Winatin Capsule

Source: TabletWise


Winatin Capsule – Penggunaan, Komposisi, Efek Samping dan Ulasan

WINATIN TABLET STRIP 1

Winatin Capsule diindikasikan untuk perawatan Gangguan kulit, Bersin, Ingusan, Hidung gatal, Iritasi mata, Merah dan kulit gatal dan kondisi lainnya. Winatin Capsule mengandung komposisi aktif berikut: Loratadine. Tersedia dalam bentuk capsule. Ifars memanufaktur Winatin Capsule. Informasi detil berkaitan dengan penggunaan Winatin Capsule, komposisi, dosis, efek samping dan ulasan dijabarkan dibawah:

Winatin Capsule Pemakaian

Winatin Capsule digunakan dalam perawatan, kontrol, pencegahan, & perbaikan penyakit, kondisi dan gejala berikut ini:

  • Gangguan Kulit
  • Bersin
  • Ingusan
  • Hidung Gatal
  • Iritasi mata
  • Merah dan Kulit Gatal

Winatin Capsule Cara Kerja, Mekanisme Tindakan dan Farmasologi

Winatin Capsule meningkatkan kondisi pasien dengan melakukan fungsi-fungsi berikut:

  • Memblokir histamin yang menghasilkan penolakan alergi.

Winatin Capsule – Efek samping

Berikut adalah daftar efek samping yang memungkinkan yang dapat terjadi dari semua bahan-bahan konstitusi Winatin Capsule. Ini bukanlah daftar yang komprehensif. Efek-efek samping ini memungkinkan, tetapi tidak selalu terjadi. Beberapa efek samping ini langka tetapi serius. Konsultasi pada dokter Anda jika Anda melihat efek samping berikut, terutama jika efek samping tidak hilang.

  • Pembengkakan jaringan di bawah kulit
  • Batuk
  • Mual
  • Kram perut
  • Radang lambung
  • Fungsi hati yang abnormal

Jika Anda memerhatikan efek samping lain yang tidak ada diatas, hubungi dokter Anda untuk nasihat medis. Anda juga dapat melaporkan efek samping ke otoritas administrasi makanan dan obat-obatan setempat Anda.

Winatin Capsule Peringatan & Cara Penggunaan

Sebelum menggunakan obat ini, informasikan dokter Anda tentang daftar obat Anda saat ini, produk toko (contoh, vitamin, suplemen herbal, dll.), alergi, penyakit yang sudah ada, dan kondisi kesehatan saat ini (contoh, kehamilan, operasi yang akan datang, dll.). Beberapa kondisi kesehatan dapat membuat Anda kebal pada efek samping obat. Konsumsi seperti yang diarahkan oleh dokter Anda atau ikuti petunjuk yang tercetak dalam brosur produk. Dosis berdasarkan kondisi Anda. Katakan pada dokter Anda jika kondisi Anda berlanjut atau memburuk. Poin-poin konseling penting dijabarkan dibawah ini.

  • Jangan mengambil obat ini setidaknya 48 jam sebelum tes kulit
  • Jangan mengemudi atau mengoperasikan mesin
  • Memiliki gangguan hati berat atau masalah keturunan yang jarang intoleransi gula

Winatin Capsule Interaksi Obat

Jika Anda mengonsumsi obat lain atau produk toko pada waktu bersamaan, efek dari Winatin Capsule dapat berubah. Ini dapat meningkatkan resiko Anda untuk efek samping atau menyebabkan obat Anda tidak bekerja dengan baik. Katakan pada dokter Anda tentang semua obat, vitamin, dan suplemen herbal yang Anda gunakan, sehingga dokter Anda dapat membantu Anda mencegah atau mengatur interaksi obat. Winatin Capsule dapat berinteraksi dengan obat dan produk berikut ini:

  • Amprenavir
  • Clarithromycin
  • Erythromycin
  • Fluconazole
  • Fluoxetine
  • Ketoconazole

Winatin Capsule – Kontraindikasi

Hipersensitivitas pada Winatin Capsule adalah sebuah kontraindikasi. Sebagai tambahan, Winatin Capsule tidak boleh dikonsumsi jika Anda memiliki kondisi berikut:

  • Anak-anak di bawah usia 2 tahun
  • Hamil
  • Hipersensitivitas
  • Menyusui

Winatin Capsule – Pertanyaan yang sering Diajukan

Dapatkah Winatin Capsule digunakan untuk gangguan kulit dan bersin?

Ya, gangguan kulit dan bersin adalah kegunaan yang paling sering dilaporkan untuk Winatin Capsule. Mohon jangan menggunakan Winatin Capsule untuk gangguan kulit dan bersin tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda. Klik di sini dan lihat hasil survei untuk mencari tahu apa yang dilaporkan pasien lainnya sebagai kegunaan umum untuk Winatin Capsule.

Apakah aman untuk berkendara atau mengoperasikan alat berat saat sedang mengonsumsi?

Jika Anda mengalami rasa kantuk, pusing, hipotensi atau pusing sebagai efek samping saat memakan obat Winatin Capsule maka tidak aman untuk mengemudi kendaraan atau mengoperasikan alat berat. Seseorang tidak boleh mengendarai kendaraan jika memakan obat membuat Anda mengantuk, pusing atau menurunkan tekanan darah Anda secara berkepanjangan. Dokter juga menyarankan pasien untuk tidak meminum alkohol dengan obat karena alkohol meningkatkan efek samping kantuk. Mohon cek efek-efek ini pada tubuh Anda saat menggunakan Winatin Capsule. Selalu konsultasi dengan dokter Anda untuk rekomendasi yang spesifik pada tubuh dan kondisi kesehatan Anda.

Apakah obat atau produk ini dapat membuat ketagihan atau membentuk kebiasaan?

Sebagian besar obat tidak membawa potensi ketagihan atau penyalahgunaan. Biasanya, pemerintah mengkategorikan obat yang dapat membuat ketagihan sebagai obat-obatan yang dikendalikan. Contohnya termasuk jadwal H atau X di India dan jadwal II-V di AS. Mohon konsultasi pada kemasan produk untuk memastikan bahwa obat tersebut tidak termasuk pada kategori obat khusus. Yang terakhir, jangan mengobati sendiri dan meningkatkan ketergantungan tubuh pada obat tanpa nasihat dokter.

Dapatkah ini dihentikan secara langsung atau apakah saya harus perlahan menghentikan konsumsinya?

Beberapa obat harus dikurangi atau tidak dapat dihentikan secara langsung karena efek timbal balik. Mohon konsultasi dengan dokter Anda untuk rekomendasi spesifik pada tubuh, kesehatan Anda dan obat lain yang mungkin Anda gunakan.

Informasi penting lainnya pada Winatin Capsule

Kekurangan sebuah dosis

Jika Anda melewati sebuah dosis, konsumsilah sesegera mungkin Anda mengetahui. Jika waktunya dekat dengan dosis Anda berikutnya, lewati dosis yang terlewat dan lanjutkan jadwal dosis Anda. Jangan mengambil ekstra dosis untuk memperbaiki dosis yang terlewat. Jika Anda secara teratur terlewat dosisnya, pertimbangkan mengeset alarm atau meminta anggota keluarga untuk mengingatkan Anda. Mohon konsultasi pada dokter Anda untuk mendiskusikan perubahan dalam jadwal dosis Anda atau jadwal baru untuk memperbaiki dosis yang terlewat, jika Anda melewati terlalu banyak dosis akhir-akhir ini.

Overdosis pada Winatin Capsule

  • Jangan mengonsumsi lebih dari dosis resep. Mengonsumsi lebih banyak obat tidak akan memperbaiki gejala Anda; malah dapat menyebabkan keracunan atau efek samping serius. Jika Anda mencurigai bahwa Anda atau siapapun yang mungkin telah overdosis dari Winatin Capsule, mohon pergi ke departemen darurat rumah sakit terdekat atau rumah perawatan. Bawalah kotak obat, kontainer, atau label dengan Anda untuk membantu dokter dengan informasi yang diperlukan.
  • Jangan memberikan obat Anda pada orang lain bahkan jika Anda tahu mereka memiliki kondisi yang sama atau bahwa sepertinya mereka memiliki kondisi serupa. Ini dapat berakibat pada overdosis.
  • Mohon konsultasi pada dokter atau apoteker Anda atau kemasan produk untuk informasi lebih lanjut.

Penyimpanan dari Winatin Capsule

  • Simpan obat di temperatur ruangan, jauh dari panas dan cahaya langsung. Jangan membekukan obat kecuali diperlukan oleh brosur kemasan. Jauhkan obat dari anak-anak dan hewan peliharaan.
  • Jangan membuang obat ke toilet atau menuangkannya ke drainase kecuali diinstruksikan seperti itu. Obat yang dibuang dengan cara ini dapat mengontaminasi lingkungan. Mohon konsultasi pada apoteker atau dokter Anda tentang lebih banyak detil tentang bagaimana membuang Winatin Capsule dengan aman.

