Waduk Karangkates | Ir. Sutami

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Waduk Karangkates)

Opera Snapshot_2017-11-24_200930_id.wikipedia.org

Waduk Ir. Sutami, disebut juga Bendungan Sutami, Waduk Karangkates, atau Bendungan Karangkates, merupakan bendungan yang menciptakan suatu waduk karena tertahannya aliran Sungai Brantas. Waduk ini terletak di Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Bendungan ini dikelola oleh Perum Jasa Tirta I. Air waduk ini berasal dari mata air di Gunung Arjuno dan ditambah air hujan.

Waduk Ir. Sutami mempunyai fungsi sebagai:

  • Pengendali banjir dengan kala ulang 50 tahun setara 1.650 m3/detik,
  • Pembangkit listrik dengan daya 3 x 35.000 kWh (488 juta kWh/tahun),
  • Penyediaan air irigasi 24 m³/dt pada musim kemarau (seluas 34.000 ha) melalui pengaliran ke hilir,
  • Pariwisata dan perikanan darat.

Waduk dikelola oleh Jasa Tirta I , pengelolaan PLTA oleh Pembangkitan Jawa-Bali

Perikanan disini dilakukan oleh warga setempat dengan menggunakan jaring terampung yang biasa disebut kerramba (warga menyebut kerambak). Pemeliharaan ikan dengan memanfaatkan perairan di waduk Ir Sutami ini terjadi semenjak era reformasi, yang sebelumnya menangkap dan memelihara ikan di perairan ini dilarang oleh pihak pemilik bendungan.

Selain manfaat sebagai sarana pariwisata dan perikanan, Bendungan Sutami yang juga biasa disebut “dam” oleh masyarakat setempat ini juga memiliki manfaat lain, yaitu digunakan sebagai akses oleh para pengentara motor untuk melintas pada siang hari dengan membayar karcis. Mereka yang sering melintas mayoritas adalah warga yang tinggal di wilayah selatan waduk, seperti warga Kalipare dan Donomulyo.

 

Advertisements

Waduk Jatiluhur

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Waduk Jatiluhur terletak di Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat (±9 km dari pusat Kota Purwakarta). Bendungan Jatiluhur adalah bendungan terbesar di Indonesia. Bendungan itu dinamakan oleh pemerintah Waduk Ir. H. Juanda, dengan panorama danau yang luasnya 8.300 ha. Bendungan ini mulai dibangun sejak tahun 1957 oleh kontraktor asal Perancis Compagnie française d’entreprise, dengan potensi air yang tersedia sebesar 12,9 miliar m3 / tahun dan merupakan waduk serbaguna pertama di Indonesia.

Di dalam Waduk Jatiluhur, terpasang 6 unit turbin dengan daya terpasang 187 MW dengan produksi tenaga listrik rata-rata 1.000 juta kwh setiap tahun, dikelola oleh Perum Jasa Tirta II.

Selain dari itu Waduk Jatiluhur memiliki fungsi penyediaan air irigasi untuk 242.000 ha sawah (dua kali tanam setahun), air baku air minum, budi daya perikanan dan pengendali banjir yang dikelola oleh Perum Jasa Trita II.

Selain berfungsi sebagai PLTA dengan sistem limpasan terbesar di dunia, kawasan Jatiluhur memiliki banyak fasilitas rekreasi yang memadai, seperi hotel dan bungalow, bar dan restaurant, lapangan tenis, bilyard, perkemahan, kolam renang dengan water slide, ruang pertemuan, sarana rekreasi dan olahraga air, playground dan fasilitas lainnya. Sarana olahraga dan rekreasi air misalnya mendayung, selancar angin, kapal pesiar, ski air, boating dan lainnya.

Di perairan Danau Jatiluhur ini juga terdapat budidaya ikan keramba jaring apung, yang menjadi daya tarik tersendiri. Di waktu siang atau dalam keheningan malam kita dapat memancing penuh ketenangan sambil menikmati ikan bakar.

Dikawasan ini pula kita dapat melihat Stasiun Satelit Bumi yang dikelola oleh PT. Indosat Tbk. (±7 km dari pusat Kota Purwakarta), sebagai alat komunikasi internasional. Jenis layanan yang disediakan antara lain international toll free service (ITFS), Indosat Calling Card (ICC), international direct dan lainnya.

