyak pakar berpendapat, adalah “sarang” di mana ujung-ujung saraf berkumpul yang akan lebih banyak menarik aliran darah dari jantung saat terangsang. Dan lagi pula, Anda bisa menggunakan bala bantuan dari pelumas sintetik. Ada banyak jenis pelumas sintetik, jadi beranikan diri untuk bereksperimen dengan pasangan dan cari tahu apa yang bekerja efektif untuk Anda. Anda juga dapat menggunakan pelembap vagina, yang populer digunakan oleh wanita usia menopause, karena perubahan hormon saat menopause sering menyebabkan kekeringan dalam vagina. Walaupun begitu, kurangnya produksi pelumas vagina yang tidak terkait usia mungkin dapat menandakan masalah emosional atau fisik lainnya yang membutuhkan intervensi profesional.

Jika Anda berada di kategori yang lebih mudah ‘basah’, mungkin Anda menyadari gaya gesek yang lebih dangkal (tidak sebanyak yang Anda inginkan), dan Anda merasakan lebih sedikit sensasi. Tidak perlu khawatir — coba untuk gunakan kondom non-pelumas untuk mendapatkan kembali sedikit-banyak gesekan. Satu tips yang juga mungkin membantu: atur posisi si dia saat berhubungan seks sedemikian rupa agar ada lebih sedikit kemungkinan untuk penisnya tergelincir keluar dan merusak momentum.

Mengapa cairan vagina penting untuk wanita?

Sangat penting bagi pasangan seksual untuk memahami peran pelumas dalam hubungan seks yang nyaman. Masing-masing pihak dalam hubungan seksual mungkin perlu untuk secara terbuka mendiskusikan cara terbaik untuk menjamin pelumasan. Kadang, waktu foreplay yang lebih lama adalah satu-satunya yang dibutuhkan wanita untuk dapat terlumasi dengan baik. Kali lainnya, pelumas sintetik mungkin perlu diterapkan selama aktivitas seksual.

Untuk wanita, vagina basah adalah tahapan penting dalam gairah seksual. Pelumasan alami ini menyiapkan vagina terhadap potensi penetrasi, sehingga memudahkan penis (juga jari atau mainan seks) untuk masuk dan mengurangi gaya gesek dan iritasi yang menyertainya dengan mengurangi tekanan pada alat kelamin. Nyeri selama hubungan seksual sering disebabkan oleh pelumasan yang tidak memadai.

Source: Ajeng Quamila . Data medis direview oleh dr. Tania Savitri . HelloSehat

 

Mengenal 7 Jenis Puting Susu: Anda yang Mana?

Khusus Pasutri


Setiap wanita dilahirkan dengan jenis puting susu dan payudara yang berbeda. Seperti yang Anda ketahui, perbedaan payudara ini berbeda-beda, tergantung pada persentase lemak tubuh, cara pendistribusian lemak tubuh, serta elastisitas kulit dan otot-otot yang dimiliki setiap wanita. Namun, yang sering kali menyebabkan kehebohan adalah bahwa puting susu memiliki delapan jenis yang berbeda. Sebelum kita mulai menjelaskan jenis-jenis puting susu, ada beberapa hal yang perlu Anda pahami terlebih dahulu:

  • Kedelapan jenis puting susu ini adalah normal. Tidak ada satu jenis yang lebih unggul dibandingkan dengan yang lain.
  • Anda dapat memiliki kombinasi karakteristik yang berbeda dalam satu puting. Ini berarti bahwa puting Anda bisa memiliki beberapa jenis campuran dari delapan jenis puting.
  • Jika dalam proses mengamati puting, Anda melihat sesuatu keluar dari puting susu, mengalami perubahan warna dan bentuk, atau perdarahan, maka Anda harus mencari pertolongan medis segera. Karena cairan tersebut bisa merupakan hasil dari kista atau kanker payudara.