Kadaluwarsa Winatin Capsule

Mengonsumsi satu dosis dari Winatin Capsule yang kadaluwarsa tidak akan membuat kejadian yang merugikan. Bagaimanapun, mohon diskusikan dengan penyedia kesehatan utama atau apoteker Anda untuk nasihat yang baik atau jika Anda merasa kurang baik atau sakit. Obat yang kadaluwarsa dapat menjadi tidak efektif dalam merawat kondisi yang diresepkan. Untuk berada di sisi yang aman, penting untuk tidak mengonsumsi obat yang kadaluwarsa. Jika Anda memiliki penyakit kronis yang memerlukan konsumsi obat terus menerus seperti kondisi jantung, kejang, dan alergi yang mengancam nyawa, Anda lebih aman jika berhubungan dengan penyedia kesehatan utama Anda sehingga Anda dapat memiliki pasokan obat segar yang tidak kadaluwarsa.

Informasi Dosis

Mohon konsultasi dengan dokter atau apoteker Anda atau merujuk pada kemasan produk.

Winatin Capsule – Kemasan dan Kekuatan

Winatin Capsule tersedia dalam kemasan dan kekuatan berikut
Winatin Capsule Kemasan: 10 Strip with 10 Caplet

Winatin Capsule – Pemanufaktur

Obat dimanufaktur oleh perusahaan-perusahaan berikut

15 Obat Penurun Panas Anak yang Bagus dan Aman

Source: demampanas . Friday 16th, February 2018


Ada banyak pilihan obat-obatan untuk menurunkan panas demam anak, dari mulai bentuk sirup, tablet, hingga plester. Harganya pun beragam, tergantung pada merek dan juga kandungannya. Orangtua dapat memilih berbagai obat penurun panas anak yang bagus dan cocok untuk buah hatinya yang sedang demam. Di bawah ini ada berbagai rekomendasi obat penurun panas anak yang bagus disertai dengan kandungan dan kisaran harganya.

1. Tempra Syrup Paracetamol

Tempra Syrup Paracetamol adalah merek dagang obat penurun panas dalam bentuk obat sirup yang mengandung paracetamol sebanyak 160 mg dalam setiap satu sendok takarnya (5 ml). Paracetamol memiliki khasiat analgetik (pereda nyeri) yang mengatur senyawa prostaglandin penyebab nyeri. Selain itu, paracematol juga berkhasiat sebagai antipiretik atau penurun panas yang  mengatur kerja hipotalamus agar menurunkan panas.

tempra paracetamol

Dosis dan cara penggunaan

  • Anak usia <2 tahun, harus dengan anjuran dokter
  • Anak usia 2-3 tahun, sebanyak 5 ml (1 sendok takar) setiap 4 jam sekali (sehari tidak lebih dari 5 kali)
  • Anak usia 4-5 tahun, sebanyak 7.5 ml (1,5 sendok takar) setiap 4 jam sekali (sehari tidak lebih dari 5 kali)
  • Anak usia 6-8 tahun, sebanyak 10 ml (2 sendok takar) setiap 4 jam sekali (sehari tidak lebih dari 5 kali)

Kisaran Harga

Kisaran harga Tempra Syrup Paracetamol adalah sebagai berikut.

  • Ukuran kemasan 30 ml : Rp 18.800.-
  • Ukuran kemasan 60 ml : Rp 37.000.-
  • Ukuran kemasan 100 ml : Rp 45.200,-

2. Tempra Drops

Tempra Drops adalah merek dagang obat penurun panas dalam bentuk obat sirup yang penggunaannya dalam bentuk drops atau pipet tetes, khusus untuk anak 0-1 tahun. Tempra Drops mengandung paracetamol sebanyak 80 mg dalam 0,8 ml sirupnya. Parasetamol berfungsi sebagai analgesik dan antipiretik, yang meredakan nyeri, menurunkan panas, sakit kepala, atau setelah imunisasi.

Tempra drops 80 mg_0.8 mL

Dosis dan cara penggunaan

Cara penggunaan obat ini sangat mudah, cukup menekan kepala pipet yang berbentuk karet satu kali dengan kuat, dan isilah pipet sampai garis batas pipet yang tertera. Gunakan sesuai dosis usia sebagai berikut.

  • Anak usia ❤ bulan, sesuai anjuran dokter
  • Anak usia 3-9 bulan, berikan sebanyak 0,8 ml setiap 4 jam sekali, namun tidak sampai 5 kali sehari
  • Anak usia 10-24 bulan, berikan sebanyak 1,2 ml setiap 4 jam sekali, namun tidak sampai 5 kali sehari

Kisaran Harga

Kisaran harga Tempra Drops adalah Rp 47.000.-

3. Tempra Forte

Tempra Forte adalah merek dagang obat penurun panas dalam bentuk obat sirup yang mengandung paracetamol sebanyak 250 mg dalam setiap satu sendok takarnya (5 ml). Tempra Forte dikhususkan untuk anak usia 6 tahun ke atas. Kandungan parasetamol dalam obat ini berfungsi sebagai antipiretik dan analgetik.

Tempra Forte syr 250 mg_5 mL

Dosis dan cara penggunaan

Cara penggunaan obat ini sangat mudah, tuangkan obat sirup ke dalam sendok takar. Gunakan dosis sesuai usia anak sebagai berikut.

  • Anak usia 6-12 tahun, berikan sebanyak 5ml sampai 10 ml dalam 3-4 kali sehari
  • Anak usia >12 tahun, berikan sebanyak 10 ml-12,5 ml dalam 3-4 kali sehari atau sesuai dengan petunjuk dokter

Kisaran Harga

Kisaran harga Tempra Forte adalah Rp34.600

4. Termorex Sirup Turun Panas

Termorex Sirup Turun Panas adalah merek dagang obat penurun panas dalam bentuk obat sirup yang mengandung paracetamol sebanyak 160 mg dalam setiap satu sendok takarnya (5 ml). Obat sirup ini berfungsi menurunkan panas, meredakan nyeri dan sakit gigi, dan pemulihan setelah imunisasi.

TERMOREX_SYR_30_MLTermorex Sirup 60ml

Dosis dan cara penggunaan

Cara penggunaan obat ini sangat mudah, tuangkan obat sirup ke dalam sendok takar. Gunakan dosis sesuai usia anak sebagai berikut.

  • Anak usia 0-1 tahun, sebanyak ½ sendok takar dengan dosis 3-4 kali sehari/dengan petunjuk dokter
  • Anak usia 1-2 tahun, sebanyak 1 sendok takar dengan dosis 3-4 kali sehari/dengan petunjuk dokter
  • Anak usia 2-6 tahun, sebanyak 1-2 sendok takar dengan dosis 3-4 kali sehari/dengan petunjuk dokter
  • Anak usia 9-12 tahun, sebanyak 3-4 sendok takar dengan dosis 3-4 kali sehari/dengan petunjuk dokter

Kisaran Harga

Kisaran harga Termorex Sirup Turun Panas adalah sebagai berikut.

  • Kemasan 30 ml: Rp8.140
  • Kemasan 60 ml: Rp12.650

5. Dumin Syrup

Dumin Syrup dalah merek dagang obat penurun panas dalam bentuk obat sirup yang mengandung paracetamol sebanyak 120 mg dalam setiap satu sendok takarnya (5 ml). Obat ini berfungsi untuk menurunkan demam, meredakan sakit gigi, dan meredakan sakit kepala.

DUMIN-PARACETAMOL-ANAK-STRAWBERY-SYRUP-60-ML-300

Dosis dan cara penggunaan

Cara penggunaan obat ini sangat mudah, tuangkan obat sirup ke dalam sendok takar. Gunakan dosis sesuai usia anak sebagai berikut.

  • Anak usia 0-1 tahun, sebanyak ½ sendok takar dengan dosis 3-4 kali sehari/dengan petunjuk dokter
  • Anak usia 1-2 tahun, sebanyak 1 sendok takar dengan dosis 3-4 kali sehari/dengan petunjuk dokter
  • Anak usia 2-6 tahun, sebanyak 1-2 sendok takar dengan dosis 3-4 kali sehari/dengan petunjuk dokter
  • Anak usia 6-9 tahun, sebanyak 2-3 sendok takar dengan dosis 3-4 kali sehari/dengan petunjuk dokter
  • Anak usia 9-12 tahun, sebanyak 3-4 sendok takar dengan dosis 3-4 kali sehari/dengan petunjuk dokter

Kisaran Harga

Kisaran harga Dumin Syrup 60 ml adalah Rp 21.376,-

6. Pamol Syrup

Pamol Syrup dalah merek dagang obat penurun panas dalam bentuk obat sirup yang mengandung paracetamol sebanyak 120 mg dalam setiap satu sendok takarnya (5 ml). Obat ini berfungsi untuk meredakan berbagai nyeri seperti sakit kepala, sakit gigi, dan juga menurunkan gejala panas demam. Selain untuk anak, Pamol Syrup juga cocok untuk dewasa.

mb-paracetamol-syrup-60ml

Dosis dan cara penggunaan

Cara penggunaan obat ini sangat mudah, cukup tuangkan obat sirup ke dalam sendok takar. Gunakan dosis sesuai usia anak sebagai berikut.