Waduk Jatiluhur dapat dikunjungi melalui Jalan Tol Purbaleunyi (Purwakarta-Bandung-Cileunyi), keluar di Gerbang Tol Jatiluhur.

1280px-Jatiluhur_dam

Bendungan Jatiluhur

1024px-Jatiluhur_lake

Waduk Jatiluhur

1280px-Jatiluhur_jembatan_oranye

Bendungan Jatiluhur dilihat dari Jembatan Oranye di bawah bendungan

 

 

Waduk Batutegi

fad020d7709cae03f53c2bc92be5c531

Pembangunan bendungan Batutegi dimulai dari tahun 1995. Biaya yang digunakan untuk membangun bendungan Batutegi diambil dari dana APBN pemerintah pusat. Selain itu pemerintah pusat juga meminjam uang ke Japan Bank For International Cooperation untuk membiayai pembangunan bendungan.

Bendungan-batutegi-tanggamus-lampung-isamas54.blogspotcom-1024x682

Pada saat pembangunan bendungan Batutegi, pemerintah Indonesia menggunakan jasa konsultan dari dalam dan luar negeri. Ada PRC Engineering dari Amerika, Sinotech dari Taiwan, dan Kadenus yang merupakan konsultan dalam negeri.

Sayangnya pada saat proses pembangunan pada tahun 1998, bendungan ini sempat memakan korban jiwa dari para pekerjanya. Mereka tewas setelah tertimpa mesin pengecor semen yang mempunyai berat puluhan ton pada saat sedang membangun salah satu terowongan pembuangan air di bendungan Batutegi.

Total ada 13 korban jiwa yang meninggal pada saat kejadian. Untuk memperingati para korban yang meninggal pada saat membangun bendungan, pemerintah membuatkan sebuah tugu peringatan yang berisi ketiga belas nama dari korban jiwa pekerja bendungan. Tugu peringatan ini bisa anda temui pada salah satu bagian di puncak bendungan.

Bendungan Batutegi selesai di bangun dan mulai dibuka pada tahun 2004. Peresmian bendungan terjadi pada tanggal 8 Maret 2004. Proses peresmian itu sendiri dilakukan oleh Presiden Indonesia yang pada waktu itu dijabat oleh Ibu Megawati Sukarnoputri. Informasi ini bisa terlihat dari prasasti peresmian yang terbuat dari batu marmer hitam yang terletak pada salah satu bagian di puncak bendungan.

Jalanan Menuju Lokasi Bendungan Batutegi

Bendungan Batutegi mempunyai kapasitas penampungan yang mampu menahan debit air sebanyak 9 juta meter kubik. Pada saat PLTA yang berada di bendungan ini mampu menghasilkan listrik dengan kapasitas total mencapai 125,2 giga watt per tahun.

20133155

Sayangnya kondisi debit air di bendungan Batutegi tidak selalu mencapai kapasitas puncaknya. Sehingga belum tentu bisa menghasilkan potensi output listrik sesuai dengan kapasitas maksimumnya. Bahkan pada tahun 2008 bendungan Batutegi sempat ditutup karena kekurangan tinggi air minimal yang dibutuhkan untuk menggerakkan generator listrik, yaitu setinggi 274 meter diatas permukaan laut.

Pada saat itu ketinggian permukaan air di bendungan sempat serendah 235 meter diatas permukaan laut. Beberapa pihak menyalahkan penutupan sementara bendungan Batutegi karena penggundulan hutan yang terjadi disepanjang aliran sungai menuju bendungan. Untungnya kini ketinggian permukaan air di bendungan Batutegi tidak lagi serendah seperti yang terjadi pada tahun 2008.

Selain dimanfaatkan untuk menjalankan PLTA, bendungan Batutegi juga berfungsi sebagai penyuplai aliran air yang digunakan oleh puluhan ribu hektar areal persawahan yang dilewati oleh aliran sungai dimana bendungan berada.

Areal persawahan ini terletak di 5 kabupaten dan kota berbeda yang ada di Lampung mengandalkan air dari bendungan untuk pengairan. Selain itu kota di Lampung seperti Metro, Beranti, dan Bandar Lampung mengandalkan aliran air dari bendungan Batutegi sebagai bahan baku air minum.

Bendungan Batutegi digunakan untuk menahan aliran dari dua sungai, yaitu Way Sekampung dan Seputih. Sekedar informasi saja, way adalah bahasa Lampung untuk sungai. Bendungan Batutegi adalah salah satu dari tiga bendungan yang ada di Lampung.

