Tag Archives: Sperma

5 Hal yang Terbukti Dapat Merusak Sperma

Oleh Fajar Fadhillah | Data medis direview oleh dr. Tania Savitri.

272890322-hello-sehat-1024x742

Ada banyak hal yang menyebabkan pasangan sulit hamil terkait sperma suami, di antaranya kualitas sperma yang rendah. Dalam 1 dari 10 pasangan yang tidak subur, diperkirakan bahwa sebanyak 30% faktor penyebabnya adalah karena sperma. Selain faktor bawaan, ada kemungkinan ini disebabkan oleh hal-hal yang merusak sperma.

Meskipun pria menghasilkan jutaan sperma per harinya (dibandingkan dengan perempuan yang melepaskan sel telur sejumlah 300-400 selama hidup mereka), faktor eksternal seperti suhu dapat sangat mempengaruhi kesehatan sperma. Dan karena sel sperma membutuhkan waktu sekitar 75 hari untuk tumbuh menjadi dewasa, kualitas sperma yang buruk dapat mempengaruhi kesuburan Anda.

Ini adalah 5 faktor mengejutkan yang dapat menurunkan kualitas sperma:

1. Panas berlebih

Testis manusia tidak dapat berfungsi dengan baik kecuali suhunya lebih dingin daripada bagian tubuh yang lain. Untungnya, anatomi laki-laki dirancang untuk menciptakan jarak antara testis dan suhu inti tubuh. Jika suhu testis naik hingga menjadi 37˚C, produksi sperma terganggu. Beberapa situasi sehari-hari yang memungkinkan testis Anda terpapar panas berlebih adalah saat berendam air panas, bekerja dengan laptop di pangkuan Anda, menggunakan celana yang ketat, atau duduk terlalu lama di tempat yang panas misalnya saat menyetir bis atau truk.

2. Varikokel

Hampir 15% pria memiliki varikokel, alias pembuluh darah yang membesar di skrotum, biasanya terletak di sebelah kiri testis. Saat seorang pria memiliki jumlah sperma yang rendah, para dokter mungkin akan merekomendasikan perbaikan varises, yaitu sebuah prosedur yang memperbaiki pembuluh darah yang membesar di skrotum dengan pembedahan atau melalui embolisasi perkutan (prosedur non-bedah menggunakan kateter).

Meskipun tidak terlihat jelas, varikokel dapat mengganggu produksi sperma dengan mengganggu aliran darah, membuat skrotum panas, atau menyebabkan darah kembali ke pembuluh darah yang memasok testis. Meskipun ada sedikit bukti bahwa kesuburan membaik setelah embolisasi varises, beberapa dokter percaya operasi ini dapat meningkatkan kualitas sperma.

3. Kegemukan

Kelebihan berat badan bukan hanya mengganggu kesuburan wanita, tapi juga bisa mengurangi jumlah sperma dan menyebabkan disfungsi seksual pada pria. Menurut sebuah penelitian tahun 2009 oleh WHO, pria yang awalnya subur namun kemudian mengalami kegemukan ternyata fungsi testisnya menurun drastis dan jumlah sperma menjadi lebih rendah secara signifikan.

Namun, walaupun kegemukan dapat mengurangi jumlah sperma, ini tidak akan membuat pria mandul kecuali ia menderita obesitas alias kelebihan berat badan esktrem.

4. Alkohol, narkoba, dan rokok

Tembakau, alkohol, dan ganja dapat merusak fungsi seksual. Penyalahgunaan alkohol mempengaruhi kualitas dan produksi sperma secara negatif, sementara merokok mengganggu motilitas/pergerakan sperma.

Selain memperlambat keluarnya sperma, penelitian lain menunjukkan bahwa merokok dapat merusak DNA sperma dan meningkatkan risiko impotensi. Ganja juga tidak baik karena telah terbukti mengurangi jumlah sperma, fungsi sperma, dan kesuburan pria secara keseluruhan.

