Cara Agar Istri Mencapai Multiorgasme Saat Seks

Khusus Pasutri


cara-mencapai-multiorgasme

Seks hebat tidak hanya bisa memberikan Anda sebuah orgasme, tapi juga mampu memberikan Anda multiorgasme. Meskipun multiorgasme ‘mitosnya’ sulit untuk didapatkan, sebenarnya ada cara mudah yang bisa membuat Anda mendapatkan multiorgasme berkali-kali.

016788700_1470127130-Women-Orgasm__constative_com_

Apa itu multiorgasme?


Untuk urusan ranjang, wanita memang terkenal rumit. Hilang mood sedikit maka mereka takkan bisa memuaskan pasangannya di ranjang, tapi sekali mereka tahu ‘potensinya’ maka mereka sanggup melakukan hal-hal luar biasa misalnya orgasme berkali-kali (multiple orgasme).

ScsUWOssGg

Multiorgasme atau orgasme berkali-kali adalah kemampuan seseorang untuk mencapai lebih dari satu orgasme dalam satu aktivitas seksual. Sebenarnya pria juga bisa melakukannya tapi kemampuan ini lebih banyak dimiliki oleh wanita, hanya saja tak banyak yang tahu bagaimana wanita bisa melakukan hal ini. Bagaimana caranya agar wanita mendapatkan multiorgasme? 

1660754_orgasmo_donna

Bagaimana cara mencapai multiorgasme?

1. Wanita harus tahu dulu jenis-jenis multiorgasme


Ternyata wanita bisa melakukan multiorgasme lebih sering dari yang dibayangkan banyak orang. Menurut penulis buku The Great Lover Playbook, Lou Paget mungkin sebagian orang punya gagasan khusus tentang apa itu multiorgasme tapi sebenarnya ada tiga jenis multiorgasme yang dapat dialami wanita.

Pertama, compound singles di mana ada jeda antar orgasme satu dengan orgasme berikutnya; kedua, sequential multiples yaitu orgasme yang terjadi setiap 2-3 menit dengan pendinginan di antaranya; dan ketiga, serial multiples yaitu orgasme berkali-kali yang hanya jeda dengan detik.

Dengan mengenali beberapa jenis multiorgasme ini, seorang wanita mungkin akan menyadari bahwa mereka pernah mengalaminya dan bahkan mereka tak tahu apa itu. Begitu mudah seorang wanita untuk mendapatkan multiorgasme ketimbang pria. Pasalnya wanita tak mengalami fase refraktori setelah ejakulasi seperti halnya pria sehingga orgasme masih bisa terjadi lagi setelah yang pertama.

Bahkan ketika seorang wanita telah mencapai satu orgasme maka ia tak perlu menunggu beberapa detik. Ia bisa terus melakukannya tanpa henti.

2. Memiliki kepercayaan diri yang tinggi


Menurut tim peneliti dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health, wanita dewasa yang memiliki kepercayaan diri dan empati yang tinggi cenderung lebih sering mengalami kepuasan seksual dan orgasme rutin.

Itulah mengapa wanita yang merasa tegang saat melakukan aktivitas seksual atau merasa bersalah dan malucenderung kesulitan mencapai satu orgasme, apalagi sampai berkali-kali.

Kondisi ini juga berlaku bagi wanita yang dapat mengenali seksualitasnya dengan baik berpeluang lebih besar untuk mengalami peningkatan kepuasan seksual (dan terus-menerus). Dengan kata lain, belajarlah untuk mencintai diri Anda, termasuk sisi seksual Anda dan nantinya tubuh Anda akan menunjukkan seberapa hebat kemampuan Anda di atas ranjang dengan sendirinya.

3. Menemukan titik rangsang dengan masturbasi


Agar dapat mengenali kemampuan multiorgasmenya untuk pertama kali, seorang wanita dianjurkan untuk melakukan masturbasi. Hal ini karena saat ‘main sendiri’ wanita takkan memperoleh tekanan untuk menunjukkan performa seksualnya (misalnya tak perlu berpikir, ‘Saya harus segera orgasme, jika tidak si dia bisa kecewa’) sehingga Anda bisa terus mencoba sampai bisa memperoleh multiorgasme.

Jika Anda terlalu sensitif, lebih baik hindari kontak langsung dengan klitoris dan cobalah merangsang daerah tubuh lain, baik di sekitar kemaluan atau titik-titik sensitif Anda lainnya.

Apa yang biasa terjadi ketika wanita tengah memuaskan dirinya sendiri adalah mereka seringkali menemukanarea-area sensitif lain yang tak pernah mereka kira sebelumnya. Hingga akhirnya mereka merangsang saraf pada area-area lain itu, dan menemukan bagian paling sensitif dari tubuhnya.

4. Titik rangsang tidak hanya di satu tempat


G-spot bukanlah sekedar bagian yang perlu Anda rangsang untuk mencapai orgasme yang memuaskan atau orgasme berkali-kali. Wanita mampu memperoleh orgasme dari 10 jenis rangsangan yang berbeda, termasuk puting, klitoris, G-spot, anus dan vagina. Kapasitas wanita untuk memproduksi kepuasan seksual bisa didapatkan dari kesemuanya, baik sendiri-sendiri maupun sekaligus.

Ketika mencoba menggali berbagai sistem saraf dari beberapa titik rangsangan ini, biasanya akan terjadi orgasme yang campur-aduk. Kondisi ini merupakan akibat dari rangsangan terhadap lebih dari satu titik dalam waktu yang bersamaan untuk menciptakan respons orgasme.