Dua bendungan lainnya, yaitu bendungan Way Rarem dan bendungan Tirta Shinta. Kedua bendungan tersebut terletak di Kotabumi. Bersama-sama di ketiga PLTA yang beroperasi di bendungan tersebut digunakan untuk menyuplai listrik bagi penduduk Lampung.

Puncak Bendungan Batutegi

Jalanan menuju ke lokasi bendungan Batutegi sendiri sudah menampakkan keindahannya. Karena bendungan ini terletak diantara dua bukit, maka jalanannya meliuk-liuk mengelilingi dinding bukit. Dari jalanan tersebut bisa terlihat sungai dalam yang mengalir melewati sisi bukit. Salah satu ujung sungai ini ditahan oleh bendungan Batutegi. Pemandangan sungai berikut dengan latar belakang perbukitan yang menghijau bisa terlihat sangat indah dari kejauhan.

09barutegijpg_k469K

Bangunan dari bendungan Batutegi menjulang dari bawah air hingga puncaknya setinggi 113 m. Dengan panjang bagian puncaknya yang membelah aliran sungai sepanjang 690 m. Sementara lebar dari puncak itu sendiri mencapai 5 m. Salah satu sisi bendungan Batutegi dihubungkan ke sebuah bukit.

Dinding bukit yang terhubung langsung ke bendungan diperkuat dengan konstruksi beton. Mungkin digunakan untuk mencegah longsoran tanah. Pada dinding tersebut terdapat cetakan nama Bendungan Batutegi. Dari kejauhan anda bisa melihat cetakan nama berikut dengan latar belakang dinding betonnya yang kontras dengan hijaunya tanaman yang memenuhi bukit.

Ada tangga yang bisa anda gunakan untuk menaiki puncak bukit tersebut dari atas bendungan. Hanya saja jumlah anak tangganya begitu banyak sekali. Mungkin anda perlu berhenti sesekali ketika menaiki tangga tersebut.

Karena posisi bendungan yang begitu tinggi hingga hampir mencapai puncak bukit yang ada disebelahnya, maka anda bisa melihat pemandangan yang luas dari atas bendungan. Ada sebuah jalanan beraspal pada bagian puncak bendungan ini yang diapit oleh trotoar.

Karena kendaraan pengunjung tidak boleh memasuki kawasan puncak bendungan, maka mereka bisa menggunakan trotoar ini untuk berjalan-jalan di puncak bendungan. Kedua sisi trotoar ini dibatasi oleh pagar pembatas dimana pemandangan permukaan airnya sangat kontras.

Pada satu sisi aliran air di bagian hulu relatif lebih tenang, tapi mempunyai permukaan air yang sangat tinggi ketimbang dari sisi yang satunya lagi. Sementara itu pada bagian hilir meskipun tidak mempunyai permukaan air yang tinggi, namun aliran airnya sangat deras.

Karena langsung keluar dari terowongan air yang ada di badan bendungan. Pada bagian hilir ini anda bisa melihat beberapa bangunan seperti kantor, pos pembangkit listrik, dan beberapa tangga yang merupakan bagian dari fasilitas PLTA bendungan Batutegi. Jika dilihat dari puncak bendungan, maka bangunan tersebut nampak sangat kecil sekali.

Bendungan Batutegi yang merupakan bendungan terbesar di Asia Tenggara terletak di Kabupaten Tanggamus, Lampung yang bisa anda capai dengan kendaraan bermotor dalam waktu sekitar 2 jam bila dari ibukota Provinsi Bandar Lampung.

Waduk Gajah Mungkur

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Opera Snapshot_2017-11-23_203354_id.wikipedia.org

50819965

Waduk Gajah Mungkur adalah sebuah waduk yang terletak 6 km di selatan Kota kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Perairan danau buatan ini dibuat dengan membendung sungai terpanjang di pulau Jawa yaitu sungai Bengawan Solo.

Dinamakan Gajah Mungkur, karena lokasinya yang tak jauh dari Pegunungan Gajah Mungkur disebelah barat waduk. Luas Daerah Tangkapan Air (DTA) waduk ini mencapai 1.350 Km dengan pintu masuk melalui beberapa sungai besar yaitu Bengawan Solo, Sungai Kaduang, Sungai Tirtomoyo, Sungai Parangjoho, Sungai Temon, dan Sungai Posong.