5. Masalah lain yang mempengaruhi sperma

Beberapa kondisi fisik dan psikologis juga dapat mempengaruhi sperma secara negatif, termasuk:

  • Stres emosional. Stres dapat mengganggu hormon-hormon yang memengaruhi kesuburan.
  • Kelainan genetik. Kelainan kromosom dapat menyebabkan penurunan atau terhentinya produksi sperma. Contohnya, salah satu bentuk kista fibrosis dapat menyebabkan vas deferens tidak terbentuk.
  • Faktor yang merugikan lainnya. Antibodi antisperma, ketidakseimbangan hormonal, kanker testis, buah zakar yang tidak turun, dan masalah seksual juga dapat mempengaruhi sperma.

4 Jenis Makanan untuk Meningkatkan Kualitas Sperma

Oleh Arinda Veratamala | Data medis direview oleh Hello Sehat Medical Review Team.

makanan-untuk-meningkatkan-kualitas-sperma

Apakah Anda tahu bahwa apa yang Anda makan dapat mempengaruhi kualitas sperma Anda? Beberapa makanan dapat mempengaruhi kualitas sperma Anda, ada yang menjadikannya buruk dan ada yang menjadikannya berkualitas lebih baik. Sama seperti wanita, pria juga dianjurkan untuk memakan makanan sehat dan bergizi untuk menghasilkan kualitas sperma yang baik.

Jika Anda memiliki masalah kesuburan, mungkin salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah asupan makanan Anda. Kebiasaan makan yang buruk dan tidak sehat dapat menurunkan kualitas dan kuantitas sperma. Penelitian oleh Schmid, et al. pada tahun 2012 menunjukkan bahwa pria dengan asupan makanan dan suplemen dari mikronutrien tertentu, seperti vitamin E, vitamin C, vitamin A, folat, dan seng yang tinggi, dapat memproduksi sperma dengan kerusakan DNA yang lebih sedikit, terutama pada pria yang lebih tua.

Penelitian yang melibatkan 80 pria usia 20-80 ini membuktikan bahwa asupan makanan yang mengandung mikronutrien tertentu dapat meningkatkan kualitas sperma pria. Sehingga, tidak masalah bagi pria yang sudah berumur jika ingin mempunyai anak selama masih mempunyai kualitas sperma yang baik.

Makanan yang meningkatkan kualitas sperma

Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kualitas sperma adalah asupan makanan. Vitamin dan mineral dalam makanan berperan penting dalam meningkatkan kualitas sperma sehingga membantu sperma untuk bergerak dan melakukan pembuahan. Beberapa makanan mengandung vitamin dan mineral yang diperlukan sperma untuk meningkatkan kualitasnya, yaitu:

1. Seng dan Selenium

Seng dan selenium dapat meningkatkan kualitas sperma. Kadar seng dan selenium yang rendah dalam tubuh berhubungan dengan kualitas sperma yang buruk dan mengurangi kemampuan sperma untuk bergerak (motilitas rendah).

Bisa didapatkan dari:

Daging sapi, ayam, telur, produk susu, udang, dan tiram. Sedangkan makanan sumber selenium adalah roti, ikan, daging sapi, telur, dan bawang putih. Bawang putih selain mengandung selenium, juga mengandung alisin yang dapat meningkatkan aliran darah ke organ seksual serta melindungi sperma dari kerusakan.

2. Antioksidan

Makanan yang mengandung antioksidan adalah makanan yang mengandung vitamin C, vitamin E, dan vitamin A (dalam bentuk beta-karoten). Antioksidan dapat meningkatkan kualitas sperma dengan menurunkan jumlah radikal bebas dalam tubuh yang dapat menyebabkan kerusakan pada membran sel. Antioksidan banyak terdapat di sayuran dan buah-buahan.

Bisa didapatkan dari:

  • Pisang, mengandung vitamin A dan vitamin C, selain itu juga mengandung enzim bromelain yang dapat membantu meningkatkan libido pria dan mengatur hormon seks.
  • Brokoli, wortel, dan bayam mengandung vitamin A. Kekurangan vitamin A dapat membuat sperma pria bergerak lamban.
  • Asparagus mengandung vitamin C yang dapat melindungi sperma dari kerusakan dan meningkatkan motilitas (pergerakan) dan volume sperma.
  • Cokelat hitam (dark chocolate) juga mengandung antioksidan tinggi yang dapat melawan radikal bebas dalam tubuh. Juga mengandung asam amino yang dapat meningkatkan volume sperma menjadi dua kali lipat.

