Tag Archives: Milenial

Fakta Audrey Yu yang Ditawari Posisi Spesial Jokowi, Sempat Kerja di NASA

Read Also: AUDREY

Source: suryamalang. Penulis: Frida Anjani . Editor: Dyan Rekohadi

9 Fakta Audrey Yu Gadis Jenius Surabaya yang Ditawari Posisi Spesial Jokowi

Sosok dan kisah hidup gadis jenius asal Surabaya Audrey Yu Jia Hui sempat membuat kagum banyak orang beberapa waktu lalu.

Memiliki anak yang cerdas dan jenius sudah menjadi impian setiap orang tua tak terkecuali orang tua Audrey Yu Jia Hui.

Namun, siapa sangka kecerdasan Audrey Yu Jia Hui sempat membuat orang tuanya kewalahan dan harus menghadapkan gadis yang berhasil lulus SMA di usia 13 tahun itu dengan dokter jiwa.

9 Fakta Audrey Yu Gadis Jenius Surabaya yang Ditawari Posisi Spesial Jokowi, Sempat Kerja di NASA (Istimewa)

Audrey Yu Jia Hui sendiri lahir dengan nama Maria Audrey Lukito di Surabaya, Indonesia, pada 1 Mei 1988.

Dikutip dari Intisari, Audrey sendiri, pada tahun 2018 telah berusia 30 tahun. Pada tahun 2017 lalu, ia dinobatkan sebagai salah satu dari 71 ikon Prestasi Indonesia.

Meski mendapat berkat akan kecerdasan yang ia terima, Audrey Yu Jia Hui sendiri malah mendapatkan kesusuahan dalam kehidupan sosialnya.

Banyak orang-orang disekitar Audrey Yu yang menganggap dirinya aneh dan membuat perempuan kelahiran Surabaya, Jawa Timur itu bahkan pernah dibawa ke dokter jiwa karena dianggap tidak normal.

1 | Anak Ajaib

Audrey adalah satu dari sekian banyak permata Indonesia. Hal ini seperti dikutip dari akun Facebook Rudi Kurniawan menuliskan kisah Audrey. Dari cerita yang ditulis Rudi, Audrey benar-benar anak ajaib.

Audrey berhasil menyelesaikan sekolah dasarnya hanya 5 tahun, SMP 1 tahun, SMA 11 bulan—persis di usianya yang masih 13 tahun.

Audrey Yu, sosok jenius asal Surabaya (Istimewa)

Persoalan terjadi ketika ia hendak masuk ke perguruan tinggi. Saat itu tidak ada satu pun kampus di Indonesia yang mau menerima bocah usia 13 tahun sebagai mahasiswanya.

Namun Audrey tidak mundur, ia akhirnya memutuskan pergi ke luar negeri, persisnya ke University of Virginia, mengambil jurusan fisika.

Ia hanya membutuhkan waktu sekitar dua tahun untuk merampungkan studinya dengan gelar ‘Sempurna!”

Kepandaian Audrey tak hanya sampai situ. Ketika masih berusia 10 tahun, skor TOEFL-nya sudah 573, yang memecahkan rekor MURI untuk sekor TOEFL tertinggi di usia termuda.

Saat usianya 11 tahun, ia telah hafal di luar kepala kamus Indonesia-Inggris yang tebalnya 650 halaman.

2 | Dikucilkan Karena Kecerdasannya

Kepintaran dan kecerdasan Audrey justru membuatnya terkucilkan. Orang-orang dewasa di sekitarnya menganggapnya tidak normal.

Teman sebayanya menyebutnya aneh, harus dijauhi, dan tidak bisa diajak berteman. Intinya, ia dikucilkan teman-temannya.

Belum lagi, ibunya selalu memarahinya, terutama setelah Audrey mengatakan bercita-cita ingin jadi tentara dan ia ingin menjadi pahlawan.

