Tag Archives: Orgasme Wanita

5 Mitos dan Fakta Seputar Orgasme Wanita

PASUTRI 150

5 Agustus 2013

5 Mitos dan Fakta Seputar Orgasme WanitaSumber : http://palingseru.com/8957/5-mitos-dan-fakta-seputar-orgasme-wanita
Copyright © Palingseru.com

5 Mitos dan Fakta Seputar Orgasme Wanita

7e7d6792caf7631ab37ec5a346ee9794

Orgasme selau menjadi pertanya setiap pria maupun wanita yang hinga kini menjadi misteri, banyak mitos tentang orgasme di luaran sana pada umumnya orgasme terjadi karena kontraksi otot bagian dalam organ intim yang dikombinasikan dengan peningkatan tekanan darah. Hasilnya berupa kepuasan intens. Nah berikut ini ada beberapa mitos tentang orgasme dan beberapa faktanya yang seperti di kutip dari vivanews.com berikut ini.

Mitos 1 :

Wanita hanya orgasme lewat hubungan seksual. Fakta: Satu dari tiga wanita memperoleh orgasme secara teratur selama hubungan seksual. Sebagian wanita membutuhkan tindakan ekstra untuk membangkitkan gairah dan kenikmatan seksual mereka. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa orgasme adalah klimaks seksual, terlepas dari bagaimana cara mendapatkannya. Orgasme pada wanita tidak berhubungan dengan kesehatan mental maupun kedewasaan emosional.

Mitos 2 :

Sulit mencapai orgasme berarti ada sesuatu yang salah dengan wanita tersebut atau pasangannya. Fakta: Wanita yang mampu mencapai klimaks seksual di masa lalu namun tak dapat mencapainya saat ini kemungkinan mengalami gangguan kesehatan atau merupakan efek pengobatan. Wanita yang tidak pernah merasakan puncak kenikmatan seks, sebagian besar hanya tidak menyadari tentang apa yang mereka butuhkan agar dapat mencapai puncak kepuasan dalam hubungan seks.

Mitos 3 :

Stimulasi di bagian klitoris dan G-spot selama lima menit dapat berujung orgasme, tindakan selanjutnya takkan berbuah orgasme. Fakta: Meskipun banyak cara untuk membantu wanita mencapai klimaks seksual selama bercinta, pada akhirnya, wanita bersangkutan lah yang bisa membuat dirinya merasakan puas. Cara bergaul dan berkomunikasi dengan pasangan juga memengaruhi wanita mencapai klimaks.

Mitos 4 :

Warisan genetik berdampak langsung pada orgasme wanita. Fakta: Para kembar memiliki frekuensi orgasme yang mirip. Namun, faktor keturunan hanya memengaruhi orgasme pada sepertiga populasi wanita.

Mitos 5 :

Sebagian wanita tak mampu mencapai orgasme. Fakta: Sekitar 10 persen wanita tidak mampu mencapai kepuasan seks selama hubungan intim atau dikenal sebagai Anorgasmia. Anorgasmia primer adalah kondisi wanita yang tidak pernah bisa mencapai puncak kenikmatan seks dengan cara apapun. Sementara anorgasmia sekunder ketidakmampuan mencapai orgasme di beberapa titik di masa lalu atau situasional, seperti rangsangan pada bagian intim tertentu mencipta orgasme, tapi tidak bila yang dirangsang daerah lainnya atau orgasme terjadi bila melakukan foreplay yang cukup

 

Misteri Orgasme Wanita

PASUTRI 150

4 Agustus 2013

7e7d6792caf7631ab37ec5a346ee9794Orgasme adalah sensasi luar biasa yang membuat setiap inci tubuh merasakan puncak kenikmatan seksual. Menurut dr. Boy Abidin, Sp.OG, saat wanita mendapat rangsangan seksual, otak akan memerintahkan semua komponen tubuh untuk memberi respon. Misalnya, jantung berdetak lebih cepat, napas lebih memburu, otot-otot mengencang, payudara membesar, putingnya menegak, dan klitoris melebar.

wajah-orgasmik8Vagina mulai membasah karena memproduksi pelumas alami, untuk menyiapkan diri menerima penetrasi. Labia majora dan minora (bibir vagina bagian luar dan dalam) menjadi lebih lunak dan vagina jadi lebih elastis. Semua ini terjadi karena darah mengalir deras ke wilayah panggul, sehingga menimbulkan sensasi hangat yang menyenangkan di sekitarnya.

orgasme-enakBila rangsangan berlanjut, hampir semua organ seksual juga akan menjadi lebih elastis, sebaliknya klitoris justru memendek dan mengerucut hingga 50 persen, sesaat sebelum mencapai klimaks. Dan saat ‘O’ itu tiba, kulit di sekitarnya akan merona merah dan otot-otot di seluruh tubuh terus berkontraksi, seiring meningkatnya tekanan darah, detak jantung, dan deru napas.