Jenis-jenis puting susu

1. Masuk ke dalam (inverted nipple)

1-300x239

Terkadang, puting susu akan masuk ke dalam payudara, alias inverted nipple, karena sejumlah alasan. Penyebabnya bisa dari genetik, jaringan parut, atau menyusui. Tidak ada yang salah dengan puting terbalik, karena puting akan menonjol atau keluar ketika dirangsang.

2. Datar

2-300x239

Lihatlah lingkaran di sekitar puting Anda. Jika puting memiliki bagian atas yang datar, dan terlihat samar dengan bagian lingkaran puting, maka ia dianggap sebagai puting datar. Karena puting merupakan bagian sensitif pada payudara, maka puting yang datar akan menonjol ketika terangsang. Namun, ia akan kembali ke bentuk aslinya ketika rangsangan hilang.

3. Menonjol

3-300x239

Puting ini secara alami menonjol di atas lingkaran puting. Puting cenderung menunjukkan arah ke luar, dapat mengeras dan bahkan bisa lebih menonjol dan lebih jelas. Hal ini dapat menyebabkan wanita merasakan sakit, karena puting rentan untuk bergesekkan dengan pakaian, sehingga menyebabkan ruam. Menjaga area payudara dan puting dengan bra yang baik dapat melindungi kulit halus puting dan sekaligus mendukung berat payudara,

4. Segitiga

4-300x239

Puting ini berbentuk segitiga yang cenderung menonjol keluar dan memiliki ujung yang dapat mengeras ketika dirangsang. Stimulus bisa dari apa saja, termasuk suhu kamar, kebasahan, pakaian tertentu, stimulasi seksual, dan peningkatan aliran darah pada umumnya.  

5. Bergelombang

5-300x239

Kelenjar Montgomery terletak di daerah lingkaran puting. Tugas kelenjar ini adalah untuk menghasilkan pelumas dalam bentuk ringan, yaitu substansi berminyak yang dapat melindungi kulit sensitif di lingkaran puting. Terkadang, kelenjar dapat membengkak dan membuat lingkaran puting terlihat bergelombang. Ini bukan kondisi yang berbahaya dan banyak wanita mengalaminya. 

6. Puting berlebih

6-300x239

Ini pada dasarnya adalah sebuah puting ekstra yang terjadi secara genetik. Puting yang lebih ini bisa muncul sebagai lingkaran puting datar yang berada di bawah atau di dekat puting yang aktif, dan biasanya puting ekstra ini hanya ada satu.

7. Berbulu

7-300x239

DI atas telah dijelaskan mengenai puting yang terbalik atau masuk ke dalam. Namun, ada kalanya hanya satu dari kedua puting yang terbalik. Ini juga merupakan predisposisi genetik dan termasuk ke dalam hal yang normal.

Source: Adinda Rudystina . Data medis direview oleh Hello Sehat Medical Review Team . HelloSehat

4 Keuntungan Punya Payudara Kecil dari Sisi Kesehatan

Khusus Pasutri


keuntungan-punya-payudara-kecil

Selama berabad-abad, hampir semua orang menganggap payudara besar itu seksi. Hal ini berangkat dari kepercayaan kuno bahwa wanita yang tubuhnya montok berasal dari kalangan bangsawan dan pasti bisa memberikan ASI lebih banyak pada bayinya. Pada kenyataannya, produksi ASI sama sekali tidak dipengaruhi oleh ukuran payudara. Maka, Anda atau pasangan yang punya payudara kecil jangan khawatir. Pasalnya, payudara yang kecil justru bisa mendatangkan berbagai keuntungan. Langsung saja baca informasi di bawah ini kalau belum percaya.

Keuntungan punya payudara kecil dari sisi kesehatan

Wanita dengan ukuran payudara sedang atau kecil harusnya lebih bersyukur. Meskipun dada Anda tidak terlihat penuh seperti para model yang sensual, Anda bisa mendapatkan tiga keuntungan berikut ini.

1. Payudara tidak akan terlihat terlalu kendur karena penuaan

Di usia muda memang payudara besar bisa jadi daya tarik sendiri. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, payudara besar justru akan terlihat semakin turun dan kendur. Ini karena proses penuaan yang alami akan membuat kulit mengerut dan payudara mengendur.

