Orgasme

PASUTRI 150
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

article-0-0C15ACA600000578-283_468x323

Orgasme berarti pelepasan mendadak ketegangan seksual yang terkumpul, yang mengakibatkan kontraksi otot ritmik di daerah pinggul yang menghasilkan sensasi kenikmatan yang kuat dan diikuti relaksasi yang cepat. Ini biasanya berlangsung untuk beberapa detik. Orgasme sebagian juga merupakan pengalaman psikologis akan kenikmatan dan pelepasan, saat pikiran difokuskan hanya pada sensasi pengalaman pribadi. Orgasme kadang-kadang disebut klimaks atau keluar.

Dalam riset asli siklus respon seksual manusia, orgasme merupakan tahap yang ketiga dari 4 tahap, terjadi setelah tahap peningkatan dan sebelum fase penyelesaian. Model siklus respon seksual lain yang diterima luas yang dikembangkan oleh Helen Singer Kaplan, MD, PhD. melibatkan hanya 3 tahap: gairah, kesenangan dan orgasme.

Orgasme berbeda dari satu orang ke orang lain dan bahkan untuk setiap individu pada waktu yang berbeda. Terkadang orgasme merupakan gelombang sensasi yang bergelora dan menakjubkan, sementara yang lainnya lebih ringan, halus dan tidak terlalu kuat. Perbedaan intensitas orgasme dapat disebabkan faktor fisik, seperti kelelahan dan lamanya waktu sejak orgasme terakhir, sekaligus juga faktor psikososial, termasuk suasana hati, keadaan hubungan dengan pasangan, aktivitas, harapan, dan perasaan mengenai pengalaman itu.

Fisiologi Orgasme

Ada beberapa komponen fisiologis dari orgasme. Pertama, orgasme merupakan respon keseluruhan tubuh, bukan hanya kondisi pinggul. Pola gelombang otak telah menunjukkan perubahan yang nyata selama orgasme terjadi, dan otot-otot pada banyak area tubuh yang berbeda berkontraksi selama tahap respon seksual ini. Beberapa orang mengalami kontraksi otot wajah yang tidak disengaja, menghasilkan mimik yang tampak seperti meringis atau ekspresi ketidaknyamanan atau ketidaksenangan, namun ini sebenarnya indikasi dari rangsangan seksual yang tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa area orgasme pada wanita tidak bergantung pada area genital saja melainkan area tubuh pun dapat membuat wanita orgasme bila dirangsang dengan baik

Ciri fisik yang paling khas dari orgasme adalah sensasi yang ditimbulkan oleh kontraksi ritmik berkelanjutan dari otot pubokoksigeus. Bersamaan dengan kontraksi dari Spinkter anal (otot cincin yang menyempitkan atau meregangkan mulut dubur), rectum dan perineum, rahim dan lapisan luar ke-3 vagina (landasan orgasmik), klitoris tertutup clitoral hood, daerah sekitar kelamin berwarna merah, labium minor berubah warnanya menjadi gelap untuk wanita, dan pembuluh dan otot ejakulatori di sekitar penis untuk pria, ini menyusun refleks orgasme. Beberapa kontraksi pertama kuat dan dekat satu sama lain, terjadi dalam interval sekitar 0,8 detik. Sementara orgasme berlanjut, kontraksi akan berkurang baik secara intensitas maupun lamanya, dan terjadi pada interval yang lebih jarang.

Walau terdapat perbedaan anatomi antara alat kelamin pria dan wanita, orgasme pada pria dan wanita secara fisiologis dan psikologis, atau subjektif, sangat serupa. Sebenarnya, penelitian telah dilakukan dimana para ‘ahli’ tidak dapat menentukan jenis kelamin dengan pasti saat membaca gambaran orgasme-orgasme yang semua petunjuk anatominya dihilangkan.

Penggambaran Orgasme

Para wanita telah menjelaskan bahwa sensasi orgasme dimulai dengan perasaan tegang, lalu diikuti dengan cepat oleh perasaan nikmat yang biasanya mulai di klitoris dan menyebar ke pinggul. Alat-alat kelamin seringkali digambarkan menjadi hangat, seperti disetrum atau geli, dan sensasi fisik ini biasanya menyebar melalui beberapa bagian dari tubuh. Kebanyakan wanita juga merasakan kontraksi otot di vagina atau pinggul bawah mereka, sering disebut sebagai ‘denyut pinggul’.

Perasaan subyektif orgasme pada pria telah dilukiskan cukup konsisten sebagai diawali dengan sensasi kehangatan atau tekanan mendalam yang berhubungan dengan ‘ejakulasi tak terhindarkan’, tahap dimana ejakulasi tak bisa dihentikan. Itu lalu dirasakan sebagai kontraksi nikmat yang tajam dan kuat, yang melibatkan otot pubokoksigeus, sfinkter anal, rektum, perineum dan kemaluan. Beberapa pria melukiskan bagian ini sebagai sensasi pemompa. Akhirnya, aliran hangat cairan atau sensasi ‘penembakan’ menggambarkan proses sebenarnya aliran semen (cairan sperma) melalui uretra (saluran kencing dalam kemaluan selama ejakulasi). Penting untuk diketahui bahwa orgasme dan ejakulasi bukan merupakan kesatuan di peristiwa yang sama.[butuh rujukan] Walau mereka biasanya terjadi bersamaan, seorang pria dapat mencapai orgasme tanpa berejakulasi

Perbedaan Fase Orgasme pada Jenis Kelamin

Perbedaan utama antara fase orgasmik wanita dan pria adalah jauh lebih banyak wanita daripada pria yang memiliki kemampuan fisik untuk mencapai satu atau lebih orgasme tambahan dalam waktu singkat tanpa jatuh di bawah tingkat kenaikan gairah seksual. Mengalami orgasme berulang tergantung pada rangsangan dan minat seksual berkelanjutan. Karena semuanya ini tidak terjadi setiap kali bagi kebanyakan wanita, orgasme berulang tidak terjadi pada setiap hubungan seksual. Di sisi lain, saat berlangsungnya ejakulasi, pria memasuki tahap pemulihan yang disebut periode refraktori (pembelokan/pembubaran). Selama waktu ini, orgasme atau ejakulasi lebih lanjut secara fisik tidak mungkin. Namun, beberapa pria bisa belajar mendapat orgasme tanpa berejakulasi dengan begitu menjadikannya mungkin untuk mengalami orgasme berulang.

