Bisakah Wanita Orgasme Hanya Dengan Merangsang Payudara?

Khusus Pasutri


merangsang-payudara-sampai-orgasme

Anda mungkin sudah sering dengar kalau wanita punya titik-titik sensitif khusus yang bisa memberikan kenikmatan seks maksimal. Dua di antaranya yang cukup populer adalah klitoris dan G-spot. Tapi tahukah Anda kalau wanita ternyata juga punya titik lain yang tak kalah peka terhadap rangsangan? Ya, titik yang dimaksud adalah payudara.

Mirip seperti klitoris dan G-spot, Anda bisa mencapai orgasme dengan stimulasi di area ini. Ingin tahu bagaimana cara merangsang payudara supaya nikmatnya bisa klimaks? Baca terus informasi di bawah ini.

Wanita bisa orgasme hanya dengan rangsangan payudara

Sudah bukan rahasia lagi kalau wanita memang lebih sulit mencapai orgasme daripada pria. Orgasme wanita sendiri adalah saat di mana rahim, vagina, dan anus berkontraksi hebat. Sensasi inilah yang membuat orgasme terasa sungguh nikmat.

Sayangnya, wanita butuh stimulasi khusus supaya bisa merasakan sensasi kenikmatan tersebut secara maksimal. Penetrasi saja biasanya tidak cukup membuat Anda mencapai klimaks. Bagian luar vagina seperti klitoris justru memiliki saraf yang lebih peka terhadap rangsangan. Maka, wanita lebih mudah orgasme kalau menerima rangsangan klitoris.

Sebuah penelitian tahun 2011 dalam Journal of Sexual Medicine berhasil membuktikan bahwa ternyata otak wanita sangat responsif terhadap stimulasi payudara. Melalui pindai otak, tampak bahwa reaksi wanita ketika menerima stimulasi di area payudara sama intensnya seperti reaksi otak ketika menerima stimulasi di klitoris.

Penelitian sebelumnya yang dipimpin oleh seorang pakar kesehatan seksual dan pernikahan dr. Herbert Otto membuktikan hasil yang serupa. Dalam penelitian yang dilakukan tahun 2009 ini, sebanyak 29 persen wanita peserta penelitian berhasil mencapai orgasme berkat rangsangan payudara.

Mengenal reaksi payudara saat seks

Merangsang payudara saat seks bisa mengantar Anda menuju puncak kenikmatan. Ini karena puting susu dan areola payudara juga merupakan organ seksual wanita, sama seperti vagina. Buktinya, payudara bisa menunjukkan tanda-tanda jika Anda merasa bergairah.

Tanda-tanda payudara terangsang antara lain warna puting susu berubah jadi lebih gelap, ukuran payudara membesar hingga 25%, serta puting susu mengeras (ereksi). Jika Anda terus bermain dengan area sensitif ini saat berhubungan seks, Anda bisa mencapai orgasme tanpa harus penetrasi!

Tips mencapai orgasme dengan merangsang payudara

Setiap wanita memiliki selera dan kepekaannya masing-masing ketika berhubungan seks. Ada orang yang suka sentuhan lembut, tapi ada juga yang lebih suka disentuh dengan cukup intens. Maka, Anda dan pasangan bisa mencoba berbagai gaya untuk merangsang payudara.

Sebagai permulaan, gunakan jari untuk mengelilingi areola payudara selembut mungkin. Dari situ Anda bisa menambah kecepatan atau tekanan sampai ke puting susu. Untuk memberi sensasi yang lebih intens, selingi dengan mencium atau menghisap lembut area sensitif ini. Jangan lupa gunakan lidah untuk menggoda bagian puting susu pasangan.

Kalau puting dan payudara sudah terasa agak kebas, pelankan sentuhan Anda. Kemudian goda pasangan, seolah ingin merangsang payudara lagi tetapi tidak jadi. Trik ini akan membangun antisipasi pada wanita dan membuatnya jadi lebih bergairah.

Bagi para pria, baca tanda-tanda dan bahasa tubuh pasangan. Bila pasangan memang suka sentuhan yang lebih kuat, tambahkan tekanan dan gerakan di area payudara. Sedangkan untuk para wanita, jangan ragu untuk memberi tahu pasangan sentuhan mana yang terasa nikmat bagi Anda.

Source: Irene Anindyaputri . Data medis direview oleh dr. Yusra Firdaus . HelloSehat

 

Advertisements

Gerakan Ini Bisa Bikin Wanita Orgasme Lebih Cepat dan Dahsyat

Khusus Pasutri


orgasme-wanita

Faktanya, wanita cenderung lebih sulit orgasme saat berhubungan seks daripada pria. Entah karena kurang pengalaman soal orgasme, sibuk memikirkan hal lainnya, atau terlalu mementingkan kepuasan pasangannya. Namun, penelitian baru-baru ini menemukan bahwa ada gerakan tertentu yang bisa membantu merangsang orgasme wanita lebih hebat dan bergairah. Hal ini berhubungan dengan sentuhan, gerakan, dan variasi bercinta. Lantas, gerakan seperti apa yang bisa memicu orgasme wanita? Temukan jawabannya lewat artikel ini.

Menurut para ahli, rangsangan klitoris yang tepat bisa mendorong orgasme wanita

Agar wanita mencapai orgasme, pria sering kali melakukan teknik pemanasan atau foreplay sebelum bercinta. Biasanya, para pria memfokuskan aktivitas seksual pada bagian vagina, khususnya klitoris. Ya, klitoris dikenal sebagai salah satu bagian sensitif wanita karena memiliki ujung saraf yang lebih banyak daripada bagian tubuh manapun.

Sebuah penelitian yang diterbitkan pada Journal of Sex and Marital Therapy menunjukkan bahwa rangsangan pada klitoris dapat memicu wanita orgasme lebih cepat. Para ahli mencoba menggali informasi mengenai seberapa banyak sentuhan yang dibutuhkan wanita untuk mencapai orgasme dan cara apa yang berhasil membawa tubuhnya mencapai puncak kenikmatan.

Hasilnya, sebanyak 37 persen wanita usia 18 sampai 94 tahun membutuhkan rangsangan klitoris agar mencapai orgasme.

Para wanita menyukai jenis sentuhan yang berbeda-beda di organ intimnya untuk mencapai orgasme. Sebab, wanita lebih suka mengeksplor tubuhnya dengan berbagai sentuhan dari pasangan untuk bisa mencapai puncak kenikmatan. Ketika ditanya soal teknik rangsangan yang disukai, sebanyak 63 persen wanita mengaku lebih mudah terangsang saat pasangannya memberikan gerakan naik turun pada klitorisnya, sedangkan 52 persen wanita lebih menyukai gerakan memutar pada klitorisnya hingga mencapai orgasme.