Namun, Anda yang punya payudara kecil tak perlu khawatir dengan masalah ini. Pasalnya, payudara yang kecil tak terlalu rentan mengalami penuaan. Karena ukurannya yang kecil, payudara pun tidak terlihat turun atau mengendur.

2. Anda bisa menjaga postur tubuh yang baik

Orang yang memiliki payudara besar umumnya mengeluhkan masalah nyeri punggung. Ini karena tubuh harus menopang beban payudara sepanjang hari. Akibatnya, postur tubuh berubah jadi bungkuk. Inilah yang menyebabkan nyeri punggung atau pundak.

Sementara itu, jika payudara Anda kecil, dada dan punggung tak perlu menopang beban yang terlalu berat. Menjaga postur tubuh yang baik dan tegap pun jadi lebih mudah buat Anda.

3. Lebih mudah mendeteksi kanker payudara

Salah satu cara untuk mengenali gejala kanker payudara adalah dengan melakukan SADARI atau pemeriksaan payudara sendiri. Lewat SADARI, Anda perlu mengecek apakah ada benjolan tidak wajar di area payudara. Punya payudara kecil akan memudahkan pemeriksaan ini karena sel-sel lemak payudara Anda sedikit. Kalau terdapat benjolan pun Anda jadi lebih mudah merasakan dan mengenalinya. Bila payudara cukup besar, mungkin Anda akan kesulitan merasakan adanya benjolan yang “tersembunyi” di balik lemak payudara.

4. Payudara kecil justru lebih menjamin kenikmatan seksual

Tak seperti dugaan orang banyak, payudara kecil justru lebih mampu mendatangkan kepuasan ketika bercinta bersama pasangan. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Vienna, payudara kecil 24% lebih peka terhadap rangsangan daripada payudara besar. Maka, punya payudara kecil justru menguntungkan saat pemanasan (foreplay).

Payudara kecil tak akan membesar meskipun berat badan bertambah

Sayangnya, punya payudara kecil ada kerugiannya juga. Jika Anda ingin memperbesar ukuran payudara, menambah berat badan tidak akan menambah besar payudara. Pinggul, lengan, atau bokong Anda mungkin akan membesar. Namun, payudara tetap tak akan membesar.

Source: Irene Anindyaputri . Data medis direview oleh dr. Yusra Firdaus . HelloSehat

 

Wajarkah Bila Payudara Tidak Terpengaruh Rangsangan Seksual?

Khusus Pasutri


payudara-tidak-peka-saat-seks

Bagi banyak orang, payudara wanita merupakan daya tarik seksual yang bisa mendatangkan kepuasan tersendiri. Untuk para wanita, payudara dan puting susu memang jadi salah satu “titik panas” yang bisa memberikan kenikmatan seksual jika dirangsang. Inilah mengapa saat pemanasan atau foreplay, banyak pasangan memilih untuk fokus pada payudara.

Akan tetapi, banyak wanita melaporkan keluhan bahwa payudara mereka kurang sensitif terhadap rangsangan. Meskipun pasangannya sudah mencoba berbagai cara, beberapa wanita memang tak merasakan apa pun di area payudara. Nah, kira-kira apa penyebab payudara tidak peka dan wajarkah jika ini terjadi? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Payudara tidak peka terhadap rangsangan seksual

Payudara adalah salah satu area yang bisa membuat wanita bergairah. Jika menerima rangsangan seksual, biasanya payudara akan membesar dan puting susu mengeras. Pada wanita yang kulitnya cerah atau pucat, payudara akan terlihat sedikit memerah.

Namun, jika payudara tidak peka terhadap rangsangan seksual, Anda mungkin tak merasakan sensasi apa pun ketika area ini distimulasi. Bisa jadi Anda justru merasa geli atau kebas karena stimulasi berulang tak membuahkan hasil apa pun. Padahal ketika menerima stimulasi di bagian tubuh lain seperti klitoris atau paha, Anda merasa cukup bergairah.