Luas genangan maksimum Waduk Gajah Mungkur adalah 88.000 Hektar mencangkup 7 kecamatan yaitu Kecamatan Wonogiri, Ngadirojo, Nguntoronadi, Baturetno, Giriwoyo, Eromoko, Kecamatan Wuryantoro. Sedangkan bangunan bendungan berada di Desa Pokohkidul, Kecamatan Wonogiri.

Pembangunan


Pembangunan Waduk Gajah Mungkur direncanakan sejak tahun 1964 dengan fungsi utama sebagai pengendali banjir di Sungai Bengawan Solo. Kemudian rencana induk pembangunanya dirumuskan pada tahun 1972-1974 dengan bantuan Overseas Technical Cooperation of Jepang. Lalu mulai dibangun pada akhir tahun 1976-1981 dan mulai beroperasi pada tahun 1982.

Pengerjaan pembangunan Waduk Gajah Mungkur dilakukan secara swakelola oleh 2.500 pekerja bersama dengan 35 konsultan Nippon Koei Co Ltd Jepang. Untuk membangun waduk ini harus menenggelamkan 51 desa di 6 kecamatan.

Sehingga pemerintah memindahkan 67.515 Jiwa penduduk yang tergusur perairan waduk dengan transmigrasi bedol desa di Tahun 1976 ke Provinsi Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu dan Sumatera Selatan. Waduk ini direncanakan bisa berumur sampai 100 tahun.

Namun, sedimentasi yang terjadi menyebabkan umur waduk ini diperkirakan tidak akan lama. Perum Jasa Tirta Bengawan Solo kewalahan untuk melakukan perawatan terhadap Waduk Gajah Mungkur yang menjadi tugasnya. Kerusakan daerah aliran sungai (DAS) yang parah menyebabkan sedimentasi waduk sangat tinggi.

Pemanfaatan


Waduk Gajah Mungkur dibangun sebagai pengendalian banjir (flood control) sungai Bengawan Solo, dari 4000 m3/detik menjadi 400 m3/detik, sesuai kapasitas maksimum alur sungai di hilir bendungan. Selain itu Waduk Gajah Mungkur bisa mengairi sawah seluas 23.600 ha di daerah Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Klaten, Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Sragen.

Selain untuk memasok air minum Kota Wonogiri dan sekitarnya juga menghasilkan listrik dari PLTA sebesar 12,4 MegaWatt.Pada saat ini pembangkit listrik PLTA ini dikelola oleh anak perusahaan PLN, yaitu PT.Indonesia Power Unit Mrica. Waduk Gajah Mungkur juga merupakan tempat rekreasi yang sangat indah. Di sini tersedia kapal boat untuk mengelilingi perairan, juga sebagai tempat memancing. Selain itu dapat pula menikmati olahraga layang gantung (Gantole).

Terdapat juga taman rekreasi “Sendang” yang terletak 6 km arah selatan Kota Wonogiri.

Pada musim kemarau, debit air waduk akan kecil dan sebagian dari dasar waduk kelihatan. Dasar waduk yang di pinggiran dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untuk menanami tanaman semusim, seperti jagung.

51862-bukit-joglo-

 

Waduk Kedung Ombo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Opera Snapshot_2017-11-23_192501_id.wikipedia.org

8739581293_ecb035147e_b

destinasi-wisata-sragen-10. Waduk Kedung Ombo

Waduk Kedung Ombo merupakan salah satu waduk besar yang ada di Indonesia. Waduk Kedungombo terletak di perbatasan tiga kabupaten di Provinsi Jawa Tengah yaitu Kabupaten Grobogan, Kabupaten Sragen dan Kabupaten Boyolali tepatnya di Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan.

Bendungan utama Waduk Kedung Ombo berada di perbatasan Desa Rambat dan Desa Juworo, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan. Waduk ini menggunakan Kali Serang sebagai sumber air utamanya sesaat pertemuan dengan Sungai Uter/ Sungai Kombo/ Sungai Banjaran.

Sumber air lainnya dipasok dari beberapa anak sungai besar maupun kecil lainnnya yang menyuplai air ke Waduk Kedungombo antara lain Sungai Braholo, Sungai Tengah, Sungai Nglanji, Sungai Tapen, dan Sungai Sambas.