5. Ritme dan goyangan pasangan yang lebih lambat


Dibanding pria, wanita lebih mampu menentukan kapan waktu yang tepat untuk memperoleh multiorgasme, terutama jika si wanita dan pasangannya tak terganggu banyak hal seperti di akhir pekan atau liburan, saat dimana mereka bisa menjajal hal-hal baru atau menghindari kontak dengan ‘dunia luar’ untuk sementara waktu.

Waktu yang tepat juga mengacu pada ritme yang diperlukan wanita saat bercinta. Wanita lebih suka jika ritual bercintanya memiliki ritme, karena hal itu akan membuat mereka rileks dan membuat mereka lebih bisa merasakan tubuhnya sehingga dapat memunculkan gairah yang lebih mendalam. Jika tidak, bagian otak yang memunculkan rasa khawatir akan memberi sinyal sehingga untuk mendapatkan satu orgasme saja akan terasa sulit.

Ketika menyamakan ritme bercinta dengan pasangan, goyangan pinggul yang lebih lambat, terkontrol dan konsisten dikombinasikan dengan tekanan yang nyaman pada titik-titik kepuasannya takkan hanya akan membuat wanita mencapai orgasme lebih cepat tapi juga memperluas orgasme sekaligus membuatnya tahan lama.

6. Pastikan vagina terlubrikasi


Lubrikasi atau pelumasan saat bercinta itu sangatlah penting. Pasalnya, untuk memperoleh multiorgasme, seorang wanita harus membuat daerah sensitifnya dapat menerima berbagai rangsangan selama proses intim berlangsung. Tapi yang tak boleh diabaikan selama proses ini adalah upaya agar vagina dan klitoris harus ‘terbasahi’ dengan baik. Hal ini juga mencegah ketidaknyamanan dan nyeri pada vagina.

7. Coba letakkan bantal di bawah punggung Anda


Dengan mengangkat kaki ke udara, seorang wanita sudah menemukan peluang yang lebih besar untuk memperoleh orgasme berkali-kali.

Memiringkan pinggul dan mengangkat panggul ke atas dapat memperpendek bukaan vagina Anda sehingga memudahkan pasangan mencapai daerah sensitif wanita yang selama ini tak bisa terjangkau sehingga keduanya merasakan kepuasan yang sama, baik secara fisik maupun psikologis.

Cobalah letakkan bantal di bawah punggung Anda untuk menciptakan sudut di mana pinggul berada di atas kepala dan bahu Anda. Atau dengan kata lain, Anda berbaring dengan posisi pinggul terangkat ke atas. Jangan salah, posisi ini dapat memicu orgasme luar biasa yang tak pernah Anda dan pasangan sangka sebelumnya.

Source: Oleh Yuliati Iswandiari. Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri – Dokter Umum.

Read also:

 

Advertisements

Bisakah Wanita Orgasme Sampai Semenit Lamanya? Intip Triknya

KHUSUS PASUTRI


orgasme-lebih-lama-sampai-semenit

Tidak seperti laki-laki yang hampir selalu orgasme ketika masturbasi atau berhubungan seks dengan pasangan, wanita cenderung lebih sulit orgasme. Karena jarang ada wanita yang berhasil klimaks saat melakukan aktivitas seksual, tak banyak yang tahu serba-serbi orgasme wanita. Salah satu fakta menarik soal orgasme wanita yang perlu Anda tahu adalah wanita bisa menikmati orgasme lebih lama dari laki-laki. Kalau laki-laki biasanya orgasme sampai 22 detik, wanita bisa orgasme hingga semenit. Kok bisa, ya? Baca terus informasi di bawah ini untuk mencari tahu.

Berapa lama orgasme wanita biasanya berlangsung?

Untuk mengetahui lamanya waktu orgasme wanita rata-rata, Anda perlu memahami dulu bagaimana cara kerja orgasme wanita. Orgasme wanita terjadi saat rahim dan otot-otot di vagina, panggul, bokong, serta paha berkontraksi secara beritme akibat rangsangan seksual. Kontraksi ini biasanya dibarengi dengan keluarnya cairan pelumas alami vagina.

Rata-rata, wanita akan mengalami kontraksi otot ini selama 5-30 detik. Orgasme wanita bisa diikuti dengan squirting, bisa juga tidak. Squirting itu sendiri adalah keluarnya cairan ejakulasi wanita.

Bisakah wanita orgasme sampai semenit?

Ya, wanita bisa orgasme lebih lama dari pria. Meskipun sangat jarang berhasil dilakukan di dunia nyata, Anda bisa memperpanjang waktu orgasme Anda hingga dua kali lipat. Akan tetapi, perlu dipahami bahwa cara kerja orgasme itu tidak sama dengan ejakulasi. Bukan berarti wanita akan terus-menerus squirting atau mengeluarkan cairan pelumas dalam waktu semenit. Ketika orgasme berlangsung hinnga semenit, wanita akan merasakan beberapa gelombang kontraksi dan pelepasan.

Fenomena orgasme wanita yang seolah tanpa henti ini dikenal juga dengan sebutan multiple orgasm. Yang terjadi adalah rahim, vagina, dan anus akan berkontraksi cukup lama, misalnya dalam waktu lima belas detik. Kemudian diikuti dengan pelepasan yaitu sensasi ketika Anda merasakan nikmat luar biasa selama kira-kira lima belas detik. Satu siklus ini dihitung sebagai satu orgasme. Jika Anda tetap merasa bergairah dan mendapat rangsangan yang cukup, orgasme berikutnya bisa langsung terjadi setelah orgasme pertama selesai.