Apakah ini normal?

Jangan khawatir, payudara tidak peka adalah hal yang wajar. Kondisi ini tidak mengindikasikan adanya masalah medis atau penyakit tertentu. Pasalnya, setiap wanita memang memiliki “titik panas” yang berbeda-beda. Hal ini bisa dipengaruhi oleh berbagai hal, mulai dari fantasi seks Anda hingga kepekaan saraf dan jaringan di sekitar payudara Anda. Selain itu, bisa jadi Anda belum menemukan gerakan stimulasi payudara yang tepat untuk mendatangkan kenikmatan seksual.

Payudara tidak peka juga menjadi keluhan yang sering dilontarkan wanita yang telah menjalani operasi memperbesar payudara. Sebenarnya jika operasi ini berlangsung lancar dan prosedurnya tepat, Anda seharusnya masih bisa merasakan sensasi nikmat di sekitar payudara ketika menerima rangsangan seksual. Jika Anda jadi tak bisa merasakan apa pun setelah operasi, kemungkinan ada kerusakan atau peregangan saraf. Sebaiknya segera hubungi dokter jika Anda merasa khawatir soal hasil operasi Anda.  

Apakah ada cara meningkatkan kepekaan payudara terhadap rangsangan?

Menurut para pakar kesehatan seksual, tidak ada cara untuk membuat payudara lebih peka saat bercinta. Pasalnya, payudara tidak peka memang bukan suatu masalah yang harus diobati atau disembuhkan. Ini hanya masalah perbedaan selera seks saja.

Namun, jika Anda dan pasangan masih ingin mencoba gerakan atau sentuhan yang berbeda untuk memberikan stimulasi, silakan saja. Ingatlah bahwa seks seharusnya terasa menyenangkan, bukannya bikin Anda tertekan atau stres. Jangan sampai masalah payudara tidak peka justru membuat Anda tidak bisa menikmati seks bersama pasangan.

Cara lain untuk mendapatkan kepuasan seksual

Tenang saja, tubuh wanita masih menyimpan titik-titik panas yang lain. Cobalah untuk menjelajahi seluruh bagian tubuh Anda ketika berhubungan seks. Wanita biasanya akan terangsang ketika pasangannya bermain di daerah leher, telinga, perut, paha bagian dalam, vagina, klitoris, bokong, dan masih banyak lagi.

Source: Irene Anindyaputri . Data medis direview oleh dr. Yusra Firdaus . HelloSehat

 

 

Bisakah Wanita Orgasme Hanya Dengan Merangsang Payudara?

Khusus Pasutri


merangsang-payudara-sampai-orgasme

Anda mungkin sudah sering dengar kalau wanita punya titik-titik sensitif khusus yang bisa memberikan kenikmatan seks maksimal. Dua di antaranya yang cukup populer adalah klitoris dan G-spot. Tapi tahukah Anda kalau wanita ternyata juga punya titik lain yang tak kalah peka terhadap rangsangan? Ya, titik yang dimaksud adalah payudara.

Mirip seperti klitoris dan G-spot, Anda bisa mencapai orgasme dengan stimulasi di area ini. Ingin tahu bagaimana cara merangsang payudara supaya nikmatnya bisa klimaks? Baca terus informasi di bawah ini.

Wanita bisa orgasme hanya dengan rangsangan payudara

Sudah bukan rahasia lagi kalau wanita memang lebih sulit mencapai orgasme daripada pria. Orgasme wanita sendiri adalah saat di mana rahim, vagina, dan anus berkontraksi hebat. Sensasi inilah yang membuat orgasme terasa sungguh nikmat.

Sayangnya, wanita butuh stimulasi khusus supaya bisa merasakan sensasi kenikmatan tersebut secara maksimal. Penetrasi saja biasanya tidak cukup membuat Anda mencapai klimaks. Bagian luar vagina seperti klitoris justru memiliki saraf yang lebih peka terhadap rangsangan. Maka, wanita lebih mudah orgasme kalau menerima rangsangan klitoris.