Pembangunan


Pada tahun 1985 pemerintah merencanakan membangun waduk baru di Jawa Tengah untuk PLTA berkekuatan 22,5 Megawatt (MW) dan dapat menampung air untuk kebutuhan 70 Hektare sawah disekitarnya.

Pembangunan Waduk Kedungombo ini dibiayai USD 156 juta dari Bank Dunia, USD 25,2 juta dari Bank Exim Jepang, dan APBN, dimulai tahun 1985 sampai dengan tahun 1989. Waduk mulai diairi pada 14 Januari 1989.

Cangkupan genangan waduk ini mencapai 6.576 Hektar (Perairan 2.830 Hektar dan Lahan Daratan 3.746 Hektar) dengan menenggelamkan 37 desa, 7 kecamatan di 3 kabupaten, yaitu Sragen, Boyolali, Grobogan.

Sebanyak 5.268 keluarga saat itu kehilangan tanahnya akibat pembangunan waduk ini. Waduk ini akhirnya diresmikan oleh Presiden Soeharto, tanggal 18 Mei 1991. Peristiwa penolakan penggusuran dan pemindahan lokasi permukiman oleh warga karena tanahnya akan dijadikan Waduk Kedungombo karena kecilnya jumlah ganti rugi yang diberikan dikenal dengan Kasus Kedung Ombo

Pemanfaatan


  • Irigasi
    Dengan luas genangan ± 4.500 Ha serta volume tampungan air normal sebesar 723 Juta M3 , Waduk Kedungombo mampu mengairi lebih dari 60 ribu hektar lahan pertanian di wilayah Kabupaten Grobogan, Kabupaten Demak, Kabupaten Kudus, Kabupaten Pati dan Kabupaten Jepara. Areal seluas itu dilayani dari tiga bendung pengambilan di sepanjang Kali Serang masing-masing Bendung Sidorejo, Bendung Sedadi dan Bendung Klambu yang merupakan sungai yang dijadikan saluran untuk mengalirkan air Waduk Kedungombo sejak pertama tanggal 14 Januari 1989 sampai sekarang. Untuk kebutuhan air daerah irigasi yang dilayani dengan memperhitungkan pengaruh ketersediaan air pada sungai – sungai lain di hilir waduk dan diperhitungkan pula aliran lateral Daerah Tangkapan Air (DTA) di pintu – pintu pengatur dari Bendung tersebut.
  • Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)
  • Perikanan
  • Pariwisata
  • Mencegah Banjir
  • Penampung Air

Megahnya Tempat Wisata Waduk Kedung Ombo Jawa Tengah

Diana Salsabila – 1:53 PM

Megahnya Tempat Wisata Waduk Kedung Ombo Jawa Tengah, Tempat Wisata Terindah – Waduk Kedung Ombo merupakan sebuah bedungan raksasa yang terdapat di Jawa Tengah. Waduk ini memiliki luas 6.576 hektar dan menempati 3 wilayah kabupaten, yaitu Kabupaten Grobogan, Kabupaten Sragen dan Kabupaten Boyolali. Keberadaan Waduk Kedung Omb ini sangat ermanfaat terutama sebagai sarana irigasi bagi persawahan yang berada di Kabupaten Grobogan dan sekitarnya. Selain sebagai sarana irigasi, Waduk Kedung Ombo juga dikembangkan sebagai tempat wisata yang sangat potensial. Salah satu spot di Tempat Wisata Waduk Kedung Ombo yang banyak didatangi wisatawan adalah yang ada di Desa Kedung Ombo, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan.

Fungsi Waduk Kedung Ombo

Seperti telah disampaiakn diatas bahwa fungsi utama Waduk Kedung Ombo adalah sebagai sarana irigasi. Ada lebih dari 60.000 hektar sawah yang dapat diairi dengan air dari Kedung Ombo ini. Sawah yang diairi Waduk Kedung Ombo ini berada di wilayah Kabupaten Grobogan, Sragen, Boyolali, Demak, Kudus dan Pati. Selain sebagai penyedia irigasi bagi lahan oertanian, Waduk Kedung Ombo juga dimanfaatkan untuk penyedia air baku, pembangkit tenaga listrik berkekuatan 22,5 megawat, Meredam banjir, Sebagai objek pariwisata, Perikanan, dengan adanya keramba-keramba dan pemancingan.