Dalam kurun waktu kurang lebih semenit tersebut, mungkin intensitas orgasme yang Anda rasakan berbeda-beda. Gelombang orgasme pertama mungkin tidak sehebat orgasme kedua atau sebaliknya.

Menurut seorang spesialis kandungan dan kesehatan seksual dari Feinberg School of Medicine, dr. Lauren Streicher, kontraksi yang Anda alami juga mungkin hanya sedikit-sedikit. Maka, orgasme yang dialami jadi lebih panjang karena tubuh masih berusaha “menuntaskan” siklus klimaks tersebut.

Cara supaya bisa orgasme lebih lama

Kunci untuk mencapai orgasme lebih lama adalah terus-menerus memberikan rangsangan seksual yang tepat. Jangan berhenti menstimulasi vagina, terutama pada area klitoris, meskipun Anda sudah atau sedang orgasme. Namun, setelah mencapai orgasme pertama, klitoris Anda mungkin jadi terasa kebas atau sudah tidak terlalu peka.

Maka, sentuh bagian klitoris dengan lebih lembut. Tak perlu memberikan tekanan berlebihan atau gerakan yang terlalu cepat. Hal ini akan memberikan kesempatan bagi darah untuk mengalir lebih deras menuju area vagina dan klitoris. Setelah itu, ikuti saja tempo yang Anda inginkan untuk mencapai orgasme selanjutnya.

Source: helloSehat | Oleh Irene Anindyaputri

Begini Cara Mencapai Orgasme Hebat Dengan Teknik Pernapasan

KHUSUS PASUTRI


cara-orgasme-dengan-teknik-pernapasan

 

Anda mungkin menganggap bahwa cara orgasme terbaik adalah dengan berhubungan seks sedahsyat mungkin. Dengan begitu, lebih mudah bagi Anda dan pasangan untuk mendapatkan kenikmatan yang maksimal. Namun, bila cara itu sudah Anda coba tapi hasilnya biasa saja, Anda mungkin ingin mencoba trik lain.

Untuk mencapai orgasme yang penuh kenikmatan dan lebih lama, Anda cukup melatih teknik pernapasan saja. Ya, teknik bernapas untuk mencapai orgasme sudah teruji khasiatnya. Anda pun tak perlu bercinta terlalu agresif, justru pelan-pelan saja. Ingin tahu cara orgasme hanya dengan mengatur napas? Intip trik berikut ini.

Apakah Anda menahan napas ketika mendekati orgasme?

Untuk melatih cara orgasme ini, perhatikan dulu seperti apa kebiasaan Anda ketika hampir mencapai klimaks. Apakah Anda refleks menahan napas? Kebanyakan orang, baik laki-laki maupun perempuan memang secara tak sadar menahan napas ketika merasa sangat bergairah. Ini wajar saja, Anda mungkin menahan napas agar tidak mendesah terlalu kencang atau karena terlalu fokus menahan kenikmatan yang sedang memuncak.  

Akan tetapi, menahan napas atau terengah-engah saat hampir klimaks justru bisa membuat pengalaman orgasme Anda kurang maksimal. Anda justru harus melatih kesadaran supaya bisa mengatur napas demi orgasme yang fantastis.

Cara orgasme dengan teknik pernapasan

Banyak pasangan melakukan kesalahan ketika bercinta, yaitu terobsesi dengan orgasme. Anda dan pasangan pun mungkin jadi terburu-buru saat berhubungan seks karena sudah tak sabar ingin mencapai puncak gairah.

Namun, coba ganti gaya bercinta Anda yang biasa dengan gaya bercinta yang lebih lambat, lembut, dan penuh kesadaran. Jangan terburu-buru untuk memuaskan satu sama lain. Mintalah pasangan untuk merangsang dengan sentuhan atau ciuman yang pelan dan hangat. Sadari setiap gerakan, sentuhan, dan sensasi yang muncul di kulit dan sekujur tubuh Anda. Anda mungkin akan bergidik, gemetar, atau merasa merinding karenanya. Biarkan sensasi baru ini mengaliri seluruh tubuh.   

Ketika Anda hampir mencapai orgasme, jangan menahan napas. Justru, tarik napas yang dalam lewat hidung. Kemudian hembuskan perlahan-lahan melalui mulut sambil merasakan ujung jari, bibir, atau alat kelamin pasangan pada kulit serta area sensitif Anda. Jika Anda sudah hampir terengah-engah, ingatlah untuk bernapas lewat perut, bukan lewat dada. Dengan teknik ini, rangkaian kontraksi dan pelepasan yang Anda rasakan saat mencapai akan terasa luar biasa.

Hubungan orgasme dan pernapasan

Anda mungkin bertanya-tanya, bagaimana mengatur pernapasan bisa membuat orgasme jadi lebih mantap dan lama? Saat menarik napas Anda akan menambah suplai oksigen ke dalam aliran darah. Maka, mengatur pernapasan berguna untuk meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh Anda. Dengan begitu, aliran darah menuju area sensitif Anda seperti penis dan vagina pun jadi lebih deras. Karena darah mengalir deras menuju organ intim Anda, kontraksi yang dialami saat orgasme pun terasa lebih intens. Sementara kalau Anda terengah-engah atau menahan napas, orgasme mungkin hanya akan bertahan selama beberapa detik saja.

Teknik pernapasan ini juga akan membantu Anda merasa lebih rileks. Tak perlu takut bersuara terlalu keras atau berejakulasi terlalu hebat. Anda pun jadi fokus dan lebih peka terhadap sentuhan dan gerakan pasangan Anda sepenuhnya.