3 | Sempat Dibawa ke Dokter Jiwa

Ia juga pernah dibawa ke dokter jiwa lantaran dianggap tidak normal.

Namun, sejatinya ada beberapa orang yang yang menaruh perhatian terhadap kecerdasan Audrey. Salah satunya adalah Dahlan Iskan.

Secara khusus, mantan menteri BUMN Dahlan Iskan, menuangkan kekagumannya terhadap Audrey dalam sebuah tulisan.

“Umur Audrey baru 14 tahun, tapi pertanyaannya setinggi filsuf,” tulis akun Rudy Kurniawan yang mengutip penjelasan Dahlan Iskan.

Audrey Yu Jia Hui, perempuan jenius asal Surabaya (Facebook Rudy Kurniawan)

Melihat Audrey yang ‘berbeda’, teman-teman sang ibu menyarankan agar membawa Audrey ke dokter jiwa.

Dasar anak cerdas, dia tau jawaban apa yang harus diberikan. Bahkan, dia justru memberitahu apa yang harus diperbuat oleh dokter jiwa.

4 | Sulit Mencari Tempat Kuliah

Saat berumur 12 tahun, Audrey sudah kelas tiga SMA. Setelah itu, kesulitan mulai muncul dalam pendidikannya.

Tidak ada universitas di Indonesia yang bisa menerima mahasiswa baru yang umurnya baru 13 tahun.

Kemudian dicarilah berbagai informasi, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Akhirnya ketemu universitas di Negara Bagian Virginia, Amerika Serikat. Universitas ini berada di Kota Williamburg, kota pertama dalam sejarah AS yang didarati bangsa Eropa.

Kelewat cerdas, Audrey Yu sempat ditolak masuk universitas di Indonesia (Istimewa)

Audrey tentu harus dites. Dia lulus. Dalam tes bahasa Inggris, tidak ada masalah. Bahkan, Audrey bisa berbahasa Prancis dan Rusia.

Di William and Marry University ini, Audrey mengambil mata kuliah fisika murni. Dia pun lulus S-1 fisika murni hanya dlm waktu dua tahun. “Dengan tingkat kelulusan summa cum laude pula,” lanjut akun Rudy Kurniawan.

“Saya lulus Summa cum Laude dan Phi Beta Kappa pada usia 16 dari salah satu universitas terbaik dan tertua di Amerika, College of William and Mary di Virginia,” tulis Audrey dalam blog pribadinya.

5 | Mengajar di Shanghai

Audrey kini mengajar bahasa Inggris untuk level tertinggi di Shanghai.

Wanita cantik yang kini berusia 30 tahun itu tak hanya mengajar, tapi juga disibukkan menyusun konsep penerapan Pancasila yang baik.

Banyak orang luar negeri menyayangkan kondisi pendidikan di Indonesia membuat kemampuan Audrey di masa remajanya tersia-siakan.

Tapi di balik semua perlakuan yang kurang menyenangkan itu, ternyata Audrey adalah orang yang begitu bangga dengan Indonesia. Banyak buku yang dia tulis yang menggambarkan kecintaannya terhadap negeri ini

6 | Ingin Menjadi TNI

Usai lulus kuliah Audrey berniat mendaftar jadi anggota TNI yang saat itu masih bernama ABRI.

“Setelah lulus, saya ingin mendaftar di militer Indonesia (ABRI), yang belum pernah dilakukan gadis Cina sebelumnya,” tulis Audrey Yu.

“Yang mengejutkan saya, saya menjadi beban cemoohan dan mendapat ancaman dari semua pihak (bahkan dari keluarga saya sendiri), serta pelecehan ras yang tak ada habisnya,” lanjutnya.

Belakangan diketahui, Audrey ditolak masuk jadi anggota TNI karena usianya saat itu masih 17 tahun.

Karena gagal masuk jadi anggota TNI, Audrey memutuskan menempuh S-3 di Paris, mengambil jurusan Fisika dan Bahasa.