Macam-macam Orgasme

Ada empat tipe Orgasme yang dikenali, yaitu:

Orgasme klitoral. Pada masa lalu, kita tidak tahu bahwa wanita butuh stimulasi klitoris agar mencapai orgasme. Sekarang, rangsangan atas organ ini sering kali digunakan agar wanita mencapai orgasme.

download-1

Orgasme Vaginal. Tipe ini melibatkan area yang disebut G-spot dan bagian-bagian sensitif lainnya yang berada di dalam vagina. Orgasme ini sangat berbeda dan secara fisik bisa terasa makin intens tergantung kemampuan pasangan memainkan perannya. Tapi yang jelas, saat Anda mencapainya, energi Anda bukannya menurun, malahan meningkat.

article-2580134-1C42A6E300000578-582_634x317

Orgasme Multipel. Saat satu ronde hubungan seksual berlangsung Anda mendapatkan dan merasai puncak-puncak kenikmatan (orgasme) beberapa kali seperti untaian mutiara yang berjejer, itulah yang disebut multipel orgasme.

Orgasme Seluruh Tubuh. Memang sangat jarang dialami sebagian besar wanita namun dengan latihan yang tepat, wanita atau bahkan pria dapat merasakannya.

 

Rangsangan seksual

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Rangsangan seksual adalah setiap rangsangan (termasuk, tetapi tidak berarti terbatas pada, kontak tubuh) yang mengarah pada meningkatkan dan mempertahankan gairah seksual, dan dapat menyebabkan ejakulasi dan / atau orgasme. Meskipun gairah seksual bisa muncul tanpa stimulasi, untuk mencapai orgasme biasanya membutuhkan rangsangan seksual.

Istilah ini sering menyiratkan rangsangan dari alat kelamin tetapi juga dapat mencakup rangsangan dari daerah lain dari tubuh, rangsangan dari indera (seperti penglihatan atau pendengaran) dan rangsangan mental (yaitu dari membaca atau berkhayal).

Rangsangan yang cukup dari penis pada laki-laki dan klitoris pada wanita biasanya menghasilkan orgasmeStimulasi bisa sendiri (misalnya masturbasi) atau dengan mitra (hubungan seksual, seks oral, masturbasi, dll), dengan menggunakan benda atau alat, atau dengan beberapa kombinasi dari metode ini

Beberapa orang berlatih kendali orgasme, di mana seseorang atau pasangan seksual mereka mengontrol tingkat rangsangan seksual untuk menunda orgasme, dan untuk memperpanjang pengalaman seksual menjelang orgasme.

 

Seks oral

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Seks oral atau Oral seks adalah aktivitas seksual dengan memberikan stimulasi alat kelamin pasangan seks dengan menggunakan mulut, lidah, gigi atau tenggorokan. Cunnilingus mengacu pada oral seks dilakukan pada wanita sementara fellatio adalah oral seks dilakukan pada laki-laki. Anilingus mengacu pada rangsangan oral anus seseorang. Stimulasi oral pada bagian lain dari tubuh (seperti dalam mencium dan menjilati) biasanya tidak dianggap oral seks. Orang mungkin melakukan seks oral sebagai bagian dari foreplay sebelum melakukan hubungan seksual.

Praktek

Variasi seks oral

Facesitting adalah bentuk seks oral di mana pemberi baik pria maupun wanita duduk di wajah si penerima dengan menyodorkan alat kelaminnya.

Oral seks bisa dilakukan oleh kedua pasangan pada saat yang sama dan biasa disebut posisi “enam sembilan”. Meludah dan atau menelan cairan ejakulasi atau memberikan kalung mutiara dapat menyebabkan rangsangan seksual yang berbeda.

Kontrasepsi dan keamanan kesehatan

Oral seks saja tidak dapat menghasilkan kehamilan dan pasangan heteroseksual mungkin melakukan seks oral sebagai bagian metode kontrasepsi mereka. Untuk pembuahan berlangsung karena sperma dari penis harus memasuk ke dalam rahim dan saluran tuba untuk kemudian membuahi sel telur wanita. Pada manusia, tidak ada hubungan antara sistem pencernaan dan sistem reproduksi tetapi tetap saja harus menggunakankondom dan sperma tertelan oleh wanita akan dibunuh dan dipecah oleh asam di perutnya dan protein di usus kecil. Hasil pecahan tersebut kemudian diserap sebagai jumlah diabaikan nutrisi. Namun, ada potensi risiko kehamilan jika semen datang dalam kontak dengan daerah vagina dalam beberapa cara, seperti semen dalam ejakulasi menemukan jalan ke jari, tangan, atau bagian tubuh lain, yang kemudian kontak dengan menyentuh daerah vagina.