Bila Anda mencoba cara orgasme ini dan belum berhasil, jangan menyerah dulu. Teknik ini harus selalu dilatih sampai Anda mahir. Sebagai latihan, Anda bisa mencoba mengatur napas ketika sedang masturbasi. Lama-lama, Anda akan semakin lancar mempraktikkan teknik pernapasan dan seks yang lebih lambat bersama pasangan.

Source: helloSehat | Oleh Irene Anindyaputri

Bisakah Wanita Orgasme Hanya Dengan Merangsang Payudara?

Khusus Pasutri


merangsang-payudara-sampai-orgasme

Anda mungkin sudah sering dengar kalau wanita punya titik-titik sensitif khusus yang bisa memberikan kenikmatan seks maksimal. Dua di antaranya yang cukup populer adalah klitoris dan G-spot. Tapi tahukah Anda kalau wanita ternyata juga punya titik lain yang tak kalah peka terhadap rangsangan? Ya, titik yang dimaksud adalah payudara.

Mirip seperti klitoris dan G-spot, Anda bisa mencapai orgasme dengan stimulasi di area ini. Ingin tahu bagaimana cara merangsang payudara supaya nikmatnya bisa klimaks? Baca terus informasi di bawah ini.

Wanita bisa orgasme hanya dengan rangsangan payudara

Sudah bukan rahasia lagi kalau wanita memang lebih sulit mencapai orgasme daripada pria. Orgasme wanita sendiri adalah saat di mana rahim, vagina, dan anus berkontraksi hebat. Sensasi inilah yang membuat orgasme terasa sungguh nikmat.

Sayangnya, wanita butuh stimulasi khusus supaya bisa merasakan sensasi kenikmatan tersebut secara maksimal. Penetrasi saja biasanya tidak cukup membuat Anda mencapai klimaks. Bagian luar vagina seperti klitoris justru memiliki saraf yang lebih peka terhadap rangsangan. Maka, wanita lebih mudah orgasme kalau menerima rangsangan klitoris.

Sebuah penelitian tahun 2011 dalam Journal of Sexual Medicine berhasil membuktikan bahwa ternyata otak wanita sangat responsif terhadap stimulasi payudara. Melalui pindai otak, tampak bahwa reaksi wanita ketika menerima stimulasi di area payudara sama intensnya seperti reaksi otak ketika menerima stimulasi di klitoris.

Penelitian sebelumnya yang dipimpin oleh seorang pakar kesehatan seksual dan pernikahan dr. Herbert Otto membuktikan hasil yang serupa. Dalam penelitian yang dilakukan tahun 2009 ini, sebanyak 29 persen wanita peserta penelitian berhasil mencapai orgasme berkat rangsangan payudara.

Mengenal reaksi payudara saat seks

Merangsang payudara saat seks bisa mengantar Anda menuju puncak kenikmatan. Ini karena puting susu dan areola payudara juga merupakan organ seksual wanita, sama seperti vagina. Buktinya, payudara bisa menunjukkan tanda-tanda jika Anda merasa bergairah.

Tanda-tanda payudara terangsang antara lain warna puting susu berubah jadi lebih gelap, ukuran payudara membesar hingga 25%, serta puting susu mengeras (ereksi). Jika Anda terus bermain dengan area sensitif ini saat berhubungan seks, Anda bisa mencapai orgasme tanpa harus penetrasi!

Tips mencapai orgasme dengan merangsang payudara

Setiap wanita memiliki selera dan kepekaannya masing-masing ketika berhubungan seks. Ada orang yang suka sentuhan lembut, tapi ada juga yang lebih suka disentuh dengan cukup intens. Maka, Anda dan pasangan bisa mencoba berbagai gaya untuk merangsang payudara.

Sebagai permulaan, gunakan jari untuk mengelilingi areola payudara selembut mungkin. Dari situ Anda bisa menambah kecepatan atau tekanan sampai ke puting susu. Untuk memberi sensasi yang lebih intens, selingi dengan mencium atau menghisap lembut area sensitif ini. Jangan lupa gunakan lidah untuk menggoda bagian puting susu pasangan.

Kalau puting dan payudara sudah terasa agak kebas, pelankan sentuhan Anda. Kemudian goda pasangan, seolah ingin merangsang payudara lagi tetapi tidak jadi. Trik ini akan membangun antisipasi pada wanita dan membuatnya jadi lebih bergairah.

Bagi para pria, baca tanda-tanda dan bahasa tubuh pasangan. Bila pasangan memang suka sentuhan yang lebih kuat, tambahkan tekanan dan gerakan di area payudara. Sedangkan untuk para wanita, jangan ragu untuk memberi tahu pasangan sentuhan mana yang terasa nikmat bagi Anda.

Source: Irene Anindyaputri . Data medis direview oleh dr. Yusra Firdaus . HelloSehat

 

Gerakan Ini Bisa Bikin Wanita Orgasme Lebih Cepat dan Dahsyat

Khusus Pasutri


orgasme-wanita

Faktanya, wanita cenderung lebih sulit orgasme saat berhubungan seks daripada pria. Entah karena kurang pengalaman soal orgasme, sibuk memikirkan hal lainnya, atau terlalu mementingkan kepuasan pasangannya. Namun, penelitian baru-baru ini menemukan bahwa ada gerakan tertentu yang bisa membantu merangsang orgasme wanita lebih hebat dan bergairah. Hal ini berhubungan dengan sentuhan, gerakan, dan variasi bercinta. Lantas, gerakan seperti apa yang bisa memicu orgasme wanita? Temukan jawabannya lewat artikel ini.