3. Folat

Folat atau vitamin B9 penting untuk kualitas sperma, walaupun masih sedikit bukti yang menghubungkan antara asupan kaya folat dengan meningkatnya jumlah sperma.

Bisa didapatkan dari:

Sayuran berdaun hijau, seperti brokoli, bayam, asparagus, dan lobak hijau. Folat juga dapat ditemukan pada jeruk dan kentang, serta pada sereal yang sudah difortifikasi dengan asam folat.

4. Asam lemak omega-3

Asam lemak omega-3 dapat membantu meningkatkan jumlah sperma dan membantu meningkatkan aliran darah ke alat kelamin. Seperti dilansir dari menshealth.com, pria yang banyak mengonsumsi makanan yang mengandung asam lemak omega-3 memiliki kualitas sperma yang lebih baik dari mereka yang kurang asupan asam lemak omega-3 berdasarkan penelitian Human Reproduction. Penelitian lain yang diterbitkan oleh Biology of Reproduction, menunjukkan bahwa pria yang memakan 75 gram kacang walnut per hari mempunyai kualitas sperma yang lebih baik setelah 3 bulan diikuti. Bentuk sperma lebih baik sehingga memudahkan pergerakan sperma. Peneliti menduga bahwa kandungan asam alfa-linoleat (ALA), salah satu jenis asam lemak omega-3, pada kacang walnut yang meningkatkan kualitas dari sperma ini.

Bisa didapatkan dari:

Kacang walnut, kepiting, salmon, ayam, dan lemak ikan.

Selain memperbanyak makanan di atas, bagi Anda yang mempunyai kebiasaan minum minuman beralkohol dan merokok sebaiknya dikurangi untuk dapat meningkatkan kualitas sperma Anda. Sedangkan, tidak masalah untuk tetap mengonsumsi minuman yang mengandung kafein, seperti kopi dan teh, asalkan masih dalam batas yang wajar.

 

 

6 Cara Meningkatkan Jumlah Sperma

KHUSUS PASUTRI


Oleh Adinda Rudystina. Data medis direview oleh Hello Sehat Medical Review Team.

sperma-kental[1]

Sperma merupakan sel reproduksi pada pria yang dihasilkan oleh testis dan bertujuan untuk membuahi sel telur wanita. Itulah mengapa pria terkadang merasa terbebani oleh jumlah sperma yang rendah. Jumlah sperma merupakan salah satu faktor penting dalam merencanakan kehamilan. Oleh karena itu, penting bagi setiap orang, khususnya pria, untuk mengetahui bagaimana caranya meningkatkan jumlah sperma secara alami dan apa saja faktor yang menyebabkan jumlah sperma menjadi rendah.

Menurut Dr. Ray Sahelian, M.D., jumlah sperma normal terdiri dari 20 juta atau lebih sperma per satu mililiter air mani. Setidaknya 60% dari sperma tersebut harus memiliki bentuk yang normal dan menunjukkan motilitas (gerak maju) normal.

sperma-1

Faktor-faktor penyebab jumlah sperma rendah


Berikut ini adalah berbagai faktor penyebab rendahnya jumlah sperma pada pria yang harus dihindari:

  • Merokok
  • Paparan panas berlebih pada skrotum
  • Stres
  • Kurangnya ejakulasi air mani
  • Faktor keturunan
  • Obesitas
  • Memiliki beberapa Penyakit Menular Seksual (PMS)
  • Beberapa obat-obatan dan antibiotik tertentu yang bisa menyerang sperma
  • Masalah hormonal
  • Diet tak seimbang

Faktor-faktor yang dapat meningkatkan jumlah sperma


1. Makan makanan berwarna merah

Pada bulan Mei 2014, Ohio’s Cleveland Clinic menerbitkan laporan yang memuat analisis dari 12 studi yang dilakukan oleh kelompok-kelompok studi di seluruh dunia. Laporan tersebut menemukan bahwa konsumsi likopen dapat meningkatkan kualitas, mobilitas, dan volume sperma secara drastis hingga 70%. Likopen merupakan nutrisi penting yang umumnya ditemukan dalam buah dan sayuran seperti tomat, stroberi, ceri, dan paprika merah.