Oral seks tidak selalu merupakan metode yang efektif untuk mencegah penyakit menular seksual (PMS). Chlamydia, human papillomavirus (HPV), gonorrhea, herpes, hepatitis (beberapa strain), dan infeksi menular seksual (IMS / PMS) termasuk HIV–dapat ditularkan melalui seks oral. Namun risiko penularan HIV melalui oral seks tidak diketahui, umumnya dianggap lebih rendah daripada praktik seks lainnya terutama bersenggama. risiko dari sebagian besar jenis infeksi umumnya dianggap jauh lebih sedikit daripada yang berhubungan dengan seks vagina atau anal. Telah dilaporkan antara seks oral dan kanker mulut dengan human papillomavirus (HPV) yang terinfeksi pada orang.  Pada tahun 2005, sebuah penelitian di College of Malmö di Swedia menunjukkan bahwa melakukan seks oral tanpa kondom pada orang yang terinfeksi dengan HPV dapat meningkatkan risiko kanker mulut. Studi ini menemukan bahwa 36 persen dari pasien kanker telah terinveksi HPV dibandingkan dengan hanya 1 persen dari kelompok yang mengontrol sehat. meskipun beberapa bentuk PMS diyakini kurang umum menyebar dengan cara ini, dan oral seks telah direkomendasikan sebagai bentuk seks yang aman dengan memperhatikan kebersihan masing-masing.

Survei

Sebuah laporan yang dikeluarkan pada bulan September 2005 oleh Pusat Nasional untuk Statistik Kesehatan dalam sebuah artikel edisi September 26, 2005, majalah Time. Hasil survei yang dikelola komputer lebih dari 12.000 orang Amerika antara usia 15 – 44, menyatakan bahwa lebih dari setengah remaja telah melakukan oral seks. Sementara beberapa headline telah menafsirkan ini sebagai bukti bahwa seks oral di kalangan remaja meningkat, ini adalah studi komprehensif pertama dari jenisnya untuk mengkaji hal ini.

Kultur

Sikap budaya terhadap berbagai bentuk oral seks dari jijik dan tabu sampai kepada bentuk penghormatan ada dalam banyak budaya di seluruh bagian dunia dan peradaban

Klitoris

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Clitoris_anatomy_labeled-en.svg

Anatomi internal vulva  manusia, dengan kulit pembungkus klitoris dan labia minora diindikasikan sebagai garis. Klitoris memanjang dari bagian yang terlihat titik di bawah tulang kemaluan.

Klitoris atau kelentit adalah organ seksual wanita yang ditemukan di ujung sebelah atas antara kedua labia minora (bibir vagina dalam).

Klitoris identik dengan penis pada pria karena bentuknya mirip penis dan sensitif seperti penis. Klitoris banyak dialiri pembuluh darah dan urat syaraf, sehingga klitoris merupakan daerah yang sangat sensitif terhadap rangsangan seksual.

Bentuk

Klitoris terdiri dari satu daerah bulat atau kepala, disebut kelenjar, dan bagian yang lebih panjang, disebut batang, yang memiliki bentuk-bentuk cekungan mirip dengan yang dipunyai penis. Jaringan dari bibir bagian dalam biasanya menutupi batang klitoris, yang membentuk tudung atau kulit khatan untuk melindunginya. Satu-satunya bagian dari klitoris yang dapat dilihat langsung adalah kelenjarnya, yang terlihat seperti kancing kecil berkilat. Ukuran dan bentuknya berbeda-beda pada setiap wanita. Klitoris dapat dilihat dengan mendorong kulit selubung klitoris ke belakang. Ada banyak sekali ujung saraf dalam klitoris dan di daerah sekitarnya.

Fungsi

Banyaknya ujung saraf dalam klitoris menyebabkannya menjadi sangat sensitif terhadap sentuhan atau tekanan langsung atau tidak langsung. Hal ini mirip dengan penis pada pria. Rangsangan pada daerah klitoris dapat menjadi nikmat, bahkan memberikan pemiliknya kenikmatan seksual merupakan satu-satunya fungsi organ ini yang diketahui, dan klitoris adalah satu-satunya organ manusia yang memiliki pemberi kenikmatan sebagai fungsi utama. Klitoris tidak ada hubungannya dengan kehamilan, menstruasi, atau kencing.

Proses terangsang secara klitoris

Saat seorang wanita menjadi terangsang secara seksual, kelenjar dan batang klitoris terisi darah dan ukurannya membesar. Kelenjar ini dapat menggandakan ukuran diameternya. Tidak ada bukti bahwa klitoris yang lebih besar berarti lebih tinggi rangsangan seksual. Saat rangsangan erotik berlanjut dan orgasme datang, klitoris menjadi kurang terlihat karena tertutup oleh jaringan penutup klitoris yang membesar. Pembesaran ini dirancang untuk melindungi klitoris dari kontak langsung, yang, bagi beberapa wanita, dapat mengganggu daripada mengenakkan. Klitoris akan keluar lagi saat rangsangan dihentikan.

Setelah orgasme klitoris kembali ke ukuran semula dalam waktu sepuluh menit karena orgasme menyebabkan pembubaran darah yang terkumpul. Bila seorang wanita tidak mengalami orgasme, darah yang telah mengalir ke dalam klitoris akibat rangsangan seksual dapat tetap berada disana, menyebabkan klitoris tetap membesar untuk beberapa jam. Banyak wanita yang merasakan hal ini tidak nyaman.

Klitoris seorang wanita dapat dirangsang melalui sentuhan langsung atau tidak langsung. Saat bersetubuh penis tidak menyentuh klitoris secara langsung. Masuknya penis ke dalam vagina, posisi apapun yang digunakan, menggerakkan labia minora, dan gerakan bibir yang menyentuh klitoris ini yang biasanya menyebabkan orgasme. Kontak langsung dengan klitoris dengan menyentuhkan dengan jari, alat penggetar, atau lidah dapat menyebabkan rasa tidak nyaman bagi banyak wanita. Bagi wanita ini, elusan atau jilatan biasa pada daerah di sekitar klitoris dirasakan lebih nikmat. Wanita lainnya menikmati stimulasi langsung. Ada banyak sekali variasi sensitifitas pada klitoris, dan setiap wanita akan menemukan mana yang dirasakan terbaik.