Menurut para ahli, rangsangan klitoris yang tepat bisa mendorong orgasme wanita

Agar wanita mencapai orgasme, pria sering kali melakukan teknik pemanasan atau foreplay sebelum bercinta. Biasanya, para pria memfokuskan aktivitas seksual pada bagian vagina, khususnya klitoris. Ya, klitoris dikenal sebagai salah satu bagian sensitif wanita karena memiliki ujung saraf yang lebih banyak daripada bagian tubuh manapun.

Sebuah penelitian yang diterbitkan pada Journal of Sex and Marital Therapy menunjukkan bahwa rangsangan pada klitoris dapat memicu wanita orgasme lebih cepat. Para ahli mencoba menggali informasi mengenai seberapa banyak sentuhan yang dibutuhkan wanita untuk mencapai orgasme dan cara apa yang berhasil membawa tubuhnya mencapai puncak kenikmatan.

Hasilnya, sebanyak 37 persen wanita usia 18 sampai 94 tahun membutuhkan rangsangan klitoris agar mencapai orgasme.

Para wanita menyukai jenis sentuhan yang berbeda-beda di organ intimnya untuk mencapai orgasme. Sebab, wanita lebih suka mengeksplor tubuhnya dengan berbagai sentuhan dari pasangan untuk bisa mencapai puncak kenikmatan. Ketika ditanya soal teknik rangsangan yang disukai, sebanyak 63 persen wanita mengaku lebih mudah terangsang saat pasangannya memberikan gerakan naik turun pada klitorisnya, sedangkan 52 persen wanita lebih menyukai gerakan memutar pada klitorisnya hingga mencapai orgasme.

Meski demikian, kebanyakan wanita mengaku lebih menyukai rangsangan lembut di daerah vulva (bagian terluar vagina) ketimbang klitoris secara langsung. Sekitar 29 persen wanita mengatakan lebih mudah terangsang saat pasangannya mengulum seluruh bagian klitorisnya; 20 persen wanita menyukai rangsangan pada sisi kanan klitoris; dan 19,2 persennya menyukai rangsangan pada sisi kiri klitoris.

orgasme-palsu-802x451

Ada lagi yang bisa membantu wanita orgasme lebih cepat

Karena wanita cenderung tidak mudah mencapai orgasme, Anda perlu memberikan sensasi baru tiap kali bercinta. Pasalnya, para ahli mengungkapkan bahwa wanita lebih mudah terangsang dengan teknik yang berbeda-beda saat berhubungan seksual. Jadi, sudah menjadi tugas Anda untuk membantunya mencapai kepuasan bercinta.

Bila Anda hanya terpaku pada penetrasi saat berhubungan seksual dan mengharapkan pasangan Anda lebih cepat orgasme, maka Anda salah besar. Pasalnya, peneliti asal Chapman University mengungkapkan bahwa terdapat tiga kunci emas untuk memancing wanita orgasme dengan lebih cepat, di antaranya rangsangan genital, berciuman, dan seks oral.

Seks oral tak hanya dibutuhkan oleh pria, tetapi juga wanita. Bahkan, seks oral dapat membuat wanita orgasme lebih cepat hingga sepuluh kali lipat ketimbang hanya dengan penetrasi. Terlebih bila Anda melakukan kombinasi tiga kunci emas tadi, maka Anda akan lebih mudah merangsang orgasme wanita dan membuatnya terpuaskan.

Namun, ini juga harus diimbangi dengan komunikasi yang baik antara Anda berdua. Dengan komunikasi yang intim dan jelas, Anda dan pasangan bisa saling mengarahkan, ke bagian tubuh mana yang ingin dipuaskan, mana yang ingin disentuh, dan gerakan mana yang disukai atau tidak disukai.

Source: Adelia Marista Safitri . Data medis direview oleh dr. Yusra Firdaus . HelloSehat

 

 

Ukuran dan Letak Klitoris Wanita Ternyata Bisa Memengaruhi Orgasme

Khusus Pasutri


letak-klitoris-wanita

Klitoris disebut-sebut sebagai pusat kenikmatan wanita. Namun, ada beberapa hal yang memengaruhi kenikmatan seksual dari rangsangan klitoris. Berbagai penelitian menemukan fakta bahwa ukuran dan letak klitoris wanita dapat memengaruhi kemampuannya untuk mencapai orgasme. Lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini.

Kenapa ukuran dan letak klitoris wanita memengaruhi orgasme?

Menurut Debra Herbenick Ph.D., dosen kesehatan seksual di The Kinsey Institute menyatakan bahwa klitoris merupakan bagian dari vulva yang memiliki paling banyak saraf di dalamnya. Kelenjar di klitoris mengandung sekitar 8.000 ujung saraf yang berarti dua kali lebih banyak dari ujung saraf di penis. Bahkan, tonjolan kecil ini mampu memengaruhi 15.000 saraf lain di panggul saat dirangsang. Karena itulah klitoris dianggap sebagai titik kenikmatan seksual pada wanita.

Namun, tidak semua klitoris mudah terangsang. Penelitian membuktikan fakta bahwa ukuran dan letak klitoris wanita dapat memengaruhi kemampuan wanita untuk dapat mencapai orgasme. Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Sexual Medicine menyatakan banyak wanita yang jarang, bahkan tidak pernah, mengalami orgasme saat ukuran klitorisnya terlalu kecil dan letaknya berjauhan dengan lubang vagina.