Meski demikian, kebanyakan wanita mengaku lebih menyukai rangsangan lembut di daerah vulva (bagian terluar vagina) ketimbang klitoris secara langsung. Sekitar 29 persen wanita mengatakan lebih mudah terangsang saat pasangannya mengulum seluruh bagian klitorisnya; 20 persen wanita menyukai rangsangan pada sisi kanan klitoris; dan 19,2 persennya menyukai rangsangan pada sisi kiri klitoris.

orgasme-palsu-802x451

Ada lagi yang bisa membantu wanita orgasme lebih cepat

Karena wanita cenderung tidak mudah mencapai orgasme, Anda perlu memberikan sensasi baru tiap kali bercinta. Pasalnya, para ahli mengungkapkan bahwa wanita lebih mudah terangsang dengan teknik yang berbeda-beda saat berhubungan seksual. Jadi, sudah menjadi tugas Anda untuk membantunya mencapai kepuasan bercinta.

Bila Anda hanya terpaku pada penetrasi saat berhubungan seksual dan mengharapkan pasangan Anda lebih cepat orgasme, maka Anda salah besar. Pasalnya, peneliti asal Chapman University mengungkapkan bahwa terdapat tiga kunci emas untuk memancing wanita orgasme dengan lebih cepat, di antaranya rangsangan genital, berciuman, dan seks oral.

Seks oral tak hanya dibutuhkan oleh pria, tetapi juga wanita. Bahkan, seks oral dapat membuat wanita orgasme lebih cepat hingga sepuluh kali lipat ketimbang hanya dengan penetrasi. Terlebih bila Anda melakukan kombinasi tiga kunci emas tadi, maka Anda akan lebih mudah merangsang orgasme wanita dan membuatnya terpuaskan.

Namun, ini juga harus diimbangi dengan komunikasi yang baik antara Anda berdua. Dengan komunikasi yang intim dan jelas, Anda dan pasangan bisa saling mengarahkan, ke bagian tubuh mana yang ingin dipuaskan, mana yang ingin disentuh, dan gerakan mana yang disukai atau tidak disukai.

Source: Adelia Marista Safitri . Data medis direview oleh dr. Yusra Firdaus . HelloSehat

 

 

Ukuran dan Letak Klitoris Wanita Ternyata Bisa Memengaruhi Orgasme

Khusus Pasutri


letak-klitoris-wanita

Klitoris disebut-sebut sebagai pusat kenikmatan wanita. Namun, ada beberapa hal yang memengaruhi kenikmatan seksual dari rangsangan klitoris. Berbagai penelitian menemukan fakta bahwa ukuran dan letak klitoris wanita dapat memengaruhi kemampuannya untuk mencapai orgasme. Lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini.

Kenapa ukuran dan letak klitoris wanita memengaruhi orgasme?

Menurut Debra Herbenick Ph.D., dosen kesehatan seksual di The Kinsey Institute menyatakan bahwa klitoris merupakan bagian dari vulva yang memiliki paling banyak saraf di dalamnya. Kelenjar di klitoris mengandung sekitar 8.000 ujung saraf yang berarti dua kali lebih banyak dari ujung saraf di penis. Bahkan, tonjolan kecil ini mampu memengaruhi 15.000 saraf lain di panggul saat dirangsang. Karena itulah klitoris dianggap sebagai titik kenikmatan seksual pada wanita.

Namun, tidak semua klitoris mudah terangsang. Penelitian membuktikan fakta bahwa ukuran dan letak klitoris wanita dapat memengaruhi kemampuan wanita untuk dapat mencapai orgasme. Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Sexual Medicine menyatakan banyak wanita yang jarang, bahkan tidak pernah, mengalami orgasme saat ukuran klitorisnya terlalu kecil dan letaknya berjauhan dengan lubang vagina.

BwxKdnDCQAEIaDH

Letak klitoris (sumber: Mayo Clinic)

Penelitian menemukan fakta bahwa wanita yang memiliki jarak klitoris dengan vagina lebih jauh umumnya juga memiliki klitoris yang lebih kecil. Kondisi ini biasanya berkembang sejak organ tubuh janin mulai terbentuk di dalam kandungan. Paparan hormon laki-laki (androgen) di dalam rahim membuat tunas klitoris berpindah terlalu jauh dari tempat yang seharusnya.

Dr. Susan Oakley, seorang dokter kandungan di Ohio menyatakan bahwa klitoris yang lebih besar akan lebih mudah orgasme karena memiliki lebih banyak ujung saraf. Selain itu, klitoris yang lebih besar umumnya lebih mudah dirangsang dan disentuh sehingga peluang wanita untuk mencapai orgasme pun lebih besar.

Selain ukuran, letak klitoris wanita juga dapat memengaruhi orgasme. Jika klitoris dan vagina lebih dekat, maka saat penis merangsang vagina, klitoris akan ikut tersentuh. Semakin banyak rangsangan yang dirasa, maka semakin mudah pula seseorang untuk mencapai orgasme.

Elizabeth Lloyd, seorang peneliti yang bekerja sama dengan the Kinsey institute for Research in Sex, Gender and Reproduction di Indiana University-Bloomington, menyatakan bahwa jarak “ideal” antara klitoris dan vagina yakni sekitar 2,5 cm. Sehingga, jika jaraknya lebih lebar maka seorang wanita akan sulit mencapai orgasme. Pasalnya, seks yang biasa dilakukan tidak memberikan rangsangan yang cukup pada klitoris. Rangsangan biasanya hanya dilakukan di sekitar lubang vagina tanpa tahu dimana letak titik rangsang utamanya, yakni klitoris.

Bagaimana cara mencapai orgasme jika ukuran klitoris kecil dan jaraknya terlalu lebar?

5-Mitos-Seks-yang-Beredar-di-Masyarakat-Padahal-Tidak-Selalu-Benar-700x467

Memiliki klitoris dengan ukuran yang kecil dan jarak yang terlalu lebar bukan berarti Anda tidak bisa orgasme. Masih ada banyak cara lain yang bisa dilakukan untuk mencapai orgasme. Kemampuan pasangan untuk merangsang, jenis kegiatan seksual, dan juga posisi seks tertentu bisa membuat wanita tetap orgasme. Ini tergantung pada selera dan pilihan masing-masing wanita.