Advertisements

Rahasia Agar Wanita Capai Klimaks Berulang

KHUSUS PASUTRI-NEW

 

Wanita memiliki kemampuan meraih orgasme lebih dari sekali.

Banyak yang mengira jika multiple orgasm atau orgasme berkali-kali sulit untuk diraih. Padahal, menurut Lou Paget, penulis”The Great Lover Playbook,” wanita lebih mudah menggapai lebih dari satu kali orgasme ketimbang pria. 

“Wanita tidak melalui fase refraktori atau pelepasan aliran darah setelah ejakulasi seperti laki-laki, sehingga orgasme bisa terjadi lagi setelah detik pertama klimaks,” ujar Paget.

Berikut ini beberapa tip agar Anda lebih mudah mencapai kenikmatan berlipat, seperti dikutip dari iVillage:

Rahasia #1: Percaya diri

Para peneliti di Johns Hopkins Bloomberg of Public Health mengungkapkan, wanita dewasa yang memiliki kepercayaan diri dan empati lebih besar dari wanita lainnya dapat meraih klimaks lebih mudah. 

Oleh sebab itu, jika seorang wanita tegang selama hubungan seksual atau merasa malu, kemungkinan ia tidak bisa mencapai orgasme sama sekali. Dalam kata lain, belajarlah untuk mencintai diri sendiri.

Rahasia #2: Tidak tabu untuk mempelajari tubuh

Untuk mengeksplorasi konsep multiple orgasm, Anda bisa melakukannya sendiri dulu tanpa hubungan intim. Hal ini bagus karena tidak ada tekanan dari pihak Anda maupun pasangan. “Yang sering terjadi ketika wanita melakukan masturbasi, mereka akan menemukan wilayah peka lain yang tidak mereka sangka-sangka,” kata Paget.

Rahasia #3: Mengenal letak area-area sensitif

“G-Spot bukan satu-satunya cara untuk meraih orgasme,” ungkap Paget. Ia menambahkan,  wanita mampu mencapai kepuasan dari 10 jenis stimulasi, termasuk pada puting payudara, klitoris, dan vagina. Jika pasangan Anda merangsang titik-titik sensitif itu pada saat yang sama, tentu akan menciptakan respon orgasmik.

Rahasia #4: Pemilihan waktu dan pengaturan tempo yang tepat

“Wanita lebih mampu mengalami multiple orgasm ketika perhatian mereka tidak terpecah seperti selama akhir pekan atau liburan,” jelas Paget.

Pemilihan waktu juga mengacu pada ritme yang terjalin selama hubungan intim. “Wanita butuh pengaturan tempo karena itu membuat mereka rileks, sehingga memungkinkan gairah datang lebih dalam,” kata Billy Sunday Mars, penulis Fit for Love. “Jika tidak, bahkan satu orgasme akan sulit untuk dicapai.”

Rahasia #5: Mengerti sudut yang pas

“Hubungan intim bisa lebih menyenangkan bila Anda dan pasangan bisa menemukan posisi yang tepat,” ujar Mars.

Menggunakan bantal di bawah punggung bawah, dan menciptakan sudut nyaman menjadikan sesi bercinta makin hangat.

Berani mencoba? (eh)

Source: VIVAlife

Jenis Orgasme yang Paling Mudah Didapatkan oleh Wanita

PASUTRI 150

images (2)

Ada berbagai cara yang bisa dilakukan oleh wanita untuk mendapatkan kepuasannya. Ada wanita yang hanya butuh stimulasi payudara dan ada juga yang harus dirangsang klitorisnya untuk mendapatkan orgasme.

Diantara semua cara tersebut, ada dua cara yang paling gampang dan paling nikmat untuk wanita. Seperti yang dikutip oleh Womens Health dalam jurnal NeuroQuantology, berikut adalah dua tipe orgasme yang paling mudah dan bisa membuat wanita bahagia :

Orgasme Lewat Vagina

Sampai saat ini, keberadaan G-Spot masih menjadi dipertanyakan. Tetapi sebanyak 30 % wanita mengaku mendapatkan kepuasan saat daerah tersebut dirangsang dengan penetrasi. Untuk mengetahui letak G-spot Anda, Anda bisa menggunakan jari Anda untuk menjelajahi vagina Anda, sehingga mengetahui daerah yang paling sensitif ketika dirangsang.

Ketika suami telah penetrasi, usahakan agar penisnya menyentuh daerah tersebut. Agar penis suami bisa menyentuh G-spot, posisi yang sebaiknya Anda gunakan adalah dengan saling berbaring berhadapan dan kaki yang saling berkaitan. Sari Cooper, seorang terapis seks dan kolumnis di Psychology Today menjelaskan “posisi ini membuat penetrasi lebih dalam sehingga menstimulasi G-spot.”

Orgasme Klitoris

Memberikan stimulasi klitoris adalah cara lain yang mudah dan efektif untuk bisa memberikan orgasme pada seorang wanita. Dilansir dari SavvyMiss, sebanyak 95% wanita yang distimulasi di daerah tersebut akan mendapatkan orgasmenya.

Dr. Petra Boynton, seorang psikolog seks menjelaskan “area klitoris adalah area paling sensitif ketimbang vagina. Jadi saat mendapat stimulasi, bisa membuat wanita lebih bergairah ketimbang penetrasi vagina.”