3-teknik-merangsang-klitorisDi vagina, terjadi denyut yang ritmis, sementara di bagian luarnya terjadi kontraksi yang terus meningkat, seperti juga di uterus dan anus. Pada orgasme ringan (mild orgasm) sekitar 3-5 denyut per detik, sementara orgasme intens (intense orgasm) bisa mencapai 10-15 denyut per detik. Wow! Sayangnya, tak semua wanita beruntung bisa menikmati sensasi luar biasa ini, meskipun ia aktif secara seksual. Bahkan ada sebagian wanita yang benar-benar kesulitan mencapainya, atau sama sekali tak pernah bisa meraihnya akibat berbagai sebab. Keadaan inilah yang disebut anorgasmia.

Berlatih Orgasme

  1. Tingkatkan rasa percaya diri terhadap tubuh sendiri. Dandan yang cantik dan kenakan lingerie seksi.
  2. Mulai berolahraga atau latihan peregangan untuk memperlancar aliran darah dan membuat tubuh lebih lentur.
  3. Saat akan bercinta, singkirkan dulu segala masalah yang mengganggu pikiran. Kalau perlu, tiru cara berpikir pria –yang bisa cuek terhadap dunia setiap kali ingin bercinta.
  4. Relaks, fokus, dan enjoy menikmati proses bercinta. Jangan memaksa diri bahwa Anda harus mencapai orgasme, karena Anda malah jadi tegang.
  5. Buka komunikasi yang menyenangkan dengan pasangan di tempat tidur.
  6. Kerahkan fantasi yang bisa membuat Anda makin terangsang. Anda tidak dilarang kok, membayangkan sedang bercinta dengan George Clooney atau siapa pun idola Anda.
  7. Gunakan alat bantu, misalnya pelumas, bila perlu. Wanita di usia perimenopause atau menopause biasanya sudah kehilangan banyak hormon estrogen. Akibatnya, vagina kehilangan pelumas sehingga penetrasi akan terasa menyakitkan.
  8. Kalau wanita lain bisa, kenapa saya tidak?’ Yakinkan diri bahwa Anda pun bisa menikmati orgasme. Orgasme adalah hak Anda sebagai istri dan wanita.
  9. Sekali gagal bukan berarti akan gagal selamanya. Jangan putus asa, coba terus dan berlatihlah yang rajin.

 

Apa Yang Terjadi Saat Wanita Orgasme

23 Juli 2013

KHUSUS PASUTRI-NEW

Wanita Sedang Orgasme
Wanita Sedang Orgasme

Apa yang Terjadi Saat Wanita Orgasme?

Bentuk Vagina dan Klitoris Saat : Normal, Terangsang, Orgasme
Bentuk Vagina dan Klitoris Saat : Normal, Terangsang, Orgasme

Membahas seputar orgasme wanita memang menjadi bahasan yang cukup menarik. Bagaimana proses itu dicapai dan apa yang terjadi saat orgasme hanya wanitalah yang dapat merasakannya. Namun dalam konteks ini kami mencoba berbagi dengan Anda mengenai apa dan bagaimana orgasme itu terjadi dan dirasakan sebagai sensasi kenikmatan yang luar biasa.

Pada tahap awal rangsangan terjadi pelumasan pada vagina sebagai akibat dari vasocongestin dinding vagina. Cairan lembab “merembes” dari dinding vagina sebagai akibat meningkatnya darah yang terdorong ke sana [lihat gambar paling bawah]. Proses ini disebut “Transudation”. Tetesan kecil dari cairan lembab terbentuk di dalam vagina sebagai akibat dari rembesan ini. Tetes-tetes cairan ini terkumpul bersama-sama dan mengalir keluar dari vagina, menyebabkan vulva menjadi lembab. Banyaknya, ketebalan, dan bau pelumas vagina wanita bervariasi di antara wanita satu dengan yang lainnya, dan dengan wanita yang sama tergantung pada banyak faktor, termasuk kondisi menstruasinya, dan apa yang telah dia makan.

Adanya pelumasan vagina tidak menandakan bahwa seorang wanita betul-betul siap untuk melakukan hubungan intim, juga bukan berarti tidak adanya pelumasan menandakan dia tidak bergairah seksual. Beberapa wanita menghasilkan sedikit cairan lembab dan memerlukan penggunaan pelumas berbahan dasar air, seperti Jelly K-Y. (Penggunaan pelumas dengan bahan dasar petroleum bisa mengakibatkan infeksi vagina).

Sementara hal itu sangat normal atau bersifat sementara, jika anda mengalami masalah dengan kekeringan vagina selama hubungan intim, periksalah ke dokter anda. Wanita yang lainnya menghasilkan begitu banyak cairan lembab sehingga mereka membasahi semuanya, yang mana dapat memalukan pada saat itu terjadi di tempat umum. Hal ini juga normal, dan ini hanya merupakan akibat dari berbagai variasi dalam tubuh wanita.