  • Anak usia 3 bulan-1 tahun, sebanyak 2.5-5 ml dengan dosis 3-4 kali sehari/dengan petunjuk dokter
  • Anak usia 1-6 tahun, sebanyak 5-10 ml dengan dosis 3-4 kali sehari/dengan petunjuk dokter
  • Anak usia 7-12 tahun, sebanyak 10-15 ml dengan dosis 3-4 kali sehari/dengan petunjuk dokter
  • Anak usia >12 tahun, sebanyak 15-30 ml dengan dosis 3-4 kali sehari/dengan petunjuk dokter

Kisaran Harga

Kisaran harga Pamol Syrup 60 ml adalah Rp 19.950,-

7. Sanmol Syrup

Sanmol Syrup dalah merek dagang obat penurun panas dalam bentuk obat sirup yang mengandung paracetamol sebanyak 120 mg dalam setiap satu sendok takarnya (5 ml). Sanmol Syrup berguna untuk meredakan nyeri ringan seperti sakit kepala, sakit gigi, dan juga menurunkan panas demam anak. Parasetamol yang terkandung dalam obat sirup ini berguna sebagai zat analgesik dan obat antipiretik.

SANMOL_SYR-60ml

Dosis dan cara penggunaan

Cara penggunaan obat sirup ini sangat mudah, cukup tuangkan obat sirup ke dalam sendok takar. Gunakan dosis sesuai usia anak sebagai berikut.

  • Anak usia 0-1 tahun, sebanyak 2,5 ml (½ sendok takar) dengan dosis 3-4 kali sehari/dengan petunjuk dokter
  • Anak usia 1-2 tahun, sebanyak 5 ml (1 sendok takar) dengan dosis 3-4 kali sehari/dengan petunjuk dokter
  • Anak usia 2-6 tahun, sebanyak 5-10 ml (1-2 sendok takar) dengan dosis 3-4 kali sehari/dengan petunjuk dokter
  • Anak usia 6-9 tahun, sebanyak 10-15 ml (2-3 sendok takar) dengan dosis 3-4 kali sehari/dengan petunjuk dokter
  • Anak usia 9-12 tahun, sebanyak 15-20 ml (3-4 sendok takar) dengan dosis 3-4 kali sehari/dengan petunjuk dokter

Kisaran Harga

Kisaran harga Sanmol Syrup 60 ml adalah Rp 12.500,-

8. Sanmol Tablet

Sanmol Tablet adalah merek dagang obat penurun panas dalam bentuk tablet yang memiliki banyak manfaat, yaitu menurunkan demam dan meredakan berbagai nyeri ringan  seperti sakit gigi ringan, nyeri sendi, tegang otot, nyeri haid, perawatan pasca imunisasi, sakit tenggorokan, dan lain-lain. Dalam satu tabletnya, sanmol mengandung 500 mg parasetamol.

Sanmol_Paracetamol_Tablet

Dosis dan cara penggunaan

Sanmol Tablet langsung ditelan dengan air (tidak dikunyah), dengan dosis sebagai berikut.

  • Anak usia 5-12 tahun, sebanyak ½ tablet dengan dosis 3-4 kali sehari, atau setiap 4-6 jam sehari/dengan petunjuk dokter
  • Anak usia >12 tahun, sebanyak 1 tablet dengan dosis 3-4 kali sehari, atau setiap 4-6 jam sehari/dengan petunjuk dokter

Kisaran Harga

Kisaran harga Sanmol Strip (4 tablet) adalah Rp 1.500,-

9. Praxion

Praxion adalah merek dagang obat penurun panas dengan kandungan utama parasetamol yang efektif menurunkan panas demam anak dan juga pereda nyeri, termasuk sakit kepala dan sakit gigi. Terdapat 3 jenis sediaan Praxion, yaitu Praxion Drops, Praxion Suspensi 120 mg, Praxion Forte Suspensi 250 mg.

Dosis dan cara penggunaan

Penggunaan Praxion Drops

Menggunakan drops atau pipet tetes. Tekan pipet satu kali dengan kuat sampai garis batas pada drops/pipet dengan dosis sebagai berikut.

  • Anak usia < 1 tahun, sebanyak 0,6 ml dengan dosis 3-4 kali sehari/dengan petunjuk dokter
  • Anak usia 1-2 tahun, sebanyak 0,6-1,2 ml dengan dosis 3-4 kali sehari/dengan petunjuk dokter

Praxion Drops 15ml

Penggunaan Praxion Suspensi 120 mg

  • Anak usia 0-1 tahun, sebanyak 2,5 ml (½ sendok takar) dengan dosis 3-4 kali sehari/dengan petunjuk dokter
  • Anak usia 1-2 tahun, sebanyak 5 ml (1 sendok takar) dengan dosis 3-4 kali sehari/dengan petunjuk dokter
  • Anak usia 2-6 tahun, sebanyak 5-10 ml (1-2 sendok takar) dengan dosis 3-4 kali sehari/dengan petunjuk dokter
  • Anak usia 6-9 tahun, sebanyak 10-15 ml (2-3 sendok takar) dengan dosis 3-4 kali sehari/dengan petunjuk dokter
  • Anak usia 9-12 tahun, sebanyak 10-20 ml (3-4 sendok takar) dengan dosis 3-4 kali sehari/dengan petunjuk dokter

Praxion Suspensi 120 mg

Penggunaan Praxion Forte Suspensi 250 mg

  • Anak usia 6-12 tahun, sebanyak 5-10 ml (1-2 sendok takar) dengan dosis 3-4 kali sehari/dengan petunjuk dokter
  • Anak usia >12 tahun, sebanyak 10-20 ml (2-4 sendok takar) dengan dosis 3-4 kali sehari/dengan petunjuk dokter

Praxion Forte Suspensi 250 mg-250

Kisaran Harga

Kisaran harga Praxion adalah sebagai berikut

  • Praxion Drops 15 ml : Rp 24.000,-
  • Praxion Suspensi 120 mg : Rp 26.500,-
  • Praxion Suspensi Forte 250 mg : Rp 32.500,-

10. Paracetine Syrup

Paracetine Syrup dalah merek dagang obat penurun panas dalam bentuk obat sirup yang mengandung paracetamol sebanyak 120 mg dalam setiap satu sendok takarnya (5 ml). Selain itu, Paracetine juga merupakan beberapa kombinasi obat sehingga tidak hanya meredakan demam (antipiretik) dan meredakan nyeri (analgetik) saja, tapi juga bermanfaat sebagai antihistamin dan dekongestan yang dapat meredakan gejala flu seperti batuk, bersin-bersin, pilek, dan sakit kepala. Obat ini dapat menyebabkan kantuk.

Paracetine-sirup 60ml 250

Dosis dan cara penggunaan

Cara penggunaan obat sirup ini sangat mudah, cukup tuangkan obat sirup ke dalam sendok takar. Gunakan dosis sesuai usia anak sebagai berikut.

  • Anak usia 2-6 tahun, sebanyak 1 sendok takar dengan dosis 3-4 kali sehari/dengan petunjuk dokter
  • Anak usia 6-12 tahun, sebanyak 2 sendok takar dengan dosis 3-4 kali sehari/dengan petunjuk dokter
  • Anak usia >12 tahun, sebanyak 3-4 sendok takar dengan dosis 3-4 kali sehari/dengan petunjuk dokter

Kisaran Harga

Kisaran harga Paracetine Syrup 60 ml adalah Rp 9.042,-

11. Panadol Anak Chewable

Panadol Anak Chewable adalah merek dagang obat pereda demam anak dalambentuk tablet kunyah seperti permen dan dengan rasa ceri yang disukai anak-anak. Obat ini mengandung 120 mg parasetamol dalam setiap tabletnya, dan dapat meredakan demam saat flu, demam setelah imunisasi, demam saat pilek, sakit kepala, serta sakit gigi. Panadol Anak Chewable cocok untuk anak usia 2-12 tahun.

Panadol Kid Chewable_455x455

Dosis dan cara penggunaan

Gunakan sesuai dengan petunjuk dalam kemasan/sesuai anjuran dokter, dan jangan mengonsumsinya lebih dari 5 kali sehari. Berikan bersama dengan makanan anak, dengan dosis:

  • Anak usia 2-5 tahun, sebanyak 1-2 tablet dengan dosis 3-4 kali sehari/dengan petunjuk dokter
  • Anak usia 6-12 tahun, sebanyak 3-4 tablet dengan dosis 3-4 kali sehari/dengan petunjuk dokter

Kisaran Harga

Kisaran harga Panadol Anak Chewable adalah Rp 12.500,-/strip (10 tablet)

12. Proris Ibuprofen Suspensi Syrup

Proris Ibuprofen Suspensi Syrup adalah merek dagang obat penurun panas yang mengandung ibuprofen sebanyak 100 mg dalam 5 ml sirupnya. Selain dapat meredakan nyeri dan menurunkan demam, ibuprofen juga dapat mengobati radang. Ibuprofen tidak cocok untuk anak di bawah usia 1 tahun.