BwxKdnDCQAEIaDH

Letak klitoris (sumber: Mayo Clinic)

Penelitian menemukan fakta bahwa wanita yang memiliki jarak klitoris dengan vagina lebih jauh umumnya juga memiliki klitoris yang lebih kecil. Kondisi ini biasanya berkembang sejak organ tubuh janin mulai terbentuk di dalam kandungan. Paparan hormon laki-laki (androgen) di dalam rahim membuat tunas klitoris berpindah terlalu jauh dari tempat yang seharusnya.

Dr. Susan Oakley, seorang dokter kandungan di Ohio menyatakan bahwa klitoris yang lebih besar akan lebih mudah orgasme karena memiliki lebih banyak ujung saraf. Selain itu, klitoris yang lebih besar umumnya lebih mudah dirangsang dan disentuh sehingga peluang wanita untuk mencapai orgasme pun lebih besar.

Selain ukuran, letak klitoris wanita juga dapat memengaruhi orgasme. Jika klitoris dan vagina lebih dekat, maka saat penis merangsang vagina, klitoris akan ikut tersentuh. Semakin banyak rangsangan yang dirasa, maka semakin mudah pula seseorang untuk mencapai orgasme.

Elizabeth Lloyd, seorang peneliti yang bekerja sama dengan the Kinsey institute for Research in Sex, Gender and Reproduction di Indiana University-Bloomington, menyatakan bahwa jarak “ideal” antara klitoris dan vagina yakni sekitar 2,5 cm. Sehingga, jika jaraknya lebih lebar maka seorang wanita akan sulit mencapai orgasme. Pasalnya, seks yang biasa dilakukan tidak memberikan rangsangan yang cukup pada klitoris. Rangsangan biasanya hanya dilakukan di sekitar lubang vagina tanpa tahu dimana letak titik rangsang utamanya, yakni klitoris.

Bagaimana cara mencapai orgasme jika ukuran klitoris kecil dan jaraknya terlalu lebar?

5-Mitos-Seks-yang-Beredar-di-Masyarakat-Padahal-Tidak-Selalu-Benar-700x467

Memiliki klitoris dengan ukuran yang kecil dan jarak yang terlalu lebar bukan berarti Anda tidak bisa orgasme. Masih ada banyak cara lain yang bisa dilakukan untuk mencapai orgasme. Kemampuan pasangan untuk merangsang, jenis kegiatan seksual, dan juga posisi seks tertentu bisa membuat wanita tetap orgasme. Ini tergantung pada selera dan pilihan masing-masing wanita.

Selain itu, Anda juga bisa mempraktikkan senam Kegel untuk membantu memperkuat otot-otot vagina, panggul, kandung kemih, dan juga anus yang juga digunakan saat orgasme. Selain itu, cobalah posisi seks yang menawarkan stimulasi klitoris lebih banyak seperti wanita di atas.

Source: Widya Citra Andini . Data medis direview oleh dr. Damar Upahita . HelloSehat

Benarkan Ukuran Vagina Menentukan Seberapa Hebatnya Orgasme Wanita?

Khusus Pasutri


337533824-hello-sehat-700x467

 

Katanya, vagina yang sudah melar bisa membuat seks tidak lagi terasa enak bagi laki-laki dan perempuan itu sendiri. Itu sebabnya banyak perempuan yang mencari berbagai macam cara untuk kembali merapatkan vagina demi mendapatkan kepuasan seksual yang diidamkan.

Benarkan besar kecilnya bentuk vagina seorang wanita bisa memengaruhi kepuasan seksual semua orang yang terlibat dalam hubungan seks tersebut?

Bentuk vagina menentukan kepuasan seksual, benar atau tidak?

Banyak yang percaya kalau bentuk vagina itu pada awalnya sangat ketat, dan ketika sudah berhubungan seks lama-lama vagina akan melar karena sudah dimasuki penis. Anggapan ini salah besar. Yang perlu lebih dulu dipahami adalah, sebenarnya ukuran dan bentuk vagina setiap wanita bisa berbeda-beda.

Para ahli menemukan bahwa kedalaman liang vagina rata-rata adalah sekitar 10 cm, dengan lebar liang vagina rata-rata bisa sekitar 2.1-3.5 cm. Lebar liang vagina yang terlalu sempit (hanya sekitar 2 cm) memang dapat menyebabkan wanita merasa nyeri saat berhubungan seks, sehingga mungkin memengaruhi kepuasan seksualnya. Vagina yang terlalu rapat bahkan bisa menjadi pertanda Anda mengalami vaginismus.

Bagaimana dengan vagina yang sudah kendur?

Tidak ada patokan yang dibuat dalam dunia medis untuk menentukan seberapa ketat atau kendurnya vagina perempuan. Jangan salah. Pasalnya, meski memang vagina kendur lebih sering dialami oleh perempuan yang sudah pernah melahirkan, vagina perempuan yang masih “perawan” pun juga bisa mengendur. Mengendurnya vagina adalah respon alami tubuh tanda bahwa seorang wanita sebenarnya telah terangsang dengan baik, sehingga penetrasi akan lebih mudah dilakukan dan tidak terasa sakit.

Sampai saat ini masih sedikit penelitian medis yang dapat membuktikan bahwa ukuran dan bentuk vagina wanita berpengaruh pada kemampuannya untuk mencapai orgasme.

Bahkan sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal International Urogynecology tahun 2011 menunjukan bahwa ukuran vagina sama sekali tidak memengaruhi gairah dan aktivitas seksual perempuan.

Terlebih, ada banyak faktor lainnya yang bisa memengaruhi kepuasan seksual perempuan agar bisa mencapai orgasme. Mulai dari rasa percaya dan keintiman dengan pasangan, seberapa jauh ia sudah terangsang, rangsangan apa saja yang ia terima, dan berbagai masalah psikologis lainnya.