Selain itu, Anda juga bisa mempraktikkan senam Kegel untuk membantu memperkuat otot-otot vagina, panggul, kandung kemih, dan juga anus yang juga digunakan saat orgasme. Selain itu, cobalah posisi seks yang menawarkan stimulasi klitoris lebih banyak seperti wanita di atas.

Source: Widya Citra Andini . Data medis direview oleh dr. Damar Upahita . HelloSehat

Benarkan Ukuran Vagina Menentukan Seberapa Hebatnya Orgasme Wanita?

Khusus Pasutri


337533824-hello-sehat-700x467

 

Katanya, vagina yang sudah melar bisa membuat seks tidak lagi terasa enak bagi laki-laki dan perempuan itu sendiri. Itu sebabnya banyak perempuan yang mencari berbagai macam cara untuk kembali merapatkan vagina demi mendapatkan kepuasan seksual yang diidamkan.

Benarkan besar kecilnya bentuk vagina seorang wanita bisa memengaruhi kepuasan seksual semua orang yang terlibat dalam hubungan seks tersebut?

Bentuk vagina menentukan kepuasan seksual, benar atau tidak?

Banyak yang percaya kalau bentuk vagina itu pada awalnya sangat ketat, dan ketika sudah berhubungan seks lama-lama vagina akan melar karena sudah dimasuki penis. Anggapan ini salah besar. Yang perlu lebih dulu dipahami adalah, sebenarnya ukuran dan bentuk vagina setiap wanita bisa berbeda-beda.

Para ahli menemukan bahwa kedalaman liang vagina rata-rata adalah sekitar 10 cm, dengan lebar liang vagina rata-rata bisa sekitar 2.1-3.5 cm. Lebar liang vagina yang terlalu sempit (hanya sekitar 2 cm) memang dapat menyebabkan wanita merasa nyeri saat berhubungan seks, sehingga mungkin memengaruhi kepuasan seksualnya. Vagina yang terlalu rapat bahkan bisa menjadi pertanda Anda mengalami vaginismus.

Bagaimana dengan vagina yang sudah kendur?

Tidak ada patokan yang dibuat dalam dunia medis untuk menentukan seberapa ketat atau kendurnya vagina perempuan. Jangan salah. Pasalnya, meski memang vagina kendur lebih sering dialami oleh perempuan yang sudah pernah melahirkan, vagina perempuan yang masih “perawan” pun juga bisa mengendur. Mengendurnya vagina adalah respon alami tubuh tanda bahwa seorang wanita sebenarnya telah terangsang dengan baik, sehingga penetrasi akan lebih mudah dilakukan dan tidak terasa sakit.

Sampai saat ini masih sedikit penelitian medis yang dapat membuktikan bahwa ukuran dan bentuk vagina wanita berpengaruh pada kemampuannya untuk mencapai orgasme.

Bahkan sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal International Urogynecology tahun 2011 menunjukan bahwa ukuran vagina sama sekali tidak memengaruhi gairah dan aktivitas seksual perempuan.

Terlebih, ada banyak faktor lainnya yang bisa memengaruhi kepuasan seksual perempuan agar bisa mencapai orgasme. Mulai dari rasa percaya dan keintiman dengan pasangan, seberapa jauh ia sudah terangsang, rangsangan apa saja yang ia terima, dan berbagai masalah psikologis lainnya.

Tidak semua orgasme wanita bisa dicapai lewat penetrasi vagina

Selama ini kita menganggap bahwa orgasme wanita hanya bisa dicapai lewat penetrasi penis ke dalam vagina.

Padahal berdasarkan sebuah penelitian yang dikutip oleh Medical Daily, hanya ada kurang dari 25% perempuan yang mengaku mengalami orgasme lewat seks penetratif penis.

Ketimbang pusing memikiran ukuran dan bentuk vagina Anda, mengapa tidak melihatnya dari sudut pandang baru.

Ada banyak cara bagi perempuan untuk meraih orgasme. Salah satunya adalah dengan rangsangan klitoris, sebuah tombol seks yang sedikit tersembunyi di dekat lubang vagina. malah, ada lebih banyak wanita yang merasa lebih mudah berorgasme lewat stimulasi klitoris.

Ya, klitoris adalah titik rangsangan yang bisa memicu adanya orgasme. Pasalnya ada sekitar delapan ribu titik saraf yang bermukim di klitoris wanita. Meski masih pro dan kontra, orgasme memang dapat dicapai dengan merangsang klitoris, baik secara tidak langsung lewat posisi seks tertentu saat penetrasi penis menyenggol klitoris, atau dengan rangsangan langsung misalnya dengan permainan tangan atau seks oral.

Jangan terlalu pusing mengkhawatirkan ukuran vagina Anda

Dilansir dalam laman WebMD, Christoper Tarnay, MD seorang direktur divisi Female Pelvis Medicine and Reconstructive Surgary dari UCLA Medical Center mengatakan, terkadang wanita terlalu takut akan kondisi vaginanya. 

Padahal, setiap wanita memiliki karakteristik vagina nya masing-masing.

Selama tidak ada masalah kesehatan yang timbul, tidak masalah seperti apa bentuk vagina Anda. Namun jika ada yang Anda khawatirkan dengan rasa sakit, ketidaknyamanan atau perdarahan saat berhubungan seks, segera temui dokter Anda.

Pada dasarnya untuk Anda bisa mendapatkan kepuasan seksual yang hakiki, hubungan seks yang ideal haruslah didukung dengan ikatan emosional yang kuat dengan pasangan, suasana yang nyaman, dan tidak melupakan foreplay (pemanasan).

Source: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji | Data medis direview oleh dr. Yusra Firdaus.

Ciuman Ini Lho yang Jadi Kunci Penting Kenikmatan Orgasme

KHUSUS PASUTRI


sssst-ciuman-ini-lho-yang-jadi-kunci-penting-kenikmatan-orgasme

Sepele memang, tapi ternyata ciuman lah yang jadi rahasia kenikmatan orgasme saat berhubungan intim. Hal ini pun dinyatakan oleh para ahli. Seringkali ciuman dianggap remeh dan menjadi menu yang sekedar ada saja. Padahal, dengan trik-trik khusus, ciuman bisa membuat hubungan seks jadi lebih hangat sejak foreplay sampai orgasme.

Ingin mencapai kenikmatan yang sama bersama suami? Minta ia melakukan ini Ladies!