Proris Ibuprofen Suspensi Syrup

Dosis dan cara penggunaan

Cara penggunaan obat ini adalah dengan menggunakan sendok takar dan diminum setelah makan. Dosis yang direkomendasikan adalah dengan ukuran berat badan, yaitu 20 mg/kg berat badan anak, atau dengan ketentuan:

  • Anak usia 1-2 tahun, sebanyak 50 mg dengan dosis 3-4 kali sehari
  • Anak usia 3-7 tahun, sebanyak 100 mg, dengan dosis 3-4 kali sehari
  • Anak udia 8-12 tahun, sebanyak 200 mg, dengan dosis 3-4 kali sehari

Kisaran Harga

Kisaran harga Proris Ibuprofen Suspensi Syrup 60 ml adalah Rp 20.000,-

13. Bufect Ibuprofen Suspensi

Bufect Ibuprofen Suspensi adalah merek dagang obat penurun panas yang mengandung ibuprofen sebanyak 100 mg dalam 5 ml sirupnya. Ibuprofen merupakan obat yang berfungsi analgetik (meredakan nyeri), antipiretik (menurunkan demam), dan anti inflamasi (mengobati radang).

Bufect Ibuprofen Suspensi 60ml 300

Dosis dan cara penggunaan

Cara penggunaan Bufect Ibuprofen Suspensi adalah dengan menggunakan sendok takar dan diminum setelah makan. Dosis yang direkomendasikan adalah dengan ukuran berat badan, yaitu 20 mg/kg berat badan anak, atau dengan ketentuan:

  • Anak usia 1-2 tahun, sebanyak ½ sendok takar (2,5 ml), dengan dosis 3-4 kali sehari
  • Anak usia 3-7 tahun, sebanyak 1 sendok takar (5 ml), dengan dosis 3-4 kali sehari
  • Anak usia 8-12 tahun, sebanyak 2 sendok takar (10 ml), dengan dosis 3-4 kali sehari

Kisaran Harga

Kisaran harga Bufect Ibuprofen Suspensi Syrup 60 cc adalah Rp 17.000,-

14. Naproxen

Naproxen termasuk ke dalam obat anti inflamasi atau anti radang untuk mengobati rasa sakit, mengeobati radang, dan menurunkan panas. Selain itu, Naproxen juga dapat mengobati nyeri sendi, nyeri menstruasi, asam urat, dan lain-lain. Naproxen tersedia dalam bentuk tablet, dan hanya cocok untuk anak-anak di atas usia 5 tahun.

Dosis dan cara penggunaan

  • Penggunaan Naproxen berdasarkan berat badan anak dan harus dengan anjuran/resep dari dokter

Kisaran Harga

Kisaran harga Naproxen adalah Rp 15.000,-/strip (10 tablet)

15. Plester Kompres Pereda Demam

Plester kompres pereda demam memeiliki fungsi yang sama dengan komres konvensional air hangat, yaitu melebarkan pori-pori kulit anak dan juga melepas panas demam anak. Plester kompres ini bersifat sangat praktis dan mudah digunakan. Ada berbagai merek dagang plester kompres pereda demam, diantaranya Pure Kids, Weekid, Rohto Fever Patch, Byebye Fever, hingga Kool Fever.

Dosis dan cara penggunaan

Lepaskan bagian transparan kompres dan tempel di bagian yang diinginkan. Plester kompres ini dapat bertahan kira-kira hingga 10 jam.

Kisaran Harga

  • Hisamitsu Byebye Fever : Rp 11.500,-
  • Pure Kids : Rp39.500-Rp 44.000,-
  • Rohto Fever Patch : Rp 9.000,-
  • Weekid Fever Patch : Rp 198.000,- (2 pcs)
  • Kool Fever Baby: Rp 6.830,-/pcs
  • Kool Fever : Rp 7.282,-

Berikut adalah pembahasan tentang Obat Penurun Panas Anak yang Bagus, jika anda memiliki anak kecil maka anda wajib menyiapkan obat ini. Karena anak kecil memiliki renta suhu badan yang sering naik turun sehingga anda bisa menyediakan obat ini agar terjadi perbedaan suhu badan sang buah hati bisa langsung anda tangani.

FLOXIGRA 500mg

Source: KlikDokter

FLOXIGRA 500mg CIPROFLOXACIN HCI

floxigra-500

Pengertian

FLOXIGRA 500 MGmengandung Ciprofloxacin yang merupakan Antibiotik untuk membantu mengobati berbagai infeksi bakteri seperti infeksi saluran kemih, infeksi pada saluran pencernaan, infeksi pada mata, dan infeksi menular seksual. FLOXIGRA milik kelas obat yang disebut kuinolon antibiotik. FLOXIGRA bekerja dengan menghentikan pertumbuhan bakteri.FLOXIGRA hanya untuk infeksi bakteri. FLOXIGRA tidak akan bekerja untuk infeksi virus (seperti pilek, flu). penggunaan yang tidak perlu atau berlebihan antibiotik apapun dapat menyebabkan efektivitasnya menurun.

Keterangan

Golongan: Obat Keras
Kategori: Obat
Kandungan: Ciprofloxacin
Bentuk: Tablet
Satuan Penjualan: Tablet
Farmasi: Graha Farma PT

Kegunaan

FLOXIGRA merupakan antibiotik yang bekerja sebagai antibiotik yang membantu mengobati berbagai infeksi bakteri seperti infeksi saluran kemih, infeksi pada saluran pencernaan, infeksi pada mata, dan infeksi menular seksual.

Dosis & Cara Penggunaan

Pemakaian FLOXIGRA harus dikonsultasikan dengan dokter anda. Berikan sesudah makan.

Efek Samping

Efek samping FLOXIGRA yang mungkin terjadi antara lain Mual, diare, pusing, sakit kepala, atau kesulitan tidur. Jika salah satu gejala tersebt menetap atau bahkan memburuk segera hubungi dokter atau apoteker anda.

 

Kalmethasone 0.5mg

Source: KlikDokter

KALMETASON 0,5 MG TABLET 1

Pengertian

KALMETHASONE 0.5 MG mengandung Deksametason. KALMETHASONE 0.5 MG digunakan untuk membantu mengatasi alergi, mengobati inflamasi atau peradangan, meredakan pembengkakan otak, mengatasi edema makula (Edema makula (macular edema) adalah pembengkakan (edema) pada makula, daerah dekat pusat retina mata yang bertanggung jawab untuk penglihatan rinci atau membaca), mengatasi mual dan muntah akibat kemoterapi, untuk mendiagnosis penyakit cushing, mengatasi hiperplasia adrenal kongenital.

Keterangan

  • Golongan: Obat keras
  • Kategori: Obat
  • Kandungan: Deksametason
  • Bentuk: Tab
  • Satuan Penjualan: Tube
  • Farmasi: Kalbe Farma PT

Kegunaan

KALMETHASONE 0.5 MG digunakan untuk membantu mengobati inflamasi atau peradangan.

Dosis & Cara Penggunaan

Penggunaan KALMETHASONE 0.5 MG harus konsultasi dengan dokter. Dosis penggunaan KALMETHASONE 0.5 MG harus sesuai dengan resep dokter.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan KALMETHASONE 0.5 MG seperti lemah otot, osteoporosis. Jika terjadi efek samping segera penggunaan dan konsultasikan dengan dokter.

Dextral Forte

by dr. Ahmad Muhlisin | Mediskus

Dextral Forte : Kegunaan, Dosis, Efek Samping

kemasan dextral forte

Dextral Forte adalah obat kombinasi untuk meredakan batuk. Kegunaan lain obat ini, termasuk untuk mengatasi batuk karena alergi, bersin- bersin, dan hidung tersumbat karena flu.

Meskipun obat Dextral Forte dijual bebas di apotek, namun Anda harus hati-hati dalam menggunakannya. Oleh sebab itu perhatikanlah informasi mengenai indikasi, kontraindikasi, dosis, dan efek sampingnya dibawah ini.

Mengenal Obat Dextral Forte

Di apotek, Dextral Forte tersedia dalam bentuk tablet yang terdiri dari komposisi bahan aktif sebagai berikut:

  • Dekstrometorfan HBr 15 mg.
  • Gliseril guaiacolate 75 mg.
  • Fenilpropanolamin HCl 15 mg.
  • Klorfeniramin maleat 2 mg.

Jika diperhatikan, maka yang membedakan dengan sediaan biasa adalah jumlah atau kekuatan dosis yang lebih besar pada Dextral Forte.