Kadang, meskipun suami telah cukup dalam melakukan penetrasi tetapi istrinya belum juga bisa mendapatkan orgasme. Hal ini terjadi karena ada lebih banyak jumlah syaraf yang terdapat di bagian depan vagina daripada di dinding vagina. Hal inilah yang kemudian menyebabkan seorang wanita sulit mendapatkan orgasme lewat penetrasi.

Untuk menyiasatinya, mintalah suami untuk melakukan gerakan memutar saat melakukan penetrasi. Dengan begini, maka tulang penis suami bisa lebih mendekati daerah klitoris Anda.

Hal ini jugalah yang menyebabkan seorang wanita lebih menyukai posisi wanita di atas. Karena dengan begini, istri bisa mengontrol gerakannya dengan cara menggerak-gerakkan pinggul agar klitorisnya bisa terstimulasi secara maksimal.

 

 

5 Jenis Orgasme Wanita yang Wajib Anda Tahu

PASUTRI 150

Dibandingkan dengan orgasme pada pria, orgasme wanita adalah langka tapi jauh lebih megah.

Sementara bagi 90 persen pria tidak mengalami kesulitan orgasmesaat berhubungan seks, klimaks bagi seorang wanitamembutuhkan usaha lebih. Tapi, respon tubuh dan seksual wanitasangat berbeda dari pria.

Seorang wanita memiliki begitu banyak zona sensitif seksual, mereka memiliki klitoris dan mampu orgasme berulang! Sementara, pria hanya memiliki satu jenis orgasme, tubuh wanitamampu mencapai orgasme melalui berbagai cara.

Berikut ini 5 jenis orgasme yang berbeda pada setiap wanita.

Orgasme Klitoris

Klitoris adalah organ sensitif kecil yang terletak di bagian atas celah genital di mana labia bertemu dan dikelilingi oleh vulva. Bagian yang sulit yang dikelilingi oleh vulva lembut. Sekarang banyak wanita mengalami kesulitan mengalami orgasmevaginal biasa dan stimulasi klitoris adalah cara lain untuk mencapaiorgasme. Klitoris, yang sarat dengan lebih dari 8.000 ujung saraf, adalah satu-satunya organ yang dikenal dengan tujuan utamanya adalah kenikmatan seksual.

Baca Juga: Tips Menghisap Miss V Istri

Orgasme Vagina

Sekitar satu dari tiga wanita bisa orgasmemelalui hubungan seks secara teratur. Ini biasanya dicapai melalui hubungan biasa. Diyakini bahwa ini dilakukan melalui rangsangan G-Spot sebagai zona sensitif seksual di vagina wanita, yang pada saat dirangsang dapat menyebabkan gairah seksual ekstrim danorgasme kuat.

Baca Juga: Tips Menghisap Miss V Istri

Multi Orgasme

Sementara pria mengalami orgasme yang sering bertepatan dengan ejakulasi, wanita dapat mengalami orgasmeberkali-kali. Rata-rata wanita bisa mencapai beberapa kali orgasme; setelah mencapai puncak sekali, ia bisa mencapai yang berikutnya dengan mudah.

Orgasme Gabungan

Gabungan stimulasi G-Spot dengan stimulasiklitoris bisa memberikan seorang wanita mencapai orgasme. Para suami dapat merangsang keduanya pada saat yang sama, atau mencari posisi seks di mana pangkal penis menggosok klitoris.

Orgasme Payudara atau Puting

Pada beberapa wanita, stimulasi payudara dapat menyebabkan orgasme yang intens. Ini mungkin karena payudara terhubung dengan daerah otak yang bertanggung jawab untuk kenikmatan seksual. Penelitian juga menunjukkan bahwa selama stimulasi payudara, hormon oksitosin dilepaskan. Hormon ini bertanggung jawab atas kenikmatan dan rangsangan seksual.

PAYUDARA

Baca Juga:

Jenis-jenis Orgasme yang dapat dialami oleh Wanita

KHUSUS PASUTRI-NEW

 

728px-Satisfy-a-Woman-Step-20-Version-2

Small Orgasme:

  1. Foreplay Orgasme

Ini orgasme berlangsung selama foreplay (pra-penetrasi”). Orgasme foreplay sangat penting, karena memungkinkan Anda untuk “pemanasan” dan mengalami multiple orgasme nanti saat Anda memasukanya Setiap pasangan hebat mengalami orgasme foreplay.

  1. Orgasme Puting

Beberapa wanita dapat mengalami orgasme melalui stimulasi puting saja, dan sebagian besar wanita memang mengalaminya.

  1. Orgasme Klitoris

Orgasme ini berkonsentrasi pada klitoris. Bukan sebagai intens orgasme vagina lainnya, tetapi ini adalah orgasme jenis pemanasan & wanita relatif mudah untuk mengalaminya.

  1. “Deep Spot” Orgasme (A and Y spot)

Orgasme pada “tempat yang dalam” kebanyakan wanita mengalaminya, sebuah sensasi ketika benda yang besar & panjang memasuki liang kewanitaan mereka.

Big Orgasme:

  1. “G-Spot” Orgasme

Hampir serupa dengan “Deep Spot” orgasme, tapi tidak begitu intens. Sebuah orgasme yang luar biasa bagi seorang wanita. Untuk mendapatkannya anda harus mengalami trik (gaya bercinta) tertentu & tentunya anda harus mencobanya berulang-ulang kali untuk mendapatkan hasilnya.

  1. Vagina Orgasme

Orgasme normal saat Anda berada di dalam dirinya, sangat mirip dengan orgasme “deep spot”. Biasanya lebih intens daripada orgasme foreplay, tapi untuk beberapa wanita, ini sangat sulit dicapai. Jauh lebih mudah untuk mencapai orgasme foreplay.