  • Minta suami memberikan ciuman pada leher. Ciuman ini dapat mendongkrak gairah lebih cepat dan efektif. Tak menunggu lama, kamu bisa merasakan bahwa miss V sudah cukup terlubrikasi.
  • Selanjutnya minta ia menciumi wajahmu. Seluruh wajah dipenuhi dengan syaraf-syaraf yang peka. Mendaratkan ciuman di wajah dengan lembut dan perlahan juga akan memberi kenikmatan tersendiri.
  • Ciuman di telinga juga akan membantu menaikkan gairah seks. Ini karena daun telinga membungkus syaraf-syaraf yang mengelilingi keseluruhan area telinga, sehingga di bagian manapun ciuman didaratkan, gairah akan semakin meningkat.
  • Ingin hubungan seks makin hot, minta suami mencium bagian selangkangan. Area ini sangat sensitif dan dipenuhi dengan syaraf-syaraf yang peka. Bermain sedikit di sini akan membuatmu bergelinjang.
  • Ciuman di puting payudara juga akan membuat hubungan seks makin nikmat Ladies. Ciuman di area sensitif satu ini juga membantu mendongkrak libido dan membawamu ke puncak dan merasakan orgasme yang nikmat.

Nah, siap mempraktekkannya malam ini?

Source: Ivana Okta Riyani. 20 Januari 2018. (vem/ivy)

Survey Membuktikan, Ini yang Membuat Wanita Cepat Orgasme saat Bercinta

KHUSUS PASUTRI


survey-membuktikan-ini-yang-membuat-wanita-cepat-orgasme-saat-bercinta

Saat bercinta, bukan hanya penetrasi Mr.P saja yang membuatmu bisa mencapai orgasme yang memuaskan. Lebih dari itu, ada banyak faktor pendukung lain yang tak bisa diabaikan. Dan penelitian terbaru membuktikan hal itu.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Sex & Marital Therapy menganalisis data dari 1.055 wanita antara usia 18 hingga 94 tahun untuk menjawab pertanyaan survey online tentang kehidupan seks mereka.

Hasilnya, 18,4 persen wanita mengaku bahwa seks dengan penetrasi Mr.P saja sudah cukup membuat mereka orgasme. Sebanyak 36,6 persen mengaku membutuhkan rangsangan klitoris untuk membuat mereka orgasme. Sedangkan 36 persen lainnya mengaku, meski stimulasi klitoris tidak jadi faktor utama, tapi akan lebih baik jika mendapat rangsangan vaginal dan klitoris selama hubungan intim.

Peneliti juga melakukan penelitian lebih lanjut mengenai stimulasi organ intim macam apa yang paling disukai wanita, dan ternyata ada banyak hal yang disebutkan. Mulai dari…

  • Sentuhan di area Miss V (81,7 persen menyukai)
  • Pijatan memutar di area klitoris (78,3 persen)
  • Berganti posisi bercinta (76 persen)
  • Intensitas kecepatan penetrasi selama seks (75,8 persen)
  • Memberi jeda di tengah permainan agar tidak mudah klimaks untuk memperpanjang waktu bercinta (73,6 persen).

Itu dia yang menjadi favorit para wanita. Survey juga menunjukkan, satu dari lima wanita menyukai seks yang berlangsung lama. Mayoritas wanita juga mengaku bahwa bercinta jadi semakin memuaskan jika pasangan bisa membangun suasana romantis sebelum bercinta, melakukan foreplay yang manis dan mengerti apa yang dimau wanita.

Hemm… kalau kamu sendiri, kira-kira apa yang membuatmu gampang orgasme dan menjadi favoritmu ladies?

Source: Febi Anindyakirana. 15 September 2017. (vem/feb)

Bisakah Wanita Orgasme Sampai Semenit Lamanya? Intip Triknya

KHUSUS PASUTRI


1e374ba6-b623-4f56-a56a-14bdb956e3db_large

Tidak seperti laki-laki yang hampir selalu orgasme ketika masturbasi atau berhubungan seks dengan pasangan, wanita cenderung lebih sulit orgasme. Karena jarang ada wanita yang berhasil klimaks saat melakukan aktivitas seksual, tak banyak yang tahu serba-serbi orgasme wanita. Salah satu fakta menarik soal orgasme wanita yang perlu Anda tahu adalah wanita bisa menikmati orgasme lebih lama dari laki-laki. Kalau laki-laki biasanya orgasme sampai 22 detik, wanita bisa orgasme hingga semenit. Kok bisa, ya? Baca terus informasi di bawah ini untuk mencari tahu.

Berapa lama orgasme wanita biasanya berlangsung?

Untuk mengetahui lamanya waktu orgasme wanita rata-rata, Anda perlu memahami dulu bagaimana cara kerja orgasme wanita. Orgasme wanita terjadi saat rahim dan otot-otot di vagina, panggul, bokong, serta paha berkontraksi secara beritme akibat rangsangan seksual. Kontraksi ini biasanya dibarengi dengan keluarnya cairan pelumas alami vagina.

Rata-rata, wanita akan mengalami kontraksi otot ini selama 5-30 detik. Orgasme wanita bisa diikuti dengan squirting, bisa juga tidak. Squirting itu sendiri adalah keluarnya cairan ejakulasi wanita.

Bisakah wanita orgasme sampai semenit?

Ya, wanita bisa orgasme lebih lama dari pria. Meskipun sangat jarang berhasil dilakukan di dunia nyata, Anda bisa memperpanjang waktu orgasme Anda hingga dua kali lipat. Akan tetapi, perlu dipahami bahwa cara kerja orgasme itu tidak sama dengan ejakulasi. Bukan berarti wanita akan terus-menerus squirting atau mengeluarkan cairan pelumas dalam waktu semenit. Ketika orgasme berlangsung hinnga semenit, wanita akan merasakan beberapa gelombang kontraksi dan pelepasan.

Fenomena orgasme wanita yang seolah tanpa henti ini dikenal juga dengan sebutan multiple orgasm. Yang terjadi adalah rahim, vagina, dan anus akan berkontraksi cukup lama, misalnya dalam waktu lima belas detik. Kemudian diikuti dengan pelepasan yaitu sensasi ketika Anda merasakan nikmat luar biasa selama kira-kira lima belas detik. Satu siklus ini dihitung sebagai satu orgasme. Jika Anda tetap merasa bergairah dan mendapat rangsangan yang cukup, orgasme berikutnya bisa langsung terjadi setelah orgasme pertama selesai.

Dalam kurun waktu kurang lebih semenit tersebut, mungkin intensitas orgasme yang Anda rasakan berbeda-beda. Gelombang orgasme pertama mungkin tidak sehebat orgasme kedua atau sebaliknya.