Kandungan zat-zat tersebut memiliki fungsi tersendiri untuk meredakan batuk. Adapun fungsi Dekstrometorfan, Gliseril guaiacolate, Fenilpropanolamin, dan Klorfeniramin maleat adalah :

  • Dextromethorphan HBr atau DMP adalah obat batuk kering atau antitusif yang bekerja menekan refleks batuk. Untuk batuk jangka panjang dan juga batuk yang mengeluarkan dahak tidak dianjurkan menggunakan obat ini. Karena reflek batuk berguna untuk mendorong dan mengeluarkan dahak dari saluran pernapasan.
  • Phenylpropanolamine adalah obat yang bertindak sebagai agonis reseptor alfa-adrenergik dan reseptor beta-adrenergik. Obat ini digunakan sebagai dekongestan atau melegakan hidung tersumbat dengan cara menyusutkan pembuluh darah (vena dan arteri) di sinus, hidung, dan saluran nafas. Namun obat ini memiliki efek meningkatkan tekanan darah.
  • Chlorpheniramine Maleate atau CTM adalah obat golongan antihistamin yang berguna untuk meredakan gejala-gejala alergi seperti hidung gatal, berair, bersin-bersin, dan mata berair. Selain digunakan sebagai kombinasi dalam obat flu, secara tunggal CTM dapat mengatasi gatal-gatal dan bentol pada kulit akibat alergi. Namun obat ini memiliki efek samping mengantuk.
  • Gliseril guaiacolate. Obat batuk ekspektoran yang bekerja dengan cara mengecerkan dahak di trakhea dan bronki, serta merangsang dahak untuk keluar melalui faring.

Dengan demikian, obat ini dapat digunakan sebagai obat untuk meredakan batuk yang umumnya disebabkan oleh alergi. Selain itu, juga mampu mengatasi berbagai gejala alergi yang menyertainya, seperti bersin-bersin, flu, dan hidung tersumbat.

Indikasi dan Kegunaan

Dextral Forte obat apa? Berdasarkan penjelasan mengenai kandungan zat di atas, maka obat Dextral Forte dapat digunakan untuk:

  • Meredakan batuk karena alergi.
  • Mengatasi batuk tidak berdahak.
  • Meredakan bersin-bersin.
  • Mengobati hidung tersumbat karena influenza.
  • Meredakan pilek.

Kontraindikasi

Penting! Tidak semua orang bisa mengonsumsi obat ini, Dextral Forte tidak boleh digunakan oleh orang dengan kondisi medis seperti di bawah ini:

  • Memiliki hipersensitif atau alergi terhadap kandungan obat ini.
  • Penderita yang peka terhadap obat simpatomimetik, seperti Pseudoefedrin, Efedrin, Fenilefrin.
  • Penderita tekanan darah tinggi akut. Pasien yang mendapat terapi obat anti depresan tipe penghambat monoamin oksidase (MAOI).
  • Penderita gangguan jantung. Penderita diabetes melitus.

Dosis

Dextral Forte dan Cara Pemakaian Dosis yang tepat sesuai dengan petunjuk dokter. Adapun dosis Dextral Forte yang dianjurkan sebagai berikut:

  • Untuk pasien dewasa (di atas 12 tahun), dosis yang dianjurkan adalah 1 tablet yang dikonsumsi sebanyak 3 kali sehari.
  • Untuk pasien anak-anak (usia 6 – 12 tahun), dosis yang dianjurkan adalah 1/2 tablet yang dikonsumsi sebanyak 3 kali sehari. Dapat digunakan sebelum atau setelah makan.

Efek Samping

Dextral Forte Seperti halnya dengan obat-obat lainnya, obat ini juga berpotensi menyebabkan efek samping. Efek samping Dextral Forte yang umum terjadi diantaranya:

  • Mengantuk.
  • Gangguan pencernaan.
  • Gangguan psikomotor.
  • Tekikardia atau detak jantung lebih cepat dari normal.
  • Aritmia (gangguan detak atau irama jantung).
  • Mulut terasa kering. Retensi urin (sulit buang air kecil).

Peringatan dan Perhatian

Sebelum dan selama menggunakan obat Dextral Forte ini, perhatikan hal-hal berikut:

  • Hati-hati penggunaan pada penderita tekanan darah tinggi atau yang berpotensi stroke, seperti pada penderita dengan berat badan berlebih atau penderita yang telah lanjut usia.
  • Waspadai penggunaan pada penderita yang lemah dan pasien yang mengalami kekurangan oksigen dalam jaringan (hipoksia).
  • Hati-hati pemberian obat ini bagi penderita dengan gangguan fungsi ginjal, gangguan fungsi hati, hipertiroid, glaukoma, hipertrofi prostat, dan retensi urin.
  • Tidak dianjurkan penggunaan pada anak usia di bawah 6 tahun.
  • Tidak disarankan pemberian obat ini kepada wanita hamil dan menyusui, kecuali atas petunjuk dokter.
  • Obat Dextral Forte dapat menyebabkan kantuk, maka sebaiknya selama mengonsumsi obat ini tidak boleh mengendarai kendaraan atau mesin.
  • Hati-hati penggunaan pada dengan gangguan fungsi pernafasan (misal : asma, emfesema), karena dapat menyebabkan depresi pernafasan dan susunan saraf pusat pada penggunaan dengan dosis besar.

Untuk menghindari terjadinya interaksi obat, maka sebaiknya Anda memberi tahu dokter apabila menggunakan obat-obatan lain, terutama obat-obatan yang menekan susunan saraf pusat. Apabila dalam waktu 3 hari gejala batuk tidak kunjung reda, maka segera hubungi dokter untuk mendapatkan tindakan medis selanjutnya. Hentikan penggunaan obat apabila terjadi gangguan susah tidur, jantung berdebar, dan pusing.

Lansoprazole

Lansoprazole-Lansoprazole 30 mg-600

Lanzoprazole bekerja dengan cara Mengurangi jumlah Asam yang dihasilkan oleh Dinding Lambung

Pengertian Lansoprazole


Lanzoprazole adalah kelompok obat proton pump inhibitor. Obat ini digunakan untuk mengatasi gangguan pada sistem pencernaan akibat produksi asam lambung yang berlebihan, seperti sakit maag dan tukak lambung. Selain itu, obat ini juga bisa meredakan gejala akibat naiknya asam lambung ke kerongkongan, seperti kesulitan menelan dan batuk berkepanjangan.

Lanzoprazole bekerja dengan cara mengurangi jumlah asam yang dihasilkan oleh dinding lambung. Lambung menghasilkan asam secara alami untuk mencerna makanan dan membunuh bakteri. Namun asam ini bisa menyebabkan iritasi pada lambung sendiri. Oleh karena itu mukosa atau lendir pelindung diproduksi untuk melindungi dinding lambung.

Ketika lapisan mukosa pelindung ini mengalami gangguan, asam lambung akan mulai melukai dinding lambung hingga menyebabkan terjadinya peradangan, tukak, dan kondisi-kondisi lainnya. Selain itu, sebagian orang juga juga mengalami masalah dengan katup otot (sfingter) yang berfungsi sebagai pintu satu arah untuk masuknya makanan dari kerongkongan ke lambung dan mencegah naiknya kembali makanan dari lambung ke kerongkongan. Masalah yang terjadi pada otot tersebut menyebabkan asam terlepas naik ke atas dan menyebabkan iritasi pada kerongkongan, sehingga munculah gejala-gejala penyakit asam lambung (GERD).

Merek Dagang: Acilaz, Betalans, Digest, Erphalanz, Lagas 30, Digest, Lapraz, Lasgan, Lazol, Lexid, Prazotec, Prosogan Injeksi, Prazotec, Pysolan, Solans, Sopralan.

Tentang Lansoprazole


  • Golongan: Antasida, antirefulks, dan antiulkus
  • Kategori : Obat resep
  • Manfaat: Menurunkan sekresi asam lambung berlebih
  • Dikonsumsi oleh: Dewasa dan anak-anak
  • Kategori kehamilan dan menyusui : Kategori B: Studi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin, namun belum ada studi terkontrol pada wanita hamil.
  • Bentuk obat: Oral (kapsul, tablet) dan intravena (infus)

Peringatan


  • Harap berhati-hati dalam mengonsumsi lansoprazole bagi penderita gangguan hati, hipomagnesemia (penurunan kadar magnesium dalam darah), osteoporosis, dan osteopenia.
  • Penggunaan lanzoprazole dalam dosis tinggi dan jangka waktu yang panjang dapat meningkatkan risiko retak tulang terutama pada kelompok lansia dan penderita osteoporosis.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.

Dosis Lansoprazole


Lansoprazole intravena umumnya digunakan untuk mengobati radang esofagus akibat erosi oleh asam lambung, dan diberikan dalam bentuk infus. Dosis untuk orang dewasa adalah 30 mg selama 30 menit per hari, maksimal hingga 7 hari.

Sedangkan untuk lansoprazole oral, berikut ini adalah rincian dosisnya untuk tiap-tiap kondisi:

  • Infeksi Helicobacter Pylori

Dewasa: 30 mg dua kali sehari yang dikombinasikan dengan clarithromycin 500 mg dua kali sehari dan amoxicillin 1 gram dua kali sehari. Kombinasi lainnya adalah dengan clarithromycin 250 mg dua kali sehari dan metronidazole 400 mg dua kali sehari.