Selama tahap orgasme seorang wanita dapat mengalami:

  • Kontraksi otot berirama terjadi di bagian 1/3 terluar dari vagina [lihat gambar dibawah ini], uterus (rahim), dan anus. Kontraksi otot yang pertama adalah sangat kuat, dan terjadi dengan kecepatan yang sedikit lebih cepat atau sekitar 1 detik (0,8 detik). Ketika orgasme terus berlanjut, kontraksi menjadi kurang kuat dan terjadi pada kecepatan yang lebih jarang. Sebuah orgasme yang ringan bisa memiliki 3-5 kontraksi [denyut], orgasme yang kuat memiliki 10–15 kontraksi [denyut].
  • Gejolak seks terjadi bahkan lebih jelas dan menutupi bagian tubuh yang lebih besar.
  • Klitoris menghilang karena tertarik keatas akibat kontraksi orgasme klitoral.
  • Otot-otot diseluruh tubuh berkontraksi selama orgasme, bukan hanya yang berada di daerah pelvic (panggul).
  • Orgasme juga berperan dalam otak, sebagaimana ditunjukkan oleh pengontrolan gelombang otak.
  • Beberapa wanita akan mengeluarkan atau menyemprotkan cairan dari urethra mereka selama orgasme. Hal ini sering sekali disebut ejakulasi wanita. Sementara para pengamat masih mencari tahu apakah yang dikeluarkan itu merupakan urine atau ejakulasi wanita, sumber cairan tersebut tidaklah sangat penting, para wanita seringkali dilaporkan mengalami orgasme yang sangat kuat ketika hal itu terjadi. Itu semua betul-betul merupakan cara-cara, kesenangan wanita. Tidak seorang pun mempertanyakan ejakulasi pria, bahkan jika itu begitu kotor berbau.
ORGASME; Klitoris terangkat + gerakan bergelombang di vagina
  • Myotonia jelas berubah diseluruh tubuh, khususnya dalam wajah, tangan, dan kaki. Ekpresi muka seorang wanita menandakan bahwa dia merasakan sakit saat dia sedang mengalami orgasme yang menyenangkan [menyeringai atau nyengir kuda]
  • Pada puncak orgasme seluruh tubuh menjadi kaku dalam sesaat.

Para wanita yang tidak pernah mengalami orgasme, dan para wanita yang tidak yakin jika mereka telah mengalaminya seringkali bertanya, “Orgasme itu Seperti Apa?”

Hal ini sulit, bukan tidak mungkin, pertanyaan untuk dijawab. Coba bayangkan anda mencoba menerangkan pada seorang seperti apa orgasme itu dengan bersin atau menganga.

Bukanlah hal yang mudah untuk melakukan bagaimana perasaan kita dan otak mengartikan rangsangan phisik adalah subjektif, hal ini semata-mata bergantung pada pandangan setiap individu. Sementara kita bisa mengukur rangsangn phisik, kita tidak bisa mengukur bagaimana seseorang merasakannya.

Bahkan jika seorang wanita dihubungkan dengan peralatan kontrol saat dia mengalami 15 kontraksi orgasmik yang hebat di atas 10 detik setiap periode waktunya, bagaimana kita mengetahui dia mengalaminya lebih kuat daripada wanita lainnya yang hanya mengalami 5 kontraksi orgasme dari 4 detik terakhir?

Wanita yang mengalami orgasme 10 detik ingin tahu mengapa orgasmenya begitu lemah! Jika seorang wanita telah mengalami beberapa bentuk kerusakan syaraf, dia menjadi tidak dapat mengatakan jika dia mengalami orgasme atau tidak.

Berikut ini adalah deskripsi (gambaran) dari Masters dan Johnson tentang orgasme wanita: “Para wanita seringkali menggambarkan sensasi sebuah orgasme pada mulanya dengan perasaan tegang sesaat, yang dengan cepat diikuti oleh sebuah perasaan menyenangkan yang intens (hebat) yang biasanya dimulai pada clitoris (kelentit) dan dengan cepat menyebarkan diseluruh panggul“.

Seorang wanita mengalami sebuah orgasme sama sekali berbeda jika vaginanya kosong daripada ketika penis atau tangan dimasukkan. Dia menjadi lebih sadar terhadap kontraksi vagina ketika vaginanya memiliki sesuatu yang mengempit, atau saat vaginanya kosong dan kontraksi sendiri.