Sebuah penelitian tahun 2011 dalam Journal of Sexual Medicine berhasil membuktikan bahwa ternyata otak wanita sangat responsif terhadap stimulasi payudara. Melalui pindai otak, tampak bahwa reaksi wanita ketika menerima stimulasi di area payudara sama intensnya seperti reaksi otak ketika menerima stimulasi di klitoris.

Penelitian sebelumnya yang dipimpin oleh seorang pakar kesehatan seksual dan pernikahan dr. Herbert Otto membuktikan hasil yang serupa. Dalam penelitian yang dilakukan tahun 2009 ini, sebanyak 29 persen wanita peserta penelitian berhasil mencapai orgasme berkat rangsangan payudara.

Mengenal reaksi payudara saat seks

Merangsang payudara saat seks bisa mengantar Anda menuju puncak kenikmatan. Ini karena puting susu dan areola payudara juga merupakan organ seksual wanita, sama seperti vagina. Buktinya, payudara bisa menunjukkan tanda-tanda jika Anda merasa bergairah.

Tanda-tanda payudara terangsang antara lain warna puting susu berubah jadi lebih gelap, ukuran payudara membesar hingga 25%, serta puting susu mengeras (ereksi). Jika Anda terus bermain dengan area sensitif ini saat berhubungan seks, Anda bisa mencapai orgasme tanpa harus penetrasi!

Tips mencapai orgasme dengan merangsang payudara

Setiap wanita memiliki selera dan kepekaannya masing-masing ketika berhubungan seks. Ada orang yang suka sentuhan lembut, tapi ada juga yang lebih suka disentuh dengan cukup intens. Maka, Anda dan pasangan bisa mencoba berbagai gaya untuk merangsang payudara.

Sebagai permulaan, gunakan jari untuk mengelilingi areola payudara selembut mungkin. Dari situ Anda bisa menambah kecepatan atau tekanan sampai ke puting susu. Untuk memberi sensasi yang lebih intens, selingi dengan mencium atau menghisap lembut area sensitif ini. Jangan lupa gunakan lidah untuk menggoda bagian puting susu pasangan.

Kalau puting dan payudara sudah terasa agak kebas, pelankan sentuhan Anda. Kemudian goda pasangan, seolah ingin merangsang payudara lagi tetapi tidak jadi. Trik ini akan membangun antisipasi pada wanita dan membuatnya jadi lebih bergairah.

Bagi para pria, baca tanda-tanda dan bahasa tubuh pasangan. Bila pasangan memang suka sentuhan yang lebih kuat, tambahkan tekanan dan gerakan di area payudara. Sedangkan untuk para wanita, jangan ragu untuk memberi tahu pasangan sentuhan mana yang terasa nikmat bagi Anda.

Source: Irene Anindyaputri . Data medis direview oleh dr. Yusra Firdaus . HelloSehat

 

Gerakan Ini Bisa Bikin Wanita Orgasme Lebih Cepat dan Dahsyat

Khusus Pasutri


orgasme-wanita

Faktanya, wanita cenderung lebih sulit orgasme saat berhubungan seks daripada pria. Entah karena kurang pengalaman soal orgasme, sibuk memikirkan hal lainnya, atau terlalu mementingkan kepuasan pasangannya. Namun, penelitian baru-baru ini menemukan bahwa ada gerakan tertentu yang bisa membantu merangsang orgasme wanita lebih hebat dan bergairah. Hal ini berhubungan dengan sentuhan, gerakan, dan variasi bercinta. Lantas, gerakan seperti apa yang bisa memicu orgasme wanita? Temukan jawabannya lewat artikel ini.

Menurut para ahli, rangsangan klitoris yang tepat bisa mendorong orgasme wanita

Agar wanita mencapai orgasme, pria sering kali melakukan teknik pemanasan atau foreplay sebelum bercinta. Biasanya, para pria memfokuskan aktivitas seksual pada bagian vagina, khususnya klitoris. Ya, klitoris dikenal sebagai salah satu bagian sensitif wanita karena memiliki ujung saraf yang lebih banyak daripada bagian tubuh manapun.