  • Penyakit Refluks Gastro Esofagus (GERD) | Penyakit Asam Lambung

Dewasa: 15-30 mg setiap hari sekali diminum pada pagi hari selama 4-8 minggu. Untuk pemeliharaan kondisi, dapat diminum 15-30 mg sekali sehari sesuai dengan kebutuhan.Anak-anak 1-11 tahun kurang dari 30 kg: 15 mg sekali sehari pada pagi hari, maksimal selama 12 minggu.

Anak-anak 1-11 tahun lebih dari 30 kg: 30 mg sekali sehari pada pagi hari, maksimal selama 12 minggu. Dosis dapat ditingkatkan menjadi 30 mg dua kali sehari jika setelah 12 minggu gejala masih muncul.

Anak-anak 12-17 tahun: 15 mg sehari sekali selama 8 minggu.

  • Dispepsia yang disebabkan oleh asam lambung

Dewasa: 15-30 mg sehari sekali, selama 2-4 minggu.

  • Pencegahan ulkus akibat obat antiinflamasi nonsteroid (NSAIDs)

Dewasa: 15-20 mg sehari sekali dan diminum pada pagi hari.

  • Radang esofagus erotif

Dewasa: 30 mg sehari sekali selama 8 minggu. Jika belum sembuh, durasi pengobatan dapat ditambah hingga 8 minggu lagi. Untuk pemeliharaan kondisi, dapat meminum 15 mg sehari sekali.Anak-anak 1-11 tahun kurang dari 30 kg: 15 mg sekali sehari pada pagi hari, maksimal selama 12 minggu.

Anak-anak 1-11 tahun lebih dari 30 kg: 30 mg sekali sehari pada pagi hari, maksimal selama 12 minggu. Dosis dapat ditingkatkan menjadi 30 mg dua kali sehari jika setelah 12 minggu gejala masih muncul.

Anak-anak 12-17 tahun: 15 mg sehari sekali selama 8 minggu.

  • Ulkus akibat NSAIDs

Dewasa: 15-20 mg sehari sekali pada pagi hari selama 4-8 minggu.

  • Sindrom Zollinger-Ellison

Dewasa: Dosis awal sebanyak 60 mg sehari pada pagi hari, kemudian dapat disesuaikan sesuai kebutuhan. Jika diperlukan, dosis dapat ditingkatkan menjadi 60 mg dua kali sehari.

  • Tukak Lambung (Ulkus Peptikum)

Dewasa: 30 mg sehari sekali pada pagi hari selama 4 minggu jika menderita gastritis, dan 8 minggu jika menderita ulkus duodenum.

Mengonsumsi Lansoprazole dengan Benar!


Pastikan untuk membaca informasi pada kemasan obat dan mengikuti anjuran dokter dalam mengonsumsi lansoprazole. Telan kapsulnya secara utuh, jangan dibuka, dihancurkan, atau dikunyah.

Obat ini disarankan untuk diminum 30 menit sebelum makan karena jika dikonsumsi setelah makan, penyerapannya menjadi tidak maksimal.

Pastikan ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya. Usahakan untuk mengonsumsi lansoprazole pada jam yang sama tiap hari untuk memaksimalisasi efeknya.

Bagi pasien yang lupa mengonsumsi lansoprazole, disarankan untuk segera melakukannya jika jeda dengan jadwal konsumsi berikutnya tidak terlalu dekat. Jika sudah dekat, abaikan dan jangan menggandakan dosis.

Interaksi Obat


Berikut ini adalah sejumlah interaksi yang bisa terjadi jika menggunakan lansoprazole dengan beberapa obat tertentu:

  • Peningkatan risiko hipomagnesemia jika dikonsumsi bersamaan dengan obat diuretik dan digoxin.
  • Lansoprazole dapat menurunkan konsentrasi plasma dari erlotinib, dasatinib, dan lapatinib.
  • Menurunkan bioavailabilitas dari itraconazole dan ketoconazole.
  • Dapat meningkatkan konsentrasi plasma dari cilostazol dan methotrexate.
  • Antasida dan sukralfat dapat menurunkan bioavailabilitas dari lansoprazole.
  • Lansoprazole dapat menurunkan kinerja rilpivirin dan atanazavir, serta berpotensi fatal.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Lansoprazole


Walau jarang, beberapa efek samping yang mungkin terjadi setelah menggunakan lansoprazole adalah:

  • Diare.
  • Sakit perut, mual, kembung.
  • Konstipasi.
  • Sakit kepala atau pusing.
  • Penurunan kadar zat besi dalam darah.

Jika efek samping di atas terjadi secara berkepanjangan, disarankan untuk segera temui dokter.

Source: alodokter

 

Sukralfat | Sucrafate : Kegunaan, Dosis, Efek Samping

by Oleh Sigit Pamungkas. mediskus

Ulsafate Sucrafate Suspensi | Sukralfat

sukralfat-mediskus

Sukralfat adalah obat untuk mengobati tukak (luka) pada usus 12 jari (Duodenum). Sukralfat bekerja dengan membentuk lapisan pelindung pada tukak untuk melindunginya dari asam, garam empedu, dan enzim pencernaan yang membuat luka semakin parah. Lapisan pelindung dari obat ini nantinya diharapkan dapat membantu mempercepat proses penyembuhan tukak.

Obat ini biasanya dikonsumsi untuk jangka pendek, yaitu selama empat hingga delapan minggu. Lebih lanjut, ketahui informasi selengkapnya mengenai indikasi, kontraindikasi, dosis, dan efek sampingnya di bawah ini.

Mengenal Obat Sukralfat

Sukralfat biasanya ada di toko-toko atau apotek berupa tablet 500 mg, tablet 1000 mg dan suspensi dengan kadar 500 mg/5 ml suspensi.

Meskipun mekanisme kerja Sukralfat tidak sepenuhnya dipahami, ada beberapa faktor yang kemungkinan besar berkontribusi. Sucralfate, dengan muatan negatifnya yang kuat, mengikat protein bermuatan positif yang terbuka di dasar ulkus.

Dengan cara ini, ia melapisi ulkus dan membentuk penghalang fisik yang melindungi permukaan ulkus dari kerusakan lebih lanjut oleh asam dan pepsin. Kondisi ini secara langsung menghambat pepsin (enzim yang mengurai protein) yang bisa aktif berkat adanya asam lambung. Selain itu sukralfat mengikat garam empedu yang berasal dari hati sehingga melindungi lapisan ulkus yang disebabkan oleh asam empedu.

Sukralfat juga dapat meningkatkan produksi prostaglandin. Prostaglandin dikenal berperan dalam melindungi lapisan lambung dan juga dapat mengikat faktor pertumbuhan epitel dan faktor pertumbuhan fibroblas.

Indikasi dan Kegunaan

Sukralfat Obat Apa?

Seperti telah diterangkan diatas, sukralfat merupakan obat yang digunakan untuk mengobati tukak usus halus (duodenum). Namun ada kegunaan lainnya yaitu:

  • Sebagai profilaksis atau pencegahan tukak usus duabelas jari (duodenum).
  • Tukak lambung.
  • Aphthous ulcer dan stomatitis yang disebabkan oleh radiasi atau kemoterapi.
  • Gastro esophageal reflux disease (GERD) selama kehamilan. Digunakan sebagai obat lini pertama yang biasanya dibarengi dengan perubahan gaya hidup yang mendukung penyembuhan.
  • Mengurangi risiko ventilator-associated pneumonia (VAP).
  • Menghambat striktur pada luka bakar korosif dan esophagitis korosif.
  • Pendarahan pada rektum setelah iradiasi untuk kanker serviks uterus.
  • Hyperphosphatemia akibat gagal ginjal.

Kontraindikasi

Harap perhatikan! Tidak semua orang boleh menggunakan obat ini, Sukralfat tidak boleh digunakan oleh orang dengan kondisi di bawah ini: Akan lebih baik lagi kalau Anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

  • Tidak boleh diberikan untuk pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap sukralfat dan komponen lain dalam obat.
  • Tidak dianjurkan digunakan oleh anak usia < 15 tahun.
  • Jangan menggunakan obat ini pada pasien gagal ginjal kronis mengingat resiko nefropati yang diinduksi oleh aluminium.

Dosis Sukralfat dan Cara Pemakaian

( ! ) Dosis yang tepat sesuai dengan rekomendasi dokter Anda. Adapun dosis sukralfat yang lazimnya digunakan seperti dijelaskan di bawah ini.