2. Selalu terhidrasi

Air sangat penting untuk metabolisme optimum suatu sel hidup. Setiap manusia membutuhkan sekitar 4 liter cairan setiap hari untuk menghindari dehidrasi pada tubuh dan meningkatkan jumlah sperma.

Paling tidak, minum 2 liter minuman sehat, seperti air, yoghurt, dan jus buah dapat meningkatkan jumlah sperma. Ketika cuaca lebih panas dari biasanya, minum dengan volume lebih dari itu sangat dibutuhkan.

3. Olahraga

Pria yang melakukan olahraga secara moderat memiliki motilitas yang lebih baik dibandingkan dengan pria yang kurang atau terlalu aktif secara fisik. Duduk untuk waktu yang lama, seperti menonton TV, akan mengurangi jumlah sperma.

4. Mengurangi makanan berbasis kedelai

Makan makanan yang berbasis kacang kedelai secara berlebihan akan menurunkan jumlah sperma pria, karena makanan yang berbasis kedelai mengandung fitoestrogen (hormon pada tanaman yang mirip estrogen manusia). Dr. Jorge Chavarro dari Harvard School of Public Health di Boston, menemukan bahwa pria yang mengonsumsi banyak makanan kedelai memiliki jumlah sperma lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi makanan kedelai.

5. Menghindari panas berlebih pada testis

Panas berlebih pada testis dapat menyebabkan jumlah sperma rendah. Oleh karena itu, wajib bagi pria untuk menghindari mandi air hangat, spa, dan sauna, terutama jika sedang mencoba untuk mempunyai anak.

Katun dan serat alami harus digunakan untuk mengganti pakaian dalam sintetis dan ketat. Penelitian juga mengungkapkan bahwa pria yang tidur di kasur air (waterbeds) mengalami empat kali kemungkinan lebih besar untuk memiliki jumlah sperma rendah daripada mereka yang tidur di kasur tradisional.

6. Mengonsumsi suplemen peningkat jumlah sperma

Zinc

Zinc merupakan salah satu mineral yang telah terbukti dapat meningkatkan jumlah sperma dan memiliki efek positif pada motilitas sperma, dan morfologi sperma.

Sumber makanan yang kaya akan zinc adalah daging sapi, bayam, asparagus, jamur, daging domba, biji wijen, biji labu, kacang, mete, kalkun, kacang hijau, tomat, yoghurt, tofu, brokoli, rumput laut, dan lain-lain.

Selenium

Selenium diperlukan untuk produksi sperma. Gizi selenium yang baik penting untuk antioksidan dan untuk alasan kesehatan lainnya.

Sumber makanan yang kaya akan selenium adalah tuna, udang, ikan sarden, salmon, ikan cod, jamur, asparagus, kalkun, daging sapi, daging domba, beras merah, telur, dan lain-lain.

Coenzyme Q10

Ini adalah antioksidan penting yang dibuat dalam tubuh manusia. Co Q10 dapat membantu melindungi sel-sel dari kerusakan radikal bebas, melindungi DNA, dan diperlukan untuk fungsi dasar sel. Co Q10 sangat penting bagi kesehatan sperma. Namun, tingkat Co Q10 akan menurun seiring bertambahnya usia, sehingga penting bagi pria untuk meningkatkan Co Q10.

Sumber makanan yang mengandung Co Q10 adalah brokoli, kacang-kacangan, ikan, kerang, daging babi, ayam, dan daging sapi.

Vitamin E

Vitamin E adalah antioksidan kuat yang dapat membantu sistem kekebalan tubuh secara alami. Studi telah menunjukkan manfaat vitamin E pada kesehatan sperma dan motilitas pada pria.