Sebuah penelitian yang diterbitkan pada Journal of Sex and Marital Therapy menunjukkan bahwa rangsangan pada klitoris dapat memicu wanita orgasme lebih cepat. Para ahli mencoba menggali informasi mengenai seberapa banyak sentuhan yang dibutuhkan wanita untuk mencapai orgasme dan cara apa yang berhasil membawa tubuhnya mencapai puncak kenikmatan.

Hasilnya, sebanyak 37 persen wanita usia 18 sampai 94 tahun membutuhkan rangsangan klitoris agar mencapai orgasme.

Para wanita menyukai jenis sentuhan yang berbeda-beda di organ intimnya untuk mencapai orgasme. Sebab, wanita lebih suka mengeksplor tubuhnya dengan berbagai sentuhan dari pasangan untuk bisa mencapai puncak kenikmatan. Ketika ditanya soal teknik rangsangan yang disukai, sebanyak 63 persen wanita mengaku lebih mudah terangsang saat pasangannya memberikan gerakan naik turun pada klitorisnya, sedangkan 52 persen wanita lebih menyukai gerakan memutar pada klitorisnya hingga mencapai orgasme.

Meski demikian, kebanyakan wanita mengaku lebih menyukai rangsangan lembut di daerah vulva (bagian terluar vagina) ketimbang klitoris secara langsung. Sekitar 29 persen wanita mengatakan lebih mudah terangsang saat pasangannya mengulum seluruh bagian klitorisnya; 20 persen wanita menyukai rangsangan pada sisi kanan klitoris; dan 19,2 persennya menyukai rangsangan pada sisi kiri klitoris.

orgasme-palsu-802x451

Ada lagi yang bisa membantu wanita orgasme lebih cepat

Karena wanita cenderung tidak mudah mencapai orgasme, Anda perlu memberikan sensasi baru tiap kali bercinta. Pasalnya, para ahli mengungkapkan bahwa wanita lebih mudah terangsang dengan teknik yang berbeda-beda saat berhubungan seksual. Jadi, sudah menjadi tugas Anda untuk membantunya mencapai kepuasan bercinta.

Bila Anda hanya terpaku pada penetrasi saat berhubungan seksual dan mengharapkan pasangan Anda lebih cepat orgasme, maka Anda salah besar. Pasalnya, peneliti asal Chapman University mengungkapkan bahwa terdapat tiga kunci emas untuk memancing wanita orgasme dengan lebih cepat, di antaranya rangsangan genital, berciuman, dan seks oral.

Seks oral tak hanya dibutuhkan oleh pria, tetapi juga wanita. Bahkan, seks oral dapat membuat wanita orgasme lebih cepat hingga sepuluh kali lipat ketimbang hanya dengan penetrasi. Terlebih bila Anda melakukan kombinasi tiga kunci emas tadi, maka Anda akan lebih mudah merangsang orgasme wanita dan membuatnya terpuaskan.

Namun, ini juga harus diimbangi dengan komunikasi yang baik antara Anda berdua. Dengan komunikasi yang intim dan jelas, Anda dan pasangan bisa saling mengarahkan, ke bagian tubuh mana yang ingin dipuaskan, mana yang ingin disentuh, dan gerakan mana yang disukai atau tidak disukai.

Source: Adelia Marista Safitri . Data medis direview oleh dr. Yusra Firdaus . HelloSehat

 

 

Ukuran dan Letak Klitoris Wanita Ternyata Bisa Memengaruhi Orgasme

Khusus Pasutri


letak-klitoris-wanita

Klitoris disebut-sebut sebagai pusat kenikmatan wanita. Namun, ada beberapa hal yang memengaruhi kenikmatan seksual dari rangsangan klitoris. Berbagai penelitian menemukan fakta bahwa ukuran dan letak klitoris wanita dapat memengaruhi kemampuannya untuk mencapai orgasme. Lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini.