Dosis Sukralfat untuk Orang Dewasa

  • Tukak duodenum: Untuk pengobatan digunakan dosis 1g dalam keadaan perut kosong 4 kali sehari, atau minum 2g dalam keadaan perut kosong 2 kali sehari. Sedangkan untuk profilaksis digunakan dosis 1g dalam keadaan perut kosong 2 kali sehari. Dosis maksimal 8 gram sehari tidak boleh dilampaui.
  • Tukak lambung: 1g dalam keadaan perut kosong 4 kali sehari, atau minum 2g dalam keadaan perut kosong 2 kali sehari.
  • Profilaksis perdarahan gastrointestinal akibat ulserasi stres: 1 gram enam kali sehari. Dosis maksimal 8 gram sehari tidak boleh dilampaui. Gastroesophageal reflux disease (GERD): minum 1g dalam keadaan perut kosong 4 kali sehari.
  • Dosis obat ini untuk dewasa penderita hiperfosfatemia atau gagal ginjal: minum 1g dalam keadaan perut kosong 2 kali sehari.

Berapa Dosis Sukralfat untuk Anak-anak?

Keamanan dan efektivitas sukralfat pada anak-anak dibawah 14 tahun masih dipertanyakan. Namun, penggunaan sucralfate mungkin tepat untuk beberapa kondisi.

Cara Benar Menggunakan obat Sukralfat:

  • Konsumsilah pada waktu perut kosong minimal 1 jam sebelum atau 2 jam setelah makan.
  • Jangan minum antasid paling sedikit 30 menit sebelum atau sesudah mengkonsumsi sukralfat.
  • Mungkin diperlukan waktu 4 sampai 8 minggu untuk penyembuhan tuntas.
  • Jangan minum obat ini bersamaan dengan obat-obatan lainnya. Minumlah sukralfat minimal 2 jam setelah obat lain.

Tanyakan kepada dokter mengenai hal apapun yang mungkin masih membingungkan bagi Anda terkait penggunaan obat ini.

Uresix: Kegunaan, Dosis, Efek Samping

By farmasiana

Ini adalah review terhadap obat dengan merk uresix. Di bagian akhir review ini juga disertakan tautan merk-merk obat lain dengan nama generik yang sama dengan uresix.

Ikhtisar Obat Uresix

  • Pabrik
    • Sanbe farma
  • Golongan
    • Harus dengan resep dokter
  • Kemasan
    • Uresix dipasarkan dengan kemasan sebagai berikut :
    • Dos 10 x 10 tablet 40 mg
  • Kandungan
    • Tiap kemasan uresix mengandung zat aktif (nama generik) sebagai berikut :
    • Furosemide 40 mg / tablet

170313093515_161221090330_uresix-40mg-tab images

Gambar Kemasan Obat Uresix

SEKILAS TENTANG ZAT AKTIF (NAMA GENERIK)

Furosemide adalah obat yang termasuk loop diuretic yang merupakan turunan asam antranilat. Obat ini bekerja dengan cara membuang cairan berlebih di dalam tubuh.

Disarankan agar diminum pagi atau sore dan jangan keluar rumah karena setelah minum Uresix Anda akan buang Air Kecil berkali kali, hingga lebih dari 10 kali. Reaksi obat bervariasi pada masing masing, bisa bereaksi dalam 1 jam, 2 jam atau lebih lama). Alhasil Perut yang sebelumnya Kembung jadi Kempes

Cairan berlebihan yang tidak bisa dikeluarkan dengan semestinya ini disebabkan oleh penyakit-penyakit seperti

  • Gagal jantung,
  • Penyakit ginjal maupun
  • Kelainan pada hati.

Hal ini menyebabkan tubuh cepat

  • Lelah,
  • Sesak nafas,
  • Serta kaki dan
  • Pergelangan membengkak.

Kondisi inilah yang disebut edema.

INDIKASI URESIX

  • Uresix (furosemide) adalah obat lini pertama pada pengobatan edema yang disebabkan oleh gagal jantung kongestif, sirosis hati, dan penyakit ginjal, termasuk sindrom nefrotik.
  • Sebagai terapi tambahan untuk edema serebral atau paru saat diuresis cepat diperlukan juga pengobatan hiperkalsemia.
  • Uresix (furosemide) digunakan juga untuk pengobatan hipertensi, baik tunggal maupun dikombinasikan dengan obat diuretik lain, seperti triamtene atau spironolactone.

KONTRA INDIKASI

  • Jangan menggunakan uresix (furosemide) untuk pasien yang memiliki riwayat alergi terhadap uresix (furosemide).
  • Obat ini juga dikontraindikasikan untuk pasien dengan anuria.

EFEK SAMPING URESIX

  • Efek samping uresix (furosemide) seperti loop diuretic lainnya adalah terjadi hipokalemia (kadar kalium yang rendah dalam tubuh). Hal ini biasanya diatasi dengan mengkombinasikan obat ini dengan produk-produk kalium.
  • Uresix (furosemide) juga diketahui menyebabkan peningkatan kadar asam urat (hiperurikemia) dan kadar gula darah (hiperglikemia).
  • Efek samping pada saluran gastrointestinal seperti mual, muntah, anoreksia, iritasi mulut dan lambung, diare, dan sembelit.
  • Efek samping yang umum lainnya misalnya gangguan pendengaran, pusing, sakit kepala, juga penglihatan kabur.
  • Obat ini juga menyebabkan efek samping yang cukup berat seperti anemia aplastik, anemia hemolitik, trombositopenia, agranulositosis, leukopenia, dan eosinofilia.
  • Efek samping pada kulit misalnya nekrolisis epidermal toksik, sindrom stevens-johnson, eritema, ruam, dermatitis eksfoliatif, dan bisa menyebabkan kulit menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari.
  • Uresix (furosemide) juga bisa menyebabkan hipotensi ortostatik yang akan bertambah buruk jika anda juga mengkonsumsi alkohol, barbiturat atau narkotika.

PERHATIAN

  • Pasien yang mempunyai riwayat alergi terhadap obat-obat jenis sulfonamid harus memberitahukannya kepada dokter, karena ada kemungkinan alergi juga terhadap uresix (furosemide) sehingga dikhawatirkan terjadi eksaserbasi atau aktivasi lupus eritematosus sistemik.
  • Jika anda menderita sirosis hati, jangan menggunakan uresix (furosemide) tanpa pengawasan dokter karena uresix (furosemide) dapat menyebabkan perubahan tiba-tiba pada keseimbangan cairan dan elektrolit yang dapat memicu koma hepatik.
  • Penggunaan obat diuretik termasuk uresix (furosemide) bisa menyebabkan dehidrasi dan ganggguan elektrolit terutama pada pasien usia lanjut. Jika tanda-tanda seperti : mulut kering, haus, letih, lesu, mengantuk, gelisah, nyeri otot atau kram, detak jantung cepat dan tidak teratur atau gangguan pencernaan seperti mual dan muntah, konsultasikan dengan dokter anda. Suplemen kalium mungkin akan disarankan oleh dokter.
  • Jangan menggunakan uresix (furosemide) selama menyusui karena obat ini diketahui ikut keluar melalui air susu ibu (ASI).
  • Pemberian uresix (furosemide) pada bayi prematur atau anak di bawah 4 tahun, harus dipertimbangkan dengan sangat masak karena obat ini bisa menyebabkan nefrokalsinosis / nefrolitiasis. Jika obat ini harus diberikan fungsi ginjal harus dipantau dengan seksama.
  • Sebaiknya jangan menggunakan uresix (furosemide) jika anda menderita penyakit asam urat, penyakit ginjal, prostat, atau diabetes.
  • Jangan mengkonsumsi uresix (furosemide) terlalu malam karena obat ini menyebabkan anda akan sering buang air kecil sehingga mengganggu waktu tidur anda.

TOLERANSI TERHADAP KEHAMILAN

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

INTERAKSI OBAT

Uresix (furosemide) berinteraksi dengan obat-obat berikut :

  • NSAID, Lithium, antibiotik aminoglikosida , asam ethacrynic, salisilat, cephalosporin : penggunaan obat-obat ini bersamaan dengan uresix (furosemide) dapat meningkatkan potensi toksisitasnya.
  • ACE inhibitor : penggunaan bersamaan antara uresix (furosemide) dan ACE inhibitor menyebabkan hipotensi berat dan penurunan fungsi ginjal.
  • Sukralfat (: obat ini dapat menurunkan efek natriuretik dan antihipertensi dari uresix (furosemide). Jika tetap digunakan beri jarak setidaknya 2 jam.
  • Fenitoin : obat ini menyebabkan penurunan penyerapan uresix (furosemide) di usus, dan akibatnya menurunkan konsentrasi serum puncak uresix (furosemide).
  • Akibatnya efektivitas uresix (furosemide) sedikit berkurang.
    Indometasin : jika indometasin dan uresix (furosemide) digunakan bersamaan dapat mengurangi efek natriuretik dan antihipertensi dari uresix (furosemide).

DOSIS URESIX

uresix (furosemide) diberikan dengan dosis :

  • Dewasa , awal : ½ – 1 tablet sehari. Selanjutnya tergantung diuresis yang terjadi
  • Anak : 1-2 mg / kg BB sekali sehari, maksimum 40 mg / hari
  • Hipertensi : 50 mg atau 0.5-1 mg / kg BB sebagai dosis tunggal

 

Nexium : Kegunaan, Dosis, Efek Samping

By dr. Ahmad Muhlisin | mediskus

Nexium obat apa?