7. Orgasme Anal/Dubur

Ini terjadi pada wanita yang senang dengan variasi sex. wanita akan mengalami orgasme klitoris atau vagina selama “rear entry (Mr P masuk dari lubang belakang)”. Karena hal ini menggetarkan bagian A spot ( kalau di Maho di spot apa coba ?? bingung gw ).Beberapa Pengakuan wanita , rasanya sangat berbeda dengan orgasme klitoris atau vagina itu sendiri (karena titik A berada jauh di dalam liang vagina).

  1. Orgasme Multiple/Ganda

Orgasme Multiple terjadi ketika kekasih Anda mengalami orgasme dan Anda memberinya orgasme lain tepat setelah orgasme pertamanya. Hal ini berbeda dengan Continous orgasme berkelanjutan.

  1. Continious Orgasme (Terus-menerus)

Hal ini menyebabkan dia mulai mengalami orgasme yang tak terkendali dan berulang-ulang ( wajahnya akan terlihat flushing, gerakan perut , dan beberapa gerakan anggota tubuh yang tidak beraturan ). Dengan orgasme yang terus menerus dia akan kelelahan & mengatakan dia tidak tahu berapa banyak orgasme yang ia alami. (BIG O)

Cotinious orgasme tidak didapatkan melalui masturbasi/onani. Jika Anda berhasil memberikan wanita Anda orgasme yang satu ini, mungkin ia akan kecanduan seks dengan Anda, sehingga lakukan & berikan orgasme ini kepada wanita yang benar-benar Anda inginkan!

  1. Squirting Orgasme

Ejakulasi pada wanita (menyemprotkan cairan orgasme dari saluran kencing seperti layaknya laki2). Tidak semua perempuan dapat mengalami orgasme yang satu ini! Inilah Super Supreme BIG O.

Bahan ejakulasi yang dikeluarkan adalah campuran glukose dan enzym dari kelenjar Scene, terkadang urine sisa juga ikut keluar (usahakan kosongkan kantung kemih sebelum bercinta).

Berbeda dengan orgasme-orgasme yang telah dibahas di atas. Perlu trik khusus untuk memberikan wanita Anda Squirting Orgasme yang luar biasa dan akan membasahi tempat tidur.

Jadi kalau agan berhasil memberikan paling tidak 3 jenis orgasme pada wanita anda, dapat dikatakan si wanita puas. Apakah bisa terjadi ke 10 orgasme diatas pada saat melakukan hubungan sex ??

Tips Agar Wanita Mencapai Klimaks

 PASUTRI 150

SUSAH MENCAPAI KLIMAKS? COBA LAKUKAN INI!

Banyak wanita mengeluh susah mencapai klimaks ketika bercinta. Menurut sebuah penelitian, stres dan depresi adalah salah satu faktor utama penyebab wanita gagal orgasme. Jika Anda juga mengalami masalah serupa, coba lakukan tips seperti yang dilansir dari Prevention berikut ini.

Posisi seks

Ganti posisi seks lain ketika bercinta. Misalnya mengubah misionaris menjadi wanita di atas. Dengan mengeksplorasi hal baru, pasangan tentu bisa lebih mudah mencapai klimaks. Posisi ‘Angkat Bokong’ (Bum Lift Sex Position)

Jangan berpikir

Terkadang pasangan terlalu serius memikirkan masalah pekerjaan, anak, atau tagihan listrik. Pikiran itu akhirnya mengganggu konsentrasi bercinta dengan pasangan.

Gangguan sekitar

Matikan televisi ketika bercinta, kunci pintu, jauhkan binatang peliharaan dan gangguan lainnya di sekitar ranjang. Hal ini dilakukan agar pasangan bisa fokus memuaskan dan mencapai kenikmatan.

Foreplay

Foreplay terlalu sebentar juga bisa menjadi penyebab pasangan susah mencapai klimaks. Jika ini masalah utamanya, jatah foreplay bisa ditambah untuk merangsang pasangan.

Penetrasi

Orgasme bisa terjadi jika penetrasi dilakukan secara maksimal. Caranya adalah dengan meletakkan bantal di atas pinggul sehingga penetrasi lebih maksimal dan membuat pasangan meraih klimaks.

Itulah beberapa cara ampuh yang bisa dilakukan untuk meraih orgasme. Semoga bermanfaat!

 

 

.

6 Trik Baru untuk Mencapai Orgasme Saat Bercinta

14 September 2013

KHUSUS PASUTRI-NEW

content

Bercinta tanpa orgasme, seperti makan nasi tanpa garam, rasanya hambar. Pentingnya orgasme inilah yang membuat banyak wanita melakukan cara-cara tertentu agar bisa meraihnya.

Sayangnya tidak semua cara yang disarankan pakar seks itu bisa membuat wanita mendapatkan klimaksnya. Jika Anda termasuk yang belum berhasil orgasme, mungkin tujuh trik baru berikut ini yang dipaparkan Marie Claire USA dapat dicoba:

1. Berkompetisi

130721_trik11

Daftarkan diri Anda dalam lomba lari maraton atau pertandingan olahraga lainnya yang Anda kuasai. Menurut penelitian yang dipublikasikan di jurnal Evolution and Human Behavior, kompetisi memicu peningkatan kadar testosterone pada wanita hingga 24%. Peningkatan hormon tersebut juga dapat membuat libido naik.

2. Air Hangat

130748_trik21

Coba mandi dengan air hangat sebelum bercinta. Saat mandi, Anda bisa menaruh handuk hangat di bawah Miss V selama beberapa menit. Menurut penulis ‘Pleasure’, Hilda Hutcherson, suhu hangat tersebut bisa membuat darah mengalir lebih lancar ke Miss V, sehingga meningkatkan lubrikasi dan sensitifitas.