Sumber makanan yang kaya akan vitamin E adalah biji bunga matahari, bayam, asparagus, kale, udang, minyak, kacang, alpukat, dan lain-lain.

Asam Folat

Studi telah menunjukkan bahwa asam folat memiliki efek positif pada peningkatan jumlah sperma. Asupan rendah akan asam folat memiliki pengaruh yang sangat buruk, seperti peningkatan keguguran, cacat lahir dengan penyakit darah dan bahkan mungkin kanker.

Sumber makanan yang mengandung asam folat adalah lentil, bayam, kembang kol, brokoli, bayam, peterseli, kacang hitam, kacang navy, kacang merah, dan lain-lain.

Vitamin B12 Cobalamin

Ini adalah sejenis vitamin B kompleks yang sangat penting dalam mendukung kardiovaskular, produksi DNA, meningkatkan otak dan aktivitas sistem saraf, meningkatkan jumlah sperma secara alami, dan meningkatkan kesehatan sperma.

Sumber makanan yang mengandung B12 Cobalamin adalah ikan sarden, salmon, tuna, ikan cod, daging domba, udang, yoghurt, ayam, jamur, dan lain-lain.

Vitamin C

Di antara semua nutrisi mungkin ini adalah yang paling familiar. Vitamin C berisi kolagen untuk kesehatan kulit dan tulang, selain itu ia juga dapat memproduksi serotonin untuk fungsi otak, melindungi tubuh dari radikal bebas, meningkatkan jumlah sperma, dan meningkatkan motilitas sperma secara alami.

Sumber makanan yang kaya akan vitamin C adalah buah-buahan dan sayuran, terutama pepaya, nanas, jeruk, brokoli, kubis, stroberi, anggur, dan lain-lain.

L-Carnitine

L-Carnitine adalah asam amino yang secara alami diproduksi di dalam tubuh. Sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa L-Carnitine dapat membantu meningkatkan jumlah sperma dan motilitas sperma pada pria.

 

Cara Tingkatkan Sperma

2 Agustus 2013

KHSUS PASUTRI

17(579)

Jumlah sperma rendah, menjadi salah satu penyebab infertilitas atau ketidaksuburan pada pria. Selain gaya hidup yang dsebut sebagai penjetus minimnya jumlah sperma ini, beberapa penyakit juga menyumbang peran untuk itu. Obesitas, diabetes, juga gangguan mental seperti stres. Penyebab lain yang juga mengganggu produksi sperma, termasuk tidak rutin berejakulasi.

Takaran sperma normal yakni 1,5 hingga 5,0 mililiter per ejakulasi dengan jumlah sperma 20 hingga 150 juta per milliliter. Sperma normal juga harus memiliki 60 persen sperma berbentuk normal dan gerakan maju normal (motilitas).

Berikut daftar sumber nutrisi yang mampu meningkatkan jumlah sperma.

Vitamin B

Keju, telur, susu, yoghurt, sereal, bayam, kacang-kacangan dan biji-bijian.

Zinc

Tiram, wijen, biji bunga matahari, jahe, bibit gandum, daging merah, dark chocolate, biji semangka dan biji labu.

Selenium

Kerang, hati, ikan, biji bunga matahari, kepiting, udang, lobster, dan sereal yang terbuat dari beras, gandum dan oat.

Selain mengonsumsi makanan sumber vitamin B, zinc dan selenium untuk meningkatkan jumlah dan kualitas sperma, ada juga cara alami lain yang dapat dilakukan. Seperti:

  • Menikmati kegiatan seksual bersama pasangan
  • Hindari makanan olahan dan makanan tinggi lemak
  • Latihan yoga untuk mengurangi stres dan meningkatkan kesehatan secara menyeluruh
  • Hindari memakai celana ketat untuk menghindari gangguan pada skrotum
  • Istirahat yang cukup setiap harinya.
  • Lakukan diet untuk menyeimbangkan hormon, bagi penderita obesitas
  • Hindari duduk selama berjam-jam.
  • Rutin melakukan pijat seluruh tubuh untuk meningkatkan sirkulas