Nexium adalah merek obat yang mengandung esomeprazol, yang digunakan untuk mengobati masalah lambung dan esofagus. Obat Nexium digunakan untuk pengobatan penyakit refluks gastroesophageal (GERD), sindrom Zollinger-Ellison, dan dikombinasikan dengan antibiotik untuk pengobatan pasien tukak lambung yang disebabkan infeksi H. pylori.

Nexium termasuk obat keras sehingga membutuhkan resep dokter untuk menggunakannya. Sebelum mengonsumsinya, sebaiknya ketahui terlebih dahulu indikasi, kontraindikasi, dosis, dan efek sampingnya di bawah ini.

Ikhtisar Obat Nexium

  • Jenis obat: Penghambat pompa proton
  • Kandungan: Esomeprazole Kegunaan GERD, Refluks esofagitis, tukak lambung, sindrom Zollinger-Ellison
  • Dikonsumsi oleh: Dewasa dan Anak
  • Golongan: Obat Resep
  • Bentuk Sediaan: Nexium Tablet 20 mg, 40 mg

nexium-mediskus

Mekanisme Kerja

Esomeprazol adalah penghambat pompa proton yang menekan sekresi asam lambung dengan penghambatan spesifik H + / K + -ATPase di sel parietal lambung. Dengan bertindak secara khusus pada pompa proton, Esomeprazole menghambat langkah akhir dalam produksi asam, sehingga mengurangi keasaman lambung.

Dengan demikian, obat ini diindikasikan dalam pengobatan penyakit refluks gastroesofagus (GERD), penyembuhan esofagitis erosif, dan pemberantasan H. pylori untuk mengurangi risiko kekambuhan ulkus duodenum.

Penghambat pompa proton lainnya meliputi omeprazole, lansoprazole, rabeprazole, dan pantoprazole.

Indikasi

Jika ditanya nexium obat apa, maka jawaban lengkapnya adalah:

  • Pengobatan penyakit refluks gastroesofagus (GERD).
  • Mengobati refluks esofagitis erosif.
  • Mencegah kambuhnya esofagitis yang telah ada.
  • Mengobati sindrom Zollinger-Ellison.
  • Eradikasi (pemberantasan secara tuntas) H. pylori yang menyebabkan ulkus lambung (Dikombinasikan dengan antibiotik).
  • Mengobati tukak lambung yang berhubungan dengan penggunaan AINS.
  • Pengobatan infeksi H. pylori yang menyebabkan ulkus duodenum (Dikombinasikan dengan antibiotik).

Kontraindikasi

Tidak semua orang boleh menggunakan obat ini. Nexium tidak boleh digunakan pada kondisi dibawah ini:

  • Hipersensitivitas atau alergi terhadap kandungan obat.
  • Pemberian bersama obat atazanavir.
  • Penderita malabsorpsi. Intoleransi fruktosa.
  • Insufiensi sukrase-isomaltase.
  • Ibu menyusui. Anak-anak dibawah 12 tahun.

Dosis Nexium dan Cara Penggunaan

Dosis yang tepat sesuai dengan rekomendasi dokter. Adapun dosis lazim yang biasa digunakan adalah sebagai berikut:

Dosis Nexium Dewasa sesuai kondisi yang diobati:

  • Refluks esofagitis erosif : 40 mg/hari selama 4 minggu, dapat diteruskan sampai 8 minggu
  • Pencegahan relaps esofagitis yang sudah sembuh : 20 mg/hari.
  • Terapi simtomatik GERD : 20 mg/hari selama 4 minggu.  Pemeliharaan : 20 mg/hari.
  • Sindrom Zollinger-Ellison : 2 kali sehari 40 mg.
  • Eradikasi H pylori : 20 mg dengan amoksisilin 1 g dan klaritromisin 500 mg, semua dosis diberikan 2 kali/hari selama 7 hari.
  • Tukak lambung akibat AINS : 20 mg/hari selama 4-8 minggu
  • Pencegahan tukak lambung dan duodenum akibat penggunana AINS : 20 mg/hari

Dosis Anak 12-18 tahun untuk terapi GERD : 20 mg/hari.

Petunjuk Penggunaan:

  • Obat Nexium harus diminum satu jam sebelum makan, ditelan utuh, dan tidak dikunyah atau dihancurkan.
  • Bagi yang sulit menelan, tablet dapat dilarutkan kedalam 1/2 gelas air tidak berkarbonat dan tidak boleh menggunakan cairan lain. Aduk sampai tablet larut rata menjadi butiran halus dan diminum sekaligus segera atau dalam waktu 30 menit sesudah dilarutkan.
  • Larutan tersebut juga dapat diberikan melalui pipa nasogastrik.
  • Jika digunakan pada pasien dengan gangguan hati berat, maka dosis maksimalnya adalah 20 mg.
  • Orang sebaiknya tidak menggunakan obat ini lebih dari 14 hari berturut-turut, kecuali jika diarahkan oleh dokter.

Bagaimana Jika Overdosis Nexium?

Jika Anda terlanjur minum terlalu banyak atau melebihi dosis di atas, hubungi layanan kegawatdaruratan terdekat. Tanda khas overdosis Nexium meliputi:

  • Penglihatan kabur
  • Detak jantung cepat
  • Kantuk berlebihan
  • Berkeringat
  • Mulut kering
  • Mual
  • Kebingungan
  • Kejang

Sebaliknya, apabila Anda melewatkan dosis, ambillah secepat mungkin, tapi jangan “double” artinya apabila begitu Anda ingat dan sudah mendekati jadwal minum selanjutnya, maka tunggu saja dosis selanjutnya tanpa menggandakan dosis.

Efek Samping Nexium

Seperti halnya obat-obatan lain, nexium juga berpotensi menyebabkan efek samping. Adapun Efek Samping Nexium (Esomeprazole) yang umumnya terjadi antara lain:

  • Mual
  • Muntah
  • Diare Ruam
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Nervousness
  • Detak jantung tidak normal
  • Nyeri otot K
  • eram kaki
  • Kelemahan

Dosis tinggi dan penggunaan jangka panjang dapat meningkatkan risiko osteoporosis – patah tulang pinggul, pergelangan tangan, dan tulang belakang yang berhubungan dengan osteoporosis.

Efek Samping Serius dari Nexium (Esomeprazole)

Berhenti menggunakan Nexium segera dan hubungi penyedia layanan kesehatan Anda jika Anda mengalami:

  • Kebingungan.
  • Denyut jantung tidak teratur.
  • Kelemahan otot dan perasaan lemas.
  • Kejang.
  • Reaksi alergi yang parah (pembengkakan wajah, bibir, tenggorokan, gatal-gatal, sulit bernafas).
  • Sakit atau kesulitan menelan.

Peringatan dan Perhatian

Sebelum menggunakan obat Nexium, Anda harus memberi tahu dokter jika mengalami hal berikut:

  • Kesulitan menelan.
  • BAB berdarah atau muntah.
  • Mulas lebih dari tiga bulan. S
  • akit dada.
  • Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan.

Studi menunjukkan peningkatan risiko patah tulang terkait dengan dosis tinggi dan penggunaan Nexium jangka panjang.

Sebuah studi tahun 2006 yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association menunjukkan bahwa penggunaan jangka panjang dari Nexium dan penghambat pompa proton lainnya meningkatkan risiko patah tulang pinggul pada orang berusia di atas 50 tahun.

Sebuah penelitian tahun 2010 yang dipublikasikan di Archives of Internal Medicine menemukan kemungkinan 25 persen lebih tinggi mengalami patah tulang belakang atau pergelangan tangan pada wanita pascamenopause yang mengkonsumsi Nexium.

Interaksi Obat

Beritahu dokter jika Anda memiliki alergi, dan tentang semua obat yang Anda minum, apakah obat resep atau obat bebas, vitamin, obat ilegal, dan suplemen diet ataupun herbal, karena dapat mempengaruhi bagaimana Nexium bekerja, dan sebaliknya.

Nexium dapat meningkatkan konsentrasi diazepam (Valium) dalam darah, dan keduanya tidak boleh diminum bersamaan.

Karena Nexium mengurangi asam lambung, maka hal itu dapat meningkatkan kadar saquinavir dalam darah dan mengurangi kadar nelfinavir dan atazanavir. Jadi sebaiknya hindari penggunaannya secara bersamaan.

Obat nexium juga menurunkan penyerapan obat antijamur seperti ketoconazole, dan meningkatkan penyerapan digoksin yang menyebabkan toksisitas.

Menggunakan Nexium dengan obat berikut juga harus dihindari.

  • Obat Pengencer darah.
  • Antijamur tertentu.
  • Cilostazol.
  • Suplemen zat besi.
  • Obat HIV tertentu.