3. Bedtime Stories

130816_trik41

Bukan hanya anak-anak yang perlu dibacakan cerita sebelum tidur, Anda pun kadang juga membutuhkannya. Tapi tentu saja karena tujuannya untuk membangkitkhan gairah, pilih buku bertema erotis. Atau kalau memang Anda bisa, tulis saja sendiri cerita ‘panas’ Anda lalu bacakan di depan pasangan.

4. Ramuan Khusus

130841_trik31Untuk Anda yang percaya pada khasiat ramuan tradisional, bisa mencoba resep dari penulis ‘Sex: Rediscovering Desire Through Techniques & Therapies, Aliza Baron. Resepnya yaitu susu hangat dengan campuran kuma-kuma. Kuma-kuma (Crocus sativus) merupakan sejenis semak-semak dengan bunga tunggal berbentuk corong, berwarna ungu atau kemerahan dengan corak putih sebagai dasarnya. Tanaman ini diyakini berasal dari Asia Barat Daya. Bagian yang dimanfaatkan sebagai pembangkit gairah seks adalah bunganya, yang diserbuk setelah lebih dulu dikeringkan.

 

5. Bercinta di Waktu yang Tepat

130911_trik51

Menurut penulis ’28 Days, a daily guide to your menstrual cycle’ Gabirelle Lichterman, menjelang datang bulan, level testosterone dalam tubuh biasanya bertambah sehingga libido pun meningkat, payudara dan klitoris juga menjadi sangat sensitif. Bercintalah di waktu ini karena orgasme biasanya lebih mudah terjadi, bukan hanya sekali tapi bisa beberapa kali.

6. Posisi Baru: C.A.T.

130950_trik61C.A.T. merupakan kepanjangan dari Coital Alignment Technique. Minta pasangan mengangkat tubuhnya sedikit lebih ke atas sehingga tulang pubisnya menyentuh area klitoris Anda. Secara ilmiah hal ini terbukti meningkatkan kenikmatan. Dalam Journal of Sex and Marital Therapy dikatakan, dengan posisi CAT, kemungkinan wanita meraih orgasmenya meningkat 50%.

“Saat melakukan teknik ini, pasangan tidak menekan Anda terlalu dalam, sehingga dia bisa lebih bergerak berirama. Dengan cara ini klitoris wanita lebih terstimulasi secara konsisten,” ujar Sex Therapist Dr. Joy Davidson

Wanita Tak Harus Orgasme untuk Dapatkan Kepuasan Bercinta

 15 September 2013

KHUSUS PASUTRI-NEW

192449_200117coupleok362a

Banyak artikel dan penelitian yang membahas tentang orgasme wanita, tapi bagaimana dan kapan ia mendapatkan orgasme masih menjadi misteri hingga kini. Beberapa dokter dan pakar seks mengatakan, bagi sebagian besar wanita tidak merasakan orgasme saat bercinta adalah hal yang sangat normal.

Di akhir tahun 1970, sejumlah pihak bahkan mengklaim kalau orgasme pada wanita sebenarnya tidak ada. Benarkah demikian? Terlepas dari mitos atau fakta, nyatanya wanita memang bisa menikmati kepuasan seks dengan atau tanpa orgasme. Ini dia beberapa alasan yang dijelaskan oleh para pakar, seperti dilansir iDiva.

Kepuasan Seks Belum Tentu Karena Orgasme

Sebagian wanita bisa merasakan kenikmatan dan kepuasan seks tanpa harus orgasme. Menurut psikolog Dennis Sugrue, orgasme bukan satu-satunya puncak kenikmatan seks bagi wanita, tapi bagaimana dia mengalami kedekatan fisik maupun emosional saat bersama pasangan.

Mantan ketua American Association of Sex Educators, Counselors, and Therapists ini mengatakan, “Banyak yang berpendapat jika tidak merasakan orgasme, maka pengalaman seksual wanita akan membosankan. Menurut saya anggapan itu berarti tidak memahami wanita dan seksualitasnya.”

Keintiman Lebih Penting dari Orgasme

Banyak wanita cenderung lebih menginginkan keintiman dan kedekatan emosional dengan pasangannya daripada mendapatkan orgasme. Hal itu dibenarkan oleh peneliti seks Beverly Whipple dalam bukunya ‘The Science of Orgasm’.

“Anda harus ingat, apa pun yang memberi rasa nikmat dan kepuasan (pada wanita) bisa jadi puncak kegiatan seks itu sendiri (tanpa harus orgasme),” jelas Beverly.

Sementara itu, pakar seks Dr Mahinder Watsa menuturkan, “Memang sangat bagus ketika wanita bisa orgasme, tapi itu bukan satu-satunya bagian dari pengalaman seksual. Bahkan banyak wanita lebih memilih mendapat foreplay yang menyenangkan daripada saat penetrasi maupun orgasme. Karena untuk sebagian wanita, berciuman, berpelukan dan merasa diperhatikan serta disayang pasangan lebih memuaskan.”

“Ungkapan kasih sayang, dikombinasikan dengan penetrasi seks perlahan dan stabil akan menimbulkan sensasi seks yang luar biasa di akhir,” tambahnya.

 

4 Cara Sederhana Mendapatkan Orgasme

13 September 2013

KHUSUS PASUTRI-NEW

222133_192449200117coupleok362b

Bagi wanita, mendapatkan orgasme bukanlah hal yang mudah. Padahal mencapai titik klimaks merupakan bagian penting dalam seks.

Seringnya, wanitalah yang sulit mendapatkan orgasme ketimbang pria. Dalam soal bercinta memang dibutuhkan kerjasama antar pasangan dan diri sendiri. Inilah cara sederhana agar wanita lebih mudah mendapatkan orgasme, seperti dirangkum dari Your Tango.