Tidak semua orgasme wanita bisa dicapai lewat penetrasi vagina

Selama ini kita menganggap bahwa orgasme wanita hanya bisa dicapai lewat penetrasi penis ke dalam vagina.

Padahal berdasarkan sebuah penelitian yang dikutip oleh Medical Daily, hanya ada kurang dari 25% perempuan yang mengaku mengalami orgasme lewat seks penetratif penis.

Ketimbang pusing memikiran ukuran dan bentuk vagina Anda, mengapa tidak melihatnya dari sudut pandang baru.

Ada banyak cara bagi perempuan untuk meraih orgasme. Salah satunya adalah dengan rangsangan klitoris, sebuah tombol seks yang sedikit tersembunyi di dekat lubang vagina. malah, ada lebih banyak wanita yang merasa lebih mudah berorgasme lewat stimulasi klitoris.

Ya, klitoris adalah titik rangsangan yang bisa memicu adanya orgasme. Pasalnya ada sekitar delapan ribu titik saraf yang bermukim di klitoris wanita. Meski masih pro dan kontra, orgasme memang dapat dicapai dengan merangsang klitoris, baik secara tidak langsung lewat posisi seks tertentu saat penetrasi penis menyenggol klitoris, atau dengan rangsangan langsung misalnya dengan permainan tangan atau seks oral.

Jangan terlalu pusing mengkhawatirkan ukuran vagina Anda

Dilansir dalam laman WebMD, Christoper Tarnay, MD seorang direktur divisi Female Pelvis Medicine and Reconstructive Surgary dari UCLA Medical Center mengatakan, terkadang wanita terlalu takut akan kondisi vaginanya. 

Padahal, setiap wanita memiliki karakteristik vagina nya masing-masing.

Selama tidak ada masalah kesehatan yang timbul, tidak masalah seperti apa bentuk vagina Anda. Namun jika ada yang Anda khawatirkan dengan rasa sakit, ketidaknyamanan atau perdarahan saat berhubungan seks, segera temui dokter Anda.

Pada dasarnya untuk Anda bisa mendapatkan kepuasan seksual yang hakiki, hubungan seks yang ideal haruslah didukung dengan ikatan emosional yang kuat dengan pasangan, suasana yang nyaman, dan tidak melupakan foreplay (pemanasan).

Source: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji | Data medis direview oleh dr. Yusra Firdaus.

Ciuman Ini Lho yang Jadi Kunci Penting Kenikmatan Orgasme

KHUSUS PASUTRI


sssst-ciuman-ini-lho-yang-jadi-kunci-penting-kenikmatan-orgasme

Sepele memang, tapi ternyata ciuman lah yang jadi rahasia kenikmatan orgasme saat berhubungan intim. Hal ini pun dinyatakan oleh para ahli. Seringkali ciuman dianggap remeh dan menjadi menu yang sekedar ada saja. Padahal, dengan trik-trik khusus, ciuman bisa membuat hubungan seks jadi lebih hangat sejak foreplay sampai orgasme.

Ingin mencapai kenikmatan yang sama bersama suami? Minta ia melakukan ini Ladies!

  • Minta suami memberikan ciuman pada leher. Ciuman ini dapat mendongkrak gairah lebih cepat dan efektif. Tak menunggu lama, kamu bisa merasakan bahwa miss V sudah cukup terlubrikasi.
  • Selanjutnya minta ia menciumi wajahmu. Seluruh wajah dipenuhi dengan syaraf-syaraf yang peka. Mendaratkan ciuman di wajah dengan lembut dan perlahan juga akan memberi kenikmatan tersendiri.
  • Ciuman di telinga juga akan membantu menaikkan gairah seks. Ini karena daun telinga membungkus syaraf-syaraf yang mengelilingi keseluruhan area telinga, sehingga di bagian manapun ciuman didaratkan, gairah akan semakin meningkat.
  • Ingin hubungan seks makin hot, minta suami mencium bagian selangkangan. Area ini sangat sensitif dan dipenuhi dengan syaraf-syaraf yang peka. Bermain sedikit di sini akan membuatmu bergelinjang.
  • Ciuman di puting payudara juga akan membuat hubungan seks makin nikmat Ladies. Ciuman di area sensitif satu ini juga membantu mendongkrak libido dan membawamu ke puncak dan merasakan orgasme yang nikmat.

Nah, siap mempraktekkannya malam ini?

Source: Ivana Okta Riyani. 20 Januari 2018. (vem/ivy)

Survey Membuktikan, Ini yang Membuat Wanita Cepat Orgasme saat Bercinta

KHUSUS PASUTRI


survey-membuktikan-ini-yang-membuat-wanita-cepat-orgasme-saat-bercinta

Saat bercinta, bukan hanya penetrasi Mr.P saja yang membuatmu bisa mencapai orgasme yang memuaskan. Lebih dari itu, ada banyak faktor pendukung lain yang tak bisa diabaikan. Dan penelitian terbaru membuktikan hal itu.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Sex & Marital Therapy menganalisis data dari 1.055 wanita antara usia 18 hingga 94 tahun untuk menjawab pertanyaan survey online tentang kehidupan seks mereka.

Hasilnya, 18,4 persen wanita mengaku bahwa seks dengan penetrasi Mr.P saja sudah cukup membuat mereka orgasme. Sebanyak 36,6 persen mengaku membutuhkan rangsangan klitoris untuk membuat mereka orgasme. Sedangkan 36 persen lainnya mengaku, meski stimulasi klitoris tidak jadi faktor utama, tapi akan lebih baik jika mendapat rangsangan vaginal dan klitoris selama hubungan intim.