Audrey lulus S-3 di usia kurang dari 25 tahun.

7 | Sempat Bekerja di NASA/Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat

Lulus S-3, Audrey langsung diterima bekerja di Badan Antariksa Amerika Serikat, NASA.

Tak tanggung, tanggung, Audrey dikabarkan menerima gaji sekitar Rp 200 juta per bulan.

8 | Ditawari Posisi Spesial Jokowi

Sejatinya ada beberapa orang yang yang menaruh perhatian terhadap kecerdasan Audrey.

Salah satunya Presiden Indonesia, Jokowi.

Hal ini seperti dikutip dari akun Twitter @nithasist yang mengunggah sebuah postingan pada 7 Juli 2019.

Dalam cuitannya, akun @nithasist menyebut Jokowi memberi tawaran spesial untuk Audrey.

Jokowi disebut menawarkan Audrey bekerja di lembaga pemerintah.

Audrey Yu mendapatkan tawaran posisi spesial dari Presiden Joko Widodo (Twitter)

“Dia lansung diterima kerja di Badan Antariksa Amerika (NASA) dgn gaji 200 jt/bln. Setelah ketemu Jokowi di KTT G-20 di Jepang kmrn, ditawari msk ke BPPT dan dgn antusias dia terima tanpa mikir brp gajinya. Dia hanya bilang Indonesia Love You. Aku datang u/ mengabdi padamu ….. Terharu,” tulis akun @nithasist.

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) adalah Lembaga Pemerintah Non-Kementerian yang berada dibawah koordinasi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang mempunyai tugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang pengkajian dan penerapan teknologi.

Namun demikian, hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah perihal tawaran spesial yang diberikan Jokowi pada Audrey Yu tersebut.

72 Sosok Peraih Apresiasi di Festival Prestasi Indonesia

Read Also: AUDREY

Source: Liputan6. Muhammad Radityo Priyasmoro. 21 Agu 2017

Festival Prestasi lndonesia 2017 mendapuk 72 sosok perwakilan implementasi dari Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP). Ke-72 sosok tersebut masuk dalam empat kategori yaitu saintis dan inovator, olahraga, seni budaya, dan pegiat sosial.

“Apresiasi ini untuk 72 orang ikon berprestasi. Tujuannya memberikan apresiasi atas karya-karya terbaik putra putri bangsa dan menjadikannya sebagai sumber inspirasi untuk memajukan bangsa,” ujar Ketua Panitia Festival Prestasi Indonesia Elzastrouw di Jakarta Convention Center, Senin (21/8/2017).

Berikut ke-72 sosok yang dinilai berprestasi berdasarkan empat kategori

Kategori Sains dan Inovator:

  1. Yogi Ahmad Erlangga
  2. Michael Gilbert
  3. Syahrozad Zalfa Nadia/Ocha
  4. Luthfi Boima Putra
  5. Tim Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) cq Profesor Syamsul Arifin dan Profesor H Fauzan
  6. Tim PENS (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya)
  7. Profesor Dr Khairol Anwar
  8. Dr Ir Yudi Utomo Imardjoko
  9. Profesor Dr Eng Eniya Listiani Dewi
  10. Dr. Herawati Supolo Sudoyo
  11. Profesor Dr Taruna Ikrar
  12. Profesor Dr Riri Fitri Sari
  13. Wuri Wuryani
  14. Audrey Yu Jia Hui
  15. Septianus George Saa

Kategori Olahraga:

  1. Susi Susanti
  2. Alan Budi Kusuma
  3. Rudi Hartono
  4. Liem Swie King
  5. Taufik Hidayat
  6. Lilyana Natsir dan Tantowi Ahmad
  7. Woli Hamsah
  8. Sabar Gorky
  9. Sri Wahyuni
  10. Eko Yuli Irawan
  11. Lisa Rumbewas
  12. Tim Paralayang cp Wahyu Yuda
  13. Komang Sastrawana (Lolak)