Menurut seorang spesialis kandungan dan kesehatan seksual dari Feinberg School of Medicine, dr. Lauren Streicher, kontraksi yang Anda alami juga mungkin hanya sedikit-sedikit. Maka, orgasme yang dialami jadi lebih panjang karena tubuh masih berusaha “menuntaskan” siklus klimaks tersebut.

Cara supaya bisa orgasme lebih lama

Kunci untuk mencapai orgasme lebih lama adalah terus-menerus memberikan rangsangan seksual yang tepat. Jangan berhenti menstimulasi vagina, terutama pada area klitoris, meskipun Anda sudah atau sedang orgasme. Namun, setelah mencapai orgasme pertama, klitoris Anda mungkin jadi terasa kebas atau sudah tidak terlalu peka.

Maka, sentuh bagian klitoris dengan lebih lembut. Tak perlu memberikan tekanan berlebihan atau gerakan yang terlalu cepat. Hal ini akan memberikan kesempatan bagi darah untuk mengalir lebih deras menuju area vagina dan klitoris. Setelah itu, ikuti saja tempo yang Anda inginkan untuk mencapai orgasme selanjutnya.

Source: Oleh Yuliati Iswandiari. Data medis direview oleh dr. Tania Savitri.

7 Tips Mencapai Orgasme agar Seks Terasa Menyenangkan

KHUSUS PASUTRI


7-Tips-Meraih-Orgasme-agar-Seks-Terasa-Menyenangkan

Mencapai orgasme bersama dengan pasangan nyatanya tidak mudah. Tidak mudah, bukan berarti tidak bisa dilakukan sama sekali. Anda perlu trik dan tips untuk meraih orgasme agar seks terasa lebih menyenangkan. Simak tipsnya di bawah ini.

Beberapa cara mencapai orgasme yang bisa Anda lakukan

1. Fokuskan dulu rangsangan pada saat melakukan foreplay

Jangan melupakan “pemanasan” sebelum Anda melakukan hubungan seks, karena foreplay juga merupakan peranan penting untuk meraih orgasme. Penelitian yang dilakukan oleh American Sociological Review, menyatakan bahwa wanita (yang biasanya lebih sulit mencapai orgasme) akan lebih mudah orgasme jika dilakukan foreplay terlebih dahulu. Peluang bagi wanita dengan orgasme melalui foreplay akan 18% lebih banyak, dan 2% lebih banyak dengan melakukan seks oral.

2. Tahan orgasme

Sebuah penelitian dari Journal of Sex Reasearch menemukan bahwa orgasme yang memuncak, jika ditahan dan dilepaskan pada waktu yang tepat, akan terasa jauh lebih baik daripada orgasme yang tidak ditahan. Tips yang satu ini dikhususkan untuk pria yang cenderung mudah mendapatkan orgasme daripada wanita.

3. Ketahui titik rangsangan pada tubuh sendiri

Meraih orgasme bisa dilakukan jika mengetahui titik rangsangan pada tubuh sendiri. Anda bisa mengatakan kepada pasangan, bagian tubuh mana yang ingin dicapai kenikmatannya. Khususnya wanita, karena menemukan titik G-Spot pada vagina dapat membantu meraih orgasme dengan mudah dan terarah.

4. Lakukan senam Kegel

Persiapan untuk meraih orgasme juga bisa dilakukan dengan latihan, yaitu senam Kegel. Senam klasik ini berguna untuk melatih kekuatan otot panggul pria dan wanita. Dengan melatih otot-otot panggul, Anda akan terlatih untuk memiliki kualitas tubuh (terutama bagian pinggang dan pinggul) yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas seks, khususnya mencapai orgasme.

5. Menggunakan sex toys

Cynthia Ruberg, terapis seks di Kanada, menyarankan bagi pasangan yang menginginkan kepuasan bercinta lewat orgasme, untuk jangan ragu maupun malu menggunakan mainan seks. Salah satu tujuan dibuatnya mainan seks adalah untuk membantu seseorang mencapai kepuasan orgasme yang sulit ditemukan. Ruberg juga mengatakan, semakin bertambahnya umur, semakin berkurang juga sensitivitas rangsangan, maka tak jarang mainan seks dibutuhkan untuk meraih orgasme.

6. Ubah posisi bercinta

Biasanya, melakukan posisi seks yang itu-itu saja tidak akan menambah kenikmatan bercinta yang Anda lakukan. Coba ubah gaya dan posisi bercinta Anda. Seperti yang diketahui, posisi seks bukan hanya posisi misionaris saja, masih banyak di luaran sana posisi seks yang bisa membantu Anda mencapai orgasme.

Coba posisi woman on top, jika wanita ingin mengambil alih kendali di ranjang dan merangsang orgasme. Lakukan posisi yang aman dan nyaman agar tidak menimbulkan cidera satu sama lain.

7. Biarkan kepala Anda menggantung

Menggantung yang dimaksud di sini adalah membiarkan kepala Anda menggantung ke sisi tempat tidur. Menurut Ruberg, beberapa wanita dan pria suka melakukan aksi seks dengan membiarkan kepala mereka menggantung di kasur. Pose ini dianggap bisa memicu orgasme lebih baik, karena membuat aliran darah mengarah ke otak sehingga bisa lebih merangsang orgasme dengan baik.

Source: Oleh Novita Joseph. Data medis direview oleh dr. Yusra Firdaus.

 

Orgasme

PASUTRI 150
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

article-0-0C15ACA600000578-283_468x323

Orgasme berarti pelepasan mendadak ketegangan seksual yang terkumpul, yang mengakibatkan kontraksi otot ritmik di daerah pinggul yang menghasilkan sensasi kenikmatan yang kuat dan diikuti relaksasi yang cepat. Ini biasanya berlangsung untuk beberapa detik. Orgasme sebagian juga merupakan pengalaman psikologis akan kenikmatan dan pelepasan, saat pikiran difokuskan hanya pada sensasi pengalaman pribadi. Orgasme kadang-kadang disebut klimaks atau keluar.

Dalam riset asli siklus respon seksual manusia, orgasme merupakan tahap yang ketiga dari 4 tahap, terjadi setelah tahap peningkatan dan sebelum fase penyelesaian. Model siklus respon seksual lain yang diterima luas yang dikembangkan oleh Helen Singer Kaplan, MD, PhD. melibatkan hanya 3 tahap: gairah, kesenangan dan orgasme.