Keindahan Waduk Kedung Ombo

Memang tak heran apabila Waduk Kedung Ombo banyak dikunjungi oleh wisatawan, karena Waduk Kedung Ombo menawarkan keindahan alam yang menakjubkan. Anda dapat melihat secara langsung bendungan raksasa yang menjadi kebanggaan warga Jawa Tengah ini. Di sekitar waduk dapat anda lihat bagaimana bendungan ini dibuat. Di sekitra bendungan sendiri juga terlihat rapih. Di sekitar Waduk Kedung Ombo banyak ditumbuhi hutan yang rimbun yang dikelola oleh Perhutani.

Fasilitas di Obyek Wisata Kedung Ombo

Sebagai obyek wisata, Waduk Kedung Ombo sudah dikembangkan sedemikian rupa sehingga mebuat nyaman para pengunjung. Ada beberapa pemancingan yang siap melayani pengunjung dengan menyajikan berbagai masakan ikan air tawar. Jika ingin melihat lebih jauh ke dalam waduk anda juga dapat menyewa perahu motor yang dapat mengantarkan ana mengelilingi area Waduk Kedung Ombo. Di sepanjang Waduk Kedung Ombo juga banyak dutemui pehobi memancing yang mencoba meruntungannya memancing ikan air tawar, khususnya pada musim liburan.

Kasus Waduk Kedung Ombo

Tempat Wisata Waduk Kedung Ombo memang memiliki pemandangan yang indah serta memiliki manfaat yang sangat besar bagi masyarakat sekitar. Namun dibalik itu semua, Waduk Kedung Ombo menyimpan kisah yang teramat pilu. Kisah itu berhubungan dengan penolakan dari warga masyarakat yang tanahnya akan digunakan sebagai lokasi pembuatan waduk kedung ombo ini. Warga menolak karena enggan meninggalkan tanah kelahirannya dan juga karena ganti rugi tanah yang sangat kecil. Warga yang tidak mau pindah banyak mengalami acaman, teror dan penganiayaan dari aparat. Kisah selengkapnya dapat dibaca pada sumber lengkap dari Wikipedia.

Demikian tadi sedikit gambaran tentang Megahnya Tempat Wisata Waduk Kedung Ombo Jawa Tengah. Terus ikuti blog tempatwisatadaerah.blogspot.com untuk mendapatkan update informasi wisata lainnya.

Pesona Keindahan Destinasi Wisata Waduk Kedung Ombo di Sragen Jawa Tengah


Informasi Umum

Destinasi Wisata Waduk Kedung Ombo di Sragen Jawa Tengah adalah salah satu tempat wisata yang berada di kabupaten sragen, provinsi jawa tengah, negara indonesia. Destinasi Wisata Waduk Kedung Ombo di Sragen Jawa Tengah adalah tempat wisata yang ramai dengan wisatawan pada hari biasa maupun hari liburan. Tempat ini sangat indah dan bisa memberikan sensasi yang berbeda dengan aktivitas kita sehari hari.

Destinasi Wisata Waduk Kedung Ombo di Sragen Jawa Tengah memiliki pesona keindahan yang sangat menarik untuk dikunjungi. Sangat di sayangkan jika anda berada di kota sragen tidak mengunjungi wisata alam yang mempunyai keindahan yang tiada duanya tersebut.

Destinasi Wisata Waduk Kedung Ombo di Sragen Jawa Tengah sangat cocok untuk mengisi kegiatan liburan anda, apalagi saat liburan panjang seperti libur nasional, ataupun hari ibur lainnya. Keindahan Destinasi Wisata Waduk Kedung Ombo di Sragen Jawa Tengah ini sangatlah baik bagi anda semua yang berada di dekat atau di kejauhan untuk merapat mengunjungi tempat Destinasi Wisata Waduk Kedung Ombo di Sragen Jawa Tengah di kota sragen.

waduk

Lokasi

Dimana lokasi Destinasi Wisata Waduk Kedung Ombo di Sragen Jawa Tengah ? seperti yang tertulis di atas lokasi Destinasi Wisata Waduk Kedung Ombo di Sragen Jawa Tengah terletak di Kecamatan sragen, Kabupaten sragen, Provinsi jawa timur.