Kategori Seni Budaya:

  1. Muhammad Winesqi Nibras
  2. Zaenal Beta
  3. Franky Raden
  4. Eko Supriyanto
  5. I Gusti Kompyang Raka
  6. Garin Nugroho
  7. Eka Kurniawan
  8. Muammar ZA
  9. Heri Dono
  10. Wregas Banutedja
  11. Nyoman Nuarte
  12. Putu Wijaya
  13. Nano Riantiarno
  14. Oka Rusmini
  15. Profesor Dr Rahayu Supanggah
  16. Joy Alexander
  17. Bayu Santosa
  18. Lintang Pandu Pratiwi

Kategori Pegiat Sosial:

  1. Suraiya Kamaruzzaman
  2. Nisya Saadah Wargadipura dan Kiai Ibang Lukman Nurdin
  3. Farha Ciciek dan Suporahardjo
  4. Lia Putrinda Anggana Mukti
  5. Handi Mulyana
  6. A’ak Abdullah al Kudus
  7. Ahmad Arif
  8. Tiara Savitri
  9. Muhammad Gunawan/Ogun
  10. Ahmad Bachruddin
  11. Masril Koto
  12. Suryono
  13. Dra Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid
  14. Romo Carolus
  15. Bambang Ismawan
  16. Herwin Hamid
  17. Romo Kirjito
  18. Baihajar Tualeka
  19. Lynna Chandra
  20. TGH Hasanain Narmada
  21. Brigadir Muhammad Saleh
  22. Dr Lie Dharmawan
  23. Ir H Bambang Irianto
  24. Bonifasius Mau Taek
  25. Hj. Suraidah
  26. Dr Chandra Sembiring

Audrey Yu, Gadis Ajaib Surabaya Disebut Bakal Jadi Menteri Termuda Jokowi

Read Also: AUDREY

Audrey Yu Jian Hui [Festival Prestasi Indonesia] – Maria Audrey Lukito

“Kecerdasannya luar biasa. SD ditempuh 5 tahun, SMP 1 tahun dan SMA 11 bulan. Lulus SMA di usia 13 tahun. Tak ada universitas di Indonesia yang mau menerimanya.”

Ide Presiden Jokowi yang mau menggaet kaum milenial sebagai menterinya dalam periode kedua kepemimpinannya, 2019-2024, mendapat respons positif dari warganet.

Bahkan, warganet memunyai sejumlah sosok milenial yang dinilai cocok menjadi menteri dalam kabinet Jokowi, salah satunya adalah Audrey Yu Jian Hui.

Audrey adalah warga Surabaya, Jawa Timur. Ia menjadi salah satu dari 64 Ikon Berprestasi Indonesia yang dinobatkan dalam Festival Prestasi Indonesia.

Ajang Festival Prestasi Indonesia itu digelar oleh Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila. Sejak saat itu, perempuan bernama lahir Maria Audrey Lukito tersebut beken di mata masyarakat Indonesia.

“Audrey, calon menteri termuda yang cinta mati kepada Indonesia,” kata akun Twitter Aditya Wisnu, mengusung Audrey sebagai nominasi menteri milenial Jokowi seperti dikutip Suara.com, Minggu (7/7/2019).

Akun itu menjelaskan, Audrey Yu Jian Hui adalah warga asli Surabaya yang memunyai kecerdasan otak luar biasa.

“Kecerdasannya luar biasa. SD ditempuh 5 tahun, SMP 1 tahun dan SMA 11 bulan. Lulus SMA di usia 13 tahun, tidak ada Universitas di Indonesia yang menerima karena usianya terlalu muda,” jelasnya.

Kekinian, Audrey disebut akun tersebut bekerja di NASA, badan antariksa Amerika Serikat.

Sementara akun Facebook Wahyu Sutono juga menominasikan Audrey sebagai menteri termuda Jokowi.