Orgasme berbeda dari satu orang ke orang lain dan bahkan untuk setiap individu pada waktu yang berbeda. Terkadang orgasme merupakan gelombang sensasi yang bergelora dan menakjubkan, sementara yang lainnya lebih ringan, halus dan tidak terlalu kuat. Perbedaan intensitas orgasme dapat disebabkan faktor fisik, seperti kelelahan dan lamanya waktu sejak orgasme terakhir, sekaligus juga faktor psikososial, termasuk suasana hati, keadaan hubungan dengan pasangan, aktivitas, harapan, dan perasaan mengenai pengalaman itu.

Fisiologi Orgasme

Ada beberapa komponen fisiologis dari orgasme. Pertama, orgasme merupakan respon keseluruhan tubuh, bukan hanya kondisi pinggul. Pola gelombang otak telah menunjukkan perubahan yang nyata selama orgasme terjadi, dan otot-otot pada banyak area tubuh yang berbeda berkontraksi selama tahap respon seksual ini. Beberapa orang mengalami kontraksi otot wajah yang tidak disengaja, menghasilkan mimik yang tampak seperti meringis atau ekspresi ketidaknyamanan atau ketidaksenangan, namun ini sebenarnya indikasi dari rangsangan seksual yang tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa area orgasme pada wanita tidak bergantung pada area genital saja melainkan area tubuh pun dapat membuat wanita orgasme bila dirangsang dengan baik

Ciri fisik yang paling khas dari orgasme adalah sensasi yang ditimbulkan oleh kontraksi ritmik berkelanjutan dari otot pubokoksigeus. Bersamaan dengan kontraksi dari Spinkter anal (otot cincin yang menyempitkan atau meregangkan mulut dubur), rectum dan perineum, rahim dan lapisan luar ke-3 vagina (landasan orgasmik), klitoris tertutup clitoral hood, daerah sekitar kelamin berwarna merah, labium minor berubah warnanya menjadi gelap untuk wanita, dan pembuluh dan otot ejakulatori di sekitar penis untuk pria, ini menyusun refleks orgasme. Beberapa kontraksi pertama kuat dan dekat satu sama lain, terjadi dalam interval sekitar 0,8 detik. Sementara orgasme berlanjut, kontraksi akan berkurang baik secara intensitas maupun lamanya, dan terjadi pada interval yang lebih jarang.

Walau terdapat perbedaan anatomi antara alat kelamin pria dan wanita, orgasme pada pria dan wanita secara fisiologis dan psikologis, atau subjektif, sangat serupa. Sebenarnya, penelitian telah dilakukan dimana para ‘ahli’ tidak dapat menentukan jenis kelamin dengan pasti saat membaca gambaran orgasme-orgasme yang semua petunjuk anatominya dihilangkan.

Penggambaran Orgasme

Para wanita telah menjelaskan bahwa sensasi orgasme dimulai dengan perasaan tegang, lalu diikuti dengan cepat oleh perasaan nikmat yang biasanya mulai di klitoris dan menyebar ke pinggul. Alat-alat kelamin seringkali digambarkan menjadi hangat, seperti disetrum atau geli, dan sensasi fisik ini biasanya menyebar melalui beberapa bagian dari tubuh. Kebanyakan wanita juga merasakan kontraksi otot di vagina atau pinggul bawah mereka, sering disebut sebagai ‘denyut pinggul’.

Perasaan subyektif orgasme pada pria telah dilukiskan cukup konsisten sebagai diawali dengan sensasi kehangatan atau tekanan mendalam yang berhubungan dengan ‘ejakulasi tak terhindarkan’, tahap dimana ejakulasi tak bisa dihentikan. Itu lalu dirasakan sebagai kontraksi nikmat yang tajam dan kuat, yang melibatkan otot pubokoksigeus, sfinkter anal, rektum, perineum dan kemaluan. Beberapa pria melukiskan bagian ini sebagai sensasi pemompa. Akhirnya, aliran hangat cairan atau sensasi ‘penembakan’ menggambarkan proses sebenarnya aliran semen (cairan sperma) melalui uretra (saluran kencing dalam kemaluan selama ejakulasi). Penting untuk diketahui bahwa orgasme dan ejakulasi bukan merupakan kesatuan di peristiwa yang sama.[butuh rujukan] Walau mereka biasanya terjadi bersamaan, seorang pria dapat mencapai orgasme tanpa berejakulasi

Perbedaan Fase Orgasme pada Jenis Kelamin

Perbedaan utama antara fase orgasmik wanita dan pria adalah jauh lebih banyak wanita daripada pria yang memiliki kemampuan fisik untuk mencapai satu atau lebih orgasme tambahan dalam waktu singkat tanpa jatuh di bawah tingkat kenaikan gairah seksual. Mengalami orgasme berulang tergantung pada rangsangan dan minat seksual berkelanjutan. Karena semuanya ini tidak terjadi setiap kali bagi kebanyakan wanita, orgasme berulang tidak terjadi pada setiap hubungan seksual. Di sisi lain, saat berlangsungnya ejakulasi, pria memasuki tahap pemulihan yang disebut periode refraktori (pembelokan/pembubaran). Selama waktu ini, orgasme atau ejakulasi lebih lanjut secara fisik tidak mungkin. Namun, beberapa pria bisa belajar mendapat orgasme tanpa berejakulasi dengan begitu menjadikannya mungkin untuk mengalami orgasme berulang.

Macam-macam Orgasme

Ada empat tipe Orgasme yang dikenali, yaitu:

Orgasme klitoral. Pada masa lalu, kita tidak tahu bahwa wanita butuh stimulasi klitoris agar mencapai orgasme. Sekarang, rangsangan atas organ ini sering kali digunakan agar wanita mencapai orgasme.

download-1

Orgasme Vaginal. Tipe ini melibatkan area yang disebut G-spot dan bagian-bagian sensitif lainnya yang berada di dalam vagina. Orgasme ini sangat berbeda dan secara fisik bisa terasa makin intens tergantung kemampuan pasangan memainkan perannya. Tapi yang jelas, saat Anda mencapainya, energi Anda bukannya menurun, malahan meningkat.

article-2580134-1C42A6E300000578-582_634x317

Orgasme Multipel. Saat satu ronde hubungan seksual berlangsung Anda mendapatkan dan merasai puncak-puncak kenikmatan (orgasme) beberapa kali seperti untaian mutiara yang berjejer, itulah yang disebut multipel orgasme.