Peneliti juga melakukan penelitian lebih lanjut mengenai stimulasi organ intim macam apa yang paling disukai wanita, dan ternyata ada banyak hal yang disebutkan. Mulai dari…

  • Sentuhan di area Miss V (81,7 persen menyukai)
  • Pijatan memutar di area klitoris (78,3 persen)
  • Berganti posisi bercinta (76 persen)
  • Intensitas kecepatan penetrasi selama seks (75,8 persen)
  • Memberi jeda di tengah permainan agar tidak mudah klimaks untuk memperpanjang waktu bercinta (73,6 persen).

Itu dia yang menjadi favorit para wanita. Survey juga menunjukkan, satu dari lima wanita menyukai seks yang berlangsung lama. Mayoritas wanita juga mengaku bahwa bercinta jadi semakin memuaskan jika pasangan bisa membangun suasana romantis sebelum bercinta, melakukan foreplay yang manis dan mengerti apa yang dimau wanita.

Hemm… kalau kamu sendiri, kira-kira apa yang membuatmu gampang orgasme dan menjadi favoritmu ladies?

Source: Febi Anindyakirana. 15 September 2017. (vem/feb)

Bisakah Wanita Orgasme Sampai Semenit Lamanya? Intip Triknya

KHUSUS PASUTRI


1e374ba6-b623-4f56-a56a-14bdb956e3db_large

Tidak seperti laki-laki yang hampir selalu orgasme ketika masturbasi atau berhubungan seks dengan pasangan, wanita cenderung lebih sulit orgasme. Karena jarang ada wanita yang berhasil klimaks saat melakukan aktivitas seksual, tak banyak yang tahu serba-serbi orgasme wanita. Salah satu fakta menarik soal orgasme wanita yang perlu Anda tahu adalah wanita bisa menikmati orgasme lebih lama dari laki-laki. Kalau laki-laki biasanya orgasme sampai 22 detik, wanita bisa orgasme hingga semenit. Kok bisa, ya? Baca terus informasi di bawah ini untuk mencari tahu.

Berapa lama orgasme wanita biasanya berlangsung?

Untuk mengetahui lamanya waktu orgasme wanita rata-rata, Anda perlu memahami dulu bagaimana cara kerja orgasme wanita. Orgasme wanita terjadi saat rahim dan otot-otot di vagina, panggul, bokong, serta paha berkontraksi secara beritme akibat rangsangan seksual. Kontraksi ini biasanya dibarengi dengan keluarnya cairan pelumas alami vagina.

Rata-rata, wanita akan mengalami kontraksi otot ini selama 5-30 detik. Orgasme wanita bisa diikuti dengan squirting, bisa juga tidak. Squirting itu sendiri adalah keluarnya cairan ejakulasi wanita.

Bisakah wanita orgasme sampai semenit?

Ya, wanita bisa orgasme lebih lama dari pria. Meskipun sangat jarang berhasil dilakukan di dunia nyata, Anda bisa memperpanjang waktu orgasme Anda hingga dua kali lipat. Akan tetapi, perlu dipahami bahwa cara kerja orgasme itu tidak sama dengan ejakulasi. Bukan berarti wanita akan terus-menerus squirting atau mengeluarkan cairan pelumas dalam waktu semenit. Ketika orgasme berlangsung hinnga semenit, wanita akan merasakan beberapa gelombang kontraksi dan pelepasan.

Fenomena orgasme wanita yang seolah tanpa henti ini dikenal juga dengan sebutan multiple orgasm. Yang terjadi adalah rahim, vagina, dan anus akan berkontraksi cukup lama, misalnya dalam waktu lima belas detik. Kemudian diikuti dengan pelepasan yaitu sensasi ketika Anda merasakan nikmat luar biasa selama kira-kira lima belas detik. Satu siklus ini dihitung sebagai satu orgasme. Jika Anda tetap merasa bergairah dan mendapat rangsangan yang cukup, orgasme berikutnya bisa langsung terjadi setelah orgasme pertama selesai.

Dalam kurun waktu kurang lebih semenit tersebut, mungkin intensitas orgasme yang Anda rasakan berbeda-beda. Gelombang orgasme pertama mungkin tidak sehebat orgasme kedua atau sebaliknya.

Menurut seorang spesialis kandungan dan kesehatan seksual dari Feinberg School of Medicine, dr. Lauren Streicher, kontraksi yang Anda alami juga mungkin hanya sedikit-sedikit. Maka, orgasme yang dialami jadi lebih panjang karena tubuh masih berusaha “menuntaskan” siklus klimaks tersebut.

Cara supaya bisa orgasme lebih lama

Kunci untuk mencapai orgasme lebih lama adalah terus-menerus memberikan rangsangan seksual yang tepat. Jangan berhenti menstimulasi vagina, terutama pada area klitoris, meskipun Anda sudah atau sedang orgasme. Namun, setelah mencapai orgasme pertama, klitoris Anda mungkin jadi terasa kebas atau sudah tidak terlalu peka.

Maka, sentuh bagian klitoris dengan lebih lembut. Tak perlu memberikan tekanan berlebihan atau gerakan yang terlalu cepat. Hal ini akan memberikan kesempatan bagi darah untuk mengalir lebih deras menuju area vagina dan klitoris. Setelah itu, ikuti saja tempo yang Anda inginkan untuk mencapai orgasme selanjutnya.

Source: Oleh Yuliati Iswandiari. Data medis direview oleh dr. Tania Savitri.