Kenapa ukuran dan letak klitoris wanita memengaruhi orgasme?

Menurut Debra Herbenick Ph.D., dosen kesehatan seksual di The Kinsey Institute menyatakan bahwa klitoris merupakan bagian dari vulva yang memiliki paling banyak saraf di dalamnya. Kelenjar di klitoris mengandung sekitar 8.000 ujung saraf yang berarti dua kali lebih banyak dari ujung saraf di penis. Bahkan, tonjolan kecil ini mampu memengaruhi 15.000 saraf lain di panggul saat dirangsang. Karena itulah klitoris dianggap sebagai titik kenikmatan seksual pada wanita.

Namun, tidak semua klitoris mudah terangsang. Penelitian membuktikan fakta bahwa ukuran dan letak klitoris wanita dapat memengaruhi kemampuan wanita untuk dapat mencapai orgasme. Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Sexual Medicine menyatakan banyak wanita yang jarang, bahkan tidak pernah, mengalami orgasme saat ukuran klitorisnya terlalu kecil dan letaknya berjauhan dengan lubang vagina.

BwxKdnDCQAEIaDH

Letak klitoris (sumber: Mayo Clinic)

Penelitian menemukan fakta bahwa wanita yang memiliki jarak klitoris dengan vagina lebih jauh umumnya juga memiliki klitoris yang lebih kecil. Kondisi ini biasanya berkembang sejak organ tubuh janin mulai terbentuk di dalam kandungan. Paparan hormon laki-laki (androgen) di dalam rahim membuat tunas klitoris berpindah terlalu jauh dari tempat yang seharusnya.

Dr. Susan Oakley, seorang dokter kandungan di Ohio menyatakan bahwa klitoris yang lebih besar akan lebih mudah orgasme karena memiliki lebih banyak ujung saraf. Selain itu, klitoris yang lebih besar umumnya lebih mudah dirangsang dan disentuh sehingga peluang wanita untuk mencapai orgasme pun lebih besar.

Selain ukuran, letak klitoris wanita juga dapat memengaruhi orgasme. Jika klitoris dan vagina lebih dekat, maka saat penis merangsang vagina, klitoris akan ikut tersentuh. Semakin banyak rangsangan yang dirasa, maka semakin mudah pula seseorang untuk mencapai orgasme.

Elizabeth Lloyd, seorang peneliti yang bekerja sama dengan the Kinsey institute for Research in Sex, Gender and Reproduction di Indiana University-Bloomington, menyatakan bahwa jarak “ideal” antara klitoris dan vagina yakni sekitar 2,5 cm. Sehingga, jika jaraknya lebih lebar maka seorang wanita akan sulit mencapai orgasme. Pasalnya, seks yang biasa dilakukan tidak memberikan rangsangan yang cukup pada klitoris. Rangsangan biasanya hanya dilakukan di sekitar lubang vagina tanpa tahu dimana letak titik rangsang utamanya, yakni klitoris.

Bagaimana cara mencapai orgasme jika ukuran klitoris kecil dan jaraknya terlalu lebar?

5-Mitos-Seks-yang-Beredar-di-Masyarakat-Padahal-Tidak-Selalu-Benar-700x467

Memiliki klitoris dengan ukuran yang kecil dan jarak yang terlalu lebar bukan berarti Anda tidak bisa orgasme. Masih ada banyak cara lain yang bisa dilakukan untuk mencapai orgasme. Kemampuan pasangan untuk merangsang, jenis kegiatan seksual, dan juga posisi seks tertentu bisa membuat wanita tetap orgasme. Ini tergantung pada selera dan pilihan masing-masing wanita.

Selain itu, Anda juga bisa mempraktikkan senam Kegel untuk membantu memperkuat otot-otot vagina, panggul, kandung kemih, dan juga anus yang juga digunakan saat orgasme. Selain itu, cobalah posisi seks yang menawarkan stimulasi klitoris lebih banyak seperti wanita di atas.

Source: Widya Citra Andini . Data medis direview oleh dr. Damar Upahita . HelloSehat