Orgasme Seluruh Tubuh. Memang sangat jarang dialami sebagian besar wanita namun dengan latihan yang tepat, wanita atau bahkan pria dapat merasakannya.

 

Rangsangan seksual

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Rangsangan seksual adalah setiap rangsangan (termasuk, tetapi tidak berarti terbatas pada, kontak tubuh) yang mengarah pada meningkatkan dan mempertahankan gairah seksual, dan dapat menyebabkan ejakulasi dan / atau orgasme. Meskipun gairah seksual bisa muncul tanpa stimulasi, untuk mencapai orgasme biasanya membutuhkan rangsangan seksual.

Istilah ini sering menyiratkan rangsangan dari alat kelamin tetapi juga dapat mencakup rangsangan dari daerah lain dari tubuh, rangsangan dari indera (seperti penglihatan atau pendengaran) dan rangsangan mental (yaitu dari membaca atau berkhayal).

Rangsangan yang cukup dari penis pada laki-laki dan klitoris pada wanita biasanya menghasilkan orgasmeStimulasi bisa sendiri (misalnya masturbasi) atau dengan mitra (hubungan seksual, seks oral, masturbasi, dll), dengan menggunakan benda atau alat, atau dengan beberapa kombinasi dari metode ini

Beberapa orang berlatih kendali orgasme, di mana seseorang atau pasangan seksual mereka mengontrol tingkat rangsangan seksual untuk menunda orgasme, dan untuk memperpanjang pengalaman seksual menjelang orgasme.

 

Seks oral

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Seks oral atau Oral seks adalah aktivitas seksual dengan memberikan stimulasi alat kelamin pasangan seks dengan menggunakan mulut, lidah, gigi atau tenggorokan. Cunnilingus mengacu pada oral seks dilakukan pada wanita sementara fellatio adalah oral seks dilakukan pada laki-laki. Anilingus mengacu pada rangsangan oral anus seseorang. Stimulasi oral pada bagian lain dari tubuh (seperti dalam mencium dan menjilati) biasanya tidak dianggap oral seks. Orang mungkin melakukan seks oral sebagai bagian dari foreplay sebelum melakukan hubungan seksual.

Praktek

Variasi seks oral

Facesitting adalah bentuk seks oral di mana pemberi baik pria maupun wanita duduk di wajah si penerima dengan menyodorkan alat kelaminnya.

Oral seks bisa dilakukan oleh kedua pasangan pada saat yang sama dan biasa disebut posisi “enam sembilan”. Meludah dan atau menelan cairan ejakulasi atau memberikan kalung mutiara dapat menyebabkan rangsangan seksual yang berbeda.

Kontrasepsi dan keamanan kesehatan

Oral seks saja tidak dapat menghasilkan kehamilan dan pasangan heteroseksual mungkin melakukan seks oral sebagai bagian metode kontrasepsi mereka. Untuk pembuahan berlangsung karena sperma dari penis harus memasuk ke dalam rahim dan saluran tuba untuk kemudian membuahi sel telur wanita. Pada manusia, tidak ada hubungan antara sistem pencernaan dan sistem reproduksi tetapi tetap saja harus menggunakankondom dan sperma tertelan oleh wanita akan dibunuh dan dipecah oleh asam di perutnya dan protein di usus kecil. Hasil pecahan tersebut kemudian diserap sebagai jumlah diabaikan nutrisi. Namun, ada potensi risiko kehamilan jika semen datang dalam kontak dengan daerah vagina dalam beberapa cara, seperti semen dalam ejakulasi menemukan jalan ke jari, tangan, atau bagian tubuh lain, yang kemudian kontak dengan menyentuh daerah vagina.

Oral seks tidak selalu merupakan metode yang efektif untuk mencegah penyakit menular seksual (PMS). Chlamydia, human papillomavirus (HPV), gonorrhea, herpes, hepatitis (beberapa strain), dan infeksi menular seksual (IMS / PMS) termasuk HIV–dapat ditularkan melalui seks oral. Namun risiko penularan HIV melalui oral seks tidak diketahui, umumnya dianggap lebih rendah daripada praktik seks lainnya terutama bersenggama. risiko dari sebagian besar jenis infeksi umumnya dianggap jauh lebih sedikit daripada yang berhubungan dengan seks vagina atau anal. Telah dilaporkan antara seks oral dan kanker mulut dengan human papillomavirus (HPV) yang terinfeksi pada orang.  Pada tahun 2005, sebuah penelitian di College of Malmö di Swedia menunjukkan bahwa melakukan seks oral tanpa kondom pada orang yang terinfeksi dengan HPV dapat meningkatkan risiko kanker mulut. Studi ini menemukan bahwa 36 persen dari pasien kanker telah terinveksi HPV dibandingkan dengan hanya 1 persen dari kelompok yang mengontrol sehat. meskipun beberapa bentuk PMS diyakini kurang umum menyebar dengan cara ini, dan oral seks telah direkomendasikan sebagai bentuk seks yang aman dengan memperhatikan kebersihan masing-masing.

Survei

Sebuah laporan yang dikeluarkan pada bulan September 2005 oleh Pusat Nasional untuk Statistik Kesehatan dalam sebuah artikel edisi September 26, 2005, majalah Time. Hasil survei yang dikelola komputer lebih dari 12.000 orang Amerika antara usia 15 – 44, menyatakan bahwa lebih dari setengah remaja telah melakukan oral seks. Sementara beberapa headline telah menafsirkan ini sebagai bukti bahwa seks oral di kalangan remaja meningkat, ini adalah studi komprehensif pertama dari jenisnya untuk mengkaji hal ini.

Kultur

Sikap budaya terhadap berbagai bentuk oral seks dari jijik dan tabu sampai kepada bentuk penghormatan ada dalam banyak budaya di seluruh bagian dunia dan peradaban

Klitoris

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Clitoris_anatomy_labeled-en.svg

Anatomi internal vulva  manusia, dengan kulit pembungkus klitoris dan labia minora diindikasikan sebagai garis. Klitoris memanjang dari bagian yang terlihat titik di bawah tulang kemaluan.

Klitoris atau kelentit adalah organ seksual wanita yang ditemukan di ujung sebelah atas antara kedua labia minora (bibir vagina dalam).

Klitoris identik dengan penis pada pria karena bentuknya mirip penis dan sensitif seperti penis. Klitoris banyak dialiri pembuluh darah dan urat syaraf, sehingga klitoris merupakan daerah yang sangat sensitif terhadap rangsangan seksual.