Tetapi jika anda masih bingung di mana lokasi atau letak Destinasi Wisata Waduk Kedung Ombo di Sragen Jawa Tengah saya sarankan anda mencari dengan mengetik Destinasi Wisata Waduk Kedung Ombo di Sragen Jawa Tengah di search google maps saja. Di Google maps sudah tertandai dimana lokasi yang anda cari tersebut.

waduk1

Daya Tarik

Destinasi Wisata Waduk Kedung Ombo di Sragen Jawa Tengah merupakan tempat wisata yang harus anda kunjungi karena pesona keindahannya tidak ada duanya. Penduduk lokal daerah sragen juga sangat ramah tamah terhadap wisatawan lokal maupun wisatawan asing.

Kota sragen juga terkenal akan keindahan obyek wisatanya , salah satu contohnya adalah Destinasi Wisata Waduk Kedung Ombo di Sragen Jawa Tengah ini. Letak waduk menduduki pertemuan tiga wilayah kabupaten, yaitu Boyolali, Sragen, dan Grobogan. Luas areal 5.898 hektas, luas genangan air 46 km persegi, volume air 731 juta meter kubik.

Panjang bendungn utama 1,6 km, lebar bagian atas 12 meter, lebar bagian bawah 362 meter. Tinggi elevasi air puncak 96 meter dan elevasi terendah 66 meter. Pada awal pembangunan, sebagai pengendali banjir wilayah Serang bawah. Sekarang, sudah mampu mengairi lahan pertanian seluas 60 ribu hektar.waduk ini menyuguhkan sejuta pesona keindahan alam yang khas dan unik.

Mulai dari awal perjalanan menuju obyek wisata ini sudah terasa udara yang sejuk dan alami, alam pedesaan yang tenang, bentang pegunungan yang memukau hijau segarwajarlah kalau waduk ini sering dikunjungi oleh para wisatawan domestik maupun mancanegara. Bangunan bendungan raksasa, lanskap sekitar yang indah, dikelilingi sabuk hijau hutan,

Fasilitas

Destinasi Wisata Waduk Kedung Ombo di Sragen Jawa Tengah bisa dibilang sebuah wisata alam yang memiliki beberapa akan fasilitas dan pelayanan di antaranya sebagai berikut :

  • Area Parkir kendaraan
  • Mushola
  • Kamar mandi / MCK
  • Penginapan
  • dan masih banyak lainya

Transportasi

Bagi wisatawan asal kota sragen sudah tidak bingung lagi untuk mendatangi lokasi Destinasi Wisata Waduk Kedung Ombo di Sragen Jawa Tengah. Akan tetapi bagaimana bagi wisatawan luar kota bahkan luar negeri, tentu mereka bingung dan takut kesasar. Tapi jangan khawatir bagi wisatawan luar kota sragen saya mempunyai solusinya agar anda semua tidak kesasar.

Tentunya sarana transportasi apa yang anda pakai untuk berwisata ke Destinasi Wisata Waduk Kedung Ombo di Sragen Jawa Tengah dengan memakai kendaraan pribadi seperti : Mobil atau motor pribadi. Anda bisa meminta panduan arah ke Destinasi Wisata Waduk Kedung Ombo di Sragen Jawa Tengah di google maps yang terpasang di smartphone anda. Karena memakai kendaraan pribadi akan lebih menyenangkan dari pada memakai kendaraan umum.

Akan tetapi jika anda memakai kendaraan umum seperti : bis umum atau angkutan lainnya juga bukan masalah besar, pasalnya anda bisa berhenti di terminal bus kota atau desa tujuan anda. Setelah itu melanjutkan dengan menggunakan ojek ataupun kendaraan pribadi anda menuju lokasi Destinasi Wisata Waduk Kedung Ombo di Sragen Jawa Tengah tersebut.

Saran dan Tips

Saran dan tips sebelum menuju ke tempat Destinasi Wisata Waduk Kedung Ombo di Sragen Jawa Tengah,anda perlu mempersiapkan keperluan yang akan butuhkan. Serta beberapa barang tambahan seperti kamera karena anda pasti ingin mengabadikan moment bersama kelurga ataupun teman – teman anda.

Jangan lupa bawa perlengkapan kesehatan (contohnya adalah sabun,tissue basah, sampo, antiseptik). Siapkanlah fisik dan kendaraan anda supaya liburan anda berjalan dengan lancar. Jaga kondisi diri anda dan selalu berhati – hati.

Peta Lokasi

pta waduk