“Kandidat ketiga menteri termuda. Si jenius yang cinta mati kepada Pancasila. Dia adalah Audrey Yu Jia Hui, seorang patriot muda keturunan Tionghoa yang dikenal jenius, berbakat, dan penulis buku yang sangat mencintai tanah kelahirannya meski kini harus berkarier di luar negeri,” tulisnya.

Untuk diketahui, sejak Jokowi melontarkan pernyataan ingin menggaet kaum milenial sebagai menterinya, sejumlah nama pemuda-pemudi Indonesia bermunculan sebagai nominator.

Selain Audrey, ada nama mantan Ketua Umum PB HMI Arief Rosyid Hasan, eks Ketua Umum GMKI Sahat Martin P Sinurat, dan Twedy Noviady Ginting mantan Ketua Presidium GMNI.

Sementara ini daftar lengkap 72 Ikon Prestasi Indonesia, termasuk Audrey:

Kategori Sains dan Inovator:

  1. Yogi Ahmad Erlangga
  2. Michael Gilbert
  3. Syahrozad Zalfa Nadia/Ocha
  4. Luthfi Boima Putra
  5. Tim Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) cq Profesor Syamsul Arifin dan Profesor H Fauzan
  6. Tim PENS (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya)
  7. Profesor Dr Khairol Anwar
  8. Dr Ir Yudi Utomo Imardjoko
  9. Profesor Dr Eng Eniya Listiani Dewi
  10. Dr. Herawati Supolo Sudoyo
  11. Profesor Dr Taruna Ikrar
  12. Profesor Dr Riri Fitri Sari
  13. Wuri Wuryani
  14. Audrey Yu Jia Hui
  15. Septianus George Saa

Kategori Olahraga:

  1. Susi Susanti
  2. Alan Budi Kusuma
  3. Rudi Hartono
  4. Liem Swie King
  5. Taufik Hidayat
  6. Lilyana Natsir dan Tantowi Ahmad
  7. Woli Hamsah
  8. Sabar Gorky
  9. Sri Wahyuni
  10. Eko Yuli Irawan
  11. Lisa Rumbewas
  12. Tim Paralayang cp Wahyu Yuda
  13. Komang Sastrawana (Lolak)

Kategori Seni Budaya:

  1. Muhammad Winesqi Nibras
  2. Zaenal Beta
  3. Franky Raden
  4. Eko Supriyanto
  5. I Gusti Kompyang Raka
  6. Garin Nugroho
  7. Eka Kurniawan
  8. Muammar ZA
  9. Heri Dono
  10. Wregas Banutedja
  11. Nyoman Nuarte
  12. Putu Wijaya
  13. Nano Riantiarno
  14. Oka Rusmini
  15. Profesor Dr Rahayu Supanggah
  16. Joy Alexander
  17. Bayu Santosa
  18. Lintang Pandu Pratiwi

Kategori Pegiat Sosial:

  1. Suraiya Kamaruzzaman
  2. Nisya Saadah Wargadipura dan Kiai Ibang Lukman Nurdin
  3. Farha Ciciek dan Suporahardjo
  4. Lia Putrinda Anggana Mukti
  5. Handi Mulyana
  6. A’ak Abdullah al Kudus
  7. Ahmad Arif
  8. Tiara Savitri
  9. Muhammad Gunawan/Ogun
  10. Ahmad Bachruddin
  11. Masril Koto
  12. Suryono
  13. Dra Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid
  14. Romo Carolus
  15. Bambang Ismawan
  16. Herwin Hamid
  17. Romo Kirjito
  18. Baihajar Tualeka
  19. Lynna Chandra
  20. TGH Hasanain Narmada
  21. Brigadir Muhammad Saleh
  22. Dr Lie Dharmawan
  23. Ir H Bambang Irianto
  24. Bonifasius Mau Taek
  25. Hj. Suraidah
  26. Dr Chandra Sembiring