Bentuk

Klitoris terdiri dari satu daerah bulat atau kepala, disebut kelenjar, dan bagian yang lebih panjang, disebut batang, yang memiliki bentuk-bentuk cekungan mirip dengan yang dipunyai penis. Jaringan dari bibir bagian dalam biasanya menutupi batang klitoris, yang membentuk tudung atau kulit khatan untuk melindunginya. Satu-satunya bagian dari klitoris yang dapat dilihat langsung adalah kelenjarnya, yang terlihat seperti kancing kecil berkilat. Ukuran dan bentuknya berbeda-beda pada setiap wanita. Klitoris dapat dilihat dengan mendorong kulit selubung klitoris ke belakang. Ada banyak sekali ujung saraf dalam klitoris dan di daerah sekitarnya.

Fungsi

Banyaknya ujung saraf dalam klitoris menyebabkannya menjadi sangat sensitif terhadap sentuhan atau tekanan langsung atau tidak langsung. Hal ini mirip dengan penis pada pria. Rangsangan pada daerah klitoris dapat menjadi nikmat, bahkan memberikan pemiliknya kenikmatan seksual merupakan satu-satunya fungsi organ ini yang diketahui, dan klitoris adalah satu-satunya organ manusia yang memiliki pemberi kenikmatan sebagai fungsi utama. Klitoris tidak ada hubungannya dengan kehamilan, menstruasi, atau kencing.

Proses terangsang secara klitoris

Saat seorang wanita menjadi terangsang secara seksual, kelenjar dan batang klitoris terisi darah dan ukurannya membesar. Kelenjar ini dapat menggandakan ukuran diameternya. Tidak ada bukti bahwa klitoris yang lebih besar berarti lebih tinggi rangsangan seksual. Saat rangsangan erotik berlanjut dan orgasme datang, klitoris menjadi kurang terlihat karena tertutup oleh jaringan penutup klitoris yang membesar. Pembesaran ini dirancang untuk melindungi klitoris dari kontak langsung, yang, bagi beberapa wanita, dapat mengganggu daripada mengenakkan. Klitoris akan keluar lagi saat rangsangan dihentikan.

Setelah orgasme klitoris kembali ke ukuran semula dalam waktu sepuluh menit karena orgasme menyebabkan pembubaran darah yang terkumpul. Bila seorang wanita tidak mengalami orgasme, darah yang telah mengalir ke dalam klitoris akibat rangsangan seksual dapat tetap berada disana, menyebabkan klitoris tetap membesar untuk beberapa jam. Banyak wanita yang merasakan hal ini tidak nyaman.

Klitoris seorang wanita dapat dirangsang melalui sentuhan langsung atau tidak langsung. Saat bersetubuh penis tidak menyentuh klitoris secara langsung. Masuknya penis ke dalam vagina, posisi apapun yang digunakan, menggerakkan labia minora, dan gerakan bibir yang menyentuh klitoris ini yang biasanya menyebabkan orgasme. Kontak langsung dengan klitoris dengan menyentuhkan dengan jari, alat penggetar, atau lidah dapat menyebabkan rasa tidak nyaman bagi banyak wanita. Bagi wanita ini, elusan atau jilatan biasa pada daerah di sekitar klitoris dirasakan lebih nikmat. Wanita lainnya menikmati stimulasi langsung. Ada banyak sekali variasi sensitifitas pada klitoris, dan setiap wanita akan menemukan mana yang dirasakan terbaik.

Rahasia Agar Wanita Capai Klimaks Berulang

KHUSUS PASUTRI-NEW

 

Wanita memiliki kemampuan meraih orgasme lebih dari sekali.

Banyak yang mengira jika multiple orgasm atau orgasme berkali-kali sulit untuk diraih. Padahal, menurut Lou Paget, penulis”The Great Lover Playbook,” wanita lebih mudah menggapai lebih dari satu kali orgasme ketimbang pria. 

“Wanita tidak melalui fase refraktori atau pelepasan aliran darah setelah ejakulasi seperti laki-laki, sehingga orgasme bisa terjadi lagi setelah detik pertama klimaks,” ujar Paget.

Berikut ini beberapa tip agar Anda lebih mudah mencapai kenikmatan berlipat, seperti dikutip dari iVillage:

Rahasia #1: Percaya diri

Para peneliti di Johns Hopkins Bloomberg of Public Health mengungkapkan, wanita dewasa yang memiliki kepercayaan diri dan empati lebih besar dari wanita lainnya dapat meraih klimaks lebih mudah. 

Oleh sebab itu, jika seorang wanita tegang selama hubungan seksual atau merasa malu, kemungkinan ia tidak bisa mencapai orgasme sama sekali. Dalam kata lain, belajarlah untuk mencintai diri sendiri.

Rahasia #2: Tidak tabu untuk mempelajari tubuh

Untuk mengeksplorasi konsep multiple orgasm, Anda bisa melakukannya sendiri dulu tanpa hubungan intim. Hal ini bagus karena tidak ada tekanan dari pihak Anda maupun pasangan. “Yang sering terjadi ketika wanita melakukan masturbasi, mereka akan menemukan wilayah peka lain yang tidak mereka sangka-sangka,” kata Paget.

Rahasia #3: Mengenal letak area-area sensitif

“G-Spot bukan satu-satunya cara untuk meraih orgasme,” ungkap Paget. Ia menambahkan,  wanita mampu mencapai kepuasan dari 10 jenis stimulasi, termasuk pada puting payudara, klitoris, dan vagina. Jika pasangan Anda merangsang titik-titik sensitif itu pada saat yang sama, tentu akan menciptakan respon orgasmik.

Rahasia #4: Pemilihan waktu dan pengaturan tempo yang tepat

“Wanita lebih mampu mengalami multiple orgasm ketika perhatian mereka tidak terpecah seperti selama akhir pekan atau liburan,” jelas Paget.

Pemilihan waktu juga mengacu pada ritme yang terjalin selama hubungan intim. “Wanita butuh pengaturan tempo karena itu membuat mereka rileks, sehingga memungkinkan gairah datang lebih dalam,” kata Billy Sunday Mars, penulis Fit for Love. “Jika tidak, bahkan satu orgasme akan sulit untuk dicapai.”

Rahasia #5: Mengerti sudut yang pas

“Hubungan intim bisa lebih menyenangkan bila Anda dan pasangan bisa menemukan posisi yang tepat,” ujar Mars.

Menggunakan bantal di bawah punggung bawah, dan menciptakan sudut nyaman menjadikan sesi bercinta makin hangat.

Berani mencoba? (eh)

Source: VIVAlife