Para wanita mengalami orgasme di seluruh tubuh, Orgasme Clitoral, Orgasme Vagina, dan Orgasme Uterine. Sementara media elektronik dan mengatakan bahwa semuanya adalah sama, para wanita akan meminta untuk dibedakan

Sensasi fisik dari alat kelamin seringkali digambarkan sebagai kehangatan, menggairahkan atau menghebohkan, dan hal ini biasanya kontraksi otot-otot di dalam vagina mereka atau daerah panggul bawah, seringkali digambarkan sebagai denyutan pada panggul.

So silahkan dirasakan saja bila Anda mengalami itu semua berarti Pasangan Anda telah mengalami orgasme!

 

Orgasme Pria Cuma 6 Detik, Wanita 23 Detik dan Bisa Berulang

21 Juli 2013

KHUSUS PASUTRI-NEW

puas dalam bercinta-horz

Jika wanita berpikir paling tahu tentang pria, pikirkan kembali. Banyak wanita yang tak terbiasa dengan bagian dalam tubuhnya sendiri. Termasuk soal lamanya klimaks bercinta (orgasme) yang dialami pria dan wanita. Jadi tak mengherankan jika wanita sedikit tahu saat ditanyakan soal bagian dalam tubuh pria.

Pada kenyataan, wanita yang lebih paham soal kelamin, hubungan fisik jadi lebih baik. Berikut beberapa hal yang perlu diketahui wanita soal penis seperti dikutip Handbag, Rabu (3/7/2013):]

1. Bukan soal ukuran, tapi apa yang Anda lakukan

Secara teknis ukuran tidak penting. Tapi rata-rata pria yang memiliki ukuran rata-rata, bisa menyenangkan wanitanya. Ketika ereksi, penis memperpanjang hingga 75-100 persen. Umumnya yang lebih kecil saat lembek semakin besar kapasitasnya untuk berkembang.

Panjang rata-rata penis ketika tegang sekitar 16,5 sentimeter (cm). Sementara panjang wanita sekitar 8-10,5 cm (kapasitas memanjang hingga 150 persen ketika terangsang). Jadi cukup adil untuk mengatakan pria dan wanita sebagian besar cukup berimbang.

2. Penis bisa patah

Patahnya penis mengerikan dan menakutkan bagi pria. Biasanya itu terjadi karena seks yang terlalu kuat. Ini bukan sesuatu yang bisa sembuh sendiri, sehingga pria perlu ke dokter untuk mengobatinya.

3. Titik Sensitif | G-SPOT

Jangan tertipu dengan film porno yang menunjukkan bintang perempuan memompa naik turun di poros pria dengan kuat. Memang bagian tubuh pria yang panjang itu sensitif terhadap gesekan, tapi kepala penisnya, skrotum, dan perineumnya itu penting.

Selama seks oral, cobalah gerakan wiper kaca depan mobil dengan lidah di frenulum (bagian bawah penisnya yang menghubungkan kepala pada poros).

4. Ereksi bisa terjadi tanpa alasan

Jika pria malu dan canggung, reaksi ini menjelaskan ia mengalami ereksi yang tak diinginkan.

5. Bagaimana jika pria tak bisa tegang

Banyak pria yang mengalami masalah selama sejarah seksualnya. Apakah itu gagal memuncak atau terlalu cepat. Namun, jika pria Anda sedikit lebih tua, tak bisa tegang itu menjadi tanda ada masalah jantung. Jika masalah berlanjut, segera cek ke dokter.

6. Pria tak perlu menggunakan otak ketika seks

Orgasme benar-benar dimulai dari tulang belakang dan akan Anda akan merasakannya di otot punggung dan panggul tepat sebelum terjadi.

Fungsi orgasme dan ejakulasi benar-benar terpisah pada pria, sehingga bisa datang tanpa harus perlu ejakulasi.

Sedangkan wanita membutuhkan stimulasi mental seperti bicara kotor, erotika, atau lingerie agar suasana hatinya dalam kondisi baik. Sementara pria lebih ke visual. Hanya sekali melihat gambar porno akan membuat denyut nadi berbalapan, itulah sebabnya majalah porno diarahkan untuk pria.

7. Ekstra besar, jangan tertawa

Hanya enam persen dari penduduk pria yang membutuhkan kondom ukuran ekstra besar karena rata-rata ukurannya hanya 3-4 inci saat lembek dan 5-6 inci saat ereksi. Plus, teori ukuran sepatu yang merupakan mitos. Jadi jangan menganggap Anda bisa mengukurnya dengan melihatnya.

8. Wanita Beruntung

Rata-rata orgasme pria berlangsung 6 detik, tapi orgasme wanita berlangsung 23 detik dan berpotensi berkali-kali.

puas dalam bercinta-horz

9. Jika ada alasan untuk berhenti

Merokok bisa memperpendek penis beberapa cm. Ereksi semua tentang aliran darah yang baik dan merokok mengapurkan pembuluh darah, sirkulasi jadi mengganggu ereksi.

190766-sex-couple-generic-horz