1. Relaks

Relaks merupakan faktor penting yang Anda butuhkan untuk mendapatkan orgasme. Ketika Anda merasa tegang, maka orgasme semakin jauh dari Anda. Perasaan tegang bisa terjadi mungkin karena Anda terlalu memikirkan orgasme. Nikmatilah setiap sesi bercinta Anda, sehingga Anda akan lebih mudah mencapai klimaks.

2. Foreplay Lebih Lama

Pria dan wanita menikmati foreplay. Tidak usah terburu-buru penetrasi. Nikmatilah setiap sentuhan yang diberikan pasangan untuk Anda dan jangan malu untuk membimbing pasangan untuk menyentuh daerah yang memang sensitif untuk Anda. Foreplay sebaiknya dilakukan minimal 20 menit bahkan bisa lebih lama. ‘Pemanasan’ dalam seks sangat perlu karena bisa membuat Anda semakin santai dan lebih mudah mencapai orgasme.

3. Matikan Lampu dan Nyalakan Musik

Buatlah suasana seromantis mungkin. Matikan lampu, buat suasana temaram dan nyalakan musik klasik untuk membangkitkan aura romantis. Dalam kegelapan, pasangan tidak bisa melihat tubuh Anda, sehingga dia bisa mengeksplor sesukanya. Tentu ini semakin seru, karena ada bagian-bagian yang tubuh yang mungkin memberikan sensasi hebat. Orgasme pun lebih mudah dicapai.

4. Ketahui Apa yang Membuat Anda Bergairah

Relaks dan mematikan lampu memang menjadi cara bagus untuk mendapatkan kenikmatan bercinta, tapi cara tersebut terlalu pasif. Cari tahu apa yang membuat Anda lebih bergairah dengan mengeksplor tubuh Anda. Luangkan waktu Anda di kasur ketika sendiri untuk belajar mengetahui tubuh Anda dan titik rangsangan. Anda bisa menggunakan bantuan mainan seks seperti dildo atau vibrator.

Bercinta Jadi Berisik karena Orgasme Lebih “Hot”?

20 Agustus 2013

KHUSUS PASUTRI-NEW

Posisi-Seks-Agar-Cepat-Hamil

Riset dari University of Central Lancashire tahun 2011 pernah mengungkapkan, suara-suara berisik yang dikeluarkan oleh perempuan saat bercinta tak selalu menunjukkan bahwa ia tengah orgasme. Kaum perempuan bukan mengeluarkan suara-suara tersebut untuk mengekspresikan kenikmatan yang mereka rasakan, melainkan untuk menciptakan suasana yang lebih menggairahkan. Dengan demikian, pria akan terdorong untuk mengalami orgasme.

Kini muncul penelitian baru dari Leeds University yang menyatakan: pasangan yang berisik saat bercinta kemungkinan besar mengalami momen yang lebih menyenangkan di ranjang. Mereka mengundang 71 responden perempuan untuk merekam seberapa keras kegaduhan yang mereka buat, dan kapan suara berisik itu terjadi.

Ada beberapa temuan yang mirip dengan hasil temuan peneliti University of Central Lancashire. Para peneliti Leeds mendapati, bahwa dua pertiga dari responden paling berisik sebelum dan sesudah pasangannya mencapai orgasme. Kegaduhan itu biasa mereka lakukan untuk membuat pasangan semakin bersemangat dan membantu mencapai klimaks.

Leeds juga mengungkapkan temuan barunya, di mana 92 persen perempuan mengatakan bahwa mereka yakin bahwa rintihan mereka saat berhubungan seks bisa meningkatkan keyakinan diri pasangan. Kemudian, 87 persen perempuan mengatakan, itulah alasan mereka melakukannya.

Perempuan juga disebut semakin gaduh karena orgasme yang mereka alami jauh lebih intens daripada orgasme kaum lelaki. Hal ini disebabkan ikatan saraf pada klitoris jauh lebih besar daripada saraf-saraf di area penis kaum pria, sehingga memberi tambahan sensasi saat mencapai klimaks.

Temuan lain yang tak kalah menarik juga pernah dilontarkan situs Lovehoney. Jajak pendapat yang dilakukan situs ini mengesahkan apa yang menjadi mitos selama ini, yaitu bahwa perempuan jauh lebih berisik ketimbang laki-laki saat berhubungan intim. Hampir seluruh perempuan yang disurvei (94 persen) mengakuinya, dan tujuh dari 10 pria juga sepakat dengan pengakuan tersebut.

Namun pakar seks Tracey Cox tidak yakin seks yang dimeriahkan dengan rintihan dan lenguhan perempuan akan menghasilkan hubungan seks yang lebih baik.

“Tidak ada penjelasan ilmiah mengapa salah satu jenis kelamin jadi lebih gaduh di ranjang. Itu lebih tergantung pada masing-masing orang. Sebagian orang bisa berteriak-teriak saat nonton konser, tapi yang lain bisa saja nonton tanpa bersuara. Tidak berarti yang diam saja ini tidak menikmati konsernya, kan?” tukasnya.

Tracey juga tidak setuju dengan anggapan bahwa pria akan mencapai orgasme lebih mudah jika mereka tahu telah berhasil memuaskan pasangan. Menurutnya hal ini malah membuat perempuan merasa tertekan, karena harus membuat pria tahu bahwa mereka senang dan puas dengan sesi bercinta tersebut.

“Salah satu teori pernah mengungkapkan mengapa perempuan lebih sering pura-pura orgasme daripada pria, yaitu karena kemungkinan mereka merasa wajib memberikan ‘bukti’ bahwa mereka menikmati sesi tersebut,” ujar penulis buku The Sex Doctor ini.