Tag Archives: Sosial

Mengenal Bansos Rastra (2018)

Mari Mengenal Bansos Rastra (2018) : Bantuan Sosial Dari Pemerintah Untuk Mengurangi Beban Masyarakat Kurang Mampu

Dalam postingan saya kali ini, akan saya berikan ringkasan secara umum mengenai Bantuan Sosial Beras Sejahtera (Bansos Rastra) dari pemerintah melalui Kementerian Sosial RI yang diteruskan sampai kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Ringkasan saya ini bertujuan agar kita mengetahui tentang Bansos Rastra dan ikut mengawal proses pelaksaannya nanti.

a. Apa itu Bansos Rastra

Bantuan Sosial Beras Sejahtera (Bansos Rastra) adalah bantuan pangan dalam bentuk beras (natura) yang diberikan oleh pemerintah untuk disalurkan setiap bulannya kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tanpa dikenakan biaya tebus/ harga. Beras yang disalurkan adalah beras berkualitas medium sejumlah 10 Kg.

Bansos Rastra pada awal mulanya adalah bantuan Raskin/ Rastra yang disalurkan kepada penerima manfaat sebesar 15 Kg per keluarga dengan biaya tebus Rp 1.600,-/kg kemudian bertransformasi menjadi bansos rastra dan berubah fungsi dari pola bantuan bersubsidi menjadi bantuan sosial.

b. Tujuan

Bansos Rastra mempunyai tujuan untuk mengurangi beban pengeluaran Keluarga Penerima Manfaat melalui pemberian beras kualitas medium dengan jumlah 10 Kg setiap bulannya tanpa dikenakan biaya tebus.

c. Manfaat

Peningkatan ketahanan pangan bagi keluarga penerima manfaat

  • Peningkatan akses pangan baik secara fisik (natura/ beras) dan ekonomi (tanpa biaya tebus);
  • Sebagai pasar bagi hasil pertanian padi;
  • Upaya menstabilkan harga beras di pasaran;
  • Pengendalian inflasi dan menjaga stok pangan nasional dan
  • Membantu tumbuhnya perekonomian di daerah.

d. Penerima Manfaat

Penerima manfaat bansos rastra adalah keluarga dengan kondisi sosial ekonomi nya 25 % terendah di daerah pelaksaannya. Kemudian disebutkan sebagai keluarga penerima manfaat (KPM) Bansos Rastra, yang nama dan alamatnya terdapat dalam data yang ditetapkan oleh Menteri Sosial.

Data KPM Bansos Rastra adalah Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin atau yang disebut DT-PPFM. Data ini merupakan hasil Pemutakhiran Basis Data Terpadu (PBDT) di tahun 2015. Penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) termasuk dalam penerima Bansos Rastra.

e. Kesimpulan

Bansos rastra merupakan hak masyarakat kurang mampu melalui pemberian beras kualitas medium sejumlah 10 Kg/ KPM setiap bulannya tanpa dikenakan biaya tebus. Dengan pemberian bantuan ini diharapkan keluarga penerima manfaat dapat hidup lebih sejahtera.
Apabila teradi pelanggaran dalam pelaksaannya, maka pihak yang melakukannya akan diproses sesuai perundang-undangan dan hukum yang berlaku.

Demikianlah ringkasan dari saya tentang Bansos Rastra. Penting bagi saya untuk berbagi informasi ini karena saya sebagai Pendamping Sosial PKH juga akan terlibat langsung dalam proses pelaksanaannya. Dimulai dari tahap sosialisai yang telah kami lakukan di kecamatan kami yaitu Gandapura, Bireuen, Aceh, sampai pada tahap pendistribusian nanti. Selain itu juga sebagai informasi buat teman-teman yang membaca dan belum mengetahui tentang program ini, agar ikut aktif mengawasi pendistribusiannya nanti.

Menurut saya, mengambil, memotong dan menghilangkan hak masyarakat kurang mampu/ miskin itu adalah “PERBUATAN KEJI”.

Source: steemit

Menteri Sosial Ubah Nama Raskin Jadi Rastra

ALOR, KOMPAS.com – Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan penggantian nama beras bantuan bagi masyarakat miskin atau beras miskin (raskin) menjadi beras sejahtera atau rastra.

Pemikiran untuk mengubah nama beras yang disubsidi oleh pemerintah ini muncul ketika Khofifah mengunjungi Gudang Bulog Divre Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dia lalu mengumumkannya ketika melakukan peninjauan pembagian dana Program Keluarga Harapan (PKH) di Kantor Pos Alor.

“Hari ini saya ingin sampaikan pergantian nama dari Raskin menjadi Rastra, beras sejahtera,” kata Menteri Sosial usai meninjau pembagian uang bantuan Program Keluarga Harapan di Kantor Pos Alor, NTT, Jumat (28/8/2015).

Menurut Khofifah, penggantian nama ini untuk mengubah pemikiran yang sebelumnya beras ini untuk menbantu masyarakat miskin, agar kini beras yang disubsidi pemerintah untuk mengubah kehidupan masyarakat menjadi lebih sejahtera.

Raskin atau sekarang disebut rastra adalah beras yang disubsidi pemerintah untuk masyarakat berekonomi lemah. Beras ini dijual pada harga yang relatif murah dan mendapat subsidi sebesar Rp 5.000 per kilogram.

Source: Kompas